845 Koperasi Desa Merah Putih Selesai Dibangun, Menkop: Ekonomi Desa Kini Semakin Kuat

Kementerian Koperasi telah menyelesaikan pembangunan 15.845 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara keseluruhan, termasuk bangunan fisik, gudang, gerai, serta alat kelengkapannya. Menurut Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, pencapaian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa. “Sudah 83.000 badan hukum akte dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang sudah selesai. Kemudian yang 100 persen bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya berjumlah 15.845,” kata Menkop Ferry dalam sambutannya di Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena GBK, Jakarta, Minggu.

Progres Pembangunan KDMP

Saat ini, sebanyak 19.539 KDMP masih dalam tahap pembangunan. Pemerintah menargetkan sebanyak 40 ribu KDMP beroperasi hingga akhir 2026. Menkop Ferry juga menyampaikan bahwa pelatihan dan pendidikan Manajer KDMP akan selesai pada awal Agustus 2026, dan mereka akan ditempatkan di seluruh KDMP yang sudah selesai pembangunan bangunan fisik, gerai, serta alat kelengkapannya.

Tujuan dan Strategi Pemerintah

Pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik koperasi, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola KDMP agar mampu beroperasi secara profesional. Untuk itu, pemerintah menyiapkan pembekalan bagi calon manajer agar memahami tata kelola koperasi, pengelolaan usaha, hingga aspek pelayanan kepada anggota dan masyarakat. Pelatihan calon manajer koperasi berlangsung pada 17–31 Juli 2026.

MENGAPA & DAMPAK

Pemerintah meluncurkan program KDMP sebagai upaya untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan adanya KDMP, diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat desa terhadap layanan keuangan dan meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam mengelola usaha. “Nanti atas perkenan Bapak, kami juga ingin Bapak Presiden (Prabowo Subianto) meresmikan operasionalisasi dari Kooperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDMP), nanti Insya-Allah di bulan Agustus,” ujar Menkop Ferry.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan pencapaian pembangunan 15.845 KDMP, pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan target 40 ribu KDMP pada akhir 2026. Namun, dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, diharapkan program KDMP dapat menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Pemerintah juga berharap KDMP dapat menjadi contoh bagi koperasi lainnya untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5646231/menkop-sebut-pembangunan-15845-koperasi-desa-merah-putih-tuntas, without altering the facts of the original article.

Membangun Ekonomi RI, Prabowo Yakin Koperasi Jadi Kunci Kebangkitan Nasional

Presiden Prabowo Subianto optimistis bahwa gerakan koperasi Indonesia akan bangkit dan menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian nasional melalui penguatan ekonomi kerakyatan yang dimulai dari desa. Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, Presiden Prabowo mengatakan koperasi akan menjadi instrumen penting untuk memastikan perputaran ekonomi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia, kekuatan ekonomi yang tidak akan bawa uang lari dari Indonesia.

Momen Penentu di Hari Koperasi Nasional

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 itu bertemakan Koperasi Berdaya Indonesia Berjaya. Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah ingin membangun sistem ekonomi yang membuat kesejahteraan dirasakan oleh petani, nelayan, dan buruh.

Tujuan dan Strategi Pemerintah

Menurutnya, penguatan koperasi akan membuat aktivitas ekonomi tumbuh dari desa, kecamatan, hingga kabupaten sehingga manfaatnya dapat dinikmati langsung oleh masyarakat setempat. Pemerintah berupaya memperkuat koperasi agar manfaat pembangunan ekonomi semakin dirasakan di tingkat akar rumput. Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa penguatan koperasi bukan berarti pemerintah mengabaikan peran pelaku usaha lainnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Indonesia memerlukan seluruh elemen ekonomi untuk mendorong pertumbuhan nasional. Oleh karena itu, penguatan koperasi harus berjalan beriringan dengan penguatan sektor-sektor ekonomi lainnya. Kepala Negara menjelaskan seluruh pelaku ekonomi harus saling memperkuat sebagai bagian dari konsep Indonesia Incorporated yang mengedepankan sinergi antara koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perusahaan swasta, badan usaha milik negara (BUMN), serta badan usaha milik daerah (BUMD).

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Koperasi merupakan salah satu sokoguru perekonomian nasional sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa. Oleh karena itu, Presiden Prabowo optimistis bahwa gerakan koperasi Indonesia akan bangkit dan menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian nasional. Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain, no. Kita perkuat semuanya. Saudara-saudara sekalian Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5646315/prabowo-optimistis-kebangkitan-koperasi-jadi-kekuatan-ekonomi-ri, without altering the facts of the original article.

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Rp8,2 Triliun

Momen Penentu di Jakarta Fair Kemayoran

Pameran Jakarta Fair Kemayoran 2026 digelar selama 32 hari, mulai 11 Juni sampai 12 Juli, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Kegiatan pameran yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI itu diikuti sebanyak 2.800 peserta, dan nantinya berdiri kurang lebih 1.800 stand di seluruh area pameran. Pengunjung memadati area Jakarta Fair Kemayoran 2026 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Apa yang Terjadi di Jakarta Fair Kemayoran?

Wakil Gubernur DKI Rano Karno dalam penutupan acara Jakarta Fair Kemayoran, Minggu, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat Jakarta dan bahkan dari luar Jakarta sangat tinggi. Terlihat pada penyelenggaraan tahun ini, Jakarta Fair dikunjungi lebih dari 6 juta pengunjung. Transaksi menembus lebih dari Rp8 triliun. Ia menyebut capaian tersebut mencerminkan optimisme ekonomi Jakarta yang tetap terjaga.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pada triwulan pertama tahun 2026, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,59 persen dengan kontribusi 16,67 persen terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu, Rano berharap kegiatan ini mampu mendorong sektor perekonomian Jakarta yang digerakkan oleh pemerintah, industri kreatif maupun UMKM. Dia juga berharap kegiatan ini mampu menjadi momentum Jakarta dalam menyambut usia lima abad dan bertumbuh menjadi kota global. Ketua Umum Panitia Jakarta Fair 2026 Hartati Murdaya berterima kasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI dalam kegiatan Jakarta Fair.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ajang ini berhasil menyerap puluhan ribu tenaga kerja, terhitung sejak masa persiapan hingga seluruh rangkaian pameran berlangsung. Sejak pertama kali digelar pada 1968, Jakarta Fair telah menjadi ruang penting bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk sekaligus menjaga optimisme ekonomi. Dalam perjalanannya, kegiatan ini hanya sempat ditiadakan pada 2020 akibat pandemi COVID-19. Mari kita jadikan momentum ini sebagai salah satu kado terbaik untuk menyambut 500 tahun kota Jakarta, sekaligus mendukung pertumbuhan Jakarta sebagai kota global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5646564/jakarta-fair-kemayoran-2026-bukukan-transaksi-rp82-triliun, without altering the facts of the original article.

Industri Syariah di Ujung Tanduk: Spin Off dan Strategi Bertahan di Tengah Gejolak

Momen Penentu di Menit Akhir

Kondisi pasar modal yang tidak menentu dan pelemahan rupiah telah memengaruhi kinerja industri syariah secara signifikan. Spin off, yang merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan fokus pada bisnis inti, kini menjadi sangat krusial. Banyak pelaku industri yang mulai mempertimbangkan langkah ini sebagai strategi bertahan.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, tekanan inflasi dan perubahan suku bunga telah memengaruhi perilaku investor, membuat mereka lebih selektif dalam memilih produk keuangan. Kedua, ketatnya regulasi dan tuntutan transparansi yang lebih tinggi telah memaksa industri syariah untuk meningkatkan kualitas layanan dan produknya. Ketiga, persaingan yang semakin ketat di pasar keuangan membuat pelaku industri harus lebih inovatif dan adaptif.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mengapa kondisi ini penting? Sebab, industri syariah memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Jika industri ini melemah, dampaknya akan terasa luas, tidak hanya pada sektor keuangan tapi juga pada masyarakat luas yang bergantung pada layanan keuangan syariah. Dampak ke depannya adalah perlunya strategi yang tepat untuk memulihkan kinerja industri syariah. Ini termasuk melakukan penyesuaian pada produk dan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat manajemen risiko. Selain itu, pelaku industri juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan regulasi dan kebutuhan pasar.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Industri syariah masih memiliki potensi besar untuk tumbuh, tetapi jalan panjang masih harus ditempuh. Dengan strategi yang tepat dan kemampuan adaptasi yang baik, industri ini dapat melewati gejolak saat ini dan kembali tumbuh kuat. Spin off dan strategi bertahan lainnya akan menjadi langkah awal dalam proses pemulihan ini. Ke depan, industri syariah harus lebih fokus pada pengembangan produk yang inovatif dan layanan yang berkualitas. Dengan demikian, industri ini dapat meningkatkan daya saingnya dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Dalam proses ini, dukungan dari regulator dan stakeholders lainnya sangat penting untuk membantu industri syariah melewati tantangan saat ini. Dengan kerja sama yang baik, industri syariah dapat kembali menjadi pemain kunci dalam perekonomian nasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260526211755-31-738266/video-arah-spin-off-daya-tahan-industri-syariah-di-tengah-gejolak, without altering the facts of the original article.

PHK Massal Gara-Gara AI, Bos Malah Kaget Kantong Perusahaan Boncos

PHK massal gara-gara AI ternyata tidak serta-merta membuat perusahaan menghemat biaya. Banyak perusahaan yang awalnya antusias mengganti atau mengurangi tenaga kerja manusia dengan kecerdasan buatan (AI), kini malah kaget karena tagihan biaya penggunaan AI justru membengkak dan sering kali melebihi gaji karyawan yang sudah dirumahkan.

Biaya AI yang Membengkak

Sebuah laporan terbaru dari firma akuntan terkemuka KPMG yang dirilis awal Juli 2026, menyebutkan bahwa biaya penggunaan AI dapat meningkat drastis seiring dengan meningkatnya penggunaan. Selama masa uji coba, penyedia layanan AI biasanya menawarkan kontrak harga tetap atau diskon besar agar perusahaan tertarik mencoba. Namun seiring melonjaknya biaya daya komputasi, hampir semua pengembang model bahasa besar kini beralih ke sistem pembayaran berdasarkan pemakaian atau dihitung per unit data yang diproses.

Artinya, makin sering AI dipakai, makin besar tagihannya. Banyak direksi yang awalnya mengira biayanya tetap, kini terkejut menerima rekening yang nilainya terus naik drastis. Survei KPMG yang melibatkan 2.145 eksekutif senior dari 20 negara menemukan fakta mencengangkan. Sebanyak 29% mengaku tidak tahu persis dari mana asal kenaikan biaya AI tersebut, sedangkan 33% menyatakan ketidaktahuan mereka soal hitungan ekonomi AI justru menjadi penghambat.

Mengapa Biaya AI Meningkat?

Banyak organisasi masih membangun kemampuan untuk meramalkan, memantau, dan mengelola pengeluaran AI secara tepat. Logika awal para CEO sederhana yaitu mengganti karyawan dengan AI sehingga biaya gaji, tunjangan, dan cuti akan hilang. Namun, kenyataannya berbeda. AI membutuhkan infrastruktur server dan listrik yang tidak murah, tenaga ahli khusus, dan masih membutuhkan intervensi manusia untuk “memperbaiki” kesalahan AI.

Dampaknya, tagihan penggunaan AI yang diukur menggunakan token, membengkak berkali-kali lipat karena pemakaian tidak dibatasi. Dalam beberapa kasus yang dilaporkan, perusahaan malah mengeluarkan biaya untuk AI yang nilainya dua hingga tiga kali lipat dari anggaran gaji tim yang sebelumnya diberhentikan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini memiliki dampak besar bagi perusahaan yang berencana untuk mengadopsi AI. Mereka harus lebih berhati-hati dalam menghitung biaya penggunaan AI dan memastikan bahwa mereka memiliki sistem pengawasan anggaran AI secara jelas dan terukur. Selain itu, perusahaan juga harus mempertimbangkan bahwa mempertahankan tenaga kerja yang terlatih justru lebih terukur biayanya dibandingkan mengandalkan sistem yang tagihannya tak terduga.

