Jembatan Kaca Bromo Seruni Point Resmi Dibuka, Berapa Harga Tiket Masuknya?

Jembatan Kaca Bromo Seruni Point resmi dibuka untuk umum pada Sabtu, 27 Juni 2026, setelah melalui tahap pre-launching di kawasan Seruni Point, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Pemerintah Kabupaten Probolinggo membuka akses wisata baru ini untuk masyarakat umum sebelum pelaksanaan grand launching pada akhir Juli 2026. Jembatan kaca pertama di Indonesia yang dibangun di kawasan pegunungan ini memiliki panjang sekitar 130 meter dan membentang di atas jurang dengan kedalaman mencapai 83 meter.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pengelola menetapkan harga tiket masuk sebesar Rp 55 ribu untuk wisatawan domestik dan Rp 110 ribu bagi wisatawan mancanegara. Wisatawan yang ingin menikmati wahana tersebut saat ini sudah dapat berkunjung setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. Jembatan Kaca Bromo Seruni Point menjadi destinasi wisata baru yang menawarkan panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru dalam satu kawasan.

Apa yang Terjadi Sebelumnya

Sebelum dibuka untuk umum, Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Pemerintah Kabupaten Probolinggo, serta Forkopimka Sukapura melakukan pemeriksaan kelayakan fasilitas. Pemeriksaan mencakup aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan kesiapan operasional. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Geoteknik, Terowongan dan Struktur (BGTS) Kementerian PU Agung Wahyudi mengatakan, konstruksi jembatan tersebut dirancang bisa beroperasi hingga 50 tahun.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pemerintah berharap keberadaan wahana tersebut mampu menambah daya tarik wisata, sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan di Kabupaten Probolinggo. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi menyambut pembukaan tahap awal operasional tersebut. Ia berharap, kehadiran jembatan kaca mampu meningkatkan kunjungan wisatawan melalui pintu masuk Bromo di wilayah Kabupaten Probolinggo. Peningkatan kunjungan wisatawan dapat berdampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

General Manager The Lawu Group Achmad Ridho memastikan pengelola akan menjalankan operasional Jembatan Kaca Bromo Seruni Point dengan mengutamakan keselamatan pengunjung. Pihaknya bersama tenaga ahli akan melakukan inspeksi dan pemeliharaan rutin untuk memastikan fasilitas tetap sesuai standar. Dengan demikian, destinasi wisata ini diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata baru, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar Bromo.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8090041/jembatan-kaca-bromo-seruni-point-resmi-dibuka-catat-harga-tiket-masuknya, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *