**5 Alasan UMKM Mebel Indonesia Bisa Tembus Pasar Global dengan Bantuan BRI** **Pembuka** Dalam upaya meningkatkan ekspor produk mebel Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berkembang dan naik kelas melalui program Pelatihan Ekspor. Salah satu contoh kesuksesan UMKM mebel Indonesia yang berhasil menembus pasar global adalah CV Swakarya Jaya Furniture, asal Sukoharjo, Jawa Tengah. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada tahun 2020, Febrina Lossu memulai usahanya dengan mempelajari industri kayu dan pasar ekspor secara mandiri. Tanpa modal besar maupun fasilitas produksi yang memadai, ia membangun usahanya secara bertahap hingga berhasil menjangkau pasar internasional. “Karena melihat adanya peluang ekspor kayu atau mebel, maka saya memberanikan diri untuk mulai mencari tahu tentang industri mebel dan pasar ekspor. Dari situ saya juga mulai mencari buyer agar usaha ini bisa berkembang,” ujar Febrina. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Keterbatasan modal menjadi tantangan utama yang harus dihadapi sejak awal merintis usaha. Seluruh proses dijalani dari nol, bahkan tanpa memiliki tempat produksi sendiri. Seiring berkembangnya usaha, tantangan berikutnya bergeser pada upaya memperluas jaringan dan menemukan buyer baru agar produk dapat terus menjangkau pasar global. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menghadapi tantangan tersebut, Febrina terus membekali diri dengan berbagai pengetahuan untuk memperkuat kapasitas usahanya. Salah satunya melalui Pelatihan Ekspor yang diselenggarakan oleh BRI Peduli. Program ini memberikan pembekalan kepada pelaku UMKM mengenai proses ekspor secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan dokumen, mekanisme pembayaran internasional, hingga tata kelola pengiriman barang agar transaksi dapat dilakukan dengan lebih aman dan meminimalkan risiko. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Bekal pengetahuan tersebut dipadukan dengan konsistensi dalam menjaga kualitas produk dan memperluas jaringan pasar, perlahan membuahkan hasil. Hingga kini, CV Swakarya Jaya Furniture berhasil melakukan ekspor ke Spanyol dan Amerika Serikat. Bagi Febrina, perjalanan usahanya membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk bermimpi lebih besar. Keberanian memulai dari nol, kemauan untuk terus belajar, serta dukungan melalui program pengembangan kapasitas menjadi bekal berharga dalam membawa produk lokal Indonesia menembus pasar dunia. **Dampak Kejadian Ini** Dalam kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa BRI melalui Program TJSL BRI Peduli, terus mendorong pelaku UMKM untuk bisa berkembang dan naik kelas melalui program Pelatihan Ekspor. Program ini bertujuan mendorong pelaku UMKM untuk memahami langkah-langkah memulai ekspor secara mandiri dan strategis, sekaligus meningkatkan kesiapan untuk bersaing di pasar internasional. **Pengembangan Masa Depan** Dengan keberanian dan kemauan untuk terus belajar, UMKM mebel Indonesia dapat menembus pasar global dengan bantuan BRI. Dengan demikian, diharapkan produk lokal Indonesia dapat lebih terlihat dan dihargai di panggung perdagangan global.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260723105959-25-753191/pelatihan-ekspor-bri-peduli-buka-jalan-umkm-mebel-tembus-pasar-global, without altering the facts of the original article.