7 Emiten Masuk Jadwal Cum Dividen Hari Ini, Siap-siap Dapat Dividen

Sejumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki jadwal cum date dividen pada perdagangan 8 Juli 2026. Ada 7 emiten yang memasuki jadwal cum date dividen dengan nilai dividen yang bervariasi, mulai dari Rp0,5 per saham hingga Rp60 per saham. Cum date merupakan batas akhir bagi investor yang ingin memperoleh hak atas pembagian dividen tunai dari perusahaan. Emiten yang membagikan dividen ini termasuk PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Trias Sentosa Tbk (TRST), dan PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP).

Momen Penentu di Menit Akhir

Berikut adalah daftar emiten yang memasuki jadwal cum date dividen pada perdagangan 8 Juli 2026:

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dengan nilai dividen sebesar Rp2 per saham. PT Trias Sentosa Tbk (TRST) yang menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp5 per saham. PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) yang membagikan dividen sebesar Rp0,5 per saham. PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) yang menetapkan dividen tunai sebesar Rp60 per saham. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau yang dikenal sebagai pengelola kawasan industri berbasis nikel Harita Nickel juga membagikan dividen sebesar Rp42,64 per saham. PT Multi Indocitra Tbk (MICE) yang membagikan dividen tunai sebesar Rp10 per saham. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel menetapkan dividen sebesar Rp25,65 per saham.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pembagian dividen menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor dalam mengambil keputusan investasi, selain prospek bisnis, kinerja keuangan, serta potensi pertumbuhan perusahaan di masa mendatang. Investor yang membeli saham setelah tanggal cum date tidak lagi berhak menerima dividen yang dibagikan. Setelah cum date, saham akan memasuki ex date, yakni periode ketika pembeli baru tidak lagi berhak atas dividen yang telah diumumkan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan adanya pembagian dividen ini, investor diharapkan dapat mempertimbangkan potensi keuntungan dari investasi mereka. Selain itu, perusahaan juga diharapkan dapat mempertahankan kinerja keuangan yang baik untuk meningkatkan kepercayaan investor. Emiten yang membagikan dividen ini perlu terus meningkatkan kinerja keuangan dan prospek bisnis mereka untuk meningkatkan nilai investasi bagi investor.

Dalam beberapa bulan ke depan, investor akan terus memantau kinerja keuangan dan prospek bisnis dari 7 emiten yang memasuki jadwal cum date dividen ini. Dengan demikian, investor dapat membuat keputusan investasi yang tepat dan meningkatkan potensi keuntungan mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260708082345-17-748986/7-emiten-ini-masuki-jadwal-cum-dividen-hari-ini, without altering the facts of the original article.

Asing Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Menguat, Cek Daftarnya

Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut, meski belum berhasil kembali ke level 6.000. Indeks naik 1,19% ke level 5.986,5 pada perdagangan (7/7/2026). Sebanyak 450 emiten di zona hijau dan hanya 222 yang berakhir di zona merah, sedangkan 289 sisanya stagnan. Transaksi masih terbilang sepi, hanya mencapai Rp 10,37 triliun, melibatkan 21,28 miliar saham dalam 1,66 juta kali transaksi.

IHSG yang menguat membuat investor asing memborong saham-saham tertentu. Berdasarkan data, asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp176,83 miliar di seluruh pasar dan sebesar Rp205,38 miliar di pasar reguler dan Rp28,55 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Namun, ada 10 saham yang menjadi incaran asing, dengan net foreign buy yang signifikan.

10 Saham yang Diborong Asing

Berikut adalah 10 saham yang menjadi incaran asing pada perdagangan Selasa, dikutip dari Stockbit:

1. Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNLI) dengan net foreign buy sebesar Rp 43,51 miliar.

2. Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan net foreign buy sebesar Rp 35,81 miliar.

3. Saham PT Indofood International Finance Tbk (IIFF) dengan net foreign buy sebesar Rp 24,45 miliar.

4. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan net foreign buy sebesar Rp 22,41 miliar.

5. Saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan net foreign buy sebesar Rp 19,64 miliar.

6. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dengan net foreign buy sebesar Rp 17,36 miliar.

7. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dengan net foreign buy sebesar Rp 16,45 miliar.

8. Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan net foreign buy sebesar Rp 14,93 miliar.

9. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dengan net foreign buy sebesar Rp 13,85 miliar.

10. Saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dengan net foreign buy sebesar Rp 12,91 miliar.

Mengapa Asing Borong Saham Ini?

Asing memborong saham-saham ini karena mereka melihat potensi pertumbuhan yang baik di masa depan. Saham-saham ini juga memiliki likuiditas yang tinggi dan kapitalisasi pasar yang besar, sehingga membuatnya menarik bagi investor asing. Selain itu, penguatan IHSG juga membuat investor asing semakin optimis terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kebiasaan asing memborong saham-saham ini dapat menjadi indikator bagi investor lain untuk mempertimbangkan saham-saham tersebut. Selain itu, jika IHSG terus menguat, maka investor asing akan semakin banyak membawa dana ke Indonesia, sehingga dapat meningkatkan likuiditas di pasar saham. Namun, investor juga harus tetap waspada terhadap potensi risiko yang ada, seperti perubahan kondisi ekonomi global dan domestik.

Dalam jangka panjang, penguatan IHSG dan minat investor asing terhadap saham-saham tertentu dapat menjadi sinyal positif bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, investor harus terus memantau perkembangan pasar saham dan ekonomi Indonesia untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260708082601-17-748989/asing-kompak-borong-10-saham-ini-kala-ihsg-menguat, without altering the facts of the original article.

Rebound IHSG, Ini 5 Saham yang Direkomendasikan Hari Ini

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada perdagangan hari sebelumnya, IHSG ditutup melemah. Namun, pada hari Selasa (7/7), indeks berhasil menguat dengan 10 dari 11 sektor saham ditutup di zona hijau. Sektor properti menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 3,23%, sementara sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang melemah dengan penurunan 0,54%. Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp205,38 miliar di pasar reguler dan Rp176,83 miliar di seluruh pasar.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

MSCI memutuskan tetap mempertahankan kebijakan index freeze untuk saham Indonesia pada pelaksanaan Index Review Agustus 2026. Dengan keputusan tersebut, tidak ada penambahan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), tidak terdapat perubahan Foreign Inclusion Factor (FIF) maupun Number of Shares (NOS), serta belum ada perpindahan saham dari indeks Small Cap ke Standard Index. MSCI menyatakan evaluasi terhadap reformasi pasar modal Indonesia masih berlanjut, terutama terkait transparansi struktur kepemilikan saham, metode penentuan free float, dan aksesibilitas pasar bagi investor global.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Reboundnya IHSG dan keputusan MSCI ini berpotensi meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia. Selain itu, transaksi divestasi saham PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar Rp11,71 triliun juga dapat meningkatkan posisi kas perusahaan dan memperkuat fundamentalnya. Dengan demikian, ada potensi peningkatan aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia ke depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meskipun ada sentimen positif, namun tantangan masih ada. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kondisi pasar global yang masih tidak pasti dapat mempengaruhi pergerakan IHSG. Oleh karena itu, investor perlu tetap waspada dan melakukan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi. Beberapa saham yang direkomendasikan hari ini adalah saham-saham yang memiliki fundamental kuat dan berpotensi tumbuh ke depan. Dalam analisis teknikal, beberapa saham yang berpotensi tumbuh adalah saham-saham yang memiliki trend naik dan indikator teknikal yang positif. Berdasarkan rekomendasi analis, 5 saham yang direkomendasikan hari ini adalah: Saham-saham ini memiliki potensi pertumbuhan yang baik dan dapat menjadi pilihan investor yang ingin memanfaatkan rebound IHSG. Namun, perlu diingat bahwa investasi selalu memiliki risiko, dan investor perlu melakukan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi. Dengan demikian, rebound IHSG dan keputusan MSCI dapat menjadi momentum yang baik bagi investor untuk memanfaatkan peluang investasi di pasar saham Indonesia. Namun, investor perlu tetap waspada dan melakukan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260708082151-17-748985/ihsg-mulai-rebound-cek-5-rekomendasi-saham-hari-ini, without altering the facts of the original article.

1,3 Juta Orang Sudah Manfaatkan Diskon Kereta, Rapor Stimulus Prabowo Cemerlang

Pemerintah mengklaim kebijakan stimulus ekonomi berupa diskon tarif transportasi pada Semester II-2026 mulai menunjukkan hasil positif. Program yang diluncurkan bertepatan dengan periode libur sekolah tersebut berhasil mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai daerah. Sebanyak 1,3 juta orang sudah memanfaatkan diskon kereta api, menunjukkan rapor stimulus Prabowo cemerlang. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan insentif transportasi diberikan sebagai bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026 yang telah diumumkan pemerintah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kebijakan Insentif Transportasi

Kebijakan insentif dan diskon transportasi ini dihadirkan untuk mendorong masyarakat agar lebih banyak bepergian selama periode libur sekolah, sehingga aktivitas ekonomi di berbagai daerah juga ikut bergerak. Hingga saat ini, realisasinya berjalan baik dan penyerapan program oleh masyarakat cukup optimal, ini menunjukkan bahwa stimulus mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Sebagai bagian dari stimulus tersebut, pemerintah memberikan diskon 30% tiket kereta api pada 20 Juni-5 Juli 2026, diskon 30% tarif dasar kapal Pelni pada 20 Juni-15 Agustus 2026, pembebasan tarif jasa kepelabuhanan ASDP pada 20 Juni-5 Juli 2026, serta insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100% untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.

Realisasi Program Diskon Kereta Api

Dari seluruh program yang berjalan, kinerja diskon tarif kereta api menjadi yang paling menonjol. Hingga 5 Juli 2026, program tersebut telah dimanfaatkan oleh 1.303.191 penumpang atau mencapai 110% dari target sebanyak 1.174.624 penumpang. Jumlah itu juga meningkat 13% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 1.152.581 penumpang. Dengan realisasi anggaran mencapai Rp90,9 miliar, pemerintah memberikan diskon 30% untuk seluruh layanan kereta api ekonomi non-PSO dan nonperintis yang mencakup 150 perjalanan reguler dan 26 perjalanan tambahan selama masa program berlangsung.

Mengapa dan Dampak

Mengapa kebijakan insentif transportasi ini penting? Pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global sekaligus memperkuat daya beli masyarakat. Dengan memberikan diskon tarif transportasi, pemerintah berharap masyarakat akan lebih banyak bepergian dan menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai daerah. Dampaknya, program ini telah menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Ke depan, pemerintah optimistis bahwa berbagai stimulus yang digelontorkan dapat membantu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah akan terus memantau pelaksanaan setiap program agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran, sehingga mampu memperkuat daya beli masyarakat serta mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah. Dengan capaian yang cukup tinggi pada program diskon tarif kereta api dan angkutan laut, pemerintah berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pemerintah juga akan terus mengevaluasi dan menyempurnakan program stimulus ekonomi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260708071456-4-748974/rapor-stimulus-prabowo-13-juta-orang-manfaatkan-diskon-kereta, without altering the facts of the original article.

Harga BBM Terbaru: Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Berlaku Mulai 8 Juli

Fakta Penurunan Harga BBM

Penyesuaian harga BBM dilakukan oleh beberapa badan usaha penyalur, termasuk Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, dan Vivo Energy Indonesia. Sebagai contoh, harga BBM jenis Dexlite di SPBU Pertamina turun Rp 3.300 per liter menjadi Rp 19.700 per liter dari sebelumnya Rp 23.000 per liter. Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar subsidi masih stabil di Rp 10.000 per liter dan Rp 6.800 per liter. BP-AKR juga menurunkan harga BP Ultimate Diesel menjadi Rp 21.340 per liter dari sebelumnya Rp 25.060 per liter.

Detail Penurunan Harga BBM di Berbagai SPBU

Penurunan harga BBM juga terjadi di SPBU swasta lainnya. Shell Indonesia, misalnya, menurunkan harga Shell V-Power Diesel menjadi Rp 21.340 per liter dari sebelumnya Rp 24.490 per liter. Sementara itu, harga BBM jenis bensin RON 92 di BP-AKR tetap stabil di Rp 16.670 per liter. Berikut adalah daftar terbaru harga BBM di seluruh SPBU: – Harga BBM di SPBU Pertamina (DKI Jakarta): – Pertamax Turbo: Rp 19.300 per liter – Pertamax Dex: Rp 21.150 per liter – Dexlite: Rp 19.700 per liter – Pertamax: Rp 16.250 per liter – Pertamax Green: Rp 17.000 per liter – Pertalite: Rp 10.000 per liter – Solar subsidi: Rp 6.800 per liter

Mengapa Penurunan Harga BBM Terjadi dan Apa Dampaknya?

Penurunan harga BBM nonsubsidi ini dilakukan sebagai respons terhadap perubahan kondisi pasar global dan国内. Dengan penurunan harga ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan dampak positif dalam bentuk penghematan biaya bahan bakar. Selain itu, penurunan harga BBM juga dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meskipun harga BBM nonsubsidi telah turun, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah dan badan usaha penyalur dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan BBM. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam penyediaan BBM, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, diharapkan harga BBM dapat tetap stabil dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260708080050-4-748980/resmi-di-spbu-harga-bbm-pertamina-shell-bp-vivo-berlaku-8-juli-2026, without altering the facts of the original article.

APBN Semester I: Pajak Tumbuh Kuat, tapi Defisit Masih Aman?

Realisasi Belanja Negara

Hingga akhir Juni 2026, belanja negara mencapai Rp1.656,0 triliun atau 43,1% dari pagu APBN. Belanja pemerintah pusat terealisasi sebesar Rp1.298,6 triliun atau meningkat 29,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Belanja negara tersebut difokuskan untuk mendukung berbagai program prioritas nasional, seperti pelaksanaan MBG, penyaluran bantuan sosial seperti bantuan Iuran Jaminan Kesehatan untuk masyarakat tidak mampu, penyaluran Kartu Sembako, Program Keluarga Harapan, penyaluran Kartu Indonesia Pintar Kuliah, serta pembayaran gaji aparatur termasuk THR dan gaji ke 13.

Defisit APBN

Pada semester I-2026, defisit APBN mencapai Rp 196,5 triliun atau secara persentase sebesar 0,76%. Defisit APBN dijaga di batas aman. Outlook defisit APBN 2026 akan mencapai 2,85% PDB atau senilai Rp 734,3 triliun. Peran APBN sebagai shock absorber pada saat harga minyak tinggi. Pemerintah tidak menaikkan BBM subsidi untuk menjaga stabilitas.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kinerja APBN Semester I 2026 menunjukkan bahwa pemerintah masih mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhan penerimaan pajak yang kuat menjadi katalisator untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di semester pertama tahun 2026. Namun, pemerintah masih harus waspada terhadap potensi risiko ekonomi ke depan, seperti dampak dari perubahan iklim dan ketidakpastian politik global.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah masih memiliki jalan panjang untuk mencapai target-target ekonomi yang telah ditetapkan. Peran APBN sebagai instrumen kebijakan fiskal masih sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas. Pemerintah harus terus meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan fiskal dan meningkatkan penerimaan negara untuk mendukung program-program prioritas nasional. Dengan demikian, pemerintah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencapai target-target ekonomi yang telah ditetapkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260708082414-4-748987/catatan-purbaya-soal-apbn-semester-i-pajak-tumbuh-defisit-tetap-aman, without altering the facts of the original article.

RI Bakal Dapat 35.000 Barel Minyak dari Sumur Baru, Apa Dampaknya?

Indonesia berpotensi mendapatkan tambahan 35.000 barel minyak per hari dari sumur baru, menyusul kesepakatan yang ditandatangani oleh beberapa pihak, termasuk Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto. Kesepakatan ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan sejumlah proyek pengeboran migas di Indonesia. Dengan penambahan produksi minyak ini, Indonesia berpotensi meningkatkan pendapatannya dari sektor migas. Produksi minyak Indonesia dapat meningkat secara signifikan dengan penambahan 35.000 barel per hari.

Fokus pada Proyek Pengeboran Migas

Kesepakatan bersama telah ditandatangani oleh beberapa pihak, termasuk Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Bupati Bojonegoro, Bupati Demak, Bupati Grobogan, dan lainnya. Kesepakatan ini bertujuan untuk mendukung penyediaan lahan bagi pengeboran sejumlah sumur migas, termasuk Sumur KKW yang dioperasikan oleh ExxonMobil Cepu Ltd di Bojonegoro, Sumur BGE-1 yang dioperasikan oleh PT Pertamina EP di Bojonegoro, dan Sumur RBG-5, RBG-6, dan RBG-7 yang dioperasikan oleh TIS di wilayah Demak dan Grobogan.

Total potensi cadangan dari proyek-proyek tersebut diperkirakan mencapai 23 juta barel minyak dan 1,5 triliun kaki kubik (TCF) gas, dengan potensi produksi sekitar 35.000 barel minyak per hari (bph) dan 450 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Dengan penambahan produksi minyak ini, Indonesia berpotensi meningkatkan pendapatannya dari sektor migas.

Mengapa Proyek Ini Penting?

Proyek pengeboran migas ini penting karena dapat meningkatkan produksi minyak Indonesia dan meningkatkan pendapatan negara. Selain itu, proyek ini juga dapat membantu meningkatkan ketersediaan energi di Indonesia, yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kesepakatan ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan sejumlah proyek pengeboran migas di Indonesia, yang dapat meningkatkan produksi minyak dan gas Indonesia. Dengan penambahan produksi minyak ini, Indonesia berpotensi meningkatkan pendapatannya dari sektor migas, yang dapat digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam pelaksanaan proyek ini, termasuk masalah teknis, lingkungan, dan sosial. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan dan pelaksanaan yang matang untuk memastikan keberhasilan proyek ini.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski kesepakatan telah ditandatangani, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan keberhasilan proyek ini. Pelaksanaan proyek ini memerlukan perencanaan dan pelaksanaan yang matang, serta kerja sama yang baik antara semua pihak terkait. Dengan kerja sama dan perencanaan yang baik, diharapkan proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260708081504-4-748983/kabar-gembira-ri-berpotensi-dapat-35000-barel-minyak-dari-sumur-baru, without altering the facts of the original article.

Buah Asli Indonesia yang Lebih Mahal dari Barang Mewah di Eropa: Apa yang Membuatnya Begitu Spesial?

Siapa sangka, buah durian yang kini sering dijual di pinggir jalan dan asli Asia Tenggara, termasuk Indonesia, ini pernah dihargai lebih mahal dibanding salah satu barang mewah di Eropa. Durian, dengan aromanya yang tajam, menjadi buah yang sangat mahal dan identik dengan status sosial serta kemewahan di Eropa pada awal abad ke-19. Bahkan, harga satu durian bisa melampaui harga selusin nanas, buah yang sangat mahal dan eksklusif pada masa itu. John Crawfurd, penjelajah asal Skotlandia, mengungkapkan fakta ini dalam memoarnya yang berjudul History of the Indian Archipelago pada tahun 1820.

Momen Penentu di Awal Abad ke-19

Pada awal abad ke-19, durian menjadi buah yang sangat dicari oleh orang Eropa, terutama oleh mereka yang memiliki status sosial tinggi. Crawfurd sendiri menjadi salah satu orang Eropa yang sangat menyukai durian. Awalnya, dia terganggu oleh ukuran buah yang besar dan aromanya yang menyengat. Namun, semua kesan tersebut berubah setelah dia mulai mencicipi isi buahnya. “Daging buah putih ini bagian yang saya suka! Durian lebih enak dibanding buah lain. Makan ini tidak membosankan atau mengurangi selera makan. Malah, nafsu makan makin bertambah. Biji durian pun bisa dimakan. Saat dipanggang rasanya mirip kastanye,” ungkap Crawfurd.

Kecintaan orang Eropa terhadap durian sebenarnya sudah muncul jauh sebelum Crawfurd menuliskan pengalamannya. Pada 1599, penjelajah bernama Linschott menyebut durian memiliki rasa yang sangat enak, bahkan menurutnya lebih nikmat dibanding buah lain di dunia. Popularitas durian di kalangan orang Eropa kemudian semakin meningkat setelah peneliti Rumphius menerbitkan Herbarium Amboinense pada 1741. Dalam catatannya, dia menggambarkan durian sebagai buah berukuran besar dengan duri tajam dan aroma menyengat, tetapi memiliki rasa yang sangat lezat ketika dicicipi.

Tiga Fakta yang Bikin Durian Begitu Spesial

Durian tercatat di Borobudur sejak tahun 824 Masehi, dan sejak itu, buah ini menjadi salah satu buah yang paling populer di Asia Tenggara. Alfred Russel Wallace, naturalis terkemuka dunia, juga menyebutkan durian sebagai salah satu buah terbaik dengan rasa yang tak tertandingi. Dalam The Malay Archipelago (1869), Wallace menjuluki durian sebagai raja buah-buahan, sebutan yang bertahan hingga sekarang.

