SMA Unggulan CTARSA Foundation Sukoharjo resmi memulai tahun ajaran baru 2026/2027 dengan menyambut 160 siswa baru yang merupakan bagian dari 2.560 pendaftar yang mengikuti proses seleksi ketat. CTARSA Foundation memberikan kesempatan kepada siswa-siswi berprestasi dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh pendidikan berkualitas melalui sistem boarding school gratis. Ketua Yayasan CTARSA Foundation Anita Ratnasari Tanjung menyambut langsung kedatangan para siswa beserta orang tua, ditandai dengan pembukaan gerbang sekolah yang dilakukan langsung olehnya.
Momen Penentu di Hari Pertama Sekolah
Pada hari pertama sekolah, para siswa dan orang tua berkumpul untuk menandai awal perjalanan pendidikan mereka. Ketua Yayasan CTARSA Foundation Anita Ratnasari Tanjung menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik untuk menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan. “Kami percaya setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang gemilang. Melalui SMA Unggulan CTARSA Foundation, kami ingin menghadirkan pendidikan terbaik bagi anak-anak berprestasi dari keluarga prasejahtera agar kelak mampu menjadi pemimpin yang membawa perubahan bagi masyarakat,” ujar Anita.
Sebagai bentuk motivasi, para siswa juga diperkenalkan dengan alumni SMA Unggulan CTARSA Foundation yang telah berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Di antaranya adalah Muhammad Dani Sirait, alumnus yang saat ini menempuh studi doktoral (S3) Kimia di King Fahd University of Petroleum and Minerals, Arab Saudi sekaligus menjadi pembina Olimpiade Kimia. Selain itu hadir Arjun Hasibuan, peneliti postdoctoral di BRIN dan dosen di beberapa perguruan tinggi, serta Galang Adira Prayoga, dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang juga aktif mengembangkan usaha di bidang teknologi.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Pendidikan berkualitas yang diberikan oleh CTARSA Foundation diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa-siswi untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan demikian, mereka dapat menjadi pemimpin yang membawa perubahan bagi masyarakat dan menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan. “Kami berharap siswa-siswi yang kami didik dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan negara,” ujar Anita.
Kehadiran para orang tua yang mengantarkan putra-putri mereka turut menjadi simbol komitmen bersama antara keluarga dan sekolah dalam membentuk generasi masa depan Indonesia. Dengan kerja sama yang baik antara keluarga dan sekolah, diharapkan siswa-siswi dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu yang berkarakter dan berprestasi.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dalam menjalankan misi pendidikannya, CTARSA Foundation juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Mandiri yang menyerahkan secara simbolis satu unit Mobil Literasi kepada CTARSA Foundation. Bantuan tersebut merupakan wujud kolaborasi dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan budaya literasi bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan.
Mobil Literasi ini akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program literasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan CTARSA Foundation di berbagai daerah. Dengan demikian, CTARSA Foundation dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260714154910-33-750745/pendidikan-siswa-baru-sma-unggulan-ctarsa-foundation-sukoharjo-dimulai, without altering the facts of the original article.