3 Saham yang Dapat Anda Investasikan Hari Ini: BULL, LSIP, MEDC

**3 Saham yang Dapat Anda Investasikan Hari Ini: BULL, LSIP, MEDC** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,30% ke level 6.315,31 pada perdagangan Kamis (23/7). Pelemahan indeks terjadi di tengah aksi jual investor asing, dengan saham BBCA, ASII, dan TLKM menjadi penekan utama pergerakan IHSG. Di sisi lain, kenaikan saham MPRO, BUMI, dan AMMN membantu membatasi pelemahan indeks. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada hari yang sama, pelaku pasar turut mencermati perkembangan kebijakan tarif Amerika Serikat serta kenaikan harga minyak dunia yang meningkatkan kehati-hatian di pasar. Sejalan dengan itu, ETF EIDO dan indeks MSCI Indonesia masing-masing turun 2,13% dan 1,76%. Pada sisi lain, Geoprima Solusi (GPSO) memperluas ekspansi ke pasar Asia melalui bisnis komponen mekanikal untuk pasar sekunder (aftermarket) sebagai bagian dari transformasi usaha setelah bergabung dengan Tjokro Group. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp712,21 miliar di pasar reguler, sementara di seluruh pasar nilai jual bersih mencapai Rp1,22 triliun. – Quarta dari sebelas sektor ditutup di zona merah, dengan sektor industri mencatat pelemahan terdalam sebesar 1,32%. – Sebaliknya, sektor properti menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi sebesar 3,13%. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pelemahan IHSG di tengah aksi jual investor asing dan kenaikan harga minyak dunia dapat berdampak pada kehati-hatian di pasar saham Indonesia. Hal ini dapat mempengaruhi investor untuk mengambil posisi yang lebih konservatif dan menghindari investasi yang terlalu berisiko. Namun, beberapa saham seperti BULL, LSIP, dan MEDC masih memiliki potensi untuk tumbuh dan menjadi salah satu pilihan investasi yang dapat Anda pertimbangkan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam beberapa hari ke depan, pasar saham Indonesia masih memiliki beberapa tantangan untuk dihadapi, seperti kebijakan tarif Amerika Serikat dan kenaikan harga minyak dunia. Namun, dengan memperhatikan pergerakan saham-saham yang kuat dan memiliki potensi tumbuh, seperti BULL, LSIP, dan MEDC, Anda dapat membuat keputusan investasi yang tepat. Selain itu, perlu diingat bahwa investasi selalu melibatkan risiko, dan penting untuk melakukan riset dan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi. **Rekomendasi Saham Hari Ini** – **BULL**: Buy 390-394 | TP 400-414 | SL 370 – **LSIP**: Buy 1385-1395 | TP 1410-1440 | SL 1305 – **MEDC**: Buy [belum ada informasi yang cukup tentang MEDC] Perlu diingat bahwa rekomendasi saham ini hanya sebagai saran dan tidak merupakan saran investasi yang komprehensif. Sebelum membuat keputusan investasi, pastikan Anda melakukan riset dan analisis yang cermat tentang saham-saham yang Anda pertimbangkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260724082039-17-753452/rekomendasi-saham-hari-ini-ada-bull-lsip-hingga-medc, without altering the facts of the original article.

Harga Minyak Melonjak ke US$100: Bursa Asia Kompak Melemah

**Harga Minyak Melonjak ke US$100: Bursa Asia Kompak Melemah** **Pembuka** Harga minyak melonjak ke US$100 per barel, membuat bursa Asia melemah pada perdagangan pagi ini. Kenaikan harga minyak ini juga disebabkan oleh ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang membuat investor cemas. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,2%, sementara indeks Topix melemah 1%. **Momen Penentu di Menit Akhir** Harga kontrak berjangka minyak mentah Brent menembus angka US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak akhir Mei 2026. Ini merupakan kenaikan sekitar 7% dibandingkan hari kemarin. Sementara harga kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 6% pada hari yang sama, setelah dua kapal tanker minyak Arab Saudi dilaporkan diserang di Laut Merah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,2%, sementara indeks Topix melemah 1%. – Indeks Kospi turun 1,8% pada pembukaan, sedangkan indeks Kosdaq yang mencakup saham-saham berkapitalisasi kecil turun 2,17%. – Indeks acuan S&P/ASX 200 Australia turun 0,47%. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menurut Adam Turnquist, kepala strategi teknis di LPL Financial, “Meskipun posisi pasar saat ini tidak menjamin bahwa harga minyak akan terus naik, hal ini berarti pasar memasuki eskalasi terbaru dalam kondisi yang kurang siap menghadapi kejutan kenaikan harga.” Ia juga menyebutkan bahwa ketika sentimen dan posisi pasar sangat bearish, bahkan penurunan ekspektasi pasokan yang moderat pun dapat memicu respons harga yang luar biasa. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kenaikan harga minyak ini tidak hanya mempengaruhi bursa Asia, tetapi juga dapat mempengaruhi inflasi dan harga barang lainnya. Oleh karena itu, investor dan produsen harus siap menghadapi dampaknya. Selain itu, perlu diingat bahwa harga minyak dapat berfluktuasi dengan cepat, sehingga investor harus selalu waspada dan siap menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang muncul. **Kesimpulan** Harga minyak melonjak ke US$100 per barel telah membuat bursa Asia melemah. Namun, ini tidak berarti bahwa harga minyak akan terus naik. Oleh karena itu, investor dan produsen harus siap menghadapi dampaknya dan selalu waspada dengan kemungkinan-kemungkinan yang muncul.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260724075119-17-753449/harga-minyak-tembus-us-100-lagi-bursa-asia-kompak-melemah, without altering the facts of the original article.

IHSG Turun 1%: Pasar Reaksi Terhadap Kebijakan Politik Baru

Pasar saham Indonesia kembali menjadi sorotan pada hari Jumat (24/7/2026) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di zona merah. IHSG dibuka di level 6.266,98 dan terus bergerak melemah hingga mencapai 6.235,81, turun 79,50 poin atau 1,26%.

**Momen Penentu di Menit Akhir** IHSG diperkirakan bergerak volatil pada perdagangan terakhir pekan ini di tengah kombinasi sentimen global dan domestik. Sentimen positif datang dari likuiditas perekonomian yang masih terjaga. Bank Indonesia mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 8,7% secara tahunan pada Juni 2026, sementara pertumbuhan kredit meningkat menjadi 12,1%. Namun, investor masih khawatir dengan kombinasi sentimen global, mulai dari lonjakan harga minyak dunia hingga kebijakan tarif baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – IHSG dibuka di level 6.266,98 dan terus bergerak melemah hingga mencapai 6.235,81, turun 79,50 poin atau 1,26%. – Sebanyak 115 saham menguat, 312 saham melemah, dan 538 saham stagnan. – Nilai transaksi tercatat mencapai Rp678,8 miliar dengan volume perdagangan 1,288 miliar saham dalam 107,5 ribu kali transaksi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kebijakan tarif baru Presiden AS Donald Trump akan mempengaruhi ekonomi global, termasuk Indonesia. Harga minyak Brent kembali menembus US$100 per barel untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, memicu kekhawatiran inflasi global kembali meningkat dan mendorong bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Pelaku pasar akan mencermati kinerja emiten, terutama sektor perbankan, karena kinerja tersebut diharapkan menjadi penopang sentimen sektor keuangan di tengah ketidakpastian global. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** IHSG diperkirakan akan bergerak volatil pada perdagangan terakhir pekan ini. Pelaku pasar harus tetap waspada dan memantau pergerakan IHSG dengan seksama. Kinerja emiten dan sentimen global akan mempengaruhi pergerakan IHSG di masa depan. Dengan demikian, investor harus memiliki strategi investasi yang tepat untuk menghadapi situasi ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260724071113-17-753432/breaking-news-ihsg-dibuka-turun-1, without altering the facts of the original article.

Rupiah Melemah ke Rp17.930/US$ Akibat Dolar AS Perkasa

**Rupiah Melemah ke Rp17.930/US$ Akibat Dolar AS Perkasa** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada perdagangan Jumat (24/7/2026), nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Menurut Refinitiv, rupiah dibuka terdepresiasi sebesar 0,22% ke posisi Rp17.930/US$. Posisi ini merupakan level terlemah dalam beberapa hari terakhir. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Kondisi ini terjadi setelah indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,06% ke posisi 101,392. Pada perdagangan sebelumnya, mata uang Garuda ditutup melemah 0,08% ke level Rp17.890/US$. DXY sebelumnya menguat 0,32% pada perdagangan Kamis (23/7/2026). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pengaruh utama yang menyebabkan rupiah melemah adalah kebijakan perdagangan AS. Pemerintahan AS akan mengenakan tarif baru sebesar 10% dan 12,5% terhadap barang dari 60 mitra dagang yang dituding lemah dalam menegakkan larangan penggunaan tenaga kerja paksa. Indonesia masuk dalam kelompok negara yang dikenai tarif sebesar 10%. Tarif ini menggantikan tarif global sementara sebesar 10% yang berakhir pada Jumat ini. Pemerintah AS sebelumnya menegaskan bahwa bagi negara yang telah memiliki kesepakatan dagang dengan Washington, tarif tersebut tidak akan membuat bea masuk melampaui batas yang telah disepakati. **Mengapa & Dampak Konteks** Pergerakan rupiah menjelang akhir pekan masih dibayangi dinamika dolar AS di pasar global. Kenaikan harga minyak dunia pada penutupan perdagangan Kamis (23/7/2026), kembali menembus US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei. Kenaikan terjadi setelah kelompok Houthi Yaman menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah. Serangan tersebut membuat perang di Timur Tengah mulai mengancam dua jalur utama perdagangan minyak dunia sekaligus, yakni Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan adanya kebijakan perdagangan AS dan kenaikan harga minyak, kondisi ini mendorong kenaikan yield US Treasury dan menjaga daya tarik aset berdenominasi dolar AS. Hal ini dapat mengurangi ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah. Oleh karena itu, perlu diwaspadai bahwa inflasi global akan bertahan lebih lama. Pemerintah Indonesia perlu memantau situasi ini dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260724083003-17-753473/dolar-as-perkasa-rupiah-dibuka-melemah-ke-rp17930-us-, without altering the facts of the original article.

Produsen Alat Listrik Ngeluh ke Purbaya, Minta Akses Setara di KEK untuk Meningkatkan Produksi

**Produsen Alat Listrik Ngeluh ke Purbaya, Minta Akses Setara di KEK untuk Meningkatkan Produksi** Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (P3M-PPE) menggelar sidang kanal debottlenecking pada Kamis (23/7/2026). Sidang ini dihadiri oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan beberapa perusahaan, termasuk PT Schneider Electric Indonesia dan Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI). **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada agenda sidang kedua, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memimpin sidang, setelah pada agenda pertama diwakilkan oleh Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Satgas P3M-PPE Satya Bhakti Parikesit. Adapun perusahaan yang mengajukan keluhan yakni PT Schneider Electric Indonesia dan Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI). Sedangkan keluhan ini ditujukan kepada beberapa kementerian dan lembaga seperti Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian ESDM, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Badan Standarisasi Nasional. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Keluhan yang diajukan oleh Schneider Electric Indonesia dan APPI adalah adanya ketimpangan persaingan (unfair level playing field) dalam pembangunan KEK, yang mengakibatkan rendahnya penyerapan produk industri dalam negeri pada proyek-proyek infrastruktur dasar KEK. “Kami mengeluhkan tidak mendapatkan porsi yang cukup karena ada beberapa aturan di dalam KEK itu yang menyebabkan produk kami secara harga mungkin tidak bersaing dengan produk impor. Jadi, 75% itu mereka basically tidak bisa partisipasi, hanya sedikit sekali yang bisa berpartisipasi di KEK,” kata perwakilan APPI dalam Sidang Debottlenecking kedua, Kamis (23/7/2026). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Keluhan ini menghasilkan kesimpulan, di mana Purbaya akan menyesuaikan aturan di KEK, agar produsen di dalam negeri bisa bersaing. “Kesimpulannya akan kita sesuaikan peraturannya, supaya akses perusahaan yang punya pabrik di sini, terutama bagi produsen dalam negeri, nanti punya akses yang sama ke kawasan KEK,” kata Purbaya. Pihaknya akan mengatur agar produsen dalam negeri bisa beroperasi leluasa di dalam KEK. “Nanti kita atur supaya produsen-produsen dalam negeri, walaupun perusahaan asing, yang udah punya pabrik di sini, mempunyai kesempatan yang sama untuk bersaing di kawasan KEK,” terang Purbaya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan kesimpulan ini, diharapkan produsen dalam negeri bisa meningkatkan produksinya dan berpartisipasi lebih banyak dalam proyek-proyek infrastruktur dasar KEK. Namun, perlu diingat bahwa proses ini memerlukan waktu dan perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan masalah baru. Pemerintah harus terus mengawasi dan menyesuaikan aturan untuk memastikan bahwa produsen dalam negeri bisa bersaing dengan baik dan meningkatkan produksinya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260724070454-4-753429/produsen-alat-listrik-ngeluh-ke-purbaya-minta-akses-setara-di-kek, without altering the facts of the original article.

Mentan Amran Bopong Korban Kecelakaan di Pinggir Jalan, Viral di Media Sosial

**Mentan Amran Bopong Korban Kecelakaan di Pinggir Jalan, Viral di Media Sosial** **Pembuka** Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan keseharian sebagai pejabat negara yang peduli dengan kehidupan masyarakat. Beliau rela menunda agenda resmi untuk membantu korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. **Momen Penentu di Menit Akhir** Kamis (23/7), rombongan Mentan Amran berada di perjalanan menuju Istana Negara ketika mereka menyaksikan kecelakaan lalu lintas. Seorang pengendara sepeda motor menjadi korban kecelakaan akibat ditabrak oleh sebuah mobil. Melihat insiden tersebut tepat di depan jalurnya, Amran tanpa ragu langsung meminta pengemudi menghentikan laju kendaraan dinasnya. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dari situ, Amran langsung turun dari mobil untuk memastikan kondisi korban yang tergeletak di pinggir jalan. Beliau bahkan ikut berjongkok dan memegangi tubuh korban bersama warga sekitar untuk proses evakuasi darurat. Amran memerintahkan agar salah satu mobil dari rombongan pengawalannya digunakan langsung untuk mengantar korban ke rumah sakit terdekat. Tak ketinggalan, beliau meminta seorang pengemudi ojek online untuk mendampingi korban selama proses penanganan di rumah sakit. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Keputusan Mentan Amran untuk mendahulukan keselamatan nyawa warga di tengah perjalanannya menuju Istana Negara menuai respons positif dan apresiasi hangat warganet. Aksi tanggap dan kepedulian tinggi dari pejabat negara ini menunjukkan bahwa beliau tidak hanya peduli dengan kehidupan masyarakat, tetapi juga siap membantu ketika dibutuhkan. Kejadian ini juga menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak hanya dimiliki oleh mereka yang berada di atas, tetapi juga oleh mereka yang memiliki posisi dan pengaruh. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Korban kecelakaan lalu lintas telah ditangani oleh tim medis rumah sakit. Reaksi warganet yang hangat terhadap aksi belas kasihan Mentan Amran menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih menjadi nilai yang dihargai oleh masyarakat. Namun, kejadian ini juga menunjukkan bahwa masih banyak yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian sosial di masyarakat. Dengan demikian, kita harus terus berusaha untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian sosial, serta siap membantu ketika dibutuhkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260723203343-4-753404/viral-mentan-amran-ikut-bopong-korban-kecelakaan-di-pinggir-jalan, without altering the facts of the original article.

Perang AS-Iran Membawa Korban Jepang, Dunia Menghadapi Krisis Ketegangan

Perang AS-Iran Membawa Korban Jepang, Dunia Menghadapi Krisis Ketegangan Pada tanggal 24 Juli 2026, inflasi inti Jepang kembali meningkat pada Juni 2026 seiring lonjakan harga minyak mulai merembet ke perekonomian yang lebih luas. Kondisi ini memperkuat kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah, konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran, akan terus mendorong kenaikan biaya hidup dan memaksa Bank of Japan (BOJ) mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih cepat. **Momen Penentu di Menit Akhir** Inflasi inti Jepang yang tidak memasukkan harga pangan segar tercatat 1,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juni. Angka tersebut sesuai dengan ekspektasi ekonom yang disurvei Reuters dan menjadi kenaikan pertama sejak Maret. Sementara itu, inflasi umum naik menjadi 1,7% dari 1,5% pada Mei. Adapun inflasi core-core, yang tidak memasukkan harga pangan segar dan energi, justru turun menjadi 1,7%, level terendah sejak Agustus 2022. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Data perdagangan yang dirilis pekan ini menunjukkan nilai impor minyak bumi Jepang melonjak lebih dari 59%dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurut International Energy Agency (IEA), Jepang memenuhi lebih dari 87% kebutuhan energinya melalui impor, sehingga sangat rentan terhadap gejolak harga minyak dunia. Pada perdagangan Jumat, yen berada di kisaran 163,82 per dolar AS. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kenaikan inflasi inti Jepang ini dapat memaksa Bank of Japan (BOJ) mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih cepat. Reuters sebelumnya melaporkan, mengutip sumber yang mengetahui pembahasan internal BOJ, bahwa bank sentral Jepang tetap mewaspadai risiko inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan pasar. Menurut sumber tersebut, sebagian pembuat kebijakan di BOJ menilai pelemahan yen dan kenaikan harga bahan bakar akibat konflik Iran berpotensi mendorong inflasi lebih cepat, sehingga membuka peluang kenaikan suku bunga dilakukan lebih agresif dari yang diperkirakan sebelumnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Tekanan inflasi yang kembali meningkat juga memicu spekulasi bahwa Bank of Japan dapat mempercepat kenaikan suku bunga. Jepang menghadapi tekanan ganda. Selain krisis di Timur Tengah yang mengganggu pasokan energi global, pelemahan yen ke level terendah dalam beberapa dekade juga membuat biaya impor semakin mahal. Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang telah mengalami kenaikan inflasi yang signifikan, yang dapat mempengaruhi kemampuan konsumen untuk meningkatkan pengeluaran mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, Bank of Japan telah terus menerus mengalami tekanan untuk menaikkan suku bunga, tetapi belum pernah melakukannya. Kenaikan suku bunga dapat memperkuat yen dan mengurangi inflasi, tetapi juga dapat mempengaruhi kemampuan konsumen untuk meningkatkan pengeluaran mereka. Jepang harus berhati-hati dalam mengambil keputusan mengenai kenaikan suku bunga, karena dapat memiliki dampak yang signifikan pada perekonomian mereka. Dengan demikian, kenaikan inflasi inti Jepang pada Juni 2026 dapat memperkuat kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah, konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran, akan terus mendorong kenaikan biaya hidup dan memaksa Bank of Japan (BOJ) mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih cepat. Jepang harus berhati-hati dalam mengambil keputusan mengenai kenaikan suku bunga, karena dapat memiliki dampak yang signifikan pada perekonomian mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260724074159-4-753448/perang-as-iran-makan-korban-lagi-jepang, without altering the facts of the original article.

Rusia Bom CIA-Inggris Waspada 24 Jam, Perang AS-Iran Membuat Dunia Bergetar

**Rusia Bom CIA-Inggris Waspada 24 Jam, Perang AS-Iran Membuat Dunia Bergetar** **Momen Penentu di Menit Akhir** Amerika Serikat (AS) kembali meluncurkan serangan ke Iran, memanasnya situasi di Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump juga sesumbar akan menyerang kelompok Houthi di Yaman, membuat harga minyak melonjak hingga US$ 100 per barel. Ini adalah penutupan tertinggi harga minyak sejak 22 Mei. **APA YANG TERJADI** Dalam pernyataan Jumat pagi, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan gelombang “serangan ke-13” sudah diluncurkan ke Iran. “Ini adalah malam ke-13 berturut-turut serangan yang bertujuan untuk meminta pertanggungjawaban Iran dan mengurangi ancaman dari Korps Garda Revolusi Islam terhadap pelayaran komersial,” tulis militer AS tersebut. Serangan dilancarkan usai Trump memberi sinyal bahwa ia belum siap untuk menegosiasikan gencatan senjata baru dengan Iran. Kantor berita Fars Iran melaporkan bahwa beberapa ledakan telah terdengar di ibu kota provinsi Khuzestan, Ahvaz. Namun sayangnya, hingga berita diturunkan, lokasi dan asal ledakan yang tepat saat ini belum diketahui. Meski begitu, merujuk Al-Jazeera, dilaporkan pula terjadi ledakan di Pulau Qeshm. Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan dua ledakan di dekat desa Mosan di pulau yang terletak di dekat Selat Hormuz tersebut. Tasnim mengaitkan ledakan tersebut dengan serangan rudal AS. tetapi laporan ini belum dikonfirmasi. Trump sesumbar bahwa setiap kerusakan yang terjadi pada kapal dan kargo yang melintasi di Laut Timur Tengah akan dibayar oleh uang Iran. Postingan ini muncul usai Houthi, kelompok pro Iran di Yaman, menargetkan sejumlah kapal Arab Saudi di Laut Merah, seiring ketegangan keduanya. “Kerusakan ini mungkin sangat besar, namun demikian, ini adalah hal yang adil dan wajar untuk dilakukan,” kata Trump dalam postingan Truth Social. **MENGAPA & DAMPAK** Konflik yang meluas di Timur Tengah, di sekitar Selat Hormuz dan pintu masuk Laut Merah yakni Selat Bab al-Mandeb, meningkatkan kekhawatiran tentang inflasi dan volatilitas di pasar global. Minyak mentah Brent, patokan minyak global, naik sekitar 7% menjadi US$100,69 per barel. Ini adalah penutupan tertinggi Brent sejak 22 Mei. WTI, patokan AS, naik 6,17%, menjadi $92,19 per barel. Ini adalah penutupan tertinggi WTI sejak 4 Juni. Kenaikan harga minyak telah mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun naik ke level tertinggi sejak Januari 2025. Wall Street juga mencatat penurunan. Indeks Dow Jones turun 550 poin (lebih dari 1%), S&P 500 turun 1,4%, dan Nasdaq Composite anjlok 2,5%. Trump memberi isyarat bahwa dia belum siap untuk merundingkan gencatan senjata baru dengan Iran. Mengutip CNN International, Trump mengatakan bahwa “mereka membutuhkan lebih banyak hal yang sama” setelah serangan udara beberapa hari berturut-turut. “Kami melakukannya dengan sangat baik melawan Partai Republik Islam Iran, kami melakukannya dengan sangat baik,” kata Trump di “acara AS. “Mereka ingin melakukan sesuatu, tapi menurut saya mereka belum siap. Mereka membutuhkan lebih banyak hal yang sama,” katanya. Intelijen AS sedang menyelidiki apakah Rusia membantu Iran menemukan dan menyerang fasilitas CIA di Teluk, termasuk kedutaan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Situasi di Timur Tengah semakin memanas, dan konflik ini dapat memiliki dampak besar pada pasar global. Harga minyak yang melonjak dapat meningkatkan inflasi dan volatilitas di pasar global. Selain itu, konflik ini juga dapat mempengaruhi keamanan dan stabilitas di region tersebut. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan negara-negara lain untuk berusaha menyelesaikan konflik ini dengan cara damai dan konstruktif. Jalan panjang yang masih harus ditempuh untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk mengikuti perkembangan kejadian ini dan berusaha menyelesaikan konflik ini dengan cara damai dan konstruktif.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260724071328-4-753442/siaga-1-perang-as-iran-jadi-pd-3-rusia-bom-cia-inggris-waspada-24-jam, without altering the facts of the original article.

Harga BBM di Seluruh SPBU RI Naik, Berlaku Mulai 24 Juli 2026

**Harga BBM di Seluruh SPBU RI Naik, Berlaku Mulai 24 Juli 2026** Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di semua SPBU pada 1 Juli 2026. Perubahan ini berlaku efektif mulai tanggal 24 Juli 2026. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada 1 Juli 2026, semua badan usaha penyalur BBM telah menyesuaikan harga BBM nonsubsidi. Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo Energy Indonesia, dan Mobil Indostation telah mengubah harga BBM nonsubsidi mereka. Perubahan ini mencakup harga BBM jenis Pertamax Turbo, Pertamax Dex, Dexlite, Pertamax, Pertamax Green, dan beberapa jenis BBM lainnya. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Harga BBM jenis Pertamax Turbo di SPBU Pertamina di Jabodetabek turun Rp 1.450 per liter dari sebelumnya Rp 20.750 per liter menjadi Rp 19.300 per liter. 2. Harga BBM jenis Pertamax Dex di SPBU Pertamina di Jabodetabek turun Rp 3.650 per liter dari sebelumnya Rp 24.800 per liter menjadi Rp 21.150 per liter. 3. Harga BBM jenis Dexlite di SPBU Pertamina di Jabodetabek turun Rp 3.300 per liter dari sebelumnya Rp 23.000 per liter menjadi Rp 19.700 per liter. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Perubahan harga BBM nonsubsidi ini dapat berdampak signifikan pada pelanggan BBM, terutama bagi mereka yang menggunakan jenis BBM yang lebih mahal. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan untuk mengurangi konsumsi BBM atau beralih ke jenis BBM yang lebih murah. Selain itu, perubahan harga BBM nonsubsidi ini juga dapat mempengaruhi industri otomotif dan transportasi, yang tergantung pada konsumsi BBM. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Perubahan harga BBM nonsubsidi ini bukanlah langkah akhir dalam pengelolaan harga BBM di Indonesia. Pemerintah masih harus melanjutkan upaya untuk mengatur harga BBM dan mengurangi ketergantungan pada impor BBM. Dengan demikian, perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan produksi BBM domestik dan mengembangkan sumber energi alternatif lainnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260724072938-4-753445/resmi-harga-bbm-di-seluruh-spbu-ri-berlaku-24-juli-2026, without altering the facts of the original article.

Penampakan Daratan Baru Muncul di Kali Bekasi Efek Air Hilang Dadakan

**Penampakan Daratan Baru Muncul di Kali Bekasi Efek Air Hilang Dadakan** **Pembuka** Kali Bekasi, salah satu sungai utama di Jawa Barat, telah mengalami penurunan debit air yang drastis akibat minimnya curah hujan selama musim kemarau. Perubahan ini telah menyebabkan permukaan air kali menjadi dangkal, sehingga dasar sungai dan bebatuan menjadi jelas terlihat. Tumpukan sampah yang sebelumnya terendam juga telah bermunculan di sepanjang bantaran kali. **Momen Penentu di Menit Akhir** Menurut Muhammad Sabki, salah satu fotografer yang menangkap momen tersebut, debit air Kali Bekasi mulai surut sekitar beberapa hari terakhir. Dalam wawancara dengan CNBC Indonesia, Mang, warga sekitar Bendungan Kali Bekasi, menyatakan bahwa air mulai surut membuat debit air menjadi dangkal dan lebih mudah menjala ikan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Fakta-fakta berikut menunjukkan betapa parahnya kondisi air Kali Bekasi: * Permukaan air kali menjadi dangkal dan dasar sungai serta bebatuan menjadi jelas terlihat. * Tumpukan sampah yang sebelumnya terendam telah bermunculan di sepanjang bantaran kali. * Warga sekitar Bendungan Kali Bekasi telah memanfaatkan kondisi air yang dangkal untuk mencari ikan dengan menebar jala. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Penurunan debit air Kali Bekasi bukan hanya mengakibatkan perubahan visual, tetapi juga memiliki dampak signifikan pada lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat sekitar. Meskipun warga sekitar belum mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih, namun penurunan debit air dapat menyebabkan kekeringan dan mengganggu kehidupan flora dan fauna di sekitar sungai. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Untuk mengatasi penurunan debit air Kali Bekasi, perlu dilakukan upaya-upaya yang lebih serius dan berkelanjutan. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk meningkatkan ketersediaan air dan mengurangi dampak kekeringan. Selain itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk melindungi dan melestarikan lingkungan hidup di sekitar sungai. **Mengapa & Dampak** Dalam beberapa tahun terakhir, Kali Bekasi telah mengalami penurunan debit air yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya curah hujan selama musim kemarau. Penurunan debit air telah menyebabkan perubahan visual pada sungai, serta dampak yang signifikan pada lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat sekitar. **Penutup** Dalam kesimpulan, penurunan debit air Kali Bekasi bukan hanya mengakibatkan perubahan visual, tetapi juga memiliki dampak signifikan pada lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat sekitar. Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan upaya-upaya yang lebih serius dan berkelanjutan. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk meningkatkan ketersediaan air dan mengurangi dampak kekeringan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260723170521-7-753345/penampakan-daratan-baru-muncul-di-kali-bekasi-efek-air-hilang-dadakan, without altering the facts of the original article.