Kisah Sukses Suhita Lebah Indonesia: Dari Pemberdayaan BRI hingga Usaha Madu yang Berkembang

Suhita Lebah Indonesia, sebuah usaha madu yang berbasis di Kota Bandar Lampung, telah sukses mengembangkan bisnisnya dengan pendekatan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dengan fokus pada kualitas produk dan keterlibatan masyarakat lokal, Suhita Lebah Indonesia telah menjadi contoh sukses bagi usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Usaha ini melestarikan budaya Nusantara dengan madu murni sebagai pendamping aktivitas harian.

Kisah Sukses dengan Pendekatan Terintegrasi

Owner Suhita Lebah Indonesia, Isnina, mengungkapkan bahwa sejak awal, usaha ini dijalankan dengan pendekatan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. “Kami melestarikan budaya Nusantara dengan madu murni sebagai pendamping aktivitas harian. Sejak 2016, kami fokus bersama para beekeeper dan peneliti di bidang lebah dan produk turunannya, menciptakan sistem produksi terintegrasi dari hutan primer Sumatera hingga pemasaran modern, sehingga kualitas produk, mutu, dan ketelusurannya dapat terjaga,” cerita Isnina.

Suhita Lebah Indonesia membangun alur usaha yang terhubung dari kawasan hutan Sumatera hingga ke tahap pengolahan dan pemasaran. Dalam prosesnya, Suhita Lebah Indonesia bekerja sama dengan beekeeper dan peneliti di bidang lebah, sekaligus melibatkan masyarakat sekitar hutan melalui pelatihan budidaya lebah dan penguatan rantai pasok. Produk yang dihasilkan mencakup Trigona Honey, Rain Forest Honey, hingga Melifera Honey.

Meningkatkan Kualitas Produk dan Keterlibatan Masyarakat

Dalam pengelolaannya, Suhita Lebah Indonesia meningkatkan kualitas produk melalui pengemasan yang telah memenuhi standar keamanan pangan, serta didukung oleh sejumlah sertifikasi dan izin edar. Penguatan tersebut mencakup NKV dan izin edar untuk madu murni nektar alami, serta sertifikasi Halal, HACCP, dan TKDN untuk produk madu olahan, campuran, dan herbal.

“Kami memiliki farm milik sendiri, farm mitra, dan melibatkan petani serta beekeeper lokal yang terintegrasi dengan rumah pengemasan yang telah memenuhi standar keamanan pangan. Kami juga menerapkan teknologi penanganan pascapanen tanpa suhu tinggi melalui metode pengurangan kadar air madu, sehingga nutrisi dan mutu madu tetap terjaga sesuai standar SNI, sekaligus menjadikan proses produksi lebih cepat, hemat energi, dan ramah lingkungan,” jelas Isnina.

Peran BRI dalam Mendukung Usaha Kecil dan Menengah

Isnina bergabung sebagai binaan Rumah BUMN BRI Bakauheni pada 2021 setelah memperoleh informasi dari sesama pelaku UMKM di Lampung. Sejak itu, ia mengikuti berbagai pelatihan dan program pengembangan usaha, baik daring maupun luring, termasuk BRIncubator, BRILiaNpreneur, serta kegiatan bazar. Melalui Rumah BUMN, Isnina mendapatkan pendampingan untuk memperkuat pengembangan usahanya.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa perjalanan Suhita Lebah Indonesia menunjukkan bahwa usaha dapat tumbuh ketika dijalankan dengan tekun, terus belajar, dan dekat dengan potensi di sekitarnya. “Perjalanan Suhita Lebah Indonesia menunjukkan bahwa usaha yang dibangun dengan ketekunan dan kemauan untuk terus belajar dapat melangkah lebih jauh. Melalui Rumah BUMN, BRI ingin mendampingi lebih banyak pengusaha UMKM agar tumbuh semakin kuat, memperluas pasar, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” pungkas Dhanny.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ke depan, Suhita Lebah Indonesia diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas produk dan keterlibatan masyarakat lokal. Dengan demikian, usaha ini dapat menjadi contoh sukses bagi UKM lainnya di Indonesia dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Suhita Lebah Indonesia telah menunjukkan bahwa dengan pendekatan terintegrasi dan keterlibatan masyarakat lokal, usaha kecil dan menengah dapat tumbuh dan berkembang dengan sukses.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260713183209-25-750511/lewat-pemberdayaan-bri-suhita-lebah-indonesia-kembangkan-usaha-madu, without altering the facts of the original article.

Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Sukuk Rp24,12 Miliar, Apa Penyebabnya?

PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan keterlambatan pembayaran imbal jasa Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I Tahun 2024 Seri A-C periode ke-6 sebesar Rp24,12 miliar. Pembayaran yang seharusnya dilakukan pada 7 Juli 2026 tidak dapat dilaksanakan karena kondisi kas perusahaan yang terbatas. Keterlambatan ini telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Pos Indonesia berencana untuk mengajukan permohonan penundaan pembayaran.

Fakta dan Kronologi Keterlambatan Pembayaran

Menurut keterbukaan informasi yang disampaikan kepada OJK, PT Pos Indonesia memiliki kewajiban pembayaran imbal jasa sukuk sebesar Rp24.118.750.000 yang dijadwalkan pada 7 Juli 2026. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, perusahaan belum dapat melaksanakan kewajiban pembayaran tersebut. Dana pembayaran seharusnya telah efektif masuk ke rekening KSEI pada 7 Juli 2026 sebelum pukul 14.00 WIB.

Manajemen Pos Indonesia menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran disebabkan oleh kondisi kas perusahaan yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pembayaran. Sebagai tindak lanjut, Pos Indonesia telah mengirimkan surat kepada KSEI pada 7 Juli 2026 untuk mengajukan permohonan penundaan pembayaran bunga atau imbal jasa sukuk periode ke-6.

Mengapa Keterlambatan Pembayaran Terjadi dan Apa Dampaknya?

Keterlambatan pembayaran imbal jasa sukuk oleh Pos Indonesia menunjukkan adanya tekanan keuangan yang dialami oleh perusahaan. Kondisi kas yang terbatas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penurunan pendapatan atau peningkatan biaya operasional. Hal ini dapat berdampak pada kepercayaan investor dan kreditor terhadap kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan di masa depan.

Dampak lainnya adalah potensi kerugian bagi investor yang telah mempercayakan dana mereka kepada Pos Indonesia melalui sukuk. Penundaan pembayaran dapat menyebabkan kerugian finansial dan mengurangi kepercayaan investor terhadap perusahaan. Oleh karena itu, Pos Indonesia perlu segera mengatasi masalah keuangan mereka dan melaksanakan kewajiban pembayaran kepada investor.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pos Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk memulihkan kondisi keuangan mereka dan memenuhi kewajiban kepada investor. Perusahaan perlu melakukan upaya untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya operasional. Selain itu, Pos Indonesia juga perlu meningkatkan transparansi dan komunikasi dengan investor dan kreditor untuk memulihkan kepercayaan.

Dengan demikian, keterlambatan pembayaran imbal jasa sukuk oleh Pos Indonesia dapat menjadi pelajaran bagi perusahaan untuk lebih memperhatikan kondisi keuangan mereka dan melaksanakan kewajiban keuangan dengan tepat waktu. Investor dan kreditor juga perlu terus memantau kondisi keuangan perusahaan dan melakukan evaluasi terhadap risiko investasi mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260714114604-25-750660/kas-tak-cukup-pos-indonesia-tunda-bayar-imbal-sukuk-rp2412-miliar, without altering the facts of the original article.

Lowongan Kerja OJK: Cari Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral, Daftar Sekarang!

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang bagi profesional yang ingin mendaftar sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral. Pemilihannya akan diatur lewat Panitia Seleksi (Pansel). Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, bursa ini rencananya akan beroperasi efektif pada 1 Januari 2027.

Tentang Bursa Mineral

Bursa Mineral dinilai bisa mendorong efisiensi dan transparansi pasar, manajemen risiko, akses ke pembiayaan, efisiensi rantai pasok, hingga meningkatkan daya saing hilirisasi. Kehadiran bursa ini juga diharapkan menjadi pusat perdagangan dan referensi harga yang diakui di tingkat regional maupun global.

Apa yang Terjadi?

Kiki, Ketua Dewan Komisioner OJK, mengungkapkan bahwa pihaknya bakal membuka pendaftaran bagi calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Pendaftaran akan dibuka melalui Pansel. Selain itu, OJK juga harus mempersiapkan infrastruktur dan aturan turunan untuk mendukung operasional bursa ini.

Mengapa dan Dampak

Mengapa bursa ini penting? Selama ini, mineral dan komoditas Indonesia dinilai under invoicing, bukan hanya harga, tapi juga volume. Indonesia merupakan negara penghasil mineral di dunia, bahkan batu bara mencakup 43% dalam perdagangan internasional. Dengan kehadiran bursa ini, pemerintah ingin memperkuat tata kelola dan meningkatkan penerimaan pajak dan retribusi.

Dampak ke depannya, bursa ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi pasar, serta meningkatkan daya saing hilirisasi. Selain itu, kehadiran bursa ini juga dapat menjadi pusat perdagangan dan referensi harga yang diakui di tingkat regional maupun global.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

OJK masih memiliki pekerjaan rumah yang panjang untuk mempersiapkan bursa ini. Mereka harus mempersiapkan infrastruktur, aturan turunan, dan sumber daya manusia yang kompeten. Namun, dengan kehadiran bursa ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi pasar, serta meningkatkan daya saing hilirisasi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260715191805-17-751117/loker-ojk-buka-pendaftaran-kepala-eksekutif-pengawas-bursa-mineral, without altering the facts of the original article.

Mau Jadi Bos Alfamart? Segini Modal yang Dibutuhkan untuk Buka Usaha Sendiri di 2026

Jika Anda ingin menjadi bos Alfamart, Anda perlu mengetahui bahwa membuka usaha sendiri sebagai franchisee Alfamart membutuhkan modal yang tidak kecil. Berdasarkan informasi dari sumber resmi, ada tiga jenis kerja sama franchise Alfamart yang dapat dipilih, yaitu franchise gerai baru, franchise gerai baru – konversi, dan franchise gerai take over. Masing-masing memiliki ketentuan dan biaya yang berbeda.

Modal yang Dibutuhkan untuk Membuka Alfamart

Untuk membuka Alfamart baru, Anda perlu membayar franchise fee sebesar Rp45 juta untuk 5 tahun. Selain itu, Anda juga perlu menyediakan dana untuk cash register dan sistem informasi ritel. Estimasi investasi untuk membuka Alfamart baru diperkirakan sekitar Rp 800 juta, namun nilai ini dapat berubah tergantung kondisi pada saat proses pembukaan gerai.

Franchise gerai baru – konversi adalah program yang ditawarkan kepada pemilik toko minimarket lokal atau kelontong yang ingin mengembangkan usahanya lebih besar. Dalam program ini, Alfamart memberikan pengakuan barang dagangan milik toko minimarket lokal atau kelontong sebagai barang dagangan untuk stok pembukaan gerai franchise Alfamart. Selain itu, rak milik toko minimarket lokal atau kelontong dapat digunakan dan diakui sebagai pengurangan biaya investasi.

Tiga Jenis Kerja Sama Franchise Alfamart

Alfamart menawarkan tiga jenis kerja sama franchise, yaitu franchise gerai baru, franchise gerai baru – konversi, dan franchise gerai take over. Franchise gerai take over adalah kerja sama yang dilakukan dengan membeli gerai Alfamart yang sudah beroperasi dengan harga “paket” yang telah ditentukan. Besaran modal untuk jenis franchise gerai take over bervariasi mulai dari Rp 800 juta.

Biaya Royalti Alfamart

Bagi mitra yang membuka gerai Alfamart akan dikenakan royalti. Biaya ini dihitung secara progresif dari penjualan bersih gerai yang bersangkutan dan belum termasuk pajak. Tarif royalti yang dikenakan adalah sebagai berikut: penjualan bersih Rp 0 sampai Rp 150.000.000: royalti 0%, penjualan bersih Rp 150.000.001 sampai Rp 175.000.000: royalti 1%, dan seterusnya.

Syarat Membuka Gerai Alfamart

Siapapun bisa membuka gerai Alfamart lewat kerja sama waralaba. Namun, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, yaitu memiliki minat di industri minimarket, warga Negara Indonesia dengan Badan Usaha, sudah atau akan memiliki lokasi tempat usaha dengan luas area sales minimal 100 m2, dan memenuhi persyaratan perizinan seperti Izin Tetangga, Izin Domisili, SIUP, TDP/NIB, NPWP, NPPKP, STPW, IUTM.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Membuka usaha sebagai franchisee Alfamart dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Namun, perlu diingat bahwa kesuksesan usaha ini juga tergantung pada kemampuan manajemen dan strategi pemasaran yang diterapkan. Oleh karena itu, calon franchisee perlu mempertimbangkan secara matang sebelum membuat keputusan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Alfamart telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan menjadi salah satu jaringan minimarket terbesar di Indonesia. Dengan demikian, menjadi franchisee Alfamart dapat menjadi kesempatan untuk bergabung dengan jaringan bisnis yang sudah ter-established dan memiliki reputasi baik.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh calon franchisee Alfamart adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan dan kompetisi di pasar. Dengan memahami syarat dan ketentuan yang berlaku, serta mempersiapkan diri dengan baik, diharapkan calon franchisee dapat mencapai kesuksesan dalam menjalankan usaha sebagai franchisee Alfamart.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260716082749-17-751180/mau-punya-alfamart-sendiri-segini-modal-yang-dibutuhkan-di-2026, without altering the facts of the original article.

Purbaya Gerak Cepat Lunasi Utang KCIC, Proses Administrasi di Danantara Jadi Fokus Utama

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah masih menunggu proses administrasi penyerahan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dari BPI Danantara untuk menjalankan skema penyelesaian utang perusahaan tersebut. Purbaya menyebut bahwa pada prinsipnya mekanisme penyelesaian utang KCIC sudah ditetapkan. Namun, proses pelaksanaannya baru akan dilakukan setelah ada proses penyerahan KCIC ke Kementerian Keuangan.

Proses Administrasi Jadi Fokus Utama

Purbaya mengatakan bahwa dirinya mendapat arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan utang KCIC. Namun, dia memastikan ada skema khusus yang disiapkan meskipun tidak harus menggunakan dana APBN. “KCIC-nya. Kan sekarang masih di Danantara, nanti akan diserahkan ke saya. Karena kan perintah Pak Presiden kita yang beresin gitu. Tapi gak harus APBN kepake, saya punya skema tertentu di mana ada tools-tools, vehicle-vehicle kita di luar yang sekarang ada bisa menangani KCIC,” tuturnya.

Mengapa Proses Ini Penting?

Proses penyerahan KCIC dari Danantara ke Kementerian Keuangan ini penting karena akan menentukan langkah selanjutnya dalam penyelesaian utang perusahaan tersebut. Utang KCIC merupakan salah satu isu yang cukup kompleks dan memerlukan penanganan yang tepat. Dengan adanya skema khusus yang disiapkan oleh Kementerian Keuangan, diharapkan utang KCIC dapat diselesaikan dengan efektif dan efisien.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan penyelesaian utang KCIC, diharapkan perusahaan tersebut dapat beroperasi dengan lebih stabil dan efektif. Selain itu, penyelesaian utang ini juga dapat memberikan dampak positif pada perekonomian Indonesia secara keseluruhan. “Ini lagi proses administrasinya. Itu udah diputusin, sebenernya udah putus tinggal proses administrasinya sedang berjalan. Begitu Danantara-nya kita clear udah selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke Presiden,” terangnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Purbaya menegaskan bahwa pengambilalihan KCIC ini sudah menjadi keputusan. Saat ini, proses administrasi sedang berlangsung di Danantara, meskipun dia belum bisa memastikan proses pengambilalihan itu bisa selesai. Purbaya juga membantah rencana untuk mengubah KCIC menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Namun, dia menegaskan bahwa skema penyelesaian utang itu sudah disiapkan, meskipun implementasinya masih menunggu rampungnya proses penyerahan perusahaan dari Danantara.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260716060849-4-751146/purbaya-siap-bereskan-utang-kcic-tunggu-administrasi-di-danantara, without altering the facts of the original article.

Purbaya Klaim Sukses: Pinjaman Kopdes Rp3 M dari Himbara Terbayar

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih atau KDKMP akan memperoleh akses pembiayaan melalui pinjaman perbankan senilai Rp 3 miliar dari Himbara. Pinjaman ini akan digunakan untuk mendukung permodalan, operasional, dan perluasan usaha KDKMP. Purbaya yakin bahwa dana sebesar Rp 3 miliar ini cukup untuk permodalan dan operasional.

Pinjaman Rp3 M dari Himbara

Purbaya menjelaskan bahwa pinjaman ini akan dipakai untuk mendukung permodalan, operasional, dan perluasan usaha KDKMP. “Ya, Rp 3 miliar itu itu,” katanya kepada pewarta di Istana Negara, Rabu malam (15/7/2026). Nantinya, pinjaman ini akan digunakan untuk membiayai operasional dan perluasan usaha KDKMP. Purbaya menambahkan bahwa pemerintah tetap akan memastikan pelunasan angsuran pinjaman KDKMP kepada bank-bank Himbara tepat waktu dalam jangka enam tahun.

Mengapa Pinjaman Ini Penting?

Pinjaman ini penting karena KDKMP memerlukan modal untuk meningkatkan usahanya. Dengan adanya pinjaman ini, KDKMP dapat meningkatkan operasional dan perluasan usaha. Pemerintah juga memastikan bahwa pinjaman ini dijamin oleh dana desa, sehingga risiko kerugian dapat diminimalkan. “Kewajiban saya adalah membayar cicilan pinjaman KDKMP ke bank-bank Himbara kan, cicil 6 tahun clear jadi sudah ke situ. Risiko saya terbatas sekali karena sebagian kan dicicil dari uang dana desa, 2/3 dari dana desa masuk situ,” tegas Purbaya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pinjaman ini diharapkan dapat membantu KDKMP meningkatkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya pinjaman ini, KDKMP dapat meningkatkan operasional dan perluasan usaha, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga berharap bahwa pinjaman ini dapat menjadi contoh bagi koperasi lain untuk meningkatkan usahanya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski pinjaman ini telah disetujui, namun masih ada jalan panjang yang harus ditempuh oleh KDKMP. KDKMP masih harus meningkatkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga masih harus memastikan bahwa pinjaman ini digunakan secara efektif dan efisien. Dengan adanya pinjaman ini, diharapkan KDKMP dapat meningkatkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260716074433-4-751170/purbaya-pastikan-pinjaman-kopdes-rp3-m-dari-himbara-cukup, without altering the facts of the original article.

Olivier Rousteing Resmi Pimpin Rabanne, Tinggalkan Balmain Setelah Berapa Tahun?

Olivier Rousteing resmi ditunjuk sebagai direktur kreatif baru Rabanne, meninggalkan Balmain setelah 16 tahun bergabung. Ia memulai tugasnya pada 6 Juli 2026 dan akan memperkenalkan koleksi pre-fall pada November mendatang, sebelum menggelar debut peragaan busananya di Paris Fashion Week pada Maret 2027. Penunjukan ini menandai babak baru bagi rumah mode milik Puig setelah berakhirnya kepemimpinan Julien Dossena yang berlangsung selama 13 tahun. Olivier Rousteing membawa pengalaman luasnya ke Rabanne, sebuah merek yang sejak lama ia kagumi karena semangat eksperimental dan keberaniannya menabrak pakem mode.

Karir Olivier Rousteing di Balmain dan Ketertarikannya pada Rabanne

Sebelum bergabung dengan Rabanne, Olivier Rousteing menghabiskan 16 tahun kariernya di Balmain, termasuk 14 tahun sebagai direktur kreatif. Selama masa jabatannya, ia berhasil memperluas pengaruh Balmain melalui media sosial, kolaborasi budaya pop, serta pendekatan desain yang berani. Ketertarikan Rousteing terhadap Rabanne ternyata bermula sejak masa kecil, ketika ia pertama kali mengenal karya Paco Rabanne melalui sebuah dokumenter televisi yang menampilkan rancangan futuristis sang desainer. Ia mengaku terinspirasi oleh karya Paco Rabanne yang berani menjadikan logam, PVC, dan material tak lazim sebagai busana ketika dunia mode masih didominasi gaun konvensional.

Mengapa Olivier Rousteing Bergabung dengan Rabanne?

Olivier Rousteing melihat Rabanne sebagai sosok yang berani dan memiliki semangat eksperimental yang sama dengan filosofi kreatifnya. Ia ingin menjaga semangat itu sekaligus membawanya ke era baru. Rousteing menyatakan dirinya ingin menghadirkan hubungan yang lebih erat antara koleksi busana dan produk kecantikan sehingga keduanya berkembang dalam satu narasi kreatif. “Akan ada satu alur cerita: mode dan kecantikan bertemu, itulah peran saya,” kata Rousteing. Pengalaman Rousteing diharapkan dapat memperkuat posisi Rabanne di industri mode global dan membantu perusahaan dalam mengembangkan ekosistem yang menghubungkan mode, kecantikan, dan inovasi secara berkelanjutan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran Olivier Rousteing di Rabanne diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perusahaan. Presiden Prestige and Fashion Brands Puig, Ana Trias, menilai sang desainer memiliki kemampuan membangun hubungan kuat dengan generasi baru tanpa menghilangkan identitas rumah mode yang sudah mapan. Rabanne hingga kini masih dikenal melalui penggunaan metal mesh, kepingan logam, serta kombinasi warna perak dan emas yang menjadi ciri khasnya. Dengan pengalaman dan kemampuan Rousteing, Rabanne diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi pemain utama di industri mode global.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Olivier Rousteing kini menyambut tantangan baru dengan optimisme. Ia ingin mewujudkan visinya untuk Rabanne dan membawa perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan koleksi pre-fall yang akan diperkenalkan pada November mendatang, Rousteing diharapkan dapat menghadirkan sesuatu yang baru dan menarik bagi penggemar mode. Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh Rousteing dan Rabanne akan menjadi menarik untuk diikuti, terutama dalam mewujudkan visi dan misi perusahaan di era baru.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8246240/tinggalkan-balmain-olivier-rousteing-kini-pimpin-rabanne, without altering the facts of the original article.

Lowongan Kerja Massal: Pabrik iPhone Buka 8.900 Posisi, Apa Syaratnya?

Tata Consultancy Services, sebuah perusahaan teknologi informasi asal India yang juga merupakan pabrik pembuat iPhone, baru-baru ini mengumumkan rencana untuk membuka 8.900 posisi kerja baru. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di perusahaan. Dengan demikian, Tata Consultancy Services akan memiliki tim yang lebih besar untuk mendukung pengembangan dan penerapan AI.

Fokus pada Pengembangan AI

Menurut CEO Tata Consultancy Services, K Krithivasan, perusahaan berencana untuk memiliki 1%-1,5% karyawan yang menjadi Field Daya Engineers (FDE). Angka ini berarti sekitar 5.900-8.900 orang. Krithivasan tidak menjelaskan secara detail apakah jumlah tersebut akan dipenuhi dengan merekrut karyawan baru atau melatih ulang staf yang sudah ada. Namun, yang jelas, mereka akan berperan dalam mempercepat adopsi AI dan menyesuaikan alat dengan kebutuhan bisnis.

Apa yang Terjadi?

Perusahaan Tata Consultancy Services saat ini tengah membangun tim besar untuk pengembangan AI. Tim ini akan bekerja sama untuk mempercepat adopsi AI dan menyesuaikan alat dengan kebutuhan bisnis. Selain itu, mereka juga akan melakukan evaluasi akuisisi bidang AI. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam bidang AI dan meningkatkan daya saing di pasar.

Mengapa dan Dampaknya

Pengembangan AI saat ini menjadi sangat penting bagi perusahaan. Dengan adopsi AI, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas layanan. Oleh karena itu, Tata Consultancy Services berinvestasi sebesar US$1 miliar untuk pengembangan talenta dan membuat AI bisa diakses secara internal. Fokusnya adalah melakukan pelatihan, perekrutan tepat sasaran, dan khusus di bidang teknologi berbasis AI. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan kemampuan dalam bidang AI dan meningkatkan daya saing di pasar.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski memiliki visi yang kuat soal AI, namun pendapatan perusahaan tidak terlalu baik. Pertumbuhan pendapatan AI tahunan dilaporkan melambat 13% pada kuartal pertama dibandingkan 28% dari kuartal sebelumnya. Oleh karena itu, Tata Consultancy Services masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang AI dan meningkatkan pendapatan. Dengan membuka 8.900 posisi kerja baru, perusahaan berharap dapat meningkatkan kemampuan dalam bidang AI dan meningkatkan daya saing di pasar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260713150008-37-750448/pabrik-iphone-buka-8900-lowongan-kerja-tugasnya-cuma-satu, without altering the facts of the original article.

Dari Gobel Hingga Sukses: Kisah Inspiratif Rachmat Gobel Membangun Industri Elektronik

Rachmat Gobel: Membangun Industri Elektronik Indonesia dari Nol

Rachmat Gobel, sosok yang baru saja meninggalkan kita pada Jumat, 10 Juli 2026, telah mencatatkan namanya dalam sejarah industri nasional Indonesia. Ia memimpin Gobel Group menjadi salah satu perusahaan elektronik terbesar di Indonesia, sekaligus mempertahankan kemitraan strategis dengan Panasonic Jepang yang telah terjalin selama puluhan tahun. Rachmat Gobel merupakan putra pendiri Gobel Group, Thayeb Mohammad Gobel, dan sejak muda telah dipersiapkan untuk menjadi penerus perusahaan.

Latar Belakang dan Pendidikan

Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 3 September 1962. Ayahnya, Thayeb Mohammad Gobel, mendirikan Gobel Group dengan cita-cita membangun industri sebagai sarana memajukan Indonesia. Untuk mencapai cita-cita tersebut, Thayeb memilih menjalin kemitraan dengan Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. (kini Panasonic) melalui skema joint venture. Rachmat Gobel kemudian dikirim ke Jepang untuk menempuh pendidikan dan memahami langsung budaya kerja dan industri manufaktur. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Perdagangan Internasional dari Chuo University, Tokyo, pada 1987, dan mengikuti program pelatihan di Matsushita Electric Industrial sebelum kembali ke Indonesia.

Momen Penentu di Awal Karier

Setelah kembali ke Indonesia, Rachmat Gobel memulai kariernya di Gobel Group pada 1989. Ia melewati sejumlah jenjang kepemimpinan sebelum dipercaya memimpin Panasonic Gobel Group. Di tangannya, perusahaan tidak hanya memperluas bisnis, tetapi juga meningkatkan penggunaan komponen lokal. Berbagai produk elektronik Panasonic berhasil mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40%, sejalan dengan upaya memperkuat basis manufaktur nasional.

Perjalanan di Dunia Politik

Pengalamannya di dunia industri membawa Rachmat Gobel aktif di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Ia mengoordinasikan berbagai bidang, mulai dari industri, teknologi, hingga infrastruktur. Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Jepang pada 2017-2019. Sebelumnya, Rachmat Gobel juga sempat menjabat Menteri Perdagangan pada 2014-2015. Seusai dari kabinet, ia melanjutkan kiprah di dunia politik melalui Partai NasDem dan terpilih sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan jejak panjang di dunia industri nasional. Ia telah membangun industri elektronik Indonesia dari nol dan mempertahankan kemitraan strategis dengan Panasonic Jepang. Gobel Group tetap menjadi salah satu pelaku penting manufaktur elektronik di Indonesia. Rachmat Gobel telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, visi yang jelas, dan kemitraan yang strategis, Indonesia dapat menjadi pemain penting di industri global.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Industri elektronik Indonesia masih memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan fondasi yang telah dibangun oleh Rachmat Gobel, Indonesia dapat terus meningkatkan kemampuan manufaktur dan meningkatkan penggunaan komponen lokal. Pemerintah dan pelaku industri harus terus bekerja sama untuk memperkuat basis industri nasional dan meningkatkan daya saing global. Rachmat Gobel telah meninggalkan warisan yang berharga, dan kini saatnya bagi kita untuk meneruskan perjuangannya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260710095156-25-749705/kisah-inspiratif-rachmat-gobel-menjalankan-warisan-industri-elektronik, without altering the facts of the original article.

BRI Peduli Dorong Ekonomi Lokal, Begini Cara Mereka Bantu Usaha Wanita di Bogor

BRI Peduli melalui Program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA) telah membantu Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Mysari Pala di Bogor untuk meningkatkan kapasitas usaha dan mengembangkan potensi lokal. Program ini memberikan pendampingan melalui bantuan sarana produksi dan pelatihan peningkatan kapasitas usaha. KWT Bina Tani Mysari Pala merupakan kelompok wanita yang berusaha mengembangkan usaha olahan pala di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan.

Dari Pala Segar Hingga Olahan Bernilai Tambah

KWT Bina Tani Mysari Pala memulai usahanya pada 2015 dengan menjual pala segar. Namun, seiring berkembangnya usaha, kelompok ini kemudian mengolah pala menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti manisan, sirup, dan permen pala. Ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, Nurhasanah, mengungkapkan bahwa sebelumnya proses produksi masih dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana sehingga membutuhkan waktu yang lama.

Keterbatasan peralatan produksi dan pemasaran masih menjadi tantangan yang menghambat peningkatan kapasitas usaha. Namun, setelah mengikuti Program AURA BRI, kelompok ini mendapatkan banyak pelatihan, mulai dari peningkatan kapasitas SDM hingga inovasi produk. Dengan demikian, produk mereka dapat dinikmati oleh lebih banyak konsumen.

Bantuan dan Pelatihan dari BRI Peduli

BRI Peduli memberikan bantuan alat pengupas pala, alat pengiris pala, dan mesin sealer yang mampu mempercepat proses produksi sekaligus meningkatkan kualitas pengemasan. Nurhasanah menjelaskan bahwa dengan bantuan peralatan tersebut, proses produksi menjadi lebih efisien. “Dulu proses mengupas pala bisa memakan waktu sekitar lima jam, sekarang dengan alat bantuan dari BRI hanya sekitar dua jam. Begitu juga proses mengiris pala yang biasanya membutuhkan enam jam, kini selesai dalam dua jam.”

MENGAPA & DAMPAK

Mengapa Program AURA BRI Penting?

Program AURA BRI merupakan inisiatif BRI Peduli yang berfokus pada pemberdayaan kelompok perempuan melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan. Program ini penting karena dapat membantu meningkatkan kapasitas usaha dan mengembangkan potensi lokal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dampak Program AURA BRI

Dampak dari program ini adalah peningkatan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Produk olahan pala KWT Bina Tani Mysari Pala kini semakin dikenal dan mampu menjangkau lebih banyak konsumen. Program ini juga menjadi penyemangat bagi para anggota untuk terus mengembangkan potensi pala sebagai komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah bagi keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi di lingkungan sekitar.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

KWT Bina Tani Mysari Pala masih membutuhkan dukungan agar pemasaran produk dapat terus ditingkatkan ke depannya. Nurhasanah mengungkapkan bahwa kelompoknya mengucapkan terima kasih kepada BRI Peduli atas kepercayaan dan bantuan yang diberikan. “Kami berharap pendampingan ini dapat terus berlanjut, terutama dalam memperkuat pemasaran produk. Semoga BRI terus maju, terus peduli, dan menjadi pilar utama dalam menggerakkan ekonomi petani Indonesia.”

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260710111636-25-749749/aura-bri-peduli-perkuat-kapasitas-kelompok-usaha-wanita-di-bogor, without altering the facts of the original article.