Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Mandiri Dibebaskan dari Bansos, Mensos Ajak Mereka

**Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Mandiri Dibebaskan dari Bansos, Mensos Ajak Mereka** **Pembuka** Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak para orang tua siswa program Sekolah Rakyat untuk menjadi mandiri secara ekonomi agar terbebas dari ketergantungan pada bantuan sosial (bansos). Dia berdialog dengan beberapa siswa prasejahtera dalam acara Open House Sekolah Rakyat di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). **Momen Penentu di Menit Akhir** Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa Program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pemberian akses pendidikan gratis bagi anak-anak, melainkan juga mengintegrasikan program pemberdayaan ekonomi bagi orang tua mereka agar terlepas dari jerat kemiskinan. Dia menegaskan bahwa negara harus memastikan setiap anak memiliki masa depan yang lebih baik. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menteri Sosial Saifullah Yusuf memimpin penyebutan ikrar kemandirian bersama para orang tua siswa Sekolah Rakyat. Ikrar tersebut adalah: “Saya, orang tua Siswa Sekolah Rakyat siap ikut program pemberdayaan sehingga bisa menjadi keluarga mandiri. Keluarga yang tidak bergantung lagi pada bansos.” Saifullah juga menyatakan bahwa negara harus memberi kesempatan dan memastikan setiap anak memiliki masa depan yang lebih baik. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kemensos mengusung slogan baru “Siswa Sekolah Rakyat, Setiap Siswa Berharga” untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun anak dari keluarga prasejahtera yang dianggap gagal atau kehilangan kesempatan belajar di sekolah. Dengan demikian, Program Sekolah Rakyat dapat membantu meningkatkan kualitas hidup para siswa dan orang tua mereka. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga berdialog dengan beberapa siswa prasejahtera, salah satunya Muhammad Dafa Maulana (16), anak putus sekolah sejak kelas dua SD yang kini kembali mendapatkan hak pendidikannya melalui fasilitas negara tersebut. Selain itu, terdapat kisah haru dari Mai Nur Shafa (12), siswa berprestasi yang bertekad belajar sungguh-sungguh demi membahagiakan kedua orang tuanya yang sedang merantau dan telah meninggalkannya sejak balita untuk bekerja. **Kesimpulan** Dalam kesempatan ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa negara harus hadir guna memastikan keadilan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin agar mereka dapat memiliki masa depan yang jauh lebih baik secara berkelanjutan. Dengan demikian, Program Sekolah Rakyat dapat menjadi contoh bagi negara lain untuk memastikan setiap anak memiliki masa depan yang lebih baik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5654132/mensos-ajak-orang-tua-siswa-sekolah-rakyat-mandiri-lepas-dari-bansos, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *