Google Luncurkan Aturan Baru, Pengguna HP Android Wajib Tahu Soal Backup Otomatis

Apa yang Terjadi?

Sebelumnya, pengguna Android tidak perlu khawatir tentang kuota penyimpanan saat melakukan backup data. Namun, mulai 7 Juli 2026, Google mulai menghitung data cadangan Android sebagai penyimpanan, dengan tambahan rata-rata 40MB. Perubahan ini berlaku untuk semua pengguna baru, sedangkan akun lama akan diterapkan beberapa bulan mendatang.

Momen Penentu di Menit Akhir

Perusahaan memastikan aturan baru itu akan diikuti dengan kebijakan yang lebih transparan dan kontrol baru. “Kami memperbarui kebijakan kami, sehingga semua data cadangan Android dihitung sebagai penyimpanan menambah rata-rata 40MB,” kata juru bicara Google. “Kami memberi Anda lebih banyak transparansi dan kontrol baru untuk memilih data dan aplikasi mana yang ingin dicadangkan,” jelas perusahaan menambahkan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan perubahan ini, pengguna HP Android harus lebih bijak dalam mengatur data yang dicadangkan. Mereka dapat memilih data dan aplikasi mana yang ingin dicadangkan dan mana yang tidak. Selain itu, pengguna juga dapat memantau kuota penyimpanan mereka untuk menghindari kehabisan ruang penyimpanan. Perubahan ini juga memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mempertimbangkan penggunaan layanan penyimpanan cloud lainnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa minggu mendatang, Google akan meluncurkan kontrol per aplikasi dan penambahkan tombol aktif/nonaktif pada pesan SMS dan SMS, riwayat panggilan, dan pengaturan perangkat. Opsi-opsi tersebut akan memudahkan pengguna untuk mengatur data yang dicadangkan. Dengan demikian, pengguna HP Android harus memahami aturan baru ini dan mengatur data mereka dengan bijak untuk menghindari kehabisan kuota penyimpanan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260713081116-37-750263/aturan-baru-buat-hp-android-google-ubah-otomatis-backup, without altering the facts of the original article.

Rahasia Nonton YouTube Gratis Tanpa Iklan, No Langganan Premium Lagi!

Rahasia nonton YouTube gratis tanpa iklan kini dapat diakses oleh pengguna melalui browser DuckDuckGo. Dengan fitur pemblokiran iklan yang baru dihadirkan, pengguna dapat menikmati video di YouTube tanpa gangguan iklan. Fitur ini tersedia di berbagai platform utama, termasuk Android, iOS, Windows, dan macOS.

Fitur Pemblokiran Iklan di YouTube

DuckDuckGo mengumumkan bahwa browser miliknya kini dapat memblokir iklan saat pengguna menonton YouTube. Fitur tersebut akan tersedia di berbagai platform utama, tetapi pengguna tidak bisa memanfaatkannya melalui aplikasi YouTube, melainkan harus mengakses layanan tersebut menggunakan browser DuckDuckGo. Untuk menggunakan fitur ini, pengguna perlu mengunduh browser DuckDuckGo terlebih dahulu.

Di iOS, Windows, dan macOS, fitur pemblokiran iklan sudah aktif secara default. Sementara di Android, pengguna masih harus mengaktifkannya secara manual, meski DuckDuckGo berencana menjadikannya aktif otomatis pada pembaruan mendatang. Cara mengaktifkannya cukup mudah, pengguna hanya perlu membuka menu Settings, masuk ke bagian Ad Blocking, lalu mengaktifkan opsi YouTube Ad Blocking.

Cara Kerja Fitur Pemblokiran Iklan

DuckDuckGo menjelaskan bahwa fitur pemblokiran iklan tersebut memanfaatkan “community-driven filter lists sourced from uBlock Origin” atau daftar filter berbasis komunitas yang bersumber dari uBlock Origin. Meski demikian, perusahaan mengakui pengalaman yang diberikan mungkin tidak akan sempurna. Namun, setidaknya pengguna dapat mengurangi kemunculan iklan yang kerap mengganggu saat menonton video di YouTube.

Mengapa Fitur Ini Penting?

Browser DuckDuckGo telah lama dikenal sebagai browser alternatif yang mengutamakan privasi pengguna. Dengan fitur pemblokiran iklan di YouTube, pengguna dapat menikmati pengalaman menonton video yang lebih nyaman dan bebas dari gangguan iklan. Selain itu, fitur ini juga dapat membantu mengurangi penggunaan data dan meningkatkan kinerja perangkat.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran fitur pemblokiran iklan di YouTube melalui browser DuckDuckGo dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang tidak ingin berlangganan YouTube Premium. Namun, bagi yang ingin menikmati pengalaman resmi tanpa iklan melalui aplikasi YouTube, opsi berlangganan YouTube Premium masih menjadi pilihan. Ke depan, kita dapat melihat bagaimana perkembangan fitur ini dan apakah akan ada perubahan dalam cara pengguna menikmati video di YouTube.

Jalan panjang masih harus ditempuh oleh DuckDuckGo untuk meningkatkan fitur dan kinerja browsernya. Namun, dengan hadirnya fitur pemblokiran iklan di YouTube, DuckDuckGo telah menunjukkan komitmennya untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi penggunanya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260710144136-37-749851/cara-gratis-nonton-youtube-tanpa-iklan-tak-perlu-langganan-premium, without altering the facts of the original article.

Nvidia Krisis, Penyebab Runtuhnya Dominasi di Industri Teknologi

Nvidia, perusahaan chip terkemuka di dunia, sedang mengalami krisis yang signifikan. Era kejayaan Nvidia di dunia AI mulai menurun tajam setelah rentetan kesuksesan yang mereka terima. Harga saham perusahaan menurun 15% sejak puncaknya bulan Mei lalu, dan valuasi Nvidia juga lebih murah daripada rata-rata S&P. Investor juga mengeluarkan uang lebih sedikit dari proyeksi keuntungan Nvidia dibandingkan perusahaan Amerika Serikat (AS) lainnya.

Apa yang Terjadi pada Nvidia?

Bloomberg melaporkan bahwa harga saham Nvidia menurun 15% sejak puncaknya bulan Mei lalu. Valuasi Nvidia juga lebih murah daripada rata-rata S&P. Investor juga mengeluarkan uang lebih sedikit dari proyeksi keuntungan Nvidia dibandingkan perusahaan Amerika Serikat (AS) lainnya. Selain itu, era chip yang sempat langka juga akhirnya berakhir. Harga sewa chip dilaporkan terjun bebas setelah mencapai US$3,20 per jam pada Mei lalu.

Para pesaing Nvidia mengalami sebaliknya. Nilai perusahaan seperti Micron juga terus naik, hampir tiga kali lipat. Para perusahaan seperti Google, Amazon, Microsoft dan OpenAI berupaya mengurangi ketergantungan pada chip AI. Mereka merilis prosesor kustom sendiri. Chip buatan sendiri itu memang tidak sebaik model Nvidia. Namun dapat menurunkan harga komputasi, dan kemunduran bagi Nvidia.

Mengapa Nvidia Mengalami Krisis?

Menurut CTO dan salah satu pendiri Ornn, Wayne Nelms, semakin banyak pemain GPU dan akselerator yang memasuki pasar. Semua orang ingin membuat silikon sendiri, namun tidak ada yang membuat DRAM sendiri. Sampai ada terobosan teknologi besar pada HBM (memori bandwidth tinggi), pergeseran penawaran dan permintaan atau seseorang yang baru masuk pasar memori, keadaan akan tetap sama.

Perusahaan seperti Google, Amazon, Microsoft dan OpenAI berupaya mengurangi ketergantungan pada chip AI. Mereka merilis prosesor kustom sendiri. Chip buatan sendiri itu memang tidak sebaik model Nvidia. Namun dapat menurunkan harga komputasi, dan kemunduran bagi Nvidia. Hal ini menunjukkan bahwa Nvidia tidak lagi memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan di pasar chip AI.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Krisis yang dialami Nvidia memiliki dampak signifikan pada industri teknologi. Nvidia tidak lagi menjadi pemain dominan di pasar chip AI. Perusahaan lain seperti Micron dan Google dapat meningkatkan kemampuan mereka di pasar chip AI. Selain itu, krisis ini juga dapat mempengaruhi kemampuan Nvidia untuk mengembangkan teknologi baru di masa depan.

Nvidia harus beradaptasi dengan perubahan pasar dan meningkatkan kemampuan mereka untuk bersaing dengan perusahaan lain. Jika tidak, Nvidia dapat kehilangan posisinya sebagai pemain utama di industri teknologi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Nvidia masih memiliki jalan panjang untuk kembali menjadi pemain dominan di pasar chip AI. Perusahaan harus meningkatkan kemampuan mereka untuk mengembangkan teknologi baru dan meningkatkan keunggulan kompetitif mereka. Selain itu, Nvidia juga harus beradaptasi dengan perubahan pasar dan meningkatkan kemampuan mereka untuk bersaing dengan perusahaan lain.

Dengan demikian, Nvidia dapat kembali menjadi pemain utama di industri teknologi dan meningkatkan kemampuan mereka untuk mengembangkan teknologi baru di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260710135613-37-749823/kejayaan-nvidia-pelan-pelan-mulai-runtuh-ternyata-ini-penyebabnya, without altering the facts of the original article.

Karyawan Indomaret-Alfamart Terancam Punah, Robot China Siap Menggantikan

Teknologi kecerdasan buatan (AI) membawa perubahan besar dalam berbagai sektor bisnis, termasuk ritel. Karyawan Indomaret dan Alfamart terancam punah karena robot China siap menggantikan mereka. Sebuah toko robot otonom sepenuhnya bernama “Ro-bodega” resmi dibuka di kawasan strategis tepi laut Hung Hom, Hong Kong. Robot setinggi 1,67 meter dengan bentang lengan 1,8 meter bernama Xiao Gai dikembangkan oleh perusahaan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan robotika terkemuka asal Beijing.

Kehadiran Robot Otonom di Dunia Ritel

Ro-bodega menjadi sorotan karena seluruh rantai operasionalnya, mulai dari proses restocking (mengisi ulang rak barang), mengambil pesanan konsumen, hingga proses transaksi pembayaran (checkout), dikendalikan sepenuhnya oleh robot Xiao Gai. Robot ini tidak hanya piawai melakukan pekerjaan fisik, tetapi juga dibekali kemampuan interaksi sosial yang ramah dan mampu berkomunikasi dalam berbagai bahasa lewat sokongan AI generatif.

Barang-barang yang dijajakan di toko ini pun terbilang sangat lengkap, mulai dari makanan ringan, minuman segar, hingga obat-obatan ringan yang dijual bebas. Komoditas ini persis seperti apa yang biasa kita temukan di jaringan minimarket lokal Indonesia seperti Indomaret dan Alfamart.

Mengapa Teknologi Robotika Menjadi Ancaman?

Proyek ambisius Ro-bodega ini disokong penuh oleh Hong Kong Investment Corporation sebagai salah satu bukti nyata penetrasi komersial AI ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Pihak perusahaan mengklaim efek kebaruan (novelty effect) dari robot Xiao Gai sukses mendongkrak trafik pengunjung di kawasan tersebut hingga 40%. Tak puas hanya di satu lokasi, perusahaan menargetkan ekspansi agresif dengan meluncurkan 100 toko kapsul berbasis robot serupa di 10 kota besar lainnya.

Sebelumnya, pilot project serupa telah sukses dioperasikan di kawasan wisata super padat Summer Palace, Beijing. Melesatnya adopsi teknologi robot pelayan ini tentu menjadi sinyal kuning bagi industri ritel di dalam negeri. Jika kalkulasi biaya investasi (capex) teknologi ini kian murah dan mencapai titik skala ekonomis (economies of scale), bukan tidak mungkin konsep minimarket tanpa manusia ini diadopsi oleh korporasi ritel raksasa di pasar Indonesia.

Dampak bagi Karyawan dan Industri Ritel

Jika momentum itu tiba, posisi kasir dan pramuniaga yang selama ini menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia perlahan tapi pasti akan tereliminasi oleh otomatisasi. Meski demikian, migrasi ke era robotika ini bukan tanpa celah. Di belahan dunia lain, transisi teknologi kerap diwarnai eror fatal.

Di Stockholm, Swedia, sebuah agen AI yang ditugaskan mengelola kedai kopi justru membakar anggarannya dalam sebulan karena salah memesan 3.000 pasang sarung tangan karet yang tidak perlu. Di tempat lain, sebuah robot pelayan restoran sempat viral karena kehilangan kendali dan melempar peralatan makan ke arah pengunjung.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Namun, sejarah mencatat bahwa laju disrupsi teknologi tidak akan bisa dibendung. Bagi jutaan pekerja di sektor ritel, ancaman pemutusan hubungan kerja akibat otomatisasi bukan lagi sekadar isu di atas kertas, melainkan ancaman nyata yang penggantinya kini sudah mulai berjalan dan melayani pembeli di China. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian dan peningkatan kemampuan bagi karyawan di sektor ritel untuk menghadapi perubahan besar ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260710220631-37-749987/karyawan-indomaret-alfamart-bisa-punah-penggantinya-muncul-di-china, without altering the facts of the original article.

Cek Umur HP Tanpa Bantuan Teknisi, Ternyata Mudah Banget!

Cek umur HP tanpa bantuan teknisi ternyata mudah banget! Anda bisa mengetahui kondisi ponsel pintar Anda melalui beberapa indikator utama yang tertanam di dalam sistem. Faktor paling krusial yang menentukan sisa umur sebuah smartphone adalah kesehatan baterai atau battery health. Smartphone sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari, namun layaknya barang elektronik pada umumnya, ponsel pintar juga memiliki masa pakai.

Mengenal Indikator Kesehatan Baterai

Bagi para pengguna iPhone, pengecekan kesehatan baterai dapat dilakukan dengan sangat praktis. Anda hanya perlu membuka menu Settings, pilih opsi Battery, lalu klik Battery Health & Charging. Jika indikator kapasitas maksimum sudah merosot di bawah angka 80%, ini menjadi sinyal kuat bahwa baterai sudah mulai aus dan sisa umur optimal HP Anda sudah berkurang.

Sementara itu, untuk pengguna Android, metodenya bisa sedikit bervariasi tergantung pada merek perangkat yang digunakan. Beberapa produsen menyediakan fitur diagnosis bawaan di menu pengaturan, namun pengguna juga bisa memanfaatkan aplikasi pihak ketiga yang tepercaya seperti AccuBattery untuk mengukur persentase kesehatan baterai secara akurat.

Apa Yang Terjadi Jika Baterai HP Melemah?

Komponen baterai litium-ion pada ponsel dipastikan akan mengalami degradasi performa seiring intensitas pemakaian dan pengisian daya. Hal ini wajar terjadi karena baterai memiliki siklus hidup yang terbatas. Ketika baterai sudah melemah, performa ponsel akan menurun drastis, seperti sistem yang sering lag, aplikasi yang mendadak keluar sendiri, hingga ponsel yang cepat terasa panas padahal hanya digunakan untuk aktivitas ringan.

Mengapa & Dampak

Mengapa Kesehatan Baterai Penting?

Kesehatan baterai sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap performa dan umur panjang ponsel. Baterai yang sudah melemah dapat menyebabkan ponsel menjadi tidak stabil dan tidak dapat menjalankan aplikasi dengan lancar. Oleh karena itu, memantau kesehatan baterai secara berkala sangatlah penting untuk mengetahui kapan saatnya Anda perlu mengganti baterai atau memperbarui perangkat lunak.

Dampak Terhadap Pengguna

Jika ponsel Anda sudah tidak lagi menerima pembaruan sistem operasi maupun pembaruan keamanan, maka secara teknis umur operasional HP tersebut sudah mendekati akhir. HP tanpa pembaruan berkala akan sangat rentan terhadap serangan siber dan perlahan tidak bisa lagi menjalankan aplikasi-aplikasi modern. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperbarui perangkat lunak dan memperhatikan kondisi baterai untuk memastikan ponsel tetap berfungsi dengan optimal.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan melakukan pengecekan secara berkala terhadap indikator-indikator di atas, Anda bisa mendeteksi lebih awal sisa umur pakai perangkat. Hal ini penting agar Anda bisa segera melakukan pencadangan data-data krusial sebelum ponsel benar-benar mengalami kerusakan permanen. Dengan memahami dan memantau kondisi ponsel, Anda dapat membuat keputusan yang tepat untuk memperpanjang umur perangkat atau mempersiapkan penggantian jika diperlukan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260710221517-37-749989/sisa-umur-hp-ternyata-bisa-dicek-sendiri-begini-caranya, without altering the facts of the original article.

BPJT Luncurkan Sistem WIM Terintegrasi ETLE, Atasi ODOL di 47 Titik Jalan Tol

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) meluncurkan sistem Weigh in Motion (WIM) terintegrasi dengan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk mengatasi kendaraan Over Dimension and Over Loading (ODOL) di 47 titik jalan tol. Ketua BPJT, Ni Komang Rasminiati, mengatakan bahwa truk ODOL menjadi salah satu penyumbang terbesar angka kecelakaan di jalan tol dan menyebabkan cepat rusaknya struktur aspal jalan tol.

Implementasi WIM Terintegrasi ETLE

Rasminiati menjelaskan bahwa BPJT berupaya menekan kendaraan ODOL di jalan tol dengan mengoperasikan WIM yang terintegrasi dengan kamera ETLE milik Polri di ruas hingga pintu-pintu tol. Sebanyak 38 WIM terpasang di gerbang tol guna mendeteksi kendaraan yang berlebihan muatan. “Dengan rincian sebaran taktis mencakup 38 titik yang ditempatkan sebelum gerbang tol untuk menjaring kendaraan sejak awal masuk jalan tol. Serta sembilan titik strategis yang terpasang langsung di jalur utama atau main road untuk pengawasan kendaraan ODOL secara menyeluruh,” kata dia.

Sebaran Pemasangan WIM

Sebaran pemasangan WIM dominan dilakukan BPJT di ruas jalan tol lintas Sumatera. Di ruas koridor ini, sebanyak 33 titik terpasang WIM, dengan 27 titik di antaranya sudah berhasil terintegrasi dengan sistem ETLE milik Polri. Sementara untuk di ruas koridor Pulau Jawa, Kementerian PU dan BPJT telah memasang WIM setidaknya di 14 titik ruas jalan tol. Dari jumlah tersebut, 6 titik di antaranya telah terintegrasi dengan kamera ETLE.

Mengapa ODOL Berbahaya?

Kendaraan ODOL menjadi ancaman nyata bagi infrastruktur jalan tol di Indonesia, sebab truk ODOL mempercepat kerusakan jalan, meningkatkan biaya pemeliharaan, mengganggu kelancaran arus lalu lintas, hingga memperbesar risiko kecelakaan fatal. Berdasarkan data WIM pada 2025, lebih dari seperlima kendaraan non-golongan I yang melintas di Jalan Tol Trans Sumatera terindikasi melanggar batas dimensi dan muatan. Rata-rata pelanggaran mencapai 17,62 persen dari kendaraan non-golongan I yang melintas di Jalan Tol Trans Sumatera yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan 21,29% di Jalan Tol Trans Sumatera yang dikelola PT Hutama Karya (Persero).

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

BPJT bersama Kementerian PU dan BUJT masih memiliki rencana penambahan WIM sebanyak 11 titik baru di Pulau Jawa untuk meningkatkan efektivitas penindakan terhadap kendaraan ODOL. Dengan demikian, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan memperpanjang umur jalan tol. Selain itu, integrasi WIM dengan ETLE diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam penindakan pelanggaran lalu lintas.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/otomotif/7852385/bpjt-operasikan-wim-terintegrasi-etle-di-47-titik-untuk-kendalikan-odol-di-jalan-tol, without altering the facts of the original article.

Waspada Foto Anda Dipakai AI, Begini Cara Blokir di Instagram

Meta baru saja meluncurkan model AI terbaru bernama Muse Image, yang memungkinkan pengguna membuat konten visual di Instagram, WhatsApp, dan layanan Meta lainnya dengan cara yang lebih mudah dan cepat. Fitur ini dapat mengubah cara pengguna membuat konten dengan memanfaatkan foto dan ciri fisik seseorang yang tersedia secara publik. Namun, kebijakan baru ini memicu perdebatan tentang privasi dan keamanan data pengguna.

Waspada Foto Anda Dipakai AI Tanpa Izin

Dengan Muse Image, pengguna cukup mengetik tanda @ diikuti nama akun publik untuk memasukkan wajah dan ciri fisik seseorang ke dalam gambar buatan AI. Sistem akan merujuk pada foto-foto yang telah tersedia secara publik untuk menciptakan gambar baru yang mirip aslinya. Namun, secara bawaan, fitur ini aktif otomatis untuk semua akun publik, artinya siapa pun bisa menggunakan foto Anda tanpa izin tertulis dan pemilik akun pun tidak akan diberi tahu kapan kontennya dipakai.

Apa yang Terjadi?

Menurut pengamat teknologi dan analis senior di lembaga riset Counterpoint Research, Prachir Singh, teknologi ini harus memudahkan, bukan mengorbankan keamanan. “Di era di mana wajah dan foto kita bisa menjadi data, pengaturan privasi yang jelas menjadi sangat penting. Sekadar menjadikan akun terbuka tidak berarti orang rela dijadikan bahan baku AI tanpa persetujuan,” katanya.

Direktur Advokasi Foxglove, Donald Campbell, juga menegaskan bahwa sistem ini berisiko disalahgunakan. “Ini ibarat membuka pintu lebar-lebar untuk manipulasi gambar tanpa izin. Kita sudah melihat dampak buruknya, mulai dari pencemaran nama baik hingga penyebaran gambar palsu,” katanya.

Mengapa dan Dampak

Kebijakan baru ini memicu perdebatan tentang privasi dan keamanan data pengguna. Dengan Muse Image, pengguna harus waspada bahwa foto mereka dapat digunakan tanpa izin tertulis. Hal ini dapat berdampak pada keamanan dan privasi pengguna, terutama jika foto mereka digunakan untuk tujuan yang tidak diinginkan.

Dalam jangka panjang, kebijakan ini dapat mempengaruhi cara pengguna menggunakan media sosial dan bagaimana mereka mengelola privasi dan keamanan data mereka. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk memahami kebijakan ini dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi privasi dan keamanan data mereka.

Cara Blokir di Instagram

Bagi pengguna Instagram, WhatsApp, atau Facebook yang tidak ingin fotonya diambil untuk AI, Meta tetap memberikan kendali. Berikut langkahnya:

Untuk memblokir penggunaan foto Anda di Muse Image, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Buka aplikasi Instagram dan pergi ke halaman profil Anda.

2. Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas dan pilih “Pengaturan”.

3. Pilih “Privasi” dan kemudian “Penggunaan Data”.

4. Di bagian “Muse Image”, pilih “Tidak Izinkan” untuk mencegah penggunaan foto Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat melindungi privasi dan keamanan data Anda di Instagram dan layanan Meta lainnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kebijakan baru ini masih harus diuji dan dievaluasi lebih lanjut. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk tetap waspada dan memahami kebijakan ini. Dengan demikian, pengguna dapat melindungi privasi dan keamanan data mereka dan menggunakan media sosial dengan lebih aman dan nyaman.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260709131154-37-749455/awas-foto-anda-di-instagram-dicomot-buat-gambar-ai-ini-cara-blokirnya, without altering the facts of the original article.

Tantangan Meluncur Internet 6G di Indonesia, Komdigi Ungkap Keterbatasan

Indonesia masih memiliki tantangan besar dalam memasuki era internet 6G, yaitu keterbatasan spektrum jaringan. Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Adis Alifiawan, mengungkapkan bahwa jaringan 6G membutuhkan spektrum berkapasitas 200 MHz, namun saat ini belum ada satu pita frekuensi yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

Keterbatasan Spektrum Jaringan

Pemerintah baru-baru ini melakukan lelang frekuensi 700 Mhz dengan kapasitas 70 Mhz dan 2,6 GHz dengan kapasitas 190 Mhz. Namun, kapasitas tersebut masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan 6G. “Paling besar itu adalah yang kita lelang sekarang di 2,6 GHz, 190 MHz. Enggak sampai 200 MHz. Jadi kalau buat 6G, enggak sampai buat satu operator,” kata Adis.

Jaringan 6G membutuhkan ruang yang lebih besar dan kapasitas yang lebih besar pula. Adis menggunakan analogi untuk menjelaskan perbedaan antara jaringan 2G, 3G, 4G, 5G, dan 6G. “Kalau membandingkan 6G itu sama 2G, kalau 2G itu kayak motor, 3G kayak bajaj, terus 4G itu kayak LCGC, 5G itu kayak SUV, begitu 6G kita butuhnya hammer,” jelasnya.

Mengapa Spektrum Jaringan Penting?

Spektrum jaringan yang memadai sangat penting untuk mendukung perkembangan teknologi 6G. Dengan kapasitas yang lebih besar, jaringan 6G dapat mendukung penggunaan aplikasi yang lebih berat, seperti artificial intelligence (AI). “Kalau kita ingin AI terus berkembang penggunaannya, ya kita butuh 6G,” ucap Adis.

Keterbatasan spektrum jaringan dapat berdampak pada perkembangan teknologi di Indonesia. Dengan kapasitas yang terbatas, jaringan 6G tidak dapat beroperasi secara optimal, sehingga dapat menghambat perkembangan aplikasi dan layanan yang membutuhkan konektivitas yang lebih cepat dan stabil.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keterbatasan spektrum jaringan dapat berdampak pada kemampuan Indonesia untuk mengejar perkembangan teknologi global. Dalam beberapa tahun ke depan, kebutuhan akan konektivitas yang lebih cepat dan stabil akan semakin meningkat. Oleh karena itu, pemerintah dan operator jaringan harus bekerja sama untuk meningkatkan kapasitas spektrum jaringan dan mendukung perkembangan teknologi 6G.

Pemerintah harus melakukan lelang frekuensi yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan jaringan 6G. Selain itu, operator jaringan juga harus meningkatkan kapasitas jaringan mereka untuk mendukung penggunaan aplikasi yang lebih berat. Dengan kerja sama yang baik, Indonesia dapat mengejar perkembangan teknologi global dan meningkatkan kemampuan kompetitifnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk memasuki era internet 6G. Keterbatasan spektrum jaringan adalah salah satu tantangan besar yang harus dihadapi. Namun, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan operator jaringan, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan kompetitifnya dan mengejar perkembangan teknologi global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260709165722-37-749543/komdigi-ungkap-tantangan-luncurkan-internet-6g-di-indonesia, without altering the facts of the original article.

Ribuan Orang Terlantar, Dampak Pergantian Manusia oleh Teknologi AI

Ribuan orang kembali menjadi tumbal penggunaan AI. Kali ini menimpa pegawai di sebuah perusahaan asuransi terkemuka. Sebanyak 1.800 pekerjaan di divisi asuransi perjalanan perusahaan yang terkena dampak, menurut konfirmasi CEO perusahaan tersebut. Pemangkasan ini terjadi karena AI menggantikan proses pekerjaan yang bersifat manual.

Momen Penentu di Divisi Asuransi Perjalanan

Menurut laporan, pemangkasan terjadi khususnya pada unit pusat panggilan. Perkiraan jumlah pemangkasan mencapai 1.500-1.800 pekerjaan di perusahaan tersebut selama 12 hingga 18 bulan ke depan. Total jumlah pegawai di divisi ini mencapai 22.600 orang, dengan sekitar 14 ribu orang menangani soal pertanyaan dan klaim pelanggan lewat telepon.

Apa yang Terjadi di Balik Layar?

Perusahaan tersebut memang telah mengonfirmasi bahwa mereka terus meneliti soal perubahan teknologi yang akan berdampak pada semua karyawan, termasuk peranan yang bergantung pada proses manual. AI memang berkali-kali menjadi alasan banyak perusahaan yang akan memecat karyawannya. Salah satu contohnya adalah sebuah perusahaan teknologi besar yang dikabarkan akan merumahkan 4.800 orang atau 2,1% dari total pegawainya.

Mengapa dan Dampaknya

Mengapa AI menjadi ancaman bagi banyak pekerja? Sebab, AI dapat mengautomasi banyak tugas yang sebelumnya dilakukan oleh manusia. Dampaknya, banyak pekerja yang menjadi tidak relevan dan harus digantikan oleh mesin. Bagi pihak terkait, ini berarti harus beradaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat dan tidak dapat dihindari. Apa artinya ini ke depan? Perusahaan harus lebih fokus pada pengembangan keterampilan karyawan agar dapat bekerja sama dengan AI, bukan digantikan olehnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa perubahan teknologi tidak dapat dihindari dan harus dihadapi. Perusahaan dan karyawan harus bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini. Dengan demikian, kita dapat membangun masa depan yang lebih baik, di mana manusia dan AI dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260710043138-37-749630/bukti-manusia-mulai-digantikan-ribuan-orang-sudah-jadi-korban, without altering the facts of the original article.

Indonesia Tertinggal dalam Revolusi 5G, Akankah 6G Menjadi Peluang?

Indonesia masih tertinggal dalam revolusi teknologi 5G, dengan penetrasi yang belum mencapai 10%, jauh di bawah negara-negara lain yang telah mencapai di atas 70%. Sarwoto, seorang ahli teknologi, menyebutkan bahwa Indonesia harus segera mengerjakan teknologi 6G agar tidak tertinggal lagi. “Kita kan suka lelet tuh. Makanya kita mesti kerjain sekarang gitu. Karena kalau kita tidak terencana dengan baik, tahu-tahu didadadak oleh international environment yang mereka sudah siap,” katanya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Sarwoto menjelaskan bahwa teknologi 5G sudah masuk laboratorium sejak 2012 dan pertama kali diimplementasikan sekitar 2017 di dunia. Indonesia sendiri pertama kali meluncurkan 5G pada 2021 oleh Telkomsel. Namun, hingga saat ini, penetrasi 5G di Indonesia masih sangat rendah. Sarwoto juga menyebutkan bahwa tidak masalah untuk langsung lompat ke 6G, asalkan bergantung pada pemanfaatan kegiatan ekonomi dan non-ekonomi yang bisa didapatkan.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang membuat kejadian ini berbeda:

Teknologi 5G sudah masuk laboratorium sejak 2012 dan pertama kali diimplementasikan sekitar 2017 di dunia. Indonesia sendiri pertama kali meluncurkan 5G pada 2021 oleh Telkomsel. Penetrasi 5G di negara lain telah mencapai di atas 70%, sedangkan Indonesia belum sampai 10%. Sarwoto juga menyebutkan bahwa sebagai operator seluler, mereka akan memikirkan pemanfaatan ekonomi yang ada, terkait jumlah device 5G yang sudah aktif.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mengapa penetrasi 5G masih rendah? Sarwoto menjelaskan bahwa sebagai operator seluler, mereka akan memikirkan pemanfaatan ekonomi yang ada. Ini terkait jumlah device 5G yang sudah aktif. “Nah kalau saya harus berinvestasi BTS mengganti seluruh BTS 4G menjadi 5G sedangkan enabler-nya cuman di bawah 20%, itu yang jadi maksudnya economic wise-nya itu belum masuk,” jelasnya. Dampaknya, Indonesia harus segera mengerjakan teknologi 6G agar tidak tertinggal lagi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kesimpulannya, Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk mengejar ketertinggalan dalam revolusi teknologi 5G. Namun, dengan segera mengerjakan teknologi 6G, Indonesia dapat memanfaatkan peluang baru dan meningkatkan penetrasi teknologi di dalam negeri. Sarwoto menyebutkan bahwa “market akan menjawab” jika teknologi 6G dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi dan non-ekonomi yang lebih baik. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan teknologinya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260710042228-37-749629/lelet-masuk-5g-ini-alasan-ri-harus-mulai-pindah-ke-6g, without altering the facts of the original article.