Tol di Jawa Timur Ini Bukan Cuma Jalan Biasa, Juga Bisa Bernyanyi Seperti Manusia

Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri, sebuah ruas tol di Jawa Timur, menjadi perhatian publik karena keunikan yang dimilikinya. Tol ini dapat “bernyanyi” saat dilintasi kendaraan, membuat pengendara auto melek saat mendengarnya. Keunikan ini dihasilkan oleh marka jalan yang digunakan untuk bisa mengeluarkan bunyi.

Apa yang Terjadi?

Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri diresmikan pada Desember 2019 dan memiliki panjang 88,57 km. Tol ini menjadi salah satu tol unik di Indonesia, bahkan satu-satunya di Indonesia yang mengeluarkan bunyi saat dilewati kendaraan. Marka jalan berupa rumble strip atau pita penggaduh dipasang dengan tebal sekitar 3 milimeter dan ditata dengan jarak khusus yang sudah ditentukan. Ketika ban kendaraan melindas marka tersebut, timbul getaran taktil dan suara gemuruh yang merambat hingga ke kabin mobil.

Frekuensi nada ditentukan oleh pembagian kecepatan kendaraan dengan jarak antar marka. Terdapat dua titik utama singing road di ruas tol ini, yakni di KM 616 dan KM 644+200 Jalur B arah Madiun-Solo. Di KM 616, suara yang dihasilkan baru terdiri dari dua nada sederhana yang menyapa para pengendara. Sedangkan di KM 644+200, terdapat enam nada lengkap yang membentuk potongan melodi lagu “Happy Birthday To You”.

Mengapa dan Dampak

Tujuan utama pembuatan jalan bernada ini sebenarnya sengaja dirancang untuk mengembalikan fokus pengemudi yang mulai menurun akibat kelelahan di jalan lurus yang monoton. Ada sebuah fenomena bernama highway hypnosis, di mana pengemudi sering jenu sampai hilang kesadaran. Hal ini bisa dicegah dengan efek kejut dari melodi ini. Artinya, secara tidak langsung lagu tersebut bisa membuat pengemudi menjadi terjaga dan menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.

Dengan kecepatan stabil antara 80 hingga 100 km/jam, pengendara dapat menikmati melodi yang dihasilkan. Jika kecepatan kendaraan kurang atau lebih dari batas tersebut, maka nada yang dihasilkan akan terdengar sumbang atau tidak jelas. Keunikan ini diharapkan dapat membantu pengemudi agar tidak mengatuk saat berkendara, sehingga bisa tetap membuat mereka terjaga dan fokus selama berkendara di sepanjang ruas tol.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri merupakan contoh inovasi yang dapat meningkatkan keselamatan berkendara. Dengan keunikan yang dimiliki, tol ini dapat menjadi destinasi yang menarik bagi pengendara. Bagi pengemudi yang ingin melewati tol ini dan mendengar lagu yang “kelar” dari aspal, disarankan melaju dengan kecepatan stabil antara 80 hingga 100 km/jam.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/05/bukan-cuma-manusia-yang-bisa-bernyanyi-tol-di-jawa-timur-ini-juga-bisa-bernyanyi, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *