Zhouzhuang China: Wisata Ramah Muslim yang Menjadi Pilihan Utama Turis Indonesia

**Zhouzhuang China: Wisata Ramah Muslim yang Menjadi Pilihan Utama Turis Indonesia** **Pembuka** Zhouzhuang, kota air kuno di Provinsi Jiangsu, China, menawarkan jeda yang terasa berbeda dari riuh kota-kota modern. Destinasi ini mengajak pelancong memperlambat langkah, menyusuri kanal-kanal yang membelah permukiman berusia ratusan tahun, dan menikmati kehidupan yang masih berjalan berdampingan dengan jejak sejarah. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada acara Discover Zhouzhuang: Jakarta Travel Trade Event 2026, pihak Zhouzhuang memperkenalkan berbagai keunggulan yang dinilai dekat dengan kebutuhan wisatawan Indonesia, mulai dari kemudahan akses hingga perhatian terhadap kenyamanan beribadah. “Kami sudah cukup terbiasa menerima wisatawan Muslim, terutama dari Malaysia. Karena itu, kami memahami kebutuhan dasar mereka selama berada di Zhouzhuang,” ujar Wakil Direktur Utama Century Holiday Travel Group, Kin Qin. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Wisatawan Muslim tetap dapat menjalankan ibadah selama berada di kawasan tersebut. Zhouzhuang juga menghadirkan pilihan perjalanan yang tidak hanya menawarkan panorama indah, tapi juga rasa tenang selama berlibur. Kenyamanan sering kali menjadi pertimbangan utama ketika wisatawan memilih destinasi luar negeri, terutama bagi keluarga yang ingin menikmati perjalanan tanpa banyak kendala. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Indonesia menjadi salah satu pasar wisata yang terus tumbuh bagi berbagai destinasi internasional. Zhouzhuang melihat peluang tersebut dengan menghadirkan pilihan perjalanan yang tidak hanya menawarkan panorama indah, tapi juga rasa tenang selama berlibur. Harapan Zhouzhuang untuk meningkatkan jumlah kunjungan dari Indonesia bisa mencapai dua kali lipat menunjukkan kesadaran akan pentingnya memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Zhouzhuang menawarkan keunggulan lokasi yang strategis karena berada di antara Shanghai, Suzhou, dan Hangzhou, tiga destinasi favorit wisatawan Indonesia di China. Dari Shanghai, kota air kuno ini hanya berjarak sekitar 24 menit dengan kereta cepat atau satu jam melalui jalur darat. Letak tersebut membuat Zhouzhuang mudah dipadukan dalam satu rangkaian perjalanan, sehingga wisatawan dapat menikmati suasana kota metropolitan, taman klasik, hingga kawasan bersejarah dalam sekali liburan. **Pengalaman yang Unik di Zhouzhuang** Nuansa damai langsung terasa begitu perahu kayu bergerak perlahan di atas kanal-kanal sempit yang menjadi urat nadi kota. Air memantulkan bayangan rumah-rumah tradisional berdinding putih dengan atap hitam khas Jiangnan. Jembatan-jembatan batu melengkung menghubungkan setiap sudut kota, sementara deretan toko kecil menghadirkan suasana yang mengingatkan bahwa kehidupan di Zhouzhuang tetap berlangsung seperti berabad-abad lalu. **Mengenal Budaya Jiangnan** Zhouzhuang juga mengajak wisatawan mengenal budaya Jiangnan melalui kuliner khas berbahan herbal. Sup herbal, olahan ayam, dan aneka kudapan tradisional menjadi bagian dari pengalaman yang melengkapi keindahan kanal dan bangunan bersejarah. Keindahan tersebut menjadi pengalaman yang sulit ditemukan di kota-kota metropolitan. Wisatawan tidak hanya datang untuk mengambil foto, tapi juga menikmati ritme kehidupan yang lebih lambat. **Penutup** Dengan demikian, Zhouzhuang menawarkan keunggulan sebagai destinasi wisata yang ramah Muslim dan menawarkan pengalaman unik yang sulit ditemukan di tempat lain. Dengan strategisnya lokasinya, Zhouzhuang menjadi pilihan utama bagi turis Indonesia yang ingin menikmati keindahan kota air kuno sambil menjalankan ibadah dengan nyaman.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8254198/wisata-ramah-muslim-jadi-andalan-zhouzhuang-china-menarik-turis-indonesia, without altering the facts of the original article.

Bangkok di Indonesia: 3 Tempat Makan Thailand yang Wajib Dikunjungi

**Bangkok di Indonesia: 3 Tempat Makan Thailand yang Wajib Dikunjungi** Kuliner Thailand telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Banyak restoran Thailand yang semakin mudah ditemui di berbagai kota besar di Indonesia. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kuliner Thailand telah menjadi bagian dari identitas kuliner Indonesia. **Momen Penentu di Menit Akhir: Thailand Week 2026 di Surabaya** Thailand Week 2026 diadakan di Grand Atrium Pakuwon Mall, Surabaya, pada tanggal 24-26 Juli 2026. Festival ini mengusung tema “Excellence Beyond Borders, United in Value” dan hadirkan 33 booth yang terdiri atas eksportir Thailand, importir Indonesia, hingga instansi pemerintah Thailand. Beragam produk makanan dan minuman, produk kesehatan, kecantikan, hingga lifestyle khas Thailand dapat dijumpai dalam satu tempat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Thailand Week 2026 membawa pengalaman menikmati cita rasa autentik Negeri Gajah Putih langsung di Surabaya. – Festival ini berlangsung pada 24-26 Juli 2026 di Grand Atrium Pakuwon Mall, Surabaya. – Thailand Week 2026 hadirkan demonstrasi memasak langsung dari restoran-restoran bersertifikat Thai SELECT, seperti Chao Phraya, Baan Ying Thai, dan Bangkok Crab. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kuliner Thailand telah menjadi bagian dari identitas kuliner Indonesia. Banyak restoran Thailand yang semakin mudah ditemui di berbagai kota besar di Indonesia. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kuliner Thailand telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap kuliner Thailand tidak lepas dari berkembangnya tren eksplorasi makanan internasional. Media sosial juga berperan besar dalam memperkenalkan berbagai hidangan khas Thailand kepada masyarakat yang lebih luas. Di sisi lain, layanan pesan antar makanan serta pemasaran digital membuat restoran Thailand semakin mudah menjangkau konsumen di berbagai daerah. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Direktur Thai Trade Center Jakarta, Hataichanok Sivara, mengatakan Thailand Week menjadi salah satu bentuk komitmen untuk mempererat hubungan perdagangan sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan Thailand kepada masyarakat Indonesia. “Kami sangat senang dapat kembali menyelenggarakan Thailand Week di Indonesia. Acara ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan antara Thailand dan Indonesia, sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi bagi pelaku usaha dari kedua negara,” ujarnya. Melalui penyelenggaraan Thailand Week 2026, pihaknya menargetkan nilai negosiasi perdagangan mencapai 30 juta baht Thailand dalam satu tahun ke depan melalui kegiatan business matching yang berlangsung selama festival.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8254201/lebih-dekat-dengan-kuliner-thailand-tanpa-harus-terbang-ke-bangkok, without altering the facts of the original article.

INNSiDE by Melia Yogyakarta Hadirkan Pengalaman Bleisure Terbaik untuk Para Wisatawan

Perjalanan Bleisure Meningkat, INNSiDE by Melia Yogyakarta Hadirkan Pengalaman Terbaik

Seiring meningkatnya tren perjalanan bleisure yang memadukan urusan bisnis dan liburan, INNSiDE by Melia Yogyakarta hadir sebagai pilihan akomodasi lifestyle modern yang menawarkan kenyamanan, akses strategis, dan fasilitas lengkap. Berlokasi di kawasan jantung timur Yogyakarta, hotel ini memiliki akses mudah menuju pusat kota, bandara, pusat perbelanjaan, kawasan bisnis, hingga berbagai destinasi wisata. Lokasinya yang nyaman dan mudah dijangkau menjadikan hotel ini pilihan tepat bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis yang ingin menikmati waktu secara lebih efisien di Kota Yogyakarta.

INNSiDE by Melia Yogyakarta adalah satu-satunya hotel dengan brand INNSiDE di Indonesia yang menghadirkan pengalaman menginap bergaya lifestyle yang menjadi ciri khas Melia Hotels International, salah satu jaringan perhotelan terbesar di dunia asal Spanyol. Mengusung konsep modern dan elegan, hotel ini menawarkan 120 kamar yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis. Setiap kamar dilengkapi dengan fasilitas mewah, termasuk AC, TV LED, dan koneksi Wi-Fi gratis.

Selain itu, INNSiDE by Melia Yogyakarta juga menawarkan fasilitas rekreasi yang lengkap, seperti kolam renang outdoor, pusat kebugaran, dan spa. Para tamu juga bisa menikmati kuliner lezat di salah satu dari dua restoran yang tersedia, atau memesan takeaway untuk di kamar. Selain itu, hotel ini juga menawarkan layanan concierge yang siap membantu tamu dalam mengatur perjalanan mereka, termasuk rencana wisata, tiket masuk, dan pengaturan transportasi.

Kelebihan lainnya dari INNSiDE by Melia Yogyakarta adalah lokasinya yang strategis. Hotel ini terletak di kawasan jantung timur Yogyakarta, yang membuatnya mudah dijangkau dari berbagai tempat. Para tamu bisa berjalan kaki ke pusat kota, atau menggunakan transportasi umum untuk menuju bandara, pusat perbelanjaan, atau destinasi wisata lainnya. Selain itu, hotel ini juga memiliki kerjasama dengan beberapa perusahaan transportasi, sehingga para tamu bisa menikmati layanan antar-jemput yang nyaman dan aman.

Dengan demikian, INNSiDE by Melia Yogyakarta menjadi pilihan akomodasi yang tepat bagi para wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis yang ingin menikmati waktu secara lebih efisien di Kota Yogyakarta. Hotel ini menawarkan pengalaman menginap yang komprehensif, dengan kenyamanan, akses strategis, dan fasilitas lengkap yang membuatnya menjadi salah satu tempat terbaik untuk beristirahat dan berlibur.

Demikian informasi tentang INNSiDE by Melia Yogyakarta sebagai destinasi akomodasi yang ideal untuk perjalanan bleisure. Semoga informasi ini bisa membantu Anda dalam mencari tempat menginap yang nyaman dan strategis di Kota Yogyakarta.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260724101047-33-753507/innside-by-melia-yogyakarta-tawarkan-ini-sebagai-destinasi-bleisure, without altering the facts of the original article.

Banyuwangi: Destinasi Wisata Bahari Ramah Lingkungan yang Menarik Perhatian Delegasi Dunia

**Banyuwangi: Destinasi Wisata Bahari Ramah Lingkungan yang Menarik Perhatian Delegasi Dunia** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kabupaten Banyuwangi mendapat sorotan positif dari delegasi internasional dalam penyelenggaraan ASEAN-ID Blue 2026 yang berlangsung pada 17 dan 18 Juli 2026. Daerah di ujung timur Pulau Jawa itu dinilai berhasil mengembangkan wisata bahari berbasis ekonomi biru melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Pendekatan tersebut dianggap mampu menjaga kelestarian laut, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga pesisir. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pertemuan ASEAN-ID Blue 2026 merupakan inisiatif Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru (MFAT). Kegiatan tersebut mempertemukan delegasi dari negara-negara ASEAN, East Asia Summit (EAS), serta Pacific Islands Forum (PIF) untuk bertukar pengalaman mengenai pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kerja sama di sektor kelautan. Delegasi juga mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih dan kawasan konservasi Bangsring Underwater untuk mempelajari bagaimana pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menurut Duta Besar Selandia Baru untuk ASEAN Joanna Anderson, pendekatan Banyuwangi menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membangun ekonomi berbasis sumber daya laut. “Saya rasa ini sangat fantastis. Saya sangat menyukai pendekatan di mana masyarakat sangat dilibatkan dalam pembangunan ekonomi mereka,” ujarnya. Staf Ahli Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri, Zelda Wulan Kartika, juga mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting yang membuat Banyuwangi layak dijadikan contoh. Pengelolaan kawasan pesisir tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tapi juga memastikan ekosistem laut tetap terjaga melalui partisipasi aktif warga. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Penyelenggaraan ASEAN-ID Blue di Banyuwangi juga memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu destinasi yang mengembangkan sektor kelautan secara berkelanjutan. Kehadiran delegasi dari berbagai negara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan praktik ekonomi biru yang telah dijalankan sekaligus membuka ruang kolaborasi internasional di bidang konservasi dan pariwisata. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik kepercayaan pemerintah pusat yang menunjuk daerahnya sebagai salah satu tempat yang mampu menjaga kelestarian laut dan meningkatkan kesejahteraan warga pesisir. Dengan demikian, Banyuwangi akan terus berusaha meningkatkan kualitas pariwisata dan konservasi laut, serta mempromosikan potensi daerahnya sebagai destinasi wisata bahari yang ramah lingkungan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8252133/banyuwangi-curi-perhatian-delegasi-dunia-berkat-wisata-bahari-yang-ramah-lingkungan, without altering the facts of the original article.

Keliling Asia Lewat Satu Meja, Jelajahi Cita Rasa Kuliner India hingga Jepang

**Keliling Asia Lewat Satu Meja, Jelajahi Cita Rasa Kuliner India hingga Jepang** **Momen Penentu di Menit Akhir** Keliling Asia melalui kuliner adalah pengalaman yang tak terlupakan, terutama ketika Anda dapat menikmati berbagai rasa dan tradisi dari berbagai negara dalam satu meja. Di East Quarter, Grand Indonesia, Chef Owner TOMA Group, Alnico Andreas, telah menghadirkan kampanye “A Journey Through Asia” yang menawarkan menu terbaru yang menggabungkan kekayaan kuliner enam negara Asia. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut Chef Alnico Andreas, setiap menu dipilih bukan hanya karena rasanya, tapi juga karena cerita budaya yang dibawanya. “Melalui ‘A Journey Through Asia,’ kami ingin menunjukkan bahwa Pan Asian bukan sekadar menggabungkan berbagai masakan Asia. Bagi kami, Pan Asian adalah tentang menghormati karakter setiap hidangan, lalu menginterpretasikannya kembali melalui perspektif East Quarter,” katanya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Perjalanan dimulai dari India melalui Prawn Butter Masala, hidangan ikonis yang menghadirkan rasa gurih, creamy, dan hangat di lidah. Langkah berikutnya membawa lidah singgah ke Filipina lewat Beef Sisig, hidangan ikonis yang diolah menggunakan kombinasi beef cheek, minced beef, tendon, dan roasted bone marrow. Sisig ini dihadirkan dengan perpaduan rasa gurih, pedas, segar, dan sedikit asam yang menjadi identitas sisig. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Perjalanan berlanjut ke Thailand melalui Beef Cheek Massaman Curry, sajian yang memperlihatkan kesabaran dalam setiap proses memasak. Beef cheek terlebih dahulu menjalani proses wet brining selama 24 jam, kemudian dimasak menggunakan teknik sous vide selama 36 jam agar teksturnya tetap lembut, sekaligus mempertahankan cita rasa alami daging. Saus Massaman Curry yang kaya rempah berpadu dengan kentang, terong, kacang mede, dan daun ketumbar, menciptakan rasa hangat yang perlahan memenuhi setiap suapan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Perjalanan rasa itu berlanjut ke Jepang melalui Nori Butter Udon yang menawarkan pendekatan berbeda. Inspirasi dari pasta vongole khas Italia diterjemahkan menjadi hidangan Pan Asian dengan memadukan dashi broth, brown butter, nori, dan udon. Tiger prawn, crab, shimeji, zucchini, serta kenari menambah dimensi rasa sekaligus tekstur. Umami dari nori dan dashi bertemu aroma brown butter yang lembut, menghadirkan pengalaman bersantap yang ringan, namun tetap kaya karakter. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Perjalanan rasa itu ditutup dengan Five Spices Smoked Duck, hidangan yang menghadirkan aroma yang kuat dengan karakter rasa yang kompleks. Teknik pengasapan membantu menjaga kelembutan daging, sementara racikan rempah menghadirkan kedalaman rasa yang selama ini menjadi ciri khas kuliner Tiongkok. Melalui “A Journey Through Asia,” East Quarter, Grand Indonesia, menawarkan pengalaman kuliner yang unik dan menarik, menghadirkan kekayaan kuliner enam negara Asia dalam satu meja. Dengan menu yang beragam dan inovatif, East Quarter, Grand Indonesia, telah membuka kesempatan bagi para pengunjung untuk menikmati kekayaan kuliner Asia dalam satu meja. Perjalanan rasa itu tak hanya menawarkan pengalaman kuliner yang unik, tetapi juga mengajak para pengunjung untuk menikmati kekayaan budaya dan tradisi dari berbagai negara Asia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8249373/keliling-asia-lewat-satu-meja-jelajahi-cita-rasa-kuliner-india-hingga-jepang, without altering the facts of the original article.

Wisatawan Bandung yang Terseret Arus di Pangandaran Akhirnya Ditemukan Tadi Subuh, Kondisinya Utuh

Wisatawan Bandung yang Terseret Arus di Pangandaran Akhirnya Ditemukan Tadi Subuh, Kondisinya Utuh Pada hari Senin (20/7/2026), sekitar pukul 03.20 WIB, jenazah Muhammad Rizki ditemukan di bibir Pantai Barat Pangandaran, tepatnya di kawasan Pos 5 atau Sunset Pangandaran. Jenazah tersebut ditemukan oleh seorang pengunjung yang hendak beraktivitas menjelang waktu subuh. Momen Penentu di Menit Akhir Muhammad Rizki dilaporkan hilang setelah terseret arus saat bermain boogie board di kawasan Pantai Barat Pangandaran pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa terjadi di area antara Pos 3 dan Pos 4, tepatnya di depan Hotel Menara Laut. Saat itu korban bersama dua rekannya yang tetap bermain di laut meski waktu berenang yang diizinkan sudah berakhir. Dua rekannya berhasil diselamatkan oleh petugas Balawista dan nelayan, sementara Muhammad Rizki hilang terseret arus hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian, tepatnya di kawasan Pos 5 Pantai Barat Pangandaran. Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda Menurut Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, kondisi jasad korban secara umum masih utuh. Namun, terdapat sejumlah bekas gigitan ikan di beberapa bagian tubuh sehingga kulit mengalami kerusakan. “Secara umum tubuh korban masih utuh, tapi banyak bekas gigitan ikan di beberapa bagian tubuh. Kemungkinan dimakan ikan selama berada di laut,” katanya. Apa Artinya Ini ke Depan? Keterlambatan evakuasi dan proses pemulasaraan dapat dihindari dengan lebih baik jika terdapat sistem early warning system yang efektif dan terintegrasi. Sistem ini dapat membantu mengidentifikasi potensi bencana dan memberikan sinyal dini kepada tim SAR dan petugas kepolisian untuk melakukan evakuasi yang lebih cepat dan efektif. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Setelah proses pemulasaraan selesai, jenazah kemudian dibawa menggunakan kendaraan kepolisian ke RSUD Pandega Pangandaran untuk proses pemulasaraan. Setelah itu, jenazah langsung diberangkatkan ke rumah duka di Bandung setelah waktu subuh. Meninggalnya Muhammad Rizki merupakan contoh bahwa keamanan dan keselamatan wisatawan di pantai masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, pemerintah dan berbagai stakeholders harus bekerja sama untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan wisatawan di pantai.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1178922/wisatawan-bandung-yang-terseret-arus-di-pangandaran-akhirnya-ditemukan-tadi-subuh-kondisinya-utuh, without altering the facts of the original article.

Wisatawan Indonesia Pilih Hanoi sebagai Destinasi Favorit, Berikut 3 Alasan Utamanya

Hanoi, ibu kota Vietnam, menjadi destinasi favorit wisatawan Indonesia. Berdasarkan data platform perjalanan, Agoda, minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Hanoi meningkat signifikan. Pencarian perjalanan ke Hanoi dari Indonesia naik 86% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut menjadi yang tertinggi, disusul Filipina dengan kenaikan 82% dan Qatar sebesar 49%.

Momen Kenaikan Minat Wisatawan

Platform perjalanan itu menyebut Hanoi memiliki daya tarik yang kuat sebagai ibu kota sekaligus pintu masuk ke kawasan Vietnam utara. Kota ini dikenal dengan kawasan Old Quarter yang bersejarah, deretan jalan rindang, danau-danau ikonik, hingga ragam kuliner khas yang menjadi magnet wisatawan. Seiring meningkatnya minat wisatawan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Hanoi juga terus bertambah.

Pada 7 Juli 2026, Dinas Pariwisata Hanoi menyambut kedatangan wisatawan mancanegara ke-5 juta tahun ini di Bandara Internasional Noi Bai. Wisatawan tersebut merupakan warga negara Spanyol yang datang bersama rombongan berjumlah 19 orang dalam perjalanan wisata selama 16 hari di Vietnam. Mereka terbang dari Madrid menggunakan Qatar Airways, transit di Doha, sebelum mendarat di Bandara Internasional Noi Bai.

Tiga Alasan Wisatawan Indonesia Pilih Hanoi

Berikut tiga alasan utama wisatawan Indonesia memilih Hanoi sebagai destinasi favorit. Pertama, Hanoi memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang melimpah. Kota ini dikenal dengan kawasan Old Quarter yang bersejarah, serta ragam kuliner khas yang menjadi magnet wisatawan. Kedua, Hanoi memiliki daya tarik alam yang kuat, dengan deretan jalan rindang dan danau-danau ikonik. Ketiga, Hanoi memiliki akses yang mudah ke kawasan Vietnam utara, membuatnya menjadi pintu masuk yang strategis untuk mengeksplorasi kawasan tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Peningkatan minat wisatawan Indonesia ke Hanoi memiliki dampak positif bagi pariwisata Vietnam. Pemerintah Hanoi juga menargetkan lebih dari 9 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2026. Hingga awal Juli, lebih dari separuh target tersebut telah berhasil tercapai. Dengan peningkatan minat wisatawan, Hanoi diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata dan meningkatkan posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Asia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah mencapai target yang signifikan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Hanoi. Pemerintah dan stakeholder pariwisata harus terus berupaya meningkatkan infrastruktur, kualitas layanan, dan promosi pariwisata untuk mempertahankan minat wisatawan. Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, Hanoi diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang lebih unggul dan berkelanjutan di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://travel.detik.com/travel-news/d-8577351/hanoi-jadi-destinasi-yang-paling-banyak-dicari-wisatawan-indonesia, without altering the facts of the original article.

Bandara Husein Sastranegara Kini Dibuka untuk Umum, Super Air Jet Buka 8 Rute Baru

Bandara Husein Sastranegara kini dibuka untuk umum dengan Super Air Jet membuka 8 rute baru. Rute-rute penerbangan dari Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung (BDO), yang dilayani oleh Super Air Jet itu adalah menuju Medan (Kualanamu), Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Denpasar (Bali). Super Air Jet berharap dapat memberikan pilihan perjalanan yang semakin luas bagi masyarakat Jawa Barat.

Pilihan Rute Baru Super Air Jet

Delapan kota tersebut dipilih karena memiliki peran penting sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, destinasi wisata unggulan, kota pendidikan, serta simpul konektivitas di berbagai wilayah Indonesia. Menurut Corporate Communications Strategic, Danang Mandala Prihantoro, rute-rute baru ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat Bandung untuk menjangkau berbagai pusat aktivitas nasional.

Momen Penentu di Dunia Penerbangan

Traveling telah menjadi bagian dari gaya hidup untuk mengejar peluang pendidikan, memperluas jaringan profesional, menghadiri berbagai event, menikmati pengalaman wisata, bekerja secara fleksibel, hingga menciptakan konten digital yang menginspirasi. Dengan demikian, Super Air Jet berharap dapat memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat dengan rute yang lebih luas dan beragam.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan hadirnya rute baru ini, masyarakat Bandung akan semakin mudah menjangkau berbagai pusat aktivitas nasional. Medan menjadi gerbang utama Sumatera Utara dengan potensi bisnis, pendidikan, kuliner, dan akses menuju destinasi wisata kelas dunia seperti Danau Toba. Pekanbaru merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan industri di Pulau Sumatra, sedangkan Padang menawarkan perpaduan wisata alam, budaya Minangkabau, serta menjadi salah satu kota pendidikan terkemuka.

Batam menjadi pusat investasi, manufaktur, ekonomi digital, sekaligus pintu menuju Singapura dan Malaysia. Pontianak memperkuat konektivitas Kalimantan Barat sebagai pusat perdagangan, UMKM, dan keberagaman budaya. Balikpapan memiliki peran strategis sebagai gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dan menjadi pusat aktivitas bisnis, energi, serta investasi. Makassar merupakan penghubung utama Indonesia Timur yang menghubungkan berbagai kota di Sulawesi, Maluku, hingga Papua, sekaligus menjadi pusat perdagangan, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Denpasar (Bali) tetap menjadi destinasi favorit masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Pulau Dewata menawarkan beragam pengalaman, mulai dari wisata, sport tourism, konser musik, festival budaya, hingga menjadi pilihan utama bagi para digital nomad dan pekerja kreatif.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, seluruh penerbangan dipersiapkan menggunakan Airbus A320-200 berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi. Pesawat generasi modern itu menghadirkan kabin yang lebih lega, kursi ergonomis, ruang penyimpanan bagasi kabin yang memadai, serta pengalaman terbang yang nyaman untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Dengan demikian, Super Air Jet berharap dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat Jawa Barat untuk melakukan perjalanan dengan nyaman dan aman.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://travel.detik.com/travel-news/d-8577344/bandara-husein-sastranegara-dibuka-untuk-penerbangan-umum-super-air-jet-buka-8-rute, without altering the facts of the original article.

Wisatawan Indonesia Pilih Hanoi sebagai Destinasi Favorit, Cari Apa Saja di Sana?

Hanoi, ibu kota Vietnam, menjadi destinasi favorit wisatawan Indonesia. Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Hanoi meningkat signifikan dengan kenaikan 86% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut menjadi yang tertinggi, disusul Filipina dengan kenaikan 82% dan Qatar sebesar 49%.

Kota yang Penuh dengan Daya Tarik

Kota Hanoi memiliki daya tarik yang kuat sebagai ibu kota sekaligus pintu masuk ke kawasan Vietnam utara. Kota ini dikenal dengan kawasan Old Quarter yang bersejarah, deretan jalan rindang, danau-danau ikonik, hingga ragam kuliner khas yang menjadi magnet wisatawan.

Momen Penentu di Sektor Pariwisata

Pada 7 Juli 2026, Dinas Pariwisata Hanoi menyambut kedatangan wisatawan mancanegara ke-5 juta tahun ini di Bandara Internasional Noi Bai. Wisatawan tersebut merupakan warga negara Spanyol yang datang bersama rombongan berjumlah 19 orang dalam perjalanan wisata selama 16 hari di Vietnam. Mereka terbang dari Madrid menggunakan Qatar Airways, transit di Doha, sebelum mendarat di Bandara Internasional Noi Bai.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Peningkatan minat wisatawan Indonesia dan kunjungan wisatawan mancanegara ke Hanoi memiliki dampak signifikan bagi sektor pariwisata kota ini. Pemerintah Hanoi juga menargetkan lebih dari 9 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2026. Hingga awal Juli, lebih dari separuh target tersebut telah berhasil tercapai. Dengan pencapaian ini, Hanoi diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kota Hanoi masih memiliki banyak potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Dengan terus meningkatnya minat wisatawan, diharapkan Hanoi dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu kota tujuan wisata terpopuler di Asia. Wisatawan Indonesia dan internasional akan terus mencari pengalaman unik dan tak terlupakan di kota yang kaya akan sejarah dan budaya ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://travel.detik.com/travel-news/d-8577351/hanoi-jadi-destinasi-yang-paling-banyak-dicari-wisatawan-indonesia, without altering the facts of the original article.

Masihkah Wisatawan Lokal Bisa Menjadi Pahlawan Pariwisata Indonesia?

Wisatawan lokal masih menjadi pahlawan pariwisata Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik global. Mereka menjadikan perjalanan domestik sebagai pilihan untuk berlibur, sehingga menopang pertumbuhan industri pariwisata nasional. Kementerian Pariwisata mencatat perjalanan wisata nusantara mencapai 523,22 juta perjalanan selama Januari hingga Mei 2026, meningkat 2,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan Wisata Domestik

Pada Mei 2026, perjalanan wisata domestik tumbuh 8,69 persen secara tahunan. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menilai wisatawan domestik berperan penting dalam menjaga stabilitas industri pariwisata nasional. Pemerintah memiliki program desa wisata untuk memastikan dampak ekonomi dari kegiatan pariwisata sampai ke unit ekonomi terkecil.

Program desa wisata menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperluas manfaat ekonomi dari aktivitas wisata. Kemenpar mendorong peningkatan kualitas dan jumlah desa wisata melalui pendampingan bagi desa potensial, penguatan jejaring antardesa, pemberdayaan masyarakat, sertifikasi desa wisata, sertifikasi halal bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, serta pengembangan koperasi desa.

Meningkatnya Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Indonesia juga menerima 6,07 juta kunjungan wisatawan mancanegara selama Januari-Mei 2026, tumbuh 7,68 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Peningkatan ini menunjukkan daya tarik destinasi wisata Indonesia tetap terjaga meski situasi global masih menghadapi berbagai tantangan.

Widiyanti Putri Wardhana menyebut capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri pariwisata nasional. “Ini menunjukkan momentum perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global,” katanya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pertumbuhan perjalanan wisata domestik dan meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara memiliki dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Pemerintah berupaya menjaga tren positif tersebut melalui lima program strategis yang akan menjadi fokus pengembangan pariwisata nasional.

Program-program tersebut meliputi peningkatan keselamatan berwisata, pengembangan wisata berkualitas, gerakan wisata bersih, pengembangan desa wisata, dan peningkatan kerja sama dengan pihak swasta. Dengan demikian, diharapkan pariwisata Indonesia dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah menunjukkan pertumbuhan positif, industri pariwisata Indonesia masih memiliki tantangan yang harus dihadapi. Pemerintah dan pelaku industri harus terus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata, meningkatkan keselamatan berwisata, dan meningkatkan promosi pariwisata Indonesia ke mancanegara.

Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, diharapkan pariwisata Indonesia dapat terus tumbuh dan menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8247041/wisatawan-lokal-masih-jadi-pahlawan-pariwisata-indonesia, without altering the facts of the original article.