Rahasia Kehangatan Praktis: Odeng dan Ramen Instan Bisa Jadi Pilihan Sehat di Rumah dengan Cara Ini

Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, hidangan yang menawarkan kehangatan, kepraktisan, dan rasa memuaskan menjadi pilihan utama banyak orang. Odeng dan ramen instan telah lama menempati posisi istimewa sebagai sajian favorit global. Namun, di balik kemudahannya, kedua hidangan ini menyimpan kisah budaya yang kaya serta potensi besar untuk diolah menjadi sajian rumahan yang lebih lezat dan bergizi.

Asal Usul Odeng dan Ramen Instan

Odeng, atau yang dikenal sebagai eomuk di Korea, merupakan kue ikan olahan yang sangat digemari, terutama sebagai jajanan kaki lima yang menghangatkan di tengah cuaca dingin. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang kenyal menjadikannya pilihan yang memuaskan bagi penikmat kuliner. Sementara itu, ramen instan telah merevolusi cara makan di seluruh dunia. Dikenal karena harganya yang terjangkau, kemudahan persiapan, dan cita rasa yang akrab, hidangan mi ini menjadi penyelamat bagi mahasiswa, pekerja sibuk, dan siapa saja yang membutuhkan santapan cepat.

Sejarah dan Evolusi

Odeng, yang secara etimologis berasal dari kata Jepang “oden”, memiliki nama asli Korea yaitu eomuk . Popularitas kue ikan ini sebagai jajanan kaki lima di Korea Selatan tidak diragukan lagi, terutama saat suhu udara menurun. Kehangatan kaldu gurihnya seringkali menjadi daya tarik utama yang memikat banyak orang. Sejarah kue ikan ini dapat ditelusuri jauh ke belakang, dimulai dari Dinasti Qin pada abad ke-3 SM. Varian Jepang, kamaboko , mulai muncul pada periode Heian, sementara catatan Korea tentang saengseon sukpyeon ditemukan pada tahun 1719.

Ramen instan adalah inovasi kuliner global yang mengubah lanskap makanan cepat saji. Penciptanya adalah Momofuku Ando di Jepang pada tahun 1958, sebagai respons atas krisis pangan pasca-Perang Dunia II. Inovasi ini memungkinkan mi pra-masak yang renyah dan tahan lama, cukup dengan penambahan air panas. Pada tahun 1971, Ando kembali memperkenalkan terobosan dengan Cup Noodles, yang semakin meningkatkan aksesibilitas dan portabilitas ramen instan.

Mengapa Odeng dan Ramen Instan Begitu Populer?

Popularitas odeng di Korea semakin meningkat selama masa pendudukan Jepang, dengan kota Busan menjadi pusat produksi utama berkat kedekatannya dengan Jepang. Setelah Perang Korea, eomuk memainkan peran penting sebagai sumber protein yang terjangkau bagi masyarakat yang menghadapi kekurangan pangan. Komposisi utamanya meliputi ikan putih giling seperti pollock Alaska, cod, atau tilapia, yang dicampur dengan tepung dan sayuran cincang halus seperti wortel serta bawang bombay.

Namun, ada persepsi umum di Korea bahwa kue ikan kemasan yang dijual di toko tidak selalu dianggap sehat. Meskipun demikian, odeng yang terbuat dari ikan giling dan tepung tetap merupakan hidangan kaya protein. Beberapa produsen di Busan bahkan menawarkan eomuk “bermutu tinggi” dengan kandungan daging ikan mencapai lebih dari 90 persen.

Dampak dan Masa Depan

Meski praktis, ramen instan seringkali menuai kritik terkait profil nutrisinya. Para ahli gizi menyoroti bahwa hidangan ini umumnya rendah serat, protein, serta vitamin dan mineral esensial seperti vitamin A, C, B12, kalsium, magnesium, dan kalium. Salah satu kekhawatiran utama adalah kandungan natrium yang tinggi. Satu bungkus ramen instan dapat mengandung hingga 1.760 mg natrium, yang setara dengan 88 persen dari rekomendasi harian WHO sebesar 2 gram.

Konsumsi natrium berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Sebuah studi yang melibatkan 6.440 orang dewasa Korea menemukan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi mi instan memiliki asupan protein, fosfor, kalsium, zat besi, kalium, niasin, serta vitamin A dan C yang lebih rendah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran akan pentingnya pola makan sehat telah meningkat. Banyak orang mulai mencari alternatif yang lebih sehat dan bergizi. Odeng dan ramen instan dapat menjadi pilihan yang lezat dan memuaskan jika diolah dengan cara yang tepat. Dengan menambahkan sayuran, protein, dan bumbu-bumbu alami, kedua hidangan ini dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.

Odeng dan ramen instan tidak hanya sekedar hidangan cepat saji, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi sajian rumahan yang lebih lezat dan bergizi. Dengan memahami sejarah, evolusi, dan dampaknya, kita dapat menikmati kedua hidangan ini dengan lebih bijak dan seimbang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8245371/odeng-dan-ramen-instan-jadi-rahasia-kehangatan-praktis-begini-cara-mengolahnya-lebih-sehat-di-rumah, without altering the facts of the original article.

Filosofi Hidup Gobel yang Bikin Sukses: Rahasia di Balik Kesuksesan yang Tak Terduga

Filosofi hidup Gobel yang dikenal sebagai Falsafah Pohon Pisang menjadi salah satu kunci kesuksesan keluarga Gobel dalam membangun kerajaan bisnis elektronik di Indonesia. Prinsip ini menempatkan perusahaan bukan hanya sebagai mesin pencetak keuntungan, melainkan sebagai pihak yang harus memberi manfaat bagi masyarakat. Thayeb Mohammad Gobel, pendiri perusahaan, memiliki keyakinan bahwa perusahaan harus memberi manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat, seperti halnya pohon pisang yang seluruh bagiannya berguna.

Dari Merantau ke Makassar hingga Membangun Bisnis

Thayeb Gobel, seorang pria asal Gorontalo, menghabiskan masa mudanya dengan merantau ke Makassar, lalu ke Pulau Jawa. Ia pernah bekerja di beberapa perusahaan, termasuk Dasaad Musin Concern, Fasco, hingga NV Behring yang bergerak di bidang perakitan radio. Setelah sempat gagal menjalankan bisnis mebel, Gobel memutuskan membangun usahanya sendiri. Pada pertengahan 1950-an, Gobel bersama sejumlah rekannya mendirikan PT Transistor Radio Manufacturing Co. Berbekal pinjaman Rp5 juta dari Bank Industri Nasional (BINA), mereka membangun pabrik di Cawang dan memproduksi radio bermerek Tjawang.

Momen Penentu di Jepang

Kesempatan mengikuti program Colombo Plan kemudian membawanya ke Jepang. Di sanalah Gobel bertemu Konosuke Matsushita, pendiri Matsushita Electric Industrial Co. Pertemuan tersebut menjadi titik balik perjalanan bisnis Gobel. Keduanya kemudian menjalin kerja sama yang berujung pada berdirinya PT National Gobel pada 1970. Perusahaan patungan tersebut dibangun di atas perpaduan Falsafah Pohon Pisang milik Gobel dan Falsafah Air milik Matsushita.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Falsafah Pohon Pisang yang dianut oleh Gobel memiliki dampak yang signifikan pada perjalanan bisnisnya. Prinsip ini tidak hanya menjadi pedoman dalam membangun bisnis, tetapi juga menjadi warisan bagi generasi penerus keluarga Gobel, termasuk Rachmat Gobel. Hingga kini, prinsip membangun perusahaan yang memberi manfaat bagi masyarakat tetap menjadi bagian dari perjalanan Panasonic sebagai salah satu perusahaan elektronik terbesar di Indonesia. Keberhasilan sebuah bisnis tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Keberhasilan keluarga Gobel dalam membangun kerajaan bisnis elektronik di Indonesia tidak terlepas dari filosofi hidup yang dianut oleh Thayeb Mohammad Gobel. Falsafah Pohon Pisang yang menjadi prinsip utama dalam berbisnis masih relevan hingga kini. Dengan terus mengedepankan prinsip ini, diharapkan perusahaan dapat terus tumbuh dan berkembang sambil memberikan manfaat bagi masyarakat. Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh perusahaan Gobel akan terus berlanjut dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip yang telah dibangun sejak awal.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260710102750-25-749720/belajar-dari-gobel-pegang-filosofi-hidup-ini-bisa-kaya-dan-sukses, without altering the facts of the original article.

Resep Nagasari Roti Kukus dengan Isian Pisang, Jajanan Lembut yang Menggugah Selera

Nagasari dikenal sebagai salah satu jajanan tradisional yang memiliki cita rasa manis dan tekstur lembut. Biasanya, kue ini dibuat dari adonan tepung dan dibungkus daun pisang sebelum dikukus. Namun, ada kreasi yang tak kalah menarik, yaitu nagasari roti kukus. Sesuai namanya, camilan ini menggunakan roti tawar sebagai bahan utama dan dipadukan dengan isian pisang serta saus santan yang gurih.

Resep Nagasari Roti Kukus yang Mudah Dibuat

Berikut adalah resep nagasari roti kukus yang mudah dibuat di rumah. Siapkan bahan-bahan berikut sebelum mulai membuatnya. Langkah pertama adalah membuat saus santan yang akan memberikan rasa khas pada nagasari roti kukus. Pastikan santan tidak pecah agar teksturnya tetap lembut dan rasanya lebih nikmat.

Ambil selembar roti tawar, lalu pipihkan menggunakan rolling pin atau bagian bawah gelas. Setelah itu, letakkan potongan pisang di bagian tengah roti. Gulung atau lipat roti hingga menutupi pisang dengan rapi. Lakukan langkah yang sama hingga seluruh bahan habis.

Proses Pembuatan Nagasari Roti Kukus

Siapkan loyang atau wadah tahan panas yang sudah dioles sedikit margarin. Susun roti yang telah diisi pisang secara rapi. Setelah itu, siram dengan saus santan hingga seluruh permukaan roti tertutup. Cara ini membuat roti menjadi lembut dan memiliki rasa yang mirip dengan nagasari tradisional.

Panaskan kukusan terlebih dahulu sebelum adonan dimasukkan. Masukkan wadah berisi roti dan kukus selama sekitar 20-25 menit dengan api sedang. Tutup kukusan sebaiknya dilapisi kain bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan makanan.

Mengapa Nagasari Roti Kukus Menjadi Pilihan yang Menarik?

Nagasari roti kukus menjadi pilihan yang menarik karena memiliki tekstur lembut dan rasa manis yang gurih. Selain itu, camilan ini juga mudah dibuat dan dapat disajikan sebagai hidangan keluarga. Dengan menggunakan roti tawar sebagai bahan utama, nagasari roti kukus memiliki tekstur yang lebih lembut dan rasa yang lebih nikmat.

Beberapa variasi dapat dilakukan untuk membuat nagasari roti kukus lebih menarik, seperti menambahkan keju parut, meses, atau cokelat leleh sebagai isian. Selain itu, penggunaan pisang raja juga dapat memberikan aroma yang lebih harum dan rasa yang lebih manis.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran nagasari roti kukus sebagai variasi jajanan tradisional dapat memberikan dampak positif pada industri kuliner. Dengan menggunakan bahan-bahan yang sederhana dan mudah diperoleh, nagasari roti kukus dapat menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen yang mencari camilan yang lezat dan mudah dibuat.

Selain itu, nagasari roti kukus juga dapat menjadi peluang bagi para pelaku usaha kecil untuk mengembangkan usaha mereka. Dengan menggunakan resep yang sederhana dan bahan-bahan yang mudah diperoleh, para pelaku usaha kecil dapat membuat nagasari roti kukus sebagai produk unggulan mereka.

Nagasari roti kukus dapat langsung dinikmati saat masih hangat. Namun, banyak orang juga menyukainya setelah didinginkan karena teksturnya menjadi lebih padat dan lembut. Camilan ini cocok disantap bersama teh hangat, kopi, atau susu pada sore hari.

Beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait resep nagasari roti kukus adalah apakah bisa menggunakan roti tawar yang sudah disimpan beberapa hari, pisang apa yang paling cocok untuk resep ini, dan berapa lama nagasari roti kukus bisa disimpan. Jawabannya adalah bisa menggunakan roti tawar yang masih layak konsumsi, pisang kepok dan pisang raja menjadi pilihan yang paling sering digunakan, dan camilan ini sebaiknya dikonsumsi dalam waktu satu hari agar teksturnya tetap lembut dan rasanya lebih nikmat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8246935/resep-nagasari-roti-kukus, without altering the facts of the original article.

12 Olahan Ayam Lezat untuk Anak, Bikin Makan Lahap dan Sehat

Olahan ayam untuk anak menjadi salah satu pilihan menu favorit banyak orang tua karena mudah diolah, rasanya disukai anak, dan mengandung protein berkualitas tinggi. Daging ayam juga kaya akan zat gizi penting, seperti protein, zat besi, zinc, selenium, kolin, dan vitamin B kompleks yang berperan dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan otot, fungsi otak, serta daya tahan tubuh anak. Dengan sedikit kreativitas, ayam bisa disajikan dalam berbagai bentuk yang menarik sehingga anak tidak cepat bosan. Berikut beberapa olahan ayam lezat untuk anak yang bisa Anda coba.

12 Olahan Ayam Lezat untuk Anak

Sup ayam bening menjadi salah satu olahan ayam untuk anak yang paling mudah dibuat sekaligus kaya nutrisi. Menu ini mengombinasikan protein dari daging ayam dengan vitamin, mineral, dan serat dari sayuran seperti wortel, kentang, kol, atau buncis. Kuah hangatnya juga lebih mudah dicerna sehingga cocok disajikan ketika anak sedang kurang nafsu makan atau dalam masa pemulihan setelah sakit.

Nugget buatan sendiri menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan nugget kemasan karena orang tua dapat mengontrol bahan yang digunakan. Selain menggunakan daging ayam giling, tambahkan wortel, brokoli, atau bayam agar kandungan vitamin dan seratnya meningkat. Setelah adonan dikukus, nugget dapat disimpan sebagai stok makanan beku sehingga praktis untuk disajikan kapan saja.

Opor ayam tidak hanya cocok disajikan saat hari raya, tetapi juga bisa menjadi menu harian anak. Gunakan santan encer agar rasanya tetap gurih namun tidak terlalu berat. Tambahkan kentang, wortel, atau telur rebus sehingga menu ini menjadi lebih lengkap. Aroma rempah seperti jahe, serai, daun salam, dan kunyit juga membuat opor lebih harum tanpa perlu banyak penyedap.

Soto ayam berkuah bening merupakan pilihan menu yang menghangatkan sekaligus bergizi. Kaldu ayam alami memberikan rasa gurih yang disukai anak tanpa harus menggunakan terlalu banyak bumbu. Lengkapi soto dengan suwiran ayam, kentang rebus, telur, dan sedikit taoge. Hindari penggunaan sambal agar lebih ramah untuk lidah anak.

Bakso ayam buatan rumah memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah dikunyah oleh anak. Daging ayam giling dicampur telur, bawang putih, dan sedikit tepung sagu, kemudian direbus hingga matang. Bakso ayam dapat disajikan bersama bihun, sawi hijau, atau kuah kaldu bening. Menu ini juga cocok dijadikan bekal sekolah karena mengenyangkan dan tinggi protein.

Ayam kecap dikenal memiliki cita rasa gurih dan sedikit manis yang sangat disukai anak-anak. Bumbu sederhana seperti bawang merah, bawang putih, jahe, dan kecap manis sudah cukup menghasilkan lauk yang lezat. Supaya lebih bergizi, tambahkan irisan wortel atau kentang ketika proses memasak sehingga anak mendapatkan tambahan vitamin dan serat.

Sate ayam bisa menjadi variasi menu yang menarik untuk anak. Gunakan bagian dada ayam tanpa kulit yang dipotong kecil-kecil, kemudian panggang hingga matang sempurna. Sebelum disajikan, lepaskan daging dari tusuk sate dan potong kembali menjadi ukuran kecil agar lebih aman dikunyah serta mengurangi risiko tersedak.

Ayam teriyaki memiliki perpaduan rasa manis dan gurih yang biasanya disukai anak. Potongan dada ayam dimarinasi dengan saus teriyaki, lalu dimasak bersama bawang bombai dan jahe hingga bumbu meresap. Sajikan bersama nasi hangat dan brokoli kukus agar kebutuhan protein, karbohidrat, dan serat anak terpenuhi dalam satu porsi.

Mengapa Olahan Ayam Penting untuk Anak?

Olahan ayam penting untuk anak karena daging ayam kaya akan zat gizi penting yang berperan dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan otot, fungsi otak, serta daya tahan tubuh anak. Dengan menyajikan olahan ayam yang variatif, anak tidak akan cepat bosan dan orang tua dapat memastikan bahwa anak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Dampak Olahan Ayam terhadap Kesehatan Anak

Dampak olahan ayam terhadap kesehatan anak sangat signifikan. Dengan menyajikan olahan ayam yang sehat dan bergizi, anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Selain itu, olahan ayam juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap penyakit.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam upaya memastikan bahwa anak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan, orang tua masih harus menempuh jalan panjang. Dengan menyajikan olahan ayam yang variatif dan sehat, orang tua dapat membantu anak tumbuh dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk terus mencari inspirasi dan ide olahan ayam yang lezat dan sehat untuk anak.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8247002/olahan-ayam-untuk-anak, without altering the facts of the original article.

Rahasia Kehangatan Praktis: Odeng dan Ramen Instan Bisa Jadi Pilihan Sehat di Rumah dengan Cara Ini

Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, hidangan yang menawarkan kehangatan, kepraktisan, dan rasa memuaskan menjadi pilihan utama banyak orang. Odeng dan ramen instan telah lama menempati posisi istimewa sebagai sajian favorit global. Namun, di balik kemudahannya, kedua hidangan ini menyimpan kisah budaya yang kaya serta potensi besar untuk diolah menjadi sajian rumahan yang lebih lezat dan bergizi.

Asal Usul Odeng dan Ramen Instan

Odeng, atau yang dikenal sebagai eomuk di Korea, merupakan kue ikan olahan yang sangat digemari, terutama sebagai jajanan kaki lima yang menghangatkan di tengah cuaca dingin. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang kenyal menjadikannya pilihan yang memuaskan bagi penikmat kuliner. Sementara itu, ramen instan telah merevolusi cara makan di seluruh dunia. Dikenal karena harganya yang terjangkau, kemudahan persiapan, dan cita rasa yang akrab, hidangan mi ini menjadi penyelamat bagi mahasiswa, pekerja sibuk, dan siapa saja yang membutuhkan santapan cepat.

Sejarah dan Evolusi

Odeng, yang secara etimologis berasal dari kata Jepang “oden”, memiliki nama asli Korea yaitu eomuk . Popularitas kue ikan ini sebagai jajanan kaki lima di Korea Selatan tidak diragukan lagi, terutama saat suhu udara menurun. Kehangatan kaldu gurihnya seringkali menjadi daya tarik utama yang memikat banyak orang. Sejarah kue ikan ini dapat ditelusuri jauh ke belakang, dimulai dari Dinasti Qin pada abad ke-3 SM. Varian Jepang, kamaboko , mulai muncul pada periode Heian, sementara catatan Korea tentang saengseon sukpyeon ditemukan pada tahun 1719.

Ramen instan adalah inovasi kuliner global yang mengubah lanskap makanan cepat saji. Penciptanya adalah Momofuku Ando di Jepang pada tahun 1958, sebagai respons atas krisis pangan pasca-Perang Dunia II. Inovasi ini memungkinkan mi pra-masak yang renyah dan tahan lama, cukup dengan penambahan air panas. Pada tahun 1971, Ando kembali memperkenalkan terobosan dengan Cup Noodles, yang semakin meningkatkan aksesibilitas dan portabilitas ramen instan.

Mengapa Odeng dan Ramen Instan Begitu Populer?

Popularitas odeng di Korea semakin meningkat selama masa pendudukan Jepang, dengan kota Busan menjadi pusat produksi utama berkat kedekatannya dengan Jepang. Setelah Perang Korea, eomuk memainkan peran penting sebagai sumber protein yang terjangkau bagi masyarakat yang menghadapi kekurangan pangan. Komposisi utamanya meliputi ikan putih giling seperti pollock Alaska, cod, atau tilapia, yang dicampur dengan tepung dan sayuran cincang halus seperti wortel serta bawang bombay.

Namun, ada persepsi umum di Korea bahwa kue ikan kemasan yang dijual di toko tidak selalu dianggap sehat. Meskipun demikian, odeng yang terbuat dari ikan giling dan tepung tetap merupakan hidangan kaya protein. Beberapa produsen di Busan bahkan menawarkan eomuk “bermutu tinggi” dengan kandungan daging ikan mencapai lebih dari 90 persen.

Dampak dan Masa Depan

Meski praktis, ramen instan seringkali menuai kritik terkait profil nutrisinya. Para ahli gizi menyoroti bahwa hidangan ini umumnya rendah serat, protein, serta vitamin dan mineral esensial seperti vitamin A, C, B12, kalsium, magnesium, dan kalium. Salah satu kekhawatiran utama adalah kandungan natrium yang tinggi. Satu bungkus ramen instan dapat mengandung hingga 1.760 mg natrium, yang setara dengan 88 persen dari rekomendasi harian WHO sebesar 2 gram.

Konsumsi natrium berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Sebuah studi yang melibatkan 6.440 orang dewasa Korea menemukan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi mi instan memiliki asupan protein, fosfor, kalsium, zat besi, kalium, niasin, serta vitamin A dan C yang lebih rendah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran akan pentingnya pola makan sehat telah meningkat. Banyak orang mulai mencari alternatif yang lebih sehat dan bergizi. Odeng dan ramen instan dapat menjadi pilihan yang lezat dan memuaskan jika diolah dengan cara yang tepat. Dengan menambahkan sayuran, protein, dan bumbu-bumbu alami, kedua hidangan ini dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.

Odeng dan ramen instan tidak hanya sekedar hidangan cepat saji, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi sajian rumahan yang lebih lezat dan bergizi. Dengan memahami sejarah, evolusi, dan dampaknya, kita dapat menikmati kedua hidangan ini dengan lebih bijak dan seimbang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8245371/odeng-dan-ramen-instan-jadi-rahasia-kehangatan-praktis-begini-cara-mengolahnya-lebih-sehat-di-rumah, without altering the facts of the original article.

Trans Luxury Hotel Surabaya Hadirkan Beach Club Unik di Tengah Kota

Trans Luxury Hotel Surabaya kembali menarik perhatian pecinta hospitality dengan menghadirkan 28th Sky Beach Club, sebuah beach club unik yang terletak di rooftop hotel bintang lima ini. Konsep beach club ini menawarkan kombinasi infinity pool, hamparan pasir putih impor dari Australia, dan pemandangan skyline Surabaya yang membentang luas. Kehadiran 28th Sky Beach Club menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman liburan yang berbeda di tengah kota.

Konsep Beach Club yang Unik

28th Sky Beach Club terletak di rooftop Trans Luxury Hotel Surabaya dan menawarkan pengalaman liburan yang unik. Dengan infinity pool yang luas, hamparan pasir putih impor dari Australia, dan pemandangan skyline Surabaya yang membentang luas, spot ini menjadi favorit bagi para tamu untuk menikmati matahari terbenam. Saat sore tiba, pengunjung dapat menyaksikan langit senja berwarna orange dengan latar gedung-gedung Kota Surabaya yang begitu dramatis.

Pemandangan yang Dramatis

Saat malam tiba, 28th Sky Beach Club menghadirkan pengalaman berbeda dengan panorama gemerlap lampu Kota Surabaya yang terlihat dari ketinggian. Pemandangan itu menciptakan suasana yang romantis, sekaligus eksklusif bagi para tamu Trans Luxury Hotel Surabaya. Dengan suasana yang nyaman dan pemandangan yang indah, 28th Sky Beach Club menjadi spot yang ideal untuk menikmati waktu luang.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran 28th Sky Beach Club di Trans Luxury Hotel Surabaya diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk mengunjungi kota Surabaya. Dengan menawarkan pengalaman liburan yang unik dan berbeda, hotel ini berharap dapat meningkatkan okupansi kamar dan meningkatkan pendapatan. Selain itu, kehadiran beach club ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengembangan pariwisata di kota Surabaya.

Untuk meningkatkan minat wisatawan, Trans Luxury Hotel Surabaya juga menawarkan fasilitas wellness premium seperti gym dengan city view, jacuzzi, sauna, dan spa yang dirancang untuk memberikan pengalaman relaksasi maksimal bagi para tamu. Traveler bisa merasakan pengalaman menginap di Trans Luxury Hotel Surabaya dengan staycation mulai dari Rp 1.199.000 nett per malam dengan diskon 40% menggunakan Kartu Kredit Bank Mega, Syariah Card by Bank Mega Syariah, dan Allo PayLater. Harga itu sudah termasuk dengan sarapan untuk dua orang dan berbagai privilese eksklusif.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh Trans Luxury Hotel Surabaya adalah mempertahankan kualitas pelayanan dan fasilitas yang ada. Dengan terus meningkatkan kualitas dan memperbarui fasilitas, hotel ini diharapkan dapat terus menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kota Surabaya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://travel.detik.com/travel-news/d-8575156/beach-club-unik-di-tengah-kota-hanya-di-trans-luxury-hotel-surabaya, without altering the facts of the original article.

3 Kesalahan Masak Jeroan Sapi yang Bikin Bau Amis Tak Hilang

Jeroan sapi menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah saat Idul Adha. Mulai dari paru, babat, usus hingga limpa kerap dijadikan soto, gulai, sate sampai sambal goreng favorit keluarga. Namun, banyak orang masih mengeluhkan aroma amis atau prengus yang tetap muncul meski sudah memakai banyak rempah. Padahal, rahasia mengolah jeroan bukan hanya soal jahe atau serai, tetapi juga terletak pada teknik penanganannya sejak awal.

Beberapa metode berikut cukup umum digunakan untuk membantu mengurangi bau amis sekaligus membuat tekstur jeroan lebih empuk dan nyaman disantap. Sebagian orang langsung merebus jeroan setelah dicuci. Padahal, teknik perebusan bertahap sering digunakan saat mengolah jeroan untuk membantu mengurangi aroma menyengat.

Teknik Perebusan Bertahap

Teknik blanching atau perebusan awal juga cukup umum dipakai untuk membantu membersihkan sisa kotoran dan lemak yang masih menempel pada jeroan. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah memasukkan jeroan saat air masih dingin atau hangat, lalu memanaskannya perlahan hingga mendidih. Setelah direbus sekitar 10-15 menit, air rebusan pertama biasanya dibuang karena cenderung mengandung lemak dan aroma yang cukup kuat.

Mengurangi Aroma Menyengat

Hal ini jarang diperhatikan saat memasak jeroan. Sebagian orang memilih tidak menutup panci terlalu rapat ketika perebusan pertama berlangsung agar aroma tajam dapat keluar bersama uap panas. Cara ini memang bukan aturan wajib, tetapi cukup sering dipakai saat mengolah jeroan agar bau prengus tidak terlalu kuat.

Penggunaan Garam dan Jeruk Nipis

Menambahkan garam sejak awal sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun, sebagian orang memilih menambahkan garam setelah perebusan pertama selesai agar rasa dan tekstur jeroan tetap terjaga. Penggunaan garam berlebihan di tahap awal juga dapat membuat rasa jeroan menjadi terlalu tajam sebelum bumbu lain meresap sempurna. Jeruk nipis atau cuka cukup populer digunakan untuk membantu mengurangi aroma amis pada jeroan. Kandungan asamnya dapat membantu menetralisir bau yang kuat.

Meski begitu, penggunaan berlebihan juga kurang disarankan karena bisa memengaruhi tekstur dan rasa alami jeroan. Biasanya, jeroan cukup dilumuri jeruk nipis selama beberapa menit sebelum dibilas kembali menggunakan air bersih.

Teknik yang Sering Dipakai Penjual Soto

Sejumlah penjual soto memilih merebus jeroan secara terpisah sebelum dicampurkan ke kuah utama. Setelah direbus, jeroan biasanya didiamkan sejenak agar aroma tajam berkurang terlebih dahulu. Cara ini dinilai membantu rasa kuah tetap lebih bersih dan tidak terlalu prengus.

Pendinginan yang Tepat Juga Penting

Setelah direbus, jeroan sebaiknya tidak langsung ditutup rapat saat masih sangat panas. Membiarkannya sedikit mendingin sebelum disimpan dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih di dalam wadah. Panduan keamanan pangan juga menyarankan makanan matang disimpan pada suhu yang aman agar kualitasnya tetap terjaga. Jika tidak langsung dimasak, simpan jeroan dalam wadah tertutup di kulkas atau freezer.

Dengan teknik yang benar, jeroan sapi bisa terasa lebih gurih, empuk dan tetap nikmat disantap tanpa aroma menyengat yang berlebihan. Menggunakan banyak rempah belum tentu membuat jeroan otomatis bebas bau amis. Teknik pembersihan, perebusan bertahap dan pengolahan yang tepat justru menjadi faktor yang lebih penting.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kunci utama mengolah jeroan sapi bukan hanya pada banyaknya rempah, tetapi juga pada teknik penanganannya sejak awal. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan setiap langkah dalam mengolah jeroan sapi agar hasilnya optimal.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529143758-29-738782/kesalahan-masak-ini-bisa-bikin-jeroan-sapi-tetap-bau-amis, without altering the facts of the original article.

Restoran Legendaris Masih Favorit, Nostalgia Kuliner yang Bikin Rindu

Restoran legendaris masih menjadi favorit banyak orang di Indonesia. Nostalgia kuliner yang kuat membuat tempat-tempat makan lawas ini terus didatangi pelanggan lintas generasi. Tak hanya karena cita rasa menunya yang konsisten, tetapi juga karena menyimpan kenangan bagi banyak orang.

Kuliner Legendaris yang Tetap Bertahan

Di tengah menjamurnya kafe modern, restoran kekinian, hingga tren kuliner yang silih berganti, masih banyak tempat makan lawas yang tetap bertahan dan terus didatangi pelanggan. Restoran Trio, misalnya, telah dikenal sejak 1957 dengan sajian khas Kanton. Ada pula Restoran Ekaria yang menjadi salah satu restoran tertua di Indonesia dan sempat populer berkat lantai dansanya pada era 1970-an.

Momen Penentu di Era 1980-an

Memasuki era 1980-an, kota-kota besar di Indonesia mulai mengalami perubahan pesat. Saat itu berbagai jaringan restoran cepat saji internasional membuka cabang pertama mereka di Tanah Air, seperti A&W, Dairy Queen, KFC, Burger King, hingga McDonald’s. Hal ini menjadi titik balik bagi industri kuliner di Indonesia, yang mulai banyak dipengaruhi oleh tren internasional.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran restoran legendaris tidak hanya mengobati kerinduan akan cita rasa lama, tetapi juga menjadi saksi perkembangan dunia kuliner di Indonesia dari masa ke masa. Restoran-restoran ini tetap mempertahankan resep turun-temurun dan suasana klasik yang membuat pengunjung merasa nostalgia. Dengan demikian, restoran legendaris ini tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga sebagai bagian dari sejarah kuliner Indonesia.

Beberapa contoh restoran legendaris lainnya yang masih bertahan hingga kini adalah Restoran A&W bergaya vintage di Rawamangun, Gandy’s Steak di Menteng yang dikenal sebagai steakhouse tertua di Jakarta sejak 1970-an, dan Kikugawa di Cikini, restoran Jepang tertua di Indonesia yang tetap mempertahankan suasana klasik sejak pertama kali berdiri.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Toko roti jadul juga menjadi bagian penting dari perkembangan bakery di Indonesia. Mulai dari Toko Roti Gelora di Jatinegara, Toko Roti Tegal di Matraman, hingga Sakura Anpan di Jalan Sabang, semuanya masih memproduksi roti dengan resep klasik yang bertahan selama puluhan tahun. Suasana tokonya pun seolah membawa pengunjung kembali ke masa lalu.

Dengan demikian, restoran legendaris dan toko roti jadul ini akan terus menjadi bagian dari perjalanan sejarah kuliner di Indonesia. Mereka tidak hanya mempertahankan cita rasa lama, tetapi juga menjadi saksi perkembangan dunia kuliner di Indonesia dari masa ke masa.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://food.detik.com/info-kuliner/d-8573683/kuliner-nostalgia-bikin-rindu-restoran-legendaris-tetap-jadi-favorit, without altering the facts of the original article.

Tiga Jenis Kacang Bikin Tempe Lebih Istimewa, Belajar Resepnya Sekarang!

Tempe, makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari kedelai, kini telah berkembang menjadi lebih istimewa dengan penambahan tiga jenis kacang lainnya. Bagi pecinta kuliner dan penggemar tempe, kini ada kesempatan untuk belajar resep tempe yang lebih variatif dan kaya protein. Acara “Eksplorasi Bahan di Luar Kedelai” akan digelar pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 10.00 sampai 12.00 WIB di nextdoor by Pantry Magic, Jl. Kemang Raya 14B, Jakarta.

Tiga Jenis Kacang yang Bikin Tempe Lebih Istimewa

Dalam acara ini, peserta akan diajak untuk mengeksplorasi berbagai jenis kacang-kacangan kaya protein yang bisa diolah menjadi tempe, lengkap dengan cita rasa dan tekstur yang unik dibandingkan tempe kedelai biasa. Dr. Ir. Wida Winarno, M.Si., Co-Founder Indonesia Tempe Movement, akan memandu peserta mempraktikkan langsung proses pembuatan tempe dari tiga jenis kacang berbeda. Kacang-kacang tersebut dipilih karena memiliki kandungan protein yang tinggi dan dapat memberikan variasi rasa dan tekstur pada tempe.

Momen Penentu di Menit Akhir

Acara ini akan dimulai dengan pendaftaran peserta pada pukul 10.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan sesi eksplorasi bahan dan praktik pembuatan tempe pada pukul 10.30 WIB. Peserta akan diajak untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan tempe dari tiga jenis kacang berbeda, yaitu kacang tanah, kacang hijau, dan kacang panjang. Selain praktik hands-on, peserta juga akan diajak belajar seni penataan hidangan tempe memakai edible flowers alias bunga yang bisa dimakan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya variasi pangan dan pengolahan bahan pangan yang lebih kreatif. Tempe, sebagai salah satu sumber protein nabati terbaik, kini diakui secara global dan dapat menjadi alternatif pangan yang lebih sehat. Dengan penambahan tiga jenis kacang lainnya, tempe menjadi lebih istimewa dan kaya protein, sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun terakhir, tempe telah menjadi salah satu makanan yang paling populer di Indonesia. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang potensi tempe sebagai sumber protein nabati terbaik. Oleh karena itu, acara seperti “Eksplorasi Bahan di Luar Kedelai” sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tempe dan pengolahan bahan pangan yang lebih kreatif. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memenuhi kebutuhan gizi yang lebih baik.

Untuk itu, bagi pecinta kuliner dan penggemar tempe, segera daftar di detikevent sebelum kehabisan tempat. Harga tiket Rp350.000, dan peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan tempe dari tiga jenis kacang berbeda, serta membawa pulang tempe buatan tangan sendiri.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://food.detik.com/berita-boga/d-8574000/bukan-tempe-biasa-belajar-bikin-tempe-dari-tiga-jenis-kacang-berbeda, without altering the facts of the original article.

Rahasia 10-5-10: Cara Mudah Kupas Kulit Telur Rebus dengan Metode Sederhana

Mengupas kulit telur rebus dengan mudah dan sempurna kini bukanlah perkara yang sulit. Dengan metode 10-5-10, Anda bisa mendapatkan telur rebus dengan permukaan mulus dan kulit yang mudah dikupas. Metode ini telah dicoba oleh banyak orang dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Berikut adalah cara melakukannya.

Cara Mudah Kupas Kulit Telur Rebus dengan Metode 10-5-10

Metode 10-5-10 adalah teknik sederhana yang dapat Anda gunakan untuk memasak telur rebus dengan kulit yang mudah dikupas. Pertama, rebus air hingga mendidih di panci. Kemudian, masukkan telur perlahan ke dalam panci menggunakan bantuan sendok. Tunggu beberapa saat sampai air mendidih lagi. Setelah itu, pasang ‘timer’ 10 menit dan biarkan proses masak berlangsung.

Setelah 10 menit, angkat panci dari sumber panas dan diamkan selama 5 menit. Selanjutnya, masukkan telur ke dalam wadah yang berisi es batu hingga semua permukaannya tertutup. Diamkan selama 10 menit. Dengan cara ini, kulit telur rebus akan sangat mudah dikupas.

Momen Penentu di Menit Akhir

Proses akhir dari metode 10-5-10 adalah yang paling menentukan. Setelah telur rebus selesai dimasak, Anda perlu memasukkannya ke dalam wadah yang berisi es batu. Ini akan membantu menghentikan proses pemasakan dan membuat kulit telur menjadi lebih mudah dikupas.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Metode 10-5-10 ini dapat menjadi solusi bagi Anda yang sering kesulitan mengupas kulit telur rebus. Dengan cara ini, Anda dapat menghemat waktu dan tenaga dalam memasak telur rebus. Selain itu, metode ini juga dapat membantu Anda mendapatkan telur rebus dengan permukaan yang mulus dan tidak rusak.

Bagi para penggemar telur rebus, metode 10-5-10 ini dapat menjadi pilihan yang tepat. Anda dapat mencoba metode ini di rumah dan melihat hasilnya sendiri. Dengan demikian, Anda dapat menikmati telur rebus dengan lebih mudah dan praktis.

Dalam beberapa tahun terakhir, metode 10-5-10 ini telah menjadi populer di kalangan penggemar telur rebus. Banyak orang yang telah mencoba metode ini dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Oleh karena itu, jika Anda ingin mencoba metode baru dalam memasak telur rebus, metode 10-5-10 ini dapat menjadi pilihan yang tepat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski metode 10-5-10 ini telah terbukti efektif, namun masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Anda perlu memastikan bahwa telur rebus yang Anda masak memiliki kualitas yang baik. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan waktu dan suhu dalam memasak telur rebus.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Anda dapat mendapatkan telur rebus yang lezat dan berkualitas. Oleh karena itu, metode 10-5-10 ini dapat menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin memasak telur rebus dengan mudah dan praktis.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://food.detik.com/info-kuliner/d-8573809/metode-10-5-10-bikin-kulit-telur-rebus-gampang-dikupas-begini-caranya, without altering the facts of the original article.