Dengan MotoGP Mandalika, Wisman Diharapkan Tinggal Lebih Lama di Lombok

MotoGP Mandalika: Strategi untuk Meningkatkan Wisman di Lombok

Agenda konferensi pers di Jakarta baru-baru ini membawa kabar positif bagi pariwisata Indonesia, terutama di Lombok. SVP Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan, menjelaskan fokus utama saat ini adalah bagaimana ajang internasional tersebut mampu menciptakan multiplier effect bagi ekonomi lokal melalui durasi tinggal (length of stay) wisman yang lebih panjang.

Tujuan Strategis MotoGP Mandalika

Menurut Yudhistira, kesuksesan pariwisata bukan lagi sekadar soal berapa banyak orang yang datang, melainkan seberapa besar kontribusi mereka bagi daerah yang dikunjungi. Berdasarkan data InJourney, potensi ekonomi dari wisman sangatlah besar. Pada triwulan kedua 2026 saja, rata-rata pengecasan kartu kredit dari wisman mencapai Rp 10 juta per orang, dengan total kontribusi sebesar Rp 3 triliun.

“Jadi MotoGP sendiri itu memiliki economical impact di tahun 2025 kepada perekonomian nasionalnya sebesar Rp 4,9 triliun. Jadi luar biasa, perhelatan dalam satu minggu MotoGP, lalu penyerapan tenaga kerjanya sampai 3 ribu orang,” ucap Yudhistira.

Mengapa MotoGP Dapat Meningkatkan Wisman?

Menurut Yudhistira, MotoGP Mandalika dapat meningkatkan wisman karena beberapa alasan. Pertama, ajang ini menawarkan pengalaman unik bagi wisman, yaitu kesempatan untuk melihat balapan motor internasional di Indonesia. Kedua, ajang ini juga menawarkan kesempatan bagi wisman untuk menikmati keindahan alam dan budaya Lombok.

“MotoGP Mandalika tidak hanya sekadar ajang balapan, tapi juga ajang untuk meningkatkan kesadaran wisman tentang keindahan alam dan budaya Indonesia,” kata Yudhistira.

Dampak Strategis MotoGP Mandalika

Dampak strategis MotoGP Mandalika tidak hanya terbatas pada meningkatkan wisman, tapi juga dapat meningkatkan ekonomi lokal. Yudhistira menuturkan bahwa MotoGP Mandalika dapat meningkatkan pendapatan lokal melalui penjualan tiket, akomodasi, dan lain-lain.

“MotoGP Mandalika dapat meningkatkan pendapatan lokal sebesar Rp 10 miliar per hari, dengan total kontribusi sebesar Rp 70 miliar dalam satu minggu,” ucap Yudhistira.

Berdasarkan data InJourney, potensi ekonomi dari MotoGP Mandalika sangatlah besar. Pada tahun 2025 saja, MotoGP Mandalika dapat meningkatkan pendapatan lokal sebesar Rp 400 miliar.

Penutup

MotoGP Mandalika dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan wisman di Lombok. Dengan menawarkan pengalaman unik bagi wisman, kesempatan untuk menikmati keindahan alam dan budaya Lombok, serta meningkatkan pendapatan lokal, MotoGP Mandalika dapat meningkatkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesadaran wisman tentang keindahan alam dan budaya Indonesia.

Demikian informasi tentang strategi MotoGP Mandalika untuk meningkatkan wisman di Lombok. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *