Olahraga Ternyata Bisa Beri Efek Glow Alami, Ini Temuannya

Olahraga ternyata dapat memberikan efek glow alami pada seseorang. Temuan ini disampaikan oleh perusahaan perlengkapan olahraga asal Jepang, ASICS, melalui kampanye “Get The Glow”. Penelitian yang dilakukan oleh ASICS menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat meningkatkan kondisi mental dan memberikan pancaran positif pada seseorang.

Penelitian yang Mengungkap Hubungan Olahraga dan Glow Alami

Presiden Direktur ASICS Indonesia Yuya Sugiyama mengatakan bahwa kampanye “Get The Glow” berangkat dari filosofi “Sound Mind, Sound Body” yang telah lama menjadi dasar perusahaan. “ASICS percaya pada filosofi Anima Sana In Corpore Sano atau Sound Mind, Sound Body yang mengajarkan bahwa ketika tubuh bergerak, pikiran juga ikut bergerak menjadi lebih positif,” kata Yuya di kawasan Senayan, Minggu, 21 Juni 2026.

Menurut Yuya, meluangkan waktu sekitar 15 menit untuk bergerak setiap hari sudah dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Pernyataan tersebut didasarkan pada sejumlah penelitian yang dilakukan ASICS dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya “Uplifting Minds Study” yang dipimpin peneliti King’s College London, Brendon Stubbs. Studi itu menemukan kondisi mental seseorang mulai menunjukkan peningkatan setelah melakukan aktivitas fisik selama 15 menit 9 detik.

Momen Penentu di Menit Akhir

Dalam penelitian “Uplifting Minds Study”, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, joging ringan, atau bentuk gerakan lainnya dapat membantu meningkatkan suasana hati, rasa percaya diri, dan energi positif. Sementara itu, penelitian lain bertajuk “Mind Race” menunjukkan bahwa ketika peserta berhenti berolahraga selama satu pekan, kondisi mental mereka mengalami penurunan signifikan. Tingkat kepercayaan diri peserta turun 20 persen, perasaan positif menurun 16 persen, energi berkurang 23 persen, dan kemampuan menghadapi stres turun 22 persen.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kondisi mental yang buruk dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari seseorang. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kesehatan mental dan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Dengan melakukan olahraga, seseorang dapat meningkatkan kondisi mentalnya dan mendapatkan glow alami. “Kami ingin melihat apakah ketika mereka lebih aktif secara fisik akan berdampak pada performa mereka secara keseluruhan,” kata Head of Brand and Marketing ASICS Indonesia Fajar Nugraha.

Untuk memperkenalkan temuan tersebut di Indonesia, ASICS menggelar Get The Glow Challenge di Bunkr, fasilitas Hyrox Training Club di kawasan Senayan, Jakarta, Ahad, 21 Juni 2026. Acara itu melibatkan peserta dari komunitas olahraga. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami pentingnya olahraga dalam meningkatkan kondisi mental dan mendapatkan glow alami.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam jangka panjang, ASICS berharap masyarakat dapat memahami pentingnya olahraga dalam meningkatkan kondisi mental dan mendapatkan glow alami. Oleh karena itu, perusahaan akan terus melakukan penelitian dan mengembangkan program-program yang dapat membantu masyarakat meningkatkan kesehatan mentalnya. Dengan demikian, masyarakat dapat hidup lebih sehat dan bahagia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.tempo.co/read/2110178/benarkah-olahraga-bisa-beri-efek-glow-alami-ini-temuannya, without altering the facts of the original article.

Bahaya Mengintai di Balik Layar: Menonton Piala Dunia Bisa Picu Serangan Jantung, Waspada!

Pertandingan besar di perempat final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjanjikan drama lapangan hijau yang menegangkan, tetapi juga kembali memicu diskusi lama di kalangan ahli: benarkah menonton pertandingan sepak bola bisa memicu serangan jantung? Secara ilmiah, jawabannya adalah ya, tetapi sebagai pemicu (trigger), bukan penyebab utama. Bukti medis menunjukkan bahwa stres emosional selama pertandingan dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular pada penggemar yang sudah memiliki kerentanan biologis. Menonton Piala Dunia bisa menjadi bahaya yang mengintai di balik layar.

Momen Penentu di Menit Akhir

Mengutip Euronews, semangat mendukung tim kesayangan tidak hanya memacu adrenalin di kepala, tetapi juga mengubah dinamika fisik tubuh secara drastis. Selama momen-momen krusial, tubuh mengalami peningkatan detak jantung, tekanan darah secara signifikan dan lonjakan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Bagi mayoritas penggemar yang sehat, lonjakan ini bersifat sementara dan sepenuhnya aman. Namun, bagi mereka yang memiliki penyakit jantung bawaan atau faktor risiko tersembunyi, puncak stres ini bisa menjadi titik kritis.

Pada hari-hari saat tim nasional Jerman bertanding, jumlah pasien darurat dengan masalah jantung melonjak tajam. Risiko mengalami insiden kardiovaskular meningkat hingga 2,7 kali lipat dibandingkan hari biasa, terutama pada laga yang berakhir lewat adu penalti atau perpanjangan waktu. Salah satu studi yang paling terkenal diterbitkan setelah Piala Dunia 2006 di Jerman dalam ‘New England Journal of Medicine.’ Para peneliti mengamati bahwa pada hari-hari ketika tim nasional Jerman bermain, jumlah pasien yang dirawat di ruang gawat darurat karena masalah jantung meningkat tajam, terutama selama pertandingan yang paling menegangkan.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Risiko mengalami kejadian kardiovaskular hingga 2,7 kali lebih tinggi daripada hari-hari lainnya. Sejak saat itu, berbagai studi telah menemukan hasil serupa dalam kompetisi internasional dan event olahraga besar, terutama ketika pertandingan ditentukan di babak perpanjangan waktu, melalui adu penalti, atau mempertahankan ketidakpastian hingga akhir pertandingan. Penelitian terbaru berasal dari Universitas Bielefeld di Jerman yang diterbitkan di ‘Scientific Reports.’ Para peneliti memantau lebih dari 200 penggemar menggunakan smartwatch selama beberapa minggu untuk terus mengukur detak jantung dan tingkat stres mereka selama pertandingan sepak bola.

Studi tersebut menemukan bahwa pertandingan intensitas tinggi menyebabkan peningkatan detak jantung dan stres fisiologis yang jelas, terutama di antara penggemar yang paling terlibat secara emosional dalam tim mereka. Reaksi juga jauh lebih intens ketika pertandingan ditonton di stadion daripada di rumah. Ahli jantung mengingatkan bahwa sepak bola jarang sekali menjadi faktor tunggal. Risiko serangan jantung melonjak ketika stres emosional dari pertandingan bertemu dengan gaya hidup “nobar” yang tidak sehat, seperti konsumsi alkohol berlebihan, makan besar, merokok, kurang tidur, dan faktor yang sudah ada sebelumnya seperti tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dengan baik, diabetes, atau kolesterol tinggi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dalam kasus ini, kombinasi stres fisik dan emosional dapat memicu timbulnya aritmia, krisis hipertensi, atau bahkan serangan jantung pada orang yang sudah memiliki penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, penting bagi penggemar sepak bola untuk menyadari risiko ini dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Dengan memahami dampak emosional dan fisik dari menonton pertandingan sepak bola, penggemar dapat menikmati pertandingan dengan lebih aman dan sehat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Menonton Piala Dunia bisa menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan, tetapi juga perlu diwaspadai. Penggemar sepak bola harus menyadari risiko serangan jantung dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Dengan demikian, mereka dapat menikmati pertandingan dengan lebih aman dan sehat. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kesehatan dan keselamatan saat menonton pertandingan sepak bola, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung atau faktor risiko lainnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260710161133-33-749903/waspada-menonton-piala-dunia-bisa-picu-serangan-jantung, without altering the facts of the original article.

Olahraga Ternyata Bisa Beri Efek Glow Alami, Ini Temuannya

Olahraga ternyata bisa memberikan efek glow alami pada seseorang. Temuan ini disampaikan oleh perusahaan perlengkapan olahraga asal Jepang, ASICS, melalui kampanye “Get The Glow”. Berdasarkan penelitian, aktivitas fisik dapat meningkatkan suasana hati, energi, dan rasa percaya diri.

Apa yang Terjadi

ASICS melakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara olahraga dan efek glow alami. Penelitian tersebut melibatkan responden dari berbagai latar belakang dan usia. Hasilnya, aktivitas fisik dapat meningkatkan kondisi mental seseorang, termasuk suasana hati, rasa percaya diri, dan energi.

Dalam penelitian “Uplifting Minds Study”, responden yang melakukan aktivitas fisik selama 15 menit 9 detik sudah menunjukkan peningkatan kondisi mental. Bahkan, penelitian lain yang bertajuk “Mind Race” menunjukkan bahwa penghentian aktivitas fisik selama satu pekan dapat menurunkan kondisi mental responden.

Mengapa dan Dampak

Menurut Presiden Direktur ASICS Indonesia Yuya Sugiyama, olahraga dapat memberikan efek glow alami karena aktivitas fisik dapat meningkatkan kondisi mental seseorang. “ASICS percaya pada filosofi Sound Mind, Sound Body yang mengajarkan bahwa ketika tubuh bergerak, pikiran juga ikut bergerak menjadi lebih positif,” kata Yuya.

Dampak dari penelitian ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga untuk meningkatkan kondisi mental. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Tantangan ke Depan

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga, ASICS akan terus melakukan penelitian dan kampanye untuk mempromosikan gaya hidup sehat. “Kami ingin melihat apakah ketika mereka lebih aktif secara fisik akan berdampak pada performa mereka secara keseluruhan,” kata Head of Brand and Marketing ASICS Indonesia Fajar Nugraha.

Kedepannya, olahraga diharapkan dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati efek glow alami yang diberikan oleh olahraga.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.tempo.co/read/2110178/benarkah-olahraga-bisa-beri-efek-glow-alami-ini-temuannya, without altering the facts of the original article.

Waspadai Gejala Sakit Ginjal yang Sering Dikira Nyeri Pinggang Biasa

Apa yang Terjadi?

Ketika area pinggang atau punggung bawah terasa sakit, sebagian besar orang akan langsung menyalahkannya pada posisi tidur yang salah atau efek setelah olahraga berat. Namun, jangan terburu-buru mengambil kesimpulan. Bisa jadi rasa sakit tersebut bukan berasal dari otot, melainkan dari organ yang terletak lebih dalam. Karena letak ginjal berada di kedua sisi tulang belakang, membedakan nyeri pinggang biasa dengan gangguan ginjal memang gampang-gampang susah. Para ahli medis menjelaskan bahwa kunci untuk membedakannya terletak pada lokasi spesifik, jenis sensasi rasa sakit, serta gejala penyerta lainnya. Namun yang pasti nyeri tidak boleh dianggap remeh. “Bagian tengah ginjal itu sendiri sebenarnya tidak memiliki saraf. Jadi, ketika muncul rasa sakit di area tersebut, artinya ada sesuatu yang membuat ginjal meregang hingga mengenai saraf di dekat punggung. Dan biasanya, itu menandakan kondisi yang cukup serius,” kata Sabitha Rajan, M.D., MSc, spesialis perawatan paliatif.

Membedakan Nyeri Ginjal vs. Nyeri Punggung

Untuk mengetahui apakah Anda perlu menemui dokter umum atau spesialis, perhatikan dua faktor utama berikut: – Nyeri Pinggang: Umumnya terjadi di sepanjang tulang belakang, namun paling sering berpusat di punggung bawah (daerah lumbar) karena area ini menopang beban tubuh paling besar. Jika ada saraf yang terjepit atau rusak, nyeri bisa menjalar hingga ke bokong, kaki, bahkan telapak kaki. – Nyeri Ginjal: Muncul di area panggul atau punggung bagian tengah di kedua sisi tulang belakang. “Jika Anda meletakkan tangan secara alami di pinggang Anda, letak ginjal tepat berada di sana,” kata Dr. Rajan.

Mengapa dan Dampak

MENGAPA: Gejala sakit ginjal yang sering dikira nyeri pinggang biasa ini dapat berdampak serius jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara nyeri ginjal dan nyeri punggung. DAMPAK: Jika tidak ditangani dengan tepat, gejala sakit ginjal dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, seperti infeksi ginjal atau bahkan gagal ginjal. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan gejala-gejala yang muncul dan melakukan pemeriksaan medis jika diperlukan.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Beberapa gejala yang harus diwaspadai jika Anda mengalami nyeri ginjal antara lain: – Air kencing Anda tampak berdarah, gelap, atau keruh – Air kencing Anda berbau lebih aneh dari biasanya – Ada batu-batu seperti kerikil di dalam air kencing Anda Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Dalam menghadapi gejala sakit ginjal yang sering dikira nyeri pinggang biasa, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang perbedaan antara nyeri ginjal dan nyeri punggung. Dengan memahami gejala-gejala yang muncul dan melakukan pemeriksaan medis jika diperlukan, kita dapat mencegah kondisi yang lebih serius dan meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, mari kita waspadai gejala sakit ginjal dan jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan medis jika diperlukan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260708135754-33-749145/kenali-tanda-sakit-ginjal-yang-sering-dikira-nyeri-pinggang-biasa, without altering the facts of the original article.

Deteksi Kanker Cuma 1 Jam, Ilmuwan Temukan Cara Mudah dan Akurat

Kanker mulut mungkin bukan jenis kanker yang banyak diketahui masyarakat, namun jumlah kasusnya terus meningkat di berbagai belahan dunia dan dapat berakibat fatal jika tidak terdeteksi sejak dini. Kini, tim ilmuwan gabungan dari Inggris dan India berhasil mengembangkan metode tes baru yang efektif, cepat, dan tidak invasif untuk mendeteksi kanker mulut pada tahap awal. Hasil pemeriksaan dapat diketahui hanya dalam waktu satu jam. Metode ini menggunakan sikat untuk mengambil sampel dari lesi yang dicurigai, kemudian menganalisis ekspresi mRNA dari empat gen yang berkaitan dengan kanker mulut.

Terobosan dalam Deteksi Kanker Mulut

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Biomarker Research. Ahli onkologi mulut dari Queen Mary University of London, Muy-Teck Teh, mengungkapkan bahwa tes ini memberikan cara yang cepat, akurat, dan tidak invasif bagi klinisi untuk melakukan triase pasien. “Itu berarti sekarang kami dapat memantau pasien dengan lesi pra-kanker yang menetap secara rutin dan sistematis, serta mendeteksi kanker jauh lebih awal dibandingkan sebelumnya,” sambungnya.

Apa yang Terjadi?

Kanker mulut biasanya ditandai dengan luka yang tidak kunjung sembuh atau bercak yang berubah warna pada bibir, gusi, lidah, maupun bagian dalam pipi. Selama ini, pemeriksaan dilakukan melalui biopsi menggunakan pisau bedah untuk mengambil jaringan dari area yang dicurigai. Prosedur tersebut dapat menimbulkan rasa sakit karena dilakukan pada area mulut yang sensitif. Tak hanya itu, pasien sering kali memerlukan biopsi berulang untuk memantau apakah lesi jinak berkembang menjadi kanker.

Sebagai alternatif, para peneliti menguji alat diagnostik baru yang hanya membutuhkan usapan sikat kecil pada bagian mulut yang dicurigai mengalami kelainan. Metode yang disebut quantitative Malignancy Index Diagnostic System (qMIDS) itu menggunakan sikat untuk mengambil sampel dari lesi yang dicurigai, kemudian menganalisis ekspresi mRNA dari empat gen yang berkaitan dengan kanker mulut. Pada saat yang sama, peneliti juga mengambil sampel pembanding dari bagian mulut yang sehat untuk dianalisis.

Mengapa dan Dampak

Jumlah kasus kanker mulut di seluruh dunia telah meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 1990. Angka kematiannya juga mengalami kenaikan. Oleh karena itu, pengembangan metode deteksi kanker mulut yang efektif, cepat, dan tidak invasif sangat penting. Dengan metode qMIDS, pasien dapat memantau kondisi kesehatannya secara berkala dan mendeteksi kanker jauh lebih awal. “Kami benar-benar terkejut karena performa tes usap menggunakan sikat ini sebanding dengan mikrobiopsi,” ujar Teh.

Metode qMIDS memiliki tingkat akurasi keseluruhan mencapai 95,5%. Tingkat hasil positif palsu maupun negatif palsu juga kurang dari 5%. Seluruh hasil pemeriksaan dapat diperoleh dalam waktu kurang dari satu jam. Dengan demikian, pasien berisiko rendah dapat dihindarkan dari prosedur yang tidak nyaman, sementara pasien berisiko tinggi dapat memantau kondisi kesehatannya secara berkala.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah ada terobosan dalam deteksi kanker mulut, masih banyak hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan meningkatkan akses ke layanan kesehatan. Pengembangan metode deteksi yang lebih efektif dan efisien akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker mulut. Dengan demikian, diharapkan angka kematian akibat kanker mulut dapat ditekan dan pasien dapat memperoleh penanganan yang lebih baik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260709145153-37-749479/ilmuwan-temukan-cara-mudah-deteksi-kanker-cuma-dalam-1-jam, without altering the facts of the original article.

Olahraga Ternyata Bisa Beri Efek Glow Alami, Ini Temuannya

Olahraga ternyata bisa memberikan efek glow alami pada seseorang. Temuan ini disampaikan oleh perusahaan perlengkapan olahraga asal Jepang, ASICS, melalui kampanye “Get The Glow”. Penelitian yang dilakukan oleh ASICS menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat meningkatkan kondisi mental dan memberikan efek positif pada penampilan seseorang.

Penelitian yang Mengungkap Hubungan antara Olahraga dan Glow Alami

Penelitian yang dilakukan oleh ASICS melibatkan sejumlah responden dari berbagai latar belakang dan usia. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat meningkatkan suasana hati, rasa percaya diri, dan energi positif. Bahkan, penelitian yang dipimpin oleh peneliti King’s College London, Brendon Stubbs, menemukan bahwa kondisi mental seseorang mulai menunjukkan peningkatan setelah melakukan aktivitas fisik selama 15 menit 9 detik.

Selain itu, penelitian lain yang bertajuk “Mind Race” juga menemukan bahwa responden yang rutin berolahraga mengalami penurunan kondisi mental yang cukup signifikan ketika mereka menghentikan aktivitas fisik mereka selama satu pekan. Tingkat kepercayaan diri peserta turun 20 persen, perasaan positif menurun 16 persen, energi berkurang 23 persen, dan kemampuan menghadapi stres turun 22 persen.

Mengapa Olahraga Bisa Memberikan Efek Glow Alami?

Menurut Presiden Direktur ASICS Indonesia Yuya Sugiyama, olahraga dapat memberikan efek glow alami karena aktivitas fisik dapat meningkatkan kondisi mental dan memberikan efek positif pada penampilan seseorang. “ASICS percaya pada filosofi Anima Sana In Corpore Sano atau Sound Mind, Sound Body yang mengajarkan bahwa ketika tubuh bergerak, pikiran juga ikut bergerak menjadi lebih positif,” kata Yuya.

Yuya menambahkan bahwa meluangkan waktu sekitar 15 menit untuk bergerak setiap hari sudah dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental. “Kami ingin menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya baik untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat memberikan efek positif pada kondisi mental dan penampilan seseorang,” kata Yuya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kampanye “Get The Glow” yang dilakukan oleh ASICS diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga untuk kesehatan mental dan penampilan seseorang. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami bahwa olahraga tidak hanya baik untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat memberikan efek positif pada kondisi mental dan penampilan seseorang.

Dalam jangka panjang, kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga dan aktivitas fisik untuk kesehatan mental dan penampilan seseorang. Dengan demikian, masyarakat dapat hidup lebih sehat dan bahagia.

Untuk mencapai tujuan ini, ASICS akan terus melakukan penelitian dan mengembangkan program-program yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga dan aktivitas fisik. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami bahwa olahraga tidak hanya baik untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat memberikan efek positif pada kondisi mental dan penampilan seseorang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.tempo.co/read/2110178/benarkah-olahraga-bisa-beri-efek-glow-alami-ini-temuannya, without altering the facts of the original article.

Ahli Gizi Ungkap Waktu Sarapan Ideal untuk Penderita Diabetes

Sekitar 1 dari 4 orang dewasa di seluruh dunia mengalami resistensi insulin, kondisi di mana sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin. Akibatnya, glukosa kesulitan berpindah dari aliran darah ke dalam sel, yang seiring waktu dapat memicu lonjakan kadar gula darah dan meningkatkan risiko prediabetes. Resistensi insulin ini sering kali dapat diperbaiki melalui perubahan gaya hidup, termasuk diet seimbang dan aktivitas fisik teratur. Waktu sarapan juga ternyata memegang peran krusial terhadap kondisi gula darah.

Waktu Sarapan yang Ideal untuk Penderita Diabetes

Sarapan dalam waktu satu hingga dua jam setelah bangun tidur dapat membantu mendukung pengaturan gula darah dan sensitivitas insulin yang lebih baik. Menurut Erin Palinski-Wade, seorang ahli gizi terdaftar, ritme biologis tubuh kita memegang kendali penuh dalam proses ini. Penelitian menunjukkan bahwa sensitivitas insulin secara alami paling tinggi di pagi hari karena biologi sirkadian. Ini artinya, tubuh Anda sedang berada dalam kondisi paling siap untuk memproses glukosa secara lebih efisien di pagi hari.

Mengapa Waktu Sarapan Penting?

Dengan memanfaatkan jendela waktu satu hingga dua jam setelah bangun tidur untuk sarapan, Anda memberikan asupan saat mesin metabolisme tubuh sedang bekerja optimal. Hal ini membantu mencegah lonjakan gula darah yang ekstrem dan menjaga energi tetap stabil sepanjang hari. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan waktu sarapan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki risiko mengalami resistensi insulin.

Apa yang Harus Dikonsumsi?

Waktu sarapan memang berperan penting dalam pengelolaan gula darah, namun apa yang Anda konsumsi juga tidak boleh diabaikan. Pastikan Anda selalu memadukan karbohidrat dengan protein, serat, dan lemak sehat. Hindari karbohidrat sederhana yang cepat dicerna, seperti roti putih atau kue manis. Perbanyaklah konsumsi serat yang dapat memperlambat penyerapan glukosa dan mendukung kesehatan jantung serta usus.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Jalan panjang yang masih harus ditempuh bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki risiko mengalami resistensi insulin adalah memperhatikan gaya hidup sehari-hari, termasuk waktu sarapan dan pola makan. Dengan memahami pentingnya waktu sarapan dan memilih makanan yang tepat, Anda dapat membantu mengatur gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Oleh karena itu, kesadaran dan edukasi tentang pentingnya waktu sarapan dan pola makan sehat sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes dan mencegah terjadinya komplikasi kesehatan lainnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260708144810-33-749161/waktu-terbaik-sarapan-bagi-penderita-diabetes-menurut-ahli-gizi, without altering the facts of the original article.

Manusia Hidup Bersama Spesies Lain, Fenomena Kawin Campur Makin Mencengangkan

Manusia hidup bersama spesies lain, fenomena kawin campur makin mencengangkan. Penelitian terbaru mengungkap bahwa manusia modern (Homo sapiens) dan Neanderthal tidak hanya bertemu, tetapi hidup berdampingan dan membangun kesinambungan budaya selama puluhan ribu tahun. Temuan arkeologi di Gua Üçağızlı II di Türkiye selatan menunjukkan bahwa kedua spesies ini menggunakan teknologi alat batu yang serupa dan memiliki strategi berburu yang sama.

Penemuan di Gua Üçağızlı II

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences dan dilaporkan oleh Live Science mengubah pandangan lama yang menganggap Neanderthal sebagai makhluk yang hidup terpisah, saingan, bahkan musuh bagi nenek moyang manusia. Riset dipimpin oleh arkeolog İsmail Baykara dari Universitas Gaziantep, Turki, berfokus pada penggalian di Gua Üçağızlı II. Di lokasi ini ada jejak hunian manusia sejak 77.000 tahun silam.

Di lapisan tanah yang berbeda, ditemukan sisa peralatan, tulang hewan buruan, dan barang koleksi yang dibuat dan digunakan oleh kedua kelompok baik Homo sapiens maupun Neanderthal, dengan kesamaan yang luar biasa. Peneliti menemukan bahwa penghuni gua menggunakan teknologi alat batu yang serupa. Kedua spesies membuat peralatan tajam dengan teknik yang sama, yang dikenal sebagai gaya Mousterian, menunjukkan adanya pertukaran pengetahuan.

Persamaan dalam Strategi Berburu dan Budaya

Persamaan lainnya adalah dalam strategi berburu yaitu sama-sama mengincar hewan seperti kambing liar, rusa, dan babi hutan. Ini mengindikasikan cara bertahan hidup yang serupa di lingkungan yang sama. Kemudian, dalam simbol dan budaya, temuan paling mencolok adalah kerang laut jenis Columbella rustica. Ukurannya terlalu kecil untuk dimakan, sehingga diduga dipakai sebagai hiasan atau tanda identitas.

Hal ini ditemukan pada lapisan hunian Neanderthal maupun manusia modern, menunjukkan adanya kesamaan tradisi budaya. “Temuan kami menguatkan dugaan bahwa Neanderthal dan Homo sapiens tidak sekadar berbagi wilayah, tetapi kemungkinan besar saling berinteraksi dan mewariskan tradisi budaya dalam jangka waktu yang panjang,” jelas Baykara.

Mengapa Interaksi Ini Penting?

Penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara Homo sapiens dan Neanderthal bukan sekadar pertemuan sesekali atau persaingan memperebutkan sumber daya. Ada proses adaptasi, komunikasi, dan hidup berdampingan yang membentuk satu jaringan budaya yang saling terhubung. Selama ini, Neanderthal sering digambarkan sebagai spesies yang “kalah” dan punah karena ketidakmampuan bersaing dengan manusia modern.

Namun, temuan baru ini melukiskan gambaran kehidupan damai dan penuh kerja sama. Kepunahan Neanderthal kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan iklim drastis dan pergeseran populasi, bukan karena perang atau kekalahan dari manusia.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan penemuan ini, sejarah perjalanan manusia harus ditulis ulang. Cerita tentang asal-usul kita bukan lagi kisah perjalanan sendirian, melainkan perjalanan bersama yang melibatkan pertukaran gen, pengetahuan, dan budaya yang membentuk siapa diri kita saat ini. Seni bertahan hidup manusia ternyata tidak hanya soal kekuatan fisik atau kecerdasan semata, melainkan kemampuan berhubungan dan berbagi dengan sesama-bahkan dengan spesies yang berbeda.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh adalah memahami lebih lanjut tentang interaksi antara manusia dan spesies lain di masa lalu. Dengan demikian, kita dapat memahami lebih baik tentang asal-usul kita dan bagaimana kita dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan lingkungan dan spesies lain di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260708125847-37-749123/tak-hanya-kawin-campur-manusia-ketahuan-hidup-bersama-spesies-lain, without altering the facts of the original article.

Menuju Indonesia Emas 2045, MMIX Perkuat Layanan Kesehatan dengan Strategi Baru

PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Koperasi Konsumen Karyawan Hermina (KOKARMINA) pada 8 Juli 2026. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya membangun generasi emas dengan memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan harga terjangkau. MMIX, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, terus berinovasi untuk meningkatkan layanan kesehatannya. Indonesia Emas 2045 menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan layanan kesehatan yang berkualitas.

Sinergi Strategis untuk Meningkatkan Layanan Kesehatan

Kerja sama ini menjadi langkah strategis MMIX dalam menjalin sinergi dengan ekosistem PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL), pengelola jaringan Rumah Sakit Hermina di Indonesia. HEAL telah mengelola jaringan 52 rumah sakit di 63 kota dan 17 provinsi, termasuk cabang ke-50 di Ibu Kota Nusantara (IKN), serta didukung oleh 19.000 karyawan, tenaga medis dan spesialis di Indonesia. Dengan kerja sama ini, MMIX dan HEAL dapat meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia, terutama dalam hal pengadaan berbagai kebutuhan rumah sakit dan tenaga medis.

Tujuan dan Dampak Kerja Sama

Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mendukung pengadaan berbagai kebutuhan rumah sakit dan tenaga medis, serta membantu masyarakat, khususnya pasien BPJS dan non-BPJS. Dengan kerja sama ini, seluruh pasien dapat memperoleh produk dengan harga yang lebih terjangkau, seperti produk alat kesehatan dan personal care yang dibutuhkan oleh seluruh jaringan rumah sakit. MMIX selalu berkomitmen dalam mengembangkan produk-produk berkualitas dan inovatif yang diharapkan dapat membawa nilai tambah bagi tenaga medis.

Mengapa Kerja Sama Ini Penting?

Kerja sama ini penting karena dapat meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia, terutama dalam hal pengadaan berbagai kebutuhan rumah sakit dan tenaga medis. Dengan kerja sama ini, MMIX dan HEAL dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, terutama dalam hal kesehatan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia, terutama dalam hal pengadaan berbagai kebutuhan rumah sakit dan tenaga medis. Dengan kerja sama ini, MMIX dan HEAL dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, terutama dalam hal kesehatan. Indonesia Emas 2045 menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan layanan kesehatan yang berkualitas.

Dengan demikian, MMIX dan HEAL dapat terus berinovasi untuk meningkatkan layanan kesehatannya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260708222035-17-749310/wujudkan-indonesia-emas-2045-mmix-perkuat-layanan-kesehatan, without altering the facts of the original article.

Olahraga Ternyata Bisa Beri Efek Glow Alami, Ini Temuannya

Olahraga ternyata dapat memberikan efek glow alami pada seseorang. Temuan ini disampaikan oleh perusahaan perlengkapan olahraga asal Jepang, ASICS, melalui kampanye “Get The Glow”. Penelitian yang dilakukan oleh ASICS menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat meningkatkan kondisi mental dan memberikan pancaran positif pada seseorang.

Penelitian yang Mengungkap Hubungan antara Olahraga dan Glow Alami

Penelitian yang dilakukan oleh ASICS melibatkan sejumlah responden dari beragam latar belakang dan usia. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat meningkatkan suasana hati, rasa percaya diri, dan energi positif. Bahkan, penelitian yang dipimpin oleh peneliti King’s College London, Brendon Stubbs, menemukan bahwa kondisi mental seseorang mulai menunjukkan peningkatan setelah melakukan aktivitas fisik selama 15 menit 9 detik.

Selain itu, eksperimen bertajuk “Mind Race” juga menemukan bahwa penurunan kondisi mental dapat terjadi ketika seseorang tidak berolahraga selama satu pekan. Tingkat kepercayaan diri peserta turun 20 persen, perasaan positif menurun 16 persen, energi berkurang 23 persen, dan kemampuan menghadapi stres turun 22 persen.

Mengapa Olahraga Dapat Memberikan Efek Glow Alami?

Menurut Presiden Direktur ASICS Indonesia Yuya Sugiyama, olahraga dapat memberikan efek glow alami karena aktivitas fisik dapat meningkatkan kondisi mental dan memberikan pancaran positif pada seseorang. “ASICS percaya pada filosofi Anima Sana In Corpore Sano atau Sound Mind, Sound Body yang mengajarkan bahwa ketika tubuh bergerak, pikiran juga ikut bergerak menjadi lebih positif,” kata Yuya.

Melalui kampanye “Get The Glow”, ASICS ingin menyampaikan bahwa pancaran positif seseorang tidak hanya berasal dari penampilan fisik, tetapi juga dari kondisi mental yang lebih baik setelah bergerak. Oleh karena itu, ASICS mengajak masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur untuk meningkatkan kondisi mental dan mendapatkan efek glow alami.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kampanye “Get The Glow” dari ASICS diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga untuk meningkatkan kondisi mental dan mendapatkan efek glow alami. Dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur, masyarakat dapat meningkatkan suasana hati, rasa percaya diri, dan energi positif, serta mendapatkan pancaran positif yang dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Dalam jangka panjang, kampanye ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan seimbang. Dengan demikian, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan mendapatkan efek glow alami yang dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah melakukan penelitian dan kampanye, ASICS masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga. Oleh karena itu, ASICS akan terus melakukan penelitian dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan seimbang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.tempo.co/read/2110178/benarkah-olahraga-bisa-beri-efek-glow-alami-ini-temuannya, without altering the facts of the original article.