BI Ingatkan Indonesia Jangan Hanya Jadi Pasar Konsumen Halal tapi Juga Produsen Utama

BI Ingatkan Indonesia Jangan Hanya Jadi Pasar Konsumen Halal tapi Juga Produsen Utama

Indonesia memiliki potensi sektor halal yang sangat besar, namun masih belum maksimal. Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Dadang Muljawan, mengungkapkan bahwa potensi pangsa halal Indonesia di global masih sangat menjanjikan.

Pada kuartal pertama 2026, rantai nilai sektor halal unggulan Indonesia atau yang disebut Halal Value Chain (HVC) tumbuh 6,8%. Ini merupakan peningkatan dari sebelumnya yang tumbuh 6,21% pada kuartal IV-2025. “Pangsa sektor unggulan HVC terhadap perekonomian mencapai sekitar 26,07% di triwulan pertama 2026, menunjukkan bahwa sektor ini memiliki kontribusi yang signifikan terhadap aktivitas ekonomi nasional,” kata Dadang.

Pada seminar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Dadang menuturkan bahwa potensi sektor halal Indonesia masih belum dimanfaatkan secara optimal.

Sektor halal yang unggulan di Indonesia memiliki kontribusi signifikan terhadap aktivitas ekonomi nasional. Namun, jika potensi ini dimanfaatkan secara optimal, maka Indonesia dapat menjadi produsen utama sektor halal global. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Pada kuartal pertama 2026, sektor halal unggulan di Indonesia mencapai kontribusi sekitar 26,07% terhadap perekonomian nasional. Ini menunjukkan bahwa sektor ini memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Dadang menjelaskan bahwa potensi sektor halal Indonesia masih belum dimanfaatkan secara optimal karena masih banyak tantangan yang dihadapi. “Tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya infrastruktur yang memadai untuk mendukung industri halal,” kata Dadang.

Meskipun demikian, Dadang masih optimis bahwa potensi sektor halal Indonesia akan terus meningkat. “Kami berharap bahwa potensi sektor halal Indonesia akan terus meningkat dan menjadi salah satu sektor yang paling berkontribusi pada perekonomian nasional,” kata Dadang.

Dengan potensi sektor halal yang sangat besar, Indonesia harus berusaha untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk halal. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Demikian informasi mengenai potensi sektor halal Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260803133514-29-756076/bi-ri-jangan-cuma-jadi-pasar-harus-jadi-produsen-halal-dunia, without altering the facts of the original article.

Bank Indonesia Siapkan Tiga Strategi Besar untuk Membuat Indonesia Pemimpin Industri Halal Dunia

Bank Indonesia Siapkan Tiga Strategi Besar untuk Membuat Indonesia Pemimpin Industri Halal Dunia

Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan tiga strategi besar untuk memajukan industri halal di Indonesia dan menjadi pemimpin di dunia. Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI, Dadang Muljawan, mengatakan bahwa tiga strategi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi Indonesia dan menjadi salah satu negara dengan industri halal yang paling maju di dunia.

Kronologi Fakta

Berdasarkan informasi terbaru, BI telah mengidentifikasi tiga strategi utama untuk mencapai tujuan ini. Strategi pertama adalah mengubah pola ekonomi nasional dari konsumsi menjadi produksi. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan produksi dan menjadi lebih kompetitif di pasar global.

Strategi kedua adalah transformasi sektor terfragmantasi menjadi terintegrasi. Tujuan dari strategi ini adalah untuk meningkatkan kemampuan integrasi pasar uang dengan pasar barang dan jasa, sehingga dana yang dihimpun oleh lembaga keuangan syariah dapat lebih banyak mengalir ke kegiatan produktif.

Strategi ketiga adalah memperkuat sinergi antar pihak, yaitu regulator, pelaku usaha, dan akademi keuangan syariah. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan industri halal dan menjadi lebih kompetitif di pasar global.

Kenapa dan Dampak

Menurut Dadang Muljawan, Strategi pertama sangat penting untuk meningkatkan kemampuan ekonomi Indonesia. Dengan mengubah pola ekonomi nasional dari konsumsi menjadi produksi, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan produksi dan menjadi lebih kompetitif di pasar global.

Strategi kedua juga sangat penting untuk meningkatkan kemampuan integrasi pasar uang dengan pasar barang dan jasa. Dengan demikian, dana yang dihimpun oleh lembaga keuangan syariah dapat lebih banyak mengalir ke kegiatan produktif.

Strategi ketiga juga sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan industri halal. Dengan memperkuat sinergi antar pihak, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan industri halal dan menjadi lebih kompetitif di pasar global.

Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin industri halal di dunia. Dengan demikian, implementasi strategi yang tepat dapat membantu Indonesia mencapai tujuan ini.

Penutup

Demikian informasi tentang tiga strategi besar yang disiapkan oleh Bank Indonesia untuk memajukan industri halal di Indonesia dan menjadi pemimpin di dunia. Dengan implementasi strategi yang tepat, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan ekonomi dan menjadi salah satu negara dengan industri halal yang paling maju di dunia. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260804083542-29-756280/bi-ungkap-3-strategi-besar-bikin-ri-jadi-pemimpin-industri-halal-dunia, without altering the facts of the original article.

Harga Cabai Rawit dan Telur Ayam Melonjak, PIHPS Catat Rp61.350/kg dan Rp29.450/kg

Peliputan Harga Pangan: Harga Cabai Rawit dan Telur Ayam Melonjak

Harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional terus melihat peningkatan. Salah satu contoh adalah harga cabai rawit merah yang mencapai Rp61.350 per kilogram (kg). Selain itu, harga telur ayam ras juga melonjak menjadi Rp29.450 per kg.

Menurut data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah adalah salah satu komoditas pangan yang paling mahal di pasar. Harga ini bahkan lebih mahal daripada harga beras kualitas super I yang hanya Rp17.250 per kg. Sementara itu, harga telur ayam ras juga meningkat menjadi Rp29.450 per kg, sehingga menjadi salah satu komoditas pangan yang paling mahal di pasar.

Selain cabai rawit merah dan telur ayam ras, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya juga meningkat. Bawang merah dijual dengan harga Rp39.400 per kg, sedangkan bawang putih dijual dengan harga Rp40.650 per kg. Harga beras kualitas bawah I juga meningkat menjadi Rp14.850 per kg, sementara beras kualitas bawah II dijual dengan harga Rp14.650 per kg.

Beras kualitas medium I dijual dengan harga Rp16.450 per kg, sementara beras kualitas medium II dijual dengan harga Rp16.250 per kg. Sementara itu, beras kualitas super I dijual dengan harga Rp17.250 per kg. Harga-harga ini menunjukkan bahwa harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional terus meningkat.

Mengapa harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional meningkat? Salah satu penyebabnya adalah karena gangguan pasokan pangan akibat cuaca buruk. Cuaca buruk dapat menyebabkan kesulitan dalam menangani panen, sehingga mempengaruhi ketersediaan pangan di pasar. Selain itu, harga pangan juga dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran di pasar.

Dampak dari harga pangan yang meningkat adalah bahwa masyarakat diharapkan dapat mengadopsi pola hidup yang lebih hemat. Masyarakat dapat memilih untuk membeli produk pangan yang lebih murah, seperti beras kualitas bawah I, dan mengurangi konsumsi produk pangan yang lebih mahal, seperti cabai rawit merah dan telur ayam ras.

Demikian informasi tentang harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional. Semoga informasi ini dapat membantu masyarakat dalam menghadapi perubahan harga pangan di pasar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5690229/pihps-harga-cabai-rawit-rp61350-kg-telur-ayam-rp29450-kg, without altering the facts of the original article.

Airlangga Pastikan Pertalite dan Biodiesel RI Aman, Meski Gejolak Global Melanda

Airlangga Pastikan Pertalite dan Biodiesel RI Aman

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia tetap aman hingga akhir tahun meski konflik global masih berlangsung dan mempengaruhi dinamika harga energi di dunia.

Kronologi Fakta

Airlangga mengatakan bahwa Indonesia sekarang pembelian minyaknya masih rata-rata di angka 91 dolar Amerika Serikat per barel, yang relatif stabil hingga akhir tahun. Ini berarti bahwa pasokan Pertalite dan biodiesel di Indonesia akan tetap aman.

Pertumbuhan ekonomi global pada semester kedua masih menghadapi tantangan karena perang di Ukraina dan Timur Tengah belum berakhir. Namun, Airlangga yakin bahwa Indonesia dapat mengatasi tantangan ini dengan stabil.

