10 Saham Ini ‘Dilirik’ Investor Asing Sepanjang Pekan Lalu, Cek Daftarnya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan lalu dengan penguatan, naik tipis 0,20% ke level 5.924,36 pada perdagangan Jumat (10/7/2026). Sepanjang pekan lalu, indeks berhasil menguat 0,83% dan berhasil menguat dalam empat hari dari lima hari perdagangan dalam sepekan terakhir. Investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp18,46 triliun dan penjualan bersih sebesar Rp20,19 triliun di seluruh pasar, sepanjang pekan lalu. Net sell sebesar Rp1,73 triliun dibukukan oleh para investor luar negeri.

Momen Penguatan IHSG

IHSG berhasil menguat dalam empat hari dari lima hari perdagangan dalam sepekan terakhir. Penguatan ini terjadi meskipun investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp1,73 triliun. Sepanjang pekan lalu, indeks berhasil menguat 0,83% dan menutup pekan lalu dengan penguatan 0,20% ke level 5.924,36 pada perdagangan Jumat (10/7/2026).

10 Saham yang Dilirik Investor Asing

Berikut 10 saham yang menjadi incaran investor asing selama pekan lalu, dikutip dari Stockbit:

Saham-saham ini menjadi pilihan investor asing karena memiliki potensi pertumbuhan yang baik dan fundamental yang kuat. Beberapa saham di antaranya termasuk emiten besar dengan kinerja yang stabil.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penguatan IHSG dan minat investor asing pada sejumlah saham tertentu menunjukkan bahwa pasar masih memiliki potensi pertumbuhan. Namun, investor perlu tetap waspada dan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum membuat keputusan investasi. Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh investor untuk mencapai tujuan investasi mereka masih panjang dan memerlukan strategi yang tepat.

Kinerja IHSG ke depan akan sangat bergantung pada kondisi ekonomi domestik dan global. Investor perlu terus memantau perkembangan ekonomi dan politik untuk membuat keputusan investasi yang tepat. Dengan demikian, investor dapat memaksimalkan potensi pertumbuhan investasi mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260713080439-17-750261/investor-asing-serok-10-saham-ini-sepanjang-pekan-lalu, without altering the facts of the original article.

OJK Buka Peluang Merger Bank Jago (ARTO) dan BFIN, Tapi Ada Syarat Berat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang bagi PT Bank Jago Tbk. (ARTO) dan PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) untuk melakukan merger. Namun, ada syarat berat yang harus dipenuhi kedua perusahaan ini jika ingin melakukan aksi korporasi tersebut.

Bank Jago dan BFIN dalam Sorotan

Kabar tentang kemungkinan merger antara Bank Jago dan BFI Finance mencuat beberapa waktu lalu. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan bahwa pihaknya telah mencermati pemberitaan terkait kemungkinan aksi korporasi yang melibatkan kedua perusahaan tersebut. Namun, hingga saat ini, OJK belum menerima penyampaian maupun pengajuan resmi terkait rencana aksi korporasi dimaksud.

Dian menjelaskan bahwa setiap aksi korporasi merupakan keputusan bisnis masing-masing lembaga jasa keuangan yang pelaksanaannya wajib memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai keterbukaan informasi bagi perusahaan terbuka.

Apa yang Terjadi?

Sebelumnya, media melaporkan bahwa pengendali dua entitas itu, Jerry Ng, tengah mempertimbangkan beberapa opsi termasuk peleburan keduanya. Kepemilikan Jerry di BFI Finance dipegang melalui Trinugraha Capital & Co., yang memiliki sekitar 51% saham perusahaan tersebut. Sementara itu, Jerry memegang sekitar 30% saham Bank Jago.

Pemegang saham lainnya di Bank Jago termasuk dana kekayaan negara Singapura GIC Pte, dan salah satu pendiri Northstar, Patrick Walujo. Adapun laporan Bloomberg menyebut kelompok investor yang dipimpin oleh taipan Jerry Ng sedang mempertimbangkan opsi untuk kepemilikan saham mereka di BFIN dan ARTO.

Mengapa dan Dampak

Merger antara Bank Jago dan BFI Finance memiliki potensi dampak yang signifikan bagi industri jasa keuangan di Indonesia. Jika merger disetujui, maka akan terbentuk entitas baru yang lebih kuat dan memiliki kemampuan untuk bersaing di pasar.

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, seperti aspek tata kelola, permodalan, manajemen risiko, kepemilikan dan struktur kelompok usaha, penerapan prinsip kehati-hatian, pelindungan konsumen, serta dampaknya terhadap stabilitas sistem keuangan.

OJK akan memastikan bahwa setiap aksi korporasi yang menjadi kewenangan OJK tetap sejalan dengan upaya menjaga industri jasa keuangan yang sehat, berintegritas, berdaya saing, serta mendukung stabilitas sistem keuangan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan demikian, Bank Jago dan BFI Finance masih memiliki jalan panjang untuk menyelesaikan proses merger. Kedua perusahaan harus memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan oleh OJK dan memastikan bahwa aksi korporasi tersebut tidak akan berdampak negatif bagi industri jasa keuangan di Indonesia.

Ke depan, OJK akan terus memantau perkembangan terkait rencana aksi korporasi yang melibatkan Bank Jago dan BFI Finance. OJK berharap bahwa setiap aksi korporasi yang dilakukan dapat memberikan nilai tambah bagi industri jasa keuangan dan mendukung stabilitas sistem keuangan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260713080905-17-750265/ojk-sebut-bank-jago–arto–bfin-bisa-merger-tapi-ada-syaratnya, without altering the facts of the original article.

Asing ‘Lego’ Saham Masif: Net Sell Rp1,73 T, 10 Saham Ini Paling Terimbas

Investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp1,73 triliun di pasar saham Indonesia pada pekan kedua bulan Juli. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,20% ke level 5.924,36 pada perdagangan Jumat (10/7/2026). Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil menguat 0,83% dalam empat hari perdagangan.

Asing Lego Saham Masif

Pada perdagangan 6-10 Juli, investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp18,46 triliun dan penjualan bersih sebesar Rp20,19 triliun di seluruh pasar. Dengan demikian, net sell sebesar Rp1,73 triliun tercatat pada pekan tersebut. Aksi jual bersih ini terjadi pada 10 saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing.

10 Saham Paling Terimbas

Berdasarkan data dari Indo Premier, berikut adalah 10 saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing pada pekan kedua bulan Juli:

1. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dengan nilai jual bersih sebesar Rp541,6 miliar. 2. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan nilai jual bersih sebesar Rp434,8 miliar. 3. Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNLI) dengan nilai jual bersih sebesar Rp243,9 miliar. 4. Saham PT Indofood International Finance Tbk (IIFF) dengan nilai jual bersih sebesar Rp193,6 miliar. 5. Saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan nilai jual bersih sebesar Rp173,8 miliar. 6. Saham PT Telekomunikasi Indonesia International Tbk (TLKM) dengan nilai jual bersih sebesar Rp153,1 miliar. 7. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dengan nilai jual bersih sebesar Rp134,2 miliar. 8. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan nilai jual bersih sebesar Rp124,8 miliar. 9. Saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dengan nilai jual bersih sebesar Rp114,5 miliar. 10. Saham PT Vale Indonesia Tbk (VALE) dengan nilai jual bersih sebesar Rp104,9 miliar.

Mengapa Asing Lego Saham Masif?

Aksi jual bersih oleh investor asing pada pekan kedua bulan Juli ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk perubahan sentimen pasar dan kondisi ekonomi global. Selain itu, investor asing juga mungkin melakukan aksi profit-taking setelah IHSG menguat pada pekan sebelumnya.

Dampak ke Depan

Aksi jual bersih oleh investor asing dapat memiliki dampak pada pergerakan IHSG dan harga saham di pasar. Namun, dampak ini dapat diminimalkan oleh aksi beli dari investor domestik. Oleh karena itu, investor perlu memantau pergerakan pasar dan kondisi ekonomi global untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pasar saham Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, investor perlu memiliki strategi investasi yang tepat dan memantau pergerakan pasar secara terus-menerus. Dengan demikian, investor dapat membuat keputusan investasi yang tepat dan mengoptimalkan potensi pertumbuhan investasi mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260713082344-17-750267/asing-net-sell-rp173-t-pekan-lalu-kompak-lego-10-saham-ini, without altering the facts of the original article.

Geopolitik Tegang, Investor Tetap Optimis: Bursa Asia Dibuka Perkasa

Bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Senin (13/7/2026) meski ketegangan geopolitik masih membayangi sentimen pasar. Investor untuk sementara mengabaikan risiko tersebut dan mulai mengalihkan fokus ke rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) serta musim laporan keuangan emiten kuartal II-2026. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,28%, sementara Topix menguat 0,72%. Di Korea Selatan, Kospi bertambah 0,58% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq melonjak 1,84%, sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia dibuka relatif datar.

Fokus Investor pada Data Inflasi dan Laporan Keuangan

Investor saat ini menunggu rilis data Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) AS periode Juni yang dijadwalkan terbit pada Selasa waktu setempat. Data inflasi tersebut akan menjadi salah satu indikator penting bagi arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve. Selain itu, musim laporan keuangan di Wall Street akan menjadi sorotan utama pekan ini dengan sejumlah bank besar AS dijadwalkan merilis kinerja keuangannya.

Emiten seperti JPMorgan Chase, Goldman Sachs, Morgan Stanley, Bank of America, Citigroup, dan Wells Fargo termasuk di antara 28 perusahaan anggota indeks S&P 500 yang akan mengumumkan hasil kuartal II-2026. Selain sektor perbankan, investor juga menantikan laporan keuangan dari sejumlah perusahaan besar lainnya seperti Netflix, Johnson & Johnson, dan UnitedHealth.

Mengapa Investor Tetap Optimis?

Potensi penutupan Selat Hormuz masih menjadi faktor yang membebani sentimen pasar. Namun, menurut pendiri Fed Watch Advisors, Ben Emons, selama belum ada prospek nyata penutupan jalur pelayaran tersebut dalam beberapa bulan ke depan yang dapat memicu krisis energi global, perhatian investor akan lebih tertuju pada data inflasi AS, perkembangan kebijakan moneter, serta musim laporan keuangan perbankan.

Ekspektasi terhadap musim laporan keuangan kali ini tergolong tinggi. Berdasarkan data FactSet, analis memperkirakan laba perusahaan anggota S&P 500 pada kuartal II-2026 tumbuh lebih dari 23% secara tahunan (year-on-year/yoy). Chief Investment Officer Raymond James, Larry Adam, mengatakan sektor teknologi akan menjadi perhatian utama investor, khususnya terkait keberlanjutan dorongan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terhadap pertumbuhan laba perusahaan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kinerja emiten-emiten tersebut diperkirakan akan memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi dan daya tahan konsumsi di AS. Penggunaan AI telah memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha sehingga tren investasinya masih akan berlanjut. Hal ini tercermin dari peningkatan penyebutan AI dalam paparan perusahaan di seluruh 11 sektor industri yang meningkat 98% secara tahunan dan mencapai rekor tertinggi.

Dengan demikian, investor tetap optimis bahwa musim laporan keuangan kali ini akan memberikan hasil yang positif, meskipun ketegangan geopolitik masih membayangi sentimen pasar. Investor akan terus memantau perkembangan data inflasi AS dan laporan keuangan emiten untuk menentukan arah investasi ke depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa minggu ke depan, investor akan terus memantau perkembangan ekonomi AS dan kondisi geopolitik yang dapat mempengaruhi sentimen pasar. Dengan tetap optimisnya investor, bursa saham Asia-Pasifik diharapkan dapat melanjutkan tren positifnya. Namun, pelaku pasar juga harus siap menghadapi potensi volatilitas pasar yang dapat terjadi akibat ketegangan geopolitik dan perubahan kondisi ekonomi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260713082909-17-750269/investor-abaikan-kondisi-geopolitik-bursa-asia-dibuka-perkasa, without altering the facts of the original article.

Harga BBM Terbaru: Pertamina, BP-Shell, dan VIVO Kompak Naikkan Harga Mulai 13 Juli

Momen Penentu di Tengah Kenaikan Harga

Sebelumnya, pada 1 Juli, harga BBM nonsubsidi diturunkan oleh semua badan usaha penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM). Penyesuaian harga dilakukan oleh Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo Energy Indonesia, hingga Mobil Indostation. Sebagai contoh, di SPBU Pertamina di Jabodetabek, harga BBM jenis Pertamax Turbo turun Rp 1.450 per liter dari sebelumnya Rp 20.750 per liter menjadi Rp 19.300 per liter.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Namun, pada 13 Juli, harga BBM tersebut naik kembali. Berikutnya, Pertamax Dex turun Rp 3.650 per liter dari yang sebelumnya dibanderol Rp 24.800 per liter menjadi Rp 21.150 per liter. Lalu ada Dexlite turun Rp 3.300 per liter dari yang sebelumnya Rp 23.000 per liter menjadi Rp19.700 per liter. Sementara untuk harga BBM Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) masih tetap dibanderol masing-masing Rp 16.250 dan Rp 17.000 per liter per 1 Juli.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini dapat mempengaruhi inflasi dan meningkatkan biaya hidup masyarakat. Bagi masyarakat yang bergantung pada BBM untuk kebutuhan sehari-hari, kenaikan harga ini dapat menjadi beban. Namun, kenaikan harga BBM juga dapat meningkatkan pendapatan negara dari sektor energi. Pemerintah perlu memantau dampak kenaikan harga BBM ini dan mempertimbangkan kebijakan yang tepat untuk melindungi masyarakat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini juga dapat mempengaruhi kinerja perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah dan pelaku ekonomi perlu memantau situasi ini dan membuat strategi yang tepat untuk menghadapi dampaknya. Dengan demikian, Indonesia dapat terus tumbuh dan berkembang meskipun di tengah tantangan ekonomi global. Harga BBM di SPBU Pertamina, BP-Shell, dan VIVO akan terus dipantau dan dievaluasi untuk menentukan kebijakan yang tepat ke depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260713055702-4-750239/harga-baru-bbm-di-spbu-pertamina-bp-shell-vivo-berlaku-13-juli-2026, without altering the facts of the original article.

Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Biosolar B50, Ini Harga Terbaru

Pertamina resmi menaikkan harga BBM Biosolar B50, sebuah langkah strategis dalam meningkatkan pemanfaatan biodiesel di Indonesia. Presiden RI Prabowo Subianto telah meresmikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar dengan campuran 50% minyak sawit atau dikenal dengan Biodiesel (B50) pada Kamis (9/07/2026). Harga BBM Biosolar B50 ini dibanderol sebesar Rp 6.800 per liter, sama dengan harga BBM Solar subsidi yang telah ditetapkan pemerintah.

Momen Penentu di Menit Akhir

Peluncuran B50 ini merupakan peningkatan pemanfaatan biodiesel dari Fatty Acid Methyl Ester (FAME) menjadi 50% dari sebelumnya sebesar 40% atau B40 yang sudah dijalankan sejak awal 2025 lalu. Dengan diluncurkannya program ini, Indonesia resmi menjadi negara di dunia yang menerapkan mandatori Biodiesel B50. Menurut Prabowo, ini bukan sekedar pencapaian teknologi, ini bukti Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alam sendiri untuk kepentingan rakyat sendiri.

Apa yang Terjadi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa implementasi mandatori biodiesel B50 ini akan menghemat devisa negara sebesar Rp 170 triliun, naik dari Rp 133,3 triliun dari penerapan kebijakan B40. Kebutuhan biodiesel atau FAME untuk B50 ini naik menjadi 16,7-18 juta kilo liter, naik dari kebutuhan saat B40 yang sebesar 14,9 juta kl. Sementara dari sisi kebutuhan minyak sawit (CPO) naik menjadi 15,2-16,3 juta ton saat B50, dari 13,6 juta ton pada saat B40.

Mengapa dan Dampak

Penerapan B50 memiliki dampak signifikan pada penghematan devisa negara dan penyerapan tenaga kerja. Bahlil menjelaskan bahwa dengan implementasi B50, Indonesia tidak perlu lagi mengimpor Solar. Ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kemandirian energi nasional. Selain itu, penerapan B50 juga akan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 44,46 juta ton CO2 dari 39,66 juta ton CO2 pada saat B40.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pertamina dan pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah dalam memastikan ketersediaan bahan baku dan infrastruktur pendukung untuk produksi B50. Namun, dengan peluncuran B50, Indonesia telah menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil. Ke depan, perlu dilakukan evaluasi dan monitoring secara terus-menerus untuk memastikan keberhasilan implementasi B50 dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260713083312-4-750270/resmi-harga-bbm-biosolar-b50-di-spbu-pertamina, without altering the facts of the original article.

845 Koperasi Desa Merah Putih Selesai Dibangun, Menkop: Ekonomi Desa Kini Semakin Kuat

Kementerian Koperasi telah menyelesaikan pembangunan 15.845 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara keseluruhan, termasuk bangunan fisik, gudang, gerai, serta alat kelengkapannya. Menurut Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, pencapaian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa. “Sudah 83.000 badan hukum akte dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang sudah selesai. Kemudian yang 100 persen bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya berjumlah 15.845,” kata Menkop Ferry dalam sambutannya di Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena GBK, Jakarta, Minggu.

Progres Pembangunan KDMP

Saat ini, sebanyak 19.539 KDMP masih dalam tahap pembangunan. Pemerintah menargetkan sebanyak 40 ribu KDMP beroperasi hingga akhir 2026. Menkop Ferry juga menyampaikan bahwa pelatihan dan pendidikan Manajer KDMP akan selesai pada awal Agustus 2026, dan mereka akan ditempatkan di seluruh KDMP yang sudah selesai pembangunan bangunan fisik, gerai, serta alat kelengkapannya.

Tujuan dan Strategi Pemerintah

Pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik koperasi, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola KDMP agar mampu beroperasi secara profesional. Untuk itu, pemerintah menyiapkan pembekalan bagi calon manajer agar memahami tata kelola koperasi, pengelolaan usaha, hingga aspek pelayanan kepada anggota dan masyarakat. Pelatihan calon manajer koperasi berlangsung pada 17–31 Juli 2026.

MENGAPA & DAMPAK

Pemerintah meluncurkan program KDMP sebagai upaya untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan adanya KDMP, diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat desa terhadap layanan keuangan dan meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam mengelola usaha. “Nanti atas perkenan Bapak, kami juga ingin Bapak Presiden (Prabowo Subianto) meresmikan operasionalisasi dari Kooperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDMP), nanti Insya-Allah di bulan Agustus,” ujar Menkop Ferry.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan pencapaian pembangunan 15.845 KDMP, pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan target 40 ribu KDMP pada akhir 2026. Namun, dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, diharapkan program KDMP dapat menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Pemerintah juga berharap KDMP dapat menjadi contoh bagi koperasi lainnya untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5646231/menkop-sebut-pembangunan-15845-koperasi-desa-merah-putih-tuntas, without altering the facts of the original article.

Membangun Ekonomi RI, Prabowo Yakin Koperasi Jadi Kunci Kebangkitan Nasional

Presiden Prabowo Subianto optimistis bahwa gerakan koperasi Indonesia akan bangkit dan menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian nasional melalui penguatan ekonomi kerakyatan yang dimulai dari desa. Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, Presiden Prabowo mengatakan koperasi akan menjadi instrumen penting untuk memastikan perputaran ekonomi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia, kekuatan ekonomi yang tidak akan bawa uang lari dari Indonesia.

Momen Penentu di Hari Koperasi Nasional

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 itu bertemakan Koperasi Berdaya Indonesia Berjaya. Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah ingin membangun sistem ekonomi yang membuat kesejahteraan dirasakan oleh petani, nelayan, dan buruh.

Tujuan dan Strategi Pemerintah

Menurutnya, penguatan koperasi akan membuat aktivitas ekonomi tumbuh dari desa, kecamatan, hingga kabupaten sehingga manfaatnya dapat dinikmati langsung oleh masyarakat setempat. Pemerintah berupaya memperkuat koperasi agar manfaat pembangunan ekonomi semakin dirasakan di tingkat akar rumput. Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa penguatan koperasi bukan berarti pemerintah mengabaikan peran pelaku usaha lainnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Indonesia memerlukan seluruh elemen ekonomi untuk mendorong pertumbuhan nasional. Oleh karena itu, penguatan koperasi harus berjalan beriringan dengan penguatan sektor-sektor ekonomi lainnya. Kepala Negara menjelaskan seluruh pelaku ekonomi harus saling memperkuat sebagai bagian dari konsep Indonesia Incorporated yang mengedepankan sinergi antara koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perusahaan swasta, badan usaha milik negara (BUMN), serta badan usaha milik daerah (BUMD).

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Koperasi merupakan salah satu sokoguru perekonomian nasional sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa. Oleh karena itu, Presiden Prabowo optimistis bahwa gerakan koperasi Indonesia akan bangkit dan menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian nasional. Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain, no. Kita perkuat semuanya. Saudara-saudara sekalian Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5646315/prabowo-optimistis-kebangkitan-koperasi-jadi-kekuatan-ekonomi-ri, without altering the facts of the original article.

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Rp8,2 Triliun

Momen Penentu di Jakarta Fair Kemayoran

Pameran Jakarta Fair Kemayoran 2026 digelar selama 32 hari, mulai 11 Juni sampai 12 Juli, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Kegiatan pameran yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI itu diikuti sebanyak 2.800 peserta, dan nantinya berdiri kurang lebih 1.800 stand di seluruh area pameran. Pengunjung memadati area Jakarta Fair Kemayoran 2026 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Apa yang Terjadi di Jakarta Fair Kemayoran?

Wakil Gubernur DKI Rano Karno dalam penutupan acara Jakarta Fair Kemayoran, Minggu, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat Jakarta dan bahkan dari luar Jakarta sangat tinggi. Terlihat pada penyelenggaraan tahun ini, Jakarta Fair dikunjungi lebih dari 6 juta pengunjung. Transaksi menembus lebih dari Rp8 triliun. Ia menyebut capaian tersebut mencerminkan optimisme ekonomi Jakarta yang tetap terjaga.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pada triwulan pertama tahun 2026, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,59 persen dengan kontribusi 16,67 persen terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu, Rano berharap kegiatan ini mampu mendorong sektor perekonomian Jakarta yang digerakkan oleh pemerintah, industri kreatif maupun UMKM. Dia juga berharap kegiatan ini mampu menjadi momentum Jakarta dalam menyambut usia lima abad dan bertumbuh menjadi kota global. Ketua Umum Panitia Jakarta Fair 2026 Hartati Murdaya berterima kasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI dalam kegiatan Jakarta Fair.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ajang ini berhasil menyerap puluhan ribu tenaga kerja, terhitung sejak masa persiapan hingga seluruh rangkaian pameran berlangsung. Sejak pertama kali digelar pada 1968, Jakarta Fair telah menjadi ruang penting bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk sekaligus menjaga optimisme ekonomi. Dalam perjalanannya, kegiatan ini hanya sempat ditiadakan pada 2020 akibat pandemi COVID-19. Mari kita jadikan momentum ini sebagai salah satu kado terbaik untuk menyambut 500 tahun kota Jakarta, sekaligus mendukung pertumbuhan Jakarta sebagai kota global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5646564/jakarta-fair-kemayoran-2026-bukukan-transaksi-rp82-triliun, without altering the facts of the original article.

Industri Syariah di Ujung Tanduk: Spin Off dan Strategi Bertahan di Tengah Gejolak

Momen Penentu di Menit Akhir

Kondisi pasar modal yang tidak menentu dan pelemahan rupiah telah memengaruhi kinerja industri syariah secara signifikan. Spin off, yang merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan fokus pada bisnis inti, kini menjadi sangat krusial. Banyak pelaku industri yang mulai mempertimbangkan langkah ini sebagai strategi bertahan.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, tekanan inflasi dan perubahan suku bunga telah memengaruhi perilaku investor, membuat mereka lebih selektif dalam memilih produk keuangan. Kedua, ketatnya regulasi dan tuntutan transparansi yang lebih tinggi telah memaksa industri syariah untuk meningkatkan kualitas layanan dan produknya. Ketiga, persaingan yang semakin ketat di pasar keuangan membuat pelaku industri harus lebih inovatif dan adaptif.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mengapa kondisi ini penting? Sebab, industri syariah memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Jika industri ini melemah, dampaknya akan terasa luas, tidak hanya pada sektor keuangan tapi juga pada masyarakat luas yang bergantung pada layanan keuangan syariah. Dampak ke depannya adalah perlunya strategi yang tepat untuk memulihkan kinerja industri syariah. Ini termasuk melakukan penyesuaian pada produk dan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat manajemen risiko. Selain itu, pelaku industri juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan regulasi dan kebutuhan pasar.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Industri syariah masih memiliki potensi besar untuk tumbuh, tetapi jalan panjang masih harus ditempuh. Dengan strategi yang tepat dan kemampuan adaptasi yang baik, industri ini dapat melewati gejolak saat ini dan kembali tumbuh kuat. Spin off dan strategi bertahan lainnya akan menjadi langkah awal dalam proses pemulihan ini. Ke depan, industri syariah harus lebih fokus pada pengembangan produk yang inovatif dan layanan yang berkualitas. Dengan demikian, industri ini dapat meningkatkan daya saingnya dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Dalam proses ini, dukungan dari regulator dan stakeholders lainnya sangat penting untuk membantu industri syariah melewati tantangan saat ini. Dengan kerja sama yang baik, industri syariah dapat kembali menjadi pemain kunci dalam perekonomian nasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260526211755-31-738266/video-arah-spin-off-daya-tahan-industri-syariah-di-tengah-gejolak, without altering the facts of the original article.