OJK Sebut SRUK Fondasi Kuat Pasar Karbon Indonesia, Begini Alasannya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) sebagai fondasi kuat untuk pengembangan pasar karbon di Indonesia. Ketua Dewan Komisioner OJK, Frederica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa SRUK merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antarlembaga yang bertujuan memastikan pencatatan unit karbon yang transparan dan kredibel.

SRUK sebagai Fondasi Pasar Karbon

SRUK dinilai sangat penting dalam meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perdagangan karbon. Dengan integrasi SRUK dan bursa karbon yang berbasis blockchain, diharapkan dapat meningkatkan integritas dan kepercayaan pasar. Menurut Kiki, ada tiga hal yang dinilai sangat penting dalam pengembangan SRUK, yaitu meningkatkan kepercayaan pasar, memudahkan pengawasan, dan meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia.

Pengembangan SRUK ini juga memastikan pencatatan unit karbon yang transparan dan kredibel. Salah satu faktor utama yang akan menandai suksesnya perdagangan unit karbon adalah integrasi SRUK dan IDX karbon itu sendiri. Dengan demikian, lembaga internasional akan melihat proses perdagangan karbon di Indonesia secara transparan dan kredibel.

Meningkatkan Kepercayaan Pasar

SRUK akan menjadi sumber utama atau data yang akan dilihat oleh semua pihak, atau yang biasa disebut single source of truth. Dengan demikian, lembaga internasional dapat melihat proses perdagangan karbon di Indonesia secara transparan dan kredibel. SRUK juga akan memudahkan pengawasan pasar karbon secara akurat, tepat waktu, dan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran SRUK diharapkan dapat meningkatkan transaksi frekuensi bursa karbon dan meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia. Saat ini, transaksi bursa karbon masih kecil, yaitu baru Rp 93 miliar dengan transaksi frekuensi 431 kali dan 155 pengguna jasa karbon. Namun, dengan kehadiran SRUK, diharapkan angka-angka tersebut dapat meningkat ke depannya.

OJK juga berkomitmen untuk terus meningkatkan penguatan perdagangan karbon dengan tiga pilar, yaitu penguatan kebijakan keuangan berkelanjutan, peningkatan kapasitas industri jasa keuangan, dan penerbitan POJK terbaru nomor 10 tahun 2026. Dengan demikian, diharapkan pasar karbon di Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan dan meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski fondasi pasar karbon telah terbentuk, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi. OJK berkomitmen untuk terus meningkatkan penguatan perdagangan karbon dan meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia. Dengan demikian, diharapkan pasar karbon di Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan dan meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260709200139-17-749612/ojk-sruk-jadi-fondasi-pasar-karbon-ri, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *