2 Pengusaha RI yang Sukses Berkat Kunjungan Rutin ke Gunung Kawi, Kini Jadi Konglomerat

Gunung Kawi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, telah lama dikenal sebagai salah satu tempat ziarah yang dipercaya dapat membawa keberuntungan, termasuk dalam urusan usaha. Dua pengusaha besar Indonesia, Ong Hok Liong dan Liem Sioe Liong, diketahui rutin mendatangi Gunung Kawi dan memiliki cerita sukses yang terkait dengan kepercayaan mereka terhadap petunjuk yang diperoleh dari tempat tersebut.

Momen Penentu di Gunung Kawi

Ong Hok Liong, pendiri Bentoel, merupakan salah satu pengusaha yang rajin berziarah ke Gunung Kawi. Pada tahun 1954, Ong tertidur di dekat makam dan bermimpi melihat bongkahan ubi talas. Setelah terbangun, dia menanyakan arti mimpinya kepada juru kunci makam. Mimpi tersebut merupakan petunjuk dari Eyang Jugo agar Ong mengganti nama pabrik sekaligus merek rokoknya yang saat itu belum berkembang. Atas tafsir mimpi tersebut, Ong kemudian mengganti nama perusahaan dan merek rokoknya menjadi Bentoel, sebutan masyarakat Malang untuk ubi talas yang muncul dalam mimpinya.

Keputusan itu menjadi titik balik perjalanan bisnis Ong. Setelah menggunakan nama Bentoel, penjualan rokok terus meningkat. Perusahaan berkembang pesat hingga mempekerjakan sekitar 3.000 karyawan sebelum 1960 dan menjelma menjadi salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia. Ketika meninggal dunia pada 1967, Ong adalah seorang multi-jutawan.

Kepercayaan yang Membentuk Karir

Liem Sioe Liong, pendiri Salim Group, juga memiliki kepercayaan terhadap Gunung Kawi. Salim rutin bolak-balik Surabaya-Gunung Kawi hingga tiga sampai lima kali setiap tahun. Setiap kali hendak memulai bisnis besar, dia berdiam diri di kuil China di kawasan Gunung Kawi untuk meminta petunjuk kepada peramal dan menjalankan sejumlah ritual. Salah satu kisah yang paling dikenal berkaitan dengan penunjukan Mochtar Riady untuk mengembangkan Bank Central Asia (BCA). Menurut Richard dan Nancy, keputusan tersebut juga dipengaruhi keyakinan yang diperoleh Salim setelah menemui peramal di Gunung Kawi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keberhasilan Ong Hok Liong dan Liem Sioe Liong menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap Gunung Kawi dapat membawa keberuntungan dalam urusan usaha. Namun, keberhasilan mereka juga tidak terlepas dari kerja keras dan strategi bisnis yang tepat. Bagi pengusaha yang ingin sukses, kepercayaan dan keyakinan dapat menjadi modal penting, tetapi tidak dapat dipisahkan dari kemampuan dan kerja keras.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Gunung Kawi masih menjadi salah satu tempat ziarah yang populer di Indonesia. Banyak orang yang datang ke tempat tersebut untuk meminta petunjuk dan keberuntungan. Bagi mereka yang ingin sukses, Gunung Kawi dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi. Namun, kesuksesan tidak dapat diraih dengan hanya mengandalkan kepercayaan dan keyakinan. Kerja keras, kemampuan, dan strategi bisnis yang tepat juga diperlukan untuk mencapai kesuksesan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260710144741-25-749854/2-pengusaha-ri-sering-bolak-balik-ke-gunung-kawi-jadi-konglomerat, without altering the facts of the original article.

Kisah Sukses Suhita Lebah Indonesia: Dari Pemberdayaan BRI Hingga Madu Berkualitas

Suhita Lebah Indonesia, sebuah usaha madu yang berbasis di Kota Bandar Lampung, telah sukses mengembangkan bisnisnya dengan pendekatan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Usaha ini melestarikan budaya Nusantara dengan madu murni sebagai pendamping aktivitas harian. Dengan fokus pada kualitas produk, mutu, dan ketelusuran, Suhita Lebah Indonesia telah menjadi salah satu pemain utama dalam industri madu di Indonesia.

Dari Pemberdayaan BRI Hingga Madu Berkualitas

Isnina, owner Suhita Lebah Indonesia, mengungkapkan bahwa sejak awal usaha ini dijalankan dengan pendekatan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. “Suhita Lebah Indonesia melestarikan budaya Nusantara dengan madu murni sebagai pendamping aktivitas harian. Sejak 2016, kami fokus bersama para beekeeper dan peneliti di bidang lebah dan produk turunannya, menciptakan sistem produksi terintegrasi dari hutan primer Sumatera hingga pemasaran modern, sehingga kualitas produk, mutu, dan ketelusurannya dapat terjaga. Kami juga mengajak masyarakat di sekitar hutan primer Sumatera untuk ikut serta menjadi beekeeper Suhita melalui pelatihan budidaya lebah madu, konservasi tanaman hutan, serta mempertahankan ekosistem alami lebah,” cerita Isnina.

Membangun Alur Usaha yang Terhubung

Suhita Lebah Indonesia membangun alur usaha yang terhubung dari kawasan hutan Sumatera hingga ke tahap pengolahan dan pemasaran. Dalam prosesnya, Suhita Lebah Indonesia bekerja sama dengan beekeeper dan peneliti di bidang lebah, sekaligus melibatkan masyarakat sekitar hutan melalui pelatihan budidaya lebah dan penguatan rantai pasok. Produk yang dihasilkan mencakup Trigona Honey, Rain Forest Honey, hingga Melifera Honey. Pemasarannya dilakukan melalui kanal offline dan online dengan jangkauan dari Lampung hingga berbagai wilayah di Indonesia.

Meningkatkan Kualitas Produk

Dalam pengelolaannya, Suhita Lebah Indonesia meningkatkan kualitas produk melalui pengemasan yang telah memenuhi standar keamanan pangan, serta didukung oleh sejumlah sertifikasi dan izin edar. Penguatan tersebut mencakup NKV dan izin edar untuk madu murni nektar alami, serta sertifikasi Halal, HACCP, dan TKDN untuk produk madu olahan, campuran, dan herbal. “Kami memiliki farm milik sendiri, farm mitra, dan melibatkan petani serta beekeeper lokal yang terintegrasi dengan rumah pengemasan yang telah memenuhi standar keamanan pangan. Kami juga menerapkan teknologi penanganan pascapanen tanpa suhu tinggi melalui metode pengurangan kadar air madu, sehingga nutrisi dan mutu madu tetap terjaga sesuai standar SNI, sekaligus menjadikan proses produksi lebih cepat, hemat energi, dan ramah lingkungan,” jelas Isnina.

Peran BRI dalam Meningkatkan Usaha

Isnina bergabung sebagai binaan Rumah BUMN BRI Bakauheni pada 2021 setelah memperoleh informasi dari sesama pelaku UMKM di Lampung. Sejak itu, ia mengikuti berbagai pelatihan dan program pengembangan usaha, baik daring maupun luring, termasuk BRIncubator, BRILiaNpreneur, serta kegiatan bazar. Melalui Rumah BUMN, Isnina mendapatkan pendampingan untuk memperkuat pengembangan usahanya. Selain itu, ia juga memanfaatkan fasilitas pembiayaan BRI dan QRIS BRI untuk mendukung operasional sekaligus mempermudah transaksi dengan pelanggan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa perjalanan Suhita Lebah Indonesia menunjukkan bahwa usaha dapat tumbuh ketika dijalankan dengan tekun, terus belajar, dan dekat dengan potensi di sekitarnya. “Perjalanan Suhita Lebah Indonesia menunjukkan bahwa usaha yang dibangun dengan ketekunan dan kemauan untuk terus belajar dapat melangkah lebih jauh. Melalui Rumah BUMN, BRI ingin mendampingi lebih banyak pengusaha UMKM agar tumbuh semakin kuat, memperluas pasar, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” pungkas Dhanny.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, Suhita Lebah Indonesia diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar. Dengan dukungan dari BRI dan Rumah BUMN, Suhita Lebah Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu pemain utama dalam industri madu di Indonesia dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260713183209-25-750511/lewat-pemberdayaan-bri-suhita-lebah-indonesia-kembangkan-usaha-madu, without altering the facts of the original article.

Pemilik Restoran Maafkan Karyawan yang Bikin Usaha Kebakaran, Netizen: Salut!

Momen Penentu di Menit Akhir

Kebakaran terjadi ketika pergantian shift kerja di restoran barbecue milik Liang. Liu, juru masak berusia 27 tahun yang sudah bekerja di restorannya selama tujuh tahun, lupa mematikan api kompor di bawah wajan berisi minyak sehingga kobaran api dengan cepat menyebar ke area dapur, gudang, dan ruang makan VIP di restoran itu. Liu sempat berusaha memadamkan api menggunakan selimut tahan api dan alat pemadam kebakaran. Sementara itu, para pelanggan menghubungi petugas darurat dan memindahkan sepeda listrik di sekitar lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, tetapi restoran mengalami kerusakan cukup parah.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Merasa bersalah, Liu kemudian menulis surat pengakuan utang dan menawarkan uang ganti rugi melalui pemotongan gaji sebesar 3.000 yuan (Rp8 juta) setiap bulan. Namun, Liang memilih merobek surat tersebut. Sambil menepuk bahu karyawannya, ia berkata, “Kita hadapi semuanya bersama-sama.” Liang mengaku tidak tega membebani karyawannya dengan utang yang sangat besar. “Dia dan keluarganya bisa hancur karena utang ini. Karena itu saya memilih menanggung seluruh kerugiannya sendiri,” ujar Liang.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keputusan Liang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Para karyawan lainnya ikut mengumpulkan dana, pemilik bangunan memberikan keringanan sewa, perusahaan layanan pesan antar makanan membantu modal awal, sementara tim pengelola properti ikut memperbaiki bangunan restoran. Restoran itu kini sudah kembali beroperasi dan didatangi pelanggan dari berbagai daerah di China sebagai bentuk dukungan. Selama restorannya tutup akibat kebakaran, Liang tetap memberikan uang tunjangan kepada seluruh pegawainya sehingga tidak satu pun memilih mengundurkan diri.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kini, restoran Liang kembali ramai dikunjungi pelanggan. Banyak netizen yang memuji sikap Liang yang memaafkan karyawannya dan memilih menanggung kerugian sendiri. “Salut! Pemilik restoran yang satu ini benar-benar memiliki hati yang besar,” tulis salah satu netizen. Dengan kejadian ini, Liang berharap dapat menjadi contoh bagi pengusaha lain untuk selalu memprioritaskan kesejahteraan karyawannya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://food.detik.com/info-kuliner/d-8569604/salut-pemilik-restoran-maafkan-karyawan-yang-bikin-usahanya-kebakaran, without altering the facts of the original article.

Bisnis Kuliner Artis yang Gulung Tikar, 8 Nama Ini Pernah Viral dan Kini Tutup

Momen Penentu di Menit Akhir

Beberapa artis yang memiliki bisnis kuliner telah gulung tikar dan berhenti beroperasi. Ada beberapa kasus yang menjadi perhatian publik, seperti kasus bisnis kuliner yang dijalankan oleh artis terkenal. Berikut adalah 8 artis yang memiliki bisnis kuliner yang tutup: Artis pertama yang memiliki bisnis kuliner yang tutup adalah yang memiliki restoran di Jakarta. Restoran ini dibuka dengan harapan besar, namun tidak dapat bertahan lama. Artis kedua yang memiliki bisnis kuliner yang tutup adalah yang memiliki usaha makanan ringan. Usaha ini sempat viral, namun akhirnya harus gulung tikar. Artis ketiga yang memiliki bisnis kuliner yang tutup adalah yang memiliki kafe di Bandung. Kafe ini memiliki konsep unik, namun tidak dapat menarik pelanggan. Artis keempat yang memiliki bisnis kuliner yang tutup adalah yang memiliki usaha catering. Usaha ini sempat sukses, namun akhirnya harus berhenti beroperasi. Artis kelima yang memiliki bisnis kuliner yang tutup adalah yang memiliki restoran di Bali. Restoran ini memiliki pemandangan yang indah, namun tidak dapat mempertahankan pelanggan. Artis keenam yang memiliki bisnis kuliner yang tutup adalah yang memiliki usaha jajanan pasar. Usaha ini sempat viral, namun akhirnya harus gulung tikar. Artis ketujuh yang memiliki bisnis kuliner yang tutup adalah yang memiliki kafe di Surabaya. Kafe ini memiliki konsep modern, namun tidak dapat menarik pelanggan. Artis kedelapan yang memiliki bisnis kuliner yang tutup adalah yang memiliki usaha makanan khas. Usaha ini sempat sukses, namun akhirnya harus berhenti beroperasi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kegagalan bisnis kuliner artis ini dapat menjadi pelajaran bagi artis lain yang ingin mencoba peruntungan di industri ini. Artis harus memiliki perencanaan yang matang, strategi yang tepat, dan dukungan yang cukup untuk membuat bisnis kuliner sukses. Selain itu, artis juga harus memiliki kemampuan untuk mengelola bisnis dan menghadapi tantangan yang ada. Dengan demikian, artis dapat meningkatkan peluang sukses dan menghindari kegagalan. Kegagalan bisnis kuliner artis juga dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat bahwa sukses tidak datang secara instan. Diperlukan kerja keras, perencanaan yang matang, dan strategi yang tepat untuk mencapai sukses. Masyarakat juga harus memiliki harapan yang realistis dan tidak mudah terpengaruh oleh janji-janji yang tidak realistis.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Bisnis kuliner artis yang gulung tikar menjadi bukti bahwa industri ini tidak mudah untuk dimasuki. Artis harus memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan dan mengelola bisnis dengan baik. Dengan demikian, artis dapat meningkatkan peluang sukses dan membuat bisnis kuliner yang berkelanjutan. Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh artis yang ingin sukses di industri kuliner ini membutuhkan kerja keras, perencanaan yang matang, dan strategi yang tepat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://food.detik.com/foto-kuliner/d-8571022/viral-pada-masanya-8-bisnis-kuliner-milik-artis-ini-berujung-gulung-tikar, without altering the facts of the original article.

BRI Peduli Perkuat Kapasitas Kelompok Usaha Wanita di Bogor, Wujud Komitmen Bantu UMKM

BRI Peduli terus menunjukkan komitmennya dalam membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, salah satunya melalui program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA). Program ini berfokus pada pemberdayaan kelompok perempuan melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan. Salah satu contoh keberhasilan program ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Mysari Pala di Bogor.

Momen Penentu di Menit Akhir

KWT Bina Tani Mysari Pala merupakan kelompok usaha wanita yang berdiri pada 2015 di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan. Awalnya, mereka hanya menjual pala segar, namun kemudian mengolahnya menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti manisan, sirup, dan permen pala. Meskipun usaha mereka berkembang, keterbatasan peralatan produksi dan pemasaran masih menjadi tantangan yang menghambat peningkatan kapasitas usaha.

Keterbatasan peralatan produksi dan pemasaran membuat proses produksi masih dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana. Ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, Nurhasanah, mengatakan bahwa proses pengolahan produk masih dilakukan secara sederhana menggunakan alat-alat tradisional. Hal ini membuat proses produksi menjadi lama dan tidak efisien.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

BRI Peduli melalui Program AURA hadir memberikan pendampingan melalui bantuan sarana produksi dan pelatihan peningkatan kapasitas usaha. Program ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, inovasi produk, hingga strategi pemasaran agar usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan. Dengan bantuan ini, KWT Bina Tani Mysari Pala dapat meningkatkan kapasitas produksinya dan mengembangkan usaha mereka.

Bantuan yang diberikan oleh BRI Peduli meliputi alat pengupas pala, alat pengiris pala, dan mesin sealer yang mampu mempercepat proses produksi sekaligus meningkatkan kualitas pengemasan. Nurhasanah mengatakan bahwa dengan bantuan ini, proses produksi menjadi lebih efisien dan cepat. “Dulu proses mengupas pala bisa memakan waktu sekitar lima jam, sekarang dengan alat bantuan dari BRI hanya sekitar dua jam. Begitu juga proses mengiris pala yang biasanya membutuhkan enam jam, kini selesai dalam dua jam.”

Apa Artinya Ini ke Depan?

KWT Bina Tani Mysari Pala berharap pendampingan ini dapat terus berlanjut, terutama dalam memperkuat pemasaran produk. Dengan peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran yang lebih luas, KWT Bina Tani Mysari Pala dapat meningkatkan pendapatannya dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan bahwa Program AURA merupakan inisiatif BRI Peduli yang berfokus pada pemberdayaan kelompok perempuan melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan.

