Warga RI Risiko Tercekik Perang Bunga yang Meningkat

**Warga RI Risiko Tercekik Perang Bunga yang Meningkat** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kondisi likuiditas di Indonesia masih ketat seiring dengan tren kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate. Perang bunga yang meningkat dapat memicu kompetisi dalam menghimpun dana masyarakat, sehingga bank-bank di Indonesia berisiko tercekik. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Ekonom M. Rizal Taufikurahman dari Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyatakan bahwa kondisi likuiditas di perbankan menengah atau Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) II dan III masih ketat. Kondisi ini berpotensi memicu perang suku bunga deposito, sehingga bank-bank yang memiliki basis dana murah akan dirugikan. Chief Economist Bank Permata Josua Pardede juga menyatakan bahwa permasalahan perbankan saat ini bukan kekurangan likuiditas, tetapi distribusi likuiditas yang tidak merata antar-bank. Bank besar cenderung lebih kuat karena basis dana murah dan ekosistem transaksi lebih luas, sementara bank menengah lebih sensitif terhadap perpindahan dana deposan besar. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Indikasi perang bunga memang mulai muncul, tetapi masih selektif dan belum membesar. Jika perang bunga terjadi, cost of fund akan meningkat, margin bunga bersih (NIM) tertekan, dan ruang penurunan bunga kredit menjadi semakin sempit. Oleh karena itu, tantangan pemerintah dan otoritas moneter ke depan bukan hanya menjaga stabilitas moneter, tetapi juga memastikan likuiditas perbankan tetap memadai agar fungsi intermediasi tidak terganggu. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Perang bunga yang meningkat dapat mempengaruhi stabilitas moneter dan fungsi intermediasi perbankan. Oleh karena itu, perlu adanya langkah-langkah yang tepat untuk memastikan likuiditas perbankan tetap memadai dan perang bunga tidak terjadi. Pemerintah dan otoritas moneter harus berperan aktif dalam menjaga stabilitas moneter dan memastikan bahwa perbankan dapat beroperasi dengan efektif dan efisien.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260721180457-17-752698/perang-bunga-di-depan-mata-warga-ri-bisa-tercekik, without altering the facts of the original article.

BRI Dominasi Penyaluran Pembiayaan Perumahan dengan Rp22 Triliun

**BRI Dominasi Penyaluran Pembiayaan Perumahan dengan Rp22 Triliun** **Momen Penentu di Menit Akhir** Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah dominasi penyaluran pembiayaan perumahan dengan mencapai Rp22 triliun hingga Juli 2026. Angka ini menembus target penyaluran bank dengan total Rp95 triliun, dengan perincian sebesar Rp10 triliun untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Rp52 triliun untuk Kredit Program Perumahan (KPP). Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyatakan bahwa target penyaluran bank sudah hampir 89% tercapai. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, Hery mengatakan bahwa program rumah bersubsidi terbagi menjadi dua program, yakni FLPP dan KPP. Menurutnya, BRI telah menyalurkan Rp22 triliun, dengan perincian sebesar Rp10 triliun untuk FLPP dan Rp52 triliun untuk KPP. Hery juga menyatakan bahwa BRI akan melampaui target penyaluran dengan mencapai lebih dari 100% pada Desember 2026. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Penyaluran pembiayaan perumahan oleh BRI yang mencapai Rp22 triliun menunjukkan bahwa bank pelat merah pimpinan Hery Gunardi telah berkomitmen untuk mendukung program rumah bersubsidi. Dengan mencapai target penyaluran yang tinggi, BRI telah menunjukkan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan akses ke pembiayaan perumahan. Hal ini juga menunjukkan bahwa BRI telah berperan penting dalam mendukung program pemerintah dalam meningkatkan akses ke perumahan bagi masyarakat. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Meskipun BRI telah mencapai target penyaluran yang tinggi, masih banyak jalan panjang yang harus ditempuh dalam meningkatkan akses ke perumahan bagi masyarakat. BRI harus terus berkomitmen untuk mendukung program rumah bersubsidi dan meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, pemerintah juga harus terus berusaha untuk meningkatkan akses ke perumahan bagi masyarakat dengan meningkatkan kemampuan dalam memproduksi perumahan yang terjangkau. **Mengapa BRI Mencapai Target Penyaluran yang Tinggi?** BRI mencapai target penyaluran yang tinggi karena bank pelat merah pimpinan Hery Gunardi telah berkomitmen untuk mendukung program rumah bersubsidi. Dengan memiliki visi yang jelas dan tujuan yang spesifik, BRI telah mampu meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan akses ke pembiayaan perumahan. **Mengapa Target Penyaluran BRI Tinggi?** Target penyaluran BRI tinggi karena bank pelat merah pimpinan Hery Gunardi telah berkomitmen untuk mendukung program rumah bersubsidi. Dengan memiliki visi yang jelas dan tujuan yang spesifik, BRI telah mampu meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan akses ke pembiayaan perumahan. **Dampak Penyaluran Pembiayaan Perumahan oleh BRI** Penyaluran pembiayaan perumahan oleh BRI telah memiliki dampak yang luas dalam meningkatkan akses ke perumahan bagi masyarakat. Dengan memiliki akses ke pembiayaan perumahan, masyarakat dapat memiliki rumah yang terjangkau dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Selain itu, penyaluran pembiayaan perumahan oleh BRI juga telah meningkatkan kemampuan dalam memproduksi perumahan yang terjangkau, sehingga meningkatkan akses ke perumahan bagi masyarakat. **Kesimpulan** BRI telah mencapai target penyaluran pembiayaan perumahan yang tinggi dengan mencapai Rp22 triliun hingga Juli 2026. Dengan memiliki visi yang jelas dan tujuan yang spesifik, BRI telah mampu meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan akses ke pembiayaan perumahan. Penyaluran pembiayaan perumahan oleh BRI telah memiliki dampak yang luas dalam meningkatkan akses ke perumahan bagi masyarakat dan meningkatkan kemampuan dalam memproduksi perumahan yang terjangkau.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260721175938-17-752697/penyaluran-pembiayaan-perumahan-bri-tembus-rp22-t-lampaui-bank-lain, without altering the facts of the original article.

Pertamina Membangun Ekonomi Warga Balongan dengan PLTS

**Pertamina Membangun Ekonomi Warga Balongan dengan PLTS** Pertamina terus meningkatkan komitmennya dalam membangun ekonomi warga di sekitar wilayah operasional mereka. Lebih spesifik lagi, mereka telah meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Garbatera yang berfokus pada meningkatkan kesehatan dan perekonomian masyarakat. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, dan pelaku UMKM. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada bulan Juli 2025, Garbatera telah menggelar edukasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) bagi 30 kader Posyandu Desa Balongan disertai bantuan satu unit alat fogging. Pada bulan Agustus 2025, program PELITA (Pengasuhan Lestari Tumbuh Bersama) menjangkau 80 wali murid dan tenaga pendidik di dua PAUD Desa Balongan. Program ini bertujuan memperkuat pola asuh positif sejak usia dini. Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda, yaitu: – Edisi Bincang Sehat pada Mei 2026 menjangkau 45 kader Posyandu dan PKK, disertai bantuan alat kesehatan seperti timbangan digital, tensimeter, doppler, dan oximeter untuk memperkuat layanan Posyandu. – Kelompok Olahan Makanan Sehat (Omset) Balongan yang kini rutin memasok produk olahan ikan ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak delapan kali sepanjang April 2026, seiring peningkatan pendapatan anggota kelompok sekitar Rp300.000 per bulan. – Instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 10 KWH hasil kolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Program Desa Energi Berdikari pada Maret 2026. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dampak dari berjalannya program TJSL Garbatera sangat signifikan. Antara lain, kehadiran balita ke Posyandu meningkat 30 persen bersamaan dengan pemenuhan gizi pada bulan Vitamin A. Peningkatan pengetahuan kader kesehatan dan wali murid mengenai kesehatan keluarga serta pola asuh anak juga tercatat. Selain itu, penguatan layanan kesehatan dasar Posyandu melalui bantuan alat kesehatan dan renovasi Balai Perempuan Desa Balongan sebagai ruang pemberdayaan yang ramah bagi perempuan juga merupakan hasil dari program ini. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Bidan Desa Balongan, Dini S. Z., mengapresiasi konsistensi program TJSL Garbatera. Ia menilai program ini mampu mendukung pemenuhan gizi balita sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pengolahan pangan lokal. “Pemberian makanan tambahan ini sangat bermanfaat untuk balita di desa kami, apalagi diolah oleh warga sendiri. Harapannya, kesehatan anak-anak Balongan semakin baik dan angka gizi buruk bisa ditekan,” ujar Dini. Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Reno Fri Daryanto, menegaskan bahwa program CSR Garbatera hadir untuk memastikan kehadiran perusahaan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar wilayah operasional. “Kesehatan anak adalah investasi masa depan. Melalui program Garbatera, kami tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga memastikan proses pengolahannya melibatkan mitra binaan lokal sehingga manfaatnya berlipat, baik bagi kesehatan maupun perekonomian masyarakat,” ujar Reno. Dengan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bersinergi dalam memastikan program TJSL memberikan dampak yang nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Program ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya poin 2 Tanpa Kelaparan, dan poin 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260722073141-4-752757/manfaatkan-plts-pertamina-tingkatkan-ekonomi-kesehatan-warga-balongan, without altering the facts of the original article.

Anggaran MBG Sudah Dipangkas Rp39 T Jadi Rp229 T, Bisa Turun Lagi?

Momen Penentu di Menit Akhir

Anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dipangkas menjadi Rp229 triliun dari sebelumnya Rp268 triliun. Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional (BGN) Lili Khamiliyah mengatakan pengurangan anggaran tersebut masih bersifat sementara karena pemerintah masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program dan sasaran penerima manfaat.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Fakta-fakta yang menarik dari kejadian ini adalah: * BGN menegaskan fokus utama saat ini bukan sekadar memangkas anggaran, melainkan membenahi tata kelola distribusi program agar lebih efektif dan tepat sasaran. * Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menegaskan efisiensi anggaran bukan menjadi tujuan utama BGN. Ia menyebut fokus utama lembaganya saat ini adalah memperbaiki tata kelola program MBG, agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran. * BGN tengah melakukan penyisiran ulang terhadap data penerima manfaat MBG, yang mencapai 62,7 juta orang.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mengapa pengurangan anggaran MBG ini penting? Artinya bahwa pemerintah sedang melakukan upaya untuk memperbaiki tata kelola program dan memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Dampaknya, jika program MBG berhasil diperbaiki, maka akan lebih efektif dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Namun, perlu diingat bahwa perbaikan tata kelola program MBG bukanlah proses yang mudah. BGN masih harus melakukan evaluasi menyeluruh dan menyisir ulang data penerima manfaat. Oleh karena itu, jangan terlalu cepat berharap bahwa anggaran MBG akan turun lagi. Perbaikan tata kelola program memerlukan waktu dan usaha yang besar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260722070517-4-752746/anggaran-mbg-sudah-dipangkas-rp39-t-jadi-rp229-t-bisa-turun-lagi, without altering the facts of the original article.

Pemerintah Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,61 Persen di Q1 Tahun Ini

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,61 Persen di Q1 Tahun Ini

Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus meningkat, dan pada kuartal pertama tahun ini, PDB (Produk Domestik Bruto) telah mencapai 5,61 persen. Angka ini merupakan hasil dari kerja keras pemerintah dalam meningkatkan investasi, meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan konsumsi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat stabil di angka 5,61 persen pada kuartal pertama tahun ini. Hal ini merupakan hasil dari kerja keras pemerintah dalam meningkatkan investasi, meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan konsumsi masyarakat.

Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Senin (20/7). Pertumbuhan ekonomi yang stabil ini merupakan hasil dari kerja keras pemerintah dalam meningkatkan investasi, meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan konsumsi masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil ini merupakan hasil dari kerja keras pemerintah dalam meningkatkan investasi, meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan konsumsi masyarakat. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, seperti meningkatkan investasi, meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan konsumsi masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi yang stabil ini juga didukung oleh peningkatan investasi di berbagai sektor, seperti industri, pertambangan, dan jasa. Selain itu, pemerintah juga telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, seperti meningkatkan efisiensi, meningkatkan kualitas, serta meningkatkan daya saing.

Pertumbuhan ekonomi yang stabil ini juga memiliki dampak positif bagi masyarakat, seperti meningkatkan pendapatan, meningkatkan kesempatan kerja, serta meningkatkan kualitas hidup. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang stabil ini juga dapat meningkatkan kepercayaan investor asing, sehingga dapat meningkatkan investasi asing di Indonesia.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil ini merupakan hasil dari kerja keras pemerintah dalam meningkatkan investasi, meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan konsumsi masyarakat. Pemerintah harus terus meningkatkan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Demikian informasi ini, semoga dapat memberikan gambaran tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di kuartal pertama tahun ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/video/5657653/pemerintah-laporkan-pertumbuhan-ekonomi-capai-561-persen-di-q1, without altering the facts of the original article.

Investasi Hilirisasi Bauksit di Kuartal II 2026 Melonjak 193 Persen, BKPM Sebut Ini Penyebabnya

Investasi Hilirisasi Bauksit di Kuartal II 2026 Melonjak 193 Persen

Pemerintah mengumumkan bahwa realisasi investasi hilirisasi bauksit di Kuartal II 2026 mencapai angka yang signifikan, yaitu melonjak 193 persen. Menurut Menteri Investasi dan Hilirisasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, peningkatan ini merupakan salah satu indikator positif dari pembangunan ekonomi Indonesia.

Kronologi Fakta

Realisasi investasi hilirisasi bauksit di Kuartal II 2026 ini merupakan hasil dari kerja sama antara pemerintah dan para investor swasta. Pemerintah telah menetapkan target investasi hilirisasi bauksit sebesar Rp 10 triliun untuk tahun 2026, dan hasilnya sudah mencapai 193 persen dari target tersebut.

Menurut data yang dikeluarkan oleh BKPM, investasi hilirisasi bauksit di Kuartal II 2026 berasal dari sektor industri, yaitu sektor yang paling besar dalam investasi tersebut. Sementara itu, sektor lain seperti pertambangan dan energi juga menyumbang investasi yang signifikan.

Mengapa & Dampak

Menurut Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, peningkatan investasi hilirisasi bauksit di Kuartal II 2026 disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kebijakan pemerintah yang mendukung investasi hilirisasi bauksit dan meningkatnya kepercayaan investor swasta terhadap industri ini.

Peningkatan investasi hilirisasi bauksit ini juga diharapkan dapat meningkatkan produksi bauksit dan meningkatkan nilai tambah dari komoditas ini. Selain itu, peningkatan investasi hilirisasi bauksit juga dapat meningkatkan pendapatan negara melalui pajak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan lapangan kerja.

Penutup

Realisasi investasi hilirisasi bauksit di Kuartal II 2026 yang mencapai 193 persen merupakan bukti nyata dari kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia. Peningkatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan produksi bauksit, meningkatkan nilai tambah dari komoditas ini, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Demikian informasi tentang investasi hilirisasi bauksit di Kuartal II 2026. Semoga bermanfaat bagi pembaca.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5658109/bkpm-investasi-hilirisasi-bauksit-kuartal-ii-2026-naik-193-persen, without altering the facts of the original article.

Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Sukuk Rp24,12 Miliar, Kasus Ini Bikin Investor Khawatir

**Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Sukuk Rp24,12 Miliar, Kasus Ini Bikin Investor Khawatir** **Momen Penentu di Menit Akhir** PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa mereka belum dapat memenuhi kewajiban pembayaran imbal jasa Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I Tahun 2024 Seri A-C senilai Rp24,12 miliar. Pembayaran ini ditunda karena kondisi kas perusahaan yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pembayaran. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut keterbukaan informasi yang disampaikan Pos Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 10 Juli 2026, pembayaran imbal jasa sukuk periode ke-6 dijadwalkan pada 7 Juli 2026. Namun, perseroan belum dapat melaksanakan kewajiban pembayaran tersebut karena kondisi kas perusahaan yang tidak memungkinkan. Perseroan juga telah mengirimkan surat kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk mengajukan permohonan penundaan pembayaran bunga atau imbal jasa sukuk periode ke-6. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kondisi ini sangat berpotensi mengkhawatirkan para investor, karena ini adalah salah satu contoh kasus dimana perusahaan publik tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran pada waktu yang telah ditentukan. Hal ini juga menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan masih sangat rapuh dan membutuhkan perhatian serius dari pihak manajemen dan regulator. Dengan demikian, investor harus lebih berhati-hati dalam memilih perusahaan yang akan mereka investasikan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pos Indonesia harus segera mengambil tindakan untuk meningkatkan kondisi keuangan perusahaan dan memenuhi kewajiban pembayaran imbal jasa sukuk. Hal ini juga dapat menjadi kesempatan bagi regulator untuk melakukan evaluasi dan peningkatan terhadap kebijakan keuangan perusahaan. Dengan demikian, kasus ini dapat dijadikan pelajaran yang berharga bagi perusahaan publik dan regulator untuk meningkatkan transparansi dan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260714114604-25-750660/kas-tak-cukup-pos-indonesia-tunda-bayar-imbal-sukuk-rp2412-miliar, without altering the facts of the original article.

PFII Siap Menerima Dana Asing, Tapi Bagaimana dengan Investor Lokal?

**PFII Siap Menerima Dana Asing, Tapi Bagaimana dengan Investor Lokal?** Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) diprioritaskan untuk menarik dana asing, seperti yang dikatakan Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu Herman Saheruddin. Dana asing diharapkan dapat meningkatkan penerimaan keuangan negara dan memperluas ekonomi Indonesia. **Momen Penentu di Menit Akhir** Kemenkeu mengungkapkan bahwa Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) akan lebih diprioritaskan untuk menarik dana asing. Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu Herman Saheruddin mengatakan bahwa badan usaha asing (PMA) akan lebih didahulukan agar bisa menarik dana asing sebanyak-banyaknya. “Jadi perizinannya di PFII nantinya akan lebih ditujukan untuk bisa menarik dana asing. Jadi kuncinya adalah dana investor asing,” kata Herman. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. PMA akan lebih didahulukan agar bisa menarik dana asing sebanyak-banyaknya. 2. Badan usaha dalam negeri (PMDN) juga bisa masuk dalam PFII, asal memiliki ketentuan khusus. 3. Pemerintah tidak hanya mengandalkan penerimaan dari dalam negeri saja, tetapi juga bisa berasal dari pendanaan investasi asing. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Mengapa PFII diprioritaskan untuk menarik dana asing? Jawabannya adalah karena pemerintah ingin meningkatkan penerimaan keuangan negara dan memperluas ekonomi Indonesia. Dengan menarik dana asing, pemerintah dapat meningkatkan stok dana negara dan membiayai proyek-proyek strategis. Namun, ini juga berarti bahwa investor lokal mungkin tidak dapat ikut masuk dalam PFII, kecuali jika mereka memiliki ketentuan khusus. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pembentukan PFII adalah langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan penerimaan keuangan negara dan memperluas ekonomi Indonesia. Namun, untuk mencapai tujuan ini, pemerintah harus dapat menarik dana asing sebanyak-banyaknya. Oleh karena itu, PFII harus dapat menawarkan fasilitas yang menarik bagi investor asing, seperti kemudahan dalam mengurus perizinannya dan kemampuan untuk meningkatkan stok dana negara.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720170421-17-752331/pfii-incar-dana-asing-investor-lokal-gimana, without altering the facts of the original article.

Bank RI Tambah Kekayaan Emas, 153 Ton Emas Dikelola dalam Satu Tahun

**Bank RI Tambah Kekayaan Emas, 153 Ton Emas Dikelola dalam Satu Tahun** Presiden Prabowo Subianto mengumumkan capaian bank emas nasional yang mampu mengelola 153 ton emas hanya dalam waktu satu tahun sejak didirikan. Nilai emas yang dikelola tersebut telah mencapai US$20 miliar. **Momen Penentu di Menit Akhir** Bank emas nasional diresmikan Prabowo pada 26 Februari 2025 dan dijalankan melalui PT Pegadaian (Persero) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Layanan ini mencakup deposito emas, pembiayaan, penitipan, hingga perdagangan emas, sebagai bagian dari upaya memperdalam pasar keuangan domestik dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Presiden Prabowo menempatkan pendirian bank emas sebagai salah satu prestasi bersejarah bangsa Indonesia. Menurutnya, ini menjadi kali pertama Indonesia memiliki lembaga pengelola emas dalam skala sebesar itu. “Salah satu yang juga telah berhasil, kita telah mendirikan bank emas. Yang pertama kali dalam sejarah Indonesia punya bank emas, yang dikelola sekarang sudah 153 ton emas,” ujar Prabowo. Dalam kesempatan itu, Prabowo menanyakan langsung nilai emas yang dikelola kepada CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi Rosan Roeslani, yang menyebut angka US$20 miliar. “Jadi dalam satu tahun, bank yang kita dirikan satu tahun lalu sudah mengelola emas senilai US$20 miliar,” kata Prabowo. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Prabowo menilai capaian tersebut mencerminkan kekuatan ekonomi Indonesia yang mulai diperhitungkan dunia. Ia optimistis nilai kelolaan bank emas akan terus tumbuh pada tahun-tahun mendatang. “Ini juga kekuatan ekonomi yang dilihat dunia. Saya percaya di tahun mendatang ini juga akan meningkat,” ujarnya. Prabowo bahkan menantang pihak lain untuk membandingkan capaian tersebut dengan negara mana pun. Menurut Prabowo, Indonesia tanpa banyak gembar-gembor telah mencatatkan prestasi berskala global. “Kita ternyata diam-diam telah mencapai prestasi skala dunia. Bisa dicek, bank emas mana yang mengelola 153 ton emas dalam satu tahun,” tegasnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Prestasi ini hanya salah satu dari sejumlah pencapaian pemerintahannya yang kini berjalan 20 bulan. Presiden Prabowo menyebut, dalam buku yang dibagikan kepada peserta sidang, tercatat 108 masalah kronis bangsa yang coba diselesaikan melalui berbagai keputusan pemerintah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720172624-17-752329/prabowo-pamer-bullion-bank-ri-kelola-153-ton-emas-dalam-setahun, without altering the facts of the original article.

IHSG Mencapai Rekor Baru, Dana Asing Mengalir ke Emiten Ini

IHSG Mencapai Rekor Baru, Dana Asing Mengalir ke Emiten Ini Prajogo Pangestu, salah satu investor sukses di Indonesia, kembali menarik perhatian investor asing dengan sahamnya yang tercatat sebagai incaran utama di pasar saham Indonesia. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melesat 9% ke level 2.120 pada perdagangan hari ini, dengan nilai beli bersih mencapai Rp349,3 miliar. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada perdagangan Senin (20/7/2026), investor asing membukukan beli bersih (net foreign buy) tipis sebesar Rp93,5 miliar di seluruh pasar. Meski demikian, aliran dana asing terlihat terkonsentrasi pada saham emiten Prajogo Pangestu. TPIA menjadi incaran utama investor asing, diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp93,4 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DEWA) Rp51,9 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp47 miliar, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp38,2 miliar. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Saham lain yang juga mencatat arus masuk dana asing antara lain ADRO Rp35,6 miliar, INDF Rp29,9 miliar, MEDC Rp17,9 miliar, BNBR Rp16,6 miliar, dan GGRM Rp15,7 miliar. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan ke level 6.231,78 pada perdagangan awal pekan ini, dengan nilai transaksi mencapai Rp 17,16 triliun dan volume perdagangan 35,57 miliar saham dalam 2,39 juta kali transaksi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kondisi ini menunjukkan bahwa investor asing masih memiliki kepercayaan pada pasar saham Indonesia, terutama pada saham-saham yang dipandang memiliki potensi tumbuh. Namun, perlu diingat bahwa aliran dana asing dapat berubah-ubah dalam waktu singkat, dan investasi selalu melibatkan risiko. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk melakukan analisis yang teliti sebelum membuat keputusan investasi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam beberapa hari terakhir, IHSG telah mencatat kenaikan yang signifikan, dan ini menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia masih memiliki potensi tumbuh. Namun, perlu diingat bahwa kenaikan ini tidak bisa berlangsung secara berkelanjutan tanpa adanya faktor-faktor yang mendukung, seperti pertumbuhan ekonomi yang stabil dan kebijakan moneter yang tepat. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk terus mengikuti perkembangan pasar dan melakukan analisis yang teliti sebelum membuat keputusan investasi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720201533-17-752384/saat-ihsg-tembus-6200-aliran-dana-asing-mengalir-deras-ke-emiten-ini, without altering the facts of the original article.