Persib Bandung Makin Mewah, Resmi Miliki Kuartet Diaspora Rasa Timnas Indonesia

Persib Bandung resmi memiliki kuartet diaspora rasa Timnas Indonesia setelah menggaet bek Sandy Walsh, yang diumumkan bersama Luka Menalo di Graha Persib. Dengan bergabungnya Sandy, kedalaman lini pertahanan Maung Bandung dipastikan akan semakin mengerikan. Sebelumnya, Persib sudah mengandalkan jasa tiga pemain naturalisasi, yakni Marc Klok, Thom Haye, dan Eliano Reijnders. Performa Haye dan Eliano pada musim lalu terbukti menjadi motor serangan yang tak tergantikan.

Formasi Kuartet Mewah

Kuartet mewah pemain naturalisasi ini terbentuk setelah manajemen Persib berhasil menggaet Sandy Walsh. Sebelumnya, Persib sudah memiliki tiga pemain naturalisasi, yaitu Marc Klok, Thom Haye, dan Eliano Reijnders. Pada musim lalu, Thom Haye dan Eliano Reijnders terbukti menjadi motor serangan yang sangat efektif. Haye sukses memanjakan para penyerang, sementara Eliano tampil spartan sebagai pemutus sekaligus pembantu serangan.

Momen Penentu di Balik Keputusan Sandy Walsh

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono, mengakui bahwa keberadaan Haye dan Eliano menjadi magnet kuat bagi Sandy untuk memilih Bandung. “Sandy Walsh juga mempertimbangkan ada pemain diaspora yang sudah ada di Persib. Adanya Thom Haye dan Eliano mungkin menjadi bahan pertimbangan besar baginya,” ujar Kuswara. Dengan demikian, keputusan Sandy bergabung dengan Persib tidak hanya karena faktor tim, tetapi juga karena adanya pemain-pemain berkualitas yang sudah bergabung.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan bergabungnya Sandy Walsh, Persib Bandung kini memiliki lini pertahanan yang semakin kuat. Selain itu, jika winger Ragnar Oratmangoen benar-benar berhasil direkrut, maka deretan pemain naturalisasi di Persib bisa kian panjang. Ragnar menjadi komoditas panas karena kontraknya dengan klub kasta tertinggi Belgia, FCV Dender, baru saja resmi habis. Dengan status bebas transfer dan harga pasar di kisaran Rp10 miliar, Ragnar menjadi incaran beberapa klub, termasuk Persija Jakarta, Garudayaksa, dan klub kasta utama Belanda, Sparta Rotterdam.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Persib Bandung masih harus menempuh jalan panjang untuk mencapai kesuksesan. Dengan kuartet mewah pemain naturalisasi ini, Persib diharapkan dapat meningkatkan performanya dan menjadi salah satu tim terkuat di Indonesia. Namun, persaingan di lapangan akan semakin ketat, dan Persib harus terus meningkatkan kualitas timnya untuk mencapai tujuan. Dengan demikian, perjalanan Persib ke depan akan menjadi sangat menarik untuk diikuti.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/superball/1177485/mewah-persib-bandung-kini-resmi-miliki-kuartet-diaspora-rasa-timnas-indonesia-yang-kelima-nyusul, without altering the facts of the original article.

Tragedi Khitan di Tasikmalaya: Bocah Alami Malapraktik, Kelamin Terpotong Setengah

Tragedi Khitan di Tasikmalaya

Tasikmalaya kembali dihebohkan dengan kasus malapraktik yang menimpa seorang bocah yang menjalani khitan di salah satu klinik di wilayah Rajapolah. Kejadian yang berlangsung pada Januari 2025 itu berujung pada cedera parah pada kelamin korban hingga terpotong setengah. Kasus ini pun kini memasuki babak baru setelah orang tua korban mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya untuk meminta pendampingan.

Apa yang Terjadi?

Kejadian bermula ketika ibu korban mengantarkan anaknya untuk menjalani khitan di klinik pada 26 Januari 2025. Namun, proses khitan tersebut diduga mengalami kelalaian yang mengakibatkan kelamin korban mengalami cedera parah dan pendarahan. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif dan menjalani tiga operasi. Proses penyembuhan yang tidak cepat membuat korban harus menjalani perawatan selama empat bulan di Rumah Sakit di Kota Tasikmalaya.

Mengapa dan Dampak

Kasus ini menjadi sorotan karena kelalaian yang terjadi dinilai sangat fatal. Ibu korban, Tati Nurhasanah, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut merupakan kesalahan yang fatal dan bukan sekadar kelalaian. Pasalnya, usai kejadian, dokter yang menangani korban menjanjikan tanggung jawab penuh terhadap pemulihan korban, namun hingga kini belum terealisasi. “Jadi waktu disunat ada kegagalan dari dokter sunatnya. Sampai sekarang tidak ada tanggung jawab sebagaimana yang dijanjikan. Ini bukan sekadar kelalaian lagi, tapi kesalahan yang fatal,” ujar Tati.

Kejadian ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan kualitas layanan kesehatan, terutama dalam prosedur khitan yang dianggap sebagai tindakan medis yang umum. Dampaknya, keluarga korban kini harus menghadapi proses pemulihan yang panjang dan biaya yang tidak sedikit. Selain itu, psikologis korban juga berpotensi terganggu akibat kejadian yang dialaminya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus malapraktik ini kini masih dalam proses pendampingan oleh KPAID Kabupaten Tasikmalaya. Orang tua korban berharap ada keadilan dan pertanggungjawaban dari pihak yang melakukan tindakan khitan tersebut. “Kalau kejadiannya bulan Januari tahun 2025, bahkan usia kejadian anak saya telah menjalani tiga kali operasi. Dua operasi dilakukan oleh dr. Galih selama kurang lebih empat bulan, sedangkan operasi ketiga dilakukan oleh dr. Jumadi setelah muncul komplikasi lanjutan,” ungkap Tati.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Di sisi lain, kasus ini juga menunjukkan masih panjangnya jalan yang harus ditempuh oleh korban dan keluarganya untuk mendapatkan keadilan. Oleh karena itu, pendampingan dan dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk membantu korban dan keluarganya dalam menghadapi proses yang panjang ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177486/kelamin-terpotong-setengah-saat-khitan-bocah-tasikmalaya-diduga-korban-malapraktik, without altering the facts of the original article.

Persib Bandung Belanja Lagi, Setelah Resmikan Sandy Walsh dan Luka Menalo

Apa yang Terjadi?

Pada Kamis (2/7/2026), Persib Bandung mengumumkan dua pemain baru, yakni Luka Menalo dan Sandy Walsh. Luka Menalo merupakan winger berpaspor Bosnia-Herzegovina yang sebelumnya membela FK Sarajevo di Liga Bosnia selama setengah musim. Selama setengah musim itu, Luka Menalo mencatatkan 17 pertandingan dengan catatan tiga gol dan dua asis. Sementara, Sandy Walsh merupakan pemain diaspora Timnas Indonesia yang sebelumnya membela Buriram United di Liga Thailand. Ia tampil dalam 35 laga Buriram United dengan catatan lima gol dan dua asis di seluruh kompetisi dan menjadi juara Liga Thailand dan Piala Thailand musim 2025/2026. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono, tidak menyangkal bahwa pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah pilar bidikan. Meski begitu, manajemen masih memilih untuk menutup rapat identitas pemain yang sedang didekati tersebut. “Masih dalam proses untuk pemain baru. Nanti kalau sudah pasti, ya, akan diumumkan lebih lanjut,” ujar Kuswara.

Mengapa dan Dampak

Ambisi besar Persib Bandung untuk menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik maupun level Asia musim depan menjadi alasan utama mereka melakukan perombakan skuad. Dengan mendatangkan pemain-pemain baru, Persib Bandung berharap dapat meningkatkan kekuatan tim dan meraih kesuksesan di musim depan. “Prinsipnya pemain yang nanti direkrut pasti pada saatnya akan diumumkan,” ujar Kuswara. “Jadi kami memang belum mengumumkan dulu siapa yang akan disusulkan untuk menjadi bagian dari tim Persib Bandung.” Rumor kesepakatan verbal dengan eks penggawa Borneo FC, Mariano Peralta, santer dikaitkan bakal merapat ke Bandung. Peralta merupakan penyerang tajam sekaligus Pemain Terbaik Super League 2025/2026. Jika rumor ini benar, maka Persib Bandung akan semakin kuat di lini serang.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Persib Bandung masih memiliki jalan panjang untuk mencapai kesuksesan di musim depan. Dengan perombakan skuad yang sedang dilakukan, Persib Bandung berharap dapat meningkatkan kekuatan tim dan meraih kesuksesan di kompetisi domestik maupun level Asia. Para pendukung Persib Bandung pasti sangat menantikan aksi-aksi pemain baru mereka di lapangan hijau. Persib Bandung harus terus bekerja keras untuk mencapai tujuan mereka. Dengan pemain-pemain baru yang didatangkan, Persib Bandung diharapkan dapat menunjukkan performa yang lebih baik di musim depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/superball/1177487/usai-resmikan-sandy-walsh-dan-luka-menalo-persib-pastikan-berburu-pemain-lagi-mariano-peralta, without altering the facts of the original article.

Harga BBM Terbaru: Pertamax di Jabar dan Update Harga Pertamina Hari Ini

Perubahan harga BBM terbaru dari Pertamina mulai berlaku sejak Rabu, 1 Juli 2026, dengan penurunan harga terjadi pada beberapa produk. Harga Pertamax Turbo, Pertamina Dex (Pertadex), dan Dexlite mengalami penurunan harga di beberapa wilayah, termasuk Jawa Barat. Sebagai contoh, harga Pertamax Turbo di Jawa Barat turun sebesar Rp1.450 menjadi Rp19.300 per liter. Sementara itu, harga Pertadex turun sebesar Rp3.650 menjadi Rp21.150 per liter. ## Momen Penentu di Menit Akhir Harga BBM jenis Pertamax serta Pertamax Green terpantau stabil dan tidak mengalami perubahan dalam penyesuaian BBM periode ini. Harga Pertamax masih tetap bertahan di angka Rp16.250 per liter, sedangkan untuk Pertamax Green tetap dijual Rp17.000 per liter. Berikut adalah daftar harga BBM terbaru di beberapa wilayah: – Provinsi Aceh: – Pertamax: Rp16.650 – Pertamax Turbo: Rp19.750 – Pertamina Dex: Rp25.350 – Dexlite: Rp23.500 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Free Trade Zone (FTZ) Sabang: – Pertamax: Rp15.250 – Dexlite: Rp21.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Provinsi Sumatera Utara: – Pertamax: Rp16.650 – Pertamax Turbo: Rp19.750 – Pertamina Dex: Rp21.650 – Dexlite: Rp20.150 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Provinsi Sumatera Barat: – Pertamax: Rp17.000 – Pertamax Turbo: Rp20.150 – Pertamina Dex: Rp22.100 – Dexlite: Rp20.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Provinsi Riau: – Pertamax: Rp17.000 – Pertamax Turbo: Rp20.150 – Pertamina Dex: Rp22.100 – Dexlite: Rp20.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Provinsi Kepulauan Riau: – Pertamax: Rp17.000 – Pertamax Turbo: Rp20.150 – Pertamina Dex: Rp22.100 – Dexlite: Rp20.550 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 – Free Trade Zone (FTZ) Batam: – Pertamax: Rp15.500 – Pertamax Turbo: Rp18.350 – Pertamina Dex: Rp20.100 – Dexlite: Rp18.700 – Pertalite: Rp10.000 – Biosolar: Rp6.800 ## Apa Artinya Ini ke Depan? Penurunan harga BBM ini dapat memberikan dampak positif pada masyarakat, terutama dalam hal penghematan biaya transportasi dan logistik. Namun, perlu diingat bahwa harga BBM dapat berubah-ubah tergantung pada kondisi pasar dan kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, masyarakat perlu terus memantau perkembangan harga BBM dan melakukan penyesuaian yang diperlukan. ## Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Masyarakat masih harus menunggu dan melihat bagaimana perkembangan harga BBM ke depan. Apakah penurunan harga ini akan berlanjut atau tidak? Bagaimana dampaknya pada perekonomian dan kehidupan sehari-hari? Semua pertanyaan ini masih harus dijawab dalam waktu yang akan datang. Yang jelas, perubahan harga BBM ini akan terus mempengaruhi kehidupan masyarakat, dan oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian dan perencanaan yang tepat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/nasional/1177488/daftar-harga-bbm-pertamina-terbaru-hari-ini-jumat-3-juli-2026-cek-pertamax-di-jabar, without altering the facts of the original article.

Malapraktik Khitan di Tasikmalaya: KPAID Dampingi Bocah Korban, IDI Diminta Evaluasi

Kasus dugaan malapraktik khitan yang menimpa seorang bocah di Tasikmalaya, Jawa Barat, mendapat perhatian serius dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) setempat. Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan dari orang tua korban dan akan memberikan pendampingan baik secara psikologis maupun hukum.

Kronologi Dugaan Malapraktik

Menurut Ato Rinanto, keluarga korban melaporkan bahwa anak mereka diduga menjadi korban malapraktik ketika menjalani khitan sekitar satu tahun yang lalu. Keluarga meminta pendampingan karena anak mereka kini akan memasuki bangku Sekolah Dasar dan rentan menjadi korban perundungan akibat peristiwa yang dialaminya.

KPAID Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya menerima laporan tersebut, tetapi juga akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan kasus secara komprehensif. Ato Rinanto menegaskan bahwa pendampingan psikologis sangat penting untuk membantu korban memulihkan kondisinya.

Tindakan Lanjutan KPAID

Selain memberikan pendampingan kepada korban, KPAID juga akan mengirimkan surat resmi kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Tasikmalaya. Hal ini bertujuan untuk meminta evaluasi terhadap pelaksanaan tindakan khitan, terutama yang dilakukan kepada anak-anak. Ato Rinanto berharap bahwa setiap tindakan khitan terhadap anak seyogianya didampingi langsung oleh orang tua.

Mengapa Kasus Ini Penting?

Kasus dugaan malapraktik khitan ini penting karena menyangkut kerentanan anak terhadap perundungan dan dampak psikologis jangka panjang. KPAID Kabupaten Tasikmalaya berencana untuk terus mengawal perkembangan kasus ini, dengan fokus utama pada pemulihan kondisi psikis anak. Polres Tasikmalaya Kota juga telah mengetahui kasus ini dan tengah menindaklanjutinya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

KPAID Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk terus mendampingi korban dan memastikan bahwa kasus ini ditangani secara serius. Dengan koordinasi yang baik antara KPAID, IDI, dan pihak berwajib, diharapkan keadilan dapat ditegakkan dan korban dapat pulih sepenuhnya. Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan evaluasi dalam tindakan medis, terutama yang melibatkan anak-anak.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177489/kpaid-tasikmalaya-dampingi-bocah-korban-dugaan-malapraktik-khitan-surati-idi-untuk-evaluasi, without altering the facts of the original article.

Siswi SMP di Bandung Dirudapaksa 6 Pria, LBH Golkar Desak Proses Hukum hingga Tuntas

Kasus Siswi SMP di Bandung yang Menggemparkan

Siswi SMP di Bandung menjadi korban rudapaksa oleh enam pria setelah dicekoki minuman keras dan obat-obatan terlarang. Kasus ini terjadi pada Minggu (28/6/2026) malam dan korban masih berusia di bawah umur. Keluarga korban langsung melaporkan kejadian ini ke polisi setelah melakukan visum.

Fakta dan Kronologi Kejadian

Korban diajak bermain oleh pelaku yang baru dikenalnya sehari melalui aplikasi WhatsApp. Setelah itu, korban sempat hilang kontak hingga keesokan paginya ditemukan telantar di pinggir jalan oleh pihak keluarga. Keluarga korban kemudian melakukan visum dan melaporkan kejadian ini ke polisi. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami trauma mendalam hingga ingin pindah sekolah.

Mengapa Kasus Ini Terjadi dan Dampaknya

Kasus ini terjadi karena korban yang masih berusia di bawah umur dan mudah dipengaruhi oleh pelaku. Kasus ini juga menunjukkan bahwa masih banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Dampaknya, korban mengalami trauma mendalam dan ingin pindah sekolah. Oleh karena itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Golkar Kota Bandung langsung turun tangan memberikan perlindungan hukum penuh kepada korban. Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung sekaligus Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini sampai tuntas dan menolak tegas upaya damai dari keluarga pelaku. “Tindakan para pelaku sudah tidak manusiawi dan keji. Kami menolak penyelesaian secara kekeluargaan dan berkomitmen mengawal kasus ini agar pelaku mendapat hukuman setimpal demi efek jera,” tegas Edwin.

Tindakan LBH Golkar Kota Bandung

LBH Golkar Kota Bandung berkomitmen untuk menjamin masa depan pendidikan korban agar tetap bisa bersekolah dan meraih masa depannya. Selain itu, LBH Golkar Kota Bandung juga akan mengawal proses hukum dan memburu sisa pelaku lainnya. Polresta Bandung sejauh ini telah menangkap tiga pelaku, di mana dua di antaranya berstatus dewasa.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus ini masih harus terus diwaspadai dan diupayakan penyelesaian yang adil bagi korban. Oleh karena itu, LBH Golkar Kota Bandung akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Kasus ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada dan peduli terhadap kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/metro-bandung/1177490/siswi-smp-di-bandung-dirudapaksa-6-pria-setelah-dicekoki-miras-lbh-golkar-tolak-damai, without altering the facts of the original article.

SPMB Kota Bandung 2026: Hasil Seleksi Tahap 2 Diumumkan Hari Ini, Cek Nama Anda

Pengumuman hasil seleksi tahap 2 Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bandung 2026 akan diumumkan hari ini. Calon murid bisa mengecek nama mereka melalui laman resmi https://spmb.bandung.go.id/home. Berdasarkan pantauan, menu “Hasil Seleksi Tahap 2” belum tersedia pada Jumat pukul 08.00 WIB, namun pengumuman hasil seleksi pada tahap pertama dilakukan pada pukul 19.00 WIB.

Tahap Akhir Seleksi SPMB Kota Bandung 2026

Tahap 2 SPMB Kota Bandung 2026 merupakan fase terakhir dari seluruh rangkaian pendaftaran dan seleksi. Proses pendaftaran tahap 2 resmi ditutup pada Jumat, 26 Juni 2026. Pada tahap ini, jalur pendaftaran yang dibuka meliputi jalur domisili dan mutasi. Jalur domisili dialokasikan bagi calon murid dengan memprioritaskan jarak antara lokasi tempat tinggal menuju sekolah tujuan terdekat. Sementara itu, jalur mutasi ditujukan bagi calon murid yang orang tua atau walinya pindah domisili akibat tugas kerja, serta bagi anak guru atau tenaga kependidikan.

Kuota dan Jalur Seleksi

Untuk SD, jalur domisili memiliki kuota 80 persen, termasuk 10 persen bagi sekolah perbatasan, sedangkan jalur mutasi memiliki kuota 5 persen. Untuk SMP, jalur domisili memiliki kuota 40 persen, termasuk 10 persen bagi sekolah perbatasan, sedangkan jalur mutasi memiliki kuota 5 persen. Calon murid yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahap daftar ulang, yang berlangsung pada 6 dan 7 Juli 2026.

Mengapa Seleksi Ini Penting?

Seleksi SPMB Kota Bandung 2026 ini penting karena menentukan akses pendidikan yang berkualitas bagi murid di Kota Bandung. Dengan menggunakan jalur domisili dan mutasi, seleksi ini juga mempertimbangkan faktor jarak dan mobilitas sosial calon murid. Hal ini berdampak pada kesempatan belajar yang lebih merata bagi seluruh calon murid.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan pengumuman hasil seleksi tahap 2 ini, calon murid yang lolos dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sekolah juga dapat menerima murid baru yang sesuai dengan kuota dan jalur seleksi yang telah ditentukan. Proses ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bandung.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski pengumuman hasil seleksi tahap 2 telah diumumkan, masih banyak proses yang harus ditempuh oleh calon murid yang lolos. Daftar ulang dan proses administratif lainnya masih harus diselesaikan. Oleh karena itu, calon murid dan orang tua/wali harus terus memantau informasi terkini dari laman resmi SPMB Kota Bandung.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/metro-bandung/1177491/hasil-seleksi-spmb-kota-bandung-2026-tahap-2-diumumkan-hari-ini, without altering the facts of the original article.

Warga Pegambiran Gotong Royong Pulangkan Jenazah ODGJ dari Semarang, Dinsos Kota Cirebon Tuai Kecaman

Warga Pegambiran Gotong Royong Pulangkan Jenazah ODGJ dari Semarang, Dinsos Kota Cirebon Tuai Kecaman

Kisah pilu seorang Warga Pegambiran yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ditemukan meninggal dunia di Semarang setelah berbulan-bulan meninggalkan rumah, memunculkan kekecewaan warga terhadap Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cirebon. Warga Kelurahan Pegambiran gotong royong memulangkan jenazah ODGJ tersebut ke kampung halaman, karena tidak mendapatkan bantuan yang memadai dari Dinsos Kota Cirebon. Kasus ini mencuatkan pertanyaan tentang peran pemerintah dalam menangani masalah kemanusiaan.

Apa yang Terjadi

Agung, seorang ODGJ warga Kelurahan Pegambiran, ditemukan meninggal dunia di Semarang setelah berbulan-bulan meninggalkan rumah. Setelah proses identifikasi, warga Kelurahan Pegambiran berinisiatif untuk memulangkan jenazah Agung ke kampung halaman. Namun, proses pemulangan terkendala biaya, terutama biaya peti jenazah yang harus dibayar tunai sebesar Rp 2 juta kepada pihak rumah sakit. Warga kemudian gotong royong untuk mengumpulkan dana, termasuk Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Pegambiran, Untung Mulyadi, yang juga ikut membantu.

Warga Kelurahan Pegambiran kemudian mendatangi Kantor Dinsos Kota Cirebon untuk meminta klarifikasi terkait penanganan kasus tersebut. Dalam pertemuan virtual dengan perwakilan Dinsos, Untung Mulyadi menilai bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan penjelasan mengenai aturan dan kewenangan, tetapi juga kehadiran pemerintah dalam persoalan kemanusiaan.

Mengapa dan Dampak

Kecelakaan ini terjadi karena kurangnya perhatian dan bantuan dari Dinsos Kota Cirebon. Warga Kelurahan Pegambiran merasa bahwa Dinsos tidak hadir dalam persoalan kemanusiaan ini. “Kami heran, Dinas Sosial mengatakan selalu bersama masyarakat, tetapi ketika ada persoalan seperti ini justru kami yang harus patungan,” ujar Untung.

Dampak dari kejadian ini adalah kekecewaan warga terhadap Dinsos Kota Cirebon. Warga merasa bahwa pemerintah tidak hadir dalam persoalan kemanusiaan. “Kami tidak melihat ada pendampingan, bahkan sekadar takziah pun tidak ada. Ini yang membuat kami sangat prihatin,” kata Untung.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kejadian ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Dinsos Kota Cirebon dalam menangani masalah kemanusiaan. Warga Kelurahan Pegambiran berharap Dinsos dapat lebih proaktif dalam menangani kasus-kasus seperti ini di masa depan. Dengan demikian, kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan warga dapat merasakan kehadiran pemerintah dalam persoalan kemanusiaan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177492/warga-pegambiran-patungan-pulangkan-jenazah-odgj-dari-semarang-kecewa-dinsos-kota-cirebon-absen, without altering the facts of the original article.

Kasus Dugaan Malapraktik Sunat di Tasikmalaya: Anak Alami Keterbelahan Kelamin, Orang Tua Lapor Polisi

Kasus Dugaan Malapraktik Sunat di Tasikmalaya

Kasus dugaan malapraktik sunat yang terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat, kembali menjadi perhatian publik. Seorang anak mengalami keterbelahan kelamin setelah menjalani prosedur sunat di sebuah klinik. Orang tua korban, Tati Nurhasanah, didampingi oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, resmi melapor ke Polres Tasikmalaya Kota pada Kamis (2/7/2026).

Fakta Kejadian

Tati Nurhasanah mengungkapkan bahwa kejadian ini sudah terjadi lebih dari setahun yang lalu. Awalnya, keluarga korban telah mencapai kesepakatan dengan pihak klinik untuk melakukan prosedur sunat. Namun, setelah prosedur sunat, anaknya mengalami cedera permanen dan harus menjalani operasi sebanyak tiga kali. Pihak klinik telah berjanji untuk memberikan biaya pengobatan dan pendidikan, namun tidak terealisasi.

Tati menambahkan bahwa pihak klinik hanya memberikan uang sebesar Rp100 ribu per bulan, dan itu pun tidak selalu diberikan. “Yang jelas saya ingin mencari keadilan, karena kondisi anak saya mengalami cedera permanen,” ungkap Tati.

Mengapa dan Dampak

Kejadian ini terjadi karena pihak klinik diduga tidak melakukan prosedur sunat dengan benar. Hal ini menyebabkan anak korban mengalami keterbelahan kelamin dan harus menjalani operasi sebanyak tiga kali. Dampak dari kejadian ini sangat besar, tidak hanya bagi korban, tetapi juga bagi keluarganya. Anak korban kini mengalami trauma dan kerap mendapat bullying di sekolahnya.

“Sekarang saja sekolah harus ditunggu sampai pulang, karena dia trauma dan pernah mendapat ledekan dari temen sebayanya,” ungkap Tati. Kejadian ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan kualitas layanan kesehatan di Tasikmalaya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Keluarga korban berharap pihak berwajib dapat membantu mereka mencari keadilan. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan diharapkan dapat memberikan pelajaran bagi pihak klinik dan layanan kesehatan lainnya untuk meningkatkan kualitas layanan mereka. Dengan kejadian ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan teliti dalam memilih layanan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan prosedur medis yang berisiko.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177493/kelamin-anak-hilang-separuh-orang-tua-korban-dugaan-malapraktik-sunat-di-tasikmalaya-lapor-polisi, without altering the facts of the original article.

Umuh Bocorkan Kejutan Transfer yang Bikin ‘Reuwas’ Jakarta, Siapa Sosoknya?

Umuh Muchtar, salah satu tokoh penting di Persib Bandung, baru-baru ini membocorkan bahwa timnya akan segera mengumumkan pemain baru yang berpotensi membuat geger atau ‘reuwas’ Jakarta. Informasi ini cukup mengejutkan, terutama setelah Persib memperkenalkan pemain diaspora Sandy Walsh dan pemain berkewarganegaraan Bosnia, Luka Menalo. Dengan pernyataan Umuh, publik pun semakin penasaran dengan sosok pemain yang dimaksud.

Apa yang Terjadi?

Persib Bandung telah melakukan beberapa pergerakan transfer yang cukup signifikan. Terbaru, mereka telah memperkenalkan Sandy Walsh, pemain diaspora, dan Luka Menalo, pemain asal Bosnia. Namun, menurut Umuh Muchtar, manajemen Persib masih belum puas dan terus mencari pemain-pemain berkualitas untuk memperkuat tim. “Kita belum lengkap ya, jadi belum puas. Tunggu sabar semua. Nanti setelah jelas semua ada pemain-pemain dan tidak menutup kemungkinan mudah-mudahan bukan Peralta saja yang bergabung, tapi ada pemain berkualitas lainnya,” ungkap Umuh.

Umuh juga menekankan bahwa Persib pasti akan memberikan kejutan di bursa transfer kali ini. “Ya tunggu saja. Persib kan seperti itu, selalu ada kejutan, orang semua pasti kaget ya. Jangan bicara-bicara abcd tapi kenyataannya zonk, wirang (malu) ya. Kalau Persib mah jangan begitu ya,” katanya.

Mengapa dan Dampak

Persib Bandung memiliki ambisi besar untuk menjadi juara berturut-turut, minimal empat atau lima kali. Untuk mencapai target ini, mereka perlu memperkuat tim dengan pemain-pemain berkualitas. Menurut Umuh, dengan hadirnya pemain-pemain baru, diharapkan dapat meningkatkan semangat dan dukungan dari Bobotoh, sebutan untuk pendukung setia Persib.

Kehadiran pemain baru ini juga diharapkan dapat meningkatkan persaingan di dalam tim, sehingga dapat meningkatkan performa Persib di kompetisi mendatang. Selain itu, kejutan transfer yang dimaksudkan oleh Umuh juga diharapkan dapat membuat lawan-lawan Persib merasa waspada dan tidak menganggap remeh tim ini.

Tantangan ke Depan

Menarik untuk melihat bagaimana Persib akan memperkuat tim mereka dan apakah benar ada kejutan transfer yang akan membuat geger Jakarta. Dengan pernyataan Umuh, publik pun semakin penasaran dan berharap Persib dapat mencapai target mereka. Tantangan ke depan tidaklah mudah, namun dengan kerja keras dan strategi yang tepat, Persib diharapkan dapat mencapai kesuksesan.

Saat ini, Persib masih terus melakukan pergerakan transfer dan mencari pemain-pemain berkualitas. Dengan demikian, kita harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya di Persib Bandung.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/superball/1177494/bocorkan-kejutan-transfer-yang-bikin-reuwas-jakarta-umuh-mudah-mudahan-bukan-peralta-saja, without altering the facts of the original article.