Startup China yang Jadi Milik AS: Nasibnya Sekarang dalam Kondisi yang Menyedihkan

**Startup China yang Jadi Milik AS: Nasibnya Sekarang dalam Kondisi yang Menyedihkan** **Momen Penentu di Menit Akhir: Akuisisi Meta dan Nasib Manus** Manus, startup China yang diperebutkan oleh Meta, kini akan menjadi perusahaan independen setelah diakuisisi Meta pada Desember lalu. Pemerintah China menggugat induk usaha Instagram untuk membatalkan pembelian Manus, yang akhirnya diputuskan untuk memisahkan diri dari Meta. Status baru ini diputuskan setelah pemerintah China mengeluarkan instruksi pembatalan transaksi. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pembelian Manus oleh Meta bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi Manus pada produk konsumen dan perusahaan. Namun, akuisisi ini langsung menimbulkan kontroversi dari Amerika Serikat maupun China. Pemerintah China melakukan penyelidikan apakah akuisisi melanggar aturan negara soal investasi asing. Kemudian, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional mengeluarkan instruksi pembatalan transaksi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kondisi ini memperlihatkan bahwa perusahaan teknologi harus bijak dalam melakukan akuisisi di luar negeri. Mereka harus memahami aturan dan regulasi yang berlaku di negara tujuan. Selain itu, perusahaan harus siap menghadapi kontroversi dan tekanan dari pemerintah negara tujuan. Kondisi ini juga menunjukkan bahwa perangkap “perusahaan AI” yang bergerak cepat dan berani melakukan akuisisi tidaklah mudah. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Manus, startup China yang kini menjadi perusahaan independen, masih harus menghadapi tantangan besar di depan. Mereka harus membangun kembali reputasinya dan memenangkan kepercayaan kembali dari para investor dan masyarakat. Selain itu, perusahaan ini juga harus siap menghadapi persaingan yang semakin ketat di bidang teknologi AI. Dengan demikian, Manus harus berhati-hati dalam mengambil langkah-langkah strategis untuk mencapai kesuksesan di masa depan. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah China telah meningkatkan kontrol ekspor teknologi, termasuk perangkat keras dan data, untuk menghadirkan kompetisi yang lebih seimbang dengan Amerika Serikat di bidang AI. Persaingan ini memicu kekhawatiran bahwa perusahaan-perusahaan teknologi besar akan kehilangan akses ke sumber daya yang diperlukan untuk mengembangkan teknologi AI. Meta, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, telah mengumumkan rencananya untuk membangun bisnis berlangganan di sekitar AI. Namun, perusahaan ini harus menghadapi tantangan besar dalam menghadapi perusahaan-perusahaan lain yang juga berambisi pada AI, seperti Google, Anthropic, dan OpenAI. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah China telah meningkatkan kontrol ekspor teknologi, termasuk perangkat keras dan data, untuk menghadirkan kompetisi yang lebih seimbang dengan Amerika Serikat di bidang AI. Persaingan ini memicu kekhawatiran bahwa perusahaan-perusahaan teknologi besar akan kehilangan akses ke sumber daya yang diperlukan untuk mengembangkan teknologi AI. Meta, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, telah mengumumkan rencananya untuk membangun bisnis berlangganan di sekitar AI. Namun, perusahaan ini harus menghadapi tantangan besar dalam menghadapi perusahaan-perusahaan lain yang juga berambisi pada AI, seperti Google, Anthropic, dan OpenAI. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah China telah meningkatkan kontrol ekspor teknologi, termasuk perangkat keras dan data, untuk menghadirkan kompetisi yang lebih seimbang dengan Amerika Serikat di bidang AI. Persaingan ini memicu kekhawatiran bahwa perusahaan-perusahaan teknologi besar akan kehilangan akses ke sumber daya yang diperlukan untuk mengembangkan teknologi AI. Meta, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, telah mengumumkan rencananya untuk membangun bisnis berlangganan di sekitar AI. Namun, perusahaan ini harus menghadapi tantangan besar dalam menghadapi perusahaan-perusahaan lain yang juga berambisi pada AI, seperti Google, Anthropic, dan OpenAI. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah China telah meningkatkan kontrol ekspor teknologi, termasuk perangkat keras dan data, untuk menghadirkan kompetisi yang lebih seimbang dengan Amerika Serikat di bidang AI. Persaingan ini memicu kekhawatiran bahwa perusahaan-perusahaan teknologi besar akan kehilangan akses ke sumber daya yang diperlukan untuk mengembangkan teknologi AI. Meta, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, telah mengumumkan rencananya untuk membangun bisnis berlangganan di sekitar AI. Namun, perusahaan ini harus menghadapi tantangan besar dalam menghadapi perusahaan-perusahaan lain yang juga berambisi pada AI, seperti Google, Anthropic, dan OpenAI.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260813055305-37-758748/heboh-startup-china-jadi-milik-as-begini-nasibnya-sekarang, without altering the facts of the original article.

XLSmart Menggebrak: Pengguna Makin Royal dengan Bangunan BTS 5G yang Mewah

**XLSmart Menggebrak: Pengguna Makin Royal dengan Bangunan BTS 5G yang Mewah** **Momen Penentu di Menit Akhir** XLSmart mencatatkan laba bersih yang dinormalisasi melonjak 294% year-on-year menjadi Rp 2,73 triliun pada tengah tahun pertama 2026. Capaian ini terjadi setelah merger XL Axiata dan Smartfren mulai beroperasi pada April 2025 lalu. Dalam periode yang sama, total pendapatan XLSmart mencapai Rp 24,03 triliun atau bertumbuh 26% dari tahun sebelumnya. Sementara Ebitda yang dinormalisasi berjumlah Rp 11,05 triliun bertambah 19% YoY dengan normalized Ebitda margin 46%. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Fakta dan kronologi kejadian berdasarkan referensi adalah sebagai berikut: Laba bersih XLSmart yang dinormalisasi melonjak 294% year-on-year menjadi Rp 2,73 triliun pada tengah tahun pertama 2026. Capaian ini terjadi setelah merger XL Axiata dan Smartfren mulai beroperasi pada April 2025 lalu. Dalam periode yang sama, total pendapatan XLSmart mencapai Rp 24,03 triliun atau bertumbuh 26% dari tahun sebelumnya. Sementara Ebitda yang dinormalisasi berjumlah Rp 11,05 triliun bertambah 19% YoY dengan normalized Ebitda margin 46%. Blended ARPU XLSmart yang naik menjadi Rp 47,1 ribu dari sebelumnya Rp 38,2 ribu dari pertengahan pertama tahun 2025. Untuk trafik data juga mengalami pertumbuhan 19% menjadi 7,934 petabytes. Presiden Direktur & CEO XLSmart, Rajeev Sethi mengatakan semester pertama menjadi fase penting perusahaan setelah proses integrasi. Kini perusahaan masuk ke fase optimalisasi dengan fondasi perusahaan yang kuat, skala jaringan lebih besar, portofolio spektrum makin luas dan kekuatan multi-brand yang terealisasi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Mengapa XLSmart melihat masa depan yang cerah? Konteks dan latar belakang kejadian ini penting karena perusahaan telah mencapai tahap optimalisasi setelah proses integrasi. Dengan fondasi perusahaan yang kuat, skala jaringan lebih besar, portofolio spektrum makin luas dan kekuatan multi-brand yang terealisasi, XLSmart siap untuk memulai fase baru. Dampak dari kejadian ini adalah pengguna makin “royal” karena blended ARPU yang naik menjadi Rp 47,1 ribu. Selain itu, trafik data juga mengalami pertumbuhan 19% menjadi 7,934 petabytes. Hal ini berarti XLSmart siap untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin meningkat. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kesimpulan yang dapat digambarkan adalah XLSmart telah mencapai tahap optimalisasi setelah proses integrasi. Dengan fondasi perusahaan yang kuat, skala jaringan lebih besar, portofolio spektrum makin luas dan kekuatan multi-brand yang terealisasi, XLSmart siap untuk memulai fase baru. Namun, perusahaan masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin meningkat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260813082350-37-758781/genjot-bangun-bts-5g-pengguna-xlsmart-makin-royal, without altering the facts of the original article.

Warga Israel Masuk RI Tanpa Izin, Nyaris Bertemu Presiden Jokowi

**Warga Israel Masuk RI Tanpa Izin, Nyaris Bertemu Presiden Jokowi** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada tahun 1971, seorang wartawan asal Israel bernama Ted Lurie tiba di Indonesia untuk menghadiri Kongres Press Foundation of Asia di Bali. Lurie, yang bekerja sebagai wartawan Jerusalem Post, berhasil memasuki lingkungan Istana Merdeka dan bahkan sempat mengisi buku tamu. Namun, kehadirannya kemudian menjadi sorotan karena terjadi saat Indonesia belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Berdasarkan pemberitaan Merdeka pada tanggal 1 September 1971, Lurie datang ke Indonesia pada Agustus 1971 sebagai perwakilan media tempatnya bekerja. Awalnya, keberadaan Lurie di Indonesia tidak menimbulkan masalah. Dia mengikuti kegiatan kongres pers bersama wartawan lain dari berbagai negara di Bali. Persoalan baru muncul ketika Lurie bersama sekitar 15 wartawan peserta kongres melakukan kunjungan ke Jakarta. Salah satu agenda rombongan adalah mendatangi Istana Merdeka. Saat berada di Istana, identitas Lurie sebagai warga negara Israel diketahui. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pemerintah Indonesia saat itu tidak mengizinkan warga negara Israel masuk ke Indonesia secara bebas. Lurie sendiri mengakui bahwa dirinya sempat memasuki Istana Merdeka dan menandatangani buku tamu. Namun, sebelum kesempatan bertemu Presiden Soeharto terjadi, dia memilih mundur karena menyadari kehadiran Lurie dapat menimbulkan persoalan bagi pihak lain. “Saya memahami bahwa kehadiran saya akan menyusahkan rekan-rekan saya. Jadi saya menarik diri meskipun sudah menandatangani buku tamu,” kata Lurie. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pemerintah kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari tahu bagaimana Lurie bisa masuk ke Indonesia. Kepada Harian Merdeka (4 September 1971), Direktorat Jenderal Imigrasi mengaku tidak mengetahui bagaimana wartawan Israel tersebut memperoleh izin masuk. Hasil pengusutan kemudian mengungkap bahwa Lurie ternyata memperoleh izin khusus dari Kedutaan Besar Indonesia di Singapura untuk menghadiri konferensi Press Foundation of Asia di Bali. Dengan adanya izin khusus tersebut, polemik mengenai masuknya Lurie ke Indonesia perlahan mereda. **Pembukaan yang Lebih Luas** Kejadian ini menunjukkan bahwa pada era Presiden Soeharto, pemerintah Indonesia tidak sepenuhnya melarang warga negara Israel masuk ke Indonesia. Namun, kehadiran Lurie juga menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia saat itu masih sangat sensitif terhadap hubungan diplomatik dengan Israel. Kejadian ini juga menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia perlu lebih hati-hati dalam memberikan izin bagi warga negara asing yang ingin masuk ke Indonesia. **Dampak yang Lebih Luas** Kejadian ini juga menunjukkan bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel masih sangat kompleks. Pada saat kejadian ini terjadi, Indonesia belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Namun, kehadiran Lurie juga menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia perlu lebih siap dalam menghadapi situasi yang kompleks seperti ini. Kejadian ini juga menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia perlu lebih transparan dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang kehadiran warga negara asing di Indonesia. **Penutup yang Lebih Luas** Kejadian ini menunjukkan bahwa pada era Presiden Soeharto, pemerintah Indonesia masih sangat sensitif terhadap hubungan diplomatik dengan Israel. Kejadian ini juga menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia perlu lebih hati-hati dalam memberikan izin bagi warga negara asing yang ingin masuk ke Indonesia. Kejadian ini juga menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia perlu lebih siap dalam menghadapi situasi yang kompleks seperti ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260729201137-25-754903/warga-israel-terang-terangan-masuk-ri-nyaris-bertemu-presiden, without altering the facts of the original article.

Korban Bom Atom di Jepang: 3 WNI Terluka, Kulit Terbakar-Nyaris Tewas

Ledakan bom atom yang menghancurkan Hiroshima pada 6 Agustus 1945 atau tepat hari ini 81 tahun lalu membuat 120 ribu orang tewas dan jutaan lainnya sakit parah. Di antara para korban, tiga mahasiswa asal Indonesia, yakni Sjarif Adil Sagala, Arifin Bey, dan Hasan Rahaya, yang kemudian sempat kritis akibat paparan radiasi.

Momen Penentu di Menit Akhir

Mereka merupakan mahasiswa penerima beasiswa pemerintah Jepang, Nanpo Tokubetsu Ryogakusei (Nantoku), yang dibuat untuk menarik perhatian pemuda Indonesia agar menimba ilmu dan kelak membangun Tanah Air. Namun, pada 6 Agustus 1945, semuanya berubah. Pagi itu, ketiganya menjalani aktivitas seperti biasa. Arifin Bey yang sedang mengikuti kuliah fisika ketika tiba-tiba melihat cahaya menyambar dari arah jendela. “Tiba-tiba dari arah jendela kelas kelihatan cahaya menyambar ibarat kilat. Tapi, tak membawa bunyi apa pun,” kenang Arifin Bey dalam memoar Bom Atom di Atas Hiroshima: Suatu Pengalaman Nyata (1986).

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Beberapa detik kemudian, gelombang panas menghantam ruang kelas. Dinding runtuh dan Arifin kehilangan kesadaran. Di lokasi lain, Sagala juga mendengar suara pesawat yang diikuti cahaya menyilaukan. Belakangan diketahui pesawat tersebut adalah Enola Gay B-29 yang menjatuhkan bom atom di Hiroshima. “Tiba-tiba terdengar suara aneh dan…. sraatt, sinar berkilau, dengan dahsyat dan mengejutkan!” tutur Sagala dalam memoar Suka Duka Pelajar Indonesia di Jepang, Sekitar Perang Pasifik 1942-1945 (1990). Saat sadar, Sagala mendapati tubuhnya hangus akibat panas ledakan, sementara tubuhnya masih terjepit reruntuhan bangunan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Para penyintas diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut dokter apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. “Pernyataan itu ditandatangani dan pasrah,” kenang Arifin Bey dalam Bom Atom di Atas Hiroshima (1989). Beruntung, mereka berhasil melewati masa kritis setelah sekitar satu pekan. Selama lima tahun berikutnya, kondisi kesehatan mereka terus dipantau sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Sepulang dari Jepang, Sagala mendirikan perusahaan mi instan pertama di Indonesia dengan merek Supermie pada 1969. Kehidupan mereka setelah peristiwa tersebut tidak pernah sama lagi. Mereka telah melewati masa kritis dan telah pulih dari luka bakar yang sangat parah. Namun, peristiwa tersebut telah meninggalkan bekas yang tidak dapat dilupakan.

Mengapa & Dampak

Sejarawan Aiko Kurasawa dalam Sisi Gelap Perang Asia (2023) mengungkap, beasiswa Nantoku dibuat pemerintah Jepang untuk menarik perhatian pemuda Indonesia agar menimba ilmu dan kelak membangun Tanah Air. Namun, pada 6 Agustus 1945, semuanya berubah. Ledakan bom atom yang menghancurkan Hiroshima membuat 120 ribu orang tewas dan jutaan lainnya sakit parah. Tiga mahasiswa asal Indonesia, yakni Sjarif Adil Sagala, Arifin Bey, dan Hasan Rahaya, yang kemudian sempat kritis akibat paparan radiasi.

Peristiwa tersebut telah meninggalkan dampak yang sangat besar bagi mereka dan bagi keluarga mereka. Mereka telah melewati masa kritis dan telah pulih dari luka bakar yang sangat parah. Namun, peristiwa tersebut telah meninggalkan bekas yang tidak dapat dilupakan. Sepulang dari Jepang, Sagala mendirikan perusahaan mi instan pertama di Indonesia dengan merek Supermie pada 1969. Kehidupan mereka setelah peristiwa tersebut tidak pernah sama lagi.

Kesimpulan

Peristiwa 6 Agustus 1945 telah meninggalkan bekas yang tidak dapat dilupakan bagi tiga mahasiswa asal Indonesia, yakni Sjarif Adil Sagala, Arifin Bey, dan Hasan Rahaya. Mereka telah melewati masa kritis dan telah pulih dari luka bakar yang sangat parah. Namun, peristiwa tersebut telah meninggalkan dampak yang sangat besar bagi mereka dan bagi keluarga mereka. Sepulang dari Jepang, Sagala mendirikan perusahaan mi instan pertama di Indonesia dengan merek Supermie pada 1969. Kehidupan mereka setelah peristiwa tersebut tidak pernah sama lagi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260806090819-25-756991/saat-3-wni-jadi-korban-bom-atom-di-jepang-kulit-terbakar-nyaris-tewas, without altering the facts of the original article.

Dukungan Masyarakat untuk Pengurangan Limbah: Sampah Plastik Jadi Paving

**Dukungan Masyarakat untuk Pengurangan Limbah: Sampah Plastik Jadi Paving** **Momen Penentu di Menit Akhir** Dalam beberapa tahun terakhir, masalah limbah plastik telah menjadi salah satu isu lingkungan yang paling signifikan di Indonesia. Sampah plastik yang tidak terurai atau dikenal sebagai sampah plastik tertolak telah menjadi bencana bagi lingkungan dan manusia. Namun, kini ada harapan besar bahwa sampah plastik ini dapat diubah menjadi sesuatu yang berharga. Melalui inovasi daur ulang, limbah plastik dapat diolah menjadi paving block ramah lingkungan. **APA YANG TERJADI** Sampah plastik yang digunakan berasal dari hasil kerja sama dengan berbagai mitra pengelola sampah serta kiriman masyarakat. Limbah yang sebelumnya berpotensi berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) kini dimanfaatkan sebagai bahan baku produk konstruksi yang memiliki nilai jual. Project Assistant Rebrick mengatakan pemanfaatan sampah plastik tertolak menjadi paving block merupakan salah satu solusi untuk membantu mengurangi timbunan limbah plastik yang sulit didaur ulang menggunakan metode konvensional. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dalam proses produksinya, setiap satu meter persegi paving block mampu menyerap sekitar 2,5 kilogram sampah plastik tertolak. Untuk menghasilkan luasan tersebut dibutuhkan sekitar 44 buah paving block. Menurutnya, semakin banyak paving block yang diproduksi, semakin besar pula volume sampah plastik yang dapat dialihkan dari TPA. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi sirkular sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah plastik. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, produk paving block hasil daur ulang ini juga memiliki nilai komersial. Rebrick memasarkan produk tersebut dengan kisaran harga Rp150.000 hingga Rp200.000 per meter persegi. Inovasi ini dapat menjadi contoh bagi industri lain untuk mengurangi limbah plastik dan meningkatkan efisiensi produksi. Dengan demikian, akan tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi generasi mendatang. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Meskipun inovasi ini telah menawarkan solusi yang menjanjikan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Salah satu tantangan utama adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengurangan limbah plastik. Selain itu, perlu juga dilakukan peningkatan infrastruktur untuk mendukung pengembangan industri daur ulang. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, industri, dan masyarakat, kita dapat mencapai tujuan untuk mengurangi limbah plastik dan menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260807213136-26-757557/sampah-plastik-jadi-paving-dukung-target-pengurangan-limbah, without altering the facts of the original article.

Api Merusak Hutan Cemara Gunung Bromo, 125 Ha Hangus Terbakar

**Api Merusak Hutan Cemara Gunung Bromo, 125 Ha Hangus Terbakar** Api merusak hutan cemara Gunung Bromo kembali melanda kawasan ini pada Agustus 2026, dengan api yang berkobar selama beberapa hari. Kebakaran ini menimbulkan kerusakan besar pada lingkungan dan daya tarik wisata Gunung Bromo. **APA YANG TERJADI** Pada 10 Agustus 2026, kebakaran hutan dan lahan kembali melanda kawasan Gunung Bromo. Menurut laporan dari MFakhriansyah di CNBC Indonesia, kebakaran ini terjadi sejak 3 Agustus 2026. Pada tahun 1953, kebakaran hutan juga pernah melanda kawasan Gunung Bromo. Laporan Java-bode (31 Juli 1953) menyebut bahwa kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 125 hektare hutan cemara dan sebidang lahan penanaman baru. Kebakaran ini diduga dipicu oleh aktivitas warga yang membakar arang. Pada 16 Oktober 1933, api juga muncul di kawasan Laut Pasir atau Zandzee di Pegunungan Tengger. Kobaran api kemudian menyebar cepat ke arah Lumajang dan Malang. Laporan De Indische Courant (17 Oktober 1933) mencatat kebakaran tersebut terjadi di lereng Zandzee dan diduga disebabkan oleh aktivitas warga. Upaya pemadaman kemudian dilakukan secara bersama-sama. Aparat dan penduduk setempat turun tangan untuk menghentikan kobaran api. **MENGAPA & DAMPAK** Kebakaran hutan yang melanda kawasan Gunung Bromo memiliki dampak yang signifikan pada lingkungan dan daya tarik wisata. Pada tahun 1953, kebakaran hutan menghanguskan sekitar 125 hektare hutan cemara dan sebidang lahan penanaman baru. Kebakaran ini juga berdampak pada Cagar Alam Bromo. Meski demikian, kawasan tersebut berhasil diselamatkan dari kerusakan lebih lanjut untuk sementara waktu. Kebakaran hutan yang melanda kawasan Gunung Bromo juga memiliki dampak pada wisatawan yang ingin menikmati keindahan kawasan ini. Pada awal abad ke-20, pelancong asing sudah datang untuk menikmati keindahan kawasan ini, termasuk menyaksikan matahari terbit dari Bromo. Salah satu orang yang menyaksikan keindahan ini adalah turis asal Amerika Serikat, Thomas H. Reid pada 1907. “Saat kami berdiri di dinding kawah yang sangat besar, menghadap ke lautan pasir, kami menyaksikan pancaran cahaya keemasan yang perlahan memancar dari balik puncak gunung di sebelah timur. Kami merasa perjalanan kami tidak sia-sia,” tulis Reid dalam Across the Equator, A Holiday Trip in Java (1908). **APA ARTINYA KE DEPAN?** Kebakaran hutan yang melanda kawasan Gunung Bromo menunjukkan bahwa perlindungan lingkungan harus dilakukan secara serius. Kerusakan lingkungan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada daya tarik wisata. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk melindungi lingkungan dan menjaga kelestarian kawasan Gunung Bromo. **JALAN PANJANG YANG MASIH HARUS DITEMPUH** Kebakaran hutan yang melanda kawasan Gunung Bromo menunjukkan bahwa perlindungan lingkungan masih belum sepenuhnya dilakukan. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus terus bekerja sama untuk melindungi lingkungan dan menjaga kelestarian kawasan Gunung Bromo. Dengan demikian, keindahan kawasan ini dapat dinikmati oleh generasi masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260810131927-25-757936/warga-bakar-arang-125-ha-hutan-cemara-gunung-bromo-hangus-terbakar, without altering the facts of the original article.

Pejabat yang Dikucilkan di RI, Tapi Malah Dihormati di Negara Lain sebagai Pahlawan

Sejarah mencatat ada pejabat Indonesia yang sempat dikucilkan dan ditahan di dalam negeri. Namun, di luar negeri, sosok ini justru mendapat penghormatan dan dipercaya menduduki posisi penting di sejumlah organisasi internasional. Sosok tersebut adalah Mohammad Natsir yang pernah menjadi menteri dan Perdana Menteri Indonesia pada 1950.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada 1960, pemerintah kemudian menangkap Natsir karena terlibat dalam gerakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Ia menjalani masa tahanan politik hingga akhirnya dibebaskan pada 1966. Ketika era Soeharto, Natsir tetap dicap sebagai pembangkang dan hidup terlunta-lunta di negeri sendiri. Namun, ketika pemerintah Indonesia menjauhinya, Natsir justru mendapat tempat terhormat di dunia internasional.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Salah satu pandangan Natsir yang dikenal adalah ajaran bahwa Islam mengutamakan akal sehat dalam menjalankan ajarannya. Atas dasar pandangan tersebut, ia mendorong Islam untuk turut berperan dalam membangun bangsa melalui pemerintahan. Pemikiran dan kiprah Natsir membuat pengaruhnya tetap terasa di dunia internasional. Bahkan, pada 1957, ia dianugerahi gelar Grand Gordon of Nikhan Istihar sebagai bentuk penghargaan atas dukungannya terhadap perjuangan kemerdekaan rakyat Afrika Utara.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pengakuan internasional tersebut tidak hanya terhenti di situ. Setelah dibebaskan dari tahanan, kiprah Natsir di dunia internasional semakin terlihat. Ia tidak hanya dikenal sebagai politikus dan pemikir Islam dari Indonesia, tetapi juga dipercaya memegang posisi penting dalam berbagai organisasi Muslim dunia. Salah satunya adalah Kongres Muslim Dunia (World Muslim Congress) di Karachi, Pakistan. Natsir dipercaya menjadi wakil presiden organisasi tersebut sejak 1967 hingga akhir hayatnya pada 1993.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pengaruhnya bahkan meluas hingga ke negara-negara Barat dan Asia. Pada 1980-an, Natsir aktif dalam organisasi internasional di Kuwait, Inggris, dan Pakistan. Natsir juga memperoleh penghargaan dari dunia internasional. Dia dianugerahi penghargaan tertinggi dari Raja Arab Saudi Faisal, yakni Jaizatul Malik Faisal al-Alamiya. Lalu, pernah juga mendapat gelar doktor Honoris Causa dari berbagai kampus dunia. Rangkaian posisi dan penghargaan tersebut menunjukkan bahwa Natsir bukan sekadar memiliki pengaruh dalam politik Indonesia. Di tengah posisinya yang tersisih dari panggung politik dalam negeri, ia justru dipercaya dan dihormati di lingkungan internasional, khususnya dunia Muslim.

Kesimpulan

Natsir diangkat sebagai Pahlawan Nasional pada 2008 setelah pemerintah menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional. Pengakuan internasional dan penghargaan yang diterima Natsir menunjukkan bahwa dia bukan sekadar pejabat yang dikucilkan di Indonesia, tetapi juga seorang pemikir dan politikus yang dihormati di dunia internasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260810091806-25-757829/pejabat-ini-dikucilkan-di-ri-tapi-malah-dihormati-negara-lain, without altering the facts of the original article.

BRI Peduli Kasih: Inisiatif BRI untuk Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan di Hari UMKM

**BRI Peduli Kasih: Inisiatif BRI untuk Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan di Hari UMKM** Pada tanggal 12 Agustus, Indonesia merayakan Hari UMKM Nasional. Pada kesempatan ini, BRI Peduli sebagai payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) meluncurkan inisiatif untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui pelaku UMKM di berbagai wilayah di Indonesia. **APA YANG TERJADI** Dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional, BRI Peduli mendukung pelaku UMKM di Desa Brilian Hargobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini memiliki potensi wisata yang sangat besar, dan UMKM lokal bergerak di berbagai sektor, mulai dari kuliner khas hingga jasa wisata. Kepala Desa Hargobinangun, Amin Sarjito mengatakan bahwa keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat potensi wisata yang dimiliki desa. BRI Peduli memberikan dukungan sesuai kebutuhan pelaku usaha berupa sarana dan prasarana penunjang kegiatan usaha serta bantuan lapak usaha untuk mendukung aktivitas penjualan UMKM. Dukungan tersebut juga dilengkapi pendampingan langsung melalui Mantri BRI, petugas pemasaran sekaligus pembina kredit mikro yang melayani dan mendampingi pelaku usaha. **MENGAPA & DAMPAK** Momen ini sangat penting karena UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. BRI Peduli melalui inisiatif ini berusaha memperkuat kapasitas pelaku UMKM, tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan, peningkatan kapasitas, perluasan akses pasar, serta dukungan sarana dan prasarana usaha. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya, sekaligus mendorong potensi ekonomi lokal agar semakin berkembang. Dampak dari inisiatif ini sangat besar, karena dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan pendapatan mereka dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, inisiatif ini juga dapat membantu meningkatkan potensi ekonomi lokal dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang kuat dan maju. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. BRI Peduli memberikan dukungan sesuai kebutuhan pelaku usaha berupa sarana dan prasarana penunjang kegiatan usaha serta bantuan lapak usaha untuk mendukung aktivitas penjualan UMKM. 2. Dukungan tersebut juga dilengkapi pendampingan langsung melalui Mantri BRI, petugas pemasaran sekaligus pembina kredit mikro yang melayani dan mendampingi pelaku usaha. 3. Inisiatif ini berusaha memperkuat kapasitas pelaku UMKM, tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan, peningkatan kapasitas, perluasan akses pasar, serta dukungan sarana dan prasarana usaha. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Inisiatif BRI Peduli untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui pelaku UMKM di berbagai wilayah di Indonesia sangat berpotensi untuk meningkatkan potensi ekonomi lokal dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang kuat dan maju. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Inisiatif BRI Peduli adalah langkah awal yang sangat penting dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui pelaku UMKM di berbagai wilayah di Indonesia. Namun, masih ada jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan ini. Oleh karena itu, BRI Peduli akan terus berkomitmen untuk mendukung pelaku UMKM dan meningkatkan potensi ekonomi lokal.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260812094925-25-758497/bri-peduli-kasih-ini-di-momentum-hari-umkm-nasional, without altering the facts of the original article.

Wapres RI Terancam Diputus Listrik Rumah karena Utang Pajak yang Belum Lunas

**Wapres RI Terancam Diputus Listrik Rumah karena Utang Pajak yang Belum Lunas** Pada hari ini, 12 Agustus 2026, terungkap bahwa Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Mohammad Hatta menghadapi kesulitan ekonomi yang sangat parah. Hatta, yang lahir 124 tahun lalu, mengalami kesulitan membayar berbagai tagihan, termasuk listrik, air, dan pajak mobil setelah mundur dari pemerintahan pada tahun 1957. **Momen Penentu di Menit Akhir** Kronologi kejadian ini sangat penting untuk dipahami. Menurut biografi Hatta, “Jejak yang Melampaui Zaman” (2010), Hatta mengaku bahwa penghasilannya sebagai pensiunan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Bahkan, ia tidak mampu melunasi pajak mobil yang dibelinya dengan subsidi pemerintah. Tagihan listrik, gas, dan air minum juga menjadi beban yang sulit dibayar. Masalah serupa terjadi pada telepon di villa-nya di Mega Mendung. Hatta tidak sanggup mengangsur uang jaminan telepon karena jumlahnya berkali-kali lipat dari uang pensiun yang diterimanya. Ia pun pasrah jika sambungan teleponnya dicabut. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Hatta hanya menerima “sumbangan lauk-pauk” sebesar Rp1.000 per bulan sebagai pensiunan. Nominal tersebut membuatnya merasa prihatin. Ia bahkan mempertanyakan kondisi tersebut kepada Menteri Urusan Anggaran Negara. “Apakah ini bukan suatu penghinaan kepada RI?” katanya. “Makanan kucing saya saja tidak akan kurang dari sebegitu sebulan.” Kesulitan ekonomi ini terjadi ketika kondisi perekonomian Indonesia juga sedang memburuk. Hatta menilai keadaan tersebut semakin jauh dari cita-cita sosialisme yang selama ini digaungkan pemerintah. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kondisi Hatta menunjukkan bahwa bahkan pejabat tinggi negara tidak terlepas dari kesulitan ekonomi. Hal ini sangat relevan dengan kondisi perekonomian Indonesia yang saat itu sedang memburuk. Hatta menilai bahwa cita-cita sosialisme yang sederhana, yakni membuat biaya hidup rakyat menjadi lebih murah, tidak dapat dipenuhi. Bagi Hatta, tindakan meminta-minta adalah tidak pantas, bahkan jika ia sendiri mengalami kesulitan ekonomi. Kesulitan ekonomi Hatta menunjukkan bahwa bahkan pejabat tinggi negara tidak terlepas dari kesulitan ekonomi dan bahwa cita-cita sosialisme masih jauh dari kenyataan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kondisi Hatta menunjukkan bahwa bahkan pejabat tinggi negara tidak terlepas dari kesulitan ekonomi. Hal ini sangat relevan dengan kondisi perekonomian Indonesia yang saat itu sedang memburuk. Hatta menilai bahwa cita-cita sosialisme yang sederhana, yakni membuat biaya hidup rakyat menjadi lebih murah, tidak dapat dipenuhi. Bagi Hatta, tindakan meminta-minta adalah tidak pantas, bahkan jika ia sendiri mengalami kesulitan ekonomi. Kesulitan ekonomi Hatta menunjukkan bahwa bahkan pejabat tinggi negara tidak terlepas dari kesulitan ekonomi dan bahwa cita-cita sosialisme masih jauh dari kenyataan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260812101835-25-758499/cerita-wapres-ri-ini-tak-bisa-bayar-pajak-listrik-rumah-mau-diputus, without altering the facts of the original article.

Armawati, Pemulung yang Menjadi Ikon UMKM di Hari UMKM Nasional

**Armawati, Pemulung yang Menjadi Ikon UMKM di Hari UMKM Nasional** **Pembuka** Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah berperan penting dalam mendongkrak perekonomian Indonesia. Pada Hari UMKM Nasional, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya mengapresiasi sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Salah satu contoh UMKM yang sukses adalah Armawati Chaniago, pendiri Perkumpulan Arta Jaya, yang berhasil memulung sampah dan mengubahnya menjadi kegiatan bisnis yang bernilai. **Momen Penentu di Menit Akhir** Armawati memulai perjuangannya sejak 2015 dengan melihat bahwa manajemen sampah yang optimal dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Dengan demikian, sampah dapat dilihat sebagai peluang untuk menjadi sesuatu yang bernilai. Armawati berhasil mentransformasi kawasan yang sebelumnya identik dengan tempat pembuangan sampah menjadi pusat pengelolaan berbasis bank sampah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Armawati memiliki 117 jaringan bank sampah dengan memberdayakan 50.000 anggota masyarakat, di mana 70%-nya dikelola oleh perempuan. – Kelompok bank sampah yang dibinanya mengelola sampah dari berbagai sumber, termasuk bank sampah unit di tingkat kabupaten/kota, kawasan pariwisata, dan permukiman. – Beberapa jenis sampah, termasuk barang retur yang masih dapat dimanfaatkan, diolah kembali untuk berbagai kebutuhan, termasuk sebagai pakan ternak. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dedikasinya dalam bidang pengelolaan sampah telah mengantarkan Armawati meraih berbagai penghargaan. Di antaranya sebagai Tokoh Lingkungan Kota Medan dari Wali Kota Medan serta nominasi Kalpataru Nasional kategori Perintis Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. Armawati juga mendapatkan dukungan dari Proyek Scaling Up Local Enterprise on Waste Management in Indonesia (SULE-WM) oleh Unilever Indonesia bersama GIZ Indonesia untuk memperluas dampak usahanya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Armawati mengungkapkan bahwa dukungan dari program SULE-WM memberinya kepercayaan diri untuk mengembangkan usaha. Melalui pendampingan di bidang pendanaan dan peningkatan kapasitas kewirausahaan, ia merasa lebih terdukung dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. Armawati juga menekankan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat luar biasa dalam menjaga lingkungan dan bahwa keputusan yang diambil untuk memperbaiki keadaan hari ini dapat membantu menjamin masa depan generasi mendatang. **Kesimpulan** Armawati, pendiri Perkumpulan Arta Jaya, merupakan contoh UMKM yang sukses dalam mengembangkan bisnis pengelolaan sampah. Dengan dedikasinya dan dukungan dari program SULE-WM, Armawati telah mengubah sampah menjadi kegiatan bisnis yang bernilai dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Pada Hari UMKM Nasional, Armawati merupakan icon yang patut diacungi jempol sebagai contoh perjuangan dan kemandirian ekonomi dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, maju, dan berdaulat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260812121417-25-758548/momentum-hari-umkm-kisah-sukses-armawati-sulap-sampah-jadi-cuan, without altering the facts of the original article.