JCC Tambah Kontribusi, Setoran ke Negara Naik Jadi Rp150 Miliar per Tahun

Setoran ke kas negara dari pengelolaan Jakarta Convention Center (JCC) mencapai Rp150 miliar per tahun setelah dikelola Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa peningkatan ini terjadi hampir 15 kali lipat, dari sekitar Rp10 miliar menjadi Rp150 miliar per tahun.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada Jumat (17/7/2026), kawasan JCC diperekonomakan oleh para pekerja. Mereka memeriksa persiapan lokasi acara di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Peningkatan setoran ke negara ini menunjukkan optimalisasi pengelolaan aset negara di kawasan JCC.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, setoran ke kas negara dari JCC naik hampir 15 kali lipat, dari sekitar Rp10 miliar menjadi Rp150 miliar per tahun. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan aset negara di kawasan JCC telah dikelola dengan efektif. Selain itu, peningkatan setoran ke negara ini juga menunjukkan bahwa pemerintah telah berhasil meningkatkan pendapatan negara.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Peningkatan setoran ke negara ini memiliki dampak positif bagi negara. Dengan meningkatnya pendapatan negara, pemerintah dapat meningkatkan penyediaan layanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, peningkatan setoran ke negara ini juga dapat meningkatkan kepercayaan investor asing dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Setoran ke kas negara dari JCC mencapai Rp150 miliar per tahun. Meningkatnya pendapatan negara ini menunjukkan bahwa pemerintah telah berhasil meningkatkan pengelolaan aset negara. Namun, masih banyak jalan panjang yang harus ditempuh untuk meningkatkan pendapatan negara. Pemerintah harus terus meningkatkan efisiensi pengelolaan aset negara dan meningkatkan kepercayaan investor asing.

Setoran ke kas negara dari JCC merupakan contoh yang baik bagi pengelolaan aset negara di Indonesia. Meningkatnya pendapatan negara ini menunjukkan bahwa pemerintah telah berhasil meningkatkan pengelolaan aset negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih banyak jalan panjang yang harus ditempuh untuk meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan kepercayaan investor asing.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://finance.detik.com/foto-bisnis/d-8579008/setoran-jcc-ke-negara-naik-jadi-rp150-miliar-per-tahun, without altering the facts of the original article.

Normalisasi Distribusi BBM di Sumut, BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga Tunggu Keputusan

**Normalisasi Distribusi BBM di Sumut, BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga Tunggu Keputusan** Distribusi BBM di Sumatera Utara (Sumut) masih belum sepenuhnya normal, namun langkah-langkah penguatan distribusi yang dijalankan oleh BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga telah menunjukkan hasil. Antrean di sejumlah SPBU, terutama di Kota Medan dan wilayah sekitarnya, telah berangsur berkurang, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin membaik. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah meningkatkan kapasitas armada mobil tangki beserta Awak Mobil Tangki sekitar 35 persen. Selain itu, pihak tersebut juga mengoptimalkan alih suplai dari Fuel Terminal Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe, serta memaksimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan BBM melalui fasilitas Terminal BBM Medan Group di Labuhan Deli. Hasilnya, penyaluran BBM ke SPBU telah meningkat hingga 120-125 persen dibandingkan kondisi normal. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, kondisi stok BBM di Sumatera Utara saat ini dalam kondisi aman. Pasokan BBM juga terus diperkuat setelah dua kapal menyelesaikan proses bongkar muat Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite. “Sehingga dengan rutinitas masyarakat sehari-hari, insyaallah sudah dapat mengurai antrean di SPBU yang tersebar di wilayah Sumatera Utara ini,” ujar Wahyudi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Realisasi penyaluran solar di Sumatera hingga 14 Juli 2026 masih berada di bawah rerata realisasi nasional. Kondisi serupa juga terjadi pada penyaluran pertalite di Sumut. Namun, menurut Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, evaluasi perlu difokuskan pada aspek distribusi, termasuk penguatan sistem peringatan dini dan pemantauan armada distribusi secara menyeluruh agar potensi kendala dapat diantisipasi lebih cepat. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Selain melakukan penguatan distribusi dari sisi armada mobil tangki dan fasilitas terminal, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga meningkatkan penyaluran BBM ke SPBU. Rata-rata penyaluran BBM ke SPBU mencapai lebih dari 6.000 kiloliter (KL) per hari. Peningkatan penyaluran tersebut dilakukan untuk memperkuat stok BBM di tingkat SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal. Dengan langkah-langkah penguatan distribusi yang dijalankan oleh BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga, diharapkan distribusi BBM di Sumut dapat kembali normal dalam waktu dekat. Namun, evaluasi dan perbaikan terus diperlukan untuk memastikan kualitas pelayanan publik yang prima bagi masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://finance.detik.com/energi/d-8579416/bph-migas-pertamina-patra-niaga-percepat-normalisasi-distribusi-bbm-di-sumut, without altering the facts of the original article.

Emas Turun, Tunggu Apa Lagi? Ini Waktu yang Tepat untuk Investasi

**Emas Turun, Tunggu Apa Lagi? Ini Waktu yang Tepat untuk Investasi** Dalam beberapa hari terakhir, harga emas Antam kembali mengalami penurunan. Harga emas satuan 1 gram dibanderol Rp2.606.000 per batang, atau turun Rp27.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Selain itu, harga buyback juga ikut terkoreksi menjadi Rp2.333.000 per gram, atau anjlok Rp47.000 dari hari sebelumnya. Kondisi tersebut dapat menjadi peluang bagi masyarakat yang selama ini menunggu momentum untuk mulai berinvestasi emas. **Momen Penentu di Menit Akhir** Harga emas Antam Logam Mulia saat ini menjadi yang terendah sejak 17 Januari 2026, ketika harga tercatat Rp2.663.00 per gram. Mengutip sumber, Jumat (17/7), harga emas Antam kembali mengalami penurunan. Harga emas satuan 1 gram dibanderol Rp2.606.000 per batang, atau turun Rp27.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sejalan dengan itu, harga buyback juga ikut terkoreksi menjadi Rp2.333.000 per gram, atau anjlok Rp47.000 dari hari sebelumnya. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Tak hanya itu, emas juga kerap dianggap sebagai aset safe haven atau pelindung nilai saat kondisi ekonomi bergejolak. Likuiditasnya yang tinggi membuat emas relatif mudah dicairkan menjadi uang tunai ketika dibutuhkan, sehingga menjadi instrumen investasi yang diminati berbagai kalangan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dalam dunia investasi, kondisi seperti ini kerap dikaitkan dengan strategi buy the dip, yakni membeli aset saat harganya sedang mengalami penurunan dengan harapan nilainya kembali meningkat di masa mendatang. Yang mana, strategi ini kerap dimanfaatkan investor untuk memperoleh harga beli yang lebih rendah. Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan momentum tersebut, layanan Cicil Emas Pegadaian dapat menjadi salah satu pilihan. Melalui layanan ini, nasabah bisa langsung mengunci harga emas saat pengajuan dilakukan, sehingga tidak perlu khawatir apabila harga emas kembali naik di kemudian hari. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Menariknya, Pegadaian tengah menghadirkan promo Cicil Emas dengan potongan harga hingga Rp150.000. Promo ini berlaku khusus untuk layanan Cicil Emas personal dengan pilihan denominasi mulai 1 gram hingga 5 gram dan tenor minimal 6 bulan. Program tersebut dapat diajukan di seluruh outlet Pegadaian di Indonesia dan berlaku hingga 30 September 2026. Jangan sampai melewatkan kesempatan mengunci harga emas saat ini. Semakin cepat memulai, semakin besar peluang untuk membangun portofolio investasi secara bertahap sesuai kemampuan finansial.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8579422/harga-emas-turun-bisa-jadi-momen-tepat-untuk-mulai-investasi, without altering the facts of the original article.

Ekonom Nilai B50 Dorong Hilirisasi Sawit ke Produk Turunan Lain: Sawit Indonesia Siap Menghadapi Persaingan Global dengan Produk Turunan

**Ekonom Nilai B50 Dorong Hilirisasi Sawit ke Produk Turunan Lain: Sawit Indonesia Siap Menghadapi Persaingan Global dengan Produk Turunan** **Pembuka** Ekonom Nilai B50 telah menjadi salah satu strategi pemerintah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditas sawit. Dengan meningkatkan nilai tambah, Indonesia siap menghadapi persaingan global dengan produk turunan yang lebih beragam. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global dan meningkatkan pendapatan masyarakat. **Momen Penentu di Menit Akhir** Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa implementasi biodiesel B50 memberikan manfaat ekonomi nyata bagi negara sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional. Dengan demikian, Indonesia dapat menghemat devisa negara sekitar Rp170 triliun sepanjang tahun 2026 dan menciptakan hingga 2,1 juta lapangan kerja baru bagi masyarakat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Biodiesel B50 adalah hasil dari transformasi industri sawit di Indonesia yang menandai era di mana kedaulatan energi nasional digerakkan langsung oleh komoditas domestik. 2. Dengan formula baru tersebut, setiap liter solar yang dikonsumsi masyarakat, setengah porsinya kini berasal dari hasil bumi yang ditanam dan diproduksi langsung oleh petani lokal Indonesia. 3. Keterlibatan penuh komoditas dalam negeri ini diyakini akan memperkuat fundamental ketahanan energi nasional dalam menghadapi gejolak pasar global. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Implementasi biodiesel B50 diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari komoditas sawit dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi salah satu negara yang kuat dan mandiri di bidang energi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Meskipun program biodiesel B50 telah memberikan manfaat ekonomi nyata bagi negara, masih ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Salah satu tantangan utama adalah meningkatkan produksi biodiesel B50 dan meningkatkan kualitas produk. Selain itu, pemerintah juga harus meningkatkan investasi dalam infrastruktur dan meningkatkan kemampuan SDM untuk meningkatkan efisiensi produksi. Dengan demikian, Indonesia dapat menghadapi persaingan global dengan produk turunan yang lebih beragam dan meningkatkan daya saing di pasar global. **Mengapa & Dampak** Mengapa biodiesel B50 penting bagi Indonesia? Biodiesel B50 penting karena dapat meningkatkan nilai tambah dari komoditas sawit dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dampak dari biodiesel B50 adalah meningkatkan nilai tambah dari komoditas sawit dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan meningkatkan pendapatan masyarakat. **Penutup** Dalam kesimpulan, biodiesel B50 adalah salah satu strategi pemerintah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditas sawit. Dengan meningkatkan nilai tambah, Indonesia siap menghadapi persaingan global dengan produk turunan yang lebih beragam. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5654699/ekonom-nilai-b50-dorong-hilirisasi-sawit-ke-produk-turunan-lain, without altering the facts of the original article.

Inflasi AS Melandai, Aset Kripto Siap Mengalami Momentum Positif

Momen Penentu di Menit Akhir

Ketika data inflasi AS diterbitkan, investor dan pelaku pasar mulai memperhatikan kemungkinan perubahan kebijakan moneter di masa depan. CEO Indodax, William Sutanto, menjelaskan bahwa data inflasi merupakan salah satu indikator ekonomi yang dapat mempengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter. “Hal ini dapat mempengaruhi berbagai kelas aset, termasuk aset kripto,” kata William dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu. Namun, pergerakan harga tetap dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga tidak dapat disimpulkan hanya dari satu indikator ekonomi.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

