5 Strategi Kemenkum Jabar Perkuat Kompetensi Perancang Regulasi Lewat Metode Omnibus

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum) Jawa Barat terus berupaya memperkuat kompetensi perancang regulasi di lingkungan kerjanya. Melalui metode omnibus, Kemenkum Jabar berencana meningkatkan kualitas produk hukum daerah maupun nasional. Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, menekankan pentingnya penguasaan metode omnibus bagi para perancang untuk menghasilkan regulasi yang lebih sederhana, harmonis, dan adaptif.

Strategi Kemenkum Jabar Perkuat Kompetensi Perancang Regulasi

Pada Jumat (3/7/2026), jajaran Jabatan Fungsional (JF) Perancang Peraturan Perundang-undangan di lingkungan Kanwil Kemenkum Jabar mengikuti kegiatan Pendalaman Materi bertajuk “Penggunaan Metode Omnibus dalam Pembentukan Peraturan Perundang-undangan” secara virtual. Kegiatan ini diinisiasi oleh Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum yang dipimpin oleh Kepala Divisi Ferry Gunawan Christy, dengan menghadirkan narasumber utama Cahyani Suryandari, S.H., M.H., selaku Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga pada Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan sekaligus Ketua Ikatan Perancang Peraturan Perundang-undangan.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kegiatan pendalaman materi ini merupakan salah satu upaya Kemenkum Jabar untuk meningkatkan kompetensi perancang regulasi di lingkungan kerjanya. Dalam pemaparannya, Cahyani Suryandari mengupas tuntas metode omnibus sebagai strategi penyusunan yang menggabungkan berbagai materi muatan multisektor ke dalam satu regulasi guna menghindari ego sektoral antar instansi. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022, metode ini menjadi solusi efektif yang diakui secara hukum untuk mengubah atau mencabut berbagai aturan yang setingkat secara serentak.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keberhasilan penerapan metode omnibus ini pada akhirnya akan sangat bergantung pada proses pembentukan yang partisipatif, transparan, serta akuntabel dari seluruh pihak yang terlibat. Dengan demikian, produk hukum yang dihasilkan dapat lebih sederhana, harmonis, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, Kemenkum Jabar terus berupaya meningkatkan kompetensi perancang regulasi untuk menghasilkan regulasi yang berkualitas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Mengingat pentingnya metode omnibus dalam pembentukan peraturan perundang-undangan, Kemenkum Jabar masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kompetensi perancang regulasi. Dengan terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan perancang regulasi, Kemenkum Jabar berharap dapat menghasilkan produk hukum yang lebih baik dan lebih efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Dalam konteks ini, metode omnibus menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/kemenkumham/1177569/kemenkum-jabar-perkuat-kompetensi-perancang-regulasi-lewat-bedah-metode-omnibus, without altering the facts of the original article.

Rencana Tol Cirebon-Kuningan-Ciamis Menggeliatkan Ekonomi Jabar, DPRD: Kunci Kemajuan Daerah

Kunci Kemajuan Daerah

Toto Suharto menilai Kabupaten Kuningan menjadi salah satu daerah yang paling diuntungkan dengan pembangunan jalan tol ini. Selain mempercepat mobilitas masyarakat, akses tol diyakini akan meningkatkan daya tarik investasi dan memperkuat sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan daerah. Adanya bangunan jalan tol tentu berdampak terhadap kualitas hidup masyarakat. Kemudahan akses dan sebuah peluang lebih besar dalam pendidikan dan layanan kesehatan hingga lapangan kerja.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan akses yang semakin mudah, Toto Suharto optimistis IPM Kabupaten Kuningan juga akan meningkat. Pembangunan jalan tol bukan hanya soal konektivitas, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan jalan tol Cirebon-Kuningan-Ciamis didesak masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) selanjutnya. Tercatat 226 PSN dan 24 Program Strategis Nasional yang ditetapkan pemerintah dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Jawa Barat tercatat memiliki 34 PSN yang mencakup 32 PSN dan 2 Program Strategis Nasional. Kuningan baru disebutkan dalam PSN pembangunan bendungan. Namun demikian, pada dokumen Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat NOMOR:367/ KPTS/ M / 2023 Tentang Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional Tahun 2020-2040, nama Kuningan kembali muncul dalam daftar rencana ruas jalan nasional jalan tol. Rute jalan tol ini menghubungkan Cirebon, Kuningan, hingga Tasikmalaya, dengan panjang 28 KM (Cirebon-Kuningan) dan 58 KM (Kuningan-Tasikmalaya). Rencana pembangunan jalan tol Cirebon-Kuningan-Ciamis diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Jawa Barat. Dengan demikian, masyarakat Jawa Barat dapat menikmati peningkatan kualitas hidup dan kemajuan daerah yang lebih merata. Oleh karena itu, semua pihak harus bekerja sama untuk mewujudkan proyek ini menjadi kenyataan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177570/rencana-tol-cirebonkuninganciamis-menghangat-dprd-jabar-dorong-realisasinya-demi-kemajuan-ekonomi, without altering the facts of the original article.

Rencana Pemerintah: Bandara Kertajati Bakal Jadi Sentra Industri Pesawat Terbesar

Pemerintah berencana untuk menjadikan Bandara Kertajati sebagai sentra industri pesawat terbesar di Indonesia. Rencana ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan ekosistem industri dirgantara yang terintegrasi di kawasan Kertajati. Bandara Kertajati diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai layanan transportasi udara, tetapi juga menjadi pusat kegiatan industri berteknologi tinggi. Pengembangan sektor dirgantara ini juga diyakini mampu menarik investasi dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Rencana Pengembangan Bandara Kertajati

PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) telah membahas rencana pengembangan Bandara Kertajati dengan Bupati Majalengka Eman Suherman dan Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto. Dalam pertemuan tersebut, pihak BIJB memaparkan sejumlah persiapan pembangunan hanggar yang nantinya menjadi bagian dari pengembangan kawasan industri penerbangan di Kertajati. Manager Corporate Secretary PT BIJB, Imam Rasyidin, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut berjalan beriringan dengan rencana relokasi industri pesawat terbang milik PT Dirgantara Indonesia ke kawasan Bandara Kertajati.

Persiapan pembangunan hanggar dan pemindahan industri pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia di area Bandara Kertajati terus disiapkan. Langkah tersebut merupakan bagian penting dalam upaya membangun ekosistem industri dirgantara yang terintegrasi di kawasan Kertajati. Kehadiran hanggar beserta aktivitas industri pesawat terbang di wilayah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Kertajati sebagai kawasan strategis yang bukan hanya berfungsi sebagai layanan transportasi udara, melainkan juga menjadi pusat kegiatan industri berteknologi tinggi.

Mengapa Pengembangan Bandara Kertajati Penting?

Pengembangan Bandara Kertajati sebagai sentra industri pesawat terbesar di Indonesia merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan menarik investasi. Dengan adanya industri pesawat terbang di kawasan Kertajati, diharapkan dapat membuka peluang penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Selain itu, pengembangan sektor dirgantara juga dapat meningkatkan kemampuan Indonesia dalam memproduksi pesawat terbang dan meningkatkan kemandirian industri dirgantara nasional.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan rencana pengembangan Bandara Kertajati sebagai sentra industri pesawat terbesar di Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki kemampuan industri dirgantara yang kuat. Pengembangan sektor dirgantara ini juga dapat meningkatkan kemampuan Indonesia dalam memproduksi pesawat terbang dan meningkatkan kemandirian industri dirgantara nasional. Ke depannya, Bandara Kertajati diharapkan menjadi salah satu pusat industri dirgantara di tingkat nasional dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski rencana pengembangan Bandara Kertajati sebagai sentra industri pesawat terbesar di Indonesia telah dimulai, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Pelaksanaan rencana ini memerlukan koordinasi yang baik antara pemerintah, PT BIJB, dan PT Dirgantara Indonesia. Selain itu, pengembangan sektor dirgantara juga memerlukan investasi yang besar dan teknologi yang mutakhir. Oleh karena itu, kerja sama dan komitmen yang kuat dari semua pihak terkait sangat diperlukan untuk mewujudkan rencana ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177571/bandara-kertajati-disiapkan-jadi-sentra-industri-pesawat-hanggar-dan-pemindahan-pt-di-dimatangkan, without altering the facts of the original article.

Ibu di Cirebon Disiksa Oknum Polisi, Dihadapkan pada Pilihan Mengerikan di Depan Anak

Momen Penentu di Menit Akhir

MAN mengaku bahwa perkenalan dengan Aiptu N bermula dari seorang teman pada pertengahan 2023. Namun sejak awal hubungan tersebut, ia mengaku sudah mengalami perlakuan yang tidak semestinya. “Awal mula aku dikenalin oleh teman. Di awal pertama kenal juga udah dicekokin narkotika,” ujar MAN. Menurut pengakuannya, dugaan penyiraman air keras terjadi pada September 2025. Selain itu, ia juga mengaku beberapa kali mengalami kekerasan fisik. “Ya, pernah dipukul,” jelas dia, singkat sebelum terdiam.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

MAN menuturkan bahwa selama menjalani hubungan tersebut, ia hidup dalam ketakutan. Ia mengklaim menerima intimidasi dan ancaman yang membuatnya memilih diam selama bertahun-tahun. “Lebih ke penyiksaan, pemukulan, terus juga akan disebari video asusila,” katanya, saat ditanya mengenai ancaman yang paling membuatnya takut. Kasus ini semakin serius karena anak MAN yang masih kecil disebut ikut menyaksikan sebagian peristiwa yang dialaminya. MAN beberapa kali berhenti berbicara karena tak kuasa menahan emosi saat menceritakan pengalaman tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar tentang bagaimana seorang oknum polisi yang seharusnya menjadi contoh dan pelindung masyarakat, justru melakukan tindakan yang sangat kejam dan merusak. Dampak dari kasus ini tidak hanya dirasakan oleh MAN, tetapi juga oleh anaknya yang masih kecil. Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana sistem pengawasan dan penindakan terhadap oknum-oknum yang melakukan tindakan kejam dan merusak.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

MAN dan anaknya masih harus menjalani proses pemulihan yang panjang. Kasus ini masih terus bergulir dan diharapkan dapat segera diselesaikan. Masyarakat juga diharapkan dapat memberikan dukungan dan perlindungan kepada korban-korban kekerasan. Kasus ini juga diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya menghormati hak asasi manusia dan mencegah tindakan kekerasan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/cirebon/1177572/ibu-asal-cirebon-diduga-jadi-korban-oknum-polisi-disiksa-depan-anak-hingga-penyimpangan-seksual, without altering the facts of the original article.

Oknum Polisi Aiptu N Diduga Perintahkan Produksi Sabu, Kuasa Hukum Ungkap Penyiksaan

Oknum polisi berinisial Aiptu N diduga memerintahkan seorang wanita, MAN (30), warga Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, untuk memproduksi sabu. Kasus ini terungkap setelah korban mengalami luka bakar parah akibat siraman air keras, yang diduga dilakukan oleh Aiptu N. Menurut kuasa hukum korban, Raden Reza Pramadia, luka bakar yang dialami korban mencapai sekitar 47 persen dari total tubuhnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini bermula pada September 2025, ketika korban diduga diperintahkan oleh Aiptu N untuk membuat sabu. Setelah itu, korban mengalami penyiraman air keras yang menyebabkan luka bakar parah. Reza menjelaskan bahwa korban juga mengalami berbagai bentuk kekerasan lainnya, termasuk dipukul dan diancam dengan gagang pistol. Korban juga diduga mengalami luka-luka akibat disetrum.

Tindakan Oknum Polisi

Reza menyebutkan bahwa Aiptu N diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban selama beberapa waktu. Korban mengalami luka bakar parah dan berbagai bentuk kekerasan lainnya. Pihak dokter menduga bahwa luka bakar tersebut disebabkan oleh cairan bersifat korosif, yang diduga merupakan air keras.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Kasus ini juga menyoroti pentingnya pengawasan dan penindakan terhadap oknum-oknum yang menyalahgunakan kekuasaan. Bagi korban, kejadian ini berdampak besar pada kehidupannya, baik secara fisik maupun mental. Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh korban dan keluarganya untuk mendapatkan keadilan.

Kejadian ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kasus seperti ini dapat dicegah di masa depan. Perlu adanya tindakan tegas dan efektif untuk menangani kasus-kasus serupa. Selain itu, masyarakat juga perlu meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam mencegah dan melaporkan kasus-kasus kekerasan.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan penindakan. Masyarakat diharapkan untuk terus memantau perkembangan kasus ini dan mendukung upaya penegakan hukum.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/cirebon/1177573/kuasa-hukum-ungkap-dugaan-penyiksaan-man-berawal-perintah-produksi-sabu-oleh-aiptu-n, without altering the facts of the original article.

Detik-Detik Horor Penganiayaan Oknum Polisi, Korban: Mama, Suntik Mati Saya

Detik-Detik Horor Penganiayaan Oknum Polisi

Penganiayaan yang dialami oleh seorang wanita, MAN, yang merupakan korban oknum polisi, masih meninggalkan trauma mendalam bagi keluarganya. Ibu korban, Sri, tak mampu menahan air mata saat menceritakan kondisi psikologis anaknya yang kini masih dalam proses pemulihan. Kasus penganiayaan ini telah dilaporkan ke polisi dan kini sedang dalam proses penyelidikan.

Momen Penentu di Menit Akhir

Sri pun membawa putrinya ke kantor kuasa hukum perwakilan Hotman 911 di kawasan Pancuran, Kota Cirebon, Jumat (3/7/2026) petang. Di tempat ini, Sri tak mampu menahan air mata saat menceritakan kondisi psikologis anaknya. Menurut Sri, putrinya pernah menyampaikan kalimat yang membuat hatinya hancur. “Dia tuh sampai pernah ngomong gini sama saya. ‘Mama…’ Saya bilang, ‘Apa, Nduk?’ Terus dia bilang, ‘Mama punya suntikan buat MAN aja? Buat suntikan mati’,” ujar Sri sambil menahan tangis.

Apa yang Terjadi

Mendengar ucapan tersebut, Sri mengaku berusaha menguatkan putrinya agar tetap bertahan demi anak semata wayangnya yang masih berusia empat tahun. “Saya bilang, ‘Kamu enggak kasihan sama (anak kamu)? (Dia) tuh masih ingin sesosok seorang ibu. Kalau enggak ada kamu sama siapa? Mama udah tua, kasihan, anak harus sama mamanya’,” ucapnya. Tangis Sri kembali pecah ketika mengingat kondisi putrinya saat pertama kali melihat langsung luka yang dialami MAN. Ia mengaku hampir pingsan karena tidak sanggup melihat kondisi anaknya saat itu.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Sri mengatakan, saat itu dirinya hanya bisa menangis melihat putrinya datang ke rumahnya dalam kondisi memprihatinkan. “Dia bilang, ‘Mama jangan menangis.’ Ya menangis, anak saya kayak gini masa enggak menangis,” katanya. Sebagai seorang ibu, Sri mengaku tidak pernah menyangka putrinya akan mengalami kondisi seperti sekarang. Apalagi, selama ini MAN dikenal sebagai sosok yang sehat dan ceria.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kasus penganiayaan yang dialami oleh MAN menjadi sorotan masyarakat luas. Banyak yang mempertanyakan keamanan dan perlindungan yang diberikan oleh oknum polisi. Kasus ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Bagi Sri, kasus ini juga menjadi pengingat bahwa sebagai orang tua, kita harus selalu menjaga dan melindungi anak-anak kita.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Sri juga mengaku sempat memiliki firasat ada sesuatu yang tidak beres dalam hubungan putrinya dengan pria yang kini dilaporkan ke polisi. Kasus penganiayaan ini masih dalam proses penyelidikan dan Sri berharap agar oknum polisi yang terlibat dapat dihukum seberat-beratnya. Bagi Sri, yang terpenting saat ini adalah memulihkan kondisi anaknya dan memastikan bahwa anaknya dapat hidup dengan normal kembali.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/cirebon/1177574/mama-suntik-mati-man-saja-jeritan-pilu-korban-penganiayaan-oknum-polisi-di-cirebon, without altering the facts of the original article.

Kasus Penganiayaan Oknum Polisi di Cirebon: Wanita Disiksa hingga Disiram Air Keras

Kejadian yang Menggemparkan Kota Cirebon

Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi, Aiptu N, terhadap seorang wanita, MAN (30), warga Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, masih meninggalkan luka mendalam. MAN mengalami luka bakar 47% akibat disiram air keras dan luka fisik lain, serta menjadi korban penyimpangan seksual. Kasus ini menggemparkan Kota Cirebon dan menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan perlindungan bagi masyarakat.

MAN, dengan suara bergetar, menceritakan tindak kekerasan yang dialaminya selama bertahun-tahun. Ia mengaku bahwa perkenalan dengan Aiptu N bermula dari seorang teman pada pertengahan 2023. Namun, sejak awal hubungan tersebut, ia mengaku sudah mengalami perlakuan yang tidak semestinya. “Awal mula aku dikenalin oleh teman. Di awal pertama kenal juga udah dicekokin narkotika,” ujarnya.

Apa yang Terjadi?

Menurut pengakuan MAN, dugaan penyiraman air keras terjadi pada September 2025. Selain itu, ia juga mengaku beberapa kali mengalami kekerasan fisik. “Ya, pernah dipukul,” jelas dia, singkat sebelum terdiam. Selama menjalani hubungan tersebut, MAN mengaku hidup dalam ketakutan.

MAN juga mengungkapkan bahwa anaknya yang kini berusia empat tahun disebut ikut menyaksikan sebagian peristiwa yang dialaminya. “Anak saya masih kecil, tapi dia tahu apa yang terjadi pada saya,” ujarnya dengan suara yang terguncang.

Mengapa dan Dampak

Kasus penganiayaan ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan perlindungan bagi masyarakat, terutama bagi wanita. Kasus ini juga menunjukkan bahwa masih ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan melakukan tindakan kekerasan terhadap masyarakat.

Dampak dari kasus ini sangat besar, terutama bagi MAN dan anaknya. MAN masih mengalami luka batin yang jauh lebih dalam karena anaknya yang masih kecil harus menyaksikan tindak kekerasan yang dialaminya. Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana anaknya akan tumbuh dan berkembang di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus penganiayaan ini masih dalam proses penyelidikan dan penindakan. MAN masih harus menjalani proses hukum dan mendapatkan perlindungan dari pihak berwajib. Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi dari tindak kekerasan.

Dalam proses ini, MAN berharap bahwa keadilan dapat ditegakkan dan bahwa ia dapat mendapatkan perlindungan yang layak. Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa masyarakat harus terus berjuang untuk mendapatkan keamanan dan perlindungan yang layak.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/cirebon/1177575/oknum-polisi-siksa-wanita-di-cirebon-man-disiram-air-keras-hingga-jadi-korban-penyimpangan-seksual, without altering the facts of the original article.

Pekerja Manusia Kian Terancam, Presiden Siapkan Aturan Baru untuk Era Teknologi

Perusahaan Otomatis: Konsep Baru di Argentina

RUU yang diusulkan oleh Milei memungkinkan perusahaan untuk beroperasi tanpa divisi sumber daya manusia (SDM). Konsep ini disebut “non-human corporations” atau perusahaan yang dijalankan oleh AI. Jika aturan ini disahkan, Argentina akan menjadi negara pertama yang memiliki kategori hukum khusus bagi perusahaan yang dijalankan AI.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pernyataan Milei langsung menuai kritik, salah satunya dari sejarawan Israel Yuval Noah Harari. Ia memperingatkan bahwa memberikan kewenangan terlalu besar kepada AI dapat mengurangi akuntabilitas perusahaan. Namun, para pengacara korporasi menilai konsep tersebut tidak sedrastis yang dibayangkan publik. RUU itu tetap mengharuskan adanya administrator manusia yang mengawasi operasional perusahaan otomatis.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Langkah menghapus peran manusia sepenuhnya masih terlalu jauh, menurut Direktur Weinberg Center for Corporate Governance di University of Delaware, Lawrence Cunningham. Namun, Cunningham tetap menilai usulan Milei sebagai langkah yang berani. “Kami tidak sedang mengubah dunia sepenuhnya. Kami hanya mengakui bahwa sebuah bisnis mungkin bisa berjalan tanpa divisi SDM. Ini adalah awal dari sesuatu,” katanya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pengacara korporasi Maria Gisele Cano menilai keberadaan aturan yang secara khusus mengatur perusahaan berbasis AI dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi investor. Ia mengaku telah menerima lebih dari belasan pertanyaan dari pelaku usaha di Argentina maupun luar negeri mengenai proposal tersebut. Dengan demikian, Argentina berpotensi menjadi pusat pengembangan AI global, terutama dengan cuaca dingin dan pasokan energi yang ideal untuk pembangunan pusat data (data center). Presiden Milei memang gencar mempromosikan Argentina sebagai calon pusat pengembangan AI global. Ia menilai kawasan Patagonia memiliki potensi besar untuk pengembangan AI. RUU yang diusulkan ini menjadi kunci untuk menciptakan kondisi yang lebih baik dalam menarik investasi. Namun, masih banyak pertanyaan tentang bagaimana implementasi RUU ini akan berjalan dan apa dampaknya bagi pekerja manusia di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260707154244-37-748841/pekerja-manusia-segera-punah-presiden-sudah-siapkan-aturan-baru, without altering the facts of the original article.

Microsoft Bakal PHK Hampir 5000 Karyawan, Apa Penyebabnya?

Microsoft mengumumkan langkah pemangkasan tenaga kerja (PHK) besar-besaran pada Senin (6/7/2026) waktu AS. Perusahaan berencana memecat 4.800 orang atau setara 2,1% dari total karyawannya, sebagai bagian dari upaya penghematan biaya di tengah transformasi besar menuju era kecerdasan buatan (AI). Microsoft akan memangkas hampir 5000 karyawan, dan divisi paling terdampak adalah unit bisnis video game Xbox.

Apa yang Terjadi di Balik Keputusan PHK Microsoft?

Dalam pesan resmi kepada seluruh karyawan, Kepala Sumber Daya Manusia Microsoft, Amy Coleman, menyatakan transformasi teknologi kini berkembang sangat cepat. Sementara itu, Kepala Eksekutif Xbox Asha Sharma menjelaskan bahwa restrukturisasi ini harus dilakukan karena tidak mungkin menyelesaikan semua perubahan dalam satu waktu. Sebanyak 3.200 karyawan Xbox akan dilepas secara bertahap, dengan 1.600 orang menjadi bagian dari gelombang PHK 4.800 orang, sedangkan 1.600 sisanya akan diberhentikan secara bertahap sepanjang tahun fiskal 2027.

Mengapa PHK Ini Terjadi?

