Purbaya Bakal Luncurkan Coretax Versi Baru, Uji Coba Pekan Depan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal meluncurkan sistem layanan Coretax versi baru yang digadang-gadang lebih mudah dan efektif pada pekan depan. Sistem Coretax ini merupakan jawaban dari keluhan masyarakat terkait layanan di dalam Coretax yang dinilai masih belum ramah digunakan oleh masyarakat, terutama masalah kecepatan sistem.

Perbaikan Sistem Coretax

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengungkapkan bahwa perbaikan dalam sistem Coretax ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas layanan perpajakan. “Coretax terus kami perbarui dan perbaiki. Jadi case management yang memang agak melambat dan ada problem internal, kami selesaikan kemarin dari Jumat, Sabtu, dan Minggu lalu. Hari ini sudah mulai oke lagi. Minggu depan akan dilakukan tes oleh Pak Menteri (Purbaya Yudhi Sadewa),” kata Bimo.

Coretax pada awalnya dibangun pada 2018 dan baru diserahkan secara penuh sistem pengembangannya dari vendor pada awal 2026, sehingga perlu ada penyempurnaan lagi agar wajib pajak makin nyaman untuk menggunakannya sebagai media setor dan lapor perpajakan. Bimo menambahkan bahwa pihaknya telah memperbaiki efektivitas dari algoritma di Coretax, serta mengubah user interface agar lebih ramah ketika digunakan oleh wajib pajak.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang terkait dengan perbaikan sistem Coretax:

1. Jumlah wajib pajak (WP) yang telah melakukan aktivasi akun Coretax DJP mencapai 19.502.020, terdiri dari WP Orang Pribadi 18.264.418, WP Badan 1.145.478, WP Instansi Pemerintah 91.891, dan WP PMSE 233.

2. Perbaikan sistem Coretax ini merupakan jawaban dari keluhan masyarakat terkait layanan di dalam Coretax yang dinilai masih belum ramah digunakan oleh masyarakat, terutama masalah kecepatan sistem.

3. Pihaknya juga terus menyederhanakan dan memonitor agar Coretax bisa digunakan dengan nyaman oleh wajib pajak saat memenuhi kewajiban perpajakannya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan perbaikan sistem Coretax ini, diharapkan wajib pajak dapat menggunakan sistem tersebut dengan lebih nyaman dan efektif. Selain itu, perbaikan sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan perpajakan dan memenuhi kewajiban perpajakan dengan lebih mudah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski perbaikan sistem Coretax telah dilakukan, namun masih ada jalan panjang yang harus ditempuh untuk meningkatkan kualitas layanan perpajakan. Pihaknya akan terus berusaha keras untuk menyederhanakan, memberikan kepastian dalam pelayanan dan juga mempercepat pelayanan perpajakan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260702061421-4-747340/purbaya-bakal-uji-coba-coretax-versi-baru-pekan-depan, without altering the facts of the original article.

GTA 6 Hanya Rilis Digital, Apakah Ini Akhir Era Gim Fisik?

Grand Theft Auto 6 (GTA 6) akan menjadi salah satu game yang paling dinantikan tahun ini. Namun, pengumuman terbaru dari Rockstar, pengembang game tersebut, menyebutkan bahwa game ini hanya akan tersedia dalam format digital. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan tentang akhir era game fisik dan dampaknya terhadap hak kepemilikan game di era digital.

Apa yang Terjadi?

Pada hari Kamis (25/06), Rockstar membuka sesi prapesan untuk GTA 6. Namun, pengumuman tersebut menyebutkan bahwa pelanggan yang memilih edisi fisik hanya akan menerima kotak kemasan berisi kode untuk unduhan digital. Ini bukan pertama kalinya edisi fisik sebuah game diluncurkan dengan metode seperti ini. Namun, ketika kreator dari salah satu game waralaba terbesar dalam sejarah industri hiburan telah memutuskan untuk mengikuti tren tersebut, banyak orang bertanya-tanya apakah ini berarti era produk fisik benar-benar telah berakhir.

Sebelumnya, Strauss Zelnick, Chief Executive Take-Two—perusahaan induk Rockstar—sempat menyatakan bahwa peluncuran dalam format digital saja bukanlah rencana mereka. Namun, kenyataannya, edisi fisik GTA 6 tidak akan menyertakan cakram fisik, melainkan kode untuk unduhan digital.

Mengapa dan Dampak

Keputusan Rockstar untuk meluncurkan GTA 6 dalam format digital saja memiliki beberapa alasan. Pertama, penjualan digital kini menyumbang sebagian besar pendapatan industri game. Toko daring seperti Steam untuk PC serta PlayStation Store telah eksis selama bertahun-tahun dan menjadi platform utama untuk pembelian game.

Kedua, hadirnya konsol tanpa penggerak cakram fisik (disc drive) kian mendorong tren ini. Lebih dari separuh total konsol Xbox Series di AS tidak memiliki penggerak fisik, sementara lebih dari seperempat PS5 juga demikian.

Namun, keputusan ini juga memiliki dampak terhadap hak kepemilikan game di era digital. Banyak pemain game yang khawatir bahwa dengan tidak adanya cakram fisik, mereka tidak akan dapat meminjamkan atau menjual kembali game tersebut. Ben, seorang pemain game berusia 24 tahun asal Inggris, mengatakan bahwa keuntungan penting dari memiliki cakram fisik adalah Anda bisa meminjamkan game tersebut kepada teman atau menjualnya kembali di kemudian hari.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan angka penjualan game fisik yang menyentuh titik terendah sepanjang sejarah, persoalan ini tampaknya bukan lagi sekadar tentang ketiadaan cakram itu sendiri, melainkan tentang apa yang direpresentasikan oleh hilangnya jenis produk tersebut. Bagi sebagian pihak, kebijakan ini dinilai sebagai langkah lain yang kian menjauhkan konsumen dari pembelian produk fisik, dan justru menggiring mereka untuk membeli lisensi atau hak akses perangkat lunak yang sepenuhnya dikendalikan oleh penerbit maupun pemilik platform.

Ross Scott, pendiri Stop Killing Games, sebuah gerakan hak-hak konsumen yang kini kian berkembang, mengatakan bahwa kelompok ini tengah mengampanyekan agar para penerbit tetap membiarkan game daring (online) dapat dimainkan, bahkan setelah mereka memutuskan untuk mematikan peladen (server).

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kesimpulannya, keputusan Rockstar untuk meluncurkan GTA 6 dalam format digital saja merupakan langkah yang tidak mengejutkan, namun memiliki dampak yang signifikan terhadap industri game. Pemain game harus siap untuk beradaptasi dengan perubahan ini dan memahami bahwa hak kepemilikan game di era digital mungkin tidak sama dengan era fisik. Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh industri game untuk menyelesaikan persoalan ini masih terbuka lebar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/cy067e3zgpeo?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.

Gmail Live Meluncur, Pengguna Kini Bisa Cari Email dengan Suara

Google meluncurkan fitur terbaru Gmail Live yang memungkinkan pengguna mencari email di kotak masuk menggunakan perintah suara. Fitur ini merupakan pengembangan dari Gemini Live yang dioptimalkan untuk pencarian email. Dengan Gmail Live, pengguna dapat menemukan informasi secara percakapan ketika mereka tidak punya waktu untuk menelusuri tumpukan email.

Momen Penentu di Dunia Digital

Menurut laporan, Gmail Live mulai diuji coba di Android dan iOS setelah pertama kali diperkenalkan dalam ajang Google I/O 2026 bulan lalu. Fitur ini akan tersedia bagi pelanggan Google AI Pro serta Google AI Ultra pada musim panas tahun ini. Google menyebut fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna menemukan informasi secara percakapan ketika “Pengguna tidak punya waktu untuk menelusuri tumpukan email.”

Fitur Gmail Live memungkinkan pengguna mencari email menggunakan perintah suara dan memperoleh jawaban yang dibacakan sekaligus ditampilkan di layar. Pengguna juga dapat melihat email asli yang menjadi sumber informasi. Google turut menyediakan kontrol untuk membisukan mikrofon maupun menutup Gmail Live agar pengguna dapat kembali ke kotak masuk.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut beberapa fakta yang membuat Gmail Live berbeda:

Google juga menampilkan sejumlah contoh perintah yang dapat digunakan pengguna, seperti “Apa saja tanggal perjalanan saya yang akan datang?” dan “Apa pembaruan mengenai pesanan terbaru saya?”. Selama pengguna berbicara, perintah suara akan ditranskripsikan secara otomatis dengan efek cahaya biru yang mengelilingi tepi layar.

Gmail Live kemudian memproses permintaan tersebut sebelum memberikan jawaban yang dibacakan sekaligus ditampilkan di layar. Pengguna juga dapat melihat email asli yang menjadi sumber informasi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Peluncuran Gmail Live menandai perluasan integrasi Gemini ke berbagai layanan Google. Setelah masa pengujian selesai, fitur tersebut dijadwalkan tersedia secara bertahap bagi pelanggan Google AI Pro dan Google AI Ultra pada musim panas tahun ini. Fitur ini juga akan hadir pada Docs melalui Docs Live dan di aplikasi Keep, sehingga pengguna dapat membuat konten saat bepergian.

Dengan demikian, Gmail Live dapat memudahkan pengguna dalam mencari informasi dan membuat konten secara lebih efisien. Fitur ini juga dapat meningkatkan produktivitas pengguna dalam menggunakan layanan Google.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun ke depan, Google diharapkan dapat terus meningkatkan fitur Gmail Live dan memperluas integrasinya dengan layanan lainnya. Dengan demikian, pengguna dapat menikmati pengalaman yang lebih baik dalam menggunakan layanan Google.

Selain itu, Google juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan privasi pengguna dalam menggunakan fitur Gmail Live. Dengan demikian, pengguna dapat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan layanan Google.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2111282/google-uji-fitur-gmail-live-bisa-cari-email-dengan-suara, without altering the facts of the original article.

Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold8, Bocoran Spesifikasi Bikin Heboh

Samsung dikabarkan siap meluncurkan ponsel lipat terbaru mereka, Galaxy Z Fold8, menyusul serangkaian teaser yang menghebohkan jagat maya. Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini memulai kampanye pemasaran unik dengan menghapus seluruh unggahan lama di laman media sosial Instagram Samsung Mobile dan menggantinya dengan enam unggahan video terbaru. Kampanye bertajuk New Shape New Joy ini menampilkan ilustrasi gambar cokelat batangan, galeri foto, dan puzzle yang disertai narasi-narasi menarik.

Teaser yang Menghebohkan

Dalam video teaser tersebut, Samsung tidak memperlihatkan wujud fisik Galaxy Z Fold8, namun pesan yang disampaikan terasa sangat gamblang. Mereka menggunakan analogi benda sehari-hari yang dipotong menjadi lebih pendek dan melebar. Menurut laporan analis, teaser ini menunjukkan Samsung memotong bagian atas bentuk Galaxy Z Fold7, meninggalkan faktor bentuk baru Fold8. Palet warna ungu, merah muda, dan emas yang kemudian membentuk motif angka 8 ditengarai sebagai wallpaper utama dari produk teranyar itu.

Apa yang Terjadi?

Kampanye pemasaran Samsung ini dimulai pada akhir Juni 2026, ketika mereka menghapus seluruh unggahan lama di Instagram Samsung Mobile dan menggantinya dengan enam unggahan video terbaru. Sebelumnya, pada April lalu, produsen smartphone Huawei memperkenalkan produk ponsel lipat terbarunya, Pura X Max, yang masih mengusung konsep layar yang lebar untuk mendukung kinerja visual. Selama beberapa tahun terakhir, pengguna teknologi disuguhkan oleh desain ponsel lipat vertikal dengan lebar layar minimalis.

Mengapa dan Dampak

Perilisan Galaxy Z Fold8 ini diprediksi akan menjadi langkah strategis Samsung untuk mempertahankan posisinya di pasar ponsel lipat. Dengan desain yang lebih baru dan fitur yang lebih canggih, Samsung berharap dapat meningkatkan penjualan dan memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin meningkat. Selain itu, persaingan di pasar ponsel lipat semakin ketat dengan hadirnya pemain baru seperti Huawei dan Apple. Oleh karena itu, perilisan Galaxy Z Fold8 ini dapat menjadi momen penting bagi Samsung untuk mempertahankan keunggulan kompetitifnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Walaupun jadwal resmi perilisan Galaxy Z Fold8 belum dapat dikonfirmasi, namun diperkirakan akan diluncurkan pada akhir Juli ini. Dengan demikian, konsumen harus menunggu beberapa saat lagi untuk dapat memiliki ponsel lipat terbaru dari Samsung ini. Namun, dengan reputasi Samsung sebagai produsen teknologi yang inovatif dan berkualitas, banyak konsumen yang optimis bahwa Galaxy Z Fold8 akan menjadi salah satu pilihan terbaik di pasar ponsel lipat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2111341/samsung-rilis-teaser-ponsel-lipat-terbaru-galaxy-z-fold8, without altering the facts of the original article.

Misi Bulan Baru NASA: 4 Proyek Ambisius dengan 3 Mitra Strategis

NASA mengumumkan rencana ambisius untuk mengirimkan empat misi baru ke Bulan pada akhir 2028 sebagai bagian dari program Moon Base. Badan antariksa Amerika Serikat itu menunjuk tiga perusahaan swasta, yaitu Astrobotic, Firefly Aerospace, dan Intuitive Machines, untuk melaksanakan misi ini. Kontrak baru ini bernilai hampir US$ 600 juta dan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan NASA dalam membangun kehadiran jangka panjang di permukaan Bulan.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kontrak baru ini menunjukkan komitmen NASA dalam mempercepat upaya membangun kehadiran jangka panjang di permukaan Bulan. Astrobotic memperoleh kontrak senilai US$ 297,9 juta untuk dua misi, sedangkan Firefly Aerospace dan Intuitive Machines masing-masing menerima kontrak senilai US$ 144,2 juta dan US$148,3 juta untuk satu misi. Seluruh misi merupakan bagian dari program Commercial Lunar Payload Services (CLPS), yang menjadi salah satu pilar utama pengembangan Moon Base.

NASA menyebut ketiga perusahaan akan menggunakan versi terbaru dari desain wahana pendarat yang telah lebih dulu diterbangkan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan frekuensi misi sekaligus mempercepat pengembangan teknologi pendaratan di Bulan. “Kami sedang membangun tempat uji coba untuk operasi Moon Base,” kata Pelaksana Tugas Direktur Wahana Pendarat Kargo Moon Base NASA, Ryan Stephan.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang membuat kejadian ini berbeda:

NASA memilih tiga perusahaan swasta untuk melaksanakan misi ke Bulan, yaitu Astrobotic, Firefly Aerospace, dan Intuitive Machines. Kontrak baru ini bernilai hampir US$ 600 juta dan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan NASA dalam membangun kehadiran jangka panjang di permukaan Bulan. Misi ini merupakan bagian dari program Commercial Lunar Payload Services (CLPS), yang menjadi salah satu pilar utama pengembangan Moon Base.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mengapa misi ini penting? Misi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan NASA dalam membangun kehadiran jangka panjang di permukaan Bulan. Dengan menerbangkan instrumen ilmiah yang sama pada beberapa wahana pendarat, NASA akan lebih memahami potensi bahaya saat pendaratan sekaligus membangun jaringan global data lingkungan dan penanda lokasi di Bulan. “Dengan menerbangkan instrumen ilmiah yang sama pada beberapa wahana pendarat, kami akan lebih memahami potensi bahaya saat pendaratan sekaligus membangun jaringan global data lingkungan dan penanda lokasi di Bulan,” ujar Deputy Associate Administrator for Exploration pada Science Mission Directorate NASA, Joel Kearns.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

NASA juga membuka peluang baru bagi industri Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam program Moon Base. Lembaga tersebut tengah mempertimbangkan pengiriman rover hibrida PROMISE (Polar Rover for Observation, Mapping, dan In-Situ Exploration), yang dikembangkan dari teknologi rover Mars Perseverance dan Curiosity, untuk mempelajari permukaan, bawah permukaan, serta potensi sumber daya di Bulan. Dalam beberapa bulan mendatang, NASA juga akan meminta proposal untuk misi yang membawa demonstrasi teknologi sistem daya dan avionik, muatan ilmiah tambahan, pencitra optik di Kutub Selatan Bulan, hingga konstelasi satelit relai komunikasi dan navigasi yang akan meningkatkan komunikasi antara infrastruktur Moon Base dan Bumi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2111424/nasa-siapkan-4-misi-baru-ke-bulan-gandeng-3-perusahaan, without altering the facts of the original article.

Singapura Resmi Meluncurkan Institut Riset AI dan Komputasi Canggih, Apa Tujuannya?

Singapura resmi meluncurkan Institut Riset AI dan Komputasi Canggih, sebuah lembaga penelitian baru yang berfokus pada pengembangan dan penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan komputasi canggih. Langkah ini merupakan upaya Singapura untuk mempercepat pengembangan dan penerapan teknologi digital di berbagai sektor. Institut ini akan mengonsolidasikan kemampuan penelitian di bidang AI, data, teknologi digital, pemodelan dan simulasi, teknologi kuantum, dan komputasi berkinerja tinggi. Dengan demikian, Singapura berharap dapat memperkuat posisinya sebagai pusat penelitian dan pengembangan teknologi canggih.

Apa yang Terjadi

Badan Sains, Teknologi, dan Penelitian Singapura (A*STAR) mengumumkan peluncuran Institut Kecerdasan dan Komputasi Canggih A*STAR (A*STAR Institute of Advanced Intelligence and Computing) pada Rabu. Institut ini merupakan entitas baru yang akan mengintegrasikan kemampuan penelitian A*STAR di bidang AI, data, teknologi digital, pemodelan dan simulasi, teknologi kuantum, dan komputasi berkinerja tinggi. Dengan konsolidasi ini, A*STAR berharap dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penelitian, serta mempercepat pengembangan dan penerapan teknologi canggih.

Mengapa dan Dampak

Pengembangan dan penerapan teknologi AI dan komputasi canggih merupakan langkah strategis bagi Singapura untuk meningkatkan daya saingnya di tingkat global. Dengan memiliki lembaga penelitian yang fokus pada teknologi canggih, Singapura berharap dapat menarik investasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mengembangkan industri yang berbasis teknologi. Selain itu, institut ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan penelitian dan pengembangan di bidang AI dan komputasi canggih, serta mempercepat penerapan teknologi canggih di berbagai sektor, termasuk industri, kesehatan, dan pendidikan.

Dampak dari peluncuran institut ini juga diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat Singapura. Dengan adanya penelitian dan pengembangan teknologi canggih, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan publik, serta meningkatkan kemampuan kompetitif industri lokal. Oleh karena itu, peluncuran Institut Riset AI dan Komputasi Canggih merupakan langkah penting bagi Singapura untuk meningkatkan posisinya sebagai pusat penelitian dan pengembangan teknologi canggih.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Peluncuran Institut Riset AI dan Komputasi Canggih merupakan awal dari perjalanan panjang Singapura dalam mengembangkan dan menerapkan teknologi canggih. Kedepan, institut ini diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan penelitian dan pengembangan, serta mempercepat penerapan teknologi canggih di berbagai sektor. Dengan demikian, Singapura dapat terus meningkatkan posisinya sebagai pusat penelitian dan pengembangan teknologi canggih, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5631569/singapura-luncurkan-institut-riset-ai-dan-komputasi-canggih, without altering the facts of the original article.

China Sukses Uji Alat Pemantau Otot di Orbit, Astronaut Kini Lebih Terawat

China sukses menguji alat pemantau otot di orbit, sebuah terobosan yang dapat meningkatkan perawatan kesehatan astronot selama misi luar angkasa. Perangkat elektromiografi (EMG) yang dikembangkan oleh tim peneliti China ini memungkinkan penilaian status otot astronot secara real-time dan interaksi manusia-mesin, memberikan dukungan teknis penting untuk perlindungan kesehatan astronot dan teknologi interaksi manusia-mesin berbasis luar angkasa.

Momen Penentu di Menit Akhir

Wahana Uji Kargo Antariksa Qingzhou telah merilis batch terbaru hasil uji coba di orbit pada Senin (29/6), termasuk perangkat pemantau EMG yang dikembangkan oleh tim dari Institut Teknologi Mutakhir Shenzhen (SIAT) di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS), yang menjalin kolaborasi dengan Universitas Teknologi Mutakhir Shenzhen (SUAT). Wahana Uji Kargo Antariksa Qingzhou diluncurkan ke luar angkasa pada 30 Maret 2026. Wahana itu mengangkut lima proyek medis, termasuk perangkat pemantau EMG, untuk rumah sakit antariksa masa depan pertama di dunia yang digagas oleh SUAT.

Astronaut yang menghabiskan periode panjang dalam kondisi mikrogravitasi mengalami penurunan pemberian beban pada otot (muscle loading) yang signifikan. Hal ini menyebabkan penurunan frekuensi kontraksi serat otot dan mempercepat pemecahan protein, sehingga memicu berbagai masalah, seperti atrofi (penyusutan) otot. Pemantauan kesehatan otot astronaut secara akurat, berkelanjutan, dan real-time tetap menjadi tantangan utama dalam ilmu kehidupan antariksa dan kedokteran antariksa.

