Pembuka: Sumbangan Google ke Ormas
Sumbangan besar yang disumbangkan oleh pendiri Google, Sergey Brin, kepada organisasi-organisasi di California, Amerika Serikat, telah mencapai Rp1,8 triliun. Sumbangan tersebut digunakan untuk menentang usulan pajak kekayaan bagi miliarder di California. Usulan ini telah dijadwalkan akan dimasukkan ke dalam surat suara melalui Proposition 40 pada November mendatang.
Moment Penentu di Menit Akhir
Menurut laporan Fortune, tambahan dana sebesar US$20 juta telah disalurkan oleh Brin kepada Building a Better California, sebuah komite aksi politik (PAC) dan organisasi advokasi yang digunakan untuk menolak pajak miliarder di California serta mendukung kebijakan pro-bisnis. Dengan tambahan tersebut, total sumbangan Brin kepada kelompok itu telah mencapai US$102 juta.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Aturan yang diusulkan, Proposition 40, akan mengenakan pajak satu kali sebesar 5% kepada sekitar 200 miliarder di California. Sebanyak 90% penerimaan pajak akan dialokasikan untuk program layanan kesehatan negara bagian, sedangkan 10% sisanya digunakan untuk pendidikan, bantuan pangan, dan administrasi. Kekayaan Brin yang diperkirakan mencapai hampir US$270 miliar berpotensi menghadapi kewajiban pajak lebih dari US$13 miliar jika aturan tersebut disahkan.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Usulan kebijakan yang akan diputuskan melalui pemungutan suara ini telah memicu penolakan di kalangan orang terkaya di California, seperti mantan CEO Google Eric Schmidt dan salah satu pendiri PayPal Peter Thiel, keduanya telah memberikan sumbangan kepada organisasi-organisasi yang menentang usulan tersebut. Brin membandingkan usulan itu dengan pengalaman masa kecilnya yang tumbuh dalam sistem sosialis Uni Soviet. “Saya melarikan diri dari sosialisme bersama keluarga saya pada tahun 1979 dan mengetahui betapa menghancurkan dan menindasnya masyarakat yang tercipta di Uni Soviet akibat sistem tersebut. Saya tidak ingin California berakhir dengan nasib serupa,” ujarnya dalam sebuah pernyataan kepada New York Times pada April lalu.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Usulan pajak kekayaan bagi miliarder di California telah menjadi pusat perbincangan mengenai ekonomi berbentuk huruf K, atau kesenjangan nasib antara mereka yang memiliki kekayaan dan mereka yang tidak memilikinya. Meskipun “Golden State” ini memiliki PDB sebesar US$4 triliun, yang menjadikan skala ekonominya setara dengan Inggris, sebanyak 18% penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan. Ini merupakan angka tertinggi di Amerika Serikat, yang sebagian disebabkan oleh tingginya biaya hidup di wilayah tersebut. Jalan panjang yang masih harus ditempuh untuk mengatasi kesenjangan ini masih belum jelas, tetapi satu hal yang pasti, yaitu perlu adanya perubahan yang signifikan dalam kebijakan dan sikap masyarakat untuk mengatasi masalah ini.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260814054256-37-759152/pendiri-google-pilih-kasih-rp18-triliun-ke-ormas-daripada-bayar-pajak, without altering the facts of the original article.