Asing Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Menguat, Cek Daftarnya
Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut, meski belum berhasil kembali ke level 6.000. Indeks naik 1,19% ke level 5.986,5 pada perdagangan (7/7/2026). Sebanyak 450 emiten di zona hijau dan hanya 222 yang berakhir di zona merah, sedangkan 289 sisanya stagnan. Transaksi masih terbilang sepi, hanya mencapai Rp 10,37 triliun, melibatkan 21,28 miliar saham dalam 1,66 juta kali transaksi.
IHSG yang menguat membuat investor asing memborong saham-saham tertentu. Berdasarkan data, asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp176,83 miliar di seluruh pasar dan sebesar Rp205,38 miliar di pasar reguler dan Rp28,55 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Namun, ada 10 saham yang menjadi incaran asing, dengan net foreign buy yang signifikan.
10 Saham yang Diborong Asing
Berikut adalah 10 saham yang menjadi incaran asing pada perdagangan Selasa, dikutip dari Stockbit:
1. Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNLI) dengan net foreign buy sebesar Rp 43,51 miliar.
2. Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan net foreign buy sebesar Rp 35,81 miliar.
3. Saham PT Indofood International Finance Tbk (IIFF) dengan net foreign buy sebesar Rp 24,45 miliar.
4. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan net foreign buy sebesar Rp 22,41 miliar.
5. Saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan net foreign buy sebesar Rp 19,64 miliar.
6. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dengan net foreign buy sebesar Rp 17,36 miliar.
7. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dengan net foreign buy sebesar Rp 16,45 miliar.
8. Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan net foreign buy sebesar Rp 14,93 miliar.
9. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dengan net foreign buy sebesar Rp 13,85 miliar.
10. Saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dengan net foreign buy sebesar Rp 12,91 miliar.
Mengapa Asing Borong Saham Ini?
Asing memborong saham-saham ini karena mereka melihat potensi pertumbuhan yang baik di masa depan. Saham-saham ini juga memiliki likuiditas yang tinggi dan kapitalisasi pasar yang besar, sehingga membuatnya menarik bagi investor asing. Selain itu, penguatan IHSG juga membuat investor asing semakin optimis terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kebiasaan asing memborong saham-saham ini dapat menjadi indikator bagi investor lain untuk mempertimbangkan saham-saham tersebut. Selain itu, jika IHSG terus menguat, maka investor asing akan semakin banyak membawa dana ke Indonesia, sehingga dapat meningkatkan likuiditas di pasar saham. Namun, investor juga harus tetap waspada terhadap potensi risiko yang ada, seperti perubahan kondisi ekonomi global dan domestik.
Dalam jangka panjang, penguatan IHSG dan minat investor asing terhadap saham-saham tertentu dapat menjadi sinyal positif bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, investor harus terus memantau perkembangan pasar saham dan ekonomi Indonesia untuk membuat keputusan investasi yang tepat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260708082601-17-748989/asing-kompak-borong-10-saham-ini-kala-ihsg-menguat, without altering the facts of the original article.