Durian memiliki beberapa karakteristik yang unik, seperti aroma yang tajam dan rasa yang sangat lezat. Buah ini juga memiliki ukuran yang besar dan duri tajam yang membuatnya terlihat eksotis. Selain itu, durian juga memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, seperti vitamin C dan potassium, yang membuatnya menjadi buah yang sangat sehat.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kini, durian mungkin hanya dianggap sebagai buah musiman yang dijual di pinggir jalan. Namun, ratusan tahun lalu, buah asal Indonesia ini pernah menjadi barang mewah yang dihargai lebih mahal dibanding salah satu simbol kemewahan masyarakat Eropa. Durian memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu buah yang paling populer di dunia, terutama karena rasanya yang unik dan kandungan nutrisinya yang tinggi.

Namun, untuk mencapai potensi tersebut, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi durian, serta mempromosikan buah ini ke pasar internasional. Selain itu, perlu juga dilakukan upaya untuk melestarikan tanaman durian dan menjaga keberagaman hayati di Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Durian memiliki jalan panjang yang masih harus ditempuh untuk menjadi salah satu buah yang paling populer di dunia. Namun, dengan potensi yang besar dan upaya yang tepat, durian dapat menjadi salah satu buah yang paling berharga di Indonesia dan di dunia. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk melestarikan dan mempromosikan buah ini, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi durian.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260624112746-25-745306/buah-asli-ri-ini-dijual-lebih-mahal-dari-barang-mewah-di-eropa, without altering the facts of the original article.

Piala Dunia 2026 Bawa Angin Segar, Pariwisata Indonesia Raup Rp 249 Triliun

Piala Dunia 2026 telah membawa angin segar bagi pariwisata Indonesia, dengan potensi pendapatan mencapai Rp 249 triliun. Turnamen sepakbola terbesar di dunia ini telah menarik jutaan suporter dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi negara-negara tuan rumah. Berdasarkan data per 1 Juli 2026, lebih dari lima juta penonton telah menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion, melampaui rekor kehadiran yang sebelumnya tercatat pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Momen Penentu di Menit Akhir

Hingga awal Juli, antusiasme suporter juga terlihat di berbagai World Cup Fan Festival yang digelar di kota-kota tuan rumah. Sekitar 5,5 juta orang telah mengunjungi lokasi nonton bareng dan berbagai kegiatan pendukung turnamen. Dari sisi ekonomi, Piala Dunia 2026 diperkirakan telah menghasilkan lebih dari USD 80 miliar dalam output ekonomi global. Sementara itu, belanja langsung wisatawan di kota-kota tuan rumah diproyeksikan mencapai USD 13,9 miliar atau sekitar Rp 249 triliun.

Apa yang Terjadi

Turnamen ini juga berdampak pada sektor ketenagakerjaan, dengan lebih dari 824 ribu lapangan kerja penuh waktu tercipta berkat aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Selain itu, ajang sepakbola terbesar di dunia tersebut diperkirakan memberikan kontribusi langsung hingga USD 40,9 miliar terhadap produk domestik bruto (PDB) global. Salah satu faktor pendorongnya adalah bertambahnya jumlah peserta menjadi 48 negara, sehingga jumlah penonton di stadion meningkat dibanding edisi-edisi sebelumnya.

Penyelenggara memperkirakan lebih dari tujuh juta tiket akan terjual hingga partai final pada 19 Juli mendatang. Selama mengikuti turnamen, setiap suporter rata-rata menghabiskan sekitar USD 416 per hari untuk kebutuhan transportasi, makan, dan membeli cendera mata. Besarnya pengeluaran tersebut tidak lepas dari durasi perjalanan wisata yang semakin panjang, dengan rata-rata wisatawan mancanegara menghabiskan waktu sekitar 12 hari di negara tuan rumah untuk mengikuti pertandingan tim favorit mereka.

Mengapa dan Dampak

Penyelenggaraan pertandingan di 16 kota tuan rumah, termasuk Mexico City, Miami, Vancouver, New York, Los Angeles, Houston, Dallas, San Francisco, dan Boston, turut memperluas pergerakan wisatawan di Amerika Utara. Bahkan, sejumlah destinasi di Eropa dan Amerika Latin juga ikut menikmati dampaknya karena banyak suporter memperpanjang masa liburan sebelum atau sesudah pertandingan. Dengan demikian, Piala Dunia 2026 tidak hanya berdampak pada negara tuan rumah, tetapi juga pada negara-negara lain yang terkait.

Dalam jangka panjang, Piala Dunia 2026 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat global tentang keindahan dan keunikan budaya Indonesia, serta meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia harus dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas pariwisata dan meningkatkan pendapatan negara.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah membawa angin segar bagi pariwisata Indonesia, Piala Dunia 2026 juga meninggalkan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pemerintah dan stakeholders terkait harus bekerja sama untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata, meningkatkan kualitas layanan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pariwisata bagi perekonomian negara. Dengan demikian, Indonesia dapat memanfaatkan potensi pariwisata untuk meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://travel.detik.com/travel-news/d-8564477/efek-piala-dunia-2026-gila-gilaan-pariwisata-raup-rp-249-triliun, without altering the facts of the original article.

Harga BBM Pertamina Terbaru: Cek Daftar Lengkap Harga Pertamax hingga Dexlite per 8 Juli 2026

Harga BBM Pertamina Terbaru: Cek Daftar Lengkap Harga Pertamax hingga Dexlite per 8 Juli 2026 Pertamina telah resmi menerapkan perubahan harga BBM per Rabu, 1 Juli 2026. Penurunan harga terjadi pada produk Pertamax Turbo, Pertamina Dex (Pertadex), dan Dexlite. Sebagai contoh, di area Jawa Barat, Pertamax Turbo yang semula dibanderol Rp20.750 turun sebesar Rp1.450 menjadi Rp19.300 per liter. ## Momen Penentu di Menit Akhir Sebelumnya, harga Pertadex yang awalnya Rp24.800 kini menjadi Rp21.150 per liter setelah dikurangi sebesar Rp3.650. Sementara itu, produk Dexlite juga mengalami penyesuaian harga sebesar Rp3.300, sehingga harganya bergeser dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter. Adapun harga BBM jenis Pertamax serta Pertamax Green tidak mengalami perubahan, dengan harga Pertamax tetap di angka Rp16.250 per liter dan Pertamax Green Rp17.000 per liter. ## Daftar Harga BBM Terbaru per 8 Juli 2026 Berikut adalah daftar harga BBM terbaru di beberapa provinsi dan kawasan per 8 Juli 2026: – Provinsi Aceh: – Pertamax: Rp16.650 – Pertamax Turbo: Rp19.750 – Pertamina Dex: Rp25.350 – Dexlite: Rp23.500 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Free Trade Zone (FTZ) Sabang: – Pertamax: Rp15.250 – Dexlite: Rp21.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Provinsi Sumatera Utara: – Pertamax: Rp16.650 – Pertamax Turbo: Rp19.750 – Pertamina Dex: Rp21.650 – Dexlite: Rp20.150 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Provinsi Sumatera Barat: – Pertamax: Rp17.000 – Pertamax Turbo: Rp20.150 – Pertamina Dex: Rp22.100 – Dexlite: Rp20.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Provinsi Riau: – Pertamax: Rp17.000 – Pertamax Turbo: Rp20.150 – Pertamina Dex: Rp22.100 – Dexlite: Rp20.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Provinsi Kepulauan Riau: – Pertamax: Rp17.000 – Pertamax Turbo: Rp20.150 – Pertamina Dex: Rp22.100 – Dexlite: Rp20.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Free Trade Zone (FTZ) Batam: – Pertamax: Rp15.500 – Pertamax Turbo: Rp18.350 – Pertamina Dex: Rp20.100 – Dexlite: Rp18.700 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 ## Apa Artinya Ini ke Depan? Penyesuaian harga BBM ini dapat berdampak pada masyarakat luas, terutama yang bergantung pada kendaraan untuk aktivitas sehari-hari. Penurunan harga beberapa jenis BBM dapat meringankan beban pengeluaran bagi konsumen yang menggunakan jenis BBM tersebut. Namun, kestabilan harga dan kebijakan terkait BBM ke depan masih menjadi perhatian utama. ## Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Ke depan, penting bagi pemerintah dan Pertamina untuk terus memantau kondisi pasar dan kebutuhan masyarakat akan BBM. Selain itu, upaya untuk meningkatkan ketersediaan energi terbarukan dan mendorong penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan juga menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan energi di masa depan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercapai keseimbangan antara kebutuhan energi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/nasional/1177886/daftar-harga-bbm-pertamina-hari-ini-rabu-8-juli-2026-cek-pertamax-hingga-dexlite, without altering the facts of the original article.