Tim Seniman Mural Surabaya Raih Gelar Juara Festival Mural Bulan Bung Karno 2026
Tim seniman mural asal Surabaya, Jejak Sang Fajar, berhasil meraih gelar Juara I dalam ajang Festival Mural Bulan Bung Karno 2026 yang digelar di Lamongan. Karya mereka yang bertajuk ‘Api Perjuangan Lintas Zaman’ sukses memukau dewan juri dan menyisihkan 17 tim tangguh lainnya dari wilayah Gerbangkertasusila Plus dan Pantura. Festival ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga api perjuangan Bung Karno agar tetap abadi.
Momen Penentu di Menit Akhir
Proses penentuan pemenang berlangsung kompetitif melalui penilaian ketat dari tim juri. Dewan penilai terdiri dari Kanya Catnya (Juri I), Hendy Prayoga (Juri II), dan Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi (Juri III). Kriteria penilaian yang diterapkan sangat ketat, meliputi Kesesuaian Tema (30 persen), Orisinalitas Gagasan (25 persen), Teknik dan Komposisi Visual (25 persen), serta Penyampaian Pesan (20 persen).
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Tim Jejak Sang Fajar yang melukis di Dinding B keluar sebagai Juara I dengan raihan poin tertinggi sebesar 282 poin. Berikut daftar lengkap pemenang Festival Mural Bulan Bung Karno 2026 Lamongan: Juara I: Tim Jejak Sang Fajar (Dinding B) â 282 Poin, Juara II: Tim Mural Literasi (Dinding N) â 238 Poin, Juara III: Tim Sarirogo (Dinding C) â 230 Poin.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jatim, Didik Nurhadi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada DPC PDI Perjuangan Lamongan serta seluruh seniman yang terlibat sejak pagi hingga malam hari. Menurutnya, antusiasme ini membuktikan bahwa Bung Karno selalu menjadi sumber inspirasi yang tak pernah kering.
Didik juga menekankan bahwa kebudayaan memiliki peran yang sangat strategis di dalam tantangan zaman saat ini. Peran budayawan dan seniman harus bisa menjadi jembatan atas nilai-nilai dari Founding Father terhadap masyarakat saat ini.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, menyoroti pentingnya perubahan pendekatan komunikasi bagi Generasi Z. Menurutnya, generasi muda sekarang lebih mudah menangkap pesan-pesan nilai melalui audio visual, salah satunya lewat bentuk mural.
Ia menambahkan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah menjaga api perjuangan Bung Karno agar tetap abadi, sejalan dengan tagline Satyam Eva Jayate yang berarti Kebenaran Pasti Menang. DPC PDI Perjuangan Lamongan juga beradaptasi dengan teknologi modern melalui penyelenggaraan lomba video berbasis AI (Artificial Intelligence) untuk memberikan ruang ekspresi yang lebih luas bagi pemuda.
Dengan demikian, kegiatan seperti Festival Mural Bulan Bung Karno 2026 ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi sarana untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan meningkatkan kreativitas seniman muda.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/tim-seniman-mural-surabaya-juarai-festival-mural-bulan-bung-karno-2026-di-lamongan, without altering the facts of the original article.