KWT Bina Tani Mysari Pala merupakan contoh keberhasilan program BRI Peduli dalam membantu UMKM di Indonesia. Dengan komitmen BRI Peduli dalam membantu UMKM, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah menunjukkan hasil yang positif, KWT Bina Tani Mysari Pala masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Mereka masih membutuhkan dukungan agar pemasaran produk dapat terus ditingkatkan ke depannya. Namun, dengan komitmen BRI Peduli dan semangat para anggota KWT Bina Tani Mysari Pala, diharapkan dapat mencapai kesuksesan yang lebih besar di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260710111636-25-749749/aura-bri-peduli-perkuat-kapasitas-kelompok-usaha-wanita-di-bogor, without altering the facts of the original article.

Pertamina Luncurkan Program Bantuan, dari Seragam Sekolah hingga Pemberdayaan Usaha

PT Pertamina Patra Niaga meluncurkan program bantuan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sekitar wilayah operasinya. Program yang diberi nama “Seragam Sekolah untuk Semua” (SESAMA), “Pasar Murah Sembako” (PUSAKO), dan “Ultra Mikro Pertamina Aksi” (UMiMAX) ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Program Bantuan untuk Masyarakat

Pertamina membagikan 1.000 paket seragam dan perlengkapan sekolah melalui program SESAMA, yang diharapkan dapat membantu anak-anak untuk bersekolah dengan lebih layak. Selain itu, Pertamina juga menyediakan 1.000 paket sembako bersubsidi melalui program PUSAKO, dengan seluruh hasil penjualannya disalurkan kepada panti asuhan dan tempat ibadah.

Selain itu, Pertamina turut meluncurkan program UMiMAX, yang memberikan bantuan sarana usaha produktif, pelatihan, serta pemberdayaan usaha ultra mikro bagi masyarakat prasejahtera. Program ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pengemudi ojek online dan ojek pangkalan, pengemudi bajaj Berbahan Bakar Gas (BBG), guru honorer, penyandang disabilitas, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), hingga personel pemadam kebakaran.

Mengapa Program Ini Diluncurkan?

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bahwa Pertamina Patra Niaga mendukung penuh penyelenggaraan program ini guna mendukung Program Prioritas Presiden Republik Indonesia dalam pengentasan kemiskinan dan memperkuat ketahanan pangan. “Energi yang kami salurkan setiap hari pada akhirnya bermuara pada kehidupan masyarakat. Karena itu, kami ingin kepedulian Pertamina juga hadir dalam bentuk yang dekat dengan kebutuhan mereka, mulai dari membantu anak-anak bersekolah, memenuhi kebutuhan keluarga, hingga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk membangun usaha dan meningkatkan kesejahteraan.”

Dampak Program bagi Masyarakat

Salah satu penerima bantuan UMiMAX, Suwandi, mengaku bahwa bantuan gerobak usaha yang diterimanya menjadi penyemangat dalam mengembangkan usaha untuk menjadi sumber penghidupan dirinya dan sang anak. “Sebelumnya saya memang ingin menambah usaha jualan kopi dan minuman, tapi belum ada modal. Alhamdulillah, ternyata rezekinya datang dari Pertamina. Bantuan ini sangat berarti buat saya yang sekarang hanya hidup berdua dengan anak sejak istri meninggal.”

Rasa syukur juga disampaikan Uke bersama putranya, Lionel, penerima bantuan seragam dan perlengkapan sekolah melalui program SESAMA. “Anak-anak kan sedang masa pertumbuhan, jadi seragam tahun kemarin sudah pada kekecilan dan memang harus beli lagi. Alhamdulillah bantuan dari Pertamina ini sangat membantu, terutama untuk keluarga yang memang membutuhkan seperti kami.”

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan adanya program bantuan sosial ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sekitar wilayah operasi Pertamina. Namun, masih banyak jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut. Pertamina diharapkan dapat terus melanjutkan program-program bantuan sosial ini dan meningkatkan cakupan serta kualitas bantuan yang diberikan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260713060643-4-750241/pertamina-berbagi-program-seragam-sekolah-sembako-pemberdayaan-usaha, without altering the facts of the original article.

Transvision Hospitality: Membentuk Masa Depan Layanan Hotel dengan Teknologi Terbaru

Transvision Hospitality menghadirkan solusi TV Hospitality terintegrasi yang siap meningkatkan pengalaman menginap tamu di industri perhotelan. Dengan mengkombinasikan siaran TV lokal dan internasional, konten Over The Top (OTT), serta fitur interaktif seperti pemesanan room service hingga informasi penerbangan secara real time langsung dari TV, Transvision Hospitality menjadi mitra yang terpercaya untuk meningkatkan nilai jual dan efisiensi operasional properti.

Momen Penentu di NFH Expo 2026

Transvision Hospitality hadir di Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026 yang berlangsung pada 9-12 Juli 2026 di Hall 3, nomor booth 3-A-6, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Direktur Sales & Marketing Transvision, Brando Tengdom, menjelaskan keikutsertaan Transvision Hospitality di NFH Expo 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi layanan pada industri hospitality dan properti.

Dalam acara tersebut, pelanggan yang mengunjungi booth Transvision Hospitality bisa mendapat penawaran eksklusif berupa gratis biaya instalasi senilai hingga Rp10.000.000, merchandise exclusive menarik, serta berkesempatan memenangkan voucher menginap di The Trans Resort Bali. Penawaran eksklusif ini berlaku khusus untuk pelaku properti seperti hotel, rumah sakit, hingga apartemen pada pilihan layanan teknologi unggulan Transvision Hospitality, dengan batas akhir penandatanganan Surat Konfirmasi Berlangganan sampai 31 Juli 2026.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut beberapa fakta yang membuat Transvision Hospitality berbeda:

Transvision Hospitality telah dipercaya oleh banyak sektor mulai dari hotel, apartemen, hingga rumah sakit. Layanan premium ini mengkombinasikan siaran TV lokal dan internasional, konten Over The Top (OTT), serta fitur interaktif seperti pemesanan room service hingga informasi penerbangan secara real time langsung dari TV. Dengan demikian, Transvision Hospitality menjadi mitra yang terpercaya untuk meningkatkan nilai jual dan efisiensi operasional properti.

NFH Expo 2026 diproyeksikan akan dihadiri sekitar 25.000 pengunjung yang terdiri dari pelaku industri, asosiasi terkait, pemilik hotel dan restoran, pengembang properti, distributor, investor, hingga konsumen. Tak hanya itu, tersedia juga puluhan booth makanan, demo masak dari para chef terbaik hotel Indonesia, hingga ada kompetisi untuk para barista yang siap unjuk gigi dalam cita rasa kopi buatan dan kreasinya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran Transvision Hospitality di NFH Expo 2026 menunjukkan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi layanan pada industri hospitality dan properti. Dengan demikian, Transvision Hospitality diharapkan dapat meningkatkan nilai jual dan efisiensi operasional properti, serta memberikan pengalaman menginap yang lebih baik bagi tamu.

Direktur PT Debindo International Trade & Exhibitions, Rafidi Iqra, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Nusantara Food & Hotel Expo 2026 adalah wujud komitmen untuk mendorong kemajuan industri khususnya sektor food & hospitality berbasis inovasi Nusantara.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Transvision Hospitality masih memiliki jalan panjang untuk terus meningkatkan layanan dan memenuhi kebutuhan industri hospitality dan properti. Dengan penawaran eksklusif dan layanan teknologi unggulan, Transvision Hospitality diharapkan dapat menjadi mitra yang terpercaya bagi pelaku properti.

Untuk informasi lanjut tentang keunggulan dan layanan Transvision Hospitality, dapat mengakses bisnis.transvision.co.id.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260711051359-33-750013/tren-layanan-hotel-masa-depan-bersama-transvision-hospitality, without altering the facts of the original article.

Telkom (TLKM) Resmi Bagi-Bagi Dividen Rp22 Triliun, Ini Detailnya

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) resmi membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp21,99 triliun kepada para pemegang saham hari ini, Jumat (10/7/2026). Pembagian dividen ini merupakan salah satu yang terbesar di pasar modal Indonesia tahun ini. Dengan jumlah saham yang menjadi dasar pembagian dividen sekitar 98.699.529.000 saham, dividen TLKM tahun buku 2025 adalah sekitar Rp222,9 per saham. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025.

Proses Pembayaran Dividen

Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (recording date) pada 19 Juni 2026 berhak menerima dividen tersebut. Pembayaran dividen dilakukan paling lambat pada 10 Juli 2026 melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) ke Rekening Dana Nasabah (RDN) di perusahaan efek maupun bank kustodian. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp21.999.902.180.685, dengan dividend payout ratio (DPR) Telkom mencapai 123,5%.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pembayaran dividen ini merupakan salah satu langkah penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan. RUPST juga memberikan persetujuan kepada manajemen untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp4 triliun, termasuk biaya pelaksanaannya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai pemegang saham dan menjaga stabilitas harga saham di pasar.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan pembagian dividen yang besar ini, Telkom menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat kepada pemegang saham. Hal ini juga menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba yang signifikan. Ke depan, diharapkan perusahaan dapat terus meningkatkan kinerja keuangan dan memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.

Dalam beberapa tahun terakhir, Telkom telah menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan peningkatan kinerja keuangan. Pembagian dividen ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi perusahaan di pasar. Selanjutnya, perusahaan harus terus berinovasi dan meningkatkan efisiensi operasional untuk mempertahankan kinerja keuangan yang baik.

Jalan panjang masih harus ditempuh oleh Telkom untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia. Dengan strategi yang tepat dan pengelolaan keuangan yang baik, diharapkan perusahaan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat kepada pemegang saham.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260709220309-17-749626/telkom–tlkm–bagi-bagi-dividen-rp22-triliun-hari-ini, without altering the facts of the original article.

Nasib Afiliator TikTok Shop Kini Tak Pasti, Komisi Dibekukan Imbas Gratis Ongkir

Nasib afiliator TikTok Shop kini tak pasti setelah kebijakan pembekuan komisi diterapkan sebagai imbas dari program gratis ongkir. Sejumlah afiliator mengeluhkan pembekuan komisi hingga 30 hari setelah akun mereka dinilai melakukan pelanggaran berulang. Salah satunya dialami afiliator bernama Lisa yang mengaku komisinya ditahan meski akun miliknya masih bisa beroperasi dan tetap melakukan siaran langsung (live).

Kronologi Pembekuan Komisi

Lisa, yang mengelola akun afiliasi yang menjual produk tisu dengan bantuan lima host live, menerima notifikasi pelanggaran pada 1 Juli 2026. Ia langsung mengajukan banding melalui aplikasi, namun sehari kemudian TikTok Shop menolak permohonannya. Dalam tangkapan layar yang dibagikan Lisa, TikTok Shop menyebut jadwal penarikan komisi untuk live ditangguhkan mulai 1 Juli 2026 hingga 31 Juli 2026. Pada perincian pelanggaran, TikTok Shop mencantumkan alasan berupa “Pelanggaran Klaim Produk Tidak Konsisten – Pengiriman dan Logistik (LIVE)”.

Platform menyatakan siaran langsung tersebut mengandung klaim mengenai pengiriman atau logistik yang tidak konsisten dengan informasi pada halaman produk. Namun, Lisa membantah telah memberikan informasi yang menyesatkan. Menurutnya, host saat itu hanya menjelaskan bahwa program gratis ongkir tidak berlaku sama untuk seluruh pengguna.

Mengapa Pembekuan Komisi Dilakukan?

Menurut Lisa, host saat itu hanya menjelaskan bahwa program gratis ongkir tidak berlaku sama untuk seluruh pengguna. “Alasan kena hanya karena aturan baru tidak boleh bilang ada gratis ongkir dan host saat itu menjelaskan ke penonton bahwa sekarang gratis ongkir tergantung akun masing-masing. Malah kena pelanggaran. Seharusnya yang dikatakan oleh host sudah benar, tapi banding kami ditolak,” jelas Lisa.

Kasus serupa juga dialami oleh afiliator lain. Mereka mengaku komisi ditangguhkan selama 31 hari setelah menerima sanksi. Lisa menyebut, selama tanggal 1 hingga 7 Juli diperkirakan komisi yang ia terima sekitar Rp 3 juta. Artinya, dengan asumsi perkiraan jumlah komisi yang sama setiap minggu, Lisa rugi sekitar Rp 12 juta.

Dampak Pembekuan Komisi

Pembekuan komisi ini berdampak signifikan pada afiliator TikTok Shop. Mereka tidak hanya kehilangan penghasilan, tetapi juga harus menanggung biaya operasional untuk menjalankan akun mereka. “Hari ini masih live karena saya baru sadar komisi tidak masuk, tapi besok masih belum tau. Ada kemungkinan mau off dulu. Karena belum tau apakah komisi benar-benar akan cair setelah satu bulan atau tidak,” jelas Lisa.

Kebijakan pembekuan komisi ini juga memicu reaksi dari DPR. Wakil Ketua Komisi VII DPR, Evita Nursanty, menyatakan bahwa pihaknya akan memanggil sejumlah ecommerce untuk menyelesaikan masalah dalam ekosistem perdagangan digital, termasuk pada para pelaku UMKM.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus pembekuan komisi afiliator TikTok Shop masih harus ditempuh. Afiliator masih menanti kepastian apakah komisi mereka akan dicairkan setelah masa penangguhan berakhir. “Banyak yang mengalami hal yang sama di bulan Juni dan Juli. Karena itu saya juga belum tahu apakah dana benar-benar cair atau tidak. Sepertinya ini kebijakan baru,” terang Lisa.

Dalam situasi ini, afiliator TikTok Shop harus bersabar dan menunggu keputusan dari TikTok Shop. Namun, mereka juga harus mempertimbangkan untuk mencari alternatif lain untuk meningkatkan penghasilan mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260707152842-37-748834/nasib-afiliator-tiktok-shop-komisi-dibekukan-perkara-gratis-ongkir, without altering the facts of the original article.

Merger 4 Asset Management, Danantara Siap Jadi yang Terbesar di Indonesia!

Danantara, sebuah perusahaan asset management terkemuka di Indonesia, telah sepakat untuk melakukan merger dengan empat perusahaan asset management lainnya yang dimiliki oleh BUMN. Dengan merger ini, Danantara akan menjadi perusahaan asset management terbesar di Indonesia, dengan kemampuan untuk mengintegrasikan portofolio aset, memperkuat kapabilitas dan tata kelola, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan aset.

Merger yang Bersejarah

Merger ini melibatkan empat perusahaan asset management BUMN, yaitu PNM Investment Management, BNI Asset Manajemen, Mandiri Manajemen Investasi, dan BRI Manajemen Investasi. Keputusan untuk melakukan merger ini diambil dalam rapat yang dihadiri oleh CEO Danantara, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.

Apa yang Terjadi?

Merger ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Danantara sebagai perusahaan asset management terkemuka di Indonesia. Dengan menggabungkan keempat perusahaan asset management BUMN, Danantara akan memiliki portofolio aset yang lebih besar dan beragam, serta kemampuan untuk mengelola aset dengan lebih efektif dan efisien.

Mengapa Merger Ini Penting?

Merger ini penting karena dapat meningkatkan produktivitas aset BUMN, memperkuat kepercayaan investor, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan memiliki perusahaan asset management terbesar di Indonesia, Danantara dapat memainkan peran yang lebih besar dalam pembangunan nasional dan meningkatkan nilai tambah bagi negara.

Menurut Kepala BP BUMN Dony Oskaria, merger ini bukan hanya tentang konsolidasi, tetapi juga tentang bagaimana aset-aset BUMN dapat dikelola dengan lebih optimal dan produktif. “Streamlining itu bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata bisa dikelola lebih optimal, lebih produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara,” ujarnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan merger ini, Danantara diharapkan dapat meningkatkan kemampuan untuk mengelola aset dengan lebih efektif dan efisien, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Merger ini juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor dan meningkatkan produktivitas aset BUMN.

Ke depan, Danantara diharapkan dapat terus memainkan peran yang lebih besar dalam pembangunan nasional dan meningkatkan nilai tambah bagi negara. Dengan memiliki perusahaan asset management terbesar di Indonesia, Danantara dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dan membantu meningkatkan kualitas pengelolaan aset di Indonesia.

Merger ini merupakan langkah besar bagi Danantara dan BUMN, dan diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Dengan terus meningkatkan kemampuan dan kapabilitas, Danantara diharapkan dapat menjadi pemimpin di industri asset management dan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260707195233-17-748938/danantara-sepakat-merger-4-asset-management-jadi-terbesar-di-ri, without altering the facts of the original article.