KY Pastikan Keterwakilan Perempuan dalam Seleksi Calon Hakim Agung
Komisi Yudisial (KY) telah memastikan bahwa seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di Mahkamah Agung Tahun 2026 akan diisi dengan keterwakilan perempuan yang sesuai dengan standar. Anggota KY Bidang Rekrutmen Hakim, Prof. Andi Muhammad Asrun, mengatakan bahwa ada lima nama perempuan dari 23 nama calon hakim agung dan calon hakim ad hoc yang lolos seleksi kesehatan dan kepribadian, serta berhak maju ke seleksi wawancara akhir.
Pada Kamis, Andi Muhammad Asrun dikonfirmasi di Jakarta mengatakan bahwa jumlah keterwakilan perempuan dalam seleksi ini adalah 40 persen, dihitung dari calon perempuan yang mengikuti tes kesehatan dan asessment kepribadian hingga lolos ke seleksi wawancara. Menurut data yang dibagikan KY, jumlah calon hakim agung dan calon hakim ad hoc yang lolos ke tahap seleksi wawancara akhir sebanyak 23 orang, terdiri atas 19 calon hakim agung, dua calon hakim ad hoc HAM, dan dua calon hakim agung Tipikor.
Dari 19 calon hakim agung, lima di antaranya adalah perempuan. Ini menunjukkan bahwa KY telah berupaya untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dalam struktur kehakiman. Namun, masih perlu dilakukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan jumlah perempuan dalam kehakiman.
Saat ini, perempuan masih dianggap sebagai minoritas dalam kehakiman. Menurut data KY, hanya 40 persen dari total calon hakim agung dan calon hakim ad hoc yang lolos ke tahap seleksi wawancara akhir adalah perempuan. Ini menunjukkan bahwa masih perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dalam kehakiman.
Meningkatkan keterwakilan perempuan dalam kehakiman dapat membantu meningkatkan keadilan dan kesetaraan dalam masyarakat. Dengan adanya perempuan dalam kehakiman, dapat diharapkan bahwa keputusan yang diambil oleh hakim akan lebih adil dan tidak diskriminatif.
KY telah berupaya untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dalam kehakiman melalui seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc. Dengan adanya lima nama perempuan yang lolos ke tahap seleksi wawancara akhir, dapat diharapkan bahwa kehakiman akan lebih inklusif dan adil.
Demikian informasi…
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5672012/ky-pastikan-keterwakilan-perempuan-dalam-seleksi-calon-hakim-agung, without altering the facts of the original article.