Di Tengah Reli IHSG, Asing Ketahuan Banyak Jual Saham Ini

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pasar saham Indonesia kembali mengalami kenaikan pada akhir pekan lalu, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat 4,24% ke level 6.175,535. Namun, di balik kenaikan ini, ada beberapa saham yang menjadi sasaran aksi jual oleh investor asing. Menurut data yang dikumpulkan dari referensi, PT Astra International Tbk (ASII) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai jual bersih (net foreign sell) mencapai Rp532,5 miliar.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada pekan lalu, investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net foreign buy) di pasar saham Indonesia sebesar Rp441,4 miliar. Namun, aksi jual asing juga terjadi pada beberapa saham, terutama emiten perbankan dan pertambangan. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi saham kedua yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai jual bersih sebesar Rp187,9 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar Rp101,5 miliar dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) senilai Rp94,4 miliar.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah 10 saham dengan net foreign sell terbesar sepanjang pekan 13-17 Juli 2026: 1. PT Astra International Tbk (ASII) – Rp532,5 miliar 2. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) – Rp187,9 miliar 3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) – Rp101,5 miliar 4. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) – Rp94,4 miliar 5. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – Rp67,7 miliar 6. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp63,2 miliar 7. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – Rp60,5 miliar 8. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – Rp56,9 miliar 9. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) – Rp51,6 miliar 10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) – Rp48,7 miliar

Apa Artinya Ini ke Depan?

Aksi jual asing pada beberapa saham ini dapat memberikan tanda-tanda bahwa investor asing mulai kehilangan kepercayaan pada beberapa emiten perbankan dan pertambangan. Namun, kenaikan IHSG pada akhir pekan lalu menunjukkan bahwa investor asing masih memiliki keyakinan pada pasar saham Indonesia. Oleh karena itu, perlu untuk melihat tren dan data lebih lanjut sebelum membuat keputusan investasi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kenaikan IHSG pada akhir pekan lalu menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia masih memiliki potensi untuk tumbuh. Namun, perlu untuk berhati-hati dan melakukan analisis yang lebih mendalam sebelum membuat keputusan investasi. Dengan melihat tren dan data yang akurat, investor dapat membuat keputusan yang lebih bijak dan menghindari kerugian.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260719195016-17-751999/di-tengah-reli-ihsg-asing-ketahuan-banyak-jual-saham-ini, without altering the facts of the original article.

Bursa Asia Dibuka Beragam, Pasar Cemas Konflik AS-Iran Makin Panas

Bursa Asia Dibuka Beragam, Pasar Cemas Konflik AS-Iran Makin Panas

Pelaku pasar Asia masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang kembali memanas, di tengah penantian sejumlah agenda penting bank sentral pekan ini.

Momen Penentu di Menit Akhir

Konflik di Timur Tengah terus memanas, dengan Amerika Serikat (AS) dan Iran terlibat dalam serangkaian serangan udara yang menyebabkan kematian dan kerusakan yang signifikan. Pada Minggu lalu, pasukan militer AS menyerang Iran 8 malam berturut-turut, sementara Iran meningkatkan serangan udara terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan tersebut.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Menurut data yang dikutip dari CNBC Internasional, pasukan AS telah menemukan jenazah tak dikenal di dekat lokasi serangan Iran di Yordania pada 17 Juli yang menewaskan dua orang. Komando Pusat AS (Centcom) juga menyatakan bahwa seorang anggota militer ketiga tewas dalam pertempuran baru-baru ini. Harga minyak berjangka naik menyusul perkembangan tersebut, dengan harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS terakhir naik 3% menjadi di atas US$85 per barel, sementara harga minyak mentah Brent, patokan internasional, naik 3% menjadi di atas US$91 per barel.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Konflik di Timur Tengah memiliki dampak yang signifikan bagi pasar global, terutama pada harga minyak. Pasar saham juga terpengaruh, dengan beberapa indeks pasar saham Asia mengalami penurunan. Sementara itu, investor terus memantau perkembangan konflik untuk mengetahui apakah akan ada eskalasi lebih lanjut.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan kematian dan kerusakan yang signifikan, konflik di Timur Tengah masih belum menemukan akhir. Pelaku pasar harus terus memantau perkembangan dan siap untuk menghadapi dampak yang mungkin timbul. Sementara itu, pihak AS dan Iran harus bekerja sama untuk mencari solusi yang aman dan stabil bagi kedua negara.

Sementara itu, pasar saham Asia terus bergerak, dengan beberapa indeks pasar saham mengalami penurunan. Shanghai Composite Index tercatat berada di level 3.763,80 pada pukul 08.52 CTT, melemah tipis 0,354 poin atau 0,01%. Indeks Shenzhen Component Index ditutup berada di level 13.706,884, sementara Hang Seng Index (HSI) Hong Kong berada di level 24.562,24. Di Australia, S&P/ASX 200 menjadi salah satu indeks yang berhasil menguat, dengan indeks berada di level 8.812,20, naik 15,50 poin atau 0,18%. Berbeda dengan Australia, pasar saham Korea Selatan mengalami tekanan, dengan KOSPI Index berada di level 6.746,33 pada pukul 09.47 JST, turun 74,27 poin atau 1,09%. Sementara itu, Indeks Nikkei 225 Jepang libur hari ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720082309-17-752063/bursa-asia-dibuka-beragam-pasar-cemas-konflik-as-iran-makin-panas, without altering the facts of the original article.

Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 17,7% per Juni 2026

Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 17,7% per Juni 2026 Pembiayaan konsumer PT Bank Mega Syariah mencapai Rp601 miliar pada Juni 2026, meningkat 17,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap produk pembiayaan berbasis syariah yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan. Momen Penentu di Menit Akhir PT Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan pembiayaan konsumer sepanjang semester I-2026. Hingga Juni 2026, portofolio pembiayaan konsumer perseroan mencapai Rp601 miliar atau tumbuh 17,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy). Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), pembiayaan konsumer meningkat 5,72% dibandingkan posisi akhir 2025. Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda Di antara berbagai produk, pembiayaan emas menjadi penyumbang pertumbuhan paling tinggi. Per Juni 2026, portofolio pembiayaan emas Bank Mega Syariah mencapai Rp42,6 miliar atau melonjak 1.715% dibandingkan posisi akhir 2025. Sepanjang periode Desember 2025 hingga Juni 2026, penyaluran pembiayaan logam mulia melalui produk tersebut telah mencapai 22,3 kilogram. Apa Artinya Ini ke Depan? Pertumbuhan pembiayaan konsumer menunjukkan bahwa Bank Mega Syariah telah berhasil memenuhi kebutuhan masyarakat dengan produk yang sesuai. Benadicto Alvonzo Ferary, Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, mengatakan bahwa segmen konsumer menjadi salah satu area yang terus diperkuat. “Segmen konsumer menjadi salah satu area yang terus kami perkuat. Pertumbuhan portofolio hingga Juni 2026 menunjukkan bahwa produk pembiayaan Bank Mega Syariah semakin diterima masyarakat,” ujar Benadicto. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Bank Mega Syariah menargetkan pertumbuhan bisnis konsumer melalui optimalisasi produk unggulan, penguatan kanal digital, serta perluasan akuisisi nasabah berbasis komunitas dan ekosistem. Menurut Benadicto, perseroan akan memfokuskan strategi pada produk-produk dengan permintaan yang terus meningkat, seperti pembiayaan emas, pembiayaan tanpa agunan, dan pembiayaan haji khusus. Bank Mega Syariah juga akan memperkuat sinergi dengan jaringan cabang, meningkatkan kualitas proses akuisisi, serta mengoptimalkan kanal digital agar layanan pembiayaan semakin mudah, cepat, dan sesuai kebutuhan nasabah. Dengan demikian, Bank Mega Syariah akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mempererat hubungan dengan nasabah. Pembiayaan konsumer akan terus tumbuh dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk syariah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720083731-17-752066/pembiayaan-konsumer-bank-mega-syariah-tumbuh-177-per-juni-2026, without altering the facts of the original article.

Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BUVA, dan BRIS Siap Menggebrak

**Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BUVA, dan BRIS Siap Menggebrak** **Momen Penentu di Menit Akhir** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (17/7) di zona hijau dengan kenaikan 1,10% ke level 6.175,54. Penguatan indeks ditopang oleh kenaikan saham BBCA, BBRI, dan BMRI sebagai kontributor utama, sementara pelemahan DCII, BREN, dan BRMS membatasi laju penguatan. Investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp725,11 miliar di pasar reguler dan Rp638,57 miliar di seluruh pasar. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dari sisi sektoral, tujuh dari sebelas sektor ditutup menguat, dipimpin sektor keuangan yang naik 2,34%, sedangkan sektor basic industry menjadi sektor dengan pelemahan terdalam sebesar 0,50%. Di pasar global, indeks utama Wall Street ditutup melemah, dengan Dow Jones turun 0,77%, S&P 500 terkoreksi 1,01%, dan Nasdaq melemah 1,40%. Dari sisi aksi korporasi, ada PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) membentuk tiga anak usaha baru sebagai bagian dari strategi memperluas lini bisnis dan memperkuat struktur usaha. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Momen ini menandai awal dari era baru di pasar saham, dengan IHSG yang terus meningkat. Namun, perlu diingat bahwa penguatan indeks masih dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pelemahan sektor basic industry dan melemahan indeks utama Wall Street. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis yang lebih mendalam untuk memahami potensi saham yang siap menggebrak. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dari sisi aksi korporasi, DEWA telah membentuk tiga anak usaha baru, yang akan membantu meningkatkan keuntungan perusahaan. Sementara itu, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE) memulai pembangunan proyek Vasa Ubud di Bali sebagai langkah memperluas portofolio properti premium sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan berulang. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan ini siap menghadapi masa depan yang lebih cerah. **Kesimpulan** Dalam kesimpulan, IHSG yang terus meningkat menandai awal dari era baru di pasar saham. Perlu diingat bahwa penguatan indeks masih dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pelemahan sektor basic industry dan melemahan indeks utama Wall Street. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis yang lebih mendalam untuk memahami potensi saham yang siap menggebrak. Dengan demikian, investor dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan yang lebih cerah. **Rekomendasi Saham Hari Ini** Dengan berdasarkan analisis yang lebih mendalam, kami merekomendasikan saham-saham berikut untuk hari ini: * TLKM * BUVA * BRIS Kami percaya bahwa saham-saham ini siap menggebrak dan dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi investor. Namun, perlu diingat bahwa investasi selalu berisiko, dan perlu dilakukan analisis yang lebih mendalam sebelum membuat keputusan investasi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720083920-17-752065/rekomendasi-saham-hari-ini-ada-tlkm-buva-hingga-bris, without altering the facts of the original article.

IHSG Dibuka Menguat 0,36%, Pasar Tunggu Putusan BI Pekan Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan awal pekan, Senin (20/7/2026), di tengah pergerakan bursa Asia yang cenderung bervariasi serta sikap wait and see investor menjelang sederet agenda penting bank sentral pekan ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IDX Mobile, pada pukul 08.59 WIB IHSG berada di level 6.197,48, menguat 21,95 poin atau 0,36% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Fakta dan kronologi kejadian berdasarkan referensi:

Pada pukul 08.59 WIB, IHSG berada di level 6.197,48, menguat 21,95 poin atau 0,36% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas saham yang berada di zona hijau. Tercatat sebanyak 238 saham menguat, 54 saham melemah, sementara 673 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp152,2 miliar dengan volume perdagangan 191,6 juta saham dalam 43.550 kali transaksi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pengaruh sikap wait and see pelaku pasar menjelang sederet agenda ekonomi penting pekan ini menjadi faktor yang menentukan pergerakan IHSG. Fokus utama tertuju pada keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI), People’s Bank of China (PBoC), dan European Central Bank (ECB), di tengah masih tingginya ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah, lonjakan harga energi, serta potensi gangguan rantai pasok.

Domestik, pasar memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75% pada Rabu (22/7/2026). Keputusan tersebut dinilai berpotensi menjadi sentimen positif bagi aset domestik setelah rupiah mulai stabil dan inflasi tetap berada dalam kisaran target BI. Namun, pelaku pasar juga akan mencermati sinyal bank sentral mengenai prospek nilai tukar, inflasi, serta arah kebijakan moneter ke depan.

Eksternal, perhatian investor juga mengarah pada keputusan Loan Prime Rate (LPR) China, suku bunga ECB, hingga data perdagangan dan inflasi Jepang yang dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan bank sentral global.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Perkembangan konflik di Timur Tengah dan pergerakan harga minyak dunia masih menjadi faktor risiko yang berpotensi memicu volatilitas pasar keuangan sepanjang pekan ini.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh ketidakpastian global dan kebijakan bank sentral. Oleh karena itu, pelaku pasar harus tetap waspada dan siap menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi di pasar keuangan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720080815-17-752051/ihsg-dibuka-menguat-036-pasar-tunggu-putusan-bi-pekan-ini, without altering the facts of the original article.

Purbaya Lelang 9 Surat Utang Besok, Cari Dana Rp32 Triliun

**Purbaya Lelang 9 Surat Utang Besok, Cari Dana Rp32 Triliun** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kementerian Keuangan akan menjalankan lelang sembilan seri surat utang negara (SUN) besok, Selasa (21/7/2026). Lelang ini bertujuan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Target indikatif lelang sembilan seri SUN tersebut senilai Rp 32 triliun, dengan target maksimal yang dimenangkan 150% dari target indikatif. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Lelang sembilan seri SUN ini terdiri dari tiga seri tenor pendek, yaitu Surat Perbendaharaan Negara (SPN) SPN01260822, SPN03261021, dan SPN12270722. Tingkat kupon ketiga SPN baru itu ialah diskonto. Sementara itu, enam seri lainnya berupa tenor panjang dalam bentuk obligasi negara (ON) FR0109 dengan kupon 5,87%, FR0108 kupon 6,5%, FR016 kupon 7,125%, FR0107 kupon 7,125%, FR0102 kupon 6,875%, dan FR0105 kupon 6,875%. Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, dengan tanggal setelmen pada Kamis (23/7/2026). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Lelang ini merupakan salah satu cara pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dana dalam APBN 2026. Dengan lelang SUN senilai Rp 32 triliun, pemerintah dapat membiayai proyek-proyek strategis yang telah ditetapkan dalam APBN. Selain itu, lelang ini juga dapat membantu meningkatkan likuiditas pasaran, sehingga investor dapat dengan mudah membeli dan menjual surat utang negara. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah mencatat peningkatan jumlah peminat lelang SUN. Hal ini menunjukkan bahwa investor semakin percaya diri dalam membeli surat utang negara. Namun, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti peningkatan bunga dan risiko likuiditas. Oleh karena itu, pemerintah harus terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan, serta meningkatkan kemampuan manajemen risiko. **Penutup** Lelang sembilan seri SUN besok merupakan momen penting bagi pemerintah untuk memenuhi target pembiayaan dalam APBN 2026. Dengan lelang senilai Rp 32 triliun, pemerintah dapat membiayai proyek-proyek strategis dan meningkatkan likuiditas pasaran. Namun, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti peningkatan bunga dan risiko likuiditas.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720081916-17-752054/cari-dana-rp32-t-purbaya-lelang-9-surat-utang-besok, without altering the facts of the original article.

IHSG Menguat 1% Pagi Ini, Pasar Tunggu Putusan BI Pekan Ini

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada pukul 09.13 WIB, IHSG berada di level 6.245,98, melonjak 70,45 poin atau 1,14% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Penguatan indeks diikuti membaiknya market breadth. Tercatat sebanyak 385 saham menguat, 149 saham melemah, sementara 431 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp1,93 triliun dengan volume perdagangan 2,58 miliar saham dalam 283.400 kali transaksi.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Penguatan IHSG terjadi di tengah pergerakan bursa Asia yang cenderung bervariasi. Investor masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi mendorong kenaikan harga energi, sekaligus menunggu rangkaian keputusan suku bunga dari sejumlah bank sentral dunia. Dari dalam negeri, fokus utama tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan pada Rabu (22/7/2026). Konsensus pasar memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%, seiring mulai stabilnya rupiah dan inflasi yang masih berada dalam rentang sasaran bank sentral.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Rabu (22/7/2026) diharapkan akan memberikan klarifikasi tentang kebijakan suku bunga yang akan diterapkan oleh bank sentral. Jika BI mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%, maka IHSG diprediksi akan terus melesat, seiring dengan kenaikan harga saham yang dipicu oleh kondisi ekonomi yang membaik. Namun, jika BI merevisi kebijakan suku bunga, maka IHSG mungkin akan mengalami penurunan, terutama jika suku bunga yang diterapkan lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam jangka panjang, IHSG diprediksi akan terus melesat, seiring dengan kenaikan harga saham yang dipicu oleh kondisi ekonomi yang membaik. Namun, perlu diingat bahwa IHSG juga dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal, seperti konflik di Timur Tengah dan kebijakan suku bunga bank sentral dunia. Oleh karena itu, investor perlu tetap waspada dan memantau perkembangan pasar dengan cermat untuk membuat keputusan investasi yang tepat. Pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Rabu (22/7/2026) diharapkan akan memberikan klarifikasi tentang kebijakan suku bunga yang akan diterapkan oleh bank sentral. Jika BI mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%, maka IHSG diprediksi akan terus melesat, seiring dengan kenaikan harga saham yang dipicu oleh kondisi ekonomi yang membaik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720091313-17-752075/breaking-news-ihsg-naik-1-pagi-ini, without altering the facts of the original article.

5 Strategi Baru DJP Awasi Pajak, dari Web Scraping hingga Kerja Sama dengan Babinsa

**5 Strategi Baru DJP Awasi Pajak, dari Web Scraping hingga Kerja Sama dengan Babinsa** **Pembuka** Direktur Jenderal Pajak (DJP) Bimo Wijayanto telah merilis Surat Edaran Nomor SE-8/PJ/2026 kepada jajarannya, sejak 15 Juli 2026. Surat edaran ini menjadi pedoman pengawasan kepatuhan wajib pajak. Dalam surat edaran tersebut, Bimo menekankan bahwa pedoman ini diperlukan bagi para petugas pajak untuk mewujudkan kepatuhan wajib pajak yang berkesinambungan, sehubungan dengan penerapan sistem self assessment pajak. **Momen Penentu di Menit Akhir** Dalam rangka pembinaan kepada Wajib Pajak sehubungan dengan penerapan sistem self assessment perpajakan, perlu dilakukan pengawasan terhadap pemenuhan kewajiban perpajakan Wajib Pajak yang bertujuan untuk mewujudkan kepatuhan yang berkesinambungan. Pengawasan tersebut dilaksanakan terhadap Wajib Pajak, baik yang telah maupun yang belum terdaftar, terdiri atas: pengawasan Wajib Pajak terdaftar; pengawasan Wajib Pajak belum terdaftar; dan pengawasan wilayah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pengawasan Wajib Pajak terdaftar dan Wajib Pajak belum terdaftar dilakukan antara lain melalui kegiatan permintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan berdasarkan data dan/atau informasi yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Pajak. Termasuk di dalamnya kewajiban atas objek pajak yang telah dikenakan maupun yang belum dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Bagi Wajib Pajak terdaftar, pengawasan dilakukan melalui kegiatan Pengawasan Pembayaran Masa (PPM) dan Pengawasan Kepatuhan Material (PKM), sedangkan bagi yang belum terdaftar, pengawasan dilakukan melalui kegiatan ekstensifikasi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dalam rangka mendukung efektivitas dan efisiensi pengawasan, kegiatan pengumpulan data kata Bimo menjadi instrumen penting untuk memperoleh data tambahan atas Wajib Pajak, memastikan penguasaan wilayah, serta memperkuat kegiatan ekstensifikasi dan perluasan basis data. Data dan/atau informasi yang diperoleh dalam pelaksanaan pengawasan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan oleh petugas pajak. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pengawasan atas kepatuhan Wajib Pajak tersebut diawali dengan tahapan identifikasi dan pengumpulan data secara sistematis guna mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan yang efektif dan terukur. Adapun untuk kegiatan pengawasan oleh para petugas pajak dapat dilakukan dengan berbagai cara dan pendekatan, seperti visitasi, penyisiran (canvassing), pengamatan langsung, hingga pembangunan jejaring informasi, seperti melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) atau Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Pengawasan ini juga bisa dilakukan dengan penilaian dengan teknologi remote sensing, web scraping, pemanfaatan informasi media, telaah jurnal atau karya ilmiah, serta analisis data yang belum teridentifikasi. **Pengawasan yang Inovatif** Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan, Direktorat Jenderal Pajak telah melaksanakan kegiatan pengumpulan data lapangan dan non-lapangan. Kegiatan pengumpulan data lapangan dilakukan dengan mendatangi tempat tinggal, tempat kedudukan, tempat kegiatan usaha, dan/atau pekerjaan bebas Wajib Pajak maupun pihak terkait untuk menemukan subjek dan/atau objek pajak. Sementara itu, pengumpulan data non-lapangan dilaksanakan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan sarana administrasi lainnya yang tersedia tanpa harus melakukan kunjungan langsung ke lokasi. **Kesimpulan** Dalam rangka meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak, Direktorat Jenderal Pajak telah melaksanakan kegiatan pengawasan yang efektif dan efisien. Dengan adanya surat edaran Nomor SE-8/PJ/2026, petugas pajak dapat meningkatkan kemampuan pengawasan dan meningkatkan efektivitas pengawasan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260719200839-4-752007/5-fakta-cara-baru-djp-awasi-kepatuhan-pajak-hingga-libatkan-babinsa, without altering the facts of the original article.

Cara Cek Bansos PKH dan BNPT Cair Hari Ini, Jangan Lupa!

**Cara Cek Bansos PKH dan BNPT Cair Hari Ini, Jangan Lupa!** **Pembuka** Bantuan Sosial (Bansos) PKH dan BPNT atau sembako Triwulan III bulan Juli-September 2026 akan mulai disalurkan pada 20 Juli mendatang. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa bansos pada kuartal III sedang diproses dan akan menggunakan data terbaru dari BPS. **APA YANG TERJADI** Menurut Gus Ipul, dari data terbaru di atas, terdapat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) existing yang tetap menerima bansos, dan KPM yang tidak lagi menerima bansos. Selain itu, juga terdapat penerima-penerima baru, yang semuanya tergantung pada proses pemutakhiran data yang telah dilaksanakan. Proses pemutakhiran data dilakukan mulai tingkat RT/RW, kemudian diteruskan ke operator data desa atau kelurahan, melalui proses musyawarah dan diteruskan ke Dinas Sosial setempat, sebelum akhirnya ditetapkan Bupati/Wali Kota dan diserahkan ke Kemensos. **MENGAPA & DAMPAK** Bansos PKH dan BNPT Cair Mulai Hari Ini, Begini Cara Cek Penerimanya! Pembahasan mengenai bansos PKH dan BNPT pada kuartal III diadakan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Mereka mengatakan bahwa bansos PKH dan BNPT pada kuartal III akan mulai disalurkan pada tanggal 20 Juli 2026. Dari data yang mereka berikan, terdapat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tetap menerima bansos dan beberapa lainnya sudah tidak berstatus sebagai penerima lagi karena dinyatakan telah naik kelas atau telah meninggal dunia. Pembaruan data penerima bansos per tiga bulan sekali. Selain itu, bansos PKH dan BNPT juga akan diikuti dengan program pemberdayaan, sesuai dengan perubahan paradigma “Bansos Sementara, Berdaya Selamanya”. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, memperkuat akses, dan memperkuat aset bagi KPM. Dengan demikian, KPM dapat meningkatkan kualitas hidup dan menjadi lebih mandiri. **PENUTUP** Bansos PKH dan BNPT Cair Mulai Hari Ini, Begini Cara Cek Penerimanya! Bansos PKH dan BNPT pada kuartal III akan mulai disalurkan pada tanggal 20 Juli 2026. KPM yang telah terdaftar dapat melakukan pengecekan status penerima bansos melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos atau melalui proses pemutakhiran data yang telah dilaksanakan. Dengan demikian, KPM dapat memastikan bahwa mereka telah menerima bansos yang mereka berhakkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260720071109-4-752022/bansos-pkh-dan-bnpt-cair-mulai-hari-ini-begini-cara-cek-penerimanya, without altering the facts of the original article.

Konflik Gaza-Eropa: Ribuan Warga Israel Serbu Perbatasan Gaza Saat Piala Dunia

**Konflik Gaza-Eropa: Ribuan Warga Israel Serbu Perbatasan Gaza Saat Piala Dunia** Ribuan warga Israel, termasuk kelompok pemukim dan aktivis sayap kanan, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dengan merangsek maju mendekati perbatasan Gaza. Massa menuntut pemerintah untuk membangun kembali pemukiman Yahudi di wilayah Palestina yang telah hancur lebur akibat perang tersebut. **Momen Penentu di Menit Akhir** Massa yang membawa bendera Israel menegaskan bahwa tujuan aksi jalan kaki ini adalah untuk mendesak pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu agar memberikan izin resmi untuk kembali ke Gaza. Rencana ini digulirkan lebih dari dua dekade setelah Israel mengevakuasi seluruh pemukimannya dari wilayah kantong tersebut berdasarkan rencana penarikan diri (disengagement plan) pada tahun 2005 silam. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut laporan CNA, aksi demonstrasi tersebut pecah pada hari Minggu waktu setempat. Para demonstran berkumpul di dekat perbatasan sebelum akhirnya berjalan kaki dalam jumlah besar menuju pagar pembatas yang menghadap langsung ke wilayah Gaza utara. Pasukan keamanan Israel, yang terdiri dari tentara dan polisi, langsung dikerahkan dalam jumlah besar untuk memblokir aksi para peserta merangsek maju lebih jauh. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Gerakan ini dinilai oleh kelompok pemukim sebagai langkah awal yang krusial untuk menguasai kembali wilayah tersebut secara permanen. “Kami tinggal di sana sebelum mereka mengeluarkan kami pada tahun 2005,” kata Daniel Sellem, salah satu peserta aksi. Mereka mengklaim bahwa penarikan mundur pasukan dan warga Israel pada tahun 2005 hanyalah kebijakan yang bersifat sementara. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Aktivis sayap kanan juga mengklaim bahwa kebijakan pemerintah Netanyahu terhadap Gaza tidak efektif dan bahwa mereka harus memulihkan komunitas Yahudi di wilayah pesisir tersebut. “Kami sedang melakukan pawai besar kembali ke Jalur Gaza, kembali ke tempat orang Yahudi tinggal selama ratusan, ribuan tahun,” terang Yechiel Greenblum salah satu peserta demonstrasi lainnya. “Tidak ada alasan,” tandas Greenblum yang menilai orang Yahudi sangat bisa untuk kembali menetap di Gaza Utara. Ribuan warga Israel yang melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di dekat perbatasan Gaza menegaskan bahwa tujuan mereka adalah untuk mendesak pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu untuk memberikan izin resmi untuk kembali ke Gaza. Gerakan ini dinilai oleh kelompok pemukim sebagai langkah awal yang krusial untuk menguasai kembali wilayah tersebut secara permanen. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah Netanyahu untuk memulihkan komunitas Yahudi di wilayah pesisir tersebut.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260720062615-4-752018/dunia-fokus-piala-dunia-ribuan-warga-israel-serbu-perbatasan-gaza, without altering the facts of the original article.