Tragedi Mal Terbesar: 502 Orang Tewas Akibat Bangunan Runtuh, Apa Penyebabnya?

Tragedi Mal Terbesar di Korea Selatan

Mal terbesar di Korea Selatan, Sampoong Department Store, runtuh pada 29 Juni 1995, menewaskan 502 orang dan melukai 937 lainnya. Kejadian ini terjadi karena pemilik mal, Lee Joon, tidak mau memperbaiki gedung meskipun retakan besar sudah muncul di berbagai sudut bangunan. Bangunan yang berdiri di atas bekas tempat pembuangan sampah ini memiliki fondasi yang tidak stabil, yang menjadi penyebab utama tragedi ini.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada April 1995, tanda-tanda kerusakan sudah muncul dengan adanya retakan panjang di atap dan dinding lantai lima. Namun, alih-alih melakukan pemeriksaan menyeluruh, pihak manajemen hanya memindahkan toko-toko di lantai tersebut ke lantai bawah. Operasional di empat lantai lainnya tetap berjalan seperti biasa. Pada hari kejadian, retakan semakin melebar dan merembet ke lantai empat. Manajemen hanya menutup lantai empat dan mematikan pendingin ruangan di seluruh gedung, karena tidak ingin kehilangan keuntungan dari besarnya transaksi yang berlangsung hari itu.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Kejadian ini memiliki beberapa fakta yang unik. Pertama, lahan tempat berdirinya Sampoong merupakan bekas tempat pembuangan sampah yang dinilai tidak cukup stabil untuk menopang pusat perbelanjaan besar. Kedua, kontraktor awal telah memperingatkan risiko pembangunan di atas lahan tersebut dan mengusulkan proyek apartemen dengan struktur beton yang lebih kuat. Ketiga, pemilik Sampoong, Lee Joon, menolak usulan itu dan tetap memaksa pembangunan pusat perbelanjaan, bahkan memecat kontraktor yang tidak bersedia menjalankan keinginannya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini memiliki dampak besar pada keselamatan bangunan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan keselamatan. Pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada Lee Joon dan tujuh tahun penjara kepada putranya, Lee Han-Sang. Kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi pengembang dan pemilik bangunan untuk memprioritaskan keselamatan dan melakukan pemeriksaan rutin untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pada akhirnya, tragedi Sampoong Department Store menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dan pemeriksaan rutin pada bangunan. Kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat akan pentingnya kesadaran akan keselamatan dan pencegahan. Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa tidak akan terjadi lagi di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260629101957-25-746431/mal-terbesar-runtuh-gegara-bos-ogah-perbaiki-gedung-502-orang-tewas, without altering the facts of the original article.

Misterius! Presiden RI Panggil Menteri Ekonomi ke Istana pada Jam 4 Pagi

Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dikenal memiliki pola kerja yang unik dan tidak biasa. Salah satu contohnya adalah ketika ia memanggil Menteri Ekonomi ke Istana pada pukul 04.30 pagi. Pengalaman ini dialami langsung oleh Rizal Ramli, yang pernah menjabat sebagai Kepala Bulog, Menteri Koordinator Perekonomian, dan Menteri Keuangan.

Kebiasaan Gus Dur yang Tidak Biasa

Gus Dur diketahui memiliki kebiasaan bekerja pada pagi hari, yang menurutnya merupakan waktu terbaik untuk mengambil keputusan. Ia biasanya memulai aktivitasnya sejak dini hari dan mengadakan pertemuan dengan para menteri di Istana pada pagi-pagi sekali. Rizal Ramli mengaku sempat kesulitan menyesuaikan diri dengan pola kerja Gus Dur yang kerap memulai aktivitas sejak dini hari. “Terus terang kadang-kadang saya masih sangat ngantuk karena saya tipe orang malam. Tipe yang tidur jam 2 pagi begitu,” kata Rizal Ramli.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada saat itu, Gus Dur disebut berada dalam kondisi paling prima sehingga bisa memberikan arahan dengan cepat. Sebaliknya, setelah pukul 10 pagi, stamina Gus Dur biasanya mulai menurun sehingga lebih mudah mengantuk. Kondisinya baru kembali segar pada siang hingga malam hari, bahkan bisa bertahan bekerja hingga sekitar pukul 01.00 dini hari. Menurut pengamat politik Tjipta Lesmana, pola kerja inilah yang kemudian menjelaskan mengapa Presiden ke-4 itu beberapa kali terlihat tertidur saat menghadiri rapat atau kegiatan resmi pada siang hari.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kebiasaan Gus Dur yang unik ini tentu memiliki dampak pada kinerja pemerintahannya. Para menteri di era Kabinet Persatuan Nasional akhirnya memahami ritme kerja sang presiden dan tidak lagi heran jika sewaktu-waktu dipanggil ke Istana pada dini hari. Mereka juga memahami ketika Gus Dur sesekali menyerahkan jalannya rapat kabinet kepada Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri saat kondisinya mulai mengantuk. Dengan demikian, pemerintah dapat berjalan dengan efektif dan efisien, meskipun dengan pola kerja yang tidak biasa.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kisah Gus Dur dan Rizal Ramli ini memberikan pelajaran bahwa keberhasilan tidak selalu datang dengan cara yang biasa. Terkadang, kita harus beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang unik untuk mencapai tujuan. Dalam konteks pemerintahan, pemahaman dan adaptasi terhadap pola kerja presiden dapat membantu meningkatkan kinerja dan efektivitas pemerintah. Oleh karena itu, penting bagi para pemimpin dan pejabat pemerintah untuk memahami dan menghargai keunikan pola kerja masing-masing.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260629094606-25-746425/presiden-ri-tiba-tiba-panggil-menteri-ekonomi-ke-istana-jam-4-pagi, without altering the facts of the original article.

Kisah Gadis Asal Cimahi yang Mengubah Singapura Secara Total

Kisah Maria Hertogh, gadis kelahiran Cimahi yang mengubah Singapura secara total, masih dikenang sebagai salah satu peristiwa penting dalam sejarah Singapura. Pada Desember 1950, Singapura pernah berubah total menjadi kota mencekam akibat kerusuhan yang dipicu oleh perebutan hak asuh Maria Hertogh. Massa mengamuk di jalanan, bangunan dan kendaraan dibakar, sementara bentrokan pecah di berbagai sudut kota hingga menewaskan sedikitnya 18 orang.

Kerusuhan yang Bermula dari Perebutan Hak Asuh

Maria Hertogh, lahir di Cimahi pada 1937, dibesarkan dalam keluarga Melayu-Muslim setelah ayahnya ditahan oleh Jepang selama Perang Dunia II. Ibunya, Adelaine, menitipkan Maria kepada perempuan Melayu bernama Aminah, yang kemudian membesarkan Maria sebagai Muslim. Setelah perang berakhir, Aminah membawa Maria pindah ke Singapura tanpa sepengetahuan ibunya. Adelaine, yang kembali ke Belanda, mencari keberadaan anaknya dan akhirnya menemukan bahwa Maria berada di Singapura. Dia meminta bantuan pemerintah kolonial Inggris untuk mengambil kembali hak asuh anaknya.

Perebutan hak asuh Maria Hertogh kemudian dibawa ke pengadilan. Sidang berlangsung panjang hingga tingkat pengadilan tinggi karena Aminah terus mengajukan banding atas putusan sebelumnya. Puncaknya terjadi pada 11 Desember 1950, ketika Pengadilan Tinggi Singapura memutuskan Maria Hertogh harus dikembalikan kepada ibu kandungnya di Belanda. Putusan tersebut memicu kemarahan besar di kalangan Muslim Melayu karena dianggap memutus paksa pernikahan Maria dengan suaminya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Situasi makin panas setelah media memuat foto Maria berada di lingkungan gereja bersama simbol-simbol Kristen. Di tengah kuatnya sentimen anti-kolonial saat itu, foto tersebut memunculkan isu Maria dipaksa keluar dari Islam. Kerusuhan yang merupakan demonstrasi anti-Eropa secara besar-besaran itu telah timbul ketika lebih dari 3.000 orang Islam bangsa India, Pakistan, dan Malaya mengadakan suatu demonstrasi untuk menentang putusan hakim di Singapura terkait Bertha Hertogh, anak perempuan Belanda berusia 13 tahun yang telah dipindahkan paksa dari suaminya bangsa Malaya.

Ribuan orang yang marah merusak fasilitas umum, kantor pemerintahan, hingga kendaraan milik warga Eropa di Singapura. Polisi Singapura berupaya meredam situasi dengan melepaskan tembakan, memperketat pengamanan, dan menurunkan mobil lapis baja. Namun, situasi justru makin tak terkendali. Massa terus mengamuk dan menyerang berbagai simbol yang dianggap terkait kolonial Eropa.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kerusuhan yang terjadi pada Desember 1950 itu meninggalkan dampak yang signifikan. Tercatat 18 orang tewas, 173 lainnya luka-luka, 72 mobil terbakar, 119 mobil lainnya rusak, dan kerusakan bangunan hingga kerugian mencapai US$ 20.000. Pemerintah akhirnya memberlakukan jam malam dan mengambil langkah-langkah untuk meredam situasi. Peristiwa ini menjadi titik balik penting dalam sejarah Singapura, menunjukkan bagaimana sentimen anti-kolonial dan identitas keagamaan dapat memicu kerusuhan besar.

Kini, kisah Maria Hertogh masih dikenang sebagai salah satu peristiwa penting dalam sejarah Singapura. Peristiwa ini meninggalkan pelajaran penting tentang pentingnya memahami konteks sosial dan keagamaan dalam menyelesaikan konflik. Singapura, yang kini telah menjadi negara maju dan multikultural, terus berusaha untuk memelihara harmoni dan pemahaman antara berbagai kelompok masyarakat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kisah Maria Hertogh juga menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju pemahaman dan harmoni antara berbagai kelompok masyarakat masih panjang. Di tengah kemajuan dan modernisasi, Singapura terus berusaha untuk memperkuat ikatan sosial dan memahami perbedaan sebagai kekuatan, bukan sebagai sumber konflik. Dengan memahami sejarah dan konteks sosial, kita dapat membangun masyarakat yang lebih harmonis dan inklusif.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260701095610-25-747064/singapura-berubah-total-gegara-gadis-asal-cimahi, without altering the facts of the original article.

Buah Indonesia yang Lebih Mahal daripada Barang Mewah Eropa: Ini Faktanya

Siapa sangka, buah durian yang kini sering dijual di pinggir jalan dan asli Asia Tenggara, termasuk Indonesia, ini pernah dihargai lebih mahal dibanding salah satu barang mewah di Eropa. Buah beraroma tajam ini memiliki sejarah yang menarik, terutama pada awal abad ke-19 ketika harga satu durian bisa melampaui harga selusin nanas. Pada masa itu, nanas merupakan buah yang sangat mahal dan identik dengan status sosial serta kemewahan di Eropa.

Momen Penentu di Abad ke-19

Penjelajah asal Skotlandia, John Crawfurd, dalam memoar berjudul History of the Indian Archipelago (1820) mengungkapkan fakta tersebut. Dia bercerita bahwa pada awal abad ke-19, harga satu durian bisa melampaui harga selusin nanas. Crawfurd sendiri menjadi salah satu orang Eropa yang sangat menyukai durian. Awalnya, dia terganggu oleh ukuran buah yang besar dan aromanya yang menyengat. Namun, semua kesan tersebut berubah setelah dia mulai mencicipi isi buahnya.

“Daging buah putih ini bagian yang saya suka! Durian lebih enak dibanding buah lain. Makan ini tidak membosankan atau mengurangi selera makan. Malah, nafsu makan makin bertambah. Biji durian pun bisa dimakan. Saat dipanggang rasanya mirip kastanye,” ungkap John Crawfurd.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Kecintaan orang Eropa terhadap buah yang tercatat di Borobudur sejak tahun 824 Masehi ini sebenarnya sudah muncul jauh sebelum Crawfurd menuliskan pengalamannya. Pada 1599, penjelajah bernama Linschott menyebut durian memiliki rasa yang sangat enak, bahkan menurutnya lebih nikmat dibanding buah lain di dunia. Popularitas durian di kalangan orang Eropa kemudian semakin meningkat setelah peneliti Rumphius menerbitkan Herbarium Amboinense pada 1741.

Dalam catatannya, Rumphius menggambarkan durian sebagai buah berukuran besar dengan duri tajam dan aroma menyengat, tetapi memiliki rasa yang sangat lezat ketika dicicipi. Cerita lain diungkap pula oleh Alfred Russel Wallace yang semakin membuka mata orang Eropa terhadap buah eksotis ini. Dalam The Malay Archipelago (1869), naturalis terkemuka dunia itu menyebut durian sebagai salah satu buah terbaik dengan rasa yang tak tertandingi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kini durian mungkin hanya dianggap sebagai buah musiman yang dijual di pinggir jalan. Namun ratusan tahun lalu, buah asal Indonesia ini pernah menjadi barang mewah yang dihargai lebih mahal dibanding salah satu simbol kemewahan masyarakat Eropa. Durian telah menjadi bagian dari sejarah dan budaya Indonesia, serta memiliki potensi untuk meningkatkan nilai ekonomi dan pariwisata.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan demikian, durian tidak hanya sekedar buah, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan ekonomi yang signifikan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk melestarikan dan mengembangkan potensi durian, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai dan manfaatnya. Dengan cara ini, durian dapat terus menjadi salah satu buah yang paling disukai dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi di Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260624112746-25-745306/buah-asli-ri-ini-dijual-lebih-mahal-dari-barang-mewah-di-eropa, without altering the facts of the original article.

Desa Toyomarto Bertransformasi: Rahasia Sukses Ekonomi Lokal dari Teh Daun Kopi “Sedesa

Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, telah mengalami transformasi ekonomi lokal yang signifikan berkat inovasi produk “Sedesa”, teh seduh dari daun kopi robusta. Program Gema Desa (Gerakan Mengabdi Desa Berlanjut) yang dijalankan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (Himalogista) Universitas Brawijaya (UB) telah berhasil meningkatkan nilai ekonomis komoditas lokal Desa Toyomarto melalui produk inovatif ini. Desa Toyomarto memiliki potensi perkebunan kopi lokal yang melimpah melalui komoditas Kopi Le Mar (Lembah Arjuno), namun potensi pemanfaatan bagian lain dari tanaman kopi, terutama daun kopi, masih belum tergarap secara maksimal.

Dari Riset ke Produk

Pada tahun pertama, tim Himalogista Mengabdi berfokus pada sektor hulu melalui riset formulasi produk bersama dosen pembimbing serta sosialisasi dan pencerdasan intensif kepada masyarakat. Selanjutnya pada tahun kedua, fokus beralih pada pembentukan kelompok produksi di Desa Toyomarto. Saat ini pada tahun ketiga, dilakukannya pembuatan desain kemasan, penguatan merek produk serta uji kelayakan produk di pasar yang lebih luas. Tahun kedua dan ketiga memasuki fase penting program GEMA DESA. Tahun ke-2, tim Himalogista Mengabdi mempertajam fokus pada pembuatan kemasan serta pembentukan kelompok produksi di Desa Toyomarto.

Pengembangan Desain Kemasan dan Pembentukan Kelompok Produksi

Pengembangan desain kemasan dibuat informatif agar identitas unik produk “SEDESA” (Seduhan Dari Desa) dapat dilihat dengan jelas dan meningkatkan daya tarik konsumen. Pembentukan kelompok produksi desa melibatkan ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) sebagai penggeraknya. Sementara itu, pada tahun ke-3 tim Himalogista Mengabdi melanjutkan ke tahap uji kelayakan produk serta finalisasi menuju kemandirian usaha. Agendanya meliputi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) yang diperlukan untuk memastikan produk teh daun kopi memenuhi standar keamanan pangan nasional serta meningkatkan kepercayaan konsumen.

Mengapa dan Dampak

Mengapa program Gema Desa ini penting? Desa Toyomarto memiliki potensi besar untuk pengembangan ekonomi lokal melalui komoditas kopi, namun masih belum tergarap secara maksimal. Dengan inovasi produk “Sedesa”, teh seduh dari daun kopi robusta, Desa Toyomarto dapat meningkatkan nilai ekonomis komoditas lokal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Dampaknya, produk “Sedesa” dapat menjadi salah satu produk unggulan Desa Toyomarto dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Selain itu, program Gema Desa juga dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam pengembangan ekonomi lokal melalui inovasi produk.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kini, memasuki fase akhir dari program GEMA DESA di tahun ke-3, target akhir dari pengabdian ini pun tercapai. Tahun ini dilakukan penyerahan secara penuh pengelolaan usaha kepada kelompok produksi desa yang sudah dibentuk. Dengan sertifikasi yang telah dibuat, produk inovasi di Desa Toyomarto ini siap bersaing secara mandiri di tingkat lokal dan nasional. Kedepannya, produk “Sedesa” diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu produk unggulan Indonesia. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat setempat sangat diperlukan untuk terus mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui inovasi produk.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260703100116-25-747742/kemandirian-ekonomi-desa-toyomarto-melalui-teh-daun-kopi-sedesa, without altering the facts of the original article.

Pasar Modal Indonesia Kian Menarik: ETF Emas Segera Meluncur, Apa Dampaknya?

Pasar Modal yang Semakin Menarik

Kehadiran produk ini diharapkan mampu membuka akses investasi emas yang lebih mudah, modern, likuid, serta terjangkau bagi investor ritel maupun institusi. Di tengah kondisi ekonomi global yang masih dipenuhi ketidakpastian, emas kembali menjadi salah satu instrumen investasi yang dilirik. Pelemahan Dolar Amerika Serikat, perubahan arah kebijakan suku bunga global, hingga tensi geopolitik internasional membuat investor kembali mencari aset lindung nilai atau safe haven.

Mengapa ETF Emas Penting?

Karakteristik emas sebagai aset lindung nilai membuat instrumen berbasis emas semakin relevan sebagai salah satu alternatif diversifikasi portofolio investasi. Data dari BEI menunjukkan bahwa sepanjang 2025, emas menjadi salah satu aset dengan pertumbuhan tertinggi. Bahkan dalam rata-rata kinerja 10 tahun terakhir, emas mampu mencatat imbal hasil kompetitif dan memiliki korelasi relatif rendah terhadap saham maupun obligasi.

Apa yang Terjadi?

Indonesia memiliki posisi strategis dalam industri emas dunia. Sebagai salah satu produsen emas terbesar global dengan cadangan emas yang besar, Indonesia memiliki peluang kuat untuk menjadi mengembangkan ekosistem bullion. Kehadiran ETF Emas di pasar modal diharapkan mampu menjadi jembatan antara produksi emas nasional dengan kebutuhan investasi investor domestik maupun global. Saat ini jumlah investor pasar modal Indonesia terus bertumbuh pesat. Hingga akhir Mei 2026, jumlah investor tercatat telah melampaui 27 juta investor. Dengan nilai kapitalisasi pasar yang besar serta transaksi harian yang terus meningkat, pasar modal dinilai siap menjadi kanal distribusi investasi emas yang lebih efisien dan transparan.

Bagaimana Mekanisme ETF Emas?

ETF Emas nantinya berbentuk reksa dana kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di BEI, layaknya saham. Investor dapat membeli produk ini melalui aplikasi online trading dengan mekanisme transaksi yang mudah dan real time. Kehadiran ETF Emas akan memberikan mekanisme investasi yang lebih efektif bagi masyarakat. Berbeda dengan pembelian emas fisik yang membutuhkan tempat penyimpanan serta memiliki risiko kehilangan, ETF Emas memberikan eksposur terhadap harga emas melalui sistem perdagangan bursa dengan underlying berupa emas fisik yang tersimpan secara aman di lembaga kustodian dan penyimpan emas berizin.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Melalui ETF Emas, investor dapat memperoleh eksposur terhadap harga emas melalui mekanisme investasi yang lebih praktis, transparan, dan terintegrasi dengan ekosistem pasar modal. Aset yang mendasari ETF Emas wajib memenuhi standar kemurnian minimum 99,5% berstandar global London Bullion Market Association (LBMA) atau 99,9% sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Mayoritas dana investasi akan ditempatkan pada aset emas, sementara sebagian kecil lainnya dapat ditempatkan pada instrumen pasar uang dan kas. ETF Emas di Indonesia juga dapat diterbitkan dengan prinsip syariah. Produk ini telah memperoleh Fatwa DSN-MUI Nomor 163/DSN-MUI/VIII/2025 tentang ETF Syariah Emas. Dengan adanya fatwa tersebut, ETF Emas diharapkan dapat menjangkau investor yang lebih luas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kehadiran ETF Emas merupakan langkah awal dalam meningkatkan aksesibilitas investasi emas di Indonesia. Dengan demikian, investor dapat memiliki alternatif investasi yang lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, penting bagi regulator dan pelaku industri untuk terus meningkatkan transparansi dan keamanan dalam perdagangan ETF Emas, sehingga kepercayaan investor dapat terus meningkat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703165305-17-747913/masuk-era-baru-etf-emas-segera-hadir-di-pasar-modal-indonesia, without altering the facts of the original article.

Dirut PT Pos Daud Joseph Temukan Penyimpangan Besar dalam 3 Bulan Kerja

Direktur Utama PT Pos Indonesia, Daud Joseph, mengundurkan diri setelah hanya tiga bulan menjabat. Ia menemukan penyimpangan besar dalam perusahaan negara tersebut. Joseph diangkat sebagai direktur utama PT Pos berdasarkan keputusan para pemegang saham pada Maret 2026.

Temuan Penyimpangan

Daud Joseph menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun. Berdasarkan hasil asesmen, Joseph menyampaikan bahwa PT Pos Indonesia memerlukan revamp yang menyeluruh dan fundamental. Kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan keahlian yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya.

Dari hasil due diligence, ditemukan indikasi berbagai penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan. Saat ini, persoalan tersebut sedang ditindaklanjuti melalui mekanisme audit dan investigasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Momen Penentu di Menit Akhir

Sebelum mundur dari kursi dirut PT Pos, Joseph sempat hadir dalam rapat di Komisi VI di gedung DPR RI Jakarta. Ia menyampaikan bahwa pendapatan usaha PT Pos anjlok 20% pada 2025 menjadi Rp3,9 triliun. Target pendapatan pada tahun itu sebesar Rp6,2 triliun hanya tercapai sekitar 63%. Gross profit tidak tercapai dari target Rp 2,4 triliun, hanya tercapai Rp 1,5 triliun.

EBITDA atau net income juga jauh dari target yang sebesar Rp 800 miliar hanya tercapai Rp 300 miliar. Penurunan yang paling signifikan adalah di lini portofolio bisnis logistik dibandingkan dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2 triliun, kini hanya mampu sekitar Rp 600 miliar saja.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pengunduran diri Joseph dan temuan penyimpangan besar dalam PT Pos Indonesia memiliki dampak signifikan ke depan. Perusahaan negara tersebut harus melakukan restrukturisasi dan pembenahan menyeluruh untuk kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Dengan demikian, PT Pos Indonesia dapat menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat. Saat ini, perusahaan tersebut memprioritaskan untuk melakukan pembenahan dan memberantas praktik yang merusak tata kelola perusahaan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

PT Pos Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk melakukan pembenahan dan restrukturisasi. Dengan komitmen untuk melakukan perubahan, perusahaan negara tersebut dapat kembali menjadi pemain utama dalam industri pos dan logistik di Indonesia.

Dalam proses tersebut, PT Pos Indonesia harus melakukan evaluasi menyeluruh dan membuat rencana aksi yang jelas untuk meningkatkan kinerja dan memperbaiki tata kelola perusahaan. Dengan demikian, perusahaan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan meningkatkan kinerjanya ke depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703152816-17-747887/tiga-bulan-menjabat-jadi-dirut-pt-pos-ini-temuan-daud-joseph, without altering the facts of the original article.

Transformasi Besar-Besaran BRI: Bos BBRI Ungkap Strategi Menuju Era Baru

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menegaskan transformasi menjadi agenda utama perseroan untuk menjaga pertumbuhan di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Hery Gunardi, BRI menjalankan transformasi menyeluruh mulai dari model bisnis, digitalisasi, kualitas kredit, hingga budaya perusahaan. Hery menegaskan transformasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi bank yang ingin terus bertumbuh. “Bagi bank yang going concern akan terus tumbuh ke depan, transformasi itu is a must, jadi keharusan. Nggak bisa kan kita, bahasa saya itu leleh-leleh gitu,” katanya di Economic Update CNBC Indonesia, Jumat (3/7/2026).

Strategi Transformasi Menyeluruh

BRI menjalankan transformasi menyeluruh untuk meningkatkan kinerja dan daya saing di industri perbankan. Hery menjelaskan, perubahan lingkungan bisnis hingga regulasi membuat perbankan harus mampu beradaptasi agar tetap kompetitif. “Persaingan itu akan terus terjadi. Environment berubah, aturan pemerintah berubah. Jadi artinya kita harus siap untuk meng-adopt kondisi yang memang menurut kita akan kalau kita tidak melakukan transformasi itu akan memberikan impact negatif kepada banknya,” tuturnya.

Saat dirinya bersama tim manajemen baru ditunjuk pemegang saham pada akhir Maret 2025, terdapat dua area utama yang langsung menjadi perhatian. “Kami melihat bahwa oh ternyata ada dua hal besar yang harus kita transform. Di BRI pertama adalah dari sisi cost of fund. Cost of fundnya waktu itu cukup tinggi, diatas 3%. Kemudian cost of credit juga dibandingkan dengan peernya kita, itu kita paling tinggi. Jadi artinya apa? Ini adalah room for improvement untuk BRI.”

Optimalisasi Infrastruktur dan Digitalisasi

Untuk menurunkan biaya dana, BRI mengoptimalkan infrastruktur yang telah dimiliki, mulai dari jaringan kantor, BRImo, AgenBRILink, hingga ekosistem QRIS. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan jumlah pengguna aktif BRImo. “BRIMo itu mungkin user register-nya ada sekitar hampir 50 juta. Tapi yang aktif mungkin gak sampai segitu. Nah gimana caranya kita dorong agar yang aktif ini lebih banyak,” papar Hery.

Langkah tersebut berdampak pada lonjakan aktivitas transaksi di aplikasi super milik BRI tersebut. “Begitu yang aktif lebih banyak, yang tadinya transaksi harian BRIMo itu hanya 21 triliun sehari. Sekarang sudah bisa mencapai sehari 33 triliun,” sebutnya. Selain menyempurnakan fitur, BRI juga memperbaiki tampilan aplikasi agar semakin mudah digunakan oleh nasabah.

Perluasan Jaringan Merchant dan Penghimpunan Dana Murah

Di sisi lain, BRI mulai mengembangkan bisnis merchant yang sebelumnya belum menjadi fokus utama. Perluasan jaringan merchant itu menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan penghimpunan dana murah. Hasilnya, rasio dana murah atau CASA meningkat signifikan. “Jadi kasa rasio kita itu meningkat dari 64% tahun Desember 2024 itu menjadi hampir 71% di tahun Desember 2025. Dan ini terus berlanjut di atas 70%. Nah dengan demikian impactnya adalah kosopan kita turun dari 3, sekian persen itu menjadi 2,3%. Nah benefitnya apa? Kalau kosopannya turun jadi biaya dananya makin murah gitu. Dan kita bisa menjaga profitability yang lebih stable,” terang Hery.

Pembenahan Kualitas Kredit dan Budaya Perusahaan

Selain biaya dana, BRI juga melakukan pembenahan pada kualitas kredit, terutama di segmen mikro yang menyumbang sekitar 45% portofolio pembiayaan perseroan. Menurut Hery, berbagai proses bisnis diperbaiki, mulai dari pelaksanaan on the spot (OTS) hingga pemanfaatan teknologi dalam proses kredit. Perbaikan tersebut diharapkan mampu menekan biaya kredit secara bertahap. “Dengan penjadangan atau CKPN yang kecil ini, ini akan berakibat bahwa kita mampu untuk memanage cost of credit yang bisa lowering dari 3,7%, nanti bisa mendekat ketiga, bahkan someday nanti bisa dibawah 3% untuk bisa equal dengan peer-nya kita,” tandasnya.

Ke depan, Hery memastikan transformasi tidak hanya dilakukan dari sisi bisnis, tetapi juga menyentuh budaya perusahaan melalui program bertajuk Budaya Perusahaan yang lebih kuat dan lebih baik.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan transformasi menyeluruh ini, BRI berharap dapat meningkatkan kinerja dan daya saing di industri perbankan. Hery menegaskan bahwa transformasi ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari sebuah proses yang panjang. “Kita harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis. Dengan demikian, kita dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat,” pungkasnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703162850-17-747906/bos-bri–bbri–ungkap-jurus-transformasi-menyeluruh, without altering the facts of the original article.

Investor ‘The Big Short’ Michael Burry Bertaruh Besar Lawan Tesla-Nvidia, Apa Alasannya?

Investor legendaris Michael Burry, yang dikenal lewat kisahnya dalam buku dan film The Big Short, kembali memasang taruhan bearish terhadap sejumlah saham yang selama ini menjadi primadona pasar. Burry kini membidik Tesla, Caterpillar, Applied Materials, hingga dana indeks (ETF) sektor semikonduktor sebagai target posisi jual pendek (short). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Burry selama beberapa bulan terakhir yang bertaruh bahwa euforia kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada akhirnya akan mereda.

Momen Penentu di Dunia AI

Menurut laporan, kekhawatiran terbaru Burry dipicu oleh rencana dua raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung dan SK Hynix, yang akan menggelontorkan investasi lebih dari US$500 miliar untuk membangun pusat manufaktur chip. Sehari setelah pengumuman tersebut, saham-saham semikonduktor memimpin penguatan indeks Nasdaq. “Penyebab utama reli hari ini adalah pengeluaran besar yang diumumkan dari Korea. Yah, saya melihat itu sebagai awal dari akhir,” tulis Burry melalui akun Substack miliknya.

Taruhan Bearish Terhadap Saham AI

Burry selama ini dikenal sebagai salah satu pengkritik paling vokal terhadap reli saham AI. Menurutnya, investor terlalu agresif mengerek valuasi perusahaan-perusahaan AI tanpa memperhitungkan berbagai risiko yang ada. Salah satu posisi terbarunya adalah membeli opsi put pada ETF semikonduktor berkode SOXX yang berisi saham-saham seperti Micron Technology dan Advanced Micro Devices (AMD). Taruhan tersebut akan menghasilkan keuntungan apabila ETF itu turun sekitar sepertiga dari level puncaknya pada Maret mendatang.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Burry juga mengambil posisi bearish terhadap Caterpillar, yang alat berat produksinya banyak digunakan dalam pembangunan pusat data AI maupun fasilitas manufaktur semikonduktor. Ia juga kembali bertaruh melawan Tesla dengan menetapkan target harga US$416,22. Ini bukan kali pertama ia mengambil posisi short terhadap produsen mobil listrik milik Elon Musk tersebut. Di sisi lain, ia turut memperbesar posisi jual pendeknya terhadap Nvidia yang telah dibangun sejak beberapa bulan terakhir.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Saat ini, prediksi Burry belum sepenuhnya terbukti. Saham Nvidia masih diperdagangkan hanya sekitar 5% di bawah level saat ia pertama kali mengumumkan posisi short tersebut. Sementara itu, saham Palantir telah terkoreksi sekitar 40%. Namun, Burry tetap yakin bahwa investor terlalu agresif dalam mengerek valuasi perusahaan-perusahaan AI dan bahwa koreksi harga akan terjadi dalam waktu dekat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703174334-17-747933/investor-the-big-short-pasang-taruhan-besar-lawan-tesla-nvidia, without altering the facts of the original article.

Rencana Besar Emiten Prajogo Pangestu: CDIA Siap Borong Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

Emiten milik Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), berencana mengakuisisi 40% saham PT Armada Maritim Persada (AMP) dengan nilai investasi mencapai US$90 juta atau sekitar Rp1,4 triliun. Transaksi ini dilakukan melalui entitas anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI). Akuisisi ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Grup Chandra Daya Investasi melalui potensi peningkatan nilai investasi.

Rencana Akuisisi Saham

Pada 30 Juni 2026, PT CSI bersama PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PJK) dan PT Armada Maritim Persada telah menandatangani Perjanjian Bersyarat untuk Pengambilbagian Saham di dalam PT AMP. Berdasarkan perjanjian tersebut, PT CSI berencana melakukan investasi melalui pengambilan saham baru yang akan diterbitkan oleh PT AMP. Setelah transaksi rampung dan seluruh persyaratan pendahuluan terpenuhi, PT CSI akan menguasai 40% kepemilikan saham di PT AMP.

Investasi ini dilakukan untuk mendukung rencana pertumbuhan dan pengembangan usaha PT AMP, yang bergerak di bisnis pelabuhan dalam negeri. Manajemen menilai investasi ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Grup Chandra Daya Investasi melalui potensi peningkatan nilai investasi. Selain itu, perseroan juga berpeluang memperoleh penerimaan dividen dari kepemilikannya di PT AMP di masa mendatang.

Mengapa Investasi Ini Penting?

Investasi ini merupakan bagian dari strategi Grup Chandra Daya Investasi untuk meningkatkan nilai investasi dan memperluas bisnisnya di sektor pelabuhan. Dengan mengakuisisi 40% saham PT AMP, CDIA diharapkan dapat meningkatkan pengaruhnya di industri pelabuhan dalam negeri dan memperoleh keuntungan dari operasional PT AMP.

Selain itu, transaksi ini juga merupakan transaksi afiliasi, karena terdapat hubungan afiliasi antara PT CSI dan PT AMP dari sisi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner). Hal ini menunjukkan bahwa Grup Chandra Daya Investasi memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap potensi pertumbuhan PT AMP dan ingin meningkatkan investasinya di perusahaan tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan akuisisi ini, CDIA diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan dan operasionalnya di masa mendatang. Investasi ini juga dapat memberikan dampak positif bagi industri pelabuhan dalam negeri, karena CDIA dapat membawa pengalaman dan sumber daya yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur pelabuhan.

Saham CDIA naik 0,83% ke angka Rp610 per penutupan perdagangan hari ini, Jumat, (3/7/2026). Adapun kapitalisasi pasarnya Rp76,15 triliun. Dengan investasi ini, CDIA diharapkan dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dan meningkatkan nilai investasinya di masa mendatang.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meskipun akuisisi ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Grup Chandra Daya Investasi, namun masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. CDIA masih harus menyelesaikan proses transaksi dan memenuhi persyaratan pendahuluan untuk mengakuisisi 40% saham PT AMP.

Selain itu, CDIA juga harus memastikan bahwa investasi ini dapat memberikan hasil yang diharapkan dan meningkatkan nilai investasinya di masa mendatang. Dengan demikian, CDIA harus terus memantau kinerja PT AMP dan melakukan strategi yang tepat untuk meningkatkan nilai investasinya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703163700-17-747909/emiten-prajogo-pangestu–cdia–mau-beli-saham-pt-amp-rp-14-triliun, without altering the facts of the original article.