5 Tips Akselerasi Karier dari Alumni Universitas Ma Chung Malang yang Sukses

Universitas Ma Chung Malang kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung mahasiswa mencapai kesuksesan karier. Melalui program Kelas Karier dan Alumni Talks, universitas ini menghadirkan inspirasi dari alumni sukses seperti Welliam Cung dan Agil Haykal. Keduanya membagikan tips berharga untuk mengakselerasi karier sejak masih di bangku kuliah, dengan Welliam Cung dan Agil Haykal sebagai contoh nyata keberhasilan.

Membangun Fondasi Karier yang Kuat

Menurut Welliam Cung, General Manager PT Sekar Laut Tbk/Finna Brand, dan Agil Haykal, Product Engineering Lead Simplify, mahasiswa perlu memiliki persiapan yang matang sebelum memasuki dunia kerja. Salah satu kunci utama adalah mengubah pola pikir menjadi value creator. “Tanyakan pada diri sendiri, do I want to be a regular employee atau ingin menjadi excellent?” ujar Welliam Cung dalam sesi “From Student to Value Creator”.

Untuk menjadi excellent, motivasi untuk membawa perubahan sangat diperlukan. Welliam membagikan prinsip penting: ‘Treat your ideas as a hypothesis’. Artinya, di dunia kerja nanti, setiap gagasan yang kita miliki harus selalu diuji dengan fakta di lapangan, bukan sekadar asumsi semata. Dengan pola pikir ini, mahasiswa dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan di dunia profesional.

Tips Akselerasi Karier

Berikut adalah beberapa tips yang dibagikan oleh Welliam Cung dan Agil Haykal:

1. Ubah Pola Pikir Menjadi Value Creator: Banyak mahasiswa terjebak dalam pola pikir untuk dapat segera lulus dan mendapatkan pekerjaan. Padahal, dunia profesional mencari orang yang mampu memberikan dampak.

2. Imbangi Kepercayaan Diri dengan Kerendahan Hati: Saat mulai merintis karier atau aktif di organisasi kampus, percaya diri itu wajib. Namun, jangan sampai berubah menjadi tinggi hati. “Kalau kita merasa tahu segalanya, tidak ada ruang lagi untuk diisi. Confidence helps you start. Humility helps you grow,” tegas Welliam.

3. Miliki Skill Tambahan, Terutama Bahasa Asing (Mandarin): Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Ma Chung, Wawan Eko Yulianto, Ph.D., menyoroti bagaimana para alumni seperti Welliam dan Agil mampu melesat di dunia kerja berkat keberanian mereka keluar dari zona nyaman. Salah satunya dengan gigih mempelajari Bahasa Asing khususnya Bahasa Mandarin.

Mengapa dan Dampaknya

Mengapa tips ini penting? Karena dunia kerja saat ini sangat kompetitif dan membutuhkan individu yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis dan kemampuan untuk beradaptasi. Dengan mengubah pola pikir menjadi value creator, memiliki skill tambahan, dan mengimbangi kepercayaan diri dengan kerendahan hati, mahasiswa dapat meningkatkan peluang mereka untuk sukses di dunia kerja.

Dampaknya, Universitas Ma Chung Malang dapat mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki mentalitas tangguh serta keterampilan global yang relevan. Sinergi yang kuat antara kurikulum akademik, bimbingan pusat karier, serta dukungan penuh dari jejaring alumni sukses menjadi ekosistem ideal yang disediakan Universitas Ma Chung bagi para mahasiswa.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam upaya mendukung mahasiswa mencapai kesuksesan karier, Universitas Ma Chung Malang masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Namun, dengan komitmen yang kuat dan program-program yang inovatif seperti Kelas Karier dan Alumni Talks, universitas ini optimis dapat membantu mahasiswa mencapai potensi terbaik mereka.

Dengan demikian, tips akselerasi karier dari Welliam Cung dan Agil Haykal dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan di dunia kerja. Dengan value creator, skill tambahan, dan kerendahan hati, mahasiswa dapat meningkatkan peluang mereka untuk sukses dan menjadi versi terbaik dari diri mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/alumni-universitas-ma-chung-malang-bagikan-tips-akselerasi-karier-sejak-di-bangku-kuliah, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *