Changan Meluncurkan REEV Pertama di RI, Era Baru Kendaraan Listrik Dimulai

Era Baru Kendaraan Listrik di Indonesia

Changan meluncurkan Deepal S05, SUV listrik yang menawarkan dua pilihan teknologi elektrifikasi, yaitu BEV (battery electric vehicle) dan REEV (range extended electric vehicle). Kehadiran Deepal S05 ini menandai era baru kendaraan listrik di Indonesia, dengan menawarkan solusi elektrifikasi yang lebih beragam dan relevan dengan kebutuhan konsumen. Changan menjadi salah satu produsen yang menghadirkan pilihan teknologi REEV di Indonesia, setelah sebelumnya pasar kendaraan elektrifikasi tanah air didominasi oleh BEV. REEV adalah kendaraan listrik yang dilengkapi mesin bensin berkapasitas kecil yang berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai, bukan sebagai penggerak roda.

Apa yang Terjadi?

Deepal S05 REEV pertama kali diperkenalkan pada April lalu sebagai kendaraan berteknologi REEV pertama yang resmi masuk pasar Indonesia. Kemudian, pada Selasa (30/6), Changan membuka masa pre-book atau pemesanan awal untuk kedua varian Deepal S05, yaitu BEV dan REEV. Dari sisi teknis, perbedaan kedua varian Deepal S05 terletak pada sumber energi penggeraknya. Varian BEV mengandalkan baterai jenis lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 56,12 kWh dengan jangkauan hingga 470 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC. Sementara itu, varian REEV mengombinasikan baterai berkapasitas lebih kecil, yaitu 27,28 kWh, dengan mesin bensin 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator, sehingga mampu menghadirkan jangkauan gabungan lebih dari 1.100 kilometer, dengan jarak tempuh mode listrik murni mencapai 170 kilometer.

Mengapa dan Dampak

Kehadiran Deepal S05 REEV di Indonesia memiliki dampak signifikan pada pasar kendaraan listrik tanah air. Dengan menawarkan solusi elektrifikasi yang lebih beragam, Changan berharap dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin meningkat. Teknologi REEV menjadi salah satu jawaban atas kekhawatiran umum calon pengguna kendaraan listrik terkait keterbatasan infrastruktur pengisian daya saat bepergian jauh. Dengan demikian, konsumen dapat memiliki pilihan yang lebih luas dan relevan dengan kebutuhan mereka. Kehadiran Deepal S05 REEV juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Dengan menawarkan kendaraan listrik yang lebih efisien dan efektif, Changan dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kualitas udara di Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Changan berharap dapat terus meningkatkan penjualan dan memperluas jaringan distribusi di Indonesia. Dengan demikian, konsumen dapat lebih mudah mengakses kendaraan listrik yang berkualitas dan ramah lingkungan. Selain itu, Changan juga berharap dapat terus berinovasi dan mengembangkan teknologi elektrifikasi yang lebih maju dan efektif. Dengan demikian, era baru kendaraan listrik di Indonesia dapat dimulai dengan baik, dan Changan dapat menjadi salah satu pemimpin dalam industri kendaraan listrik tanah air.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5635031/babak-baru-kendaraan-listrik-changan-hadirkan-reev-pertama-di-ri, without altering the facts of the original article.

Potongan Harga Grab-Gojek Tak Berpengaruh, Ojol Tetap Struggle Cari Penghasilan

Potongan harga Grab-Gojek sebesar 8% pada pendapatan pengemudi tidak berpengaruh signifikan terhadap penghasilan mereka. Bahkan, sejumlah driver mengaku struggle untuk mencari penghasilan yang cukup. Pasalnya, tarif minimal yang diterima pengemudi Grab dan Gojek hanya mengalami perubahan kecil.

Tarif Minimal yang Berubah

Sebelumnya, tarif minimal untuk Grab adalah Rp 10.400, namun kini menjadi Rp 10.200. Sementara itu, Gojek memiliki tarif minimal sebesar Rp 10.212 untuk layanan hemat dan Rp 10.580 untuk layanan reguler. Perubahan tarif ini tidak terlalu signifikan dan masih belum mampu meningkatkan penghasilan pengemudi.

Apa yang Terjadi?

Perpres Nomor 27 tahun 2026 yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 menetapkan potongan 8% pada pendapatan pengemudi Grab dan Gojek. Potongan ini dilakukan langsung setelah trip diselesaikan dan berlaku untuk semua layanan, termasuk layanan hemat dan reguler. Sejumlah pengemudi mengaku bingung dengan perhitungan potongan ini dan meminta informasi lebih terperinci.

Mengapa dan Dampak

Potongan 8% ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan aplikator, namun dampaknya terhadap pengemudi adalah penurunan penghasilan. Sejumlah pengemudi mengaku bahwa penghasilan mereka tidak jauh berbeda sebelum dan saat potongan 8% diterapkan. Bahkan, beberapa pengemudi mengaku struggle untuk mencari penghasilan yang cukup. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian yang lebih baik untuk meningkatkan penghasilan pengemudi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kejadian ini menunjukkan bahwa masih banyak jalan panjang yang harus ditempuh untuk meningkatkan penghasilan pengemudi. Perlu dilakukan penyesuaian yang lebih baik untuk meningkatkan penghasilan pengemudi dan meningkatkan kualitas layanan. Oleh karena itu, aplikator dan pemerintah perlu bekerja sama untuk menemukan solusi yang lebih baik bagi pengemudi dan pengguna layanan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260703070231-37-747684/potongan-grab-gojek-turun-ojol-bingung-penghasilan-sehari-sama-saja, without altering the facts of the original article.

Tak Disangka, Penjualan GR Supra Malah Melonjak 72 Persen Setelah Toyota Setop Produksi

Toyota GR Supra merupakan salah satu mobil sport ikonik yang memiliki penggemar setia di seluruh dunia. Namun, beberapa bulan lalu, Toyota mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan produksi GR Supra. Keputusan ini tentu saja mengejutkan banyak orang, terutama penggemar setia mobil ini. Tapi, yang tidak disangka adalah penjualan GR Supra malah melonjak drastis setelah pengumuman tersebut.

Momen Penentu di Menit Akhir

Menurut data penjualan di Amerika Serikat, selama enam bulan pertama 2026, Toyota mengirimkan 2.116 unit Supra, angka tersebut naik 71,9 persen dibandingkan 1.231 unit yang terjual pada periode yang sama tahun lalu. Penjualan pada Juni juga mencatat hasil yang mengesankan, dengan kenaikan 45,8 persen menjadi 449 unit. Produksi GR Supra di pabrik Graz, Austria, berakhir pada musim semi tahun ini, sehingga para pembeli kini berlomba mendapatkan stok yang masih tersisa sebelum mobil tersebut benar-benar habis dari pasaran.

Apa yang Terjadi dengan GR86?

GR86, saudara kandung GR Supra, menunjukkan kondisi yang sangat berbeda. Meskipun dibanderol dengan harga jauh lebih murah dibandingkan Supra dan masih diproduksi, sehingga konsumen tetap bisa memesan sesuai spesifikasi yang diinginkan, model ini terus kehilangan momentum. Sepanjang tahun hingga saat ini, pengiriman GR86 turun 26,2 persen menjadi 4.007 unit. Sementara itu, penjualan pada Juni kembali melemah 6,8 persen menjadi 754 unit.

Mengapa dan Dampak

Mengapa penjualan GR Supra melonjak drastis setelah pengumuman penghentian produksi? Salah satu alasan可能是 karena penggemar setia mobil ini ingin memiliki unit GR Supra sebelum benar-benar habis dari pasaran. Selain itu, keputusan Toyota untuk menghentikan produksi GR Supra juga mungkin membuat penggemar setia mobil ini merasa bahwa mereka harus memiliki unit GR Supra sebagai kenang-kenangan.

Dampak dari keputusan Toyota untuk menghentikan produksi GR Supra adalah meningkatnya permintaan dan penjualan mobil ini. Namun, dampak lainnya adalah penggemar setia GR Supra harus menunggu lebih lama untuk memiliki unit GR Supra yang baru. Selain itu, harga GR Supra juga mungkin meningkat karena permintaan yang tinggi dan stok yang terbatas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Secara keseluruhan, kinerja Toyota jauh lebih baik. Merek Toyota mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 11,2 persen pada Juni dan naik 1,5 persen sepanjang tahun hingga saat ini. Kendaraan elektrifikasi menyumbang lebih dari 57 persen dari seluruh penjualan Toyota Motor North America selama Juni. Perusahaan juga mencatat bulan terbaik sepanjang sejarah untuk RAV4 Hybrid serta rekor penjualan tertinggi Lexus pada bulan Juni.

Namun, perjalanan Toyota masih panjang. Mereka harus terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan konsumen untuk tetap menjadi pemimpin di pasar otomotif. Bagi penggemar setia GR Supra, mereka harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya dengan mobil ikonik ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://otomotif.antaranews.com/berita/5633335/toyota-setop-produksi-gr-supra-penjualannya-justru-melonjak-72-persen, without altering the facts of the original article.

Komunitas Motor Indonesia Bersemangat di MotoGP Bersama Bold Riders

Komunitas Motor Indonesia Bersemangat di MotoGP Bersama Bold Riders

MotoGP telah menjadi salah satu ajang balap motor yang paling populer di Indonesia, dengan ribuan penggemar yang antusias menyaksikan setiap seri balapan. Salah satu komunitas motor Indonesia yang paling aktif mendukung MotoGP adalah Bold Riders, yang telah menjadi sponsor Gresini Racing Team. Dengan kerja sama ini, Bold Riders turut serta dalam mendukung salah satu tim yang berkompetisi di kelas utama MotoGP.

Apa yang Terjadi?

Komunitas motor Indonesia, Bold Riders, telah menunjukkan keseriusannya dalam mendukung Gresini Racing Team di MotoGP. Sebagai sponsor, Bold Riders membawa semangat Live Bold yang selaras dengan dunia balap MotoGP. Semangat ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga keberanian untuk mengambil keputusan dalam waktu yang sangat singkat. Para rider harus menentukan titik pengereman, memilih racing line terbaik, hingga mengambil peluang menyalip lawan dalam kondisi yang serba cepat. Gresini Racing merupakan tim satelit dari pabrikan Ducati yang memiliki sejarah panjang di kejuaraan dunia balap motor. Tim yang didirikan mendiang Fausto Gresini itu telah menjadi bagian penting dalam perjalanan MotoGP dan terus bersaing menghadapi tim-tim pabrikan di kelas premier.

Mengapa dan Dampak

Kehadiran Bold Riders di MotoGP melalui Gresini Racing menjadi kebanggaan tersendiri bagi komunitas motor Indonesia. Dukungan terhadap Gresini Racing menunjukkan komitmen Bold Riders terhadap dunia motorsport yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan para pecinta roda dua. Kolaborasi tersebut juga menjadi representasi semangat Live Bold yang identik dengan keberanian menghadapi tantangan dan terus melangkah untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Dengan kehadiran Bold Riders, komunitas motor Indonesia dapat menunjukkan semangat dan antusiasme mereka dalam mendukung kompetisi balap motor terbesar di dunia. Hal ini juga dapat menjadi inspirasi bagi komunitas motor lainnya untuk terlibat dalam dunia motorsport.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Bold Riders tidak hanya hadir sebagai sponsor, tetapi juga sebagai komunitas yang mewadahi para pecinta roda dua dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui komunitas ini, para rider dapat saling terhubung, berbagi pengalaman, serta membangun relasi dengan sesama pecinta roda dua. Berbagai kegiatan pun rutin dilakukan, mulai dari riding bersama, gathering komunitas, edukasi keselamatan berkendara, hingga eksplorasi berbagai destinasi menarik di Indonesia. Bagi yang ingin mengikuti berbagai aktivitas komunitas, informasi seputar MotoGP, hingga konten otomotif terbaru, jangan lupa mengikuti Instagram @boldriders untuk mendapatkan update seputar MotoGP, aktivitas komunitas, konten otomotif, hingga berbagai event motor seru lainnya. Dengan semangat Live Bold, Bold Riders siap membawa komunitas motor Indonesia ke panggung MotoGP yang mendunia.

Bisnis Karoseri Incar Bus Tambang – EV, Pasar Bus AKAP Melambat

Bisnis karoseri saat ini tengah menghadapi tantangan besar, terutama dalam pembuatan dan modifikasi bodi kendaraan truk, bus, maupun kendaraan niaga. Tahun 2024 menjadi tahun bagi lonjakan permintaan dalam bisnis karoseri, namun pada tahun 2026, permintaan bus ikut tergerus akibat gejolak politik Timur Tengah. Hal ini berdampak pada permintaan di bisnis karoseri.

Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi

Technical Director PT Laksana Bus Manufaktur, Stefan Arman, menyebutkan bahwa pelemahan nilai tukar Rupiah membuat biaya bahan baku impor bisnis karoseri meningkat. Sementara itu, melemahnya daya beli membuat perusahaan sulit untuk menaikkan biaya modifikasi bodi kendaraan. Menghadapi kondisi ini, efisiensi menjadi strategi yang harus dilakukan oleh bisnis karoseri untuk menjaga profitabilitas.

Strategi Diversifikasi Bisnis

PT Laksana Bus Manufaktur melakukan diversifikasi bisnis yang tidak hanya berfokus ke bus AKAP, pariwisata, bus instansi, dan bus listrik perkotaan, namun juga kendaraan pengangkut pekerja tambang, yakni bus main holer. Perusahaan ini juga bersiap merambah ke kendaraan listrik. Stefan Arman menyebutkan bahwa permintaan bus listrik perkotaan meningkat, namun masih terkendala oleh biaya produksi yang tinggi.

Mengapa Bisnis Karoseri Harus Beradaptasi?

Pasar bus AKAP melambat, sementara itu bisnis karoseri harus mencari pangsa pasar baru untuk meningkatkan profitabilitas. Dengan diversifikasi bisnis, PT Laksana Bus Manufaktur berharap dapat meningkatkan penjualan dan mengurangi ketergantungan pada pasar bus AKAP yang melambat. Selain itu, pengembangan kendaraan listrik juga menjadi strategi untuk meningkatkan pangsa pasar dan mengurangi biaya produksi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kondisi bisnis karoseri saat ini masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam menghadapi gejolak ekonomi dan perubahan pasar. Namun, dengan strategi diversifikasi bisnis dan pengembangan kendaraan listrik, PT Laksana Bus Manufaktur berharap dapat meningkatkan pangsa pasar dan meningkatkan profitabilitas. Bisnis karoseri harus terus beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan meningkatkan penjualan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260701091809-19-747049/video-pasar-bus-akap-melambat-bisnis-karoseri-incar-bus-tambang–ev, without altering the facts of the original article.

Mitra Strategis: Honda dan Nissan Resmi Bergabung dalam Waktu Dekat

Jakarta, Indonesia – Dalam upaya memperkuat posisinya di industri otomotif yang semakin kompetitif, Honda dan Nissan dikabarkan akan segera mengumumkan kemitraan strategis. Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan kendaraan listrik dan hybrid di masa depan. Presiden Honda, Toshihiro Mibe, mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan Nissan sudah memasuki tahap lanjut.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kedua pabrikan otomotif asal Jepang ini menyadari bahwa persaingan di industri otomotif semakin ketat, memaksa mereka untuk mengesampingkan rivalitas lama. Salah satu proyek pertama yang berpotensi lahir dari kolaborasi tersebut adalah pengembangan Electronic Control Unit (ECU) bersama, yakni sistem komputer yang berfungsi sebagai otak pusat kendaraan. ECU bersama ini nantinya akan digunakan pada berbagai model Honda, Nissan, dan Mitsubishi, termasuk kendaraan hybrid dan mobil listrik.

Menurut laporan, sistem tersebut diperkirakan mulai diterapkan pada periode 2029 hingga 2030. Penggunaan platform elektronik yang sama dapat membuka jalan bagi pengembangan teknologi kendaraan yang lebih cepat, efisien, dan berbiaya rendah di tengah gempuran produsen baru, khususnya dari China.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kerja sama ini muncul di tengah tekanan yang sedang dihadapi Honda. Pabrikan tersebut baru saja membukukan kerugian bersih sebesar 423,9 miliar yen yang setara sekitar 2,62 miliar dolar AS. Mibe mengakui bahwa tiga tahun ke depan akan menjadi periode krusial bagi bisnis kendaraan roda empat Honda. Jika gagal menghadapi kekuatan baru di industri otomotif, perusahaan berisiko menghadapi tantangan yang lebih besar.

Kemitraan strategis antara Honda dan Nissan ini diharapkan dapat menjadi salah satu aliansi teknologi terbesar dari Jepang dalam upaya menghadapi era elektrifikasi dan dominasi pemain baru di industri otomotif global. Namun, jalan menuju aliansi yang lebih erat tidak sepenuhnya mulus. Produsen Prancis, Renault, masih memegang 15 persen hak suara di Nissan dan berpotensi memengaruhi keputusan strategis perusahaan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Walaupun demikian, kerja sama ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kedua perusahaan. Dengan pengembangan ECU bersama, Honda dan Nissan dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan efisiensi. Selain itu, kemitraan ini juga dapat membantu mereka dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri otomotif.

Kedepannya, Honda dan Nissan diharapkan dapat terus meningkatkan teknologi dan inovasi mereka dalam mengembangkan kendaraan listrik dan hybrid. Dengan demikian, mereka dapat mempertahankan posisinya di industri otomotif dan meningkatkan penjualan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://otomotif.antaranews.com/berita/5629897/honda-dan-nissan-tak-lama-lagi-bakal-resmi-bermitra, without altering the facts of the original article.

Volvo Recall EX30 di Australia, Risiko Kebakaran Mengancam Pengguna

Volvo Car Australia telah memulai program penarikan kembali (recall) untuk mobil listrik Volvo EX30 karena risiko kebakaran yang terkait dengan modul sel pada baterai bertegangan tinggi. Sebanyak 3.036 unit kendaraan model tahun 2023 hingga 2024 di Australia terdampak oleh recall ini. Risiko kebakaran dapat meningkatkan risiko cedera atau kematian bagi penumpang, pengguna jalan lain, maupun masyarakat di sekitar, serta berpotensi menyebabkan kerusakan properti. Volvo EX30 adalah salah satu model listrik terbaru dari Volvo yang diluncurkan dengan berbagai fitur canggih dan ramah lingkungan.

Kronologi Penarikan Kembali

Program recall global ini pertama kali diumumkan pada awal 2026 dan berkaitan dengan potensi panas berlebih pada modul sel baterai bertegangan tinggi ketika diisi hingga tingkat pengisian daya tinggi. Sebelumnya, Volvo meminta pemilik kendaraan yang terdampak untuk membatasi pengisian daya hingga di bawah 70 persen melalui layar infotainment. Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan sementara menunggu ketersediaan suku cadang pengganti.

Pada 26 Juni 2026, Departemen Infrastruktur, Transportasi, Pengembangan Regional, Komunikasi, Olahraga, dan Seni Australia menerbitkan pemberitahuan recall terbaru yang mencakup jumlah kendaraan yang lebih sedikit dibandingkan pemberitahuan sebelumnya. Recall ini sebenarnya merupakan program yang sama, namun menggunakan nomor recall yang berbeda karena jumlah kendaraan terdampak telah diperbarui dan pasokan suku cadang kini sudah mulai tersedia.

Mengapa Risiko Kebakaran Terjadi?

Risiko kebakaran pada Volvo EX30 terkait dengan potensi panas berlebih pada modul sel baterai bertegangan tinggi. Hal ini dapat terjadi ketika baterai diisi hingga tingkat pengisian daya tinggi. Panas berlebih dapat menyebabkan reaksi kimia yang tidak terkendali, sehingga meningkatkan risiko kebakaran. Oleh karena itu, Volvo meminta pemilik kendaraan untuk membatasi pengisian daya hingga di bawah 70 persen sebagai tindakan pencegahan.

Dampak dan Tindakan Lanjutan

Dampak dari recall ini cukup signifikan, terutama terkait dengan keselamatan pengguna jalan. Risiko kebakaran dapat meningkatkan risiko cedera atau kematian bagi penumpang, pengguna jalan lain, maupun masyarakat di sekitar. Selain itu, recall ini juga dapat berdampak pada reputasi Volvo sebagai produsen mobil listrik yang ramah lingkungan dan aman.

Volvo telah menyatakan bahwa komponen pengganti telah didistribusikan ke jaringan diler sehingga proses perbaikan kendaraan sudah mulai dilakukan. Pemilik kendaraan akan dihubungi secara bertahap seiring ketersediaan suku cadang untuk menjadwalkan proses perbaikan. Dengan demikian, Volvo berharap dapat meminimalkan dampak dari recall ini dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Recall ini merupakan tantangan bagi Volvo untuk memastikan keselamatan pengguna jalan dan memelihara reputasinya sebagai produsen mobil listrik yang aman dan ramah lingkungan. Dengan proses perbaikan yang sudah mulai dilakukan, Volvo diharapkan dapat menyelesaikan masalah ini dengan efektif dan efisien. Selain itu, recall ini juga menjadi pelajaran bagi industri otomotif untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan kualitas produknya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://otomotif.antaranews.com/berita/5628237/volvo-mulai-perbaiki-ex30-yang-terdampak-risiko-kebakaran-di-australia, without altering the facts of the original article.

Indonesia Resmi Produksi Mobil Sendiri, Prabowo: Bukti Kemajuan Teknologi Dalam Negeri

Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga Indonesia mulai mampu mengembangkan mobil buatan sendiri dan menilai hal tersebut menjadi langkah awal menuju kemandirian industri otomotif nasional. Prabowo saat hadir dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Jumat, mengatakan dirinya memiliki kepuasan tersendiri saat menggunakan kendaraan kepresidenan Maung yang dikembangkan oleh industri dalam negeri. Indonesia resmi produksi mobil sendiri, menurut Prabowo, bukti kemajuan teknologi dalam negeri.

Momen Penentu di Menit Akhir

Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat pembukaan Konvensi Sains, Teknologi dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Ia mengatakan sempat mempertanyakan mengapa Indonesia baru mulai mampu membuat mobil sendiri setelah lebih dari delapan dekade merdeka. Namun, ia mengapresiasi berbagai pihak, termasuk kalangan perguruan tinggi, karena turut mendorong kemajuan industri nasional.

“Saya ada satu kepuasan yang mendalam di hati saya. Waktu saya dilantik, saya pulang dari pelantikan, saya bisa naik mobil buatan Indonesia,” kata Prabowo. “Tapi saya terima kasih kampus. Saya terima kasih, kita mulai ke arah punya mobil sendiri,” ujarnya.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Prabowo mengatakan meskipun kendaraan Maung belum sepenuhnya menggunakan komponen dalam negeri, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang mencapai sekitar 60–70 persen sudah menunjukkan kemajuan menuju kemandirian industri nasional. Ia bahkan berkelakar bahwa pada masa awal penggunaan, kendaraan tersebut sempat mengalami kebocoran saat diguyur hujan deras.

“Waktu bulan-bulan pertama ya lumayan, kecuali kalau hujan keras. Kalau hujan keras sempat bocor juga itu,” katanya disambut tawa peserta. Meski demikian, Prabowo menegaskan akan tetap menggunakan produk dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap kebangkitan industri nasional.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menekankan pentingnya peran ilmuwan, akademisi, dan guru besar dalam mendorong kemajuan bangsa. Menurut dia, sumber daya manusia yang unggul, penguasaan teknologi, dan semangat cinta tanah air merupakan kombinasi penting untuk membawa Indonesia menjadi negara maju.

Prabowo menambahkan kerja sama antarelite bangsa juga menjadi faktor penting dalam menentukan kemajuan suatu negara. “Dari apa yang saya belajar dari sejarah ribuan tahun, bangsa-bangsa yang elitnya bisa bekerja sama, itulah bangsa yang bangkit,” kata Prabowo.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan kemajuan teknologi dan industri nasional yang telah dicapai, Prabowo berharap Indonesia dapat terus maju dan menjadi negara yang mandiri. Ia juga berharap masyarakat dapat terus mendukung dan mempromosikan produk-produk dalam negeri.

Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam mengembangkan industri otomotif nasional, dan dengan kerja sama antarelite bangsa, Indonesia dapat terus maju dan menjadi negara yang mandiri.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5624605/prabowo-bangga-indonesia-mulai-bikin-mobil-sendiri, without altering the facts of the original article.

Transisi ke Motor Listrik, Apa yang Perlu Diketahui Pengguna?

Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia dinilai belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan pengguna. Minimnya pemahaman terhadap karakter dan fitur kendaraan listrik disebut menjadi salah satu faktor yang kerap memicu kesalahan persepsi di masyarakat, terutama saat terjadi insiden di jalan. Kendaraan listrik yang beredar di Indonesia juga wajib melalui proses homologasi sebelum dipasarkan, yang mencakup pemenuhan standar kompatibilitas elektromagnetik.

Momen Penentu di Dunia Kendaraan Listrik

Founder sekaligus Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, menilai bahwa pola adaptasi masyarakat Indonesia terhadap teknologi baru masih cenderung instan. Banyak pengguna tidak mempelajari fitur secara menyeluruh, melainkan mengandalkan kebiasaan lama saat menggunakan kendaraan konvensional. “EV merupakan teknologi baru setelah kita mengenal kendaraan berbasis mesin pembakaran,” ujar Jusri.

Apa yang Terjadi pada Kendaraan Listrik?

Di Indonesia, kendaraan listrik yang beredar juga wajib melalui proses homologasi sebelum dipasarkan. Proses ini mencakup pemenuhan standar kompatibilitas elektromagnetik, yang merujuk pada regulasi internasional seperti UNECE R10 dan AIS-004. Melalui standar tersebut, seluruh sistem kelistrikan dan elektronik kendaraan diuji untuk memastikan memiliki ketahanan terhadap gangguan elektromagnetik eksternal.

Dalam kasus kendaraan berhenti di lintasan rel kereta yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, misalnya, penyebabnya telah dibuktikan tidak berkaitan dengan sistem keamanan EV. Jusri menekankan anggapan mengenai pengaruh medan magnet di rel kereta api terhadap kendaraan listrik merupakan mitos yang tidak didukung oleh penelitian ilmiah.

Mengapa Kejadian Ini Penting?

“Ada anggapan medan magnet di rel kereta bisa mengganggu kendaraan. Berdasarkan berbagai penelitian, itu tidak cukup kuat untuk mengacaukan sistem kendaraan, baik mobil konvensional maupun listrik,” jelasnya. Jusri justru mengapresiasi tindakan pengemudi yang memilih menyelamatkan diri dibanding mempertahankan kendaraan.

“Keputusan untuk keluar dari kendaraan dan menyelamatkan diri itu sudah tepat. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. Dia juga mengingatkan bahwa setiap kendaraan memiliki kelemahan, termasuk EV, namun risiko tersebut bisa diminimalkan jika pengguna memiliki pemahaman yang memadai.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

“Kelemahan kendaraan itu selalu ada. Tapi bisa diminimalkan kalau pengguna memiliki awareness dan memahami karakter kendaraannya,” pungkas Jusri. Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia masih memiliki banyak tantangan, terutama dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman pengguna tentang fitur dan karakter kendaraan listrik.

Dengan demikian, diharapkan pengguna kendaraan listrik dapat lebih memahami dan mengoperasikan kendaraannya dengan aman dan efektif. Kesadaran dan pemahaman yang memadai tentang kendaraan listrik sangat penting untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260625124936-33-745652/dari-konvensional-ke-listrik-ini-yang-perlu-diketahui-pengguna-baru, without altering the facts of the original article.

Xpeng Luncurkan Mona L03, Debut Resmi pada Juli Mendatang

Xpeng, produsen otomotif asal China, telah meluncurkan SUV fastback Mona L03, yang akan melakukan debut resminya pada Juli mendatang. Model ini merupakan anggota kedua dari keluarga Mona setelah M03 liftback yang diluncurkan pada Agustus 2024 lalu. Xpeng Mona L03 hadir dengan dimensi 4650/1920/1600 mm dan jarak sumbu roda 2.850 mm, menjadikannya masuk dalam segmen SUV kompak.

Spesifikasi dan Desain

Mona L03 memiliki desain yang mirip dengan keluarga Mona sebelumnya, dengan lampu depan berbentuk T dan garis kap mesin yang landai. Namun, terdapat beberapa perbedaan seperti gagang pintu semi-tersembunyi dan strip lampu belakang tunggal. Mobil ini juga dilengkapi dengan intake udara depan aktif dan kaliper rem yang menonjol. Xpeng Mona L03 akan menggunakan velg R18 atau R20, tergantung pada level trim.

Apa yang Terjadi

Sebelumnya, Xpeng telah meluncurkan M03 liftback pada Agustus 2024, yang mendapat respons positif dengan 10 ribu pemesanan dalam 52 menit. Mobil ini memiliki kisaran harga 119.800 – 151.800 yuan dan telah terjual sebanyak 272.077 unit di Tiongkok dari Agustus 2024 hingga Mei 2026. Xpeng berharap dapat mengulang kesuksesan tersebut dengan meluncurkan Mona L03.

Mengapa dan Dampak

Peluncuran Mona L03 ini merupakan strategi Xpeng untuk memperluas lini produknya di segmen SUV kompak. Dengan hadirnya model baru ini, Xpeng berharap dapat meningkatkan penjualan dan memperkuat posisinya di pasar otomotif China. Selain itu, kesuksesan M03 liftback juga menjadi motivasi bagi Xpeng untuk terus meningkatkan kualitas dan desain produknya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Xpeng masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan penjualan dan memperkuat posisinya di pasar otomotif global. Dengan meluncurkan Mona L03, Xpeng berharap dapat meningkatkan kontribusinya di segmen SUV kompak dan meningkatkan penjualan di masa depan. Kita tunggu saja bagaimana Xpeng akan menghadapi tantangan di pasar otomotif yang semakin kompetitif.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://otomotif.antaranews.com/berita/5620461/xpeng-perkenalkan-mona-l03-sebelum-debut-resmi-pada-juli, without altering the facts of the original article.