Istri Kena PHK, Suami Dipenjara, Wanita Ini Malah Cuan Rp31 Miliar

Istri kena PHK, suami dipenjara, dan kerugian yang sangat besar dialami oleh keluarga ini. Semua bermula dari tindakan suami yang menguping percakapan kerja istrinya dan atasan perusahaannya melalui telepon di rumah. Kejadian ini berujung pada keuntungan sebesar US$1,76 juta atau sekitar Rp 31,4 miliar bagi suami tersebut, namun juga membawa konsekuensi yang sangat berat bagi keluarganya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Tyler Loudon, seorang pria dari Texas, membeli 46,50 lembar saham di perusahaan transportasi dan logistik TravelCenters of America setelah menguping percakapan kerja istrinya dan atasan perusahaannya. Percakapan tersebut terkait akuisisi TravelCenters of America oleh raksasa minyak dan gas asal Inggris, BP. Istrinya, yang merupakan manajer merger dan akuisisi di BP, tidak menyadari bahwa suaminya telah membeli saham tersebut.

TravelCenters of America mengumumkan persetujuan akuisisi BP pada 16 Februari 2023, yang membuat sahamnya melonjak hingga 70,8%. Loudon segera menjual sahamnya dan memperoleh keuntungan sebesar US$1,76 juta atau sekitar Rp 31,4 miliar. Namun, tindakan Loudon tidak luput dari perhatian Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), yang kemudian mengajukan gugatan terhadapnya.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang membuat kejadian ini berbeda:

Pertama, Loudon menguping percakapan kerja istrinya dan atasan perusahaannya melalui telepon di rumah. Kedua, dia membeli saham TravelCenters of America tanpa sepenetahuan istrinya. Ketiga, keuntungan yang diperoleh Loudon sangat besar, namun juga membawa konsekuensi yang sangat berat bagi keluarganya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini menunjukkan bahwa tindakan tidak etis dapat membawa konsekuensi yang sangat berat. Loudon dihukum dua tahun penjara karena kejahatannya itu, serta satu tahun pembebasan bersyarat setelah masa hukuman penjara dan denda US$10 ribu. Istrinya juga mengalami dampak yang sangat besar, yaitu kena PHK dari perusahaannya.

Kejadian ini juga menunjukkan bahwa kejujuran dan integritas sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus selalu berusaha untuk melakukan tindakan yang etis dan jujur, meskipun terkadang hal itu tidak mudah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Keluarga Loudon masih harus menempuh jalan panjang untuk memulihkan diri dari kejadian ini. Istrinya harus mencari pekerjaan baru, sedangkan Loudon harus menjalani hukuman penjara. Namun, kejadian ini juga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berusaha melakukan tindakan yang etis dan jujur.

Dengan kejadian ini, kita dapat memahami bahwa keuntungan yang diperoleh dengan cara tidak etis tidak akan membawa kebahagiaan yang sebenarnya. Kita harus selalu berusaha untuk melakukan tindakan yang etis dan jujur, meskipun terkadang hal itu tidak mudah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260628154737-17-746313/untung-rp31-miliar-gegara-nguping-istri-kena-phk-suami-dipenjara, without altering the facts of the original article.

Asing Serok 10 Saham Ini Saat IHSG Merah, Cek Daftarnya!

Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sebesar Rp3,43 triliun di seluruh pasar pada perdagangan minggu lalu, dengan IHSG berada di zona merah. Sebanyak 10 saham ini menjadi target beli asing di tengah tekanan jual yang deras. IHSG turun 1,72% atau terkoreksi 103 poin ke level 5.896,13 pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026).

Momen Penentu di Menit Akhir

Tekanan jual terlihat cukup deras dengan 562 saham melemah, sementara hanya 123 saham menguat dan 129 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,73 triliun dengan volume perdagangan 20,79 miliar saham dalam 1,54 juta kali transaksi. Pada perdagangan minggu lalu, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.045 sebelum berbalik turun hingga menyentuh level terendah 5.830.

Apa yang Terjadi pada Saham-saham Ini?

Sepanjang perdagangan pekan lalu, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp3,43 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp3,14 triliun di Net Foreign sell (NFS) di pasar regular dan Rp238,62 miliar Net Foreign Sell (NFS) di pasar negosiasi dan tunai. Di tengah transaksi tersebut, terdapat beberapa saham yang paling banyak dikoleksi asing.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut 10 net foreign buy terbanyak selama perdagangan minggu lalu, mengutip RTI: Saham-saham ini menjadi target beli asing di tengah tekanan jual yang deras. Sebanyak 10 saham ini tercatat sebagai net foreign buy terbesar.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini menunjukkan bahwa investor asing masih memiliki minat pada saham-saham tertentu di Indonesia, meskipun IHSG berada di zona merah. Hal ini dapat menjadi sinyal positif bagi investor lain untuk mempertimbangkan saham-saham ini dalam portofolio mereka. Namun, investor juga perlu mempertimbangkan risiko dan melakukan analisis yang lebih mendalam sebelum membuat keputusan investasi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepan, investor perlu memantau perkembangan IHSG dan transaksi investor asing untuk memahami trend dan potensi peluang investasi. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan saham, investor dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan meningkatkan potensi keuntungan mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260629080956-17-746382/10-saham-ini-paling-banyak-diserok-asing-kala-ihsg-merah, without altering the facts of the original article.

RUPS Bursa Efek Indonesia: Ini Susunan Direksi Terbaru Setelah Keputusan Penting

Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026, dengan salah satu agenda utama yaitu perubahan pengurus jajaran Direksi BEI hingga tahun 2030. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberi izin bagi 7 Direksi BEI periode 2026-2030 untuk disahkan dalam RUPST. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan bahwa OJK telah memilih 7 direktur BEI dari 4 paket, atau sebanyak 28 orang yang sudah melakukan fit and proper test di OJK.

Proses Pemilihan Direksi BEI

Proses pemilihan direksi BEI telah dilakukan secara transparan dan akuntabel. OJK telah melakukan fit and proper test terhadap 28 orang yang mendaftar sebagai calon direksi BEI. Setelah melalui proses evaluasi yang ketat, OJK akhirnya memilih 7 orang yang terbaik untuk masing-masing bidang. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi berharap bahwa jajaran pimpinan BEI yang baru dapat berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk pengembangan BEI dan tata kelola.

Susunan Direksi BEI Terbaru

Adapun susunan direksi BEI terbaru adalah sebagai berikut:

1. Jeffrey Hendrik – Direktur Utama

2. Saidu Solihin – Direktur Penilaian Perusahaan

3. Irvan Susandy – Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa

4. Yulianto Aji Sadono – Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan

5. Abdul Munim – Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko

6. Iding Pardi – Direktur Pengembangan

7. Umi Kulsum – Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum

Mengapa Perubahan Direksi BEI Penting?

Perubahan direksi BEI ini penting karena bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan integritas BEI sebagai lembaga pasar modal yang terpercaya. Dengan adanya perubahan direksi, diharapkan BEI dapat meningkatkan transparansi dan tata kelola, serta melanjutkan reformasi integritas di pasar modal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan emiten terhadap BEI.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan susunan direksi BEI yang baru, diharapkan BEI dapat menjadi bursa kelas dunia yang setara dengan bursa-bursa besar di dunia. BEI juga diharapkan dapat meningkatkan pendalaman pasar baik dari sisi permintaan maupun dari sisi suplai. Selain itu, BEI juga diharapkan dapat meningkatkan integritas dan tata kelola, serta melanjutkan reformasi integritas di pasar modal.

Jalan panjang masih harus ditempuh oleh BEI untuk mencapai tujuan tersebut. Namun, dengan komitmen dan kerja keras dari jajaran direksi yang baru, diharapkan BEI dapat menjadi lembaga pasar modal yang terpercaya dan maju.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260629081320-17-746384/gelar-rups-ini-susunan-direksi-bursa-efek-indonesia-terbaru, without altering the facts of the original article.

Asing Lakukan Net Sell Rp3,43 T, 10 Saham Ini Paling Banyak Dilepas

Investor asing melakukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp3,43 triliun di seluruh pasar pada perdagangan minggu lalu. IHSG berada di zona merah, turun 1,72% atau terkoreksi 103 poin ke level 5.896,13. Tekanan jual terlihat cukup deras dengan 562 saham melemah, sementara hanya 123 saham menguat dan 129 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,73 triliun dengan volume perdagangan 20,79 miliar saham dalam 1,54 juta kali transaksi.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada perdagangan minggu lalu, IHSG turun 1,72% atau terkoreksi 103 poin ke level 5.896,13. Sepanjang perdagangan itu, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.045 sebelum berbalik turun hingga menyentuh level terendah 5.830. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp3,43 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp3,14 triliun di Net Foreign sell (NFS) di pasar regular dan Rp238,62 miliar Net Foreign Sell (NFS) di pasar negosiasi dan tunai.

Apa yang Dijual Asing?

Di tengah transaksi tersebut, terdapat beberapa saham yang paling banyak dilepas asing. Mengutip RTI, berikut 10 net foreign sell terbanyak selama perdagangan minggu lalu:

Dalam aksi jual besar-besaran ini, sejumlah saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing adalah saham-saham yang sebelumnya telah menunjukkan performa yang baik. Namun, tanpa data yang lengkap, sulit untuk menentukan alasan pasti di balik aksi jual ini.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan adanya aksi jual besar-besaran oleh investor asing, kemungkinan besar akan berdampak pada pergerakan IHSG ke depan. IHSG kemungkinan akan mengalami tekanan jual yang lebih besar, sehingga dapat menyebabkan indeks turun lebih lanjut. Namun, perlu diingat bahwa pasar saham sangat dinamis dan dapat berubah dengan cepat. Oleh karena itu, investor perlu terus memantau perkembangan pasar dan membuat keputusan yang tepat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kejadian ini menunjukkan bahwa investor asing masih memiliki pengaruh besar pada pasar saham Indonesia. Oleh karena itu, investor perlu terus memantau aksi jual dan aksi beli oleh investor asing untuk dapat membuat keputusan yang tepat. Selain itu, investor juga perlu memperhatikan fundamental saham dan prospek perusahaan ke depan untuk dapat membuat investasi yang menguntungkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260629081740-17-746386/asing-net-sell-rp343-t-pekan-lalu-ini-10-saham-paling-banyak-dilego, without altering the facts of the original article.

Konflik AS-Iran Kian Memanas, Bursa Asia Dibuka dengan Pergerakan Beragam

Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kian memanas, membuat bursa Asia-Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Senin (29/6/2026). Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat menyusul serangan terbaru antara AS dan Iran, yang membuat pelaku pasar mencermati potensi berlanjutnya konflik yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan pasokan energi global.

Momen Penentu di Menit Akhir

Melansir laporan terbaru, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,35% pada awal perdagangan, sementara indeks Topix masih mampu menguat 0,43% di tengah sentimen pasar yang cenderung berhati-hati. Pasar saham Korea Selatan mengalami tekanan cukup besar dengan indeks Kospi merosot 2,29% saat pembukaan perdagangan. Di sisi lain, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq justru menguat 0,97%. Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 naik 0,41%.

Apa yang Terjadi?

Ketegangan kembali memanas setelah AS menyerang sejumlah target militer Iran pada akhir pekan lalu. Serangan tersebut dilakukan sebagai balasan atas aksi Teheran yang melancarkan serangan di sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia. Presiden AS Donald Trump kemudian mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran melalui unggahan di Truth Social. Trump menyebut pesawat militer AS telah menghantam lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran serta situs radar pesisir karena dianggap kembali melanggar perjanjian gencatan senjata.

Di sisi diplomatik, upaya perundingan untuk mengakhiri konflik dilaporkan mengalami kebuntuan. Sumber dari Pakistan yang terlibat dalam proses negosiasi mengatakan pembicaraan saat ini ditangguhkan, meskipun seluruh pihak masih mempertahankan perwakilan mereka di Swiss untuk melanjutkan diskusi jika situasi memungkinkan.

Mengapa dan Dampak

Konflik antara AS dan Iran memiliki latar belakang yang kompleks, termasuk perbedaan pendapat tentang program nuklir Iran dan pengaruhnya di Timur Tengah. Serangan terbaru ini menunjukkan bahwa ketegangan antara kedua negara masih belum dapat diatasi. Dampak dari konflik ini dapat dirasakan secara global, terutama dalam hal pasokan energi. Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat mengganggu produksi minyak dan gas, yang pada akhirnya dapat meningkatkan harga energi di seluruh dunia.

Harga minyak dunia turut merespons perkembangan tersebut dengan kenaikan pada awal perdagangan. Minyak Brent menguat 0,8% menjadi US$72,57 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 1,1% ke level US$70 per barel.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa hari ke depan, pelaku pasar akan terus memantau perkembangan konflik antara AS dan Iran. Jika ketegangan terus meningkat, maka pasar saham dan harga energi dapat terus berfluktuasi. Namun, jika ada tanda-tanda bahwa konflik dapat diatasi melalui diplomasi, maka pasar dapat stabil kembali. Yang jelas, konflik ini masih memiliki dampak yang signifikan terhadap stabilitas ekonomi global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260629083351-17-746387/pelaku-pasar-pantau-konflik-as-iran-bursa-asia-dibuka-beragam, without altering the facts of the original article.

Pemerintah Siapkan Lelang 8 SBSN, Cari Dana Rp10 T Lebih

Detail Lelang SBSN

Lelang bersifat terbuka (open auction) dan menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Dealer Utama yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan. Lelang dibuka hari Selasa tanggal 30 Juni 2026 pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. Hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama. Setelmen akan dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2026 atau 2 hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang (T+2).

Momen Penentu di Menit Akhir

Pemerintah memiliki hak untuk menjual seri-seri SBSN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari target indikatif yang ditentukan. Bertindak sebagai penerbit SBSN adalah Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia yang merupakan badan hukum yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara dan didirikan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2008 khusus untuk menerbitkan SBSN. Adapun 8 seri yang akan dilelang itu sebagai berikut: SPNS10082026 (reopening) dengan jatuh tempo pada 10 Agustus 2026 dan imbalan diskonto, SPNS16122026 (reopening) dengan tanggal jatuh tempo 16 Desember 2026 dan imbalan diskonto, SPNS01032027 (reopening) dengan tanggal jatuh tempo 1 Maret 2027 dan imbalan diskonto, PBS030 (reopening) dengan tanggal jatuh tempo 15 Juli 2026 dan imbalan 5,87%, PBS040 (reopening) dengan tanggal jatuh tempo pada 15 November 2030 dan imbalan 5%, PBS034 (reopening) dengan tanggal jatuh tempo pada 15 Juni 2039 dan imbalan 6,5%, PBS005 (reopening) dengan tanggal jatuh tempo 15 April 2043 dengan imbalan 6,75%, dan PBS038 (reopening) dengan tanggal jatuh tempo 15 Desember 2049 dan imbalan 6,87%.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pemerintah Indonesia melakukan lelang SBSN untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2026. Dengan target indikatif Rp 10 triliun, lelang ini diharapkan dapat membantu pemerintah mencapai tujuan fiskalnya. SBSN seri SPN-S akan diterbitkan menggunakan akad Ijarah Sale and Lease Back dengan mendasarkan pada fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) nomor 72/DSN-MUI/VI/2008. Sedangkan SBSN seri PBS menggunakan akad yang sesuai dengan ketentuan syariah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia telah meningkatkan upaya untuk meningkatkan pembiayaan melalui SBSN. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mencapai tujuan fiskal. Pemerintah juga berharap bahwa lelang SBSN ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya investasi syariah. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam investasi syariah dan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260629073021-17-746367/cari-dana-lebih-dari-rp10-t-pemerintah-lelang-8sbsn-besok, without altering the facts of the original article.

Gerakan Saham FUJI Dinilai Aneh, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dengan ketat perdagangan saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) karena adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar atau bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Harga saham FUJI anjlok lebih 20% selama lima hari terakhir dan menyentuh ARB pada perdagangan Jumat (26/6/2026) pekan lalu turun ke level Rp 206 per saham. Saat ini emiten FUJI memiliki kapitalisasi pasar sebanyak Rp 267 miliar. BEI meminta investor untuk memperhatikan jawaban FUJI atas permintaan konfirmasi Bursa dan mencermati kinerja FUJI serta keterbukaan informasinya.

Transaksi Saham FUJI Mengalami Penurunan Drastis

Menurut informasi yang tersedia, transaksi saham FUJI mengalami penurunan drastis dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan Jumat (26/6/2026), harga saham FUJI turun ke level Rp 206 per saham, yang merupakan level terendah dalam beberapa waktu terakhir. Penurunan ini membuat kapitalisasi pasar FUJI menjadi Rp 267 miliar.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang membuat kejadian ini berbeda:

1. Penurunan harga saham FUJI yang drastis dalam beberapa hari terakhir.

2. Adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar atau bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity) pada saham FUJI.

3. BEI memantau dengan ketat perdagangan saham FUJI untuk memastikan bahwa transaksi berjalan dengan wajar dan tidak ada pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini memiliki dampak yang signifikan bagi investor dan emiten FUJI. Investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban FUJI atas permintaan konfirmasi Bursa dan mencermati kinerja FUJI serta keterbukaan informasinya. Selain itu, investor juga diharapkan untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Emiten FUJI juga diharapkan untuk memperhatikan kinerja dan keterbukaan informasinya untuk memastikan bahwa transaksi berjalan dengan wajar dan tidak ada pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa hari ke depan, investor dan emiten FUJI diharapkan untuk terus memantau perkembangan transaksi saham FUJI. BEI juga akan terus memantau perdagangan saham FUJI untuk memastikan bahwa transaksi berjalan dengan wajar dan tidak ada pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Dengan demikian, diharapkan bahwa kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi investor dan emiten FUJI untuk lebih memperhatikan kinerja dan keterbukaan informasi dalam melakukan transaksi saham.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260629083635-17-746390/harga-bergerak-tak-wajar-bei-pantau-ketat-saham-fuji, without altering the facts of the original article.

Aturan Baru Pekerja Outsourcing Berlaku Juli, 4 Bidang Ini Dikecualikan dari Regulasi

Pemerintah akan merevisi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No.7 Tahun 2024 tentang pekerja alih daya atau outsourcing. Aturan baru ini akan berlaku mulai Juli dan hanya akan mengizinkan pekerja alih daya untuk empat jenis pekerjaan penunjang, yaitu catering, security (petugas keamanan), driver (pengemudi), dan cleaning services (petugas kebersihan).

Aturan Baru untuk Pekerja Alih Daya

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, memastikan bahwa aturan baru ini akan terbit pada awal Juli atau paling lambat akhir Juli. Ia telah membahas hal ini dengan Menteri Ketenagakerjaan, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, dan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial (PHI). Perusahaan akan diberi waktu 6 bulan untuk menyesuaikan aturan tersebut.

Said Iqbal menegaskan bahwa perusahaan dilarang mempekerjakan pekerja alih daya untuk jenis pekerjaan selain yang telah ditentukan. “Jadi, dilarang mempekerjakan pekerja alih daya poin satu. Poin dua, pengecualian terhadap hal tersebut di empat jenis pekerjaan penunjang. Jelas ya, penunjang,” ujarnya dalam konferensi pers secara daring.

Mengapa Pekerja Alih Daya Dibatasi?

Dalam pembahasan revisi, ada perdebatan tentang jenis pekerjaan penunjang yang dapat menggunakan sistem alih daya. Said Iqbal mengungkapkan bahwa ada usulan agar pekerjaan penunjang di sektor perminyakan, pertambangan, dan ketenagalistrikan tetap dapat menggunakan sistem alih daya. Namun, usulan ini ditolak oleh kalangan buruh karena banyak diterapkan di badan usaha milik negara (BUMN).

Said Iqbal mengusulkan bahwa perusahaan BUMN tetap diperbolehkan menggunakan pekerja alih daya, tetapi skema outsourcing itu hanya melalui anak perusahaan, bukan melalui koperasi, yayasan, CV, maupun pihak ketiga lainnya. “Jalan keluarnya ditawarkan, saya menawarkan jalan keluarnya, perusahaan milik negara dapat menggunakan pekerja alih daya dengan membentuk anak perusahaan. Jadi, enggak bisa lagi koperasi, yayasan, CV, Karang Taruna,” tegasnya.

Dampak bagi Perusahaan dan Pekerja

Perusahaan tambang dan migas swasta tidak lagi diperbolehkan menggunakan pekerja alih daya. Pasalnya, perusahaan swasta dinilai memiliki tingkat keuntungan yang tinggi serta kegiatan operasional yang terpusat di satu lokasi. “Perusahaan jasa pertambangan, migas swasta gak boleh ada alih daya karena mereka kan keuntungannya cukup tinggi sekali dan itu ada di satu lokasi,” kata Said Iqbal.

Praktik penyimpangan penggunaan tenaga alih daya masih ditemukan di sejumlah kawasan industri pertambangan, seperti Morowali, Konawe, dan beberapa perusahaan tambang nikel yang dikelola investor asal China. Said Iqbal meminta agar tenaga alih daya tersebut tetap memperoleh perlindungan yang setara dengan pekerja di perusahaan induk, mulai dari upah, tunjangan, jaminan sosial, hingga hak atas pesangon.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Aturan baru tentang pekerja alih daya diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja dan meningkatkan kualitas layanan di berbagai sektor. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam implementasi aturan ini. Perusahaan dan pekerja harus bekerja sama untuk memastikan bahwa aturan ini dapat dijalankan dengan efektif dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260629064304-4-746360/aturan-baru-pekerja-outsourcing-terbit-juli-4-bidang-ini-dikecualikan, without altering the facts of the original article.

Helikopter Saudi Jatuh di Selat Hormuz, 14 Orang Tewas dalam Kecelakaan Mengerikan

Sebuah helikopter milik perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Aramco, dilaporkan jatuh di wilayah Ras Tanura pada hari Minggu, (28/06/2026) pukul 06.00 waktu setempat. Kecelakaan maut di pesisir timur Arab Saudi yang menghadap Teluk tersebut menewaskan 14 warga negara. Helikopter yang jatuh di sebelah barat Selat Hormuz, jalur energi vital dunia, masih belum diketahui penyebab pastinya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kecelakaan helikopter tersebut terjadi pada pagi hari di wilayah Ras Tanura, dengan lokasi jatuhnya pesawat sayap putar komersial ini berada di sebelah barat Selat Hormuz. Tim penyelamat dan jajaran penegak hukum setempat langsung diterjunkan ke area hantaman untuk mengevakuasi para korban serta mengamankan puing-puing helikopter. Otoritas terkait telah meluncurkan investigasi penuh untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut.

Apa yang Terjadi Sebelumnya

Sebelum kecelakaan terjadi, Aramco resmi memulai kembali aktivitas pemuatan minyak mentah di terminal Ras Tanura pada hari Jumat kemarin, setelah sempat lumpuh total selama hampir empat bulan akibat eskalasi geopolitik. Arab Saudi selaku negara eksportir minyak mentah terbesar di dunia saat ini sedang gencar menggerakkan pengiriman kargo energi mereka ke pasar global. Langkah tersebut diambil setelah para produsen minyak dan gas di Timur Tengah kompak menggenjot kapasitas produksi serta ekspor mereka, menjelang disepatinya draf perjanjian sementara untuk menghentikan perang antara Amerika Serikat dan Iran.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kecelakaan helikopter ini terjadi pada saat yang sangat krusial, ketika Arab Saudi sedang meningkatkan produksi dan ekspor minyak mentahnya. Dengan kejadian ini, maka keamanan dan keselamatan operasional di sektor energi akan menjadi perhatian utama. Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kecelakaan helikopter Aramco di Selat Hormuz merupakan pengingat bahwa keselamatan operasional harus menjadi prioritas utama di sektor energi. Dengan investigasi yang sedang berlangsung, semua pihak terkait harus bekerja sama untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di wilayah tersebut. Selain itu, kejadian ini juga menjadi tantangan bagi Arab Saudi untuk terus meningkatkan produksi dan ekspor minyak mentahnya sambil menjaga keselamatan dan keamanan operasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260629073201-4-746368/alert-helikopter-saudi-jatuh-di-pinggir-selat-hormuz-14-tewas, without altering the facts of the original article.

Strava dan Plaud Ditunjuk DJP sebagai Pemungut Pajak, Apa Implikasinya?

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan telah resmi menunjuk Strava, Inc. sebagai entitas baru sebagai pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Strava adalah aplikasi dan platform pelacak kebugaran berbasis GPS yang digunakan untuk merekam, menganalisis, serta membagikan aktivitas olahraga seperti lari, bersepeda, berenang, dan mendaki. Selain Strava, ada pula 6 entitas baru yang ikut ditunjuk, yakni Envato Pty Ltd, Envato Elements Pty Ltd, The Nielsen Norman Group, Inc., Kling AI Pte. Ltd., Law School Admission Council, Inc., dan PLAUD LLC.

Apa yang Terjadi?

Penunjukan Strava dan entitas lainnya sebagai pemungut pajak digital ini mencerminkan semakin luasnya cakupan pemungutan PPN PMSE seiring perkembangan model bisnis digital. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Inge Diana Rismawanti, menjelaskan bahwa deretan entitas tersebut bergerak di berbagai sektor ekonomi digital, termasuk layanan kebugaran, konten digital, pendidikan, dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Hingga 31 Mei 2026, sebanyak 233 PMSE telah melakukan pemungutan dan penyetoran PPN PMSE dengan total sebesar Rp40,55 triliun.

Mengapa dan Dampak

Penunjukan Strava dan entitas lainnya sebagai pemungut pajak digital ini menunjukkan bahwa DJP terus mengikuti perkembangan teknologi dan model bisnis digital untuk memastikan pelaksanaan kewajiban perpajakan berjalan secara efektif, adil, dan memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha. Dengan semakin beragamnya layanan digital yang dimanfaatkan masyarakat, DJP perlu memperluas cakupan pemungut pajak digital untuk memastikan bahwa semua pelaku usaha digital memenuhi kewajiban perpajakannya.

Dampak dari penunjukan ini adalah meningkatnya kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha digital terhadap kewajiban perpajakan. Dengan demikian, pemerintah dapat meningkatkan penerimaan pajak dan mengurangi potensi kehilangan pendapatan negara. Selain itu, penunjukan ini juga menunjukkan bahwa pemerintah terus berusaha untuk menciptakan lingkungan bisnis yang adil dan transparan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ke depan, DJP masih memiliki jalan panjang untuk memastikan bahwa semua pelaku usaha digital memenuhi kewajiban perpajakannya. Dengan terus berkembangnya teknologi dan model bisnis digital, DJP perlu terus memperbarui dan meningkatkan kemampuan untuk mengawasi dan mengatur pelaku usaha digital. Selain itu, pelaku usaha digital juga perlu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan untuk mendukung terciptanya lingkungan bisnis yang adil dan transparan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260629065721-4-746363/djp-tunjuk-strava-hingga-plaud-jadi-pemungut-pajak, without altering the facts of the original article.