Tekanan keuangan menjadi alasan utama. Meskipun pendapatan layanan cloud dan LinkedIn terus tumbuh dalam beberapa kuartal terakhir, Microsoft menghadapi penurunan kinerja di segmen lain yaitu lisensi sistem operasi Windows, perangkat Surface, dan yang paling terasa adalah divisi Xbox yang pendapatannya terus menyusut. Saham Microsoft menjadi yang paling lemah di antara perusahaan teknologi kapitalisasi besar sepanjang tahun 2026 ini. Harganya turun sekitar 19% hingga penutupan perdagangan Jumat lalu. Investor khawatir model AI generatif baru bisa menggantikan banyak perangkat lunak lama, sementara produk dan layanan AI milik Microsoft belum cukup untuk mengimbangi penurunan tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Ini bukan kali pertama Microsoft melakukan efisiensi. Tahun lalu saja perusahaan sudah memangkas sekitar 9.000 posisi kerja. Gelombang kali ini menunjukkan bahwa perubahan strategi besar sedang berlangsung: fokus digeser menuju bisnis yang lebih menguntungkan dan selaras dengan tren AI, sementara lini usaha yang melambat pertumbuhannya harus disesuaikan ukurannya. Bagi Xbox, pemangkasan ini sekaligus menjadi langkah pemulihan. Setelah investasi besar selama bertahun-tahun tetapi hasil penjualan dan laba belum sesuai harapan, divisi ini kini berusaha merampingkan operasi agar bisa kembali kompetitif dan menghasilkan keuntungan di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Reaksi pasar cukup terasa meski tidak ekstrem. Pada sesi perdagangan Senin, harga saham Microsoft melemah sekitar 1%, sementara indeks Nasdaq yang sarat saham teknologi justru naik sekitar 1% di hari yang sama. Dengan perubahan besar yang sedang berlangsung, Microsoft harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Jalan panjang masih harus ditempuh untuk mencapai tujuan dan kembali ke jalur pertumbuhan pada tahun 2027.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260707172251-37-748893/parah-microsoft-mau-phk-hampir-5000-karyawan-ada-apa, without altering the facts of the original article.

Ojol Protes Komisi Naik Tapi Penghasilan Tak Berubah, Menhub Beri Solusi

Ojek online (ojol) kembali melakukan protes terkait kenaikan komisi yang tidak diimbangi dengan peningkatan penghasilan. Menanggapi hal ini, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa aturan penurunan pemotongan aplikasi bagi driver ojol sudah berlaku sejak 1 Juli lalu.

Aturan Baru untuk Ojol

Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online telah disahkan, yang di dalamnya termasuk revisi Keputusan Menteri Perhubungan (KP) Nomor 1001 Tahun 2022. Revisi ini bertujuan untuk menyesuaikan batas komisi yang sebelumnya maksimal 20% menjadi paling tinggi 8%. “Kalau permen-nya sudah selesai ya. Sudah dari tanggal 1 Juli sudah berlaku,” kata Dudy, di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (7/7/2026).

Apa yang Terjadi?

Menurut Dudy, sampai saat ini dia mengaku adanya aduan terkait ketidakpatuhan dari aplikator. Meskipun diakui bahwa ada diskusi yang masih dijalankan dengan aplikator. “Kalau kita lihat sih sudah ada perubahan ya. Kalau dari asosiasi (ojol) belum ada yang disampaikan. Memang masih ada perbedaan penafsiran gitu ya dari teman-teman ojol menghitungnya seperti apa. Kita minta supaya aplikator untuk menjelaskan lebih banyak lagi kepada teman-teman,” kata Dudy.

Mengapa dan Dampak

Perubahan ini hanya berlaku pada pengendara ojek online penumpang, sedangkan untuk taksi online hingga kurir pengantaran masih belum mengalami perubahan pemotongan tarif. Dudy menjelaskan bahwa untuk taksi online diatur oleh pemerintah daerah, sedangkan kurir pengantaran online berada di Kementerian Komunikasi dan Informasi. Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan penghasilan ojol, namun masih perlu dilihat bagaimana implementasinya ke depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Saat ini, belum ada rencana untuk adanya pengaturan penurunan pemotongan di aplikasi lain. “Sementara enggak. Kita di roda dua,” katanya. Dudy juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi implementasi aturan ini untuk memastikan bahwa ojol mendapatkan penghasilan yang layak. Dengan demikian, ojol dapat meningkatkan kesejahteraannya dan meningkatkan kualitas layanan mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260707172827-37-748896/ojol-bingung-komisi-naik-penghasilan-tak-berubah-ini-solusi-menhub, without altering the facts of the original article.