Prabowo Subianto: Indonesia Bisa jadi Negara Maju, Tapi Masih Tertinggal di Sepak Bola
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keresahannya terkait keberhasilan Indonesia menjadi negara pertama yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar dengan campuran minyak sawit 50% atau B50, namun belum mampu lolos ke ajang sepak bola bergengsi, Piala Dunia. Menurutnya, sepak bola merupakan kehormatan suatu bangsa yang patut diperjuangkan.
Prabowo Subianto: Indonesia Bisa jadi Negara Maju, Tapi Masih Tertinggal di Sepak Bola
Dalam acara peluncuran BBM B50 di SPBU Pertamina, Rest Area KM 57, Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Prabowo Subianto menyampaikan keresahannya. “Jadi saya resah, terus terang saya resah. Kita bisa B50 tapi tidak bisa masuk Piala Dunia, bagaimana caranya masuk piala dunia?” ungkap Prabowo.
Momen Penentu di Menit Akhir
Prabowo Subianto pun memanggil Menteri Pemuda dan Olah Raga Erick Thohir. “Siapa bertanggung jawab Erick Thohir mana Erick Thohir?” tanya Prabowo. Karena tidak menemukan sosok yang dicari, dia menitipkan pesan untuk Erick Thohir soal masalah ini kepada kakak Erick Thohir, Boy Thohir yang hadir di acara peluncuran B50. “Boy kasih tau adik mu ya,” ujar Presiden diiringi tawa tamu undangan.
Prabowo pun tiba-tiba bertanya kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. “Mana Menkeu, apa yang diperlukan supaya kita masih Piala Dunia?” ungkapnya. Adapun, Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di putaran keempat Kualifikasi zona Asia. Langkah Skuad Garuda terhenti usai menelan kekalahan krusial 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 tentu memiliki dampak signifikan bagi sepak bola Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam meningkatkan kualitas sepak bola di Indonesia. Kegagalan ini juga dapat mempengaruhi semangat dan motivasi masyarakat Indonesia dalam mendukung tim nasional mereka.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia, diperlukan upaya serius dan terstruktur dari semua pihak terkait, termasuk pemerintah, federasi sepak bola, dan masyarakat. Diperlukan investasi yang lebih besar dalam infrastruktur, pelatihan, dan pengembangan pemain muda. Selain itu, diperlukan juga tata kelola yang lebih baik dalam pengelolaan sepak bola Indonesia. Dengan upaya yang serius dan terstruktur, diharapkan Indonesia dapat meningkatkan kualitas sepak bola dan lolos ke ajang-ajang internasional yang lebih bergengsi di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260709153757-33-749497/prabowo-resah-indonesia-bisa-b50-tapi-belum-masuk-piala-dunia, without altering the facts of the original article.