Strategi pemangkasan biaya yang mengandalkan AI kini kembali dikaji ulang. Banyak perusahaan mulai sadar bahwa mengganti karyawan dengan AI tidak selalu solusi yang efektif. Mereka harus lebih selektif dalam memilih teknologi yang tepat dan memastikan bahwa teknologi tersebut dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun ke depan, perusahaan harus terus memantau perkembangan teknologi AI dan memastikan bahwa mereka dapat menggunakannya secara efektif. Mereka juga harus terus meningkatkan kemampuan untuk meramalkan, memantau, dan mengelola pengeluaran AI secara tepat. Dengan demikian, perusahaan dapat memperoleh manfaat dari teknologi AI tanpa harus menghadapi biaya yang tidak terduga.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260710113743-37-749757/bos-phk-karyawan-diganti-ai-biar-tak-bayar-gaji-kantong-malah-boncos, without altering the facts of the original article.

Telkomsel Rebut Frekuensi 5G Rp 545,8 Miliar, Siap Gebrak Pasar?

Telkomsel berhasil memenangi spektrum frekuensi baru yang bisa dimanfaatkan untuk menggenjot ketersediaan layanan 5G. Operator telekomunikasi pelat merah tersebut berhasil menguasai frekuensi 2,6 GHz dengan penawaran Rp 545,8 miliar.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kementerian Komunikasi dan Digital hari ini, Jumat (10/7/2026) melaporkan hasil seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz. Dalam pengumuman yang dipublikasikan di website resminya, Komdigi menyatakan lelang penguasaan frekuensi 2,6 GHz diikuti oleh tiga operator seluler yaitu Telkomsel, Indosat, dan XLSmart.

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) berada di posisi pertama dengan mengajukan penawaran Rp 545,8 miliar untuk menggunkan spektrum seluas 80 MHz di pita frekuensi 2,6 GHz. Dua operator lain mengajukan penawaran lebih rendah untuk spektrum yang lebih sempit.

PT Indosat Tbk. atau Indosat Ooredoo Hutchison mengajukan penawaran Rp 372 miliar untuk spektrum seluas 60 MHz, sedangkat PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk atau XLSmart menawarkan Rp 231,6 miliar untuk spektrum seluas 50 Mhz.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Makin tinggi frekuensi yang digunakan untuk menyediakan layanan seluler, makin besar kapasitas trafik yang bisa diantarkan. Oleh karena itu, frekuensi 2,6 GHz yang dimenangi oleh Telkomsel disebut pas sebagai infrastruktur penyedia layanan 5G yang berkapasitas besar.

Dengan kemenangan ini, Telkomsel diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan 5G dan meningkatkan kapasitas trafik. Hal ini juga dapat meningkatkan kemampuan Telkomsel untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan layanan yang lebih cepat dan lebih handal.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Ketiga peserta lelang diberikan kesempatan untuk menyampaikan sanggahan hasil seleksi secara tertulis disertai bukti pendukung yang memperkuat sanggahan hingga 14 Juli 2026. Apabila tidak ada sanggahan hasil seleksi, tim seleksi akan segera menyampaikan laporan dan rekomendasi kepada Menteri Komunikasi dan Digital.

Selain wajib melunasi Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio untuk Izin Pita Frekuensi Radio (BHP IPFR) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, pemenang seleksi dalam 5 tahun ke depan diwajibkan untuk memenuhi beberapa persyaratan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan kemenangan ini, Telkomsel diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan 5G dan meningkatkan kapasitas trafik. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh Telkomsel dalam mengembangkan layanan 5G.

Telkomsel harus memastikan bahwa layanan 5G yang disediakan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, Telkomsel juga harus memastikan bahwa layanan 5G yang disediakan dapat berjalan dengan stabil dan handal.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260710185922-37-749971/kejar-5g-telkomsel-berani-bayar-rp-5458-miliar-buat-frekuensi-baru, without altering the facts of the original article.

Perang Frekuensi Emas, XLSmart Tawar Rp 1 Triliun untuk Raih Kemenangan

Tawaran yang Mengubah Permainan

Pada proses lelang yang berlangsung pada 7 Juli 2026, XLSmart menunjukkan strategi agresif dengan mengajukan penawaran sebesar Rp 1,060 triliun. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penawaran Telkomsel dan Indosat. Dengan kemenangan ini, XLSmart diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan jaringan dan memperluas cakupan wilayahnya.

Apa yang Terjadi?

Proses lelang pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz dilaksanakan oleh Komdigi sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi penggunaan spektrum frekuensi radio. Pita frekuensi 700 MHz dianggap sangat strategis karena memiliki kemampuan untuk menjangkau area yang lebih luas dan memberikan kecepatan internet yang lebih tinggi. Adapun tahapan lelang harga dilakukan pada 7 Juli 2026, diikuti dengan pemilihan blok pita pada 8-10 Juli 2026. Peserta seleksi juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan sanggahan hasil seleksi secara tertulis dengan bukti pendukung hingga 14 Juli 2026.

Mengapa dan Dampaknya

Kemenangan XLSmart dalam lelang pita frekuensi ini memiliki dampak signifikan terhadap industri telekomunikasi di Indonesia. Dengan menguasai pita frekuensi 700 MHz, XLSmart berpotensi meningkatkan kualitas layanan jaringan dan memperluas cakupan wilayahnya, sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, kemenangan ini juga menunjukkan strategi agresif XLSmart dalam meningkatkan posisinya di pasar telekomunikasi Indonesia. Ke depan, XLSmart diwajibkan melakukan beberapa hal dalam waktu paling lama 5 tahun, yaitu memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Komdigi. Selain wajib melunasi Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio untuk Izin Pita Frekuensi Radio (BHP IPFR) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, XLSmart juga mengemban tugas penting untuk mewujudkan kedaulatan digital yang inklusif.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meskipun telah memenangkan lelang pita frekuensi 700 MHz, XLSmart masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan dan memperluas cakupan wilayahnya. Dengan kemenangan ini, XLSmart diharapkan dapat meningkatkan posisinya di pasar telekomunikasi Indonesia dan memberikan dampak positif bagi industri telekomunikasi secara keseluruhan. XLSmart harus terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas cakupan wilayahnya untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan mempertahankan posisinya di pasar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260710191652-37-749973/rebut-frekuensi-emas-xlsmart-berani-bayar-rp-1-triliun, without altering the facts of the original article.

Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56%, Pembiayaan Melesat per Juni 2026

Bank Mega Syariah mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp137 miliar pada Juni 2026, tumbuh 17,56% dibandingkan Juni 2025 yang mencapai lebih dari Rp117 miliar. Pencapaian ini didorong oleh fungsi intermediasi yang optimal, dengan total pembiayaan yang mencapai lebih dari Rp10 triliun per Juni 2026. Jumlah ini tumbuh lebih dari 6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan pembiayaan terutama didorong oleh segmen komersial, khususnya corporate banking dan business banking, serta didukung oleh pertumbuhan pembiayaan ritel melalui Syariah Card dan pembiayaan konsumer.

Pertumbuhan Pembiayaan yang Signifikan

Segmen komersial menjadi kontributor utama dengan outstanding lebih dari Rp5,96 triliun per Juni 2026, tumbuh lebih dari 15% secara year to date (ytd). Di dalamnya, pembiayaan corporate banking menjadi kontributor utama dengan outstanding lebih dari Rp4,5 triliun, atau meningkat hingga di atas 16% dibandingkan posisi akhir 2025. Sementara itu, pembiayaan business banking juga tumbuh Rp156,0 miliar atau sekitar 12% menjadi Rp1,45 triliun dibandingkan posisi akhir 2025.

Pembiayaan ritel juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Pembiayaan Syariah Card tercatat mencapai lebih dari Rp325,4 miliar, tumbuh hingga lebih dari 67% secara tahunan. Adapun pembiayaan konsumer mencapai Rp601,0 miliar atau meningkat sebesar 17,73% dibandingkan Juni 2025.

Mengapa Pertumbuhan Pembiayaan Bank Mega Syariah?

Pertumbuhan pembiayaan yang sehat menjadi salah satu fokus utama Bank Mega Syariah. Menurut Hanie Dewita, Corporate Secretary Division Head Bank Mega Syariah, pihaknya terus mengoptimalkan fungsi intermediasi dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, kualitas portofolio, dan kontribusi yang berkelanjutan terhadap profitabilitas bank. Perbaikan komposisi dana murah terutama terlihat pada segmen retail, dengan DPK retail tercatat sebesar Rp5,84 triliun per Juni 2026, meningkat lebih dari 3,6% dibandingkan bulan sebelumnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Ke depan, Bank Mega Syariah akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi biaya dana, dan kualitas aset. Strategi ini penting agar Bank Mega Syariah dapat terus tumbuh secara sehat serta memberikan layanan keuangan syariah yang semakin relevan bagi masyarakat. Dengan pertumbuhan pembiayaan yang signifikan dan laba yang meningkat, Bank Mega Syariah diharapkan dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu bank syariah terkemuka di Indonesia.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh Bank Mega Syariah adalah mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat dan fokus pada kualitas aset, Bank Mega Syariah diharapkan dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260710155014-17-749893/pembiayaan-melesat-laba-bank-mega-syariah-naik-1756-per-juni-2026, without altering the facts of the original article.

Laba ASABRI Melonjak 158%, Aset Tembus Rp55 Triliun pada 2025

PT ASABRI (Persero) membukukan laba bersih sebesar Rp713,72 miliar pada 2025, melonjak 158% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp275,60 miliar. Lonjakan laba ini didorong oleh peningkatan hasil investasi dan kondisi pasar modal yang lebih kondusif. Aset ASABRI juga tumbuh dua digit, mencapai Rp55,97 triliun atau naik 12,23% dibandingkan tahun sebelumnya.

Laba Bersih yang Melonjak

Direktur Utama PT ASABRI (Persero) Jeffry Haryadi P. Manullang mengungkapkan, laba bersih perseroan pada 2025 mencapai Rp713,72 miliar, meningkat 158% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp275,60 miliar. Sedangkan laba komprehensif Rp529,94 miliar meningkat 222,02% dibanding tahun sebelumnya Rp164,57 miliar. Kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan hasil investasi dan kondisi pasar modal yang lebih kondusif sepanjang tahun lalu.

Kenaikan dari hasil kinerja keuangan ini dikontribusikan oleh pertama hasil investasi yang cukup kompetitif, kedua kondisi pasar modal yang mendukung, dan ketiga adanya penerapan ketentuan dari PSAK 109 yang ikut membantu mendorong kenaikan kinerja keuangan kami di tahun 2025. Namun demikian dominannya diberikan oleh kinerja investasi dan situasi pasar modal.

Pertumbuhan Aset dan Ekuitas

Sejalan dengan itu, total aset ASABRI juga tumbuh dua digit. Hingga akhir 2025, aset perseroan mencapai Rp55,97 triliun atau naik 12,23% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, posisi ekuitas terus membaik dengan defisit menyusut dari minus Rp894 miliar menjadi minus Rp363 miliar. Dari sisi kesehatan keuangan, tingkat solvabilitas meningkat signifikan dari 124% pada 2024 menjadi 321% pada 2025 atau melonjak sekitar 157%.

Perbaikan Kinerja Investasi

Perbaikan kinerja juga tercermin dari sisi investasi. Yield on investment meningkat menjadi 7,43% dari 4,94% pada tahun sebelumnya atau tumbuh 49,28%. Hasil investasi bersih mencapai Rp985 miliar, naik 56,82% dibandingkan 2024 sebesar Rp628 miliar.

