Pemerintah Gelontorkan Rp 985 Miliar untuk Bangun Irigasi di Banten, Untuk Apa?

Pemerintah Gelontorkan Rp 985 Miliar untuk Bangun Irigasi di Banten, Untuk Apa? Pemerintah Indonesia melalui Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan. Salah satu daerah yang mendapatkan perhatian adalah Provinsi Banten, yang mendapat alokasi dana sebesar Rp 985,19 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi. ## Momen Penentu di Menit Akhir Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kabupaten Lebak, Abeng (60), menyebutkan sekitar tiga puluh tahun irigasi tak diperhatikan. Ia menyebut sering terjadi konflik antarpetani berebut pasokan air dari Bendung Cikoncang Ketapang. “Kalau dulu setiap MT (masa tanam) II selalu ribut soal air. Yang tidak kebagian air marah, yang kebagian juga khawatir. Itu sudah terjadi sejak tahun 1980-an,” katanya, Rabu (15/7/2026). ## Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda Dinas PUPR Banten merinci, pada 2025, Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan Rp 48,91 miliar melalui APBD untuk tujuh paket pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan daerah irigasi, meliputi DI Cibinuangeun, Cilampe, Cikoncang, Cilemer, Cipari-Ciwuni, Cisangu Atas, dan Cisata. Sementara itu, melalui APBN Tahun 2025, pemerintah pusat mengalokasikan sekitar Rp 521,28 miliar untuk rehabilitasi 12 daerah irigasi di Provinsi Banten, yakni DI Cikalumpang, Cisangu Bawah, Cipari-Ciwuni, Ciwaka Bawah, Cisata, Cilemer, Cisangu Atas, Pasir Eurih, Cikoncang, Cibinuangeun, Cisiih, dan Cibanten. ## Apa Artinya Ini ke Depan? Dengan adanya pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi konflik antarpetani. Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, mengatakan bahwa sinergi pendanaan antara pemerintah pusat melalui APBN dan Pemerintah Provinsi Banten melalui APBD kini menghadirkan perubahan nyata bagi salah satu lumbung pangan di Indonesia. “Total investasi pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Provinsi Banten sepanjang 2025-2026 mencapai sekitar Rp 985,19 miliar, terdiri atas Rp 911,98 miliar dari APBN dan Rp 73,21 miliar dari APBD Provinsi Banten,” katanya. ## Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pemerintah harus terus memperhatikan dan memelihara jaringan irigasi yang telah dibangun agar dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, petani juga harus dapat memanfaatkan fasilitas irigasi ini dengan efektif dan efisien. Dengan demikian, pembangunan irigasi di Banten dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8574509/pemerintah-kucurkan-rp-985-miliar-bangun-irigasi-di-banten, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *