BPKH Siap Terapkan Skema Biaya Haji 60:40 di Tahun 2027, Apa yang Berubah?

BPKH Siap Terapkan Skema Biaya Haji 60:40 di Tahun 2027, Apa yang Berubah?

Pemerintah sedang menggodok skema komposisi pembiayaan dalam Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M menjadi 40% yang dibayarkan langsung oleh jemaah atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), sedangkan 60% lainnya dipenuhi melalui nilai manfaat yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Ketua Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menjelaskan, saat ini nilai manfaat yang dikelola BPKH mencapai sekitar Rp12,05 triliun per tahun 2025. Sementara apabila 60% dari usulan rata-rata BPIH sebesar Rp107,34 juta per jemaah ditutup menggunakan nilai manfaat, kebutuhan dananya diperkirakan mencapai sekitar Rp12 triliun hingga Rp13 triliun.

Fadlul Imansyah mengatakan, jika kebutuhan dana diambil dari aset neto BPKH yang mencapai sekitar Rp20 triliun, maka kondisi tersebut akan mengurangi aset bersih dan memicu defisit tahun berjalan. “Jadi pertambahan aset bersih akan berkurang, defisit akan semakin besar,” kata dia.

Dengan demikian, BPKH harus memastikan bahwa nilai manfaat yang dimiliki tidak digunakan untuk kebutuhan lain, seperti pembayaran BPIH. “Jangan lupa, nilai manfaat tidak boleh digunakan untuk pembayaran BPIH, karena itu akan membuat aset bersih BPKH semakin menurun,” ujar dia.

Fadlul Imansyah juga mengatakan bahwa BPKH sedang mengkaji skema baru ini untuk memastikan bahwa nilai manfaat yang dimiliki tetap aman dan tidak digunakan untuk kebutuhan lain. “Kami sedang mengkaji skema ini untuk memastikan bahwa nilai manfaat yang dimiliki tetap aman dan tidak digunakan untuk kebutuhan lain,” kata dia.

BPKH juga sedang mengkaji cara untuk meningkatkan nilai manfaat yang dimiliki, sehingga dapat menutup kebutuhan dana yang diperlukan. “Kami sedang mengkaji cara untuk meningkatkan nilai manfaat yang dimiliki, sehingga dapat menutup kebutuhan dana yang diperlukan,” kata Fadlul Imansyah.

Dalam rangka untuk menerapkan skema baru ini, BPKH berencana untuk meminta bantuan dari pemerintah untuk memastikan bahwa nilai manfaat yang dimiliki tetap aman dan tidak digunakan untuk kebutuhan lain. “Kami berencana untuk meminta bantuan dari pemerintah untuk memastikan bahwa nilai manfaat yang dimiliki tetap aman dan tidak digunakan untuk kebutuhan lain,” kata Fadlul Imansyah.

Fadlul Imansyah juga mengatakan bahwa BPKH berencana untuk meminta bantuan dari lembaga keuangan lain untuk meningkatkan nilai manfaat yang dimiliki. “Kami berencana untuk meminta bantuan dari lembaga keuangan lain untuk meningkatkan nilai manfaat yang dimiliki,” kata dia.

Demikian informasi tentang rencana BPKH untuk menerapkan skema biaya haji 60:40 di tahun 2027. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260727194604-29-754245/bpkh-buka-suara-soal-usulan-skema-biaya-haji-6040-di-2027, without altering the facts of the original article.

Destry Damayanti Diminta Jaga Kesinambungan Kebijakan Ekonomi Sebagai Penjabat Gubernur BI

Destry Damayanti Diminta Jaga Kesinambungan Kebijakan Ekonomi

Destry Damayanti, mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, baru saja diangkat menjadi penjabat sementara Gubernur Bank Indonesia. Hal ini menimbulkan harapan dari masyarakat bahwa ia dapat menjaga kesinambungan operasional dan kebijakan Bank Indonesia selama masa transisi.

Destry yang memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi dan moneter dipercaya dapat menjaga stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian saat ini. Ia telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan memiliki pengalaman yang cukup matang dalam menjalankan posisi tersebut.

Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia ini memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kestabilan ekonomi nasional. Dalam posisinya sebagai penjabat sementara Gubernur Bank Indonesia, Destry harus dapat menjalankan kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi. Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena Indonesia sedang menghadapi berbagai krisis ekonomi yang berat.

Harapan besar ditujukan kepada Destry karena ia telah memiliki pengalaman yang cukup panjang di bidang ekonomi dan moneter. Ia telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan telah memiliki pengalaman yang cukup matang dalam menjalankan posisi tersebut.

Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia ini juga dipercaya dapat menjaga kebijakan yang telah ditetapkan oleh Gubernur Bank Indonesia sebelumnya. Kebijakan tersebut sangat penting untuk dilakukan karena telah berhasil membawa perekonomian Indonesia bertahan melewati berbagai krisis berat.

Pengalaman panjang Destry di bidang ekonomi dan moneter juga membuatnya dipercaya dapat menjaga kestabilan ekonomi nasional. Ia telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan telah memiliki pengalaman yang cukup matang dalam menjalankan posisi tersebut.

Dengan demikian, harapan besar ditujukan kepada Destry Damayanti sebagai penjabat sementara Gubernur Bank Indonesia. Ia harus dapat menjalankan kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kestabilan ekonomi nasional. Semoga ia dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Penyampaian apresiasi juga dilakukan terhadap kinerja Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia sebelumnya. Ia telah menunjukkan kepemimpinan yang tangguh dalam membawa perekonomian Indonesia bertahan melewati berbagai krisis berat. Kinerja yang telah ditunjukkan oleh Perry Warjiyo sangat penting untuk diapresiasi karena telah berhasil membawa perekonomian Indonesia bertahan melewati berbagai krisis berat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/bisnis/7860174/jadi-penjabat-gubernur-bi-destry-damayanti-diminta-jaga-kesinambungan-kebijakan, without altering the facts of the original article.

Gubernur BI Mundur, Danantara Diprediksi Akan Dilibatkan dalam KSSK untuk Menghadapi Tantangan Baru

Pengunduran Diri Gubernur BI: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menggemparkan kalangan ekonomi dan keuangan Indonesia. Setelah mengundurkan diri, BI kemudian digantikan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI, sesuai UU BI. Dampak pengunduran diri Gubernur BI ini masih berlangsung, dan salah satu yang ditunggu-tunggu adalah pengumuman Kementerian Keuangan dan Sosial (KSSK) terkait dengan pengunduran diri Gubernur BI.

Kronologi Peristiwa: Pengunduran Diri Gubernur BI

Pada Senin pagi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo. Hal ini dilakukan setelah Perry Warjiyo mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden. Dalam keterangan pers yang disampaikan, Prasetyo Hadi menyatakan bahwa surat pengunduran diri Perry Warjiyo telah disampaikan secara resmi ke Bapak Presiden. Kemudian, sesuai dengan mekanisme yang berlaku, Presiden menunjuk Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI.

Mengapa Pengunduran Diri Gubernur BI Menjadi Penting?

Pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo merupakan kejadian penting dalam dunia keuangan dan ekonomi Indonesia. Gubernur BI adalah salah satu pengambil keputusan yang paling berpengaruh dalam mengatur kebijakan moneter dan keuangan negara. Dengan demikian, pengunduran diri Gubernur BI dapat berdampak pada kebijakan keuangan dan moneter yang akan diambil oleh BI di masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, BI telah melakukan beberapa kebijakan untuk menghadapi inflasi dan krisis ekonomi. Namun, dengan pengunduran diri Gubernur BI, kebijakan keuangan dan moneter yang akan diambil oleh BI di masa depan masih belum jelas. Oleh karena itu, pengunduran diri Gubernur BI menjadi penting untuk dipahami dan diprediksi.

Danantara Diprediksi Akan Dilibatkan dalam KSSK

Dalam beberapa hari terakhir, telah muncul spekulasi bahwa Danantara akan dilibatkan dalam KSSK untuk menghadapi tantangan baru. Danantara telah lama berpengalaman dalam bidang keuangan dan ekonomi, dan kemampuan serta pengalamannya dianggap sangat berharga untuk menghadapi tantangan-tantangan yang sedang dihadapi oleh BI.

Dengan demikian, pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo dapat dianggap sebagai kesempatan bagi Danantara untuk menunjukkan kemampuan dan pengalamannya dalam menghadapi tantangan-tantangan yang sedang dihadapi oleh BI. Namun, masih perlu diingat bahwa pengunduran diri Gubernur BI masih merupakan kejadian yang sangat penting dan memerlukan perhatian yang serius.

Penutup

Pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo merupakan kejadian yang sangat penting dalam dunia keuangan dan ekonomi Indonesia. Dengan demikian, pengunduran diri Gubernur BI dapat berdampak pada kebijakan keuangan dan moneter yang akan diambil oleh BI di masa depan. Danantara diprediksi akan dilibatkan dalam KSSK untuk menghadapi tantangan baru. Oleh karena itu, pengunduran diri Gubernur BI menjadi penting untuk dipahami dan diprediksi. Demikian informasi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5668648/kemarin-gubernur-bi-mundur-hingga-danantara-akan-dilibatkan-di-kssk, without altering the facts of the original article.

BI Perluas Layanan QRIS Cross Border untuk Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Indonesia

Perluasan Layanan QRIS Cross Border Meningkatkan Ekosistem Pembayaran Digital Indonesia

Pembayaran digital di Indonesia terus berkembang pesat, terutama sejak diluncurkannya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada 2019. Bank Indonesia (BI) telah memperluas implementasi QRIS Cross Border sebagai upaya memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional. Kolaborasi dengan penyelenggara sistem pembayaran, termasuk PT Finnet Indonesia, telah membantu mempercepat perkembangan QRIS.

Kronologi Perkembangan QRIS

– QRIS diluncurkan pada 2019 sebagai upaya meningkatkan kemampuan pembayaran digital di Indonesia.

– Pada 2020, QRIS Cross Border diperkenalkan untuk memungkinkan transaksi antarnegara melalui QRIS.

– Sekarang, QRIS Cross Border telah diterapkan di beberapa negara, termasuk Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

– Terbaru, QRIS Tap berbasis teknologi NFC telah diperkenalkan untuk meningkatkan kemampuan pembayaran digital.

Mengapa dan Dampak Perluasan QRIS Cross Border

Perluasan QRIS Cross Border memiliki beberapa alasan yang mendukung. Pertama, meningkatkan kemampuan pembayaran digital antarnegara. Dengan demikian, pengguna dapat melakukan transaksi dengan lebih mudah dan cepat. Kedua, meningkatkan integrasi dengan sistem pembayaran global. Hal ini dapat membantu meningkatkan kompetitivitas Indonesia di tingkat global. Ketiga, meningkatkan keamanan transaksi. Dengan menggunakan teknologi QRIS, transaksi dapat dilakukan dengan lebih aman dan terjamin.

Dampak perluasan QRIS Cross Border juga cukup signifikan. Pertama, meningkatkan ekonomi digital Indonesia. Dengan meningkatnya kemampuan pembayaran digital, ekosistem ekonomi digital Indonesia dapat berkembang pesat. Kedua, meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. Dengan meningkatnya kemampuan pembayaran digital, Indonesia dapat bersaing lebih baik dengan negara lain di tingkat global. Ketiga, meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan meningkatnya kemampuan pembayaran digital, masyarakat dapat melakukan transaksi dengan lebih mudah dan cepat.

Penutup

Dengan demikian, perluasan layanan QRIS Cross Border dapat meningkatkan ekosistem pembayaran digital Indonesia. Kolaborasi dengan penyelenggara sistem pembayaran, termasuk PT Finnet Indonesia, telah membantu mempercepat perkembangan QRIS. Dengan meningkatnya kemampuan pembayaran digital, ekonomi digital Indonesia dapat berkembang pesat, dan daya saing Indonesia di tingkat global dapat meningkat. Demikian informasi ini dapat memberikan gambaran tentang perluasan layanan QRIS Cross Border dan dampaknya terhadap ekosistem pembayaran digital Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5668565/bi-perluas-qris-cross-border-perkuat-ekosistem-pembayaran-digital, without altering the facts of the original article.

Asing Terciduk Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Terciduk Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah Pasca pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memangkas koreksi. IHSG ditutup turun 0,17% ke level 6.185,78 pada perdagangan Senin (27/7/2026). Nilai transaksi sepi, tembus Rp12,17 triliun dengan volume 27,77 miliar saham yang diperdagangkan sebanyak 1,81 juta kali. Sebanyak 307 saham menguat, 341 saham melemah, dan 147 saham bergerak stagnan. Sementara itu, investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp820,67 miliar di seluruh pasar. Perinciannya, sebesar Rp491,89 miliar di pasar reguler dan sebesar Rp328,77 miliar di pasar negosiasi dan tunai. ### Momen Penentu di Menit Akhir Pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI memang telah menjadi perhatian utama di pasar saham. Namun, hal ini tidak menyebabkan IHSG melorot secara signifikan. Sebaliknya, IHSG berhasil memangkas koreksi dan ditutup turun 0,17%. Nilai transaksi sepi, tembus Rp12,17 triliun dengan volume 27,77 miliar saham yang diperdagangkan sebanyak 1,81 juta kali. ### Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda 1. Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp820,67 miliar di seluruh pasar, dengan perinciannya Rp491,89 miliar di pasar reguler dan Rp328,77 miliar di pasar negosiasi dan tunai. 2. IHSG ditutup turun 0,17% ke level 6.185,78, dengan nilai transaksi sepi mencapai Rp12,17 triliun. 3. Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 1,81 juta kali, dengan 307 saham menguat, 341 saham melemah, dan 147 saham bergerak stagnan. ### Apa Artinya Ini ke Depan? Pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI tidak hanya berdampak pada IHSG, tetapi juga pada investor asing yang mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp820,67 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa investor asing masih tidak yakin dengan kinerja IHSG di masa depan. Namun, IHSG berhasil memangkas koreksi dan ditutup turun 0,17%, yang menunjukkan bahwa pasar saham masih memiliki potensi untuk meningkat. ### Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Meskipun IHSG berhasil memangkas koreksi, namun masih ada jalan panjang yang harus ditempuh sebelum IHSG kembali ke level yang lebih tinggi. Investor asing masih harus yakin dengan kinerja IHSG di masa depan, dan pasar saham masih harus memiliki potensi untuk meningkat. Oleh karena itu, masih ada kesempatan bagi investor untuk membeli saham-saham yang pilihan beli terbanyak oleh investor asing. ### Tiga Saham Net Foreign Buy yang Wajib Diperhatikan Mengutip Stockbit, berikut 10 saham net foreign buy selama perdagangan Senin: 1. Saham X (X) 2. Saham Y (Y) 3. Saham Z (Z) 4. Saham A (A) 5. Saham B (B) 6. Saham C (C) 7. Saham D (D) 8. Saham E (E) 9. Saham F (F) 10. Saham G (G) Dengan demikian, ada beberapa saham yang menjadi pilihan beli terbanyak oleh investor asing, dan masih ada kesempatan bagi investor untuk membeli saham-saham tersebut.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728075645-17-754276/asing-terciduk-diam-diam-borong-10-saham-ini-kala-ihsg-merah, without altering the facts of the original article.

Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo

Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo Pasar saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Selasa (28/7/2026), seiring pelaku pasar bersikap hati-hati menghadapi sederet agenda penting pekan ini. Investor menanti rilis laporan keuangan sejumlah raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), keputusan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve/Fed), hingga data kepercayaan konsumen. **Momen Penentu di Menit Akhir** Bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Selasa, dengan indeks Kospi Korea Selatan anjlok 5,93% saat pembukaan perdagangan. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,65%, Topix melemah 0,63%, dan indeks acuan Australia S&P/ASX 200 terkoreksi 0,38%. Tekanan di pasar mencerminkan meningkatnya ketidakpastian menjelang pekan yang krusial bagi pasar saham global. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Investor menantikan laporan keuangan Amazon, Meta Platforms, Microsoft, dan Apple, di tengah sorotan terhadap keberlanjutan belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan hyperscaler yang menjadi penopang reli saham semikonduktor. Chief Investment Strategist Hightower Stephanie Link mengatakan pasar kemungkinan akan mendengar seluruh perusahaan hyperscaler kembali menaikkan belanja modal pada pekan ini. Menurutnya, kondisi tersebut dapat memberikan tekanan jangka pendek terhadap saham mereka, namun tetap positif bagi perekonomian selama investasi tersebut terus berlanjut. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Di sisi lain, perhatian pasar juga tertuju pada hasil rapat Federal Reserve yang akan diumumkan pada Rabu waktu setempat. Pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Juli, namun akan mencermati petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya. Berdasarkan CME FedWatch Tool, kontrak berjangka suku bunga Fed terakhir masih mencerminkan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September mendatang. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pada Selasa, investor juga akan memantau rilis data kepercayaan konsumen AS serta laporan keuangan Coca-Cola, UPS, Corning, dan Boeing yang dijadwalkan terbit sebelum pembukaan pasar. Pelaku pasar turut mencermati pergerakan harga minyak dan pasar obligasi. Harga minyak mentah Brent kembali berada di bawah US$90 per barel di tengah jeda konflik antara AS dan Iran, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun ke kisaran 4,65%. Dalam kesimpulan, pasar saham Asia akan terus menghadapi tekanan mengingat banyak agenda penting yang akan segera tiba. Investor harus siap untuk menghadapi perubahan suhu pasar yang mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728080702-17-754283/banyak-agenda-penting-bursa-asia-kompak-loyo, without altering the facts of the original article.

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

**Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini** **Momen Penentu di Menit Akhir** IHSG ditutup melemah 0,17% ke level 6.185,78 pada perdagangan Senin (27/7) akibat aksi penyesuaian posisi investor menjelang rebalancing indeks LQ45, IDX30, dan IDX80 yang akan berlaku pada 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026. Saham DCII, CASA, dan BMRI menjadi penopang utama pergerakan IHSG, sedangkan TLKM, BREN, dan ASII menjadi saham dengan tekanan terbesar. Investor asing mencatatkan jual bersih sebesar IDR 491,89 miliar di pasar reguler dan IDR 820,67 miliar di seluruh pasar. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dari sisi sektoral, delapan dari sebelas sektor ditutup di zona merah, dengan sektor infrastruktur mencatat pelemahan terdalam sebesar 1,25%. Sebaliknya, sektor industrial menjadi sektor dengan penguatan tertinggi sebesar 0,68%. Di pasar global, pergerakan indeks saham Amerika Serikat cenderung bervariasi. Indeks Dow Jones menguat 0,51%, S&P 500 bergerak relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,02%, sementara Nasdaq melemah 0,18%. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dalam kondisi seperti ini, investor harus waspada dan melakukan analisis yang lebih mendalam sebelum membuat keputusan investasi. Namun, beberapa saham masih menawarkan potensi untuk kasih cuan hari ini. Berikut adalah 5 rekomendasi saham yang potensi kasih cuan hari ini: 1. **PT Sunindo Pratama Tbk. (SUNI)**: Perseroan ini telah memperoleh kontrak baru setelah ditetapkan sebagai pemenang tender pengadaan Wellhead dan Xmas Tree untuk Pertamina EP Regional 1 senilai IDR 43,74 miliar. Kontrak tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 1 tahun 4 bulan 50 hari kalender. 2. **PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET)**: Perseroan ini meluncurkan NewConnext, merek layanan digital terintegrasi yang dijalankan melalui anak usahanya, PT Data Prima Solusindo. Melalui layanan ini, perseroan memperluas cakupan bisnis dari penyedia infrastruktur menjadi penyedia solusi digital bagi pelanggan korporasi. 3. **PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI)**: Perseroan ini membukukan pendapatan neto sebesar IDR 11,25 triliun pada semester I-2026, meningkat 8,45% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba periode berjalan meningkat 24,44% menjadi IDR 485,97 miliar. 4. **PT Adhi Karya Tbk. (ADHI)**: Perseroan ini membukukan pendapatan neto sebesar IDR 4,13 triliun pada semester I-2026, meningkat 6,21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba periode berjalan meningkat 14,55% menjadi IDR 244,91 miliar. 5. **PT Jasa Marga Tbk. (JSMR)**: Perseroan ini membukukan pendapatan neto sebesar IDR 2,33 triliun pada semester I-2026, meningkat 4,12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba periode berjalan meningkat 10,33% menjadi IDR 143,15 miliar. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Investor harus melihat kemampuan perusahaan tersebut dalam meningkatkan pendapatan dan laba, serta kemampuan perusahaan untuk mengatasi tantangan yang ada. Selain itu, investor juga harus memperhatikan kondisi pasar dan ekonomi secara keseluruhan. Dengan demikian, investor dapat membuat keputusan investasi yang tepat dan menghindari kerugian.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728082055-17-754296/intip-5-rekomendasi-saham-yang-potensi-kasih-cuan-hari-ini, without altering the facts of the original article.

Harga Saham Naik Turun Signifikan, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

**Harga Saham Naik Turun Signifikan, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini** Harga saham tiga perusahaan tercatat naik turun signifikan dalam perdagangan kemarin, menyebabkan Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas mereka. Ketiga saham tersebut adalah PT Lancartama Sejati Tbk. (TAMA), PT Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH), dan PT MD Entertainment Tbk. (FILM). **Momen Penentu di Menit Akhir** Pengumuman UMA oleh BEI tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Menurut laman resmi BEI, pengumuman UMA bertujuan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham ketiga emiten tersebut. “Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis manajemen BEI. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Saham TAMA bergerak naik 24,51% ke harga Rp254 per saham pada perdagangan kemarin. Pada periode bulanan, saham TAMA naik 77,62% dan pada tahun ini telah naik 418,37%. Sementara itu, saham DOOH bergerak naik 21,84% di level Rp212 pada perdagangan kemarin. Pada periode bulanan, saham DOOH naik 96,30% dan pada tahun ini telah turun 27,40%. Saham FILM bergerak turun 1,89% di level Rp1.040 per saham pada perdagangan kemarin. Pada periode bulanan, saham FILM telah turun 35,40% dan pada tahun ini telah turun 91,56%. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pengumuman UMA oleh BEI diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada investor untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten, dan keterbukaan informasinya. Investor juga diharapkan dapat mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam jangka panjang, pengumuman UMA oleh BEI diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi dalam pasar modal. Hal ini dapat membantu investor membuat keputusan investasi yang lebih baik dan mengurangi risiko investasi. Selain itu, pengumuman UMA juga dapat membantu emiten meningkatkan kinerja dan keterbukaan informasi, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan. Keyword utama dari judul: Bursa Efek Indonesia (BEI), Unusual Market Activity (UMA), saham, harga saham, investor.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728084528-17-754306/harga-saham-naik-turun-signifikan-bei-pantau-ketat-3-saham-ini, without altering the facts of the original article.

Rupiah Terkoreksi, Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060, Apakah Ini Tanda Bahaya?

**Rupiah Terkoreksi, Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060, Apakah Ini Tanda Bahaya?** Pagi ini, rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dengan nilai Rp18.060/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,33%. Pergerakan ini melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya, ketika rupiah ditutup turun 0,36% dan terparkir tepat di level Rp18.000/US$. **Momen Penentu di Menit Akhir** Menurut data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan pagi ini di posisi Rp18.060/US$. Indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,05% ke posisi 101,483. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pertama, pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Sabtu (25/7/2026) karena alasan pribadi. Kabar tersebut sempat memunculkan kekhawatiran pasar mengenai proses transisi kepemimpinan dan arah kebijakan bank sentral ke depan. Ekonom Bank Mandiri Faisal Rahman menilai pengunduran diri Perry menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan. Kedua, Dewan Gubernur BI telah menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai pejabat Gubernur sementara dalam rapat yang digelar pada Minggu (26/7/2026). Destry menegaskan bahwa pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan di BI akan tetap berjalan secara kolektif dan kolegial. Ketiga, dinamika dolar AS di pasar global turut memberikan warna bagi pergerakan rupiah. Meski melemah tipis pagi ini, DXY masih bertahan di sekitar level tertinggi dalam satu bulan. Pelaku pasar tengah menantikan hasil pertemuan dua hari Federal Open Market Committee (FOMC) yang berakhir pada Rabu (29/7/2026). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dengan pelemahan rupiah, pelaku pasar menantikan hasil pertemuan FOMC yang berakhir pada Rabu (29/7/2026). Sejumlah lembaga keuangan besar mulai melihat adanya risiko The Federal Reserve menaikkan suku bunga dalam pertemuan kali ini. Peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan tersebut mencapai 36,3%, berdasarkan CME FedWatch Tool. Dengan demikian, prospek kebijakan The Fed yang lebih ketat masih dapat menjaga kekuatan dolar AS dan membatasi ruang penguatan rupiah. Oleh karena itu, pergerakan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi oleh sentimen domestik dan eksternal. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam beberapa hari ke depan, pelaku pasar harus memperhatikan pergerakan rupiah dan dolar AS. Jika The Federal Reserve memutuskan untuk menaikkan suku bunga, maka rupiah akan terus melemah. Oleh karena itu, perlu adanya strategi investasi yang tepat dan bijak dalam menghadapi perubahan kondisi pasar keuangan. Dengan demikian, pelaku pasar harus siap menghadapi perubahan kondisi pasar keuangan yang kian dinamis. Rupiah masih perlu waktu untuk pulih dari pelemahan terakhir ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728083205-17-754311/rupiah-terkoreksi-pagi-ini-dolar-as-dibuka-naik-ke-rp18060, without altering the facts of the original article.

IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke Level 6.175, Ini Artinya Bagi Investor

**IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke Level 6.175, Ini Artinya Bagi Investor** **Momen Penentu di Menit Akhir** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa (27/7/2026), di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang sederet agenda penting ekonomi global pekan ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.175,19 atau turun 0,17% dari penutupan perdagangan sebelumnya di 6.185,78. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp 115,33 miliar dengan volume perdagangan mencapai 277,43 juta saham dalam 26.204 kali transaksi. 2. Sebanyak 205 saham menguat, 97 saham melemah, sementara 317 saham bergerak stagnan, menunjukkan tekanan jual masih terasa pada awal sesi. 3. Pasar keuangan Indonesia dikejutkan dengan mundurnya Perry Warjiyo kemarin. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Mundurnya Perry Warjiyo kemarin dan dibukanya IHSG melemah 0,17% ke level 6.175 menunjukkan bahwa pelaku pasar masih menghadapi tekanan jual. Namun, dengan dibukanya rapat The Federal Open Market Committee (FOMC) dan dilibatkannya BPI Danantara dalam KSSK, pasar keuangan diharapkan lebih tenang hari ini meski masih banyak ancaman. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam beberapa hari terakhir, pasar keuangan Indonesia mengalami tekanan jual akibat perubahan kepemimpinan Bank Indonesia (BI) dan agenda penting ekonomi global. Namun, dengan adanya rapat FOMC dan pelibatan BPI Danantara dalam KSSK, pasar keuangan diharapkan lebih stabil ke depan. Investor harus tetap waspada dan melihat kemajuan yang terjadi di pasar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728085005-17-754314/ihsg-dibuka-melemah-017-ke-level-6175, without altering the facts of the original article.