Tantangan dalam Pemantauan Kesehatan Otot Astronaut

Saat ini, Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) terutama menggunakan pengujian kekuatan otot dan pencitraan ultrasonografi (USG), sementara stasiun luar angkasa China mengevaluasi atrofi otot melalui gaya operasional dan pengukuran optik. Namun, metode-metode yang ada saat ini umumnya terkendala oleh biaya yang tinggi, kontinuitas real-time yang tidak memadai, serta ketidakmampuan untuk mendokumentasikan kondisi otot secara langsung.

Solusi Pemantauan EMG Berbasis Deteksi Sinyal Saraf

Tim yang dipimpin oleh peneliti SIAT Wang Yishan tersebut mengusulkan solusi pemantauan EMG berbasis deteksi sinyal saraf, yang memungkinkan evaluasi dinamis terhadap status otot melalui akuisisi dan analisis sinyal EMG secara real-time. Berbekal cip deteksi sinyal saraf yang dikembangkan secara mandiri sebelumnya, tim tersebut berhasil menciptakan perangkat deteksi EMG dan merampungkan berbagai modifikasi adaptasi kedirgantaraan.

Guna memenuhi persyaratan perangkat di lingkungan luar angkasa yang kompleks, tim melakukan serangkaian eksperimen di darat, termasuk pengujian getaran, pengujian siklus termal, serta pencocokan antarmuka antara muatan (payload) dengan pesawat antariksa, demi memastikan stabilitas serta keandalan cip dan perangkat itu di luar angkasa.

Keberhasilan Uji Coba di Orbit

Setelah peluncuran Wahana Uji Kargo Antariksa Qingzhou, tim tersebut melaksanakan uji coba di orbit. Di bawah kendali jarak jauh dari darat, pengujian ini berhasil menyelesaikan tugas-tugas akuisisi, penyimpanan, dan transmisi data simulasi. Data yang diterima di darat menunjukkan bahwa uji coba tersebut berjalan lancar. Hasil yang diperoleh dari perangkat itu sesuai dengan data yang diperkirakan, mengindikasikan bahwa cip dan perangkat tersebut dapat beroperasi secara stabil dan andal dalam kondisi mikrogravitasi, serta cocok dengan kondisi kerja di luar angkasa.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keberhasilan uji coba di orbit tersebut semakin mendorong kemajuan teknologi penopang kehidupan di luar angkasa, serta dapat berkontribusi bagi pengembangan bidang kesehatan medis berbasis darat, interaksi manusia-mesin, dan perangkat pintar yang dapat dikenakan (smart wearable). Hasil yang dirilis kali ini juga mencakup sebuah alat genggam yang dapat digunakan untuk memantau kondisi otot astronaut.

Kedepannya, teknologi ini diharapkan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam bidang kesehatan medis dan olahraga. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya bermanfaat bagi astronot, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Walaupun keberhasilan uji coba di orbit merupakan langkah maju yang signifikan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam pengembangan teknologi penopang kehidupan di luar angkasa. Penelitian lanjutan diperlukan untuk meningkatkan kemampuan perangkat dan memastikan keamanan serta keandalan dalam jangka panjang.

Dengan komitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan teknologi, China diharapkan dapat memainkan peran penting dalam pengembangan bidang kesehatan medis berbasis luar angkasa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat luas.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5631576/china-rampungkan-uji-alat-pemantau-otot-di-orbit-untuk-astronaut, without altering the facts of the original article.

Blue Origin Tempuh Pendekatan Baru, Masa Depan Roket New Glenn Kini Bertaruh

Blue Origin, perusahaan kedirgantaraan swasta Amerika, berencana mengadopsi konsep peluncuran hibrida horizontal-vertikal untuk roket angkut berat New Glenn. Langkah ini diambil setelah terjadi anomali besar saat uji coba pembakaran mesin New Glenn pada Mei lalu. CEO Blue Origin, Dave Limp, mengatakan bahwa perusahaan tidak akan membangun kembali Kompleks Peluncuran 36 yang rusak di Negara Bagian Florida, AS, ke konfigurasi sebelumnya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Roket New Glenn meledak di landasan peluncuran saat uji coba pembakaran di Cape Canaveral Space Force Station di Florida. Limp mengatakan penyelidikan terhadap anomali tersebut masih berlangsung, dengan analisis awal mengarah pada bagian belakang roket tahap pertama. Kejadian ini dapat menunda misi-misi New Glenn di masa mendatang dan berpotensi memengaruhi jadwal beberapa misi NASA dalam eksplorasi Bulan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Blue Origin merupakan mitra komersial utama dalam program Bulan Artemis dari NASA. Kegagalan uji coba New Glenn dapat berdampak signifikan pada program tersebut. Dengan mengadopsi konsep peluncuran hibrida horizontal-vertikal, Blue Origin berharap dapat meningkatkan frekuensi peluncuran dan mengurangi risiko kegagalan. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi sebelum New Glenn dapat kembali melakukan penerbangan.

Perusahaan harus menyelesaikan penyelidikan terhadap anomali yang terjadi dan memastikan bahwa roket telah diperbaiki dan dites ulang. Selain itu, Blue Origin juga harus bekerja sama dengan NASA untuk memastikan bahwa misi-misi yang telah dijadwalkan dapat berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, Blue Origin harus menempuh jalan panjang untuk memulihkan kepercayaan dan melanjutkan program New Glenn.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa bulan ke depan, Blue Origin akan fokus pada penyelesaian penyelidikan dan perbaikan roket New Glenn. Perusahaan juga harus bekerja sama dengan NASA untuk memastikan bahwa misi-misi yang telah dijadwalkan dapat berjalan sesuai rencana. Dengan adopsi konsep peluncuran hibrida horizontal-vertikal, Blue Origin berharap dapat meningkatkan kinerja dan keamanan roket New Glenn.

Ke depan, Blue Origin akan terus berusaha untuk meningkatkan kemampuan dan keamanan roket New Glenn. Dengan kerja sama yang erat dengan NASA dan komitmen untuk meningkatkan kinerja, Blue Origin berharap dapat memainkan peran penting dalam eksplorasi Bulan dan ruang angkasa.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5631579/blue-origin-lanjutkan-roket-new-glenn-dengan-pendekatan-baru, without altering the facts of the original article.

200 Aplikasi Lapor Kominfo, 4,8 Juta Akun Medsos Diblokir

Pemerintah Indonesia telah melakukan upaya besar-besaran dalam membersihkan media sosial dari akun-akun yang berpotensi membahayakan anak-anak. Sebanyak 4,8 juta akun anak di media sosial telah diblokir dalam dua bulan terakhir, tepatnya sejak pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Tunas. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengingatkan platform media sosial untuk segera melakukan self-assesment guna memastikan keamanan dan kenyamanan penggunanya.

Aksi Besar-Besaran Komdigi

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar, menjelaskan bahwa jumlah akun yang dihapus termasuk media sosial milik Meta sebanyak 185 ribu akun selama dua bulan terakhir. “Ini yang baru dari Meta tadi, YouTube, TikTok, tiga platform,” kata Alex ditemui di kantor Komdigi, Selasa (29/6/2026). Sementara platform-platform media sosial lain belum ada laporan masuk. Alex telah meminta platform untuk memberikan laporan secara rutin.

Regulasi dan Klasifikasi

PP Tunas atau Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak melakukan klasifikasi batas usia pengguna media sosial berdasarkan usia. Berikut kategori dalam aturan tersebut: anak-anak di bawah usia 13 tahun dilarang menggunakan media sosial, anak-anak berusia 13-15 tahun hanya boleh menggunakan media sosial dengan pengawasan orang tua, dan anak-anak berusia 16 tahun ke atas boleh menggunakan media sosial tanpa pengawasan.

Mengapa Ini Penting?

Menurut Komdigi, regulasi ini bertujuan untuk melindungi anak-anak dari konten-konten yang berpotensi membahayakan mereka. “Tapi risikonya kalau mereka tidak memberikan penilaian mandiri, ya mereka akan berisiko ditetapkan sebagai profil berisiko tinggi,” jelas Alex. Oleh karena itu, Komdigi mengingatkan platform media sosial untuk segera melakukan self-assesment guna memastikan keamanan dan kenyamanan penggunanya.

Sejauh ini, Komdigi telah mendapatkan 200-an platform yang melakukan assesment. Mereka juga mengingatkan risiko bagi platform yang tidak memberikan penilaian akan masuk dalam kategori risiko tinggi. Dengan demikian, platform media sosial harus lebih proaktif dalam memastikan keamanan dan kenyamanan penggunanya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah Indonesia masih memiliki jalan panjang dalam membersihkan media sosial dari konten-konten yang berpotensi membahayakan anak-anak. Namun, dengan upaya besar-besaran seperti ini, diharapkan media sosial dapat menjadi lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna, terutama anak-anak. Oleh karena itu, semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna media sosial.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260630170609-37-746937/200-aplikasi-lapor-komdigi-48-juta-akun-medsos-sudah-diblokir, without altering the facts of the original article.

Apple Rugi Besar, Ini Penyebabnya yang Bikin Saham Anjlok

Saham Apple anjlok lebih dari 5% pada perdagangan Kamis (25/6/2026) setelah perusahaan mengumumkan kenaikan harga besar-besaran untuk lini MacBook dan iPad secara global. Apple menyebut lonjakan harga tersebut dipicu kelangkaan chip memori dan penyimpanan yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat ledakan permintaan kecerdasan buatan (AI). Kenaikan harga mulai berlaku di toko online Apple pada Kamis dan mencakup MacBook Neo, MacBook Air, MacBook Pro, iPad Air, serta iPad Pro. Sementara itu, Apple memutuskan tidak menaikkan harga iPhone.

Momen Penentu di Menit Akhir

Apple mengakui kenaikan harga komponen terjadi jauh lebih cepat dibandingkan yang pernah dialami perusahaan sebelumnya. “Kami belum pernah melihat kenaikan harga komponen sebesar ini dan secepat ini. Selama ini kami telah melindungi pelanggan kami dari kenaikan tersebut, tetapi kini kami telah mencapai titik di mana kami perlu mulai menaikkan harga sejumlah produk, termasuk kenaikan harga iPad dan Mac yang diumumkan hari ini,” kata juru bicara Apple. “Kami tahu ini bukan kabar yang diharapkan, dan kami bekerja tanpa henti untuk menemukan solusinya,” ujarnya menambahkan.

Sinyal kenaikan harga sebenarnya telah disampaikan CEO Apple Tim Cook pekan lalu. Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Cook mengatakan kenaikan harga sudah menjadi “tidak dapat dihindari” akibat melonjaknya biaya komponen. “Ada pasokan yang semakin sedikit ketika konsumen justru menginginkan perangkat, dan para produsen memori meneruskan kenaikan harga yang sangat besar,” kata Cook.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Lonjakan harga komponen terjadi karena kelangkaan global chip dynamic random access memory (DRAM), komponen utama yang digunakan hampir di seluruh perangkat elektronik modern. Menurut lembaga riset TrendForce, harga kontrak DRAM konvensional melonjak hingga 90%-95% secara kuartalan pada kuartal I-2026. Pada kuartal berjalan, harga diperkirakan masih akan naik 58%-63%. Lonjakan yang disebut sebagian analis sebagai “RAMageddon” itu dipicu ledakan pembangunan pusat data AI.

Perusahaan seperti Nvidia menandatangani kontrak pasokan jangka panjang dengan produsen chip memori sehingga pasokan untuk pasar elektronik konsumen semakin terbatas. Micron bahkan mengungkapkan telah mengamankan komitmen pasokan jangka panjang senilai US$22 miliar. Dalam laporan keuangan terbarunya, pendapatan perusahaan melonjak lebih dari empat kali lipat menjadi US$41,46 miliar dari US$9,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu, didorong permintaan produk memori dan penyimpanan untuk AI.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kenaikan harga produk Apple ini tentu memiliki dampak signifikan pada konsumen dan investor. Dengan kenaikan harga, Apple mungkin akan mengalami penurunan penjualan dalam jangka pendek. Namun, perusahaan ini juga telah menunjukkan kemampuan untuk meningkatkan harga produk tanpa mengalami penurunan penjualan yang signifikan. Investor harus memantau perkembangan ini dan mempertimbangkan dampaknya pada kinerja keuangan Apple ke depan.

Dalam jangka panjang, Apple masih memiliki potensi untuk tumbuh dan meningkatkan pangsa pasarnya. Namun, perusahaan ini harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya untuk mempertahankan keunggulan kompetitif. Dengan demikian, Apple dapat terus menjadi pemimpin di industri teknologi dan meningkatkan nilai bagi konsumen dan investor.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260630185100-37-746961/apple-kehilangan-duit-rp-4482-triliun-gara-gara-hal-tak-terduga-ini, without altering the facts of the original article.