Pemerintah Gelontorkan Rp 985 Miliar untuk Bangun Irigasi di Banten, Untuk Apa?

Pemerintah Gelontorkan Rp 985 Miliar untuk Bangun Irigasi di Banten, Untuk Apa? Pemerintah Indonesia melalui Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan. Salah satu daerah yang mendapatkan perhatian adalah Provinsi Banten, yang mendapat alokasi dana sebesar Rp 985,19 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi. ## Momen Penentu di Menit Akhir Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kabupaten Lebak, Abeng (60), menyebutkan sekitar tiga puluh tahun irigasi tak diperhatikan. Ia menyebut sering terjadi konflik antarpetani berebut pasokan air dari Bendung Cikoncang Ketapang. “Kalau dulu setiap MT (masa tanam) II selalu ribut soal air. Yang tidak kebagian air marah, yang kebagian juga khawatir. Itu sudah terjadi sejak tahun 1980-an,” katanya, Rabu (15/7/2026). ## Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda Dinas PUPR Banten merinci, pada 2025, Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan Rp 48,91 miliar melalui APBD untuk tujuh paket pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan daerah irigasi, meliputi DI Cibinuangeun, Cilampe, Cikoncang, Cilemer, Cipari-Ciwuni, Cisangu Atas, dan Cisata. Sementara itu, melalui APBN Tahun 2025, pemerintah pusat mengalokasikan sekitar Rp 521,28 miliar untuk rehabilitasi 12 daerah irigasi di Provinsi Banten, yakni DI Cikalumpang, Cisangu Bawah, Cipari-Ciwuni, Ciwaka Bawah, Cisata, Cilemer, Cisangu Atas, Pasir Eurih, Cikoncang, Cibinuangeun, Cisiih, dan Cibanten. ## Apa Artinya Ini ke Depan? Dengan adanya pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi konflik antarpetani. Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, mengatakan bahwa sinergi pendanaan antara pemerintah pusat melalui APBN dan Pemerintah Provinsi Banten melalui APBD kini menghadirkan perubahan nyata bagi salah satu lumbung pangan di Indonesia. “Total investasi pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Provinsi Banten sepanjang 2025-2026 mencapai sekitar Rp 985,19 miliar, terdiri atas Rp 911,98 miliar dari APBN dan Rp 73,21 miliar dari APBD Provinsi Banten,” katanya. ## Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pemerintah harus terus memperhatikan dan memelihara jaringan irigasi yang telah dibangun agar dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, petani juga harus dapat memanfaatkan fasilitas irigasi ini dengan efektif dan efisien. Dengan demikian, pembangunan irigasi di Banten dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8574509/pemerintah-kucurkan-rp-985-miliar-bangun-irigasi-di-banten, without altering the facts of the original article.

Soliditas Polri Terbukti, Kapolri Bertemu Jaksa Agung dan Panglima

Soliditas Polri Terbukti

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pertemuan dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam rangka memperkuat sinergi dan soliditas antarlembaga. Pertemuan ini menunjukkan bahwa hubungan antara Polri, Kejaksaan, dan TNI sangat baik dan kompak. Kapolri memastikan bahwa tidak ada masalah antara Polri dan Kejagung, serta TNI-Polri solid dan terus bersinergi dalam mengawal program Presiden Prabowo Subianto.

Apa yang Terjadi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan. Jenderal Sigit memastikan tidak ada masalah antara Polri dan Kejagung. “Yang jelas saya pastikan di sini, apalagi kita hadirin bersama antara Bapak Jaksa Agung dan seluruh pejabat utama Adhiyaksa. Saya didampingi Wakapolri dan pejabat utama Mabes Porli, tentunya kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara 2 institusi,” kata Kapolri di Kejagung, Senin (13/7). Kemudian, pada kesempatan terpisah, Jenderal Sigit beserta jajaran juga bersilaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan jajaran di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Jenderal Sigit memastikan TNI-Polri solid dan terus bersinergi dalam mengawal program Presiden Prabowo Subianto.

Mengapa dan Dampak

Kunjungan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI membuktikan bahwa tidak ada keretakan antarlembaga. Kepolisian, kejaksaan, dan TNI saling membantu dan menguatkan. Menurut Sahroni, kunjungan ini menunjukkan bahwa hubungan ketiga lembaga, yakni kepolisian, kejaksaan dan TNI solid, baik-baik saja dan kompak. “Jadi kalau ada yang berasumsi atau mencoba membangun narasi seolah-olah ada keretakan hubungan antarlembaga, itu tidak betul. Faktanya, ketiga institusi ini saling mendukung dan saling menguatkan sesuai fungsi dan kewenangannya masing-masing,” ucap dia. Kekompakan antarlembaga menjadi modal penting dalam mendukung agenda Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam aspek penegakan hukum, pemberantasan korupsi, dan pertahanan negara.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan semakin solidnya institusi tinggi negara, khususnya Polri-Kejagung, diharapkan agenda pemberantasan dan pencegahan korupsi akan semakin kuat dan efektif. Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar seluruh institusi negara bersatu mengawal penegakan hukum yang tegas sekaligus memperkuat ketahanan nasional. Oleh karena itu, sinergi dan soliditas antarlembaga harus terus dijaga dan ditingkatkan untuk mencapai tujuan bersama.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8574572/komisi-iii-dpr-kapolri-temui-jaksa-agung-dan-panglima-bukti-semuanya-solid, without altering the facts of the original article.

Sumardji Ungkap Rencana Naturalisasi Lanjutan Timnas Indonesia, John Herdman: Tunggu Rekomendasi

Sumardji, seorang pejabat di PSSI, mengungkapkan rencana naturalisasi lanjutan untuk Timnas Indonesia. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas tim nasional dengan memasukkan pemain-pemain keturunan yang memiliki skill di atas rata-rata. Mitchell Baker adalah salah satu contoh pemain yang baru saja mendapatkan kesempatan menjadi Warga Negara Indonesia melalui proses naturalisasi.

Menurut Sumardji, PSSI sangat terbuka untuk mendatangkan lebih banyak pemain keturunan. Stok para pemain yang memenuhi syarat untuk dinaturalisasi pun cukup banyak. Namun, PSSI tidak bisa sembarangan dalam mengajukan naturalisasi pemain. Semua harus sesuai kebutuhan Timnas Indonesia dan skill mereka juga harus di atas rata-rata.

Proses Naturalisasi yang Selektif

Sumardji menegaskan bahwa proses naturalisasi pemain harus sesuai dengan kebutuhan tim pelatih Timnas Indonesia. “Kalau kami tergantung kebutuhan pelatih. Mereka melakukan scouting,” ujar Sumardji. Pemain-pemain keturunan yang layak dinaturalisasi harus memiliki kualitas yang baik dan dapat membantu meningkatkan performa tim nasional.

Mitchell Baker adalah contoh pemain muda yang memiliki potensi besar. Usia pemain satu ini masih sangat muda, yakni 19 tahun, dan tinggi badannya mencapai 196 cm. Namun, hal itu tidak bisa dilakukan secara serampangan. Semua harus sesuai dengan kebutuhan tim pelatih dan skill pemain harus di atas rata-rata.

Kesiapan Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia asuhan John Herdman sudah berkumpul di Bali sejak 5 Juli lalu. Mereka menjalani pemusatan latihan di markas latihan milik Bali United yang terletak di Pantai Purnama, Bali. Pemusatan latihan ini memang perlu dilakukan oleh Timnas Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen krusial bagi Asia Tenggara, Piala AFF 2026.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A di Piala AFF 2026. Garuda akan bersaing dengan Kamboja, Singapura, Timor Leste, dan Vietnam di fase tersebut. John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, menilai bahwa timnya harus siap untuk menghadapi turnamen ini.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan rencana naturalisasi lanjutan, Timnas Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan performa tim nasional. Pemain-pemain keturunan yang memiliki skill di atas rata-rata dapat membantu meningkatkan kemampuan tim nasional dan membuat Indonesia lebih kompetitif di tingkat internasional.

Rencana naturalisasi lanjutan ini juga menunjukkan bahwa PSSI serius dalam meningkatkan kualitas tim nasional. Dengan proses naturalisasi yang selektif, PSSI dapat memilih pemain-pemain yang tepat untuk membantu meningkatkan performa tim nasional.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah melakukan beberapa langkah untuk meningkatkan kualitas tim nasional, Timnas Indonesia masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Dengan persaingan yang ketat di tingkat internasional, Timnas Indonesia harus terus meningkatkan kualitas dan performa tim nasional untuk dapat bersaing dengan tim-tim lainnya.

Dengan rencana naturalisasi lanjutan dan proses seleksi yang ketat, Timnas Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan performa tim nasional. Dengan kerja keras dan dedikasi, Timnas Indonesia dapat mencapai tujuan dan menjadi tim yang lebih kompetitif di tingkat internasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/indonesia/read/8245809/eksklusif-sumardji-ungkap-rencana-naturalisasi-lanjutan-di-timnas-indonesia-semua-tergantung-rekomendasi-john-herdman, without altering the facts of the original article.

Warga RI Diminta Cek Biometrik untuk Keamanan Data, Ini Alasannya

Pemerintah mengimbau warga Indonesia untuk melakukan cek biometrik guna memastikan keamanan data pribadi mereka. Langkah ini diambil untuk mencegah penyalahgunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) oleh pihak lain untuk kejahatan digital. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan bahwa kebocoran data pribadi yang terjadi beberapa tahun lalu masih dimanfaatkan pelaku kejahatan hingga saat ini.

Kebocoran Data Pribadi Masih Berlanjut

Meutya menjelaskan bahwa data yang bocor, termasuk NIK, dapat digunakan untuk berbagai tindak kriminal digital. Ia menegaskan bahwa data yang telah bocor tersebut masih terus dipakai untuk menjalankan berbagai aksi kejahatan digital. “Tapi kebocoran data itu terus dipakai sampai sekarang untuk menggunakan kejahatan-kejahatan lainnya. Menggunakan NIK orang untuk kejahatan-kejahatan lainnya,” ujar Meutya dalam acara OJK Banking Forum di Menara Radius Prawiro, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).

Mengapa Cek Biometrik Penting?

Meutya mengatakan bahwa masyarakat belum tentu mengetahui jika NIK miliknya telah digunakan untuk mendaftarkan nomor telepon lain. Kondisi itu berpotensi menyeret pemilik NIK ke dalam kasus kejahatan digital tanpa disadari. “Kita nggak tahu, ternyata NIK kita, NIK yang sama dipakai dengan yang lain dan kemudian terafiliasi dengan kejahatan-kejahatan digital dan baru tahu kemudian. Jadi kita juga mengajak di luar itu untuk melakukan biometrik,” terangnya.

Pemerintah telah menerapkan registrasi kartu SIM baru menggunakan NIK dan biometrik pengenalan wajah mulai 1 Juli 2026. Skema ini menggantikan mekanisme lama yang menggunakan verifikasi NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK). Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permenkomdigi) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi Melalui Jaringan Bergerak Seluler.

Registrasi Biometrik Sudah Dilakukan 6,8 Juta Masyarakat

Meutya mengatakan bahwa sejak uji coba registrasi biometrik dimulai pada Januari hingga Juli 2026, sebanyak 6,8 juta masyarakat telah melakukan registrasi biometrik. “Dalam Januari sampai bulan Juli, sudah 6,8 juta masyarakat yang melakukan registrasi biometrik,” ungkapnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan melakukan cek biometrik, masyarakat dapat memastikan bahwa NIK mereka tidak disalahgunakan oleh pihak lain. Langkah ini juga dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan keamanan data pribadi dan mencegah kejahatan digital. “Mari kita semua, daripada NIK kita dipakai mari kita lakukan cek, kita lakukan biometrik dengan operator seluler masing-masing untuk memastikan bahwa NIK kita itu betul-betul hanya kita yang pakai,” imbuh Meutya.

Pemerintah berharap masyarakat dapat memahami pentingnya cek biometrik dan melakukan langkah ini untuk meningkatkan keamanan data pribadi mereka. Dengan demikian, kejahatan digital dapat dicegah dan masyarakat dapat menggunakan layanan telekomunikasi dengan lebih aman.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan keamanan data pribadi dan mencegah kejahatan digital. Namun, dengan melakukan cek biometrik dan meningkatkan kesadaran masyarakat, pemerintah berharap dapat mengurangi risiko kejahatan digital dan meningkatkan keamanan data pribadi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260715035511-37-750858/menkomdigi-imbau-warga-ri-cek-biometrik-walau-tak-beli-nomor-hp-baru, without altering the facts of the original article.

Reaktivasi Bandara Husein Sangkulirang 17 September 2026: Pengamat Transportasi Wanti-Wanti Monopoli

Uji Coba Manajemen Rekayasa Lalu Lintas

Sebagai bagian dari persiapan, uji coba manajemen rekayasa lalu lintas telah dilakukan pada 7 Juli 2026 kemarin untuk memastikan akses kendaraan menuju maupun keluar kawasan bandara berjalan lancar ketika penerbangan kembali beroperasi. Deni Rizky menambahkan bahwa pembukaan bandara ini merupakan momentum yang telah lama dinantikan masyarakat dan pelaku usaha di Kota Bandung.

Momen Penentu di Menit Akhir

Deni mengatakan, pembukaan kembali Bandara Husein yang berdekatan dengan periode libur berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan. Karena itu, pemerintah perlu memastikan seluruh sistem transportasi dan pengelolaan lalu lintas telah siap sehingga tidak menimbulkan persoalan baru ketika jumlah penumpang meningkat. “Dari sisi ekonomi, reaktivasi Bandara Husein akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi Kota Bandung,” imbuhnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Deni meyakini bahwa manfaat tersebut tidak akan langsung dirasakan dalam waktu singkat. Masyarakat perlu diyakinkan terlebih dahulu bahwa Bandara Husein kembali melayani penerbangan komersial. Selama beberapa tahun terakhir, banyak calon penumpang telah terbiasa menggunakan Bandara Soekarno-Hatta maupun Halim Perdanakusuma sebagai pintu masuk menuju Bandung. “Efeknya akan besar, tetapi tidak instan. Masyarakat harus tahu dulu bahwa Bandara Husein sudah kembali dibuka. Selama ini orang berpikir bandara tersebut sudah tidak beroperasi sehingga mereka memilih terbang melalui Halim atau Soekarno-Hatta,” jelasnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Karena itu, Deni menilai promosi menjadi faktor penting dalam masa awal pengoperasian kembali Bandara Husein. Menurutnya, pemerintah bersama maskapai perlu melakukan branding, sosialisasi, serta menyediakan berbagai program promosi agar masyarakat kembali menjadikan Bandung sebagai tujuan penerbangan. “Momentum pembukaan harus dimanfaatkan dengan promosi yang menarik. Bisa melalui promo tiket, promosi destinasi wisata, maupun berbagai penawaran lain sehingga masyarakat tertarik kembali terbang melalui Bandara Husein,” ujarnya. Dengan demikian, reaktivasi Bandara Husein Sangkulirang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kota Bandung.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/metro-bandung/1178494/bandara-husein-siap-reaktivasi-17-september-2026-pengamat-jangan-monopoli-transportasi, without altering the facts of the original article.

Luhut Ungkap 38,7 Juta Orang Terjangkau Digitalisasi Bansos, Efektifkah?

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan kemajuan signifikan program digitalisasi pemerintahan kepada Presiden Republik Indonesia, termasuk keberhasilan uji coba digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos) di Banyuwangi yang kini akan diperluas secara nasional. Program tersebut diperkirakan akan menjangkau sekitar 38,7 juta penduduk atau setara 12,5 juta keluarga di Indonesia. Digitalisasi bansos ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Apakah program ini efektif?

Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi

Luhut mengatakan, uji coba digitalisasi penyaluran bansos di Banyuwangi telah membuktikan bahwa pelayanan publik dapat dilakukan dengan jauh lebih cepat, sederhana, dan tepat sasaran. Masyarakat tidak lagi dibebani proses administrasi yang panjang dan berbelit. Pemerintah berencana memperluas implementasi digitalisasi bansos ke 43 kabupaten/kota di 26 provinsi. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi potensi penyalahgunaan bansos.

Mengapa Digitalisasi Bansos Penting?

Digitalisasi bansos bukan sekadar penggunaan teknologi dalam pelayanan publik, tetapi merupakan bagian dari reformasi tata kelola pemerintahan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat. Dengan digitalisasi, proses penyaluran bansos dapat dilakukan lebih transparan, efektif, dan efisien. Selain itu, digitalisasi juga dapat membantu pemerintah dalam memantau dan mengevaluasi program bansos secara lebih baik.

Dampak Digitalisasi Bansos ke Depan

Ke depan, pemerintah juga akan memperluas pemanfaatan sistem digital untuk berbagai sektor lain, mulai dari penyaluran bantuan UMKM, reformasi subsidi energi, peningkatan penerimaan negara, percepatan perizinan usaha hingga transparansi penegakan hukum. Digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Namun, Luhut mengingatkan pemerintah tetap harus waspada terhadap meningkatnya ketidakpastian global yang berpotensi meningkatkan biaya produksi, memicu kenaikan harga barang, dan menekan daya beli masyarakat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Koordinasi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil harus terus diperkuat agar Indonesia mampu menghadapi berbagai risiko eksternal. Pemerintah juga akan fokus menjaga kelancaran rantai pasok, memastikan ketersediaan bahan baku industri, serta meningkatkan efisiensi logistik guna menjaga daya saing nasional. Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, pemerintah diharapkan dapat mencapai tujuan meningkatkan kualitas layanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260715061155-4-750865/luhut-lapor-ke-presiden-digitalisasi-bansos-jangkau-387-juta-orang, without altering the facts of the original article.

Klaim Penasihat Presiden: BPJS Ketenagakerjaan Dukung Penghapusan Pajak JHT 0%

BPJS Ketenagakerjaan diklaim mendukung penghapusan pajak atas pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) menjadi 0%. Dukungan ini disampaikan oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat saat bertemu dengan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang sebelumnya dilakukan Iqbal dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Momen Penentu di Menit Akhir

Said Iqbal mengungkapkan bahwa Saiful Hidayat menyetujui usulan agar pajak pencairan JHT ditetapkan menjadi 0%. Menurut Iqbal, dukungan tersebut diberikan karena penghapusan pajak JHT dinilai lebih mencerminkan prinsip keadilan bagi para pekerja yang selama ini menabung melalui program jaminan sosial. “Nah ini kami sampaikan kepada Bapak Dirut BPJS Ketenagakerjaan. Pada prinsipnya terhadap pajak 0% JHT beliau setuju. BPJS justru mendukung pajak 0% karena ini asas keadilan,” kata Said Iqbal.

Iqbal juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, ia mengusulkan agar skema pajak progresif dihapus. Jika pemerintah tetap mempertahankan pungutan pajak, ia meminta batas saldo JHT yang dikenai pajak dinaikkan signifikan dari Rp50 juta menjadi Rp400 juta. Usulan tersebut turut disampaikan kepada BPJS Ketenagakerjaan dan mendapat respons positif.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, penghapusan pajak JHT dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja. Kedua, BPJS Ketenagakerjaan mendukung penghapusan pajak JHT karena dinilai lebih mencerminkan prinsip keadilan. Ketiga, usulan penghapusan pajak JHT juga didukung oleh data yang menunjukkan bahwa sekitar 95% pencairan JHT tidak dikenai pajak karena nilainya berada di bawah Rp50 juta.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dukungan BPJS Ketenagakerjaan terhadap penghapusan pajak JHT menjadi sinyal positif bagi kalangan pekerja yang selama ini mengeluhkan pemotongan pajak saat mencairkan dana JHT. Jika usulan penghapusan pajak JHT direalisasikan, maka pekerja dapat menikmati dana JHT mereka tanpa harus dipotong pajak. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Menteri Keuangan yang sedang mengkaji usulan tersebut.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski BPJS Ketenagakerjaan mendukung penghapusan pajak JHT, namun masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum usulan tersebut direalisasikan. Menteri Keuangan masih harus mengkaji usulan tersebut dan membuat keputusan akhir. Oleh karena itu, pekerja masih harus menunggu keputusan pemerintah terkait penghapusan pajak JHT.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260715071837-4-750881/penasihat-presiden-klaim-bpjs-ketenagakerjaan-dukung-pajak-jht-jadi-0, without altering the facts of the original article.

Gerai Samsat Keliling Hadir di 14 Lokasi Jadetabek pada Rabu Ini

Polda Metro Jaya menyediakan layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling untuk membantu para wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) pada Rabu. Gerai Samsat Keliling hadir di beberapa lokasi strategis untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran PKB. Layanan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

Lokasi Gerai Samsat Keliling

Gerai Samsat Keliling akan hadir di 14 lokasi, yaitu: Jakarta Pusat di halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng pukul 08.00-14.00 WIB; Jakarta Utara di halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan halaman parkir Italy Mall Artha Kelapa Gading pukul 08.00-14.00 WIB; Jakarta Barat di Mall Citraland pukul 08.00-14.00 WIB; Jakarta Selatan di halaman parkir Samsat Jakarta Selatan pukul 09.00-15.00 WIB dan gudang Sarinah Cikoko Pancoran pukul 09.00-14.00 WIB; Jakarta Timur di Pasar Induk Kramat Jati dan Kantor Kecamatan Cipayung pukul 09.00-14.00 WIB; Kota Tangerang di Alun-Alun Cibodas dan parkiran busway Foodmosphere pukul 08.00-13.00 WIB; Ciledug di Pasar Modern Banjar Wijaya Cipondoh dan Metland Cyber Puri Cipondoh pukul 09.00-14.00 WIB; Serpong di halaman parkir Samsat Serpong pukul 08.00-14.00 WIB dan Mal ITC BSD Serpong pukul 16.00-18.00 WIB; Ciputat di halaman parkir Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung pukul 09.00-12.00 WIB; Kelapa Dua di halaman Gtown House Gading Serpong pukul 08.00-14.00 WIB; Kota Bekasi di Danau Duta Harapan 09.00-12.00 WIB; Kabupaten Bekasi di halaman kantor Kepala Tamansari Setu pukul 09.00-12.00 WIB dan halaman Kantor Samsat pukul 18.00-20.00 WIB; Depok di halaman parkir Samsat pukul 08.00-13.00 WIB dan Kantor Kecamatan Tajur Halang pukul 09.00-11.30 WIB; dan Cinere di Kantor Kelurahan Pondok Petir pukul 08.00-12.00 WIB.

Syarat dan Ketentuan

Sebelum membayar pajak kendaraan, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan, yaitu membawa beberapa dokumen seperti KTP, BPKB dan STNK asli yang disertai lampiran fotokopi. Gerai Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan, sedangkan untuk perpanjangan STNK (lima tahunan) dan ganti pelat nomor kendaraan harus mendatangi kantor Samsat terdekat.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran Gerai Samsat Keliling di 14 lokasi Jadetabek diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Dengan demikian, pemerintah dapat meningkatkan pendapatan dari sektor pajak kendaraan dan menggunakan dana tersebut untuk pembangunan dan pelayanan publik. Selain itu, layanan ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan dan antrian di kantor Samsat.

Dengan hadirnya Gerai Samsat Keliling, masyarakat dapat dengan mudah dan cepat melakukan pembayaran PKB tanpa harus mengantri lama di kantor Samsat. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya dan meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak kendaraan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5649747/rabu-gerai-samsat-keliling-tersedia-di-14-lokasi-jadetabek, without altering the facts of the original article.

Ratusan Personel Gabungan Disiagakan untuk Amankan Unjuk Rasa di Jakpus

Rencana Aksi Unjuk Rasa

Aksi pertama akan digelar oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan dan beberapa elemen massa di Kantor OJK RI, Jalan Lapangan Banteng, yang rencananya akan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, polisi menyiagakan personel untuk pengamanan aksi unjuk rasa dari Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Indonesia dan beberapa elemen massa di wilayah Gambir, yang direncanakan akan digelar pada pukul 13.00 WIB.

Tindakan Pengamanan

Petugas kepolisian melakukan pengamanan dengan mempertimbangkan jumlah massa di lapangan. Masyarakat juga diimbau menghindari kawasan sekitar unjuk rasa untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.

Mengapa Aksi Unjuk Rasa Ini Penting?

Aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk ekspresi dari kelompok mahasiswa yang peduli dengan isu-isu keadilan. Dalam konteks saat ini, aksi seperti ini dapat menjadi indikator penting dari dinamika sosial dan politik yang tengah berkembang. Oleh karena itu, pengamanan yang efektif sangat penting untuk memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Ke depannya, kejadian ini dapat berdampak pada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi. Selain itu, pihak kepolisian juga diharapkan dapat meningkatkan strategi pengamanan untuk menghadapi aksi-aksi serupa di masa yang akan datang. Dengan demikian, keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Melihat kompleksitas isu yang dibawa oleh aksi unjuk rasa, perjalanan panjang masih harus ditempuh oleh semua pihak untuk mencapai titik temu yang memuaskan. Baik pihak mahasiswa maupun aparat kepolisian harus terus berdialog untuk memahami perspektif masing-masing. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan bahwa aksi-aksi serupa ke depannya dapat berlangsung dengan aman dan damai.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5649752/amankan-unjuk-rasa-di-jakpus-ratusan-personel-gabungan-disiagakan, without altering the facts of the original article.

Pengamat Soroti Kunjungan Kapolri: Stabilitas Diutamakan daripada Ego Sektoral

Pengamat politik senior Boni Hargens menilai kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Kejaksaan Agung dan Mabes TNI sebagai langkah strategis untuk mengutamakan stabilitas nasional di atas kepentingan sektoral. Menurutnya, kunjungan tersebut merefleksikan kompleksitas tata kelola antarlembaga di Indonesia, di mana batas-batas kewenangan sering kali menjadi titik rawan gesekan. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sendiri telah menunjukkan komitmen untuk menjaga keutuhan ekosistem hukum dan keamanan nasional secara menyeluruh.

Kunjungan Strategis di Tengah Dinamika Lembaga

Kunjungan Kapolri berlangsung di tengah memanasnya dinamika hubungan antarlembaga, sehingga menjadikannya salah satu peristiwa penting dalam konstelasi politik dan hukum nasional. Kegiatan yang dilakukan pada Senin (13/7) terbagi menjadi dua agenda besar yang saling berkaitan secara strategis. Pertama, pertemuan dengan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta seluruh jajaran di Markas Besar TNI. Kedua, rombongan melanjutkan perjalanan ke Gedung Utama Kejagung untuk bersilaturahmi langsung dengan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.

Momen Penentu di Tengah Kompleksitas Lembaga

Menurut Boni, peristiwa tersebut merupakan ujian nyata bagi profesionalisme dan independensi kedua lembaga. Di satu sisi, penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu. Di sisi lain, koordinasi dan komunikasi antarlembaga tetap menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan demi menjaga kohesi sistem pemerintahan secara keseluruhan. Dengan demikian, kunjungan Kapolri menjadi bukti kepemimpinan yang matang mampu menjembatani kedua tuntutan tersebut secara bersamaan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kunjungan Kapolri bukan sekadar kegiatan silaturahim biasa, melainkan manuver strategis yang dilakukan dengan penuh kesadaran situasional. Boni secara khusus mengapresiasi niat baik dan terobosan yang dilakukan Kapolri dan menyebutnya sebagai langkah seorang negarawan sejati yang mengutamakan stabilitas nasional di atas ego sektoral. Langkah ini merupakan strategi efektif untuk meredam spekulasi publik soal adanya benturan antarinstitusi yang muncul di tengah pengusutan perkara korupsi yang melibatkan mantan petinggi Kejagung.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Mantan Dewan Pengawas LKBN ANTARA itu juga mengapresiasi pernyataan Kapolri bahwa kekompakan antara TNI dan Polri bukan hanya urusan internal institusional, melainkan fondasi yang menentukan apakah berbagai kebijakan dan program pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan. Dalam kondisi ketika relasi antarlembaga sedang mendapat sorotan publik, pernyataan Kapolri memiliki bobot politis yang signifikan sekaligus menjadi upaya penyeimbangan narasi di ruang publik. Oleh karena itu, kunjungan Kapolri tidak semata-mata bersifat seremonial, tetapi sarat kalkulasi strategis untuk meredam isu friksi institusional yang dapat berdampak luas pada stabilitas nasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5649755/pengamat-kunjungan-kapolri-utamakan-stabilitas-di-atas-ego-sektoral, without altering the facts of the original article.