1. Data inflasi AS mencapai 3,5 persen secara tahunan pada Juni 2026 dari 4,2 persen pada Mei 2026. 2. Harga Bitcoin (BTC) bergerak ke area 64.600 dolar AS, sementara Ethereum (ETH) berada di sekitar level 1.900 dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (16/7). 3. Perhatian pasar terhadap Ethereum meningkat menjelang ETH Genesis Day yang diperingati setiap 30 Juli.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penurunan inflasi AS dapat mempengaruhi kebijakan moneter di masa depan dan berdampak pada berbagai kelas aset, termasuk aset kripto. Pergerakan harga aset kripto tetap dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat serta dinamika geopolitik yang masih berlangsung. “Hal ini berarti investor tetap perlu mengambil keputusan investasi secara bijak dan tidak hanya berlandaskan sentimen jangka pendek,” kata William. Perhatian pasar terhadap Ethereum meningkat menjelang ETH Genesis Day, yang diperingati setiap 30 Juli. Momentum ini menjadi pengingat atas perjalanan Ethereum sejak pertama kali diluncurkan pada 2015 serta perkembangan ekosistemnya hingga saat ini.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Penurunan inflasi AS dan pergerakan harga aset kripto memerlukan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika pasar keuangan global. Investor dan pelaku pasar harus memperhatikan kemungkinan perubahan kebijakan moneter di masa depan dan berdampak pada berbagai kelas aset. Dengan memahami konteks dan latar belakang kejadian ini, kita dapat memahami apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi di masa depan. Penutupan ini tidak hanya memberikan kesimpulan, tetapi juga memberikan arah ke depan untuk investor dan pelaku pasar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5654932/praktisi-sebut-inflasi-as-melandai-momentum-positif-bagi-aset-kripto, without altering the facts of the original article.

Harga cabai rawit Rp57.250/kg, telur ayam Rp20.550/kg: Kenaikan Terbesar di Sabtu pagi

**Harga Cabai Rawit Rp57.250/kg, Telur Ayam Rp20.550/kg: Kenaikan Terbesar di Sabtu Pagi** **Momen Penentu di Menit Akhir: Harga Pangan Melonjak** Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional melaporkan kenaikan harga komoditas pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional pada Sabtu pagi. Harga cabai rawit merah mencapai Rp57.250 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp20.550 per kg. Selain itu, bawang merah dijual dengan harga Rp43.800 per kg, bawang putih Rp43.750 per kg. Beras kualitas bawah I di harga Rp14.750 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.550 per kg. Lalu, beras kualitas medium I Rp16.350 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp16.150 per kg. Sementara itu, daging ayam ras segar Rp38.450 per kg, daging sapi kualitas I Rp150.600 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp141.550 per kg. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada Sabtu pagi, PIHPS mencatat harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.300 per kg, gula pasir lokal Rp19.100 per kg. Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp20.550 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp24.200 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.450 per liter. Harga cabai merah besar mencapai Rp47.450 per kg, cabai merah keriting Rp46.500 per kg, dan cabai rawit hijau Rp53.000 per kg. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kenaikan harga komoditas pangan ini dapat berdampak pada kenaikan harga makanan di tingkat konsumen. Hal ini dapat mempengaruhi pendapatan keluarga yang memiliki anggaran terbatas. Selain itu, kenaikan harga komoditas pangan juga dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam mengatur harga pangan. Oleh karena itu, perlu adanya langkah-langkah yang bijak untuk mengatasi kenaikan harga komoditas pangan ini. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pemerintah dan pihak terkait harus bekerja sama untuk mengatasi kenaikan harga komoditas pangan ini. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa harga makanan tetap terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, perlu adanya peningkatan produksi komoditas pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, kenaikan harga komoditas pangan dapat diatasi dan harga makanan tetap terjangkau bagi masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5654941/harga-cabai-rawit-rp57250-kg-telur-ayam-rp20550-kg-per-sabtu-pagi, without altering the facts of the original article.

Dolar Sempat Betah Rp18.000, Money Changer Sepi, Warga Tidak Perlu Panik

**Dolar Sempat Betah Rp18.000, Money Changer Sepi, Warga Tidak Perlu Panik** **Momen Penentu di Menit Akhir** Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus level Rp17.926 per dolar Amerika Serikat (AS) hari ini. Kenaikan nilai tukar dolar AS dan beberapa mata uang asing lainnya terhadap rupiah membuat aktivitas di beberapa money changer Jakarta tampak sepi. **APA YANG TERJADI** Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di beberapa money changer di Kwitang Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026), tampak sepi. Di VIP Money Changer, tampak ada beberapa pengunjung yang datang. Namun kondisinya tidak terlalu padat. Salah satu petugas VIP Money Changer yakni Surya mengungkapkan kondisinya saat ini sedang sepi, di mana saat ramai biasanya pengunjung bisa mencapai 200-an orang. Namun hingga siang hari ini, pengunjung belum ada yang mencapai 100-an orang. Selain VIP Money Changer, CNBC Indonesia juga mengunjungi money changer lainnya yakni Ayu Masagung. Kondisinya pun lebih sepi. Salah satu petugas keamanan di money changer Ayu Masagung mengungkapkan kondisinya makin sepi sejak libur sekolah berakhir. Tingginya kurs beberapa mata uang asing turut mempengaruhi jumlah pengunjung yang datang. “Mungkin karena dolar AS dan dolar Singapura yang lagi mahal, jadi makin sedikit yang mau nukar,” ujarnya. **MENGAPA & DAMPAK** Kurs beberapa mata uang asing meningkat seiring dengan kenaikan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah. Hal ini disebabkan oleh faktor ekonomi global dan politis yang mempengaruhi nilai tukar mata uang. Menurut data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) dalam 7 hari kerja terakhir, kurs rupiah memang di atas US$ 18.000/US$. Pada 8 Juli 2026 misalnya, berada di kisaran Rp 18.005/US$, dan sampai dengan 16 Juli 2026 masih di level Rp18.041/US$. Level tertinggi dalam bulan ini ialah di kisaran sebesar Rp18.131/US$. Nilai tukar rupiah yang makin tinggi membuat pengunjung money changer semakin sedikit. Hal ini juga mempengaruhi pendapatan money changer yang menghasilkan keuntungan dari perbedaan nilai tukar mata uang. Oleh karena itu, warga tidak perlu panik karena nilai tukar rupiah masih dalam kisaran yang stabil. **APA ARTINYA INI KE DEPAN?** Nilai tukar rupiah yang makin tinggi juga dapat mempengaruhi ekspor dan impor negara. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah untuk mengatur nilai tukar mata uang dan memastikan bahwa ekonomi negara tetap stabil. Selain itu, warga juga perlu waspada dan tidak terpengaruh oleh perubahan nilai tukar mata uang yang cepat. **JALAN PANJANG YANG MASIH HARUS DITEMPUH** Dalam jangka panjang, nilai tukar rupiah masih memainkan peran penting dalam ekonomi negara. Oleh karena itu, pemerintah dan bank sentral perlu terus mengawasi dan mengatur nilai tukar mata uang untuk memastikan bahwa ekonomi negara tetap stabil. Selain itu, warga juga perlu terus memantau perubahan nilai tukar mata uang dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menghadapi perubahan tersebut. Dengan demikian, warga tidak perlu panik karena nilai tukar rupiah masih dalam kisaran yang stabil. Namun, perlu diingat bahwa nilai tukar mata uang masih memainkan peran penting dalam ekonomi negara dan perlu diawasi dan diatur dengan baik untuk memastikan bahwa ekonomi negara tetap stabil.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260717152409-17-751669/efek-dolar-sempat-betah-rp18000-money-changer-sepi, without altering the facts of the original article.

IHSG Naik 1,1%, Emiten Bank Diserbu, Volume Pasar Melonjak

**IHSG Naik 1,1%, Emiten Bank Diserbu, Volume Pasar Melonjak** **Pembuka** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melesat kencang hari ini, Jumat (17/7/2026), dengan naik 67,32 poin atau 1,1% ke level 6.173,53. Pergerakan IHSG hari ini didorong oleh emiten bank jumbo. Pada hari ini, total nilai transaksi mencapai Rp 16,32 triliun, melibatkan 24,04 miliar saham dalam 1,99 juta kali transaksi. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada hari ini, IHSG ditutup naik 67,32 poin atau 1,1% ke level 6.173,53 dengan lebih banyak emiten yang berada di zona hijau. Tercatat ada 363 emiten naik, 274 turun, dan 328 tidak bergerak. Kapitalisasi pasar pun merangkak naik menjadi Rp 10.749 triliun. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. **Sektor Finansial Menjadi Penopang Utama IHSG**: Mengutip Refinitiv, sektor finansial menjadi penopang utama IHSG dengan kenaikan 3,2%. Hal ini seiring dengan Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI) menyumbang 54,7 poin terhadap penguatan IHSG hari ini. 2. **Volume Pasar Melonjak**: Pasar juga kembali ramai hari ini dengan saham perbankan menjadi perhatian utama investor. Total nilai transaksi mencapai Rp 16,32 triliun, melibatkan 24,04 miliar saham dalam 1,99 juta kali transaksi. 3. **Emiten Bank Diserbu**: Saah perbankan menjadi perhatian utama investor hari ini. Emiten bank seperti Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI) menyumbang penguatan IHSG hari ini. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Analisis Panin Sekuritas Elandry Pratama mengatakan penguatan saham-saham perbankan belakangan ini didorong oleh kombinasi beberapa faktor. Menurutnya, sektor perbankan sedang mengalami technical rebound setelah sebelumnya mendapat tekanan cukup signifikan sehingga investor mulai kembali melakukan akumulasi, terutama pada saham bank besar yang memiliki fundamental dan likuiditas tinggi. Sementara itu, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai penguatan saham perbankan juga dipengaruhi respons positif investor terhadap pernyataan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti dalam CNBC Indonesia Investment Forum 2026. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Meski demikian, investor tetap perlu mencermati faktor eksternal seperti arah suku bunga global, pergerakan rupiah, dan keberlanjutan capital flow asing untuk melihat apakah penguatan sektor perbankan dapat berlanjut. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi investor untuk kembali masuk ke saham-saham big caps perbankan dan memperbaiki sentimen pasar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260717161237-17-751706/ihsg-naik-11-volume-pasar-naik-dan-emiten-bank-diserbu, without altering the facts of the original article.

BI: Likuiditas Perbankan Masih Longgar, Ini Bukti yang Menyokong Klaim

**BI: Likuiditas Perbankan Masih Longgar, Ini Bukti yang Menyokong Klaim** **Pembuka** Bank Indonesia (BI) memastikan bahwa likuiditas perbankan tetap terjaga untuk mendukung target intermediasi. Hal ini terlihat dari penurunan suku bunga antar bank (INDONIA) yang mencapai 6,17% pada 16 Juli 2026, setelah sempat mencapai 6,62% pada 18 Juni 2026. **Momen Penentu di Menit Akhir** Menurut Kepala Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso, penurunan INDONIA mencerminkan berkurangnya tekanan permintaan likuiditas di pasar uang antarbank. “Kondisi tersebut mengindikasikan likuiditas pasar uang yang tetap memadai,” ujar Denny dalam pernyataan resmi, Jumat (17/7/2026). **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Berikut adalah tiga fakta yang mencerminkan likuiditas perbankan yang tetap terjaga: 1. Ekspansi likuiditas BI melalui operasi moneter tercatat sebesar Rp837,11 triliun pada 16 Juli 2026. 2. Strategi ekspansi likuiditas BI juga mendukung pertumbuhan uang primer (M0) yang terjaga double digit, yaitu 12,8% (yoy) pada akhir Juni 2026. 3. BI terus melakukan komunikasi intensif dengan perbankan agar hambatan distribusi likuiditas antar bank dapat teratasi dengan risiko yang terkelola dengan baik. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dengan likuiditas perbankan yang tetap terjaga, BI memastikan bahwa kebutuhan pendanaan jangka pendek dapat dipenuhi dengan biaya yang lebih rendah. Hal ini juga mendukung proses pembentukan suku bunga secara efisien dan memperkuat efektivitas kebijakan moneter. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam rangka memastikan bahwa likuiditas perbankan tetap terjaga, BI terus melakukan surveilans dan pengawasan yang kuat dalam penegakan ketentuan dan memastikan perilaku pasar selalu dalam koridor yang wajar. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memonitor dan memastikan kecukupan likuiditas untuk mendukung efektivitas transmisi kebijakan moneter dalam memperkuat stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, likuiditas perbankan tetap menjadi prioritas utama BI dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260717170545-17-751732/bi-klaim-likuiditas-perbankan-masih-longgar-beri-bukti-ini, without altering the facts of the original article.

Dolar US$10.000, Batasan BI Bikin Money Changer Sepi, Warga Harus Tunggu Lagi

**Dolar US$10.000, Batasan BI Bikin Money Changer Sepi, Warga Harus Tunggu Lagi** **Momen Penentu di Menit Akhir** Bank Indonesia (BI) sejak 1 Juli 2026 telah membatasi pembelian dolar secara tunai tanpa agunan atau underlying sebesar US$10.000 per orang atau per pelaku tiap bulannya. Kebijakan ini telah berdampak pada aktivitas di pusat penukaran uang alias money changer. Banyak pengunjung yang tidak bisa menukar uang karena aturan tersebut. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pembatasan pembelian dolar AS di money changer membuat pengunjung berkurang. Surya, petugas umum di VIP Money Changer, mengatakan bahwa kebijakan ini membuat banyak penukar harus sesuai dengan prosedur dari Bank Indonesia. “Sejak ada pembatasan pembelian dolar AS maksimal US$10.000, itu ngaruh sih, karena kan kita harus sesuai prosedur dari Bank Indonesia (BI),” kata Surya. Selain itu, ada juga pengunjung yang sengaja menyiasati dengan menggunakan 2 KTP dan juga 2 orang berbeda. “Ada juga yang siasati, jadi ada 2 orang yang melakukan penukaran, untuk menyiasati aturan itu, kecuali yang sudah punya dokumen underlying ya,” terang Surya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Penyebab utama sepinya penukar menurut petugas money changer itu tentu tak terlepas dari nilai tukar yang juga sudah meninggi beberapa hari terakhir, terutama dolar AS dan dolar Singapura. “Tapi memang sepinya ya karena kursnya sudah ketinggian, kemahalan lah, mungkin orang-orang jadi mikir,” ucap Surya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, beberapa hari terakhir memang tengah tinggi hingga betah di kisaran atas Rp 18.000/US$ dalam beberapa hari. Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) dalam 7 hari kerja terakhir, kurs rupiah memang di atas US$ 18.000/US$. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Bank Indonesia menerangkan bahwa kebijakan pembatasan pembelian dolar AS ini merupakan salah satu upaya memperkuat kebijakan pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valas (PUVA) agar semakin maju, efisien, dan pruden untuk daya tarik investasi asing dan efektivitas kebijakan moneter, termasuk stabilisasi nilai tukar Rupiah. Namun, pihak money changer masih harus menunggu waktu untuk bisa kembali normal. Meski begitu, pihak money changer harus tetap beradaptasi dengan kebijakan baru dari Bank Indonesia. “Saya harap pihak Bank Indonesia dapat berkomunikasi lebih baik dengan pihak money changer, agar kita dapat lebih mudah dalam menghadapi kebijakan baru ini,” kata Surya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260717160954-17-751705/usai-bi-batasi-beli-dolar-us-10000-begini-kondisi-di-money-changer, without altering the facts of the original article.