Tantangan Program Tabungan Hari Tua (THT)

Di sisi operasional, ASABRI membayarkan 69.749 klaim sepanjang 2025. Rinciannya meliputi sekitar 56 ribu klaim program THT, 4.500 klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), serta 8.400 klaim Jaminan Kematian (JKM). Meski demikian, Jeffry mengakui program Tabungan Hari Tua (THT) masih menjadi tantangan utama karena rasio klaim tetap melampaui 100%.

Kalau kita lihat klaim ratio yang selama ini menjadi momok di PT ASABRI adalah program THT, di mana klaim ratio-nya berada di atas 100%, yaitu tahun 2025 ini klaimnya Rp1,5 triliun, sementara preminya Rp1,3 triliun. Artinya klaim ratio-nya berada di 115,65%.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pertumbuhan laba dan aset ASABRI yang signifikan menunjukkan perbaikan kinerja yang cukup baik. Namun, tantangan program THT masih perlu diatasi. Dengan demikian, ASABRI perlu terus meningkatkan kinerjanya dan mengatasi tantangan-tantangan yang ada untuk meningkatkan kepercayaan stakeholders.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh ASABRI untuk meningkatkan kinerjanya dan mengatasi tantangan-tantangan yang ada masih cukup panjang. Namun, dengan perbaikan kinerja yang telah dicapai, ASABRI diharapkan dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung program-program sosial dan ekonomi di Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260710171313-17-749927/laba-asabri-melonjak-158-jadi-rp713-m-pada-2025-aset-tembus-rp55-t, without altering the facts of the original article.

Bank Jago Buka Suara Soal Isu Merger dengan BFI Finance

Bank Jago buka suara mengenai kabar merger dengan BFI Finance. Manajemen Bank Jago mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat memberikan komentar terkait aktivitas atau keputusan pemegang saham. Bank Jago juga tidak dapat memberikan komentar atas informasi yang tidak berasal dari perseroan atau spekulasi pasar.

Merger yang Masih Spekulatif

Sebelumnya, laporan Bloomberg menyebut kelompok investor yang dipimpin oleh taipan Jerry Ng sedang mempertimbangkan opsi untuk kepemilikan saham mereka di BFI Finance dan Bank Jago. Menurut sumber, musyawarah mengenai hal ini sedang berlangsung. Jerry Ng memiliki sekitar 51% saham BFI Finance melalui Trinugraha Capital & Co dan sekitar 30% saham Bank Jago.

Sebagai bank berbasis teknologi, Bank Jago konsisten mengembangkan bisnis dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi dengan berbagai ekosistem digital dan keuangan. Marchelo menyebut kolaborasi dengan BFI Finance merupakan bagian dari kerja sama bisnis strategis yang telah berjalan untuk memberikan solusi keuangan yang relevan kepada nasabah serta mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Jika merger antara Bank Jago dan BFI Finance benar-benar terjadi, maka hal ini dapat memiliki dampak signifikan pada industri keuangan di Indonesia. Bank Jago dan BFI Finance memiliki kekuatan masing-masing yang dapat saling melengkapi. Bank Jago memiliki kekuatan dalam teknologi dan inovasi, sedangkan BFI Finance memiliki kekuatan dalam pembiayaan.

Merger ini juga dapat meningkatkan kemampuan kedua perusahaan dalam menghadapi persaingan di industri keuangan yang semakin ketat. Dengan demikian, merger ini dapat menjadi salah satu langkah strategis yang tepat untuk meningkatkan kinerja dan pertumbuhan kedua perusahaan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski demikian, manajemen Bank Jago menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki informasi yang dapat disampaikan terkait merger antara perseroan dengan BFI Finance maupun informasi terkait pendekatan dari institusi keuangan atau investor asing. Sebagai perusahaan terbuka, Bank Jago senantiasa mematuhi ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku dan akan menyampaikan setiap informasi material sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, kita masih harus menunggu perkembangan lebih lanjut terkait kabar merger antara Bank Jago dan BFI Finance. Apakah merger ini akan benar-benar terjadi? Kita masih harus menunggu jawaban dari kedua perusahaan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260710162714-17-749910/ada-isu-mau-merger-dengan-bfi-finance–bfin–bank-jago-buka-suara, without altering the facts of the original article.