Asbisindo Dorong PFII Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia, Ini Strateginya

Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) mendukung pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) sebagai pusat keuangan syariah internasional. Asbisindo meminta desain PFII tidak hanya berfokus pada transaksi keuangan konvensional, melainkan juga dikembangkan sebagai pusat keuangan syariah internasional. Indonesia memiliki peluang besar memanfaatkan PFII untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama industri keuangan syariah.

Pengembangan PFII yang Berkelanjutan

Asbisindo menyatakan bahwa pengembangan PFII harus menjaga stabilitas sistem keuangan, kepatuhan syariah, keadilan competitiveness dengan industri domestik, perlindungan konsumen dalam hal ini investor eksisten pemain yang di Indonesia. Selain itu, tidak menjadi ruang regulatory arbitrase, tax avoidance, ataupun aktivitas keuangan yang tidak memiliki substansi ekonomi nyata.

Sekretaris Jenderal Asbisindo, Koko Tjatur Rachmadi, mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar memanfaatkan PFII untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama industri keuangan syariah, sekaligus menarik investor dari negara-negara dengan ekosistem syariah yang kuat. Tidak hanya di perbankan, tetapi juga pada pasar sukuk, industri halal, pembiayaan berkelanjutan, dan integrasi Indonesia dengan investor dan pemain global, khususnya di negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Timur Tengah, dan Asia Tenggara.

Tantangan dan Risiko

Koko juga mengingatkan potensi munculnya ketimpangan perlakuan antara pelaku usaha yang beroperasi di PFII dengan bank syariah nasional apabila insentif yang diberikan tidak seimbang. Risiko ketimpangan perlakuan antara pelaku PFII dan Bank Domestik. Jika lembaga keuangan di PFII memperoleh fasilitas yang jauh lebih longgar dibandingkan Bank-Bank Syariah Nasional, maka bisa terjadi distorsi persaingan.

Asbisindo mendorong agar Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), dan Lembaga Keuangan Syariah Domestik diberi akses yang setara dan selaras untuk berpartisipasi di PFII. Selain itu, Koko menilai aspek tata kelola keuangan syariah lintas negara juga perlu menjadi perhatian. Perbedaan interpretasi akad di berbagai yurisdiksi berpotensi menimbulkan persoalan apabila tidak diantisipasi sejak awal.

Strategi dan Rekomendasi

Koko menyarankan pemerintah untuk menambahkan tujuan yang eksplisit tentang memperkuat keuangan syariah industri halal, pembiayaan berkelanjutan, integrasi Indonesia dengan pasar keuangan global. Kemudian dari sisi ruang lingkup, Asbisindo memandang perlu ditegaskan bahwa kegiatan PFII mencakup layanan keuangan konvensional dan syariah, termasuk perbankan syariah, sukuk, investasi syariah, takaful, islamic fintech, islamic trade finance, dan wealth management syariah.

Dari sisi tata kelola syariah, menurutnya, bentuk mekanisme koordinasi tidak hanya dengan OJK dan Bank Indonesia tetapi juga DSN MUI, LPS, serta otoritas lain yang memastikan unsur kepatuhan syariah. Koko menyinggung perlunya Dewan atau Komite Syariah dari PFII dengan pertimbangan pembentukan Syariah Advisory Council PFII yang memberikan fungsi panduan harmonisasi standar.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Asbisindo berharap PFII dapat menjadi pusat keuangan syariah internasional yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi Indonesia. Pengembangan PFII yang berkelanjutan dan memperhatikan aspek syariah dan keuangan diharapkan dapat meningkatkan posisi Indonesia sebagai pemain utama industri keuangan syariah.

Dengan demikian, PFII diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan PFII harus dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan semua aspek yang terkait.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260709184554-17-749593/asbisindo-minta-pfii-bisa-digarap-jadi-pusat-keuangan-syariah-dunia, without altering the facts of the original article.

OJK Sebut SRUK Fondasi Kuat Pasar Karbon Indonesia, Begini Alasannya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) sebagai fondasi kuat untuk pengembangan pasar karbon di Indonesia. Ketua Dewan Komisioner OJK, Frederica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa SRUK merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antarlembaga yang bertujuan memastikan pencatatan unit karbon yang transparan dan kredibel.

SRUK sebagai Fondasi Pasar Karbon

SRUK dinilai sangat penting dalam meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perdagangan karbon. Dengan integrasi SRUK dan bursa karbon yang berbasis blockchain, diharapkan dapat meningkatkan integritas dan kepercayaan pasar. Menurut Kiki, ada tiga hal yang dinilai sangat penting dalam pengembangan SRUK, yaitu meningkatkan kepercayaan pasar, memudahkan pengawasan, dan meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia.

Pengembangan SRUK ini juga memastikan pencatatan unit karbon yang transparan dan kredibel. Salah satu faktor utama yang akan menandai suksesnya perdagangan unit karbon adalah integrasi SRUK dan IDX karbon itu sendiri. Dengan demikian, lembaga internasional akan melihat proses perdagangan karbon di Indonesia secara transparan dan kredibel.

Meningkatkan Kepercayaan Pasar

SRUK akan menjadi sumber utama atau data yang akan dilihat oleh semua pihak, atau yang biasa disebut single source of truth. Dengan demikian, lembaga internasional dapat melihat proses perdagangan karbon di Indonesia secara transparan dan kredibel. SRUK juga akan memudahkan pengawasan pasar karbon secara akurat, tepat waktu, dan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran SRUK diharapkan dapat meningkatkan transaksi frekuensi bursa karbon dan meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia. Saat ini, transaksi bursa karbon masih kecil, yaitu baru Rp 93 miliar dengan transaksi frekuensi 431 kali dan 155 pengguna jasa karbon. Namun, dengan kehadiran SRUK, diharapkan angka-angka tersebut dapat meningkat ke depannya.

OJK juga berkomitmen untuk terus meningkatkan penguatan perdagangan karbon dengan tiga pilar, yaitu penguatan kebijakan keuangan berkelanjutan, peningkatan kapasitas industri jasa keuangan, dan penerbitan POJK terbaru nomor 10 tahun 2026. Dengan demikian, diharapkan pasar karbon di Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan dan meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski fondasi pasar karbon telah terbentuk, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi. OJK berkomitmen untuk terus meningkatkan penguatan perdagangan karbon dan meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia. Dengan demikian, diharapkan pasar karbon di Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan dan meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260709200139-17-749612/ojk-sruk-jadi-fondasi-pasar-karbon-ri, without altering the facts of the original article.

IHSG Hijau, Tapi Asing Masih Lakukan Net Sell, Apa Sebabnya?

Investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell) di pasar reguler sebesar Rp259,4 miliar pada perdagangan Kamis (9/7/2026), meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat 0,67% ke level 5.912,44. Aksi jual bersih ini terjadi pada hari ketika IHSG menunjukkan kinerja yang positif, menimbulkan pertanyaan tentang strategi investor asing di pasar saham Indonesia.

Apa yang Terjadi?

Data perdagangan menunjukkan total nilai beli investor asing mencapai Rp4,498 triliun, sedangkan nilai jual mencapai Rp4,758 triliun, sehingga menghasilkan net sell Rp259,4 miliar. Saham PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BSMR) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai jual bersih mencapai Rp 193,2 miliar. Kemudian diikuti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp191,4 miliar, PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPI) Rp129,9 miliar, PT Astra International Tbk. (ASII) Rp51,6 miliar, PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) Rp44 miliar, serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) Rp35,4 miliar.

Mengapa dan Dampaknya

Mengapa investor asing masih melakukan aksi jual bersih meskipun IHSG menunjukkan kinerja yang positif? Salah satu kemungkinan adalah investor asing sedang melakukan aksi profit-taking setelah IHSG mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, ketidakpastian ekonomi global dan domestik juga dapat mempengaruhi keputusan investor asing untuk melakukan aksi jual bersih.

Dampak dari aksi jual bersih ini dapat dirasakan oleh pasar saham Indonesia, terutama pada saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing. Penurunan harga saham dapat mempengaruhi kinerja IHSG secara keseluruhan dan mempengaruhi sentimen investor lainnya. Oleh karena itu, perlu dipantau bagaimana kinerja IHSG dan saham-saham individu ke depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kinerja IHSG yang positif pada perdagangan Kamis (9/7/2026) menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia masih memiliki potensi untuk tumbuh. Namun, aksi jual bersih oleh investor asing menunjukkan bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh pasar saham Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis yang lebih mendalam untuk memahami dinamika pasar saham Indonesia dan menentukan strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan ke depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260709214950-17-749624/ihsg-kembali-hijau-asing-masih-getol-net-sell, without altering the facts of the original article.

Asing Serbu Saham Bank dan Komoditas, IHSG Kembali Menghijau

Investor asing memborong sejumlah saham berkapitalisasi besar dan sektor komoditas pada perdagangan Kamis (9/7/2026), mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menghijau. PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menjadi saham dengan pembelian bersih (net buy) terbesar di pasar reguler, dengan nilai pembelian asing mencapai Rp316,1 miliar dan nilai jual sebesar Rp58,8 miliar. Masuknya dana asing ke saham-saham perbankan berkapitalisasi besar dan sektor komoditas menunjukkan adanya minat kembali terhadap sektor keuangan dan prospek sektor pertambangan dan mineral.

Momen Penentu di Menit Akhir

Menurut data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan net buy Rp257,3 miliar pada saham MBMA. Sebanyak 5,47 juta lot berpindah tangan dengan rata-rata harga Rp 478, sehingga totalnya mencapai Rp 261,5 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan net buy Rp87,5 miliar, disusul PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebesar Rp47,1 miliar. Investor asing juga aktif mengoleksi PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RAJA) dan PT Darma Henwa Tbk. (DEWA), yang masing-masing mencatatkan net buy sebesar Rp40,5 miliar.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Masuknya dana asing ke saham-saham perbankan berkapitalisasi besar seperti BMRI dan BBCA menunjukkan adanya minat kembali terhadap sektor keuangan. Sementara itu, dominasi MBMA, ANTM, dan AMMN dalam daftar net buy mengindikasikan investor asing juga masih melirik prospek sektor pertambangan dan mineral di tengah penguatan IHSG. Namun, secara keseluruhan investor asing masih membukukan jual bersih (net sell) Rp259,4 miliar di seluruh pasar reguler pada perdagangan kemarin, menunjukkan aksi beli masih bersifat selektif dan terfokus pada saham-saham tertentu.

Dengan demikian, IHSG kembali menghijau, didorong oleh pembelian saham-saham berkapitalisasi besar dan sektor komoditas oleh investor asing. Namun, investor perlu tetap waspada dan memantau pergerakan pasar, karena aksi beli masih bersifat selektif dan terfokus pada saham-saham tertentu.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepan, investor perlu memantau prospek sektor keuangan dan sektor pertambangan dan mineral, serta pergerakan IHSG yang masih dipengaruhi oleh aksi beli dan jual investor asing. Dengan penguatan IHSG dan minat kembali investor asing terhadap sektor keuangan dan komoditas, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260709215550-17-749625/ihsg-hijau-lagi-saham-bank-komoditas-diserbu-asing, without altering the facts of the original article.

Rencana Pemerintah: Bandara Kertajati Bakal Jadi Sentra Industri Pesawat Terbesar

Pemerintah berencana untuk menjadikan Bandara Kertajati sebagai sentra industri pesawat terbesar di Indonesia. Rencana ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan ekosistem industri dirgantara yang terintegrasi di kawasan Kertajati. Bandara Kertajati diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai layanan transportasi udara, tetapi juga menjadi pusat kegiatan industri berteknologi tinggi. Pengembangan sektor dirgantara ini juga diyakini mampu menarik investasi dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Rencana Pengembangan Bandara Kertajati

PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) telah membahas rencana pengembangan Bandara Kertajati dengan Bupati Majalengka Eman Suherman dan Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto. Dalam pertemuan tersebut, pihak BIJB memaparkan sejumlah persiapan pembangunan hanggar yang nantinya menjadi bagian dari pengembangan kawasan industri penerbangan di Kertajati. Manager Corporate Secretary PT BIJB, Imam Rasyidin, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut berjalan beriringan dengan rencana relokasi industri pesawat terbang milik PT Dirgantara Indonesia ke kawasan Bandara Kertajati.

Persiapan pembangunan hanggar dan pemindahan industri pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia di area Bandara Kertajati terus disiapkan. Langkah tersebut merupakan bagian penting dalam upaya membangun ekosistem industri dirgantara yang terintegrasi di kawasan Kertajati. Kehadiran hanggar beserta aktivitas industri pesawat terbang di wilayah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Kertajati sebagai kawasan strategis yang bukan hanya berfungsi sebagai layanan transportasi udara, melainkan juga menjadi pusat kegiatan industri berteknologi tinggi.

Mengapa Pengembangan Bandara Kertajati Penting?

Pengembangan Bandara Kertajati sebagai sentra industri pesawat terbesar di Indonesia merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan menarik investasi. Dengan adanya industri pesawat terbang di kawasan Kertajati, diharapkan dapat membuka peluang penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Selain itu, pengembangan sektor dirgantara juga dapat meningkatkan kemampuan Indonesia dalam memproduksi pesawat terbang dan meningkatkan kemandirian industri dirgantara nasional.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan rencana pengembangan Bandara Kertajati sebagai sentra industri pesawat terbesar di Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki kemampuan industri dirgantara yang kuat. Pengembangan sektor dirgantara ini juga dapat meningkatkan kemampuan Indonesia dalam memproduksi pesawat terbang dan meningkatkan kemandirian industri dirgantara nasional. Ke depannya, Bandara Kertajati diharapkan menjadi salah satu pusat industri dirgantara di tingkat nasional dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski rencana pengembangan Bandara Kertajati sebagai sentra industri pesawat terbesar di Indonesia telah dimulai, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Pelaksanaan rencana ini memerlukan koordinasi yang baik antara pemerintah, PT BIJB, dan PT Dirgantara Indonesia. Selain itu, pengembangan sektor dirgantara juga memerlukan investasi yang besar dan teknologi yang mutakhir. Oleh karena itu, kerja sama dan komitmen yang kuat dari semua pihak terkait sangat diperlukan untuk mewujudkan rencana ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177571/bandara-kertajati-disiapkan-jadi-sentra-industri-pesawat-hanggar-dan-pemindahan-pt-di-dimatangkan, without altering the facts of the original article.

Buah Asli Indonesia Ini Lebih Mahal dari Barang Mewah di Eropa, Apa Sebabnya?

Siapa sangka, buah durian yang kini sering dijual di pinggir jalan dan asli Asia Tenggara, termasuk Indonesia, ini pernah dihargai lebih mahal dibanding salah satu barang mewah di Eropa. Durian, dengan aromanya yang tajam dan unik, ternyata memiliki sejarah yang cukup menarik di benua Eropa. Pada awal abad ke-19, harga satu durian bisa melampaui harga selusin nanas, buah yang sangat mahal dan identik dengan status sosial serta kemewahan di Eropa.

Momen Penentu di Balik Kemewahan Durian

Penjelajah asal Skotlandia, John Crawfurd, dalam memoar berjudul History of the Indian Archipelago (1820), mengungkapkan fakta tersebut. Crawfurd sendiri menjadi salah satu orang Eropa yang sangat menyukai durian. Awalnya, dia terganggu oleh ukuran buah yang besar dan aromanya yang menyengat. Namun, semua kesan tersebut berubah setelah dia mulai mencicipi isi buahnya. “Daging buah putih ini bagian yang saya suka! Durian lebih enak dibanding buah lain. Makan ini tidak membosankan atau mengurangi selera makan. Malah, nafsu makan makin bertambah. Biji durian pun bisa dimakan. Saat dipanggang rasanya mirip kastanye,” ungkap John Crawfurd.

Kecintaan orang Eropa terhadap buah yang tercatat di Borobudur sejak tahun 824 Masehi ini sebenarnya sudah muncul jauh sebelum Crawfurd menuliskan pengalamannya. Pada 1599, penjelajah bernama Linschott menyebut durian memiliki rasa yang sangat enak, bahkan menurutnya lebih nikmat dibanding buah lain di dunia. Popularitas durian di kalangan orang Eropa kemudian semakin meningkat setelah peneliti Rumphius menerbitkan Herbarium Amboinense pada 1741. Dalam catatannya, dia menggambarkan durian sebagai buah berukuran besar dengan duri tajam dan aroma menyengat, tetapi memiliki rasa yang sangat lezat ketika dicicipi.

Tiga Fakta yang Bikin Durian Begitu Istimewa

Cerita lain diungkap pula oleh Alfred Russel Wallace yang semakin membuka mata orang Eropa terhadap buah eksotis ini. Dalam The Malay Archipelago (1869), naturalis terkemuka dunia itu menyebut durian sebagai salah satu buah terbaik dengan rasa yang tak tertandingi. Atas dasar itulah, Wallace kemudian menjuluki durian sebagai raja buah-buahan, sebutan yang bertahan hingga sekarang.

Durian memang memiliki beberapa keunikan yang membuatnya begitu istimewa. Pertama, durian memiliki rasa yang sangat khas dan unik, yang sulit digambarkan. Kedua, durian memiliki aroma yang sangat tajam, yang dapat membuat orang penasaran. Ketiga, durian memiliki tekstur yang sangat lembut dan creamy, yang membuatnya sangat enak dimakan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kini durian mungkin hanya dianggap sebagai buah musiman yang dijual di pinggir jalan. Namun ratusan tahun lalu, buah asal Indonesia ini pernah menjadi barang mewah yang dihargai lebih mahal dibanding salah satu simbol kemewahan masyarakat Eropa. Durian telah menjadi bagian dari sejarah dan budaya Indonesia, dan kini telah menjadi salah satu buah yang paling populer di dunia.

Dengan demikian, durian tidak hanya sekedar buah, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting. Durian telah menjadi simbol kemewahan dan keunikan, yang membuatnya sangat dicari oleh banyak orang. Oleh karena itu, durian akan terus menjadi salah satu buah yang paling populer dan dicari di dunia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh petani durian dan eksportir Indonesia. Salah satu tantangan utama adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi durian, serta memenuhi standar internasional untuk ekspor. Oleh karena itu, pemerintah dan pelaku industri harus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi durian, serta mempromosikan durian sebagai salah satu buah unggulan Indonesia.

Dengan demikian, durian dapat terus menjadi salah satu buah yang paling populer dan dicari di dunia, serta memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260624112746-25-745306/buah-asli-ri-ini-dijual-lebih-mahal-dari-barang-mewah-di-eropa, without altering the facts of the original article.

Update Harga BBM Pertamina 9 Juli 2026: Pertamax, Pertalite, dan Lainnya

Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada awal Juli 2026. Harga BBM Pertamax, Pertalite, dan varian lainnya kini resmi berubah, dengan beberapa jenis mengalami penurunan harga. Berdasarkan data terbaru, perubahan harga ini mulai berlaku sejak Rabu, 1 Juli 2026. Salah satu perubahan signifikan terjadi pada harga Pertamax Turbo dan Pertadex.

Fokus pada Penurunan Harga

Pada wilayah Jawa Barat, harga Pertamax Turbo yang sebelumnya Rp20.750 per liter kini turun sebesar Rp1.450 menjadi Rp19.300 per liter. Selain itu, Pertadex juga mengalami penurunan harga dari Rp24.800 per liter menjadi Rp21.150 per liter, atau turun sebesar Rp3.650. Produk Dexlite juga mengalami penyesuaian harga, turun sebesar Rp3.300 dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter.

Namun, tidak semua jenis BBM mengalami perubahan harga. Harga Pertamax dan Pertamax Green tetap stabil, masing-masing di angka Rp16.250 dan Rp17.000 per liter.

Harga BBM di Berbagai Wilayah

Berikut adalah rincian harga BBM Pertamina per 9 Juli 2026 di beberapa wilayah:

1. Provinsi Aceh: – Pertamax: Rp16.650 – Pertamax Turbo: Rp19.750 – Pertamina Dex: Rp25.350 – Dexlite: Rp23.500 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800

2. Free Trade Zone (FTZ) Sabang: – Pertamax: Rp15.250 – Dexlite: Rp21.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800

3. Provinsi Sumatera Utara: – Pertamax: Rp16.650 – Pertamax Turbo: Rp19.750 – Pertamina Dex: Rp21.650 – Dexlite: Rp20.150 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800

4. Provinsi Sumatera Barat: – Pertamax: Rp17.000 – Pertamax Turbo: Rp20.150 – Pertamina Dex: Rp22.100 – Dexlite: Rp20.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800

5. Provinsi Riau: – Pertamax: Rp17.000 – Pertamax Turbo: Rp20.150 – Pertamina Dex: Rp22.100 – Dexlite: Rp20.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800

6. Provinsi Kepulauan Riau: – Pertamax: Rp17.000 – Pertamax Turbo: Rp20.150 – Pertamina Dex: Rp22.100 – Dexlite: Rp20.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800

7. Free Trade Zone (FTZ) Batam: – Pertamax: Rp15.500 – Pertamax Turbo: Rp18.350 – Pertamina Dex: Rp20.100 – Dexlite: Rp18.700 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800

Mengapa Penyesuaian Harga?

Penyesuaian harga BBM ini merupakan langkah yang diambil oleh Pertamina untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar dan keekonomian saat ini. Penurunan harga beberapa jenis BBM dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama yang sangat bergantung pada BBM untuk aktivitas sehari-hari. Namun, kestabilan harga beberapa jenis lainnya menunjukkan komitmen Pertamina untuk menjaga ketersediaan dan kualitas layanan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penyesuaian harga BBM ini dapat berdampak signifikan pada masyarakat luas, terutama yang menggunakan BBM sebagai kebutuhan pokok. Penurunan harga dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan membantu meningkatkan mobilitas ekonomi. Ke depan, penting bagi Pertamina untuk terus memantau kondisi pasar dan melakukan penyesuaian yang tepat untuk menjaga keseimbangan antara harga dan kualitas layanan.

Pertamina diharapkan terus berkomitmen dalam menyediakan BBM berkualitas dengan harga yang kompetitif, serta melakukan inovasi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/nasional/1177988/daftar-harga-bbm-pertamina-hari-ini-kamis-9-juli-2026-pertamax-hingga-pertalite, without altering the facts of the original article.

Harga Anjlok, Petani Garam di Cirebon Menjerit: Panen Raya Melimpah tapi Sulit Cari Pembeli

Harga Garam Anjlok, Petani di Cirebon Menjerit

Petani garam di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, menghadapi masalah besar. Harga garam yang terus menurun dan hasil panen yang sulit terjual karena minimnya pembeli membuat mereka kesulitan. Kondisi ini sangat memprihatinkan karena produksi garam tahun ini tergolong baik berkat cuaca yang mendukung proses kristalisasi.

Warno, seorang petani garam di desa tersebut, mengatakan bahwa harga garam krosok kini hanya berkisar Rp 1.200 per kilogram. Padahal, pada awal Juni 2026, harga garam sempat mencapai Rp 1.500 per kilogram. “Mulai stabil garam sih, tapi harganya agak merosot sedikit. Sekarang Rp 1.200 per kilo. Dulu sempat Rp 1.500. Sekarang banyak petani yang sudah mulai ngerok atau panen, jadinya harga turun,” ujarnya.

Apa yang Terjadi?

Menurut Warno, penurunan harga dipicu melimpahnya pasokan garam dari berbagai daerah yang memasuki masa panen secara bersamaan. Akibatnya, pembeli memiliki banyak pilihan sehingga harga di tingkat petani ikut tertekan. “Awal bulan enam sempat Rp 1.500 per kilo. Waktu itu yang panen masih sedikit. Saya biasanya termasuk yang paling awal ngerok. Sekarang sudah banyak yang panen, jadi harganya turun,” ucapnya.

Bukan hanya harga yang menurun, Warno juga mengaku bahwa hingga kini hasil panennya belum banyak terserap pasar. Kondisi tersebut membuat sebagian petani memilih menyimpan garam sambil menunggu harga kembali membaik.

Mengapa dan Dampak

Masalah yang dihadapi petani garam di Cirebon ini merupakan konsekuensi dari meningkatnya produksi garam di berbagai daerah. Cuaca yang mendukung proses kristalisasi membuat produksi garam tahun ini meningkat, namun hal ini tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan. Akibatnya, harga garam menjadi turun dan petani garam kesulitan menjual hasil panennya.

Dampak dari kondisi ini sangat signifikan bagi petani garam. Penurunan harga garam membuat pendapatan petani menurun, sehingga mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Selain itu, kondisi ini juga dapat mempengaruhi keberlangsungan usaha petani garam di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Petani garam di Cirebon masih harus menempuh jalan panjang untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Mereka harus mencari solusi untuk meningkatkan permintaan garam dan meningkatkan harga garam. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas garam dan mencari pasar baru untuk hasil panen mereka.

Selain itu, pemerintah juga dapat berperan dalam membantu petani garam. Pemerintah dapat memberikan bantuan kepada petani garam, seperti subsidi untuk meningkatkan kualitas garam dan bantuan pemasaran untuk mencari pasar baru.

Dengan kerja sama dan upaya yang keras, petani garam di Cirebon dapat mengatasi masalah yang dihadapi dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177995/panen-raya-melimpah-tapi-harga-anjlok-petani-garam-di-cirebon-menjerit-sulit-cari-pembeli, without altering the facts of the original article.

BPJS Tanggapi Tuduhan Purbaya Soal Pencairan JHT Bebas Pajak 95 Persen

BPJS Ketenagakerjaan menanggapi tuduhan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) yang bebas pajak 95 persen. Fasilitas tarif PPh final 0 persen diberikan untuk pencairan JHT dengan nominal sampai dengan Rp50 juta.

Tuduhan dan Tanggapan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan meminta data lengkap ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terkait klaim sekitar 95,45 persen pencairan JHT diberikan pajak 0 persen. Purbaya mengatakan bahwa data yang ada saat ini belum akurat, sehingga perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Purbaya menerima kunjungan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal untuk membahas sejumlah masukan terkait kebijakan perpajakan atas manfaat JHT dan jaminan pensiun. Dalam pertemuan tersebut, Said Iqbal mengusulkan evaluasi atas pengenaan pajak JHT, peninjauan kembali mekanisme pajak progresif bagi pekerja yang beberapa kali mencairkan JHT akibat pemutusan hubungan kerja (PHK), penyesuaian batas nilai manfaat JHT yang dikenai pajak, serta perubahan perlakuan perpajakan atas manfaat pensiun, tunjangan hari raya (THR), dan uang pesangon.

Mengapa dan Dampak

Kebijakan perpajakan atas manfaat JHT dan jaminan pensiun menjadi penting karena berdampak langsung pada kesejahteraan pekerja. Dengan adanya usulan evaluasi dan peninjauan kembali mekanisme pajak, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mengurangi beban pajak yang tidak adil.

Dampak dari kebijakan ini juga akan dirasakan oleh BPJS Ketenagakerjaan sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam mengelola dana JHT. Dengan adanya perubahan kebijakan, BPJS Ketenagakerjaan harus siap untuk menyesuaikan sistem dan prosedur yang ada.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kebijakan perpajakan atas manfaat JHT dan jaminan pensiun akan terus menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat. Dengan adanya evaluasi dan peninjauan kembali mekanisme pajak, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mengurangi beban pajak yang tidak adil.

BPJS Ketenagakerjaan juga harus siap untuk menyesuaikan sistem dan prosedur yang ada untuk menghadapi perubahan kebijakan. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan kesejahteraan pekerja.

Pemerintah juga harus memastikan bahwa kebijakan yang diambil tidak berdampak negatif pada penerimaan negara. Oleh karena itu, perlu dilakukan perhitungan yang matang dan cermat dalam mengambil keputusan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5640889/purbaya-bakal-minta-data-bpjs-soal-95-persen-pencairan-jht-bebas-pajak, without altering the facts of the original article.

Kementerian UMKM Investigasi Dugaan Penahanan Saldo Seller TikTok, Ini Tanggapan Mereka

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat ini tengah menginvestigasi dugaan penahanan saldo seller TikTok Shop. Kasus ini mencuat setelah DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bekasi melaporkan ke Komisi VII DPR RI bahwa sekitar 500 seller mengalami pembekuan akun dan penahanan saldo secara sepihak oleh TikTok Shop, dengan total saldo yang tertahan mencapai Rp3 triliun.

Apa yang Terjadi?

Kasus dugaan penahanan saldo seller TikTok Shop ini bukanlah kejadian baru. Menurut Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, permasalahan serupa pernah muncul pada 2022-2023 dan sebagian telah diselesaikan melalui pertemuan antara seller dan TikTok Shop. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa sekitar 500 seller diduga mengalami pembekuan akun dan penahanan saldo. Salah seorang seller mengaku tidak dapat menarik saldo sebesar Rp800 juta sejak Januari 2023, meskipun barang yang dijual telah diterima pembeli.

Temmy Satya Permana menjelaskan bahwa Kementerian UMKM masih menunggu data lengkap para seller yang diduga mengalami pembekuan akun dan penahanan saldo. Data ini diperlukan untuk memverifikasi laporan yang disampaikan dan memfasilitasi pertemuan dengan pihak TikTok Shop. “Siapa saja seller-nya, berapa nilainya, nanti kami ketemukan dengan TikTok Shop,” kata Temmy.

Mengapa dan Dampak

Dugaan penahanan saldo seller TikTok Shop ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan kepercayaan dalam bertransaksi di platform digital. Jika terbukti, kasus ini dapat berdampak signifikan pada reputasi TikTok Shop dan kepercayaan masyarakat terhadap platform digital lainnya. Selain itu, kasus ini juga menyoroti pentingnya perlindungan hak-hak seller dan keamanan transaksi di platform digital.

Temmy Satya Permana menambahkan bahwa pemerintah masih mendalami laporan terbaru dan berencana memanggil pengelola platform digital seperti TikTok dan Tokopedia untuk mengklarifikasi dan meminta penjelasan secara komprehensif. “Nanti kita ketemukan case-nya apa. Apakah memang diduga ada pelanggaran. Jadi kita harus duduk bareng nanti,” ujarnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kementerian UMKM masih memiliki pekerjaan rumah dalam menyelesaikan kasus dugaan penahanan saldo seller TikTok Shop. Dengan investigasi yang sedang berlangsung, diharapkan kasus ini dapat diselesaikan dan memberikan keadilan bagi para seller yang terdampak. Selain itu, kasus ini juga diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi platform digital lainnya untuk meningkatkan keamanan dan kepercayaan dalam bertransaksi.

Dalam beberapa bulan ke depan, Komisi VII DPR RI berencana memanggil pengelola platform digital untuk mengklarifikasi kasus ini. Dengan demikian, diharapkan kasus dugaan penahanan saldo seller TikTok Shop dapat diselesaikan dan memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM dan masyarakat luas.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5641109/kementerian-umkm-tunggu-data-seller-tiktok-soal-dugaan-penahanan-saldo, without altering the facts of the original article.