KPAI menyoroti aksi Giorgio Antonio yang dinilai ‘ngambil’ peran ayah Ruben Onsu, sehingga membahayakan psikologis anak. Sorotan ini muncul dalam konteks sengketa hak asuh anak yang masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah.
Aksi Giorgio Antonio yang Menimbulkan Kontroversi
Giorgio Antonio, kekasih Sarwendah, belakangan ini menjadi sorotan setelah sebuah potongan video siaran langsung yang memperlihatkannya memberikan izin kepada salah satu anak Sarwendah untuk memakan permen karet. Ruben Onsu, ayah kandung anak tersebut, meluapkan kekesalannya melalui media sosial,认为 tindakan Giorgio bukan sekadar persoalan sederhana, melainkan menyangkut batas peran seorang ayah terhadap anak-anaknya.
Ruben Onsu认为 bahwa Giorgio telah mencuri peran sebagai ayah bagi anak-anaknya, yang saat ini masih dalam proses pengadilan untuk menentukan hak asuh. “Saya selaku orang tua, saya kira sangat tepat untuk menyampaikan bahwa orang tuanya kan masih hidup,” kata Jasra Putra, Wakil Ketua KPAI.
Mengapa Giorgio Antonio Bisa Membahayakan Psikologis Anak?
Mengapa aksi Giorgio Antonio ini bisa membahayakan psikologis anak? Menurut Jasra Putra, Giorgio telah mencampuri aturan yang telah diterapkan oleh Ruben Onsu dan Sarwendah kepada anak-anak mereka. Dengan memberikan izin kepada anak untuk memakan permen karet, Giorgio telah membuat anak tersebut merasa bahwa aturan yang diterapkan oleh ayahnya tidak berlaku.
Hal ini dapat membahayakan psikologis anak karena anak tersebutå¯è½ä¼ merasa bingung dan tidak memiliki kepastian tentang aturan yang berlaku. “Di dalam Undang-Undang Perlindungan Anak yang memiliki hak untuk mengasuh anak itu kan kedua orang tuanya gitu ya,” kata Jasra Putra.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Apa artinya ini ke depan? Menurut Jasra Putra, Ruben Onsu dapat menegur Giorgio Antonio karena telah mencampuri urusan keluarga. “Iya selaku orang tua, saya kira sangat tepat untuk menyampaikan bahwa orang tuanya kan masih hidup,” kata Jasra Putra.
KPAI juga mengingatkan bahwa hak asuh anak memang sepenuhnya berada di tangan kedua orang tuanya jika terjadi perceraian. Oleh karena itu, Giorgio Antonio diharapkan tidak mencampuri urusan keluarga dan membiarkan proses pengadilan berjalan sesuai dengan hukum.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh Ruben Onsu dan Sarwendah dalam proses pengadilan hak asuh anak masih akan terus berlanjut. KPAI berharap bahwa proses ini dapat berjalan dengan lancar dan adil, serta anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
KPAI juga mengingatkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membentuk psikologis anak. Oleh karena itu, diharapkan Ruben Onsu dan Sarwendah dapat bekerja sama untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/seleb/7854837/kpai-soroti-sikap-giorgio-antonio-yang-dinilai-ambil-peran-ruben-onsu-sebagai-ayah, without altering the facts of the original article.