5 Langkah Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter BBM di Bali untuk Percepat Pemulihan Layanan
Pertamina Patra Niaga menambah pasokan 57,9 juta liter BBM di Bali untuk mempercepat pemulihan layanan, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya terpadu yang melibatkan penambahan jam operasional SPBU, penguatan personel lintas fungsi, serta optimalisasi armada Mobil Tangki.
Strategi Penambahan Pasokan BBM di Bali
Di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat, Pertamina Patra Niaga memutuskan untuk menambah pasokan hingga 57,9 juta liter BBM di Bali. Penambahan ini terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax. Penambahan pasokan dilakukan secara bertahap, dengan kedatangan kapal tanker melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran pada periode 14 hingga 17 Oktober 2026. Langkah ini diambil untuk menutupi kekosongan pasokan yang terjadi akibat gangguan distribusi sebelumnya.
Pengaturan jadwal kedatangan kapal tanker disusun secara matang. Setiap kapal dipastikan memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung volume BBM yang diperlukan. Selain itu, koordinasi dengan otoritas pelabuhan memastikan proses bongkar muat berjalan lancar dan aman. Dengan demikian, Pertamina Patra Niaga dapat mengoptimalkan penggunaan terminal yang ada tanpa menimbulkan tumpukan stok yang berlebihan.
Penguatan Jam Operasional SPBU
Selain menambah pasokan, Pertamina Patra Niaga juga memperpanjang jam operasional SPBU di Bali. Langkah ini bertujuan agar konsumen dapat mengakses BBM kapan saja, terutama di daerah-daerah yang mengalami tekanan pasokan tinggi. Dengan memperpanjang jam operasional, SPBU dapat menampung lebih banyak pelanggan tanpa harus menunggu antrian panjang, sehingga meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan.
Perluasan jam operasional juga memerlukan penyesuaian personel. Pertamina Patra Niaga mengalokasikan tenaga kerja tambahan untuk menutupi shift baru. Personel ini dilatih secara khusus dalam prosedur keselamatan dan pelayanan pelanggan, memastikan bahwa setiap transaksi berjalan dengan aman dan efisien.
Penguatan Personel Lintas Fungsi
Penguatan personel lintas fungsi menjadi kunci dalam menjaga kualitas layanan. Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menekankan pentingnya koordinasi antar departemen. Personel dari logistik, teknis, keamanan, hingga pelayanan pelanggan bekerja bersama untuk memastikan setiap tahap distribusi BBM berjalan mulus.
Personel yang terlatih dalam berbagai fungsi dapat merespon cepat terhadap perubahan kondisi di lapangan. Misalnya, jika terjadi penundaan di pelabuhan, personel logistik dapat segera mengatur rute alternatif, sementara personel keamanan memastikan semua proses bongkar muat tetap aman. Dengan demikian, risiko gangguan layanan dapat diminimalkan.
Optimalisasi Armada Mobil Tangki
Armada Mobil Tangki (MT) menjadi tulang punggung distribusi BBM di wilayah interior. Pertamina Patra Niaga melakukan optimalisasi armada dengan memperbarui jadwal rute dan meningkatkan kapasitas muatan. MT yang lebih efisien dapat menyalurkan BBM ke SPBU dengan lebih cepat, mengurangi waktu tunggu pelanggan.
Penggunaan teknologi GPS dan sistem pemantauan real-time memungkinkan manajemen armada mengetahui posisi kendaraan secara akurat. Hal ini membantu dalam perencanaan rute yang lebih efisien, mengurangi konsumsi bahan bakar, dan meningkatkan kecepatan distribusi. Dengan demikian, kebutuhan energi masyarakat di Bali dapat dipenuhi secara lebih cepat dan teratur.
Koordinasi dan Keselamatan Operasional
Semua langkah ini dijalankan dengan koordinasi yang ketat antara Pertamina Patra Niaga, otoritas pelabuhan, dan pihak terkait lainnya. Ahad Rahedi menegaskan bahwa keselamatan selalu menjadi prioritas utama. Setiap proses bongkar muat, penyimpanan, dan distribusi BBM dilakukan sesuai standar keselamatan yang berlaku.
Penggunaan peralatan pelindung diri, pelatihan keselamatan, dan prosedur darurat menjadi bagian integral dari operasi. Dengan pendekatan ini, risiko kecelakaan dapat diminimalkan, melindungi karyawan dan masyarakat di sekitarnya. Keselamatan yang terjaga juga memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan Pertamina Patra Niaga.
Dampak Positif bagi Masyarakat Bali
Penambahan pasokan BBM dan peningkatan layanan di Bali diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat. Pertama, ketersediaan BBM yang lebih stabil akan mendorong aktivitas ekonomi, terutama di sektor transportasi dan pariwisata. Kedua, pelanggan akan merasakan kenyamanan layanan yang lebih baik, dengan waktu tunggu yang lebih singkat dan akses yang lebih mudah ke SPBU.
Ketiga, peningkatan distribusi BBM juga dapat menstabilkan harga di pasar lokal. Dengan pasokan yang cukup, fluktuasi harga akibat kekurangan dapat dikurangi. Hal ini memberikan keuntungan bagi konsumen, terutama bagi mereka yang bergantung pada BBM untuk kegiatan sehari-hari.
Langkah Masa Depan Pertamina Patra Niaga
Dengan langkah ini, Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmen jangka panjang dalam menjaga ketersediaan BBM di Bali. Perusahaan berencana untuk terus memantau kebutuhan energi, memperbarui strategi distribusi, dan meningkatkan layanan pelanggan. Selain itu, Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat kerja sama dengan pihak terkait, memastikan bahwa setiap langkah diambil dengan penuh tanggung jawab dan keamanan.
Inisiatif ini juga menjadi contoh bagi wilayah lain yang mengalami tantangan serupa. Dengan pendekatan terpadu dan koordinasi yang baik, Pertamina Patra Niaga dapat menjadi model dalam pemulihan layanan BBM di Indonesia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/bali/607006/percepat-pemulihan-layanan-pertamina-patra-niaga-tambah-pasokan-579-juta-liter-bbm-di-bali, without altering the facts of the original article.