Literasi Gizi Orang Tua, Kunci Sukses Mencegah Stunting melalui Program MBG
Literasi gizi orang tua dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia. Anggota Komisi IX DPR RI, Cellica Nurrachadiana, menyatakan bahwa literasi gizi orang tua sangat berperan dalam mencapai target penurunan stunting di Indonesia.
Pada siniar BGN Talks yang diadakan di Jakarta, Senin (20/7/2026), Cellica Nurrachadiana menekankan pentingnya literasi gizi orang tua dalam membersihkan stunting. Menurutnya, MBG menjadi salah satu solusi untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan jumlah anak stunting yang banyak untuk memberikan pendampingan, baik berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) maupun asupan gizi tambahan MBG. Namun, literasi gizi juga perlu dilakukan untuk mencapai target penurunan stunting.
“Literasi gizi orang tua sangat penting dalam mencapai target penurunan stunting. Mereka perlu memahami bagaimana memberikan makanan yang bergizi kepada anak-anak mereka. Jadi, seorang ibu perlu memahami literasi gizi dan pola asuh yang baik untuk anak-anak mereka,” kata Cellica Nurrachadiana.
Pentingnya literasi gizi orang tua dalam mencegah stunting tidak bisa diabaikan. Stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak. Menurut data, sekitar 30% anak-anak di Indonesia mengalami stunting. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya asupan gizi yang bergizi.
Dengan demikian, program MBG sangat penting dalam memberikan asupan gizi yang bergizi kepada anak-anak yang membutuhkannya. Namun, program ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya literasi gizi orang tua. Mereka perlu memahami bagaimana memberikan makanan yang bergizi kepada anak-anak mereka.
“Literasi gizi orang tua sangat penting dalam mencapai target penurunan stunting. Mereka perlu memahami bagaimana memberikan makanan yang bergizi kepada anak-anak mereka. Jadi, seorang ibu perlu memahami literasi gizi dan pola asuh yang baik untuk anak-anak mereka,” kata Cellica Nurrachadiana.
Dengan demikian, program MBG dapat berjalan dengan efektif dan mencapai target penurunan stunting. Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami literasi gizi dan pola asuh yang baik untuk anak-anak mereka. Dengan demikian, anak-anak mereka dapat memiliki kesehatan yang baik dan tidak mengalami stunting.
Demikian informasi tentang pentingnya literasi gizi orang tua dalam mencegah stunting melalui program MBG. Semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5657395/dpr-ri-literasi-gizi-orang-tua-kunci-sukses-cegah-stunting-lewat-mbg, without altering the facts of the original article.