PWNU Lampung Desak Rektor Baru Unila Perbanyak Beasiswa serta Buka Ruang Kader NU, Harapan Tinggi Tingkatkan Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi

PWNU Lampung menuntut rektor baru Unila memperbanyak beasiswa serta membuka ruang kader NU, berharap meningkatkan akses pendidikan bagi mahasiswa berprestasi di wilayah Lampung.

Reaksi PWNU Lampung terhadap Data BPS 2025

Puji Raharjo, Ketua PBNU periode 2026–2031, mengutarakan kritiknya setelah BPS mengungkapkan bahwa angka partisipasi mahasiswa perguruan tinggi (APK) Lampung pada tahun 2025 hanya mencapai 24,38 persen. Angka ini masih tertinggal dibandingkan dengan Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu, yang menunjukkan potensi tinggi namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh perguruan tinggi di Lampung.

Puji menegaskan bahwa langkah pertama adalah memudahkan akses pembiayaan kuliah bagi anak miskin. Dengan lebih banyak beasiswa, mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya, sehingga meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Terbukanya Ruang Kader NU di Unila

Selain mendorong beasiswa, PWNU Lampung juga membuka ruang bagi kader NU terbaik yang memenuhi syarat akademik dan integritas untuk tampil memimpin Unila. Ide ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai keagamaan dan etika dalam manajemen perguruan tinggi, sekaligus memperkuat jaringan lintas sektor antara universitas, pemerintah daerah, sekolah, dan pesantren.

Puji menekankan pentingnya pendampingan informasi sejak bangku sekolah. Ia mengajak pihak universitas memperluas sosialisasi ke madrasah dan pondok pesantren agar para santri maupun siswa daerah dapat mempersiapkan diri lebih awal untuk seleksi masuk kampus.

Proses Seleksi Administrasi Rektor Unila

Seiring dengan tuntutan PWNU Lampung, proses seleksi administrasi calon rektor Unila kini sedang berlangsung. Tahapan ini akan berakhir dengan penetapan calon oleh Senat pada akhir Oktober 2026. PWNU Lampung mengharapkan calon rektor yang terpilih dapat membangun sinergi lintas sektor, memperkuat reputasi akademik, dan memperluas manfaat beasiswa bagi masyarakat luas.

Kenapa PWNU Lampung Menuntut Perubahan?

PWNU Lampung melihat bahwa rendahnya APK menunjukkan ketidaksesuaian antara potensi manusia di Lampung dan fasilitas pendidikan tinggi yang tersedia. Dengan memperbanyak beasiswa, lebih banyak mahasiswa berprestasi dapat berkontribusi pada pembangunan daerah. Pembukaan ruang kader NU juga diharapkan menanamkan karakter integritas, sehingga mahasiswa dan staf universitas dapat menjadi contoh bagi generasi berikutnya.

Selain itu, PWNU Lampung berpendapat bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, sekolah, dan pesantren dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih terintegrasi. Hal ini dapat membantu mengurangi kesenjangan pendidikan, meningkatkan kualitas lulusan, serta memperkuat peran pendidikan sebagai motor penggerak pembangunan sosial dan ekonomi.

Dampak Positif bagi Mahasiswa dan Masyarakat Lampung

Jika tuntutan PWNU Lampung terpenuhi, mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu akan memiliki lebih banyak peluang untuk melanjutkan studi. Ini akan menurunkan angka dropout dan meningkatkan tingkat kelulusan. Di sisi lain, dengan adanya kader NU di kepemimpinan Unila, nilai-nilai keagamaan dapat lebih terintegrasi dalam kegiatan akademik, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang holistik.

Untuk masyarakat, peningkatan reputasi akademik Unila akan menarik perhatian investor dan lembaga pendidikan lain, menciptakan peluang kerja dan pengembangan ekonomi lokal. Selain itu, program beasiswa yang lebih luas akan memberi dampak langsung pada kesejahteraan keluarga mahasiswa, memperkecil ketimpangan sosial di Lampung.

Strategi Sosialisasi dan Pendampingan Informasi

Puji menekankan bahwa strategi sosialisasi harus mencakup madrasah, pondok pesantren, dan sekolah menengah. Dengan menyediakan informasi beasiswa yang memadai, calon mahasiswa dapat mempersiapkan diri lebih awal. Pendampingan informasi ini juga dapat mengurangi kesenjangan antara calon mahasiswa yang memiliki akses informasi dan yang tidak.

Selain itu, PWNU Lampung mengajak pihak universitas untuk mengadakan workshop dan seminar bagi santri dan siswa daerah. Hal ini akan membantu mereka memahami proses seleksi, persyaratan akademik, serta manfaat beasiswa yang ditawarkan oleh Unila.

Harapan PWNU Lampung terhadap Rektor Unila Baru

PWNU Lampung berharap rektor Unila yang terpilih dapat mewujudkan visi universitas sebagai institusi pendidikan tinggi yang progresif dan inklusif. Rektor harus mampu menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, sekolah, dan pesantren, serta memperkuat jaringan alumni untuk mendukung pengembangan kampus.

Dengan demikian, Unila akan menjadi contoh bagi perguruan tinggi negeri lain di Indonesia dalam mengintegrasikan nilai keagamaan, integritas, dan akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat.

Kesimpulan

PWNU Lampung menegaskan pentingnya perbaikan sistem pendidikan tinggi di Lampung melalui dua langkah utama: memperbanyak beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan membuka ruang bagi kader NU di kepemimpinan Unila. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan, memperkuat integritas akademik, serta menciptakan sinergi lintas sektor yang mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di Lampung.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://lampung.tribunnews.com/lampung/1220197/pwnu-lampung-harap-rektor-baru-unila-perbanyak-beasiswa-dan-buka-ruang-kader-nu, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *