Sahate, Makanan Khas Indonesia yang Berhasil Tembus Pasar Global dengan Bantuan BRI

**Sahate, Makanan Khas Indonesia yang Berhasil Tembus Pasar Global dengan Bantuan BRI** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kami melihat kembali perjalanan sukses KAINRATU, UMKM tenun asal Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Mereka berhasil menembus pasar global dengan bantuan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. KAINRATU telah memasarkan produknya ke berbagai wilayah di Indonesia hingga mancanegara, seperti Amerika Serikat, Jepang, Myanmar, Thailand, Arab Saudi, Portugal, Malaysia, dan Selandia Baru. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** KAINRATU didirikan oleh Maria Leoni, yang merupakan co-owner perusahaan. Ia mengatakan bahwa awal mula usaha mereka berangkat dari latar belakang keluarga sebagai penenun. Orang tua Maria merupakan perajin tenun ikat, dan mereka tinggal di Desa Troso, Jepara, yang dikenal sebagai sentra tenun ikat. Usaha ini telah berjalan selama kurang lebih 9 tahun. Pada awalnya, Maria membantu memasarkan kain tenun yang diproduksi oleh orang tua melalui website gardutroso.com. Seiring perkembangan usaha, pada tahun 2019 resmi bermigrasi dan mengembangkan pemasaran melalui website www.tokotenun.com dan www.kainratu.com hingga berkembang seperti saat ini. KAINRATU menghadirkan beragam produk tenun, mulai dari kain hingga busana siap pakai. Produk yang paling diminati pelanggan adalah Kain Tenun Double Ikat 3 Dimensi dan Tenun Endek CSM yang mengangkat motif khas dari berbagai daerah seperti Jepara, Kalimantan, Sumba, dan Nusa Tenggara Timur. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Perjalanan KAINRATU menunjukkan bagaimana warisan budaya dapat menjadi sumber peluang ekonomi yang berkelanjutan. Kemampuan menghadirkan produk yang tetap berakar pada budaya lokal sekaligus relevan dengan kebutuhan pasar menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM. Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyatakan, perjalanan KAINRATU menunjukkan bahwa kekayaan budaya lokal tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga potensi ekonomi yang mampu bersaing di pasar global. Kemampuan memadukan kualitas produk, inovasi, dan pemanfaatan berbagai peluang pengembangan menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** KAINRATU telah berhasil menembus pasar global dengan bantuan BRI, tetapi perjalanan mereka tidak berhenti di situ. Mereka masih harus terus meningkatkan kualitas produk, meningkatkan kapasitas produksi, dan meningkatkan pemasaran untuk tetap bersaing di pasar global. BRI akan terus mendukung para pengusaha UMKM untuk mengembangkan usaha mereka, sehingga mereka dapat bersaing di pasar global. Dengan demikian, keberhasilan KAINRATU dapat menjadi contoh bagi pengusaha UMKM lainnya untuk meningkatkan kualitas produk dan meningkatkan daya saing mereka di pasar global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260727210916-25-754251/berkat-pemberdayaan-bri-kainratu-bawa-tenun-troso-tembus-pasar-global, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *