Jenazah Ali Khamenei, mantan Pemimpin Tertinggi Iran, tiba di Kompleks Masjid Imam Khomeini Hosseiniyeh di Teheran pada Kamis, 2 Juli 2026 malam, sebagai bagian dari rangkaian upacara pemakaman resmi yang akan berlangsung selama beberapa hari. Kedatangan jenazah disambut ribuan pelayat yang memadati kawasan sekitar masjid untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin yang terbunuh dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.
Momen Penentu di Menit Akhir
Jenazah Ali Khamenei disambut dengan penjagaan keamanan yang sangat ketat. Aparat keamanan dikerahkan untuk mengendalikan arus massa yang terus berdatangan sejak Kamis sore. Di sekitar kompleks makam Imam Khomeini, masyarakat dari berbagai daerah di Iran mengikuti malam terakhir rangkaian acara berkabung yang bertepatan dengan peringatan syahidnya Imam Sajjad dan penutupan majelis duka untuk Imam Hussein.
Suasana duka diwarnai pembacaan doa, lantunan syair keagamaan, serta pidato para ulama. Hojjatoleslam Ebrahimian atau ulama Syiah Iran menyampaikan ceramah kepada para pelayat, sementara Haj Mansour Arzi memimpin pembacaan eulogi sebagai penghormatan kepada Ali Khamenei. Penyair sekaligus pembaca eulogi Mohammad Reza Taheri turut membacakan syair duka, sedangkan Hossein Taheri melantunkan lagu patriotik “Ey Iran ” (Wahai Iran ) yang diikuti ribuan pelayat.
Apa yang Terjadi Sebelumnya
Sebelumnya, Iran dan Oman merencanakan penarikan biaya administrasi bersama di Selat Hormuz untuk mendanai perawatan jalur, lingkungan, dan penyelamatan laut, yang akan diajukan ke Amerika Serikat.
Mengapa dan Dampak
Kematian Ali Khamenei memiliki dampak besar pada politik Iran dan hubungan internasional. Sebagai simbol Revolusi Islam Iran, kematian beliau dapat mempengaruhi stabilitas politik dalam negeri dan hubungan dengan negara lain, terutama Amerika Serikat dan Israel. Upaya diplomasi untuk mengakhiri perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel juga dapat dipengaruhi oleh kejadian ini.
Israel dilaporkan menghapus nama Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dari daftar target pembunuhan di tengah berlangsungnya upaya diplomasi untuk mengakhiri perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kematian Ali Khamenei menandai babak baru dalam sejarah Iran. Negara ini masih harus menempuh jalan panjang untuk memulihkan stabilitas politik dan meningkatkan hubungan internasional. Dengan upaya diplomasi yang sedang berlangsung, Iran berharap dapat mencapai kesepakatan damai dengan negara-negara lain dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/internasional/7850119/5-populer-internasional-pelayat-tangisi-ali-khamenei-iran-dan-oman-sepakat-soal-selat-hormuz, without altering the facts of the original article.