Rocky Gerung Tantang Gen Z Bedah Marhaenisme di Magetan, Bung Karno Apa Kata Kamu?

Pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung sukses mengguncang halaman Wisma Perjuangan, Kabupaten Magetan, dengan kehadirannya dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno 2026 yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan. Ribuan masyarakat dan anak muda memadati lokasi untuk menghadiri acara bertajuk “Soekarno Talk-In: Book Launching Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z”. Rocky Gerung menjadi pembicara utama dalam acara tersebut, yang juga menghadirkan buku karya Airlangga Pribadi Kusman.

Momen Penentu di Menit Akhir

Sebelum agenda utama dimulai, suasana sudah riuh dengan pertunjukan seni Reog Ponorogo. Kemeriahan memuncak saat Rocky Gerung tiba dan langsung diarak menaiki dadak merak, ikon utama kesenian tradisional tersebut. Momen langka ini langsung disambut tepuk tangan riuh dan sorak antusias dari warga yang hadir sejak sore hari.

Dalam keterangannya, Rocky Gerung mengaku sangat terkesan dengan sambutan hangat dan antusiasme masyarakat Magetan. Ia menilai, keberanian kota ini dalam membuka ruang dialog terbuka mencerminkan nyali intelektual yang tinggi. “Magetan ini kota kecil dengan nyali yang besar. Berani mengundang saya berdiskusi berarti berani membuka ruang bagi pertukaran gagasan,” kata Rocky Gerung, Minggu (28/6/2026).

Apa yang Terjadi di Magetan

Dengan gaya retorika khasnya, Rocky bahkan membuat akronim khusus untuk menggambarkan semangat masyarakat setempat dengan kondisi politik nasional saat ini. “Kalau saya boleh mengartikan, Magetan itu adalah Marhaen Gregetan. Gregetan melihat keadaan republik hari ini, tetapi kegelisahan itu harus diubah menjadi gagasan, bukan sekadar keluhan,” ujarnya.

Rocky membedah bahwa buku karya Airlangga Pribadi Kusman yang akan diluncurkan tersebut merupakan upaya penting untuk memperkenalkan kembali Marhaenisme sebagai kerangka berpikir yang relevan bagi anak muda, bukan sekadar alat kampanye politik. Buku tersebut dinilai memuat pemikiran Bung Karno yang kontekstual terhadap isu modern, seperti lingkungan hidup, kesetaraan gender, hingga geopolitik global.

MENGAPA & DAMPAK

Mengapa Acara Ini Penting?

Menurut Diana AV Sasa, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, acara ini penting karena dapat menjadi ruang belajar bersama bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda. “Semoga momentum ini menjadi ruang belajar bersama bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda,” sambungnya.

Dampak bagi Gen Z

Melalui gelaran Bulan Bung Karno 2026 ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan berkomitmen untuk terus menghidupkan ekosistem budaya, literasi, dan ruang diskusi publik. Forum ini diharapkan menjadi wadah konkret bagi Gen Z untuk merefleksikan kembali pemikiran Bung Karno dalam menjawab berbagai tantangan zaman.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Menjelang sesi diskusi malam, Rocky pun menantang para pemuda Magetan untuk aktif menguji isi buku tersebut. “Nanti malam jangan hanya datang untuk mendengar. Datanglah dengan pertanyaan, dengan kegelisahan yang bermutu, supaya diskusi kita menghasilkan pikiran-pikiran yang bermanfaat bagi masa depan republik,” ungkapnya.

Dengan demikian, acara “Soekarno Talk-In: Book Launching Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z” diharapkan dapat menjadi titik awal bagi Gen Z untuk memahami dan mengembangkan pemikiran Bung Karno dalam menjawab tantangan zaman. Oleh karena itu, masyarakat Magetan dan sekitarnya diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya Marhaenisme dalam konteks kekinian.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/di-magetan-rocky-gerung-tantang-gen-z-bedah-marhaenisme-di-bulan-bung-karno-2026, without altering the facts of the original article.

Fadli Zon Sebut Rumah Sastra Ahmad Tohari sebagai Kantong Budaya, Begini Alasannya

Kebudayaan yang Berkelanjutan

Fadli Zon menambahkan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menghadirkan program-program berdampak nyata bagi pemajuan kebudayaan, salah satunya melalui revitalisasi aset budaya. “Meskipun kita sedang melakukan efisiensi, kita bisa melakukan revitalisasi di sekitar 159 aset budaya, baik situs cagar budaya maupun yang merupakan kantong budaya. Bapak Ahmad Tohari ini menginisiasi satu kantong budaya yang menggerakan generasi muda untuk membaca, semacam pusat literasi,” tuturnya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Ahmad Tohari pun menyambut baik langkah revitalisasi tersebut. Dalam sambutannya, penulis novel legendaris ini menceritakan tingginya antusiasme pengunjung serta banyaknya diskusi lintas generasi yang lahir dari perpustakaan yang dikelolanya tersebut. Sebagai sastrawan senior, Ahmad Tohari telah berkontribusi besar dalam memajukan sastra Indonesia melalui berbagai karya monumental. Salah satunya adalah novel Ronggeng Dukuh Paruk , yang mengangkat realitas kehidupan masyarakat Banyumas, nilai-nilai kemanusiaan, tradisi lokal, hingga kekhasan bahasa Banyumasan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Fadli Zon menambahkan, semangat yang dibangun oleh Ahmad Tohari sejalan dengan amanat Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945, yaitu memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia. Melalui karya sastra, Ahmad Tohari dinilai telah menjalankan misi kebudayaan dengan menghadirkan nilai kemanusiaan, identitas bangsa, dan kearifan lokal. Menurut Fadli, sastra merupakan salah satu ekspresi budaya tertua yang berperan penting dalam merekam sejarah, membangun karakter bangsa, sekaligus memperkuat diplomasi budaya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Namun, ia mengakui saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan berupa belum optimalnya keterhubungan karya sastra nasional dengan pembaca internasional. Merespons tantangan tersebut, Kementerian Kebudayaan meluncurkan sejumlah program strategis untuk memperkuat ekosistem sastra nasional. Program-program tersebut meliputi Laboratorium Penerjemah dan Promotor Sastra, Penerjemahan Karya Sastra, Penguatan Komunitas dan Festival Sastra, Manajemen Talenta Nasional Bidang Sastra, serta Pengembangan Sastra Berbasis Kekayaan Intelektual ( Intellectual Property /IP). Dengan demikian, diharapkan sastra Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi pada kebudayaan nasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/menbud-fadli-zon-sebut-rumah-sastra-ahmad-tohari-sebagai-kantong-budaya, without altering the facts of the original article.

Polres Tegal Gelar Trabas di Huntara, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 dengan Berbagi

Polres Tegal Gelar Trabas di Huntara, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 dengan Berbagi

Polres Tegal menggelar acara trabas dalam rangka merayakan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Aspol Kalibliruk, Slawi, Kabupaten Tegal pada Minggu (28/6/2026). Acara ini tidak hanya sekadar menaklukkan jalur ekstrem, tetapi juga bertujuan untuk mempromosikan kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Tegal. Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat ‘Polri untuk Masyarakat’.

Momen Penentu di Menit Akhir

Para pecinta trabas dari Kabupaten Tegal dan berbagai daerah di Jawa Tengah, hingga wilayah sekitarnya berkumpul dalam satu tujuan. Mereka menjajal lintasan yang membelah pedesaan dan menyusuri perkebunan, hingga menaklukkan perbukitan ciri khas alam Kabupaten Tegal. Jalur yang menantang itu memang memacu adrenalin. Tanjakan licin, jalan berbatu, hingga lintasan tanah menjadi ujian keterampilan setiap rider.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kegiatan ini tidak hanya sekadar acara trabas, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat sinergi antara Polres Tegal dengan masyarakat. Polres Tegal menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan bantuan air bersih untuk warga di Huntara, serta santunan kepada anak-anak yatim sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara Ke-80. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan di lokasi kegiatan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat ‘Polri untuk Masyarakat’. Menurutnya, Hari Bhayangkara bukan hanya sekadar menjadi momentum seremonial, tetapi juga kesempatan menghadirkan manfaat langsung masyarakat. Melalui olahraga yang digemari banyak komunitas, Polres Tegal berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mempererat sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, dan berbagai elemen lainnya. Acara trabas ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik, termasuk dua unit sepeda motor trail KLX sebagai hadiah utama. Kegiatan ini tidak membebani peserta dengan biaya pendaftaran, cukup membeli kaos resmi seharga Rp50.000, mereka sudah dapat mengikuti seluruh rangkaian acara sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Bhayangkara Ke-80. Di penghujung kegiatan, para rider kembali ke garis finis dengan tubuh yang dipenuhi lumpur dan debu. Namun, yang mereka bawa pulang bukan hanya cerita tentang jalur yang berhasil ditaklukkan atau juga hadiah yang berhasil dimenangkan. Mereka juga membawa pengalaman bahwa sebuah perjalanan akan terasa lebih bermakna ketika diiringi kepedulian terhadap sesama.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/trabas-jalur-ekstrem-berbagi-di-huntara-polres-tegal-memaknai-hari-bhayangkara-ke-80, without altering the facts of the original article.

Viral Pasien Puskesmas Karangploso Diminta Bayar ke Rekening Pribadi, Dinkes Kabupaten Buka Suara

Viralnya informasi tentang pasien Puskesmas Karangploso yang diminta membayar biaya pengobatan ke rekening pribadi menjadi perhatian publik. Pasien berinisial NS (26) mengaku diminta membayar sebesar Rp103 ribu usai mendapatkan pelayanan di Puskesmas Karangploso. Kejadian ini memunculkan berbagai tanggapan masyarakat terkait nominal yang ditetapkan dan mekanisme pembayaran layanan kesehatan di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Puskesmas Karangploso dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang pun memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut.

Kronologi Kejadian

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, pasien NS datang ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Karangploso dengan keluhan luka pada jari tengah pada Selasa (23/6/2026). Pasien tercatat sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), namun kepesertaannya di fasilitas kesehatan Puskesmas Beji dalam kondisi tidak aktif. Setelah mendapatkan penanganan medis, pasien memperoleh tindakan perawatan luka serta obat-obatan. Selanjutnya pasien diarahkan menyelesaikan administrasi di kasir.

Total biaya pelayanan yang dikenakan sebesar Rp103 ribu, dengan rincian retribusi pasien luar wilayah Rp18 ribu, pelayanan UGD Rp35 ribu, dan tindakan rawat luka UGD Rp50 ribu. Wiyanto menegaskan bahwa tarif tersebut telah sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 8 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Mengapa Pembayaran Dilakukan ke Rekening Pribadi?

Terkait pembayaran melalui rekening pribadi, Wiyanto menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena layanan pembayaran non-tunai melalui QRIS Bank Jatim di Puskesmas Karangploso saat itu mengalami kendala teknis. Pembayaran secara QRIS (Bank Jatim) ada kendala belum bisa digunakan, sehingga pembayaran secara elektronik dilakukan melalui rekening pribadi tenaga puskesmas yang nanti akan dibayarkan secara tunai setelah pelayanan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menyatakan bahwa kejadian ini telah ditindaklanjuti. Bendahara puskesmas telah berkoordinasi dengan Customer Service Bank Jatim Kepanjen untuk memperbaiki sistem pembayaran elektronik agar kejadian serupa tidak terulang. Dinkes memastikan penggunaan rekening pribadi dalam kasus ini bukan merupakan mekanisme pembayaran tetap, melainkan langkah alternatif akibat gangguan pada layanan QRIS yang saat itu tidak dapat digunakan.

Kejadian ini tentunya menjadi perhatian bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan bahwa mekanisme pembayaran yang digunakan aman dan nyaman bagi pasien. Pasien NS sendiri telah menerima bukti pembayaran resmi berupa kuitansi yang diterbitkan kasir dan dibubuhi stempel Puskesmas Karangploso.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan kejadian ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan bahwa pasien mendapatkan pengalaman yang baik dalam menggunakan fasilitas kesehatan milik pemerintah. Kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi pasien untuk memahami hak dan kewajibannya dalam menggunakan layanan kesehatan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/dinkes-kabupaten-klarifikasi-isu-viral-pasien-puskesmas-karangploso-disebut-bayar-ke-rekening-pribadi, without altering the facts of the original article.

Melihat Perubahan Arah Kiblat: Sejarah dan Makna Masjid Qiblatain

Masjid Qiblatain, sebuah masjid bersejarah di Madinah, Arab Saudi, menjadi saksi perubahan arah kiblat umat Islam. Perubahan ini terjadi pada tahun 624 Masehi, ketika Nabi Muhammad SAW menerima wahyu untuk mengubah arah kiblat dari Baitulmaqdis di Yerusalem ke Ka’bah di Mekkah. Masjid Qiblatain, yang berarti “dua kiblat”, merupakan simbol penting dalam sejarah Islam.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada awalnya, umat Islam memiliki arah kiblat ke Baitulmaqdis, yang merupakan kiblat orang-orang Yahudi dan Nasrani. Namun, pada bulan Rajab tahun 624 Masehi, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu untuk mengubah arah kiblat ke Ka’bah di Mekkah. Perubahan ini terjadi setelah 16 bulan umat Islam melaksanakan shalat dengan menghadap Baitulmaqdis.

Perubahan arah kiblat ini bukanlah keputusan yang diambil secara spontan. Nabi Muhammad SAW telah menerima petunjuk dari Allah SWT melalui wahyu. Dalam Al-Qur’an, Surat Al-Baqarah ayat 144, Allah SWT berfirman, “Dan tidaklah Kami mengubah kiblat yang ada dihadapanmu, melainkan agar Kami ketahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berpaling.”

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang membuat perubahan arah kiblat di Masjid Qiblatain begitu penting:

Pertama, perubahan arah kiblat ini menandai pergeseran fokus umat Islam dari Yerusalem ke Mekkah. Mekkah menjadi pusat perhatian umat Islam dan kiblat baru ini memperkuat identitas Islam sebagai agama yang berbeda dari agama-agama lain.

Kedua, perubahan arah kiblat ini juga mempengaruhi arsitektur masjid-masjid yang dibangun setelahnya. Masjid Qiblatain sendiri memiliki dua mihrab, yaitu mihrab yang menghadap Baitulmaqdis dan mihrab yang menghadap Ka’bah.

Ketiga, perubahan arah kiblat ini menunjukkan ketaatan Nabi Muhammad SAW dan umat Islam terhadap perintah Allah SWT. Perubahan ini dilakukan dengan cepat dan tanpa ragu-ragu, menunjukkan kesabaran dan keimanan yang kuat.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Perubahan arah kiblat di Masjid Qiblatain memiliki dampak yang signifikan bagi umat Islam. Pertama, perubahan ini memperkuat identitas Islam sebagai agama yang berbeda dan unik. Kedua, perubahan ini menunjukkan pentingnya mengikuti perintah Allah SWT dan ketaatan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Ketiga, perubahan arah kiblat ini juga mempengaruhi hubungan umat Islam dengan masyarakat lain. Dengan mengubah kiblat ke Ka’bah, umat Islam menunjukkan kemandirian dan keaslian dalam menjalankan ibadah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Perubahan arah kiblat di Masjid Qiblatain merupakan tonggak penting dalam sejarah Islam. Namun, perjalanan umat Islam masih panjang dan banyak tantangan yang harus dihadapi. Oleh karena itu, umat Islam harus terus meningkatkan keimanan dan ketaatan terhadap perintah Allah SWT.

Dengan memahami makna dan sejarah perubahan arah kiblat di Masjid Qiblatain, umat Islam dapat meningkatkan kesadaran dan keimanan. Perubahan arah kiblat ini bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga pelajaran berharga bagi umat Islam di masa kini dan masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/sejarah-masjid-qiblatain-saksi-berubahnya-arah-kiblat-umat-islam-dari-masjidil-aqsa-ke-masjidil-haram, without altering the facts of the original article.

Karak Express Siap Go Global: Ekspansi Besar-Besaran di Indonesia Usai Dilirik Jemaah Haji

Karak Express, restoran cepat saji yang menjadi favorit jemaah haji dan umrah di Madinah, berencana memperluas bisnisnya ke luar Arab Saudi dengan Indonesia sebagai negara pertama yang dibidik. Restoran ini telah sukses dengan menu-menu khas Timur Tengah seperti teh Karak, nasi biryani, broast, dan shawarma. Keberhasilan ini tidak lepas dari inovasi menu yang terus dilakukan, seperti menghadirkan menu ayam goreng yang mulai diperkenalkan pada tahun lalu.

Faktor Kesuksesan Karak Express

Area Manager Karak Express Madinah, Muhammad Tanweer Husain, mengungkapkan bahwa keberhasilan restoran ini tidak lepas dari inovasi menu yang terus dilakukan. Salah satunya adalah menghadirkan menu ayam goreng yang mulai diperkenalkan pada tahun lalu. “Sebelumnya hanya ada satu resto cepat saji yang menyajikan ayam goreng. Jadi kami memulai menu ayam goreng tahun lalu dan mendapatkan respons yang luar biasa di sini,” terangnya.

Karak Express berdiri sekitar lima tahun lalu dan kini telah memiliki enam cabang di Madinah serta empat cabang di Makkah. Untuk menjaga kualitas produk dan pelayanan, restoran ini juga bekerja sama dengan sejumlah merek lokal, termasuk penyedia kopi ternama di Madinah. “Kami memiliki kemitraan dengan Barns saat ini sebagai kopi terbaik di Madinah. Jadi kami bermitra dengan Barns juga dengan banyak restoran,” tambah Tanweer.

Rencana Ekspansi ke Indonesia

Melihat besarnya potensi pasar, terutama dari Asia Tenggara, Karak Express kini mulai menyiapkan langkah ekspansi internasional. Indonesia menjadi negara pertama yang masuk dalam rencana pengembangan bisnis karena dinilai memiliki pasar yang besar dan mendapat dukungan dari calon mitra usaha. “Untuk ke depannya kami berencana membuka restoran ini di luar negeri seperti di Indonesia. Rencana pertama kami adalah di Indonesia, sejujurnya. Jadi kami memiliki banyak investor dari Indonesia yang ingin membuka Karak Express di Indonesia,” pungkas Tanweer.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Rencana ekspansi Karak Express ke Indonesia diharapkan dapat menghadirkan cita rasa khas Karak Express kepada masyarakat Indonesia sekaligus menjadi pilihan kuliner bagi pencinta makanan Timur Tengah di Tanah Air. Dengan keberhasilan ini, Karak Express dapat meningkatkan pangsa pasarnya dan menjadi salah satu restoran cepat saji terkemuka di Indonesia.

Karak Express memiliki beberapa kelebihan yang dapat membuatnya sukses di Indonesia, seperti menu-menu khas Timur Tengah yang unik dan lezat, serta pelayanan yang cepat dan efisien. Dengan demikian, Karak Express dapat menjadi pilihan kuliner yang menarik bagi masyarakat Indonesia yang semakin terbuka terhadap makanan dari berbagai budaya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Namun, Karak Express masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai kesuksesan di Indonesia. Restoran ini harus dapat menyesuaikan diri dengan selera dan preferensi masyarakat Indonesia, serta menghadapi persaingan yang ketat di pasar kuliner Indonesia. Dengan demikian, Karak Express harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan dan produknya untuk dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/ramai-dikunjungi-jemaah-haji-karak-express-siap-ekspansi-di-indonesia, without altering the facts of the original article.

Foufo, Film Komedi Sci-Fi yang Wajib Ditonton: Gabungan Pemain Madura dan Studio Lokal Surabaya

Film komedi sci-fi “Foufo” baru saja ditonton oleh puluhan penonton di Kencana Baja Hall Surabaya, Minggu (28/6/2026), dan mereka tak henti menahan tawa saat melihat aksi kocak para pemain dan jalan cerita dalam film ini. Film persembahan Skak Studios dan Sinemart ini mengangkat kisah unik dan lucu bergenre komedi fiksi ilmiah atau sci-fi. Kisah bermula saat sekelompok alien alias UFO jatuh ke bumi dan ditemukan keluarga Madura yang ingin naik haji.

Momen Penentu di Film Foufo

Film “Foufo” menceritakan tentang alien yang jatuh ke keluarga Madura, saat Muslim (diperankan Tretan Muslim), anak muda dari keluarga Madura yang bekerja sebagai pengepul rongsokan terdesak harus segera melunasi sisa biaya ibadah haji ibunya. Di luar dugaan, teknologi canggih ‘Foufo’ berhasil menyelesaikan berbagai masalah keluarga Muslim. Namun, konflik memuncak saat tenggat waktu pelunasan haji tiba dan ‘Foufo’ kehabisan energi. Muslim kini dihadapkan pada dilema: memberangkatkan haji ibunya, atau membantu ‘Foufo’ pulang ke kapal induknya?

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut beberapa fakta unik tentang film “Foufo”: film ini merupakan kolaborasi antara Skak Studios dan Sinemart dengan studio lokal asal Surabaya, Hompimpa, untuk mendesain dan mengembangkan animasi karakter aliennya. Kualitas yang dihasilkan pun tak kalah dengan hasil dari studio nasional dan internasional. Film ini juga melibatkan lebih dari 2.500 peserta dari berbagai penjuru Surabaya dan daerah di Jawa Timur serta Madura dalam proses open casting. Hampir 80 persen pemeran yang ada di film ini berasal dari open casting tersebut, yang juga sebagian besar non-aktor profesional.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran film “Foufo” diharapkan dapat menjadi bentuk komitmen penghormatan terhadap talenta kreatif lokal di tengah gempuran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Film ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para kreator lokal untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya-karya yang berkualitas. Dengan kesuksesan film ini, diharapkan dapat membuka peluang bagi para talenta lokal untuk berkontribusi dalam industri film Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Film “Foufo” masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar. Namun, dengan kesuksesan film ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi tim produksi untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya-karya yang berkualitas. Bagi penonton, film ini diharapkan dapat menjadi hiburan yang menyenangkan dan juga dapat memberikan inspirasi bagi mereka untuk terus berkreasi dan berinovasi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/film-komedi-sci-fi-foufo-libatkan-pemain-madura-dan-studio-lokal-surabaya, without altering the facts of the original article.

Tim Seniman Mural Surabaya Raih Gelar Juara Festival Mural Bulan Bung Karno 2026

Tim seniman mural asal Surabaya, Jejak Sang Fajar, berhasil meraih gelar Juara I dalam ajang Festival Mural Bulan Bung Karno 2026 yang digelar di Lamongan. Karya mereka yang bertajuk ‘Api Perjuangan Lintas Zaman’ sukses memukau dewan juri dan menyisihkan 17 tim tangguh lainnya dari wilayah Gerbangkertasusila Plus dan Pantura. Festival ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga api perjuangan Bung Karno agar tetap abadi.

Momen Penentu di Menit Akhir

Proses penentuan pemenang berlangsung kompetitif melalui penilaian ketat dari tim juri. Dewan penilai terdiri dari Kanya Catnya (Juri I), Hendy Prayoga (Juri II), dan Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi (Juri III). Kriteria penilaian yang diterapkan sangat ketat, meliputi Kesesuaian Tema (30 persen), Orisinalitas Gagasan (25 persen), Teknik dan Komposisi Visual (25 persen), serta Penyampaian Pesan (20 persen).

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Tim Jejak Sang Fajar yang melukis di Dinding B keluar sebagai Juara I dengan raihan poin tertinggi sebesar 282 poin. Berikut daftar lengkap pemenang Festival Mural Bulan Bung Karno 2026 Lamongan: Juara I: Tim Jejak Sang Fajar (Dinding B) – 282 Poin, Juara II: Tim Mural Literasi (Dinding N) – 238 Poin, Juara III: Tim Sarirogo (Dinding C) – 230 Poin.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jatim, Didik Nurhadi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada DPC PDI Perjuangan Lamongan serta seluruh seniman yang terlibat sejak pagi hingga malam hari. Menurutnya, antusiasme ini membuktikan bahwa Bung Karno selalu menjadi sumber inspirasi yang tak pernah kering.

Didik juga menekankan bahwa kebudayaan memiliki peran yang sangat strategis di dalam tantangan zaman saat ini. Peran budayawan dan seniman harus bisa menjadi jembatan atas nilai-nilai dari Founding Father terhadap masyarakat saat ini.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, menyoroti pentingnya perubahan pendekatan komunikasi bagi Generasi Z. Menurutnya, generasi muda sekarang lebih mudah menangkap pesan-pesan nilai melalui audio visual, salah satunya lewat bentuk mural.

Ia menambahkan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah menjaga api perjuangan Bung Karno agar tetap abadi, sejalan dengan tagline Satyam Eva Jayate yang berarti Kebenaran Pasti Menang. DPC PDI Perjuangan Lamongan juga beradaptasi dengan teknologi modern melalui penyelenggaraan lomba video berbasis AI (Artificial Intelligence) untuk memberikan ruang ekspresi yang lebih luas bagi pemuda.

Dengan demikian, kegiatan seperti Festival Mural Bulan Bung Karno 2026 ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi sarana untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan meningkatkan kreativitas seniman muda.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/tim-seniman-mural-surabaya-juarai-festival-mural-bulan-bung-karno-2026-di-lamongan, without altering the facts of the original article.

5 Tips Akselerasi Karier dari Alumni Universitas Ma Chung Malang yang Sukses

Universitas Ma Chung Malang kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung mahasiswa mencapai kesuksesan karier. Melalui program Kelas Karier dan Alumni Talks, universitas ini menghadirkan inspirasi dari alumni sukses seperti Welliam Cung dan Agil Haykal. Keduanya membagikan tips berharga untuk mengakselerasi karier sejak masih di bangku kuliah, dengan Welliam Cung dan Agil Haykal sebagai contoh nyata keberhasilan.

Membangun Fondasi Karier yang Kuat

Menurut Welliam Cung, General Manager PT Sekar Laut Tbk/Finna Brand, dan Agil Haykal, Product Engineering Lead Simplify, mahasiswa perlu memiliki persiapan yang matang sebelum memasuki dunia kerja. Salah satu kunci utama adalah mengubah pola pikir menjadi value creator. “Tanyakan pada diri sendiri, do I want to be a regular employee atau ingin menjadi excellent?” ujar Welliam Cung dalam sesi “From Student to Value Creator”.

Untuk menjadi excellent, motivasi untuk membawa perubahan sangat diperlukan. Welliam membagikan prinsip penting: ‘Treat your ideas as a hypothesis’. Artinya, di dunia kerja nanti, setiap gagasan yang kita miliki harus selalu diuji dengan fakta di lapangan, bukan sekadar asumsi semata. Dengan pola pikir ini, mahasiswa dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan di dunia profesional.

Tips Akselerasi Karier

Berikut adalah beberapa tips yang dibagikan oleh Welliam Cung dan Agil Haykal:

1. Ubah Pola Pikir Menjadi Value Creator: Banyak mahasiswa terjebak dalam pola pikir untuk dapat segera lulus dan mendapatkan pekerjaan. Padahal, dunia profesional mencari orang yang mampu memberikan dampak.

2. Imbangi Kepercayaan Diri dengan Kerendahan Hati: Saat mulai merintis karier atau aktif di organisasi kampus, percaya diri itu wajib. Namun, jangan sampai berubah menjadi tinggi hati. “Kalau kita merasa tahu segalanya, tidak ada ruang lagi untuk diisi. Confidence helps you start. Humility helps you grow,” tegas Welliam.

3. Miliki Skill Tambahan, Terutama Bahasa Asing (Mandarin): Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Ma Chung, Wawan Eko Yulianto, Ph.D., menyoroti bagaimana para alumni seperti Welliam dan Agil mampu melesat di dunia kerja berkat keberanian mereka keluar dari zona nyaman. Salah satunya dengan gigih mempelajari Bahasa Asing khususnya Bahasa Mandarin.

Mengapa dan Dampaknya

Mengapa tips ini penting? Karena dunia kerja saat ini sangat kompetitif dan membutuhkan individu yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis dan kemampuan untuk beradaptasi. Dengan mengubah pola pikir menjadi value creator, memiliki skill tambahan, dan mengimbangi kepercayaan diri dengan kerendahan hati, mahasiswa dapat meningkatkan peluang mereka untuk sukses di dunia kerja.

Dampaknya, Universitas Ma Chung Malang dapat mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki mentalitas tangguh serta keterampilan global yang relevan. Sinergi yang kuat antara kurikulum akademik, bimbingan pusat karier, serta dukungan penuh dari jejaring alumni sukses menjadi ekosistem ideal yang disediakan Universitas Ma Chung bagi para mahasiswa.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam upaya mendukung mahasiswa mencapai kesuksesan karier, Universitas Ma Chung Malang masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Namun, dengan komitmen yang kuat dan program-program yang inovatif seperti Kelas Karier dan Alumni Talks, universitas ini optimis dapat membantu mahasiswa mencapai potensi terbaik mereka.

Dengan demikian, tips akselerasi karier dari Welliam Cung dan Agil Haykal dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan di dunia kerja. Dengan value creator, skill tambahan, dan kerendahan hati, mahasiswa dapat meningkatkan peluang mereka untuk sukses dan menjadi versi terbaik dari diri mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/alumni-universitas-ma-chung-malang-bagikan-tips-akselerasi-karier-sejak-di-bangku-kuliah, without altering the facts of the original article.

Reward Puncak Prestasi: SMPN 1 Kasembon Malang Beri Penghargaan untuk Siswa Berprestasi

Momen Penentu di Hari Pelepasan

Pada hari pelepasan, sekolah memberikan penghargaan berupa uang pembinaan dan sertifikat kepada siswa berprestasi, yakni peringkat pertama di setiap kelas, juara paralel peringkat 1, 2, dan 3, serta siswa dengan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) tertinggi. Kepala SMP Negeri 1 Kasembon, Dra Titik Wahyuni, SPd, MPd mengatakan bahwa purnawiyata digelar sebagai bentuk penghargaan terakhir kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun. “Selama tiga tahun mengenakan seragam putih biru tentu banyak kenangan dan perjuangan yang telah mereka lalui,” ujarnya.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Nilai rata-rata TKA SMPN 1 Kasembon berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur maupun nasional. Bahkan, peraih nilai TKA tertinggi, Kartika, berhasil diterima di SMA Unggulan Garuda. Selain itu, satu siswa lainnya juga berhasil lolos masuk sekolah unggulan tersebut. Menurut Titik, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMPN 1 Kasembon mampu bersaing meskipun sebagian besar berasal dari desa-desa di wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, hingga daerah perbatasan Kediri.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Titik menjelaskan bahwa penyelenggaraan purnawiyata merupakan aspirasi dari para orang tua dan siswa agar mereka memiliki kenangan indah sebelum meninggalkan bangku SMP. Ia berharap seluruh lulusan tetap bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMPN 1 Kasembon serta terus bersemangat menuntut ilmu. “Semoga mereka sukses menempuh pendidikan yang lebih tinggi, meraih cita-cita sesuai minat dan bakatnya, serta menjadi pribadi yang berakhlak baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Acara purnawiyata dihadiri oleh para siswa kelas IX, orang tua siswa berprestasi, komite sekolah, serta seluruh dewan guru. Selain prosesi pelepasan, para tamu juga disuguhi penampilan seni dari siswa kelas VII dan VIII sebagai bentuk kreativitas yang dibina sekolah. Titik mengungkapkan, capaian akademik siswa tahun ini cukup membanggakan dan menjadi bukti bahwa siswa SMPN 1 Kasembon mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/purnawiyata-smpn-1-kasembon-malang-berikan-reward-kepada-peraih-nilai-tka-terbaik, without altering the facts of the original article.