Tol di Jawa Timur Ini Bukan Cuma Jalan Biasa, Juga Bisa Bernyanyi Seperti Manusia

Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri, sebuah ruas tol di Jawa Timur, menjadi perhatian publik karena keunikan yang dimilikinya. Tol ini dapat “bernyanyi” saat dilintasi kendaraan, membuat pengendara auto melek saat mendengarnya. Keunikan ini dihasilkan oleh marka jalan yang digunakan untuk bisa mengeluarkan bunyi.

Apa yang Terjadi?

Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri diresmikan pada Desember 2019 dan memiliki panjang 88,57 km. Tol ini menjadi salah satu tol unik di Indonesia, bahkan satu-satunya di Indonesia yang mengeluarkan bunyi saat dilewati kendaraan. Marka jalan berupa rumble strip atau pita penggaduh dipasang dengan tebal sekitar 3 milimeter dan ditata dengan jarak khusus yang sudah ditentukan. Ketika ban kendaraan melindas marka tersebut, timbul getaran taktil dan suara gemuruh yang merambat hingga ke kabin mobil.

Frekuensi nada ditentukan oleh pembagian kecepatan kendaraan dengan jarak antar marka. Terdapat dua titik utama singing road di ruas tol ini, yakni di KM 616 dan KM 644+200 Jalur B arah Madiun-Solo. Di KM 616, suara yang dihasilkan baru terdiri dari dua nada sederhana yang menyapa para pengendara. Sedangkan di KM 644+200, terdapat enam nada lengkap yang membentuk potongan melodi lagu “Happy Birthday To You”.

Mengapa dan Dampak

Tujuan utama pembuatan jalan bernada ini sebenarnya sengaja dirancang untuk mengembalikan fokus pengemudi yang mulai menurun akibat kelelahan di jalan lurus yang monoton. Ada sebuah fenomena bernama highway hypnosis, di mana pengemudi sering jenu sampai hilang kesadaran. Hal ini bisa dicegah dengan efek kejut dari melodi ini. Artinya, secara tidak langsung lagu tersebut bisa membuat pengemudi menjadi terjaga dan menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.

Dengan kecepatan stabil antara 80 hingga 100 km/jam, pengendara dapat menikmati melodi yang dihasilkan. Jika kecepatan kendaraan kurang atau lebih dari batas tersebut, maka nada yang dihasilkan akan terdengar sumbang atau tidak jelas. Keunikan ini diharapkan dapat membantu pengemudi agar tidak mengatuk saat berkendara, sehingga bisa tetap membuat mereka terjaga dan fokus selama berkendara di sepanjang ruas tol.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri merupakan contoh inovasi yang dapat meningkatkan keselamatan berkendara. Dengan keunikan yang dimiliki, tol ini dapat menjadi destinasi yang menarik bagi pengendara. Bagi pengemudi yang ingin melewati tol ini dan mendengar lagu yang “kelar” dari aspal, disarankan melaju dengan kecepatan stabil antara 80 hingga 100 km/jam.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/05/bukan-cuma-manusia-yang-bisa-bernyanyi-tol-di-jawa-timur-ini-juga-bisa-bernyanyi, without altering the facts of the original article.

Penemuan Spesies Katak Unik di Lereng Merapi, Ternyata Endemik Pulau Jawa yang Tersembunyi Bertahun-tahun

Penemuan spesies katak unik di lereng Gunung Merapi, Yogyakarta, telah menambah daftar kekayaan hayati Indonesia. Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi spesies baru katak semak endemik Pulau Jawa dari genus Philautus, yang diberi nama Philautus candrageni sp. nov. Spesies ini ditemukan setelah melalui penelitian lapangan dan analisis ilmiah yang berlangsung selama hampir satu dekade. Penemuan tersebut merupakan hasil penelitian tim dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN yang dipimpin Alamsyah Elang Nusa Herlambang.

Penelitian yang Berlangsung Selama Satu Dekade

Penelitian ini telah dilakukan sejak tahun 2017 hingga 2025 di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tim peneliti tidak hanya mengumpulkan sampel langsung di alam, tetapi juga mempelajari koleksi spesimen yang tersimpan di Museum Zoologicum Bogoriense (MZB), Direktorat Pengelolaan Koleksi Ilmiah BRIN. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal internasional Zootaxa Volume 5768 edisi Maret 2026.

Ciri Khas Philautus candrageni

Philautus candrageni memiliki sejumlah karakter yang membedakannya dari spesies katak semak lain yang masih berkerabat. Perbedaan tersebut terlihat dari bentuk tubuh, struktur kepala, hingga pola suara yang digunakan saat musim kawin. ” Philautus candrageni memiliki ciri tubuh berukuran sedang, struktur kepala dengan canthus rostralis yang tegas, tekstur kulit dorsal relatif halus, serta pola panggilan kawin unik yang terdiri dari tiga nada berbeda,” ujar Alamsyah.

Mengapa Penemuan Ini Penting?

Penemuan Philautus candrageni ini merupakan bukti bahwa masih banyak spesies yang belum terdokumentasi secara ilmiah di Indonesia. Dengan ditemukannya spesies baru ini, jumlah katak semak endemik genus Philautus di Pulau Jawa kini bertambah menjadi empat spesies. Temuan tersebut memperkaya data keanekaragaman amfibi Indonesia sekaligus menunjukkan bahwa masih banyak spesies yang belum terdokumentasi secara ilmiah.

Apa Dampaknya bagi Konservasi?

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa Philautus candrageni memiliki sebaran yang sangat terbatas. Katak ini hidup di kawasan lereng Gunung Merapi pada habitat perkebunan dan wilayah pegunungan berketinggian menengah. Sebaran yang sempit membuat spesies ini rentan terhadap perubahan kondisi lingkungan. Oleh karena itu, penemuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi dan perlindungan habitat alami spesies ini.

Kedekatan spesies ini dengan habitat yang rentan terhadap perubahan lingkungan menjadikan penelitian ini penting untuk upaya pelestarian hayati. Diharapkan, penemuan ini dapat menjadi perhatian bagi pihak terkait untuk terus melakukan upaya konservasi dan menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/06/spesies-baru-katak-semak-ditemukan-di-lereng-merapi-endemik-pulau-jawa-yang-sempat-tersembunyi-bertahun-tahun, without altering the facts of the original article.

Asal Usul Pohon Kelapa dari Cerita Rakyat: Istri Pemarah yang Mengubah Mitos Sulawesi Tenggara

Pohon kelapa adalah salah satu tumbuhan yang umum dijumpai di berbagai daerah di Indonesia. Legenda asal usul pohon kelapa dari Sulawesi Tenggara menceritakan bahwa pohon ini tercipta dari sebuah kejadian yang melibatkan pertengkaran antara pasangan suami dan istri. Dalam pertengkaran tersebut, sang istri yang pemarah mengalami kejadian yang mengejutkan. Sebab saat sedang bertengkar dengan sang suami, tubuh si istri tertanam dan menghilang ditelan oleh bumi.

Pasangan Suami Istri yang Sering Bertengkar

Dulunya, hiduplah sepasang suami istri tua di sebuah desa. Sang istri sudah berusia cukup tua dan sangat suka marah-marah pada suaminya. Apa saja yang dilakukan oleh sang suami, selalu ada celah yang membuatnya marah. Dari semua itu, sang istri sangat sering marah ketika suaminya terlambat pulang ke rumah. Maklum saja, sebab sang suami bisa menghabiskan waktu seharian untuk bekerja. Jika terlambat pulang, mulai muncul rasa iri dan curiga pada dirinya.

Akibatnya, sang istri mulai memikirkan hal jelek yang dilakukan oleh suami. Misalnya, saat suaminya terlambat pulang, sang istri merasa jika sang suami tengah mendua dengan wanita lainnya. Hal inilah yang sering memancing emosi dari sang istri tersebut. Padahal di satu sisi, sang suami tidak seperti apa yang dibayangkan istrinya. Sehari-hari dia selalu bekerja keras untuk mencari penghidupan bagi mereka.

Momen Penentu di Pertengkaran

Pada suatu hari, permasalahan yang sama kembali terjadi. Sang suami kembali pulang terlambat ke rumah. Seperti biasa, sang istri kembali menyambut kedatangan suaminya dengan amarah. Namun kali ini, sang suami tidak bisa menahan emosinya lagi. Pertengkaran antara keduanya pun akhirnya pecah. Baik sang istri maupun si suami sama-sama memegang egonya masing-masing.

Setelah beradu amarah, sang istri tiba-tiba menangis. Tidak berhenti di sana, dia pun membanting-bantingkan pantatnya ke tanah. Bantingan ini dia lakukan dengan sangat keras. Saking kerasnya, pantat sang istri tiba-tiba tertanam di dalam tanah. Tidak berhenti di sana, badannya pun ikut tertanam. Lama kelamaan semua tubuh dari sang istri menghilang dan tertanam di dalam tanah secara keseluruhan.

Apa Artinya Ini bagi Masyarakat?

Setahun berlalu, muncul sebuah pohon dari bekas tanah tempat menghilangnya sang istri tersebut. Konon pohon inilah yang menjadi cikal bakal dari pohon kelapa. Menurut cerita, hal ini pula yang membuat kelapa memiliki buah seperti kepala manusia. Pada buah kelapa terdapat bagian yang mirip seperti mata dan hidung. Hal ini pula yang membuat masyarakat dulunya meyakini jika pohon kelapa jarang jatuh dan menimpa langsung manusia.

Jika ada kelapa yang jatuh menimpa manusia, maka buahnya termasuk jenis yang tidak memiliki mata seperti pada umumnya. Begitulah kisah dari asal usul pohon kelapa yang terjadi di Sulawesi Tenggara. Cerita ini menjadi bagian dari warisan budaya dan sejarah yang masih diingat hingga kini.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kisah ini tidak hanya menjadi mitos, tetapi juga menjadi pelajaran bagi masyarakat tentang pentingnya mengendalikan emosi dan berhati-hati dalam bertutur kata. Pohon kelapa telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia, tidak hanya sebagai sumber makanan, tetapi juga sebagai simbol kekuatan dan ketahanan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/06/legenda-asal-usul-pohon-kelapa-yang-tercipta-dari-istri-yang-pemarah-cerita-rakyat-sulawesi-tenggara, without altering the facts of the original article.

2 Kecamatan di Kalimantan Ini Ternyata Punya Nama Unik, “Anjir” Bukan Cuma Umpatan

Di Indonesia, ada dua kecamatan di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, yang memiliki nama unik, yaitu “Anjir”. Kecamatan Anjir Muara dan Kecamatan Anjir Pasar memiliki nama yang mungkin terdengar tidak biasa bagi sebagian orang, karena kata “anjir” sering dianggap sebagai umpatan atau makian. Namun, sebenarnya kata “anjir” memiliki makna yang berbeda dalam konteks ini.

Apa Itu Anjir?

Kata “anjir” di Kecamatan Anjir Muara dan Kecamatan Anjir Pasar sebenarnya merujuk pada kanal, parit, atau terusan buatan yang digali pada masa kolonial Belanda. Anjir ini berfungsi sebagai pendukung transportasi, perdagangan, dan irigasi untuk sawah masyarakat. Oleh karena itu, nama kecamatan dan beberapa desa di dalamnya menggunakan kata “anjir” sebagai penghormatan terhadap infrastruktur penting ini.

Sejarah dan Fungsi Anjir

Menurut catatan sejarah, nenek moyang orang Banjar membuat terusan untuk sistem pertanian dan sarana transportasi yang mereka sebut dengan anjir, handil, dan saka. Anjir merupakan saluran primer yang menghubungkan sungai untuk urusan transportasi dan pertanian. Sementara itu, handil adalah saluran air sekunder dengan ukuran lebih kecil dari anjir yang umumnya dibuat untuk irigasi pertanian, perkebunan, dan transportasi. Saka adalah saluran tersier yang berfungsi untuk masalah pertanian di samping transportasi.

Dampak dan Makna

Adanya anjir di Kecamatan Anjir Muara dan Kecamatan Anjir Pasar memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat setempat. Infrastruktur ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan aktivitas ekonomi dan pertanian dengan lebih mudah. Oleh karena itu, nama kecamatan dan desa-desa di dalamnya menjadi bukti sejarah dan penghormatan terhadap infrastruktur penting ini.

Kata “anjir” yang digunakan sebagai nama kecamatan dan desa-desa di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, bukanlah umpatan atau makian, melainkan sebuah nama yang memiliki makna sejarah dan budaya yang dalam. Dengan memahami konteks dan makna kata “anjir”, kita dapat lebih menghargai keunikan dan kekayaan budaya Indonesia.

Kecamatan Anjir Muara dan Kecamatan Anjir Pasar merupakan contoh kekayaan budaya dan sejarah Indonesia yang patut dilestarikan dan dihormati. Oleh karena itu, kita harus terus melestarikan dan mempromosikan keunikan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/06/bukan-umpatan-atau-makian-2-kecamatan-di-kalimantan-ini-namanya-betulan-pakai-anjir, without altering the facts of the original article.

Pemilik SIM yang Habis Hari Ini Bisa Urus di 5 Lokasi Layanan SIM Keliling Jakarta

Lokasi dan Jadwal Layanan

Masyarakat yang ingin memperpanjang SIM-nya dapat memilih salah satu dari lima lokasi tersebut. Layanan ini hanya melayani perpanjangan SIM yang masih berlaku untuk golongan tertentu, yakni SIM A dan SIM C. Apabila masa berlaku SIM tersebut telah habis, maka pemiliknya wajib mengajukan permohonan SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Persyaratan dan Biaya Perpanjangan

Beberapa persyaratan yang perlu dibawa, antara lain fotokopi KTP yang masih berlaku, SIM lama fisik dan fotokopinya. Selain itu, pemohon juga harus mengisi formulir dan mengikuti tes kesehatan saat berada di gerai tersebut. Terkait biaya perpanjangan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku untuk Polri adalah Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

MENGAPA dan DAMPAK

Pemilik SIM yang habis masa berlakunya harus memperbarui SIM-nya agar tidak mengalami kesulitan saat berkendara. Jika tidak memiliki SIM yang masih berlaku, maka pemiliknya dapat dikenakan sanksi oleh pihak kepolisian. Oleh karena itu, layanan SIM Keliling ini sangat membantu masyarakat dalam memperpanjang SIM-nya dengan mudah dan cepat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun terakhir, Polda Metro Jaya terus meningkatkan pelayanan publik, termasuk layanan SIM Keliling. Layanan ini memudahkan masyarakat dalam memperpanjang SIM-nya tanpa harus datang ke kantor polisi. Ke depan, diharapkan layanan SIM Keliling ini dapat terus ditingkatkan dan diperluas ke lokasi-lokasi lainnya, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan tersebut.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5638139/selasa-layanan-sim-keliling-tersedia-di-lima-lokasi-jakarta, without altering the facts of the original article.

Proyek Gedung Islamic Centre Kabupaten Bekasi Mangkrak 10 Tahun, Kini Kondisinya..

Awal Mula Pembangunan yang Terhenti

Pembangunan Gedung Islamic Centre dimulai pada 2009 dengan tujuan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan asrama haji di Kabupaten Bekasi. Namun, proyek ini terhenti pada 2012 karena adanya dugaan tindak pidana korupsi. Kasus korupsi ini mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp8,9 miliar, sehingga proyek pembangunan Gedung Islamic Centre terbengkalai.

Kondisi Terkini Gedung Islamic Centre

Kondisi terkini Gedung Islamic Centre sangat memprihatinkan. Bangunan yang seharusnya menjadi pusat kegiatan keagamaan dan asrama haji ini kini terbengkalai dan menjadi sarang hama. Foto udara yang diambil pada Senin (6/7/2026) menunjukkan bangunan yang tidak terawat dan dikelilingi oleh tanaman liar. Petani bahkan memanfaatkan lahan di sekitar bangunan untuk menanam sayur kangkung.

Mengapa Proyek Ini Terhenti dan Apa Dampaknya?

Proyek Gedung Islamic Centre terhenti karena adanya dugaan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian negara. Kasus korupsi ini tidak hanya menghentikan proyek pembangunan, tetapi juga berdampak pada masyarakat Kabupaten Bekasi. Masyarakat kehilangan fasilitas pusat kegiatan keagamaan dan asrama haji yang seharusnya dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Dampak lainnya adalah kerugian ekonomi yang dialami oleh pemerintah Kabupaten Bekasi. Proyek ini menggunakan anggaran sebesar Rp50 miliar dari APBD Kabupaten Bekasi, namun tidak dapat diselesaikan karena kasus korupsi. Hal ini berarti bahwa anggaran yang seharusnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur lainnya harus dialihkan untuk menutup kerugian negara.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kini, setelah lebih dari 10 tahun proyek Gedung Islamic Centre terbengkalai, pemerintah Kabupaten Bekasi masih harus menempuh jalan panjang untuk menyelesaikan proyek ini. Pemerintah harus memastikan bahwa kasus korupsi yang terjadi di masa lalu tidak terulang kembali dan bahwa proyek pembangunan dapat diselesaikan dengan transparan dan akuntabel. Masyarakat Kabupaten Bekasi juga harus terus mengawal proyek ini agar dapat diselesaikan dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan demikian, Gedung Islamic Centre dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan asrama haji yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/foto/5638145/pembangunan-gedung-islamic-centre-kabupaten-bekasi-terbengkalai-sejak-2012, without altering the facts of the original article.

Warga Jadetabek, Jangan Lupa! Samsat Keliling Hadir di 14 Lokasi Hari Ini

Warga Jadetabek, Siapkan Dokumen Penting!

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyediakan layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Selasa ini. Samsat Keliling hadir untuk memudahkan masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB). Layanan ini sangat penting bagi warga Jadetabek yang ingin melakukan pembayaran PKB tanpa harus mengunjungi kantor Samsat.

Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling

Berikut adalah lokasi dan jadwal layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jadetabek:
1. Jakarta Pusat: halaman parkir Samsat dan Lapangan Banteng, pukul 08.00-14.00 WIB;
2. Jakarta Utara: halaman parkir Samsat dan halaman Parkir Italy Mall Artha Gading, pukul 08.00-14.00 WIB;
3. Jakarta Barat: Mall Citraland, pukul 08.00-14.00 WIB;
4. Jakarta Selatan: halaman parkir Samsat, pukul 09.00-14.00 WIB, dan depan parkiran TMP Kalibata, pukul 09.00-14.00 WIB;
5. Jakarta Timur: parkir Samsat dan Pasar Induk Kramat Jati, pukul 08.00-14.00 WIB;
6. Kota Tangerang: Alun-alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere, pukul 08.00-13.00 WIB;
7. Serpong: halaman parkir Samsat, pukul 08.00-14.00 WIB, dan Mal ITC BSD Serpong, pukul 16.00-18.00 WIB;
8. Ciledug: Giant Poris Gaga Indah dan Metland Cyber City Cipondoh, pukul 09.00-14.00 WIB;
9. Ciputat: halaman parkir Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung, pukul 09.00-12.00 WIB;
10. Kelapa Dua: Halaman GTown Square Gading Serpong, pukul 08.00-14.00 WIB;
11. Kota Bekasi: KFC Zamrud, pukul 08.00-11.00 WIB;
12. Kabupaten Bekasi: Pasar Bersih Cikarang Jababeka, pukul 09.00-12.00 WIB;
13. Depok: halaman parkir Samsat, pukul 08.00-14.00 WIB, dan RS Bhayangkara Brimob, pukul 09.00-12.00 WIB;
14. Cinere: halaman kantor Kelurahan Pondok Petir, pukul 08.00-12.00 WIB.

Tata Cara dan Persyaratan

Untuk menggunakan layanan Samsat Keliling, warga Jadetabek perlu membawa beberapa dokumen penting, yaitu KTP asli pemilik kendaraan, BPKB, dan STNK, masing-masing disertai fotokopi. Syarat lainnya adalah pemohon tidak memiliki tunggakan PKB selama lebih dari satu tahun. Layanan Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan, sedangkan untuk pembayaran pajak kendaraan lima tahunan dan penggantian plat nomor kendaraan harus dilakukan secara langsung di kantor Samsat terdekat.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran Samsat Keliling di 14 lokasi Jadetabek diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran PKB dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban pajaknya. Dengan demikian, Samsat Keliling dapat membantu meningkatkan pendapatan daerah dan membiayai pembangunan infrastruktur di wilayah Jadetabek. Selain itu, layanan ini juga dapat membantu mengurangi keterlambatan pembayaran PKB dan menurunkan jumlah kendaraan yang tidak membayar pajak.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski Samsat Keliling hadir untuk memudahkan masyarakat, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, seperti meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak dan mengurangi keterlambatan pembayaran. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak dan memanfaatkan layanan Samsat Keliling. Dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan target pembayaran PKB dapat tercapai dan pembangunan infrastruktur di wilayah Jadetabek dapat terus berlanjut.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5638149/selasa-tersedia-layanan-samsat-keliling-di-14-wilayah-jadetabek, without altering the facts of the original article.

Mobil Terkunci di Ciracas, Begini Cara Sudin Gulkarmat Jaktim Bantu Evakuasi

Mobil Terkunci di Ciracas, Begini Cara Sudin Gulkarmat Jaktim Bantu Evakuasi

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur (Sudin Gulkarmat Jaktim) berhasil mengevakuasi sebuah mobil yang terkunci dari dalam di Jalan Makmur, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Kejadian ini terjadi pada Selasa (7/7/2026) pagi, ketika pemilik mobil meninggalkan kendaraannya sejenak dan tidak bisa membukanya kembali.

Apa yang Terjadi

Petugas Sudin Gulkarmat Jaktim menerima laporan kejadian pada pukul 05.45 WIB melalui telepon dari warga yang meminta bantuan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Sektor Damkar Ciracas langsung mengerahkan satu unit penyelamatan dengan lima personel menuju lokasi kejadian. Tim kemudian tiba di lokasi kejadian pada pukul 05.55 WIB dan memulai proses penanganan pada pukul 05.57 WIB. Petugas melakukan upaya pembukaan pintu mobil dengan menggunakan peralatan penyelamatan yang sesuai dengan prosedur operasional.

Mengapa dan Dampak

Kejadian ini menunjukkan pentingnya memiliki layanan penyelamatan yang siap membantu dalam situasi darurat. Dengan kesigapan petugas Sudin Gulkarmat Jaktim, proses evakuasi berlangsung lancar tanpa menimbulkan kerusakan berarti pada kendaraan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Selain itu, kejadian tersebut juga tidak menimbulkan kerugian materiil maupun dampak terhadap lingkungan sekitar. Kejadian ini juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang apabila mengalami kejadian serupa dan tidak memaksakan membuka pintu kendaraan dengan cara yang berpotensi merusak.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengimbau masyarakat agar tetap tenang apabila mengalami kejadian serupa dan tidak memaksakan membuka pintu kendaraan dengan cara yang berpotensi merusak. Warga dapat segera menghubungi layanan pemadam kebakaran untuk mendapatkan bantuan penanganan secara cepat dan aman. Dengan demikian, kejadian serupa dapat diminimalisir dan masyarakat dapat merasa lebih aman dengan adanya layanan penyelamatan yang siap membantu.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5638156/sudin-gulkarmat-jaktim-bantu-evakuasi-mobil-terkunci-di-ciracas, without altering the facts of the original article.

Makassar Tergetar SALAMA: 100 Sekolah Siap Jadi Sasaran BPBD pada 2026

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menargetkan inovasi Sahabat Anak Lewat Afirmasi Aman Bencana (SALAMA) akan hadir di 100 sekolah sebagai upaya membangun budaya sadar dan tangguh bencana sejak usia dini. Program ini merupakan bagian dari upaya BPBD untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, terutama anak-anak, dalam menghadapi bencana. SALAMA telah menjangkau 18.090 anak di Kota Makassar dan masih terus berupaya meningkatkan jangkauan itu. Dengan inovasi ini, BPBD berharap dapat mengubah pendekatan penanggulangan bencana yang selama ini lebih berfokus pada respons pascabencana menjadi pendekatan preventif melalui peningkatan kapasitas masyarakat sejak usia dini.

Program SALAMA: Meningkatkan Kesiapsiagaan Anak-anak

Program SALAMA dirancang untuk mengubah pendekatan penanggulangan bencana dengan membangun kesiapsiagaan sejak usia dini. Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan inovasi penanggulangan bencana harus mampu menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat, bukan sekadar meraih penghargaan. “Selama ini paradigma penanggulangan bencana lebih banyak berorientasi pada penanganan setelah kejadian,” ujarnya. Oleh karena itu, SALAMA hadir untuk mengisi kekosongan ini dengan memberikan edukasi kebencanaan yang lebih dekat dengan dunia anak-anak.

Mengapa SALAMA Penting?

Mengapa SALAMA penting? SALAMA merupakan inovasi yang dikembangkan oleh Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Makassar sebagai jawaban atas pentingnya edukasi kebencanaan yang lebih dekat dengan dunia anak-anak. Dengan demikian, anak-anak dapat memahami risiko bencana, mengetahui cara menyelamatkan diri, dan mampu bertindak tepat saat keadaan darurat. “Ketika anak-anak memahami risiko bencana, mengetahui cara menyelamatkan diri, dan mampu bertindak tepat saat keadaan darurat, maka kita sedang membangun budaya aman bencana yang akan bertahan hingga mereka dewasa,” ungkap Fadli.

Dampak SALAMA ke Depan

Apa artinya ini ke depan? Dengan SALAMA, anak-anak diperkenalkan pada berbagai pengetahuan dasar mengenai kebencanaan dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami. Materi yang diberikan meliputi pengenalan jenis dan risiko bencana, simulasi penyelamatan diri saat keadaan darurat, pengenalan alat keselamatan, permainan edukatif, hingga penguatan mental dan psikologis melalui metode Hypno-Shield. Pendekatan tersebut membuat proses belajar tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga membentuk keterampilan praktis yang dapat diterapkan ketika menghadapi situasi darurat. “Dengan demikian, anak-anak tidak hanya memahami ancaman bencana, tetapi juga memiliki kemampuan untuk merespons secara tepat dan aman,” ucap Fadli.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kesimpulan singkat dari upaya BPBD Makassar dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, terutama anak-anak, dalam menghadapi bencana adalah SALAMA. Program ini masih terus berupaya meningkatkan jangkauan dan kualitasnya. Fadli menuturkan bahwa penguatan inovasi SALAMA tidak hanya difokuskan pada kelengkapan administrasi dan penyusunan bukti penilaian, tetapi juga pada peningkatan kualitas program serta perluasan implementasi di sekolah-sekolah. Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, diharapkan SALAMA dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun budaya sadar dan tangguh bencana sejak usia dini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5638164/bpbd-makassar-targetkan-salama-hadir-di-100-sekolah-pada-2026, without altering the facts of the original article.

Sulawesi Barat Cerah Sepanjang Hari Ini, 7 Juli 2026: Cek Prakiraan Cuaca

Sulawesi Barat Cerah Sepanjang Hari Ini, 7 Juli 2026: Cek Prakiraan Cuaca Provinsi Sulbar terdiri dari Pasangkayu, Mamuju, Mamasa, Polewali Mandar, Majene, dan Mamuju Tengah. Saat berita ini ditulis Selasa (7/7/2026) pukul 07.35 WIB, mayoritas wilayah Sulbar akan cerah. Sulawesi Barat diprediksi akan mengalami cuaca cerah sepanjang hari ini. ## Prakiraan Cuaca di Setiap Wilayah Berdasarkan data yang tersedia, cuaca di wilayah Pasangkayu diprediksi berawan dengan suhu antara 22–30 °C dan kelembapan 60–99 persen. Sementara itu, wilayah Mamuju, Mamasa, dan Mamuju Tengah diprediksi akan cerah dengan suhu antara 21–29 °C dan kelembapan 61–98 persen. Wilayah Polewali Mandar dan Majene juga diprediksi cerah dengan suhu antara 22–30 °C dan kelembapan 57–88 persen, serta 20–28 °C dengan kelembapan 61–94 persen. ## Momen Penentu di Wilayah Sulbar Cuaca cerah yang diprediksi terjadi di mayoritas wilayah Sulbar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan. Dengan cuaca yang cerah, aktivitas seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata dapat berjalan lancar. Namun, masyarakat juga perlu waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. ## Apa Artinya Ini ke Depan? Masyarakat Sulbar perlu terus memantau perkembangan cuaca untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat terjadi. Dengan memantau prakiraan cuaca, masyarakat dapat mempersiapkan diri dan melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mengurangi risiko dampak buruk dari perubahan cuaca. Selain itu, pemerintah daerah juga perlu terus memantau situasi cuaca dan melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana. ## Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Dalam beberapa tahun terakhir, Sulawesi Barat telah mengalami perubahan cuaca yang signifikan. Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah perlu terus bekerja sama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan cuaca. Dengan demikian, Sulawesi Barat dapat menjadi lebih resilient dan siap menghadapi tantangan cuaca di masa depan. Masyarakat Sulbar diharapkan untuk terus waspada dan siap menghadapi potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/regional/7850964/prakiraan-cuaca-sulawesi-barat-hari-ini-selasa-7-juli-2027-mayoritas-akan-cerah, without altering the facts of the original article.