Eks Sopir Terjerat Tuduhan, Inara Rusli Keras Membantah Dugaan Pemecatan dan Ancaman yang Dituduhkan Padanya
Inara Rusli, mantan pimpinan perusahaan logistik, kini menjadi pusat perbincangan publik setelah terjerat tuduhan terkait hubungan kerja dengan mantan sopirnya. Dalam pernyataannya, Inara menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung, mantan sopir tersebut, meski ia mengakui pernah mengucapkan kalimat yang kurang tepat saat mengevaluasi pekerjaannya.
Menurut Inara Rusli, evaluasi yang ia lakukan bertujuan agar hubungan kerja mereka tetap profesional. Ia menyatakan bahwa beberapa kata yang diucapkannya mungkin dianggap khilaf oleh Agung pada saat itu, namun tidak ada niat untuk merendahkan beliau. “Mungkin ada beberapa kata yang khilaf dari saya, yang sama sekali tidak ada niat untuk merendahkan beliau,” jelas Inara Rusli ketika ditemui di kawasan Jakarta Selatan, kemarin.
Selain itu, Inara Rusli menegaskan bahwa dugaan akses ilegal terhadap rekaman CCTV rumahnya tidak dilakukan Agung secara sendiri. Ia meyakini bahwa ada kemungkinan pihak lain yang terlibat di balik perkara tersebut. “Ini baru asumsi aja sih. Saya yakin apa yang dia lakukan ini sangat kecil kemungkinannya dilakukan secara mandiri, secara sendiri. Karena dari bukti-bukti yang ada, ada aktor intelektualnya,” imbuhnya. Meskipun demikian, Inara menegaskan bahwa dugaan itu masih sebatas asumsi berdasarkan bukti yang diketahuinya.
Ketika ditanya mengenai bukti yang dimiliki, Inara Rusli memilih agar tim kuasa hukumnya yang memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia menyatakan bahwa ia akan menyerahkan penjelasan tersebut kepada tim hukum agar proses hukum dapat berjalan sesuai prosedur. “Saat ditanya mengenai bukti yang dimiliki, Inara memilih agar tim kuasa hukumnya yang memberikan penjelasan lebih lanjut,” ujarnya.
Kasus ini bermula dari laporan Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli terkait dugaan perselingkuhan atau perzinaan. Rekaman CCTV dari rumah Inara disebut menjadi salah satu bukti dalam perkara tersebut. Inara kemudian mengklaim bahwa rekaman tersebut tidak menunjukkan aktivitas yang melanggar hukum, namun ia tidak menolak tuduhan yang diajukan oleh Wardatina Mawa. Ia menegaskan bahwa ia tidak pernah melakukan perzinaan atau perselingkuhan, dan bahwa rekaman CCTV tersebut hanya menunjukkan aktivitas biasa di rumah.
Dalam konteks ini, Inara Rusli menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. Ia mengakui bahwa ia pernah mengucapkan kalimat yang kurang tepat saat mengevaluasi pekerjaan mantan sopirnya, namun ia menegaskan bahwa perkataan tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. “Mungkin ada beberapa kata yang khilaf dari saya, yang sama sekali tidak ada niat untuk merendahkan beliau,” jelas Inara Rusli saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, kemarin.
Inara Rusli juga menegaskan bahwa evaluasi tersebut dilakukan agar hubungan kerja mereka bisa berjalan secara profesional. Ia menyebut bahwa evaluasi tersebut dilakukan agar hubungan kerja mereka bisa berjalan secara profesional. Inara Rusli juga mengakui mungkin ada perkataannya yang tidak diterima dengan baik oleh Agung saat itu. Namun, ia menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung.
Dalam pernyataannya, Inara Rusli juga menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. Ia mengakui bahwa ia pernah mengucapkan kalimat yang kurang tepat saat mengevaluasi pekerjaan mantan sopirnya, namun ia menegaskan bahwa perkataan tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. “Mungkin ada beberapa kata yang khilaf dari saya, yang sama sekali tidak ada niat untuk merendahkan beliau,” jelas Inara Rusli saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, kemarin.
Inara Rusli juga menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. Ia mengakui bahwa ia pernah mengucapkan kalimat yang kurang tepat saat mengevaluasi pekerjaan mantan sopirnya, namun ia menegaskan bahwa perkataan tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. “Mungkin ada beberapa kata yang khilaf dari saya, yang sama sekali tidak ada niat untuk merendahkan beliau,” jelas Inara Rusli saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, kemarin.
Inara Rusli juga menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. Ia mengakui bahwa ia pernah mengucapkan kalimat yang kurang tepat saat mengevaluasi pekerjaan mantan sopirnya, namun ia menegaskan bahwa perkataan tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. “Mungkin ada beberapa kata yang khilaf dari saya, yang sama sekali tidak ada niat untuk merendahkan beliau,” jelas Inara Rusli saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, kemarin.
Inara Rusli juga menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. Ia mengakui bahwa ia pernah mengucapkan kalimat yang kurang tepat saat mengevaluasi pekerjaan mantan sopirnya, namun ia menegaskan bahwa perkataan tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. “Mungkin ada beberapa kata yang khilaf dari saya, yang sama sekali tidak ada niat untuk merendahkan beliau,” jelas Inara Rusli saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, kemarin.
Inara Rusli juga menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. Ia mengakui bahwa ia pernah mengucapkan kalimat yang kurang tepat saat mengevaluasi pekerjaan mantan sopirnya, namun ia menegaskan bahwa perkataan tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. “Mungkin ada beberapa kata yang khilaf dari saya, yang sama sekali tidak ada niat untuk merendahkan beliau,” jelas Inara Rusli saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, kemarin.
Inara Rusli juga menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. Ia mengakui bahwa ia pernah mengucapkan kalimat yang kurang tepat saat mengevaluasi pekerjaan mantan sopirnya, namun ia menegaskan bahwa perkataan tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menjatuhkan atau mendiskreditkan Agung. “M
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://hot.detik.com/celeb/d-8717316/eks-sopir-jadi-tersangka-inara-rusli-bantah-pecat-dan-ancam, without altering the facts of the original article.