Mengapa dan Dampak

Airlangga mengatakan bahwa keamanan pasokan Pertalite dan biodiesel di Indonesia sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan energi di negara ini. Jika pasokan tersebut tidak aman, maka akan mempengaruhi harga energi di Indonesia dan dapat menyebabkan ketergantungan pada impor.

Lebih lanjut, Airlangga juga mengatakan bahwa keamanan pasokan Pertalite dan biodiesel di Indonesia juga sangat penting untuk menjaga keseimbangan energi di negara ini. Jika pasokan tersebut tidak aman, maka akan mempengaruhi keseimbangan energi di Indonesia dan dapat menyebabkan gangguan pada sistem energi.

Penutup

Dengan demikian, Airlangga pastikan bahwa pasokan Pertalite dan biodiesel di Indonesia tetap aman hingga akhir tahun. Ini berarti bahwa Indonesia dapat menjaga stabilitas ekonomi dan energi di negara ini.

Airlangga juga mengatakan bahwa Indonesia akan terus berusaha untuk meningkatkan keamanan pasokan Pertalite dan biodiesel di Indonesia. Ini berarti bahwa Indonesia akan terus berusaha untuk menjaga stabilitas ekonomi dan energi di negara ini.

Demikian informasi tentang Airlangga pastikan pasokan Pertalite dan biodiesel RI aman. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5689663/airlangga-pertalite-dan-biodiesel-ri-masih-aman-meski-gejolak-global, without altering the facts of the original article.

OJK Luncurkan Strategi Baru, Pengembangan UMKM dengan Pendekatan Sistemik

OJK Luncurkan Strategi Baru, Pengembangan UMKM dengan Pendekatan Sistemik

Pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) telah menjadi prioritas penting bagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam upaya meningkatkan kinerja UMKM, OJK telah mengembangkan strategi baru yang lebih sistemik dan sistematik. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan bahwa pengembangan UMKM kini dilakukan dengan pendekatan yang lebih sistemik.

“Pengembangan UMKM kini dilakukan dengan pendekatan yang lebih sistematik, lebih sistemik,” kata Dian Ediana Rae dalam doorstop pasca-agenda UMKM Finance Summit 2026, di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Kronologi Strategi Baru OJK

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan OJK adalah melalui UMKM Finance Summit 2026. Acara ini berlangsung di Jakarta dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan UMKM, termasuk bank, lembaga keuangan, dan pemerintah. Dalam acara tersebut, Dian Ediana Rae menyampaikan strategi baru OJK untuk mengembangkan UMKM.

Strategi baru ini meliputi beberapa aspek, yaitu:

* Meningkatkan akses keuangan bagi UMKM melalui perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

* Meningkatkan kemampuan manajemen keuangan bagi UMKM melalui pelatihan dan pendidikan.

* Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan UMKM tentang digitalisasi ekonomi dan teknologi informasi.

Mengapa Strategi Baru Dibutuhkan

Strategi baru OJK dibutuhkan karena UMKM memiliki potensi besar dalam meningkatkan ekonomi nasional. Namun, UMKM juga memiliki beberapa kendala, seperti akses keuangan yang terbatas dan kemampuan manajemen keuangan yang lemah.

Dengan strategi baru, OJK berharap dapat meningkatkan kinerja UMKM dan mengembangkan potensi mereka. Dengan demikian, ekonomi nasional dapat meningkat dan masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Dampak Strategi Baru

Strategi baru OJK diharapkan dapat memiliki dampak positif pada UMKM dan ekonomi nasional. Beberapa dampak yang diharapkan adalah:

* Meningkatnya akses keuangan bagi UMKM.

* Meningkatnya kemampuan manajemen keuangan bagi UMKM.

* Meningkatnya kesadaran dan pengetahuan UMKM tentang digitalisasi ekonomi dan teknologi informasi.

* Meningkatnya kinerja UMKM.

* Meningkatnya ekonomi nasional.

Demikian informasi tentang strategi baru OJK untuk mengembangkan UMKM dengan pendekatan sistemik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5689908/ojk-sebut-pengembangan-umkm-dilakukan-dengan-pendekatan-lebih-sistemik, without altering the facts of the original article.

IHSG Merosot 1% dalam Sehari Terakhir, Saham Ini Terus Menderita

Pembuka

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam dalam perdagangan Senin (10/8/2026), mencapai level 6.292,28 pada pukul 09.14 WIB. Hal ini menyebabkan IHSG melemah 1,15% dari penutupan sebelumnya. Nilai transaksi mencapai Rp 3,85 triliun dengan volume perdagangan 9,94 miliar saham dalam 502.209 juta kali transaksi.

APA YANG TERJADI

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 09.14 WIB IHSG tiba-tiba anjlok ke level 6.292,28. Sebanyak 133 saham menguat, 451 saham melemah, dan 139 saham masih belum bergerak. Pelemahan IHSG hari ini dipicu oleh merosotnya harga saham-saham konglo, dipimpin oleh pelemahan cukup dalam yang dicatatkan BBCA dan DSSA. Mengutip data Refinitiv, seluruh sektor perdagangan melemah hari ini. Secara spesifik saham BBCA tercatat menjadi pemberat utama kinerja IHSG hari ini, diikuti oleh DSSA, VKTR, BREN, IMPC dan BRPT.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

* IHSG merosot 1,15% dari penutupan sebelumnya, mencapai level 6.292,28 pada pukul 09.14 WIB. * Nilai transaksi mencapai Rp 3,85 triliun dengan volume perdagangan 9,94 miliar saham dalam 502.209 juta kali transaksi. * Pelemahan IHSG hari ini dipicu oleh merosotnya harga saham-saham konglo, dipimpin oleh pelemahan cukup dalam yang dicatatkan BBCA dan DSSA.

Mengapa & Dampak

Pelemahan IHSG hari ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk kinerja saham-saham konglo yang melemah. Namun, yang paling signifikan adalah pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang tuntutan Iran untuk kesepakatan damai dengan tuntutan baru agar Teheran membayar kompensasi atas korban tewas akibat perang, serangan, dan aksi demonstrasi. Pernyataan ini berpotensi semakin mempersulit upaya membuka kembali Selat Hormuz, sehingga harga minyak melonjak sekitar 5% pada Senin (10/8/2026). Dampaknya, IHSG merosot tajam, dan investor asing mulai masuk ke bursa saham Indonesia meskipun terbatas.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dampak pelemahan IHSG hari ini masih belum jelas. Namun, yang jelas adalah bahwa investor asing masih mencatat net sell dalam 93 hari dan net buy dalam 48 hari. Jadi, satu sesi pembelian besar belum menghapus tren distribusi sepanjang tahun. Apabila data ditarik secara year-to-date, bursa saham mengalami net foreign outflow sebesar Rp 70,46 triliun di all market dan Rp 95,37 triliun di reguler market. Pasar saham Indonesia masih harus berhadapan dengan sentimen yang datang dari domestik maupun global.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pasar saham Indonesia masih harus berhadapan dengan sentimen yang datang dari domestik maupun global. Investor asing masih mencatat net sell dalam 93 hari dan net buy dalam 48 hari. Jadi, satu sesi pembelian besar belum menghapus tren distribusi sepanjang tahun. Apabila data ditarik secara year-to-date, bursa saham mengalami net foreign outflow sebesar Rp 70,46 triliun di all market dan Rp 95,37 triliun di reguler market. Oleh karena itu, jalan panjang masih harus ditempuh untuk mengembalikan kinerja IHSG ke level yang lebih stabil.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260811092043-17-758158/breaking-ihsg-merosot-1-lebih-terseret-kinerja-saham-ini, without altering the facts of the original article.

IHSG Terus Menderita, Rupiah Melemah ke Rp 17.780 per USD, Ekonomi Indonesia Masih Lesu

**IHSG Terus Menderita, Rupiah Melemah ke Rp 17.780 per USD, Ekonomi Indonesia Masih Lesu** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir, dengan penutupan perdagangan awal pekan di zona merah. Namun, pada pembukaan pasar Selasa (11/08), IHSG berhasil melaju ke zona hijau dan menguat 0,34% ke level 6.386. Sementara itu, Rupiah kembali melemah 0,17% ke posisi Rp 17.780 per Dolar AS. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada hari Senin (10/08), IHSG menutup perdagangan di zona merah, setelah mengalami penurunan 0,42% ke level 6.344. Hal ini disebabkan oleh penurunan nilai tukar Rupiah, yang melemah 0,24% ke posisi Rp 17.720 per Dolar AS. Namun, pada hari Selasa (11/08), IHSG berhasil melaju ke zona hijau dan menguat 0,34% ke level 6.386. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Berikut adalah tiga fakta yang membuat kejadian ini berbeda dari yang telah kita ketahui sebelumnya: 1. IHSG berhasil melaju ke zona hijau dan menguat 0,34% ke level 6.386, setelah menutup perdagangan awal pekan di zona merah. 2. Rupiah kembali melemah 0,17% ke posisi Rp 17.780 per Dolar AS, setelah melemah 0,24% ke posisi Rp 17.720 per Dolar AS pada hari Senin (10/08). 3. Ekonomi Indonesia masih lesu, dengan IHSG terus mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kejadian ini memiliki dampak signifikan bagi ekonomi Indonesia ke depan. Rupiah yang melemah dapat memicu peningkatan harga barang impor, sehingga dapat memperburuk kondisi inflasi. Selain itu, IHSG yang terus mengalami penurunan dapat mempengaruhi kepercayaan investor, sehingga dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Untuk mengatasi kondisi ekonomi yang lesu, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat nilai tukar Rupiah. Dalam jangka panjang, pemerintah perlu meningkatkan investasi dalam infrastruktur dan meningkatkan kemampuan daya saing ekonomi Indonesia. Dengan demikian, ekonomi Indonesia dapat meningkatkan pertumbuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260811092012-19-758156/video-rupiah-kembali-melemah-ke-rp-17780-per-usd–ihsg-masih-lesu, without altering the facts of the original article.

TRUK Terjebak Dalam Kondisi Pasar Saham yang Sulit, Harga Naik 10% dalam Sepekan Terakhir

**TRUK Terjebak Dalam Kondisi Pasar Saham yang Sulit, Harga Naik 10% dalam Sepekan Terakhir** Harga saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) melambung tinggi dalam beberapa hari terakhir, membuat perusahaan harus menghentikan sementara perdagangan sahamnya. Menurut keterbukaan informasi, peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada perdagangan hari ini, 11 Agustus 2026, membuat BEI memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham TRUK. **Momen Penentu di Menit Akhir** Penghentian sementara perdagangan saham TRUK dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang dalam setiap pengambilan keputusan investasinya. Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Saham TRUK naik 20,15% selama 5 hari terakhir dan 88% selama sebulan terakhir ke posisi Rp 805 per saham. Hal ini membuat kapitalisasi pasar TRUK mencapai Rp 350,18 miliar. Dengan demikian, TRUK menjadi salah satu perusahaan yang paling banyak diinvestasikan dalam beberapa bulan terakhir. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Penghentian sementara perdagangan saham TRUK dapat menimbulkan dampak yang signifikan bagi investor dan pelaku pasar. Mereka harus berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi, karena harga saham TRUK dapat berubah-ubah dengan cepat. Selain itu, penghentian sementara perdagangan saham TRUK juga dapat menimbulkan kekhawatiran bagi investor yang telah menginvestasikan uang mereka pada perusahaan ini. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam beberapa bulan terakhir, harga saham TRUK telah meningkat secara signifikan. Namun, ini tidak berarti bahwa perusahaan ini telah mencapai puncak keberhasilan. TRUK masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Oleh karena itu, investor harus berhati-hati dan melakukan analisis yang teliti sebelum menginvestasikan uang mereka pada perusahaan ini. Dengan demikian, penghentian sementara perdagangan saham TRUK dapat menjadi kesempatan bagi investor untuk mempertimbangkan kembali portofolio investasi mereka dan melakukan analisis yang teliti sebelum menginvestasikan uang mereka pada perusahaan ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260811093725-17-758165/harga-naik-ugal-ugalan-bei-gembok-perdagangan-saham-truk, without altering the facts of the original article.

Multifinance Menghadapi Krisis Debitur, NPF Sudah 3% dan Terus Meningkat

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berdasarkan data OJK per Juni 2026, piutang pembiayaan perusahaan multifinance tercatat Rp511,26 triliun, tumbuh 1,88% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan Desember 2024 yang mencapai 6,92%, serta masih tipis dibandingkan pertumbuhan 1,96% pada Juni 2025. NPF net tercatat 0,81% pada Juni 2026, turun dari 0,85% pada Mei 2026 dan 0,88% pada Juni 2025.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri multifinance perlu menjaga kualitas pembiayaan di tengah kemampuan membayar debitur yang mulai menantang. “Berbagai macam tantangan yang dihadapi adalah NPF yang mestinya terjaga dengan tetap baik,” kata Deputi Komisioner Pengawas Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK Jasmi. Selain kemampuan membayar debitur, Jasmi menyoroti pengelolaan penagihan yang perlu dilakukan dengan baik. “Berbagai macam penagihan dan lain-lain, dampak dan seterusnya. Itu yang kalau tidak dilakukan pengelolaan dengan baik bisa jadi juga berpotensi semakin tingginya tantangan untuk melakukan pembiayaan di multifinance baik yang baru maupun untuk yang sedang terjadi,” jelasnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Di sisi lain, industri multifinance juga menghadapi tantangan dari perubahan suku bunga, kebutuhan melakukan inovasi, serta penyesuaian model bisnis. Kondisi tersebut semakin menuntut perusahaan pembiayaan untuk menjaga kualitas portofolio pembiayaannya. Jasmi mengatakan OJK terus melakukan penguatan terhadap industri multifinance, termasuk dari sisi tata kelola dan manajemen risiko. “Kita sedang terus melakukan serangkaian kebijakan terkait dengan penguatan baik dari sisi tata kelola, manajemen risiko,” kata Jasmi. Dalam beberapa tahun terakhir, industri multifinance telah menghadapi beberapa tantangan, seperti penurunan pertumbuhan piutang pembiayaan dan meningkatnya rasio NPF gross. Oleh karena itu, perusahaan multifinance harus meningkatkan kualitas pembiayaan dan pengelolaan penagihan untuk menghadapi tantangan tersebut. Dengan demikian, industri multifinance dapat meningkatkan kemampuan membayar debitur dan mempertahankan kualitas portofolio pembiayaannya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260811101048-17-758174/debitur-sulit-bayar-npf-multifinance-sudah-3, without altering the facts of the original article.

Penjualan Eceran di Indonesia Tumbuh 0,7% di Juni 2026, BI Beri Tanda Positif

**Penjualan Eceran di Indonesia Tumbuh 0,7% di Juni 2026, BI Beri Tanda Positif** **Pertumbuhan Penjualan Eceran di Juni 2026** Pertumbuhan penjualan eceran di Indonesia mencapai 0,7% di bulan Juni 2026, menurut survei Bank Indonesia (BI). Kenaikan ini merupakan perbaikan dari kontraksi sebesar 1,5% di bulan Mei 2026. **Mengapa & Dampak** Pertumbuhan penjualan eceran di Juni 2026 dipicu oleh peningkatan kinerja pada Kelompok Barang Lainnya, Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, serta Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya. Tiga kelompok tersebut tumbuh masing-masing sebesar 6,9%, 3,7%, dan 2,8% dibandingkan dengan kontraksi sebesar 9,2%, 4,7%, dan 0,7% di bulan Mei 2026. Kenaikan penjualan eceran di Juni 2026 juga dipengaruhi oleh terjaganya permintaan masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah. Namun, penjualan eceran pada bulan Juli 2026 diprakirakan menurun sebesar -0,3% dibandingkan dengan Juni 2026, namun lebih baik dibandingkan Juli 2025 yang turun -4,1%. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kenaikan penjualan eceran di Juni 2026 menandakan bahwa ekonomi Indonesia masih memiliki momentum positif. Namun, perlu diingat bahwa penjualan eceran pada bulan Juli 2026 diprakirakan menurun, sehingga perlu dipantau dengan teliti. Selain itu, tekanan inflasi pada September 2026 diprakirakan menurun, namun pada Desember 2026 diprakirakan meningkat, sehingga perlu diantisipasi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam kesimpulan, kenaikan penjualan eceran di Juni 2026 menandakan bahwa ekonomi Indonesia masih memiliki kemampuan untuk menumbuhkan pertumbuhan. Namun, perlu diingat bahwa perlu adanya ketelitian dalam memantau perkembangan ekonomi di masa depan, terutama dalam menghadapi tekanan inflasi dan perubahan permintaan masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260811105950-17-758188/bi-penjualan-eceran-balik-positif-tumbuh-07-di-juni-2026, without altering the facts of the original article.