NVIDIA Gelar RTX AI PC Day di UPH, Mahasiswa Didorong Beralih dari Pengguna AI ke Pembuat AI dalam Sesi Praktik Intensif
NVIDIA Gelar RTX AI PC Day di UPH menandai langkah strategis perusahaan dalam memperluas ekosistem AI di kalangan mahasiswa Indonesia. Acara yang berlangsung pada 13–14 Oktober 2026 di Universitas Pelita Harapan (UPH) menampilkan sesi praktikum intensif yang dirancang khusus agar peserta dapat bertransformasi dari sekadar pengguna AI menjadi pembuat AI.
Visi NVIDIA: Dari AI User ke AI Builder
Dalam sambutannya, Adrian Lesmono, Country Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia, menegaskan bahwa misi NVIDIA bukan hanya mempermudah akses AI, tetapi juga memfasilitasi proses pembuatan AI. “Kita ingin mahasiswa bertransformasi, dari hanya sekedar AI User menjadi AI Builder,” ungkapnya. Menurut Lesmono, transformasi ini dimulai dengan memahami bahwa AI tidak lagi sekadar alat bantu menjawab pertanyaan, melainkan menjadi agen yang dapat dilatih untuk membangun dan mengeksekusi tugas kompleks.
Lesmono menekankan pentingnya Agentic AI, yang ia jelaskan sebagai AI yang dapat dilatih tidak hanya untuk menghasilkan output, tetapi juga untuk mengeksekusi perintah secara otomatis. “Agentic AI itu kita train AI, bukan hanya untuk membuat saja, namun juga mengeksekusi perintah, inilah yang membantu kita bertransformasi dari AI User menjadi AI Builder,” jelasnya. Dengan Agentic AI, pengguna dapat berinteraksi dengan perangkat lunak lain melalui perantara AI, sehingga proses kerja menjadi lebih efisien dan terotomatisasi.
Agentic AI: Peran Sebagai Pekerja Digital
Menurut Lesmono, perbedaan utama antara chatbot tradisional dan AI Agent terletak pada kemampuan berpikir dan perencanaan. “AI Agent dapat berpikir, membuat rencana, dan mengeksekusi berdasarkan instruksi kita. Jadi seperti ‘pekerja digital’ yang bekerja untuk kita,” tambahnya. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya belajar menggunakan AI, tetapi juga belajar membangun sistem yang dapat memproses data, membuat keputusan, dan melaksanakan tugas secara mandiri.
Rangkaian Sesi Praktikum Intensif
RTX AI PC Day di UPH dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang mengikuti serangkaian workshop. Sesi pertama mengajarkan dasar-dasar penggunaan GPU Nvidia RTX untuk pelatihan model AI. Selanjutnya, peserta diminta membuat model sederhana yang dapat memproses data gambar dan menghasilkan output dalam bentuk rekomendasi. Pada sesi lanjutan, mahasiswa diberi tantangan untuk mengintegrasikan model tersebut ke dalam aplikasi berbasis web yang dapat diakses oleh pengguna akhir.
Acara ini juga menampilkan demonstrasi langsung tentang bagaimana Agentic AI dapat berinteraksi dengan software lain. Misalnya, mahasiswa dapat melatih AI untuk membuka program spreadsheet, mengekstrak data, dan menulis laporan otomatis. Dengan demikian, mahasiswa dapat merasakan secara langsung bagaimana AI dapat mengotomatisasi alur kerja yang biasanya memakan waktu berjam-jam.
Dampak bagi Ekosistem Pendidikan dan Industri
Transformasi yang dipromosikan oleh NVIDIA Gelar RTX AI PC Day di UPH memiliki dampak signifikan terhadap pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan memberi mahasiswa keterampilan praktis dalam membangun AI, institusi pendidikan dapat menciptakan lulusan yang lebih siap menghadapi tuntutan pasar kerja yang semakin menuntut keahlian dalam AI dan machine learning.
Selain itu, pendekatan “AI Builder” juga dapat mempercepat inovasi di sektor industri. Perusahaan yang berkolaborasi dengan universitas dapat memanfaatkan talenta mahasiswa yang sudah terbiasa membangun dan mengintegrasikan AI ke dalam produk. Hal ini dapat memperpendek siklus pengembangan produk dan meningkatkan daya saing perusahaan di pasar global.
Strategi NVIDIA dalam Menjadi Pionir AI di Indonesia
NVIDIA Gelar RTX AI PC Day di UPH merupakan bagian dari strategi global NVIDIA untuk memperkuat ekosistem AI di Asia Tenggara. Dengan mengadakan acara di berbagai universitas, NVIDIA tidak hanya menyediakan perangkat keras, tetapi juga edukasi dan pelatihan yang mendalam. Ini sejalan dengan visi NVIDIA untuk menjadikan AI sebagai alat yang dapat diakses oleh semua kalangan, tidak hanya sebagai konsumen pasif.
Lesmono menegaskan bahwa NVIDIA akan terus mendukung mahasiswa dengan menyediakan akses ke GPU berkinerja tinggi dan platform pengembangan AI. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga pembuat AI. Dengan begitu, mereka dapat berkontribusi pada perkembangan teknologi yang lebih luas,” ujarnya.
Kesimpulan dan Harapan Masa Depan
NVIDIA Gelar RTX AI PC Day di UPH menandai tonggak penting dalam transformasi pendidikan AI di Indonesia. Dengan menekankan peran Agentic AI dan memberikan pengalaman praktis, NVIDIA berhasil mendorong mahasiswa untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam membangun solusi AI. Dampak jangka panjang dari inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi teknologi di kawasan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.jagatreview.com/2026/10/nvidia-rtx-ai-pc-day-uph/, without altering the facts of the original article.