Nona Rara Bawa Koleksi Batik Betawi Buatan Pekalongan ke Puncak Fashion, Begini Reaksinya

Nona Rara, label fesyen lokal, kembali meluncurkan koleksi batik Betawi untuk merayakan HUT ke-499 DKI Jakarta. Kali ini, mereka menggabungkan motif batik Betawi dengan Encim Pekalongan, sebuah budaya batik peranakan Tionghoa yang berkembang di Pekalongan, Jawa Tengah. Koleksi ini dirilis di Sarinah dengan berbagai model busana yang memadukan motif ondel-ondel dan Monas dengan gradasi warna yang halus.

Kollaborasi Budaya yang Unik

Koleksi Encim Pekalongan oleh Nona Rara dirancang oleh para pendiri brand ini, yang dikombinasikan dengan motif khas Pekalongan yang kaya makna. Motif-motif Pekalongan melambangkan kebahagiaan, kemakmuran, keindahan, dan harapan. Makna motif batik tersebut dinilai pas sebagai cerminan doa dari jenama untuk DKI Jakarta yang setahun lagi genap berusia lima abad.

Proses Pembuatan yang Teliti

Nona Rara meminta pembatik dari Pekalongan mengerjakan pembuatan batik karena hasil produksi mereka memenuhi standar yang ditetapkan brand. Kualitas itu belum ditemukan di pembatik di Jakarta. Selain dari Pekalongan, Nona Rara juga meluncurkan koleksi batik yang dibuat di Garut, Cirebon, dan Wonogiri, untuk dipasarkan secara luas bersamaan dengan perayaan HUT DKI Jakarta.

Mengapa Kolaborasi Ini Penting?

Kolaborasi antara Nona Rara dan pembatik dari Pekalongan ini penting karena menggambarkan keharmonisan budaya di Jakarta yang terus hidup, berkembang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan memadukan motif batik Betawi dan Encim Pekalongan, Nona Rara menunjukkan komitmennya untuk melestarikan budaya Indonesia dan mempromosikan keindahan batik Indonesia ke tingkat global.

Reaksi Konsumen dan Dampaknya

Konsumen merespons koleksi tahunan Nona Rara dengan baik, terutama yang berada di Jakarta. Permintaan koleksi batik Betawi sudah muncul sejak April 2026. Antusiasme itu ikut dipengaruhi beberapa peraturan Pemda DKI Jakarta yang mewajibkan penggunaan batik motif Betawi pada hari tertentu. Dengan demikian, koleksi batik Nona Rara diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen akan busana yang tidak hanya indah tetapi juga bermakna.

Nona Rara juga memperkenalkan berbagai trik padu padan batik untuk tampilan sehari-hari melalui influencer sekaligus penata busana Arissa. Dengan demikian, konsumen dapat menikmati koleksi batik Nona Rara tidak hanya sebagai busana formal tetapi juga sebagai pilihan gaya hidup sehari-hari.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Koleksi batik Nona Rara ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya Indonesia dan mempromosikan keindahan batik Indonesia ke tingkat global. Dengan terus berinovasi dan berkolaborasi, Nona Rara diharapkan dapat terus berkontribusi pada perkembangan industri fesyen Indonesia dan melestarikan budaya Indonesia untuk generasi mendatang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8119267/koleksi-batik-betawi-buatan-pekalongan-ala-nona-rara, without altering the facts of the original article.

Di Balik Hasrat Bermusik yang Tak Pernah Mati, Kisah Bapak-bapak yang Tetap Ngeband

Di balik hasrat bermusik yang tak pernah mati, kisah bapak-bapak yang tetap ngeband menjadi inspirasi bagi banyak orang. Denni Aksandhianto, seorang pria asal Yogyakarta, adalah salah satu contohnya. Lebih dari 20 tahun, dia mengubur mimpinya untuk menjadi musisi terkenal. Namun, hasrat bermusiknya tidak pernah mati.

Kembalinya Hasrat Bermusik

Denni menemukan komunitas “Ngeband Dadakan” alias Badak, yang memungkinkan dia untuk kembali menampung hasrat bermusiknya. Melalui media sosial, dia bergabung dengan Badak regional Bekasi dan kini kembali rajin “ngulik” untuk mendapatkan kembali sentuhan emasnya di belakang set drum. Bersama komunitas Ngeband Dadakan, dia sudah beberapa kali tampil di gigs-gigs komunitas.

Momen Penentu di Menit Akhir

Arnold, seorang pria yang bekerja di bidang IT dan product support, juga mengalami hal serupa. Dia terakhir ngeband pada tahun 2005 dan harus merapikan lagi gitarnya, membersihkan debu-debu di sarungnya, bahkan menyempatkan diri datang ke luthier untuk merestorasi gitar dan pedal effect kesayangan. Maklum, dia bersyukur menemukan Badak dan kini kerap berkumpul di “District 29” dan “Bamboology”, dua tempat yang menjadi “kandang” Badak Bekasi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dewo Iskandar, founder komunitas Ngeband Dadakan, mengungkapkan bahwa komunitas ini lahir dari keresahan sederhana: banyak orang yang masih mencintai musik, masih ingin ngeband, tapi tak punya band tetap atau kehilangan teman bermusik karena kesibukan pekerjaan, keluarga, dan rutinitas. Dengan adanya komunitas Ngeband Dadakan, siapa pun bisa datang, bertemu orang baru, lalu bermain musik bersama secara spontan dan menyenangkan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kini, komunitas Ngeband Dadakan tersebar di delapan regional dengan total anggota mencapai 700 orang. Mereka datang dari berbagai kalangan, mulai dari karyawan swasta, ASN, pekerja kreatif, guru, konten kreator, dokter, pelaku UMKM, wiraswastawan, hingga musisi profesional dan ibu rumah tangga. Ke depannya, Dewo melihat tantangan terbesar komunitas ini adalah menyatukan seluruh chapter dalam satu kegiatan bersama karena setiap anggota memiliki kesibukan dan domisili yang berbeda.

Ngeband Dadakan membuktikan bahwa musik bisa menjadi media yang mempererat hubungan antarmanusia. Dengan komunitas ini, orang-orang dapat menyalurkan hobi bermusik, bertemu teman baru, dan menjaga kesehatan mental melalui musik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8124352/hasrat-bermusik-tak-pernah-mati-ketika-bapak-bapak-tak-berhenti-ngeband, without altering the facts of the original article.

Naomi Osaka Tampil Beda di Wimbledon, Pakai Gaun Daur Ulang Kimono yang Menginspirasi

Naomi Osaka, petenis Jepang, kembali membuat penampilan yang memukau di ajang Wimbledon. Ia tampil dengan gaun panjang berenda yang terinspirasi oleh pakaian upacara Jepang, yaitu kimono. Gaun kimono serba putih itu dihiasi dengan sulaman burung bangau dan bunga sakura yang rumit di samping obi tradisional.

Momen Penentu di Ajang Wimbledon

Osaka menggenapi penampilannya dengan mengenakan hiasan rambut tradisional yang disebut kanzashi. Di balik gaun, Osaka mengenakan gaun performa Nike berwarna putih yang terinspirasi dari seni potong kertas kirigami Jepang dengan motif bunga 3D. Busana itu dibuatnya bersama desainer asal Tokyo, Hana Yagi.

Osaka mengatakan bahwa penekanan Wimbledon pada tradisi telah menginspirasinya untuk merenungkan warisan budayanya sendiri. “Saya memikirkan siluet yang paling ikonis, yang bagi saya adalah kimono. Anda tidak perlu melihat warna kimono untuk tahu bahwa itu adalah kimono,” katanya.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang membuat penampilan Osaka di Wimbledon berbeda:

1. Gaun kimono yang dikenakan Osaka terdiri dari tujuh tekstil berbeda yang didaur ulang dari berbagai potongan, termasuk kimono vintage dan gaun pengantin tradisional Jepang shiromuku.

2. Osaka menggunakan fesyen sebagai media untuk bercerita. “Setiap penampilan adalah kesempatan untuk membawa orang-orang ke dunia kreatif saya. Fakta bahwa orang-orang peduli dan bersemangat untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya juga cukup keren.”

3. Pilihan busananya telah memicu banyak pertanyaan dari sesama pemain di ruang ganti, dan ia mengamati para penggemar memutar seluruh tubuh mereka untuk melihat lebih jelas saat ia berjalan menuju lapangan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penampilan Osaka di Wimbledon menunjukkan bahwa ia tidak hanya memiliki kemampuan sebagai petenis, tetapi juga memiliki kreativitas dan keberanian dalam mengekspresikan dirinya melalui fesyen. Hal ini dapat membantunya dalam meningkatkan popularitas dan mendapatkan sponsor yang lebih baik.

Selain itu, penampilan Osaka juga dapat menginspirasi generasi muda untuk mengekspresikan diri mereka melalui fesyen dan tidak takut untuk berbeda. Dengan demikian, Osaka dapat menjadi role model yang baik bagi generasi muda.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Osaka masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh dalam karirnya sebagai petenis. Ia harus terus berlatih dan meningkatkan kemampuan dirinya untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar.

Namun, dengan kreativitas dan keberanian yang dimilikinya, Osaka dapat mencapai kesuksesan yang lebih besar tidak hanya di lapangan tenis, tetapi juga di dunia fesyen.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8127317/naomi-osaka-buka-aksi-di-wimbledon-dengan-gaun-hasil-daur-ulang-kimono, without altering the facts of the original article.

9 Alasan Mewarnai Bisa Jadi Aktivitas Terbaik untuk Anak, Bukan Cuma Kreativitas

Mewarnai kerap menjadi aktivitas favorit anak-anak kecil, terutama usia prasekolah. Mereka secara alami senang memainkan krayon atau pensil warna, menuangkan warna ke atas kertas, dan menjelajahi bentuk. Utamanya untuk membantu mengasah kreativitas. Faktanya, manfaat mewarnai lebih dari itu, terutama di era digital yang serba cepat saat ini.

Mengenal Manfaat Mewarnai untuk Anak

Mengutip dari sumber, terdapat beberapa manfaat mewarnai untuk perkembangan masa kanak-kanak awal. Berikut adalah deretan manfaat mewarnai yang dapat membantu anak-anak.

Mewarnai dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak. Keterampilan motorik halus adalah gerakan otot-otot kecil di tangan dan jari. Keterampilan ini diperlukan untuk menulis, memotong, mengancingkan pakaian, dan aktivitas sehari-hari lainnya. Saat anak-anak mewarnai, mereka belajar memegang krayon dan pensil dengan benar, mengontrol gerakan tangan, dan melatih koordinasi pergelangan tangan dan jari.

Meningkatkan Kreativitas dan Imajinasi

Mewarnai memberi anak-anak kebebasan untuk berpikir. Tidak ada aturan tentang warna apa yang harus digunakan. Pohon bisa berwarna ungu dan langit bisa berwarna merah muda. Kebebasan ini mendorong kreativitas. Anak-anak yang mewarnai buku gambar cenderung membayangkan cerita di balik gambar-gambar tersebut. Gambar hewan sederhana dapat menjadi bagian dari cerita hutan, pemandangan pertanian, atau dunia fantasi.

Kreativitas yang dikembangkan sejak usia dini membantu anak-anak, meliputi berpikir mandiri, memecahkan masalah secara kreatif, hingga mengekspresikan ide secara percaya diri. Banyak anak prasekolah memiliki rentang perhatian yang pendek. Mewarnai membantu mereka untuk duduk lebih tenang dan mengerjakan satu tugas.

Momen Penentu dalam Mewarnai

Saat mewarnai, anak-anak belajar fokus untuk tetap berada di dalam garis, fokus memilih warna, dan menyelesaikan pekerjaan dari awal hingga akhir. Seiring waktu, ini membantu meningkatkan rentang perhatian yang penting untuk pembelajaran di kelas. Mewarnai adalah aktivitas yang menenangkan. Ini membantu anak-anak untuk rileks dan mengekspresikan emosi dengan cara yang aman.

Anak-anak mungkin menggunakan warna-warna cerah saat mereka bahagia, warna-warna lembut yang dipilih mencerminkan rasa tenang yang dirasakan, hingga melepas stres dengan mewarnai. Ekspresi emosi ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kecil yang belum mampu menjelaskan emosi mereka dengan kata-kata.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mewarnai membantu anak-anak mempelajari banyak konsep dasar yang perlu mereka ketahui untuk sekolah. Melalui mewarnai, anak-anak belajar mengidentifikasi warna dan bentuk, mempelajari perbedaan ukuran (besar, kecil), hingga memahami pola dan urutan. Lalu saat anak-anak menggunakan buku mewarnai hewan, anak-anak juga belajar tentang hewan, ciri-ciri hewan, dan lingkungan hewan dengan cara yang menyenangkan.

Koordinasi mata-tangan berarti mampu mengontrol gerakan tangan tergantung pada apa yang dilihat mata. Ini adalah keterampilan penting untuk menulis, menggambar, bermain olahraga, dan aktivitas sehari-hari. Saat mewarnai, anak diharuskan untuk memperhatikan bentuk dengan saksama, mengarahkan krayon di dalam batas yang ditentukan, dan mencocokkan warna dengan area yang ditentukan.

Mewarnai membantu anak-anak untuk bekerja secara mandiri. Mereka membuat pilihan dan keputusan sendiri. Anak-anak merasa bangga ketika mereka menyelesaikan halaman mewarnai, memilih warna sendiri; dan membagikan hasil karya mereka yang sudah selesai kepada orang lain.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Sebelum anak-anak belajar menulis huruf dan kata, mereka membutuhkan kontrol gerakan pensil. Mewarnai membantu dalam pegangan pensil, kontrol garis, dan gerakan arah. Menggunakan aktivitas seperti buku mewarnai salinan juga membantu dalam penelusuran awal dan pengenalan pola yang membantu mempersiapkan anak-anak untuk menulis huruf dan angka.

Memperkenalkan kesadaran diri sejak usia dini juga menjadi manfaat mewarnai. Kesadaran diri melibatkan berada di saat ini. Mewarnai adalah aktivitas yang membantu anak-anak untuk meningkatkan kesadaran diri dan mengembangkan kemampuan lainnya.

Dengan demikian, mewarnai bukanlah hanya sekedar aktivitas yang menyenangkan, tetapi juga memiliki banyak manfaat untuk perkembangan anak-anak. Oleh karena itu, orang tua dan pendidik harus terus mendukung dan memfasilitasi anak-anak untuk melakukan aktivitas mewarnai.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8119717/9-manfaat-mewarnai-bagi-anak-lebih-dari-mengasah-kreativitas, without altering the facts of the original article.

Indonesia Fashion Week 2026: Ulos Siap Menghentak Panggung dengan Ragam Kreasi

Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 akan menjadi panggung bagi kekayaan wastra Sumatra Utara, khususnya ulos, untuk ditampilkan dalam interpretasi kreatif para desainer Indonesia. Mengusung tema “Ulos Simetria,” perhelatan mode ini diharapkan dapat membawa ulos ke dalam karya fesyen yang lebih kontemporer dan relevan dengan perkembangan zaman.

Momen Penentu di Balik Ulos Simetria

Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Poppy Dharsono, mengatakan bahwa perjalanan IFW selama ini dibangun sebagai platform untuk mempertemukan berbagai potensi industri mode nasional. Menurut dia, salah satu kekuatan fesyen Indonesia terletak pada kemampuan mengolah kekayaan budaya menjadi karya yang tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Poppy menambahkan bahwa ulos bukan hanya berbicara tentang warisan budaya, tapi bagaimana tekstil Nusantara bisa diinterpretasikan secara kontemporer sehingga memperkuat potensi fesyen Indonesia dan membuka peluang ekonomi. Pemilihan ulos sebagai tema utama juga memiliki makna tersendiri, setelah berulang kali mengeksplorasi batik dan ikat di edisi-edisi sebelumnya.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut beberapa fakta yang membuat IFW 2026 berbeda:

IFW 2026 akan melibatkan sekitar 200 desainer yang akan menghadirkan beragam eksplorasi terhadap tekstil Indonesia, khususnya ulos. Perhelatan ini juga menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku UMKM, industri kreatif, pemerintah, serta mitra internasional.

Dukungan berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat posisi mode Indonesia, sekaligus membuka peluang baru bagi para pelaku industri. Wealth Management Division Head Bank BTN, Frengky Rosadrian Perangin-Angin, mengatakan kolaborasi antara dunia perbankan dan industri fesyen kini memiliki peran yang semakin luas.

Menurutnya, sektor keuangan dapat menjadi bagian dari ekosistem yang membantu pelaku kreatif berkembang, termasuk desainer, UMKM, dan pelaku usaha mode.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Menurut Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatra Utara, Dedi Arian Rizki Siregar, tema “Ulos Simetria” bukan hanya tentang memperkenalkan ulos sebagai kain tradisional, namun juga membawa cerita mengenai identitas dan inovasi budaya.

Oleh karena itu, perhelatan ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa warisan budaya dapat terus berkembang melalui kreativitas dan transformasi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun ke depan, IFW diharapkan dapat terus menjadi platform bagi industri mode Indonesia untuk berkembang dan meningkatkan kualitas karya-karya fesyennya. Dengan demikian, mode Indonesia dapat semakin dikenal dan dihargai di tingkat nasional maupun internasional.

Ulos Simetria menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ekosistem fesyen nasional dan membuka peluang baru bagi para pelaku industri. Dengan kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, IFW 2026 diharapkan dapat menjadi momen penting bagi perkembangan mode Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8129085/menanti-ragam-kreasi-ulos-di-indonesia-fashion-week-2026, without altering the facts of the original article.

Piala Dunia 2026: Mengapa Merah Muda Jadi Warna yang Dinantikan?

Piala Dunia 2026 menjadi ajang yang tak hanya mempertemukan tim-tim sepak bola terbaik dunia, tapi juga menjadi panggung bagi tren visual yang unik. Salah satu warna yang paling mencuri perhatian di turnamen ini adalah merah muda, yang muncul dalam berbagai aspek, mulai dari sepatu pemain hingga jersey penjaga gawang. Warna ini tidak hanya menjadi pilihan beberapa pemain, tapi juga mencerminkan perubahan dalam budaya sepak bola yang kini lebih terbuka terhadap ekspresi personal. Merah muda, atau lebih spesifiknya “electric fuchsia”, telah diprediksi sebagai warna yang akan mendominasi tren pada 2026.

Momen Penentu di Lapangan Hijau

Sejumlah pemain terlihat menggunakan perlengkapan bernuansa merah muda selama turnamen. Pemain Inggris dan Ghana menggunakan sepatu berwarna fuchsia, sementara penjaga gawang Benjamin Asare dan Dominik Livaković tampil dengan jersey berwarna mencolok dalam pertandingan mereka. Data menunjukkan bahwa 365 dari 528 pemain yang tampil sebagai starter menggunakan sepatu sepak bola berwarna merah muda yang dirilis berbagai produsen menjelang Piala Dunia 2026. Fakta ini menunjukkan betapa populernya warna merah muda di kalangan pemain sepak bola.

Menurut Brendan Dunne dari platform penjualan ulang StockX, warna merah muda menjadi salah satu pilihan paling diminati konsumen. “Di antara siluet sepatu sepak bola paling populer di platform kami, warna yang paling banyak terjual adalah merah muda,” ujar dia. Popularitas warna tersebut tidak muncul secara tiba-tiba. Pada 2024, sebuah prediksi menyebutkan bahwa “electric fuchsia” akan menjadi salah satu warna yang akan mendominasi tren pada 2026.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, sepak bola selama ini identik dengan warna-warna tradisional seperti hitam, putih, atau warna klub. Namun, perkembangan industri olahraga dan mode membuat pemain semakin bebas menggunakan warna sebagai bagian dari identitas. Kedua, sejumlah rumah mode internasional seperti Cecilie Bahnsen, Dries Van Noten, MM6 Maison Margiela, Chloé, dan Fendi memasukkan warna merah muda dalam koleksi mereka, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh mode dalam olahraga. Ketiga, data sebelumnya juga menunjukkan meningkatnya penerimaan terhadap sepatu sepak bola berwarna cerah, dengan pemain Liga Primer Inggris yang mengenakan sepatu merah muda mencetak 636 gol pada musim 2019/2020.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Menurut Felicia Pennant, pendiri dan editor publikasi sepak bola dan mode SEASON zine, klub dan produsen perlengkapan olahraga mempertimbangkan banyak faktor sebelum memilih warna produk. “Jika sebuah warna dianggap membawa kesuksesan, tim akan memperhatikannya,” kata dia. Penggunaan warna cerah dalam sepak bola tidak hanya berkaitan dengan tampilan, tapi juga bagaimana pemain ingin menampilkan karakter mereka di lapangan. Thomas Mace, Wakil Presiden Desain Adidas Football, mengatakan bahwa warna menjadi bagian dari cara pemain mengekspresikan diri di era sepak bola modern.

Warna merah muda, kata Mace, berada di titik temu antara visibilitas, energi, dan kepercayaan diri. Fenomena ini menunjukkan perubahan makna warna merah muda dalam budaya olahraga, yang kini tidak hanya dikaitkan dengan produk olahraga perempuan. Dengan semakin berkembangnya industri olahraga dan mode, dapat diprediksi bahwa penggunaan warna-warna cerah dan unik dalam sepak bola akan semakin umum di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, kita dapat mengharapkan untuk melihat lebih banyak inovasi dalam hal desain dan warna dalam peralatan sepak bola. Para pemain akan semakin bebas mengekspresikan diri melalui pilihan warna dan gaya yang mereka gunakan. Warna merah muda mungkin hanya awal dari tren yang lebih besar, di mana kreativitas dan ekspresi personal menjadi bagian tak terpisahkan dari olahraga. Dengan demikian, Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tapi juga panggung bagi perubahan dalam budaya sepak bola yang lebih inklusif dan ekspresif.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8129087/piala-dunia-2026-merah-muda-jadi-tren-warna-tak-terduga, without altering the facts of the original article.

Viknes Waren Tampil Bravura di Panggung Paris Fashion Week Bersama Jacquemus

Viknes Waren, model Indonesia yang bergabung dengan agensi Elite Model World, tampil memukau di panggung Paris Fashion Week bersama label fesyen asal Prancis, Jacquemus. Ia membawakan koleksi teranyar Simon Porte Jacquemus di tepi Laut Mediterania di Korsika pada 29 Juni 2026. Viknes Waren menjadi salah satu model yang dipilih untuk mempromosikan koleksi Le Bonheur yang berarti kebahagiaan dalam bahasa Prancis.

Momen Penentu di Panggung Paris Fashion Week

Viknes Waren, mantan pemain bola basket asal Yogyakarta, tampil mengenakan kemeja kuning berkerah yang dibalut jas warna turquois berlengan longgar. Atasan itu terlihat rapi dimasukkan ke dalam celana kain gombrong warna cokelat. Sepasang sepatu suede deep sky blue dan slouchy bag besar menggenapi penampilannya yang terkesan necis di tengah teriknya sinar matahari saat itu. Ia sebelumnya juga menjadi salah satu model runway Jacquemus pada awal Januari 2026, membawakan setelan jas berwarna cokelat dengan lidah kerah yang unik.

Apa yang Membuat Koleksi Jacquemus Begitu Spesial?

Koleksi Le Bonheur dari Jacquemus membawa penonton ke Korsika, tempat liburan masa kecil Simon Porte Jacquemus bersama ibunya. Wilayah itu menginspirasinya mengeluarkan koleksi yang berlandaskan pada kain-kain alami yang lembut: katun, linen, dan organza sutra tipis. Desainer tersebut juga terinspirasi oleh karya-karya seni seperti “Gamins au soleil” karya Fernand Léger pada 1907, serta foto-foto yang ia abadikan tentang ibunya saat perjalanan ke Korsika.

Mengapa dan Dampaknya

Keikutsertaan Viknes Waren dalam koleksi Jacquemus merupakan pengakuan akan bakat dan kemampuan model Indonesia di kancah internasional. Selain itu, koleksi Le Bonheur juga menunjukkan bagaimana Jacquemus memahami konsep kebahagiaan melalui fesyen yang santai namun tetap stylish. Dalam konteks yang lebih luas, gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa saat itu juga menjadi perhatian, dengan lebih dari 1.300 kematian berlebih tercatat di Eropa sejak 21 Juni 2026.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Keberhasilan Viknes Waren dan koleksi Jacquemus menjadi inspirasi bagi para penggemar fesyen dan model muda di Indonesia. Viknes Waren masih akan terus berkarir di dunia modeling dan siap untuk menghadapi tantangan baru di masa depan. Sementara itu, Jacquemus akan terus menghadirkan koleksi-koleksi yang inovatif dan memukau, memperkuat posisinya sebagai salah satu label fesyen terkemuka di dunia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8129126/model-indonesia-viknes-waren-beraksi-di-show-jacquemus-paris-fashion-week, without altering the facts of the original article.

Ekonominya Lagi Sulit, Banyak Orang Beralih ke Ritual Kecantikan Minimalis

Ekonomi yang sedang sulit membuat banyak orang beralih ke ritual kecantikan minimalis. Di tengah meningkatnya biaya hidup dan pemasukan yang tidak bertambah, menghemat menjadi jurus andalan untuk bertahan hidup. Namun, kebutuhan merawat diri tetap harus terpenuhi. Tak heran, ritual kecantikan yang mengusung minimalisme makin diminati.

Ritual kecantikan minimalis bukan berarti mengurangi perhatian terhadap perawatan diri, melainkan lebih memahami kebutuhan kulit dan memilih produk yang tepat. Konsumen kini semakin mengutamakan kualitas daripada kuantitas, serta memilih produk yang efektif, multifungsi, dan sesuai dengan kebutuhan kulit. “Menjadi lebih mindful dalam beauty routine bukan berarti mengurangi perhatian terhadap perawatan diri, melainkan lebih memahami kebutuhan kulit dan memilih produk yang tepat,” kata Chrisanti Indiana, co-founder dan CMO Social Bella.

Apa yang Terjadi?

Untuk mendukung tren tersebut, Social Bella memperkenalkan konsep Less Step, More Care. Bersamaan dengan itu, pihaknya menawarkan solusi perawatan kulit lewat berbagai produk. Rutinitas kecantikan yang lebih sederhana dapat dimulai dari tahap pembersihan wajah. Ariul Cleansing Tissue & Lip Eye Remover Pad hadir sebagai solusi praktis untuk membersihkan wajah dari kotoran, minyak, dan makeup hanya dalam satu langkah.

Formulanya yang lembut dapat membantu menjaga kenyamanan kulit wajah tanpa meninggalkan rasa kering setelah digunakan. Bagi yang memiliki mobilitas tinggi, menjaga kesegaran rambut juga menjadi bagian penting dari rutinitas harian. Rated Green Real Jojoba Dry Shampoo Powder menawarkan solusi cepat untuk menyerap minyak berlebih pada kulit kepala sekaligus memberikan volume pada rambut tanpa meninggalkan residu putih.

Mengapa dan Dampak

Alih-alih menggunakan berbagai produk dengan fungsi serupa, tren terkini menunjukkan konsumen cenderung memilih produk yang mampu menjawab kebutuhan kulit secara spesifik. Salah satunya adalah Sungboon Editor Green Tomato Ampoule+, ampoule yang diformulasikan dengan Green Tomato Extract untuk membantu merawat tampilan pori-pori sekaligus menjaga hidrasi kulit sehingga wajah terlihat lebih halus dan segar.

Di tengah meningkatnya kesadaran akan konsumsi yang lebih bijak, memilih produk yang benar-benar sesuai kebutuhan menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan siapa saja. Melalui kurasi produk-produk terbaru dari berbagai brand global, Social Bella terus mendukung konsumen dalam menemukan solusi kecantikan yang relevan dengan gaya hidup modern.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Konsumen kini semakin cermat dalam menentukan produk yang mereka gunakan dengan mempertimbangkan fungsi, efektivitas, dan kemudahan penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, tren skinimalism yang menggeser tren 10 langkah merawat kulit ala Korea ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada industri kecantikan.

Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya memilih produk yang tepat, diharapkan konsumen dapat lebih bijak dalam menggunakan produk kecantikan dan tidak hanya mengikuti tren. Dengan demikian, industri kecantikan dapat terus berkembang dan memberikan solusi yang relevan dengan kebutuhan konsumen.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Walaupun tren skinimalism sudah muncul sejak empat tahun lalu, terutama di saat pandemi Covid-19, namun masih banyak yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya memilih produk yang tepat. Dengan terus mendukung konsumen dalam menemukan solusi kecantikan yang relevan dengan gaya hidup modern, diharapkan industri kecantikan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif pada masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8129139/ritual-kecantikan-minimalis-makin-diminati-in-this-economy, without altering the facts of the original article.

5 Bag Charm yang Sedang Tren, Bikin Tampilan Tas Makin Stylish

Bag charm kekinian menjadi salah satu aksesori yang sedang tren di kalangan Gen Z. Bukan sekadar gantungan kunci biasa, bag charm berfungsi sebagai elemen dekoratif yang mampu mengubah tas polos menjadi lebih berkarakter dan estetik. Dengan berbagai pilihan mulai dari gantungan berbentuk boneka bulu yang lembut, karakter buah yang segar, hingga desain custom nama yang eksklusif, bag charm kekinian menjadi cara instan untuk mengekspresikan hobi maupun kepribadian.

5 Bag Charm Kekinian yang Sedang Tren

Berikut adalah 5 bag charm kekinian yang sedang tren dan dapat membuat tampilan tas Anda lebih stylish:

Gantungan tas berbentuk buah ini bukan sekadar hiasan biasa, melainkan sebuah mini pouch multifungsi yang sangat berguna. Dengan desain 3D yang detail, aksesori ini memberikan kesan ceria dan segar pada tas ransel maupun tas selempang. Materialnya yang lembut namun kokoh memastikan barang di dalamnya tetap aman. Sangat praktis untuk mengorganisir barang-barang kecil seperti koin, TWS, atau perhiasan agar tidak berantakan di dalam tas besar, sekaligus memberikan sentuhan estetika yang personal. Harga diskon: Rp 68.000, harga asli: Rp 154.545 – hemat 56%.

Bagi pecinta tekstur lembut, gantungan boneka ini adalah pilihan bag charm kekinian yang sempurna. Dilengkapi dengan lonceng kecil, aksesori ini tidak hanya mempercantik tas tetapi juga memberikan penanda suara yang unik saat tas digerakkan. Ukurannya yang pas membuatnya cocok dikaitkan di berbagai jenis tas. Memudahkan pencarian kunci atau tas di tempat ramai berkat suara loncengnya, serta memberikan kesan stylish yang simpel namun tetap menonjol. Harga diskon: Rp 7.599, harga asli: Rp 16.168 – hemat 53%.

Personalisasi sebagai Kunci Gaya

Personalisasi adalah kunci dari gaya Gen Z, dan gantungan nama kustom ini adalah jawabannya. Dengan perpaduan manik-manik warna-warni dan karakter Melody yang populer, tas akan terlihat jauh lebih istimewa dan eksklusif karena tidak akan ada yang menyamai nama yang tertera. Memberikan identitas yang jelas pada barang pribadi agar tidak mudah tertukar, sekaligus mengikuti tren beaded accessories yang sedang viral di media sosial.

Untuk yang berjiwa aktif dan menyukai olahraga seperti badminton atau tenis, bag charm bertema olahraga ini wajib dimiliki. Boneka plush kecil ini hadir dengan detail raket dan bola yang sangat lucu, memberikan kesan sporty namun tetap terlihat manis saat digantung di tas olahraga maupun tas sekolah. Menjadi kado atau koleksi pribadi yang unik bagi para pecinta olahraga, sekaligus menambah tekstur menarik pada tampilan tas sehari-hari. Harga diskon: Rp 20.482, harga asli: Rp 28.848 – hemat 29%.

Mengapa Bag Charm Kekinian Penting?

Memilih bag charm kekinian yang tepat bisa meningkatkan kepercayaan diri dan membuat rutinitas harian terasa lebih menyenangkan. Dengan berbagai pilihan mulai dari yang fungsional hingga yang sangat personal, pastikan koleksi aksesori tas Anda mencerminkan siapa diri Anda sebenarnya. Bag charm kekinian tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga sebagai cara untuk mengekspresikan diri dan menambahkan sentuhan personal pada tas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Bagi pecinta fashion, memiliki koleksi bag charm kekinian yang lengkap adalah sebuah keharusan. Dengan terus berkembangnya tren fashion, pastikan Anda untuk selalu update dengan tren terbaru dan memiliki koleksi yang sesuai dengan gaya Anda. Segera dapatkan koleksi favorit sebelum kehabisan!

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8129199/bag-charm-kekinian-yang-wajib-punya-sentuhan-simpel-untuk-upgrade-tampilan-tas, without altering the facts of the original article.

Prancis Resmi Larang Fast Fashion, Apa Dampaknya?

Prancis resmi melarang fast fashion dengan mengesahkan revisi undang-undang anti-fast fashion yang mengatur penjualan pakaian murah produksi massal melalui platform perdagangan elektronik. Aturan tersebut menargetkan perusahaan ultra-fast fashion seperti Shein, Temu, dan AliExpress, yang dinilai mempercepat konsumsi pakaian sekali pakai. Langkah ini menjadi upaya terbaru Prancis untuk mengendalikan dampak industri tekstil terhadap lingkungan. Dengan pengesahan ini, Prancis menjadi salah satu negara Eropa yang mengambil langkah lebih ketat terhadap industri fast fashion.

Momen Penentu di Menit Akhir

Senat Prancis mengesahkan revisi undang-undang anti-fast fashion pada Selasa, 30 Juni 2026, setelah Majelis Nasional Prancis lebih dulu menyetujui rancangan aturan tersebut pada pekan sebelumnya. Undang-undang ini memperkenalkan pungutan per produk bagi perusahaan yang memproduksi pakaian dalam jumlah besar. Besaran pungutan akan meningkat secara bertahap dan dapat mencapai maksimal 20 euro per item pada 2030. Namun, nilai pungutan tetap dibatasi hingga 50 persen dari harga produk sebelum pajak.

Pemerintah Prancis akan mengalokasikan sebagian dana dari pungutan tersebut untuk mendukung infrastruktur pengumpulan dan daur ulang tekstil. Aturan baru itu juga mewajibkan perusahaan ultra-fast fashion menampilkan pesan yang mendorong konsumen mengurangi pembelian berlebihan, menggunakan kembali pakaian, dan memperbaiki produk yang masih dapat dipakai. Undang-undang tersebut juga melarang promosi merek ultra-fast fashion, termasuk iklan oleh influencer di media sosial.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Model bisnis fast fashion dinilai berkontribusi terhadap persoalan lingkungan. Industri tekstil menghasilkan hampir 10 persen emisi gas rumah kaca global. Kemudahan membeli dan mengganti pakaian secara cepat membuat konsumsi pakaian meningkat dan memperbesar jumlah limbah tekstil. Dengan aturan baru ini, pemerintah Prancis berharap dapat mengurangi konsumsi pakaian berlebihan, sekaligus mendorong praktik fesyen yang lebih berkelanjutan.

Namun, aturan tersebut juga menuai kritik. Sejumlah pihak menilai regulasi itu belum cukup luas karena tidak secara langsung menyasar perusahaan fesyen Eropa, seperti Zara dan Kiabi. Anggota parlemen lainnya juga mengkritik hasil akhir undang-undang tersebut, menyebut versi yang disahkan telah melemah dibandingkan rancangan awal yang diajukan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Prancis menjadi salah satu negara Eropa yang mengambil langkah lebih ketat terhadap industri fast fashion. Pemerintah berharap aturan tersebut dapat mengurangi konsumsi pakaian berlebihan, sekaligus mendorong praktik fesyen yang lebih berkelanjutan. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, termasuk perdebatan terkait larangan iklan dan kesesuaiannya dengan aturan Uni Eropa.

Kedepan, Prancis masih harus terus berupaya untuk mengubah perilaku konsumsi masyarakat dan mendorong industri fesyen yang lebih berkelanjutan. Dengan pengesahan undang-undang anti-fast fashion ini, Prancis menunjukkan komitmennya untuk mengurangi dampak lingkungan dari industri tekstil dan mendorong praktik fesyen yang lebih bertanggung jawab.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8129088/prancis-sahkan-undang-undang-anti-fast-fashion, without altering the facts of the original article.