Ruben Onsu Respons Tagihan Nafkah Anak yang Disebut seperti Invoice

Ruben Onsu merespons tagihan nafkah anak yang disebutnya seperti invoice. Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengatakan bahwa kliennya dan Sarwendah sebenarnya telah memiliki kesepakatan yang tertuang dalam Akta Nomor 39 yang dibuat di hadapan notaris. Salah satu poin dalam akta tersebut mengatur mekanisme pembahasan biaya pemeliharaan dan pendidikan anak.

Momen Penentu di Menit Akhir

Minola Sebayang menjelaskan bahwa sebelum masalah ini menjadi ramai, Ruben dan Sarwendah sudah beberapa kali bertemu untuk membahas beberapa hal, terutama yang berkaitan dengan jadwal bertemu anak-anak yang tidak selalu terealisasi, dan juga bagaimana hitungan nafkah itu. Menurut Akta 39, semuanya harus disampaikan terlebih dahulu lalu didiskusikan.

Namun, menurut Minola, mekanisme yang berjalan belakangan justru berbeda dari isi kesepakatan tersebut. Ia menyebut Ruben menerima rincian biaya yang bentuknya menyerupai tagihan atau invoice, tanpa adanya pembahasan terlebih dahulu.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Minola juga menyoroti adanya sejumlah pengeluaran yang, menurut Ruben, tidak disertai penjelasan rinci tetapi tetap diminta untuk diganti. Sementara ada hal-hal yang menurut Ruben tidak ada penjelasannya dan bukan merupakan item yang dapat dikategorikan sebagai biaya pemeliharaan dan pendidikan anak.

Karena biaya pemeliharaan dan pendidikan anak itu harus berdasarkan diskusi kedua orang tua, bukan keputusan sepihak. Apalagi kalau kemudian dikatakan reimburse.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Menurut Minola, persoalan tersebut seharusnya dapat dibicarakan bersama sesuai mekanisme yang telah disepakati sejak awal, bukan langsung diajukan sebagai tagihan. Ia juga menyayangkan pembahasan mengenai nafkah anak dinilai melebar ke persoalan lain yang tidak berkaitan langsung dengan substansi permasalahan.

Kalau pelaporan itu kita bicara masalah kredit, kita bicara masalah nafkah anak kan beda. Kalau masalah nafkah anak harusnya polanya disampaikan dan didiskusikan, tapi yang mereka bahas sesuatu yang lain. Ini yang agak tidak sinkron.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ruben Onsu dan Sarwendah masih harus menempuh jalan panjang dalam menyelesaikan permasalahan nafkah anak mereka. Dengan adanya kesepakatan yang tertuang dalam Akta Nomor 39, diharapkan kedua belah pihak dapat memahami dan menjalankan mekanisme yang telah disepakati.

Namun, dengan adanya permasalahan yang masih belum terselesaikan, Ruben Onsu dan Sarwendah masih harus bekerja sama untuk menemukan solusi yang terbaik untuk anak-anak mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://hot.detik.com/celeb/d-8571134/pihak-ruben-onsu-sebut-tagihan-nafkah-anak-bak-invoice, without altering the facts of the original article.

Malam Terakhir Istri Bersama Temon: Kenangan Pilu Sebelum Kepergian

Malam Terakhir Istri Bersama Temon: Kenangan Pilu Sebelum Kepergian ==================================================================================== Temon, sosok yang dikenal sebagai suami dan ayah yang ceria, meninggalkan kenangan pilu bagi keluarganya sebelum kepergiannya. Pada Sabtu (11/7) malam, sepulang dari main badminton, Temon masih berbincang santai dengan istrinya, Mae. Menurut Mae, sang suami terbiasa menunggu dirinya pulang sebelum beristirahat. “Malam itu, kami berbincang santai. ‘Besok ada bola nih’, dia bilang gitu,” ujar Mae di GPIB Effatha, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026). Keesokan paginya, Temon bangun sekitar pukul 06.00 WIB, meskipun pertandingan sepak bola yang ingin ditontonnya dimulai sejak pukul 04.00 WIB. ### Momen Penentu di Menit Akhir Pada pagi hari itu, Temon sempat menanyakan jalannya pertandingan. Mae kemudian menyalakan televisi sebelum meninggalkan suaminya untuk membuka warung, sementara Temon ditemani anak mereka. “Jam 6 dia bangun, ‘Ini baru 1-1 nih’, dia bilang gitu. Saya bilang, ‘Udah habis kali, orang ini udah jam 6, mulainya jam 4’. Ya udah saya setelin TV-nya,” kenangnya. Saat bangun, Temon belum sempat menyantap sarapan. Almarhum hanya sempat meminum teh hangat sebelum mengeluhkan nyeri di dada. “Belum, baru minum teh hangat doang. Minta roti juga belum sempat saya bikinin. Pas dia keluar, udah langsung ngeluh sakit di dadanya,” tutur Mae. ### Apa yang Terjadi Mae mengatakan Temon masih bisa berjalan sendiri saat menuju mobil untuk dibawa ke rumah sakit. “Almarhum jalan sendiri, cuma pegangan sama saya. Masuk ke mobil pun nggak ada yang sulit, biasa aja. Ngomong pun biasa, cuma ya memang nahan sakit di dada sama di kepala,” kenangnya. Dalam kesempatan itu, Mae juga mengenang Temon sebagai suami dan ayah yang selalu membawa keceriaan bagi keluarga. “Buat saya sama anak saya, mungkin orang tahunya Mas Temon itu gimana, tapi kalau buat saya dia selalu bisa bikin saya ketawa,” ucap Mae. ### Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda Mae mengaku mengenal Temon sejak berusia 18 tahun, ketika almarhum masih menjadi penyiar radio. Menurutnya, Temon merupakan sosok suami yang selalu hadir untuk keluarga. “Dia suami yang hebat. Walaupun di mata orang lain pendapatnya banyak, tapi buat saya dia selalu ada,” tutupnya. Kehadiran Temon dalam keluarga memang sangat berarti. Ia selalu berusaha membuat keluarganya bahagia dan nyaman. “Buat dia, sebuah kebahagiaan kalau melihat saya bisa ketawa. Sama anaknya juga dia ngajarin komedi… mudah-mudahan dia tenang,” kenangnya. ### Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Kini, keluarga Temon harus melanjutkan hidup tanpa kehadiran sosok yang sangat berarti bagi mereka. Meski demikian, mereka masih memiliki kenangan indah tentang Temon yang akan selalu mereka ingat. “Mungkin orang tahunya Mas Temon itu gimana, tapi kalau buat saya dia selalu bisa bikin saya ketawa,” ucap Mae. Kehilangan Temon memang sangat berarti bagi keluarga. Namun, mereka masih harus melanjutkan hidup dan mencari cara untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi. Dengan kenangan indah tentang Temon, mereka dapat terus mengingat sosok yang sangat berarti bagi mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://hot.detik.com/celeb/d-8571298/kenangan-malam-terakhir-istri-dengan-temon, without altering the facts of the original article.

Contraflow di Tol Halim hingga Senayan Diberlakukan, Ini Rute yang Terdampak

Contraflow di Tol Halim hingga Senayan mulai diberlakukan sejak pukul 06.14 WIB pagi ini. Sistem contraflow ini diterapkan di Tol Dalam Kota, tepatnya dari Km 01+300 Tol Halim sampai dengan Km 08+100 Tol Senayan. Pengendara diimbau untuk berhati-hati dan tertib di antrian.

Rute yang Terdampak Contraflow

Contraflow dimulai dari Km 01+300 Tol Halim sampai dengan Km 08+100 Tol Senayan. Artinya, pengendara yang biasanya menggunakan lajur kiri akan dialihkan ke lajur kanan. Jasa Marga mengimbau pengendara untuk berhati-hati dan tertib di antrian. “06.14 WIB #Tol_DalamKota Setelah GT Halim 3 KM 01+300 – Senayan KM 08+100 diberlakukan lajur contraflow/kanan, harap tertib di antrian,” bunyi keterangan resmi.

Selain itu, contraflow juga diberlakukan di Tol Jagorawi di Cipayung KM 08+800 hingga Cimanggis KM 17+200. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan mengantisipasi kepadatan lalu lintas. “06.42 WIB #Tol_Jagorawi Cimanggis KM 17+200 – Cipayung KM 08+800 diberlakukan lajur contraflow/kanan, harap tertib di antrian,” tulis keterangan resmi.

Kepadatan Lalu Lintas di Tol Jagorawi

Kepadatan lalu lintas terjadi di sejumlah titik Tol Jagorawi arah Cawang. Pengendara diimbau mengantisipasi kepadatan. Titik-titik yang mengalami kepadatan antara lain Cimanggis KM 19 – KM 17 arah Cawang, Cimanggis KM 16 – Cibubur KM 12, Cipayung KM 11 – KM 10 arah Cawang, TMII KM 06 – KM 04 arah Cawang, dan Cililitan KM 02 – Cawang KM 00.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penerapan contraflow di Tol Halim hingga Senayan dan Tol Jagorawi menunjukkan bahwa kepadatan lalu lintas di Jakarta masih menjadi masalah yang serius. Dengan demikian, pengendara harus lebih waspada dan mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan kemacetan. Selain itu, penerapan contraflow juga menunjukkan bahwa Jasa Marga terus berupaya untuk mengatur lalu lintas dan mengurangi kepadatan.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh adalah meningkatkan infrastruktur dan manajemen lalu lintas di Jakarta. Dengan demikian, diharapkan kepadatan lalu lintas dapat diminimalkan dan pengendara dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8571276/contraflow-diberlakukan-di-tol-halim-hingga-senayan-senin-pagi, without altering the facts of the original article.

Kebakaran di Pulogadung Tewaskan 3 Orang, Polisi Ungkap Penyebabnya

Kebakaran di Pulogadung Tewaskan 3 Orang

Kebakaran terjadi di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Minggu dini hari, menewaskan tiga orang dan menyebabkan satu orang mengalami luka-luka. Kebakaran melahap satu unit rumah, toko kelontong, dan warung nasi di kawasan itu. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 14 unit armada dengan kekuatan 60 personel ke lokasi kejadian. Ketiga korban tewas ditemukan berada di dalam satu rumah yang terbakar saat petugas melakukan proses evakuasi.

Momen Penentu di Menit Akhir

Sudin Gulkarmat Kota Administrasi Jakarta Timur melaporkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah menerima laporan kebakaran, petugas pemadam kebakaran segera mengerahkan unit pertama yang tiba di lokasi pada pukul 03.04 WIB.

Api melahap satu unit rumah, toko kelontong, dan warung nasi di kawasan itu. Petugas kemudian berupaya memadamkan api sekaligus melokalisasi titik kebakaran agar tidak menyebar ke rumah-rumah lain di permukiman padat tersebut.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Kapolsek Pulogadung Kompol Gomos Simamora mengatakan bahwa masih dalam proses lidik untuk penyebab pasti kebakaran. Namun, berdasarkan dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada salah satu stop kontak di rumah warga.

Ketiga korban tewas tersebut masih belum dapat diidentifikasi. “Korban meninggal dunia ditemukan dalam satu rumah,” ucapnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang warga meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan melakukan pendataan kerugian serta identitas para korban.

Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya keamanan dan keselamatan di rumah-rumah warga. Warga diharapkan untuk lebih waspada dan memperhatikan kondisi rumahnya untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Proses pendataan kerugian serta identitas para korban masih dilakukan oleh petugas terkait. Kebakaran ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di kawasan tersebut.

Masyarakat diharapkan untuk terus waspada dan memperhatikan lingkungan sekitar untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8571277/polisi-selidiki-penyebab-kebakaran-di-pulogadung-tewaskan-3-orang, without altering the facts of the original article.

Prabowo Subianto: Pemimpin yang Mengancam akan Bakar-bakar Pengkhianat

Prabowo Subianto, calon presiden Indonesia, mengeluarkan pernyataan yang mengancam akan membakar-bakar pengkhianat dalam pidato peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Jakarta. Pernyataan tersebut menuai perhatian luas dan menimbulkan pertanyaan tentang maksud dan tujuan di balik kata-katanya tersebut.

Momen Penentu di Pidato Prabowo

Prabowo menyampaikan pidato tersebut di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026. Dalam pidatonya, ia menyinggung isu persatuan dan keyakinannya akan masa depan cerah Indonesia. Prabowo juga menyebutkan bahwa gerakan koperasi selalu berada di pihaknya, bahkan ketika ia kalah dalam pemilihan presiden beberapa kali.

“Saudara-saudara, sesungguhnya saudara-saudara karena saya ini merasa di kalangan keluarga sendiri. Koperasi itu memang saya merasa adalah keluarga saya. Walaupun saya kalah presiden berapa kali, saya merasa gerakan koperasi selalu berada bersama saya itu,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Apa yang Dikatakan Prabowo?

Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negeri yang kaya raya, namun kekayaan tersebut seringkali dicuri oleh pihak tak bertanggung jawab. Ia juga menyebutkan bahwa BUMN akan ditertibkan karena menjadi sarang korupsi.

“Seribu BUMN lebih kita jadikan satu konsolidasi, nilainya adalah 1 triliun dolar AS, kita sekarang adalah dana kedaulatan mungkin kelima atau keenam terbesar di dunia,” ucap Prabowo.

Prabowo juga memperingatkan para koruptor untuk menghentikan praktik-praktik jahat mencuri uang rakyat. Ia menyatakan bahwa rakyat tidak bodoh dan membutuhkan keadilan dan kesejahteraan.

Mengapa Pernyataan Prabowo Penting?

Pernyataan Prabowo tersebut penting karena menyinggung isu-isu yang sangat relevan dengan kondisi saat ini, seperti korupsi dan ketidakadilan. Pernyataan tersebut juga menunjukkan komitmen Prabowo untuk memberantas korupsi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Namun, pernyataan Prabowo tentang membakar-bakar pengkhianat juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana ia akan melaksanakan komitmen tersebut. Apakah pernyataan tersebut hanya retorika politik atau ada tindakan konkret yang akan diambil?

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pernyataan Prabowo tersebut memiliki dampak yang signifikan pada politik Indonesia ke depan. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Prabowo memiliki komitmen kuat untuk memberantas korupsi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Namun, pernyataan tersebut juga menimbulkan tantangan bagi Prabowo untuk melaksanakan komitmen tersebut. Apakah ia dapat melaksanakan komitmen tersebut dan meningkatkan kepercayaan rakyat?

Dalam jangka panjang, pernyataan Prabowo tersebut dapat mempengaruhi kepercayaan rakyat terhadap pemerintah dan politik Indonesia secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi Prabowo untuk melaksanakan komitmen tersebut dan meningkatkan kepercayaan rakyat.

Sebagai kesimpulan, pernyataan Prabowo tentang membakar-bakar pengkhianat memiliki dampak yang signifikan pada politik Indonesia ke depan. Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen Prabowo untuk memberantas korupsi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, namun juga menimbulkan tantangan bagi ia untuk melaksanakan komitmen tersebut.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8571280/saat-prabowo-sebut-pemimpin-penganjur-bakar-bakar-seorang-pengkhianat, without altering the facts of the original article.

Heboh 18 Anak Kobra Ditemukan di Kolong Rumah Warga Demak, Begini Kronologinya

Heboh penemuan 18 anak kobra di kolong rumah warga Demak, Jawa Tengah, menggemparkan warga setempat. Penemuan ini bermula saat pemilik rumah menemukan satu ular di rumahnya pada Sabtu (11/7). Anak-anak kobra ini ditemukan di kolong rumah warga Demak pada Sabtu (11/7) dan evakuasi dilakukan oleh petugas Damkar pada Minggu (12/7).

Momen Penentu di Menit Akhir

Menurut Kabid Linmas Damkar Satpol PP Kabupaten Demak, Endra Toga Perdana, pihaknya meluncur ke lokasi sekitar pukul 13.30 WIB setelah menerima laporan adanya ular di rumah warga. Saat petugas tiba, mereka menemukan lubang yang diyakini sebagai sarang ular. Petugas lalu menyiramkan bensin ke dalam lubang itu dan mengeluarkan belasan anak ular kobra.

Proses evakuasi anak-anak kobra ini memakan waktu sekitar 2 jam. Namun, petugas belum menemukan induk ular di sarang tersebut. “Cuman indukannya belum keluar. Kita enggak bisa langsung, kan harus bongkar soale nek sampai bawah, makanya kan dituangin bensin dulu. Indukannya belum ditemukan,” ujar Toga.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penemuan anak-anak kobra ini menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan adanya induk ular yang masih berada di sekitar rumah warga. Hal ini juga menimbulkan kekhawatiran warga setempat tentang keselamatan mereka. Oleh karena itu, petugas Damkar akan terus melakukan pencarian induk ular dan memastikan bahwa tidak ada lagi ular yang bersembunyi di kolong rumah warga.

Selain itu, penemuan ini juga menyoroti pentingnya kesadaran warga tentang bahaya ular dan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan. Warga diharapkan lebih waspada dan melaporkan segera jika menemukan ular di rumah mereka.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Proses pencarian induk ular dan memastikan keselamatan warga masih terus berlanjut. Petugas Damkar akan terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi ular untuk memastikan keselamatan warga. Warga juga diharapkan untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan ular di rumah mereka.

Dengan kejadian ini, diharapkan warga dapat lebih memahami pentingnya kesadaran dan tindakan pencegahan terhadap bahaya ular. Dengan kerja sama antara petugas dan warga, diharapkan kejadian seperti ini dapat diminimalisir di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8571284/ngeri-18-anak-kobra-ditemukan-bersarang-di-kolong-rumah-warga-demak, without altering the facts of the original article.

WFH untuk ASN: Pemerintah Keluarkan Kebijakan Baru untuk Hari Pertama Sekolah

Pemerintah Indonesia baru saja mengeluarkan kebijakan untuk memberikan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mengantar anak mereka di hari pertama sekolah. Kebijakan ini tertuang dalam surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) nomor B/257/M.KT.02/2026 yang diterbitkan pada Jumat (10/7) kemarin. Dalam surat tersebut, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansi pemerintah diminta memberi kesempatan kepada ASN yang memiliki anak pada jenjang PAUD, pendidikan dasar (SD), dan pendidikan menengah (SMP) untuk mengantar anak di hari pertama masuk sekolah.

Fleksibilitas Kerja untuk ASN

Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi ASN sebagai orang tua untuk mendampingi anak di hari pertama sekolah tanpa mengurangi profesionalisme, produktivitas, maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menteri PANRB, Rini, berharap bahwa melalui pengaturan fleksibilitas kerja yang baik, ASN bisa bekerja lebih fokus, adaptif terhadap perkembangan, serta lebih seimbang dalam kehidupan. Kebijakan ini juga sejalan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang diatur dalam Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN No. 17/2026.

Momen Penentu di Hari Pertama Sekolah

Pada hari pertama sekolah, banyak satuan pendidikan yang menyambut peserta didik melalui kegiatan yang ramah anak, aman, tertib, dan menyenangkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). SE tersebut berisi imbauan agar para ayah mengantarkan anaknya di hari pertama sekolah. Selain Kota Depok, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) juga mengeluarkan SE Bupati Kotim Nomor 400.13/211/DPPPAPPKB.5/2026 yang ditujukan kepada seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini, membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak, serta meningkatkan rasa percaya diri, kenyamanan, dan kesiapan anak dalam proses belajar. Dengan demikian, keluarga menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Melalui kebijakan ini, Pemerintah berharap bahwa budaya pengasuhan yang melibatkan ayah dan ibu dapat semakin kuat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, Pemerintah akan terus mendorong kebijakan yang mendukung keluarga dan pendidikan anak. MPLS merupakan agenda rutin di setiap awal tahun ajaran baru untuk menyambut para peserta didik. Oleh karena itu, memilih ide kegiatan MPLS yang edukatif dan terbebas dari unsur perpeloncoan sangat penting agar siswa baru merasa nyaman saat beradaptasi. Dengan demikian, siswa baru dapat meningkatkan motivasi belajar di lingkungan yang asing bagi mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8571045/asn-bisa-wfh-untuk-antar-anak-di-hari-pertama-sekolah, without altering the facts of the original article.

Pria di Kalteng Tega Bacok Ayah Kandung hingga Tewas, Motifnya Bikin Geram

Fakta Kejadian

Kasat Reskrim Polres Kapuas, AKP Danny Arrizal Saputra, mengungkapkan bahwa insiden itu terjadi pada Jumat (10/7) sekitar pukul 05.00 WIB. Pertengkaran antara korban dan terduga pelaku awalnya dianggap sebagai cekcok biasa. Namun, suasana berubah menjadi mencekam ketika terdengar teriakan warga. Pelaku rupanya membacok korban menggunakan senjata tajam. Korban ditemukan tergeletak di kolong bagian depan rumah dalam kondisi bersimbah darah. Ia mengalami luka bacok di bagian belakang leher, punggung, dan lutut.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pelaku berhasil ditangkap pada malam harinya setelah kejadian. AKP Danny Arrizal Saputra menjelaskan bahwa pelaku marah dan dongkol karena sering dimarahi oleh korban. Motif ini pun menjadi sorotan banyak orang, karena terkesan sangat sepele namun berujung pada tindakan kekerasan yang fatal.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini tentu meninggalkan trauma bagi keluarga korban dan warga sekitar. Kasus kekerasan dalam rumah tangga atau terhadap keluarga masih menjadi isu yang cukup serius dan memerlukan perhatian lebih dari masyarakat dan pihak berwajib. Penangkapan pelaku diharapkan dapat memberikan efek jera dan menjadi pelajaran bagi pelaku kekerasan lainnya. Kasus ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penanganan masalah keluarga dengan lebih bijak dan damai.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus pembacokan yang dilakukan oleh anak terhadap ayah kandungnya sendiri merupakan kejadian yang sangat memilukan. Proses hukum terhadap pelaku tentu akan terus berlanjut. Masyarakat berharap, kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan dan semua pihak dapat belajar dari kejadian ini untuk membangun hubungan keluarga yang lebih harmonis dan damai.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8571288/pria-di-kalteng-bacok-ayah-hingga-tewas-diduga-kesal-kerap-dimarahi, without altering the facts of the original article.

3 Nyawa Melayang di Gorong-gorong Jaktim, Ini Fakta-fakta yang Sudah Terungkap

Tiga pekerja proyek ditemukan tewas di dalam gorong-gorong di Jakarta Timur pada Kamis (9/7) pagi. Ketiga korban tersebut diduga meninggal karena menghirup gas yang tidak diketahui jenisnya. Insiden maut ini terjadi saat para pekerja proyek sedang melakukan pekerjaan di gorong-gorong.

Momen Penentu di Menit Akhir

Menurut keterangan resmi, kejadian bermula saat satu pekerja proyek tidak sadarkan diri ketika masuk ke gorong-gorong. Dua rekan lainnya kemudian masuk untuk menyelamatkan temannya, namun mereka juga pingsan. Ketiga korban ditemukan tewas pukul 10.20 WIB. Para korban langsung dievakuasi setelah ditemukan meninggal dunia.

Kasiops Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaktim, Abdul Wahid, membenarkan kejadian tersebut. “Pekerja proyek sedang masuk gorong-gorong, lalu setengah tangga pingsan. Dan temannya menolong untuk membantu, namun ikut pingsan juga. Lalu masuk 1 orang pingsan lagi. Jumlah korban 3 orang meninggal,” katanya.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Polisi telah memeriksa 8 saksi terkait insiden maut tersebut. Ketiga korban yang meninggal merupakan 2 orang WNI dan 1 warga negara China. “Ada 8 orang saksi yang sudah diperiksa,” kata Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made. “Korban 2 WNI sudah diambil oleh pihak keluarga, tidak berkenan untuk divisum. Korban 1 WNA asal China,” katanya.

Mengenai penyebab kematian, polisi menduga bahwa ketiga korban meninggal karena menghirup gas sehingga tidak sadarkan diri. Namun, jenis gas yang dihirup korban belum dijelaskan secara rinci.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Insiden ini tentu menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, terutama dalam hal keselamatan kerja. Pekerja proyek harus diberikan pelatihan keselamatan yang memadai dan peralatan yang standar untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Selain itu, penyelidikan lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini dan jenis gas yang terlibat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama. Pihak terkait harus bekerja sama untuk meningkatkan keselamatan kerja dan mencegah kejadian serupa di masa depan. Keluarga korban juga perlu mendapatkan dukungan yang memadai dalam menghadapi kejadian ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8571291/yang-sudah-terungkap-dari-insiden-gorong-gorong-jaktim-telan-3-jiwa, without altering the facts of the original article.

Waka DPRD DKI Geram, Oknum Satpol PP Pungli Bakal Dihukum Tegas

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Nur Rachman, geram dengan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum Satpol PP terhadap rumah belajar. Ia menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditolerir dan harus ditindak tegas. “Kami memandang serius dugaan pungli ini karena apapun nominalnya, pungutan liar oleh aparat adalah penyalahgunaan wewenang yang merusak kepercayaan publik, apalagi sasarannya rumah belajar yang berkontribusi bagi pendidikan anak-anak,” kata Ima kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Momen Penentu di Menit Akhir

Kasus pungli ini terjadi ketika Satpol PP Jakarta Timur melakukan penindakan terhadap sebuah rumah belajar yang tidak memiliki izin operasional. Namun, oknum Satpol PP yang bertugas melakukan pungli terhadap pemilik rumah belajar. “Pelaku pada hari Kamis, 9 Juli, sudah diperiksa oleh Satpol PP Provinsi DKI Jakarta atas dugaan pungli pengaduan warga dan atas pelanggaran disiplin pegawai yang diancam dengan penjatuhan hukuman disiplin tingkat berat,” kata Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, dalam keterangannya, Minggu (12/7).

Satriadi menegaskan bahwa pelaku pungli tersebut bukanlah anggota Satpol PP Jakarta Utara, melainkan staf Satpol PP Jakarta Timur. “Secara tegas kami menyampaikan bahwa pelaku pungli atas nama Givson Samosir merupakan Staf Operasional Tingkat Ahli Seksi PPNS dan Operasi Satuan Polisi Pamong Praja Kota Administrasi Jakarta Timur, bukan anggota Satpol PP Jakarta Utara,” tegasnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Ima Nur Rachman menyoroti soal perizinan rumah belajar. Menurutnya, tempat bimbel idealnya memiliki izin operasional. “Terkait perizinan, benar bahwa bimbel dikategorikan sebagai satuan pendidikan nonformal idealnya memiliki izin operasional yang di Jakarta diurus melalui PTSP dengan rekomendasi Dinas Pendidikan, ditambah NIB melalui OSS,” ujarnya.

Namun, tindakan pungli tidak dibenarkan dalam melakukan penindakan terhadap tempat bimbel. “Namun rumah belajar berbasis komunitas berbeda konteksnya dengan bimbel komersial, sehingga pendekatan yang tepat adalah pembinaan agar melengkapi legalitas, bukan penindakan apalagi pungutan,” imbuhnya.

Masyarakat diminta untuk tidak memberikan uang kepada siapapun yang mengatasnamakan petugas dan segera melapor bila menemukan praktik serupa. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada siapapun yang mengatasnamakan petugas dan segera melapor bila menemukan praktik serupa,” katanya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Satpol PP DKI Jakarta menyesalkan terjadinya aksi pungli tersebut. Masyarakat diminta segera menghubungi call center 112 jika menemukan adanya oknum petugas Satpol PP yang melakukan pungli. “Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap oknum-oknum yang melakukan pungli,” kata Satriadi.

Ima Nur Rachman juga menyatakan bahwa DPRD DKI Jakarta akan terus memantau kasus ini dan memastikan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap oknum-oknum yang melakukan pungli. “Kami akan terus memantau kasus ini dan memastikan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap oknum-oknum yang melakukan pungli,” katanya.

Kasus pungli ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. “Kami berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” kata Ima.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8571302/waka-dprd-dki-dorong-oknum-satpol-pp-pungli-disanksi-tegas-tak-ada-toleransi, without altering